KEWENANGAN PENYIDIK KEPOLISIAN NEGARA REPUBLIK INDONESIA DALAM MENANGANI PERKARA TINDAK PIDANA PENADAHAN HASIL PENCURIAN KENDARAAN BERMOTOR

Teks penuh

(1)

KEWENANGAN PENYIDIK KEPOLISIAN NEGARA REPUBLIK INDONESIA DALAM MENANGANI PERKARA TINDAK PIDANA

PENADAHAN HASIL PENCURIAN KENDARAAN BERMOTOR (Studi Kasus Polres Kota Kediri)

SKRIPSI

Disusun oleh: Evin Dwi Nugroho

201510110311210

FAKULTAS HUKUM

UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MALANG 2019

(2)

i KEWENANGAN PENYIDIK KEPOLISIAN NEGARA REPUBLIK INDONESIA DALAM MENANGANI PERKARA TINDAK PIDANA

PENADAHAN HASIL PENCURIAN KENDARAAN BERMOTOR (Studi Kasus Polres Kota Kediri)

SKRIPSI

Untuk Memenuhi sebagai Persyaratan Memperoleh Gelar Sarjana Hukum

Progam Studi Ilmu Hukum

Disusun oleh: Evin Dwi Nugroho

201510110311210

FAKULTAS HUKUM

UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MALANG 2019

(3)
(4)
(5)
(6)

iv Ungkapan Pribadi :

Kita hidup untuk berjuang, berjuang dalam segala hal, Dalam suatu kehidupan ini ada pahit dan manis, Apapun rintangannya kita harus bisa melewatinya. Dan yang pasti tetaplah menjadi diri sendiri.

Motto :

Jangan pernah menyia-nyiakan setiap waktumu, karena dengan

kamu menyia-nyiakan waktu

tersebut kamu telah kehilangan

untuk suatu hal yang bisa

(7)

vii KATA PENGANTAR

Assalamu’alaikum wa rahmatullahi wa barakatuh

Puji syukur Alhamdulillah penulis panjatkan kehadirat Allah SWT atas nikmat, rahmat, taufiq dan hidayah-Nya sehingga penulis dapat menyelesaikan penulisan hukum yang berjudul “Kewenangan Penyidik Kepolisian Negara Republik Indonesia Dalam Menangani Perkara Tindak Pidana Penadahan Hasil Pencurian Kendaraan Bermotor (Curanmor). (Studi Kasus Polres Kota Kediri)” dapat terselesaikan dengan baik. Mungkin penulisan Tugas Akhir ini tidak akan dapat terselesaikan dengan baik tanpa adanya bantuan maupun dorongan dari keluarga maupun teman-teman. Maka dari itu penulis mengucapkan terima kasih yang sebanyak-banyaknya kepada :

1. Kedua orang tua saya, Bapak Muriyono dan Ibu Tatik Sumiati yang selalu mendukung apapun yang menjadi keinginan saya dan selalu melakukan apapun demi kebahagian saya maupun keluarga.

2. Bapak Dr. Tongat S.H., M.Hum. selaku Dekanat Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Malang.

3. Bapak Nu’man Aunuh, S.H., M.Hum selaku Program Studi Ilmu Hukum Fakultas Hukum yang selalu mengingatkan mahasiswa dalam hal pembelajaran maupun dalam hal lain.

4. Kepada Bapak pembimbing Bapak Mokhammad Najih S.H., M.Hum., P.hD dan Bapak Dr. Surya Anoraga S.H., M.Hum yang telah sabar membimbing saya dan memberikan masukan dalam mengerjakan Tugas Akhir ini sampai tuntas.

5. Staf dosen yang telah memberikan banyak ilmu mengenai hukum dan telah sabar menghadapi kami para mahasiswa serta pegawai tata usaha fakultas hukum yang begitu baik dalam membantu mahasiswa ketika proses perkuliahan sampai proses pendaftaran Tugas Akhir sampai proses pendaftaran ujian Tugas Akhir.

6. Kakak-kakak saya, Eko Wahyu Prasetyo, Tutut Hariani dan Ahmad Kusen yang selalu peduli kepada saya ketika merasa jenuh.

7. Teman-teman fakultas hukum kelas D angkatan 2015 yang telah menemani saya berproses selama 4 tahun ini. Banyak kenangan yang tidak dapat terlupakan selama kita bersama.

8. Teman-teman “Good boys” Hamdan, Bangun, Alvin, Ryan, Jhuanda, Yongky, Rizal, Danisya, Arief, dan Fauzan yang banyak membantu saya dalam proses pembelajaran pada saat kuliah. Terima kasih telah menjadi teman, sahabat, keluarga bagi saya.

9. Teman-teman Kuliah Kerja Nyata (KKN) kelompok 85 tahun 2018 yang telah membuat hari-hari saya selama KKN berlangsung menjadi lebih berwarna karena kekonyolan-kekonyolan yang kalian buat.

10. Teman-teman kontrakan “Smart Dormitory” Fahrizal, Rofik, Alif, mas Gandhi dan teman-teman berjuang Aim dan Dhiki yang selalu memberikan semangat serta dorongan untuk menyelesaikan Tugas Akhir ini.

(8)

viii Penulis menyadari bahwa Tugas Akhir ini tidak lepas dari kata sempurna, dikarenakan waktu serta tenaga dan kemampuan sehingga kritik dan saran yang bersifat membangun sangat penulis harapkan. Semoga Tugas Akhir ini dapat memberikan manfaat bagi pembaca pada umumnya.

Wassalamualaikum wa rahmatullahi wa barakatuh

Malang, 14 Juli 2019

(9)

ix DAFTAR ISI

Halaman

Lembar Persetujuan ... i

Lembar Pengesahan ... ii

Surat Pernyataan... iii

Ungkapan Pribadi/Motto ... iv

Abstraksi ... v

Abstract ... vi

Kata Pengantar ... vii

Daftar isi ... ix

Daftar table/bagan/skema ... xi

Data lampiran ... xii

BAB I Pendahuluan : 1.1 Latar belakang ... 1 1.2 Permasalahan ... 8 1.3 Tujuan penelitian ... 8 1.4 Manfaat Penelitian... 9 1.5 Kegunaan penelitian ... 9 1.6 Metode penelitian ... 10 1.6.1 Metode Pendekatan ... 10 1.6.2 Lokasi penelitian ... 11 1.6.3 Sumber data ... 12

1.6.4 Teknik pengumpulan data penelitian ... 12

1.6.5 Teknik analisa data ... 14

1.7 Rencana Sistematika Penulisan ... 14

BAB II Tinjauan Umum Kewenangan Kepolisian dalam Penanggulangan Tindak Pidana Penadahan Curanmor 2.1 Peranan, Tugas, dan fungsi Kepolisian Republik Indonesia dalam Menanggulangi kejahatan ... 16

2.1.1 Pengertian kepolisian ... 16

2.1.2 Tinjauan Penyidik Kepolisian ... 17

2.1.3 Tugas, Fungsi, dan Wewenang Penyidik Kepolisian ... 18

2.2 Tugas, Wewenang dan Kewajiban Kepolisian dalam Penanggulangan Tindak Pidana Penadahan ... 19

2.3 Tinjauan Tentang Tindak Pidana ... 23

2.4 Tinjauan Tindak Pidana Penadahan ... 24

2.4.1 Tindak Pidana Penadahan ... 24

2.4.2 Unsur-Unsur Tindak Pidana Penadahan ... 25

2.4.3 Ciri-Ciri Tindak Pidana Penadahan ... 27

2.5 Tinjauan Peranan ... 28

2.6 Tindak Pidana Pencurian Kendaraan Bermotor ... 29

2.7 Upaya Penanggulangan Tindak Pidana ... 30

2.8 Tinjauan Umum Tentang Kriminologi ... 34

(10)

x BAB III Hasil Penelitian dan Pembahasan

3.1 Gambaran Umum Polres Kediri Kota ... 40

3.1.1 Polres Kediri Kota ... 40

3.1.2 Gambaran Umum Satuan Reserse Kriminal ... 42

3.2 Kasus Posisi Penadahan Kendaraan Bermotor Hasil Curian ... 44

3.3 Bagaimana Kewenangan Penyidik dalam Hal Menangani Tindak Pidana Penadahan Kendaraan Bermotor di Polres Kota Kediri? ... 47

3.4 Apa Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Pelaku dalam Melakukan Tindak Pidana Penadahan Kendaraan Curanmor Tersebut? ... 65

3.5 Apa Saja Faktor Penghambat dan Pedukung Penyidik dalam Proses Menangani Perkara Penadahan di Polres Kediri Kota? ... 68

3.5.1 Faktor Penghambat Penyidik dalam Proses Penyelidikan Tindak Pidana Penadahan Hasil Curian Kendaraan Bermotor ... 68

3.5.2 Faktor Pendukung Penyidik Polres Kediri Kota dalam Melakukan Penyidikan Tindak Pidana Penadahan Hasil Pencurian Kendaraan Bermotor ... 73

BAB IV Penutup 4.1 Kesimpulan... 76

4.2 Saran ... 77

Daftar pustaka ... 78

(11)

xi DAFTAR BAGAN

Bagan 1 Struktur Polres Kediri Kota ... 41 Bagan 2 Struktur Organisasi Reskrim Kediri Kota ... 43

DAFTAR TABLE

Table 1 Jumlah tindak pidana penadahan kendaraan berrmotor hasil curian .. 6 Table 2 Daftar Penyidik Pada Saat Penyelidikan dan Penyidikan ... 47

(12)

xii DAFTAR LAMPIRAN

Lampiran 1 Surat Tugas Penulisan Tugas Akhir Lampiran 2 Berita Acara Seminar

Lampiran 3 Surat Ijin Permohonan Penelitian Lampiran 4 Kartu Kendali Bimbingan

Lampiran 5 Surat Keterangan Penelitian Oleh Polres Kediri Kota

Lampiran 6 Satuan Operasi Prosedur (SOP) Bidang Penyidikan Polisi Republik Indonesia

(13)

79 DAFTAR PUSTAKA

A. Buku :

A.Hamid S. Attamimi. Teori perundang-undangan Indonesia, makalah pada Pidato Upacara pengukuhan Guru Besar tetap di Fakultas Hukum UI. Jakarta. 1992.

Barda Nawawi, Arief, Beberapa Aspek Kebijakan dan Pengembangan Hukum Pidana, Cet ke-2 Bandung, Citra Aditya Bakti, 2007.

Achmad Ali. Menguak Teori Hukum (Legal Theory) dan Teori Peradilan (Judicialprudence) Termasuk Interpretasi Undang-undang (Legisprudence) Volume 1 Pemahaman Awal . Jakarta:

Bambang Waluyo. Penelitian Hukum dalam Praktik, Jakarta. Sinar Grafika. 2002.

C.S.T Kansil. Pengantar Ilmu Hukum. Jakarta. Balai Pustaka. 2002.

Ilhami Bisri. Sistem Hukum Indonesia : Prinsip-prinsip dan Implementasi Hukum di Indonesia. Jakarta. Rajawali Press. 2004.

P.A.F. Lamintang, Theo Lamintang, Delik-delik Khusus Kejahatan Terhadap Harta Kekayaan, Jakarta, Sinar Grafika, 2009.

Lawrence M. Friedman. Law and Society an Introduction. New Jersey. Prentice Hall. 1977.

R. Susilo. Kitab-Kitab Hukum Pidana Serta Komentar-Komentarnya Lengkap Pasal Demi Pasal. Bogor. Politeia. 1995.

Romli Atmasasmita. Tindak Pidana Narkotika Transnasional dalam Sistem Hukum Pidana Indonesia. Bandung. Citra Aditya Bakti. 1997.

Soerjono Soekanto. Faktor-faktor yang Memengaruhi Penegakan Hukum. Jakarta. PT. Raja Grafindo. 2007.

Tongat. Dasar-Dasar Hukum Pidana Indonesia Dalam Prespektif Pembaharuan. UMM Press. Malang. 2012.

B. Jurnal :

Coby Mamahit. Aspek Hukum Pengaturan Tindak Pidana Penadahan Dan Upaya Penanggulangannya di Indonesia. Manado. Jurnal Hukum. Vol. 23 No. 2. Fakultas Hukum. Unsrat. 2017.

(14)

80 Dewi Astini, Bunaiya, Tindak Pidana Pembajakan terhadap Kapal Nelayan yang Terjadi di Laut Teritorial. Aceh. Jurnal Hukum. Vol. 6 No. 1. Fakultas Hukum. Universitas Abulyatama. 2018.

Ivan Silaban. Peranan Satuan Reserse Kriminal Kepolisian Resor Kota

Pekanbaru Dalam Menanggulangi Tindak Pidana Penadahan

Kendaraan Bermotor Di Kota Pekanbaru. JOM Volume 2 Nomor 2. Fakultas Hukum. 2015.

Kasman Tasaripa, Tugas Dan Fungsi Kepolisian Dalam Perannya Sebagai Penegak Hukum Menurut Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2002 Tentang Kepolisian. Palu. Jurnal Ilmu Hukum Legal Opinion. Vol. 1. Edisi 2. 2013.

M. Luthfi Kurniawan. Peran Kepolisian Dalam Penyidikan Tindak Pidana Penyalahgunaan Ijazah Palsu. Bandar Lampung. Jurnal Hukum. Fakultas Hukum. Unila. 2018.

Mukhlis, Peranan POLRI Menangani Demostrasi Masyarakat dalam Pemilihan Kepala Daerah Secara Langsung di Indonesia, Artikel Pada Jurnal Konstitusi, BKK Fakultas Hukum Universitas Riau, Kerja Sama dengan Mahkamah Konstitusi, Vol. III, No. 2 November 2010.

Syaiful Bahri, Tinjauan Yuridis Kriminologis Tindak Pidana Penadahan Jual Beli Kendaraan Bermotor Hasil Pencurian Dan Penanggulangannya (Studi Di Polres Kepanjen), Malang, Fakultas Hukum UMM, 2016.

C. Peraturan Perundang-Undangan dan Dokumen Terkait:

Undang-Undang No. 8 Tahun 1981 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP)

Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (Staatsblad Tahun 1915 No. 732, Undang-Undang No. 1 Tahun 1946 Tentang Peraturan Hukum Pidana. Standart Operasional Prosedur (SOP) Bidang Penyidikan Polisi Republik

Indonesia.

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 2 Tahun 2002 Tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia.

(15)

Figur

Memperbarui...

Referensi

Memperbarui...

Related subjects :