LAPORAN KINERJA
TAHUN 2016
PEMERINTAH PROPINSI SUMATERA UTARA
DINAS PERTANIAN
Jl.Jend.AH Nasution No.6 Pangkalan Masyur Medan
KATA
PENGANTAR
Laporan
Kinerja
Instansi
Pemerintah disusun
sebagai
wujud
pefiangguugiawaban
dan
akuntabilitas instansi pemerintah dalam
lingkr.rp satuan Ker.ia Perangkat
naerah' Laporan Kineria
Dinas
Pertanian
Provinsi
sumatera
utara
clisusun sebagaimana
dituangkan dalam
Penetapan
Kinerja (PK).
LandasanhukumpenyusunanLaporanKinerjaPeraturanPresidenRepubliklndonesia
Nomor
2g
tahun
2014 tenta,g Sistem
Akuntabilitas
Kinerja
lnstansi
perneri,tah.
Laporan
Kinerja
ini
disusun
untuk
memberikan gambaran mengenai
tingkat
pencapaian
pelaksanaan
program/kegiatan
dan
kebijaksanaan
yang dikaitkan
dengan
tttiuan'
sasaran'
visi
dan
misi
organisasi sebagaimana tertuang dalam l{encana
strategis
(Renstra)'
LaporaninidisusunmengacupadaPeraturanMenteriPendayagunaanAparattlrNegara
dan Reformasi
Birokrasi Nomor 53 Ttrh,n
2014
tentang
petunjuk
reknis
Perjanjian
Kine.ja,
Pelaporan
Kineria
dan Tata Cara
Reviu Atas Laporan
Kineria
Instansi Pemerintah'
Disadari bahwa Laporan
Kinelia
I)inas
Pertanian
Provinsi
Sumatera
Utara Tahun
2016
masih
perlg penyempufnaan.
Untuk
itu
salau dan masukan
dari
berbagai
pihak
Sangat
diirarapkan
guna penyempurnaan
di
masa
yang akail
clatang.
Akhirnya
kepada semua
pihak
yang
relah
berpartisipasi dalam
penyusunan
Laporan
Kineria
Instansi Pemerintah
ini
kami
ucapkan
terima
kasih.
Medan,
-hJanuari
2017
23
1
.1
98303.1
.1
04
Lopor*n I(inerja
rDinas
Qertanian
Qro.Uinsi
sumatera
utara'Tafr.wt
2016
dan
Hortikultura
Utara
.
M.VIA
TKI
Laporan Kinerja Dinas Pertanian Provinsi Sumatera Utara Tahun 2016
ii
DAFTAR ISI
KATA PENGANTAR ... i
DAFTAR ISI ... ii
IKHTISAR EKSEKUTIF ... iii
BAB I. PENDAHULUAN ... 1
1.1. Latar Belakang ... 1
1.2. Maksud dan Tujuan ... 3
1.3. Tugas Pokok dan Fungsi ... 4
1.4. Struktur Organisasi ... 5
1.5 Sumber Daya Manusia... 7
1.6 Sumber Pendanaan ... 8
BAB II. Perencanaan Kinerja ... 10
2.1. Perencanaan Strategis ... 10
2.2 Perjanjian Kinerja ... 13
BAB III. Akuntabilitas Kinerja ... 17
3.1. Capaian Kinerja ... 17
3.2. Pengumpulan Data Kinerja ... 18
3.3. Pengukuran Data Kinerja ... 20
3.4. Realisasi Anggaran ... 37
BAB IV. Penutup ... 38
Laporan Kinerja Dinas Pertanian Provinsi Sumatera Utara Tahun 2016
1
BAB I
P e n d a h u l u a n
1.1.
Latar Belakang
Sesuai dengan tugas dan fungsinya, Dinas Pertanian telah menetapkan berbagai
kebijakan, program dan kegiatan sesuai dengan Rencana Strategis (Renstra) Dinas
Pertanian periode 2013-2018. Kebijakan, program dan kegiatan tersebut telah
dijabarkan setiap tahun menjadi dokumen Rencana Kerja (Renja), Rencana Kegiatan
dan Anggaran (RKA) dan Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) sebagai pedoman
dalam penetapan Kinerja (PK) Tahunan, baik di tingkat SKPD (Kepala Dinas), unit
organisasi (Eselon 3) dan satuan kerja (Eselon 4). Tahun 2016 merupakan tahun
keempat penjabaran Renstra Dinas Pertanian periode 2013-2018.
Peran strategis sektor pertanian tersebut digambarkan dalam kontribusi sektor
pertanian dalam penyedia bahan pangan dan bahan baku industri, penyumbang PDB,
penghasil devisa negara, penyerap tenaga kerja, sumber utama pendapatan rumah
tangga perdesaan, penyedia bahan pakan dan bioenergi, serta berperan dalam upaya
penurunan emisi gas rumah kaca. Upaya mencapai target sukses pembangunan
pertanian pada RPJMN tahap-2 (2010-2014) yang meliputi (1) peningkatan
swasembada berkelanjutan padi dan jagung dan swasembada kedelai, gula dan daging
sapi, (2) peningkatan diversifikasi pangan, (3) peningkatan nilai tambah, daya saing dan
ekspor, dan (4) peningkatan kesejahteraan petani melalui strategi yang dikemas dalam 7
Gema Revitalisasi yang meliputi (1) revitalisasi lahan, (2) revitalisasi perbenihan dan
perbibitan, (3) revitalisasi infrastruktur pertanian, (4) revitalisasi SDM petani, (5)
revitalisasi permodalan petani, (6) revitalisasi kelembagaan petani, dan (7) revitalisasi
teknologi dan industri hilir. Sampai saat ini telah banyak capaian yang diwujudkan
meskipun masih perlu ditingkatkan.
Sejalan dengan Strategi Induk Pembangunan Pertanian (SIPP) 2015-2045,
pembangunan sektor pertanian dalam lima tahun ke depan (2015-2019) akan mengacu
pada Paradigma Pertanian untuk Pembangunan (Agriculture for Development) yang
memposisikan sektor pertanian sebagai penggerak transformasi pembangunan yang
berimbang dan menyeluruh mencakup transformasi demografi, ekonomi, intersektoral,
Laporan Kinerja Dinas Pertanian Provinsi Sumatera Utara Tahun 2016
2
spasial, institusional, dan tatakelola pembangunan. Paradigma tersebut memberikan
arah bahwa sektor pertanian mencakup berbagai kepentingan yang tidak saja untuk
memenuhi kepentingan penyediaan pangan bagi masyarakat tetapi juga kepentingan
yang luas dan multifungsi. Selain sebagai sektor utama yang menjadi tumpuan
ketahanan pangan, sektor pertanian memiliki fungsi strategis lainnya termasuk untuk
menyelesaikan persoalan-persoalan lingkungan dan sosial (kemiskinan, keadilan dan
lain-lain) serta fungsinya sebagai penyedia sarana wisata (agrowisata). Memposisikan
sektor pertanian dalam pembangunan nasional merupakan kunci utama keberhasilan
dalam mewujudkan Indonesia yang Bermartabat, Mandiri, Maju, Adil dan Makmur.
NAWA CITA atau agenda prioritas Kabinet Kerja mengarahkan pembangunan
pertanian ke depan untuk mewujudkan kedaulatan pangan, agar Indonesia sebagai
bangsa dapat mengatur dan memenuhi kebutuhan pangan rakyatnya secara berdaulat.
Kedaulatan pangan diterjemahkan dalam bentuk kemampuan bangsa dalam hal: (1)
mencukupi kebutuhan pangan dari produksi dalam negeri, (2) mengatur kebijakan
pangan secara mandiri, serta (3) melindungi dan menyejahterakan petani sebagai pelaku
utama usaha pertanian pangan. Dengan kata lain, kedaulatan pangan harus dimulai dari
swasembada pangan yang secara bertahap diikuti dengan peningkatan nilai tambah
usaha pertanian secara luas untuk meningkatkan kesejahteraan petani.
Sasaran pembangunan pertanian ke depan perlu disesuaikan terkait dengan
cakupan pembangunan pertanian yang lebih luas dan skala yang lebih besar guna
mengungkit peningkatan pendapatan dan kesejahteraan petani. Dengan mencermati
hasil evaluasi selama periode lima tahun terakhir dan perubahan paradigma
sebagaimana tertuang dalam SIPP 2015-2045, maka sasaran strategis Kementerian
Pertanian tahun 2015-2019 adalah (1) Pencapaian swasembada padi, jagung dan kedelai
serta peningkatan produksi gula dan daging, (2) peningkatan diversifikasi pangan, (3)
peningkatan komoditas bernilai tambah dan berdaya saing dalam memenuhi pasar
ekspor dan substitusi impor, (4) penyediaan bahan baku bioindustri dan bioenergi, (5)
peningkatan pendapatan keluarga petani, serta (6) akuntabilitas kinerja aparatur
pemerintah yang baik.
Sejalan dengan kondisi tersebut diatas dan dalam rangka mewujudkan ” Good
Governance” maka Dinas Pertanian Provinsi Sumatera Utara sesuai dengan Peraturan
Pemerintah Nomor 8 Tahun 2006 tentang Pelaporan Keuangan dan Kinerja Instansi
Laporan Kinerja Dinas Pertanian Provinsi Sumatera Utara Tahun 2016
3
Pemerintah yang telah dituangkan dalam Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor
29 Tahun 2014 tentang Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah dan dalam
penyusunannya mengacu pada Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan
Reformasi Birokrasi Republik Indonesia (Men-PAN & RB) Nomor 53 Tahun 2014
tentang Petunjuk Teknis Perjanjian Kinerja, Pelaporan Kinerja dan Tata Cara Reviu
Atas Laporan Kinerja Instansi Pemerintah.
Pada tahun 2015, Dinas Pertanian melaksanakan berbagai program dan kegiatan
strategis sesuai dengan tugas dan fungsinya, yaitu melakukan serangkaian kegiatan
dalam tugas-tugas yang dimulai dari koordinasi, pemantauan, evaluasi dan pelaksanaan
analisa, baik tingkat Provinsi maupun sektoral/lintas sektoral. Berdasarkan tugas
tersebut, Dinas Pertanian akan menjelaskan laporan akuntabilitas kinerja sesuai dengan
pencapaian tujuan dan sasaran organisasi serta target kinerja yang telah ditetapkan pada
tahun 2015.
Pertanggungjawaban kinerja Dinas Pertanian Tahun 2016 merupakan amanat
dari peraturan perundang-undangan yang mewajibkan setiap instansi pemerintah baik di
tingkat pusat dan daerah harus melaporkan pencapaian kineja atas kewenangan
utamanya sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya masing-masing. Proses penyusunan
Laporan Kinerja Instansi Pemerintah (LAKIP) Dinas Pertanian Tahun 2015 disusun
berdasarkan masukan dari laporan kinerja unit kerja eselon 3 dan 4 secara berjenjang
sesuai dengan tingkat pencapaian kinerjanya dan selanjutnya menjadi acuan bagi
penyusunan laporan akhir SKPD sebagai bentuk pertanggungjawaban Kepala Dinas.
1.2.
Maksud dan Tujuan.
A.
Maksud
Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (LAKIP) atau menurut
Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi
Republik Indonesia (Men-PAN & RB) Nomor 53 Tahun 2014 yang saat ini disebut
dengan Laporan Kinerja ini merupakan media informasi pertanggungjawaban Dinas
Pertanian Provinsi Sumatera Utara yang menginformasikan tingkat keberhasilan atas
kebijakan, Program Kerja dan kegiatan Dinas Pertanian Provinsi Sumatera Utara
Tahun 2016 dalam mewujudkan Visi dan Misi yang telah ditetapkan dalam Rencana
Strategis (RENSTRA).
Laporan Kinerja Dinas Pertanian Provinsi Sumatera Utara Tahun 2016
4
B.
Tujuan
Laporan Kinerja Instansi Pemerintah ini bertujuan untuk mengevaluasi
pencapaian kinerja serta memberhasilkan :
1. Peningkatan Akuntabilitas Dinas Pertanian Provinsi Sumatera Utara.
2. Umpan Balik (Feed Back) guna Peningkatan Kinerja Dinas Pertanian
Provinsi Sumatera Utara di masa mendatang.
3. Meningkatkan kredibilitas terhadap para pemberi wewenang
4. Mengetahui tingkat keberhasilan dan kegagalan dalam melaksanakan tugas.
1.3.
Tugas Pokok dan Fungsi.
Berdasarkan Peraturan Gubernur Sumatera Utara Nomor 58 Tahun 2011
Tanggal 2 Agustus 2011 tentang Tugas Pokok, Fungsi dan Uraian Tugas Dinas
Pertanian Provinsi Sumatera Utara, Dinas mempunyai Tugas melaksanakan urusan
Pemerintahan Daerah/kewenangan Provinsi di bidang pembinaan tanaman pangan,
hortikultura, pengelolaan lahan, air sarana dan usaha tani, serta tugas pembantuan.
Untuk melaksanakan Tugas tersebut, Dinas menyelenggarakan fungsi :
a. Perumusan kebijakan teknis di bidang pembinaan tanaman pangan, hortikultura,
pengelolaan lahan, air , sarana dan usaha tani, bina usaha tani.
b. Penyelenggaraan urusan Pemerintahan dan pelayanan umum di bidang pembinaan
tanaman pangan, hortikultura, pengelolaan lahan air, sarana dan usaha tani.
c. Pelaksanaan pemberian perizinan di bidang Pertanian.
d. Pembinaan dan pelaksanaan tugas di bidang pertanian.
e. Pelaksaan tugas pembantuaan di bidang Pertanian
f. Pelaksanaan pelayanan administrasi internal dan eksternal.
g. Pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh Gubernur, sesuai dengan tugas dan
fungsinya
Laporan Kinerja Dinas Pertanian Provinsi Sumatera Utara Tahun 2016
5
1.4
Struktur Organisasi
Struktur Organisasi Dinas Pertanian Provinsi Sumatera Utara terdiri dari :
1.
Sekretariat / Sekretaris
2.
Bidang Bina Tanaman Pangan
3.
Bidang Bina Hortikultura
4.
Bidang Pengelolaan Lahan, Air dan Sarana
5.
Bidang Bina Usaha Tani
6.
Unit Pelaksana Teknis Daerah terdiri dari :
a. 1 UPT Perlindungan Tanaman Pangan dan Hortikultura
b. 1 UPT Pengawasan Sertifikasi Benih Tanaman Pangan dan
Hortikultura
c. 1 UPT Pelatihan dan Pengembangan SDM Pertanian
d. 1 UPT Mekanisasi Pertanian
e. 3 UPT Benih Induk Padi dan Palawija
f. 3 UPT Benih Induk Hortikultura
Laporan Kinerja Dinas Pertanian Provinsi Sumatera Utara Tahun 2016
6
Tabel 1.1 Gambar Struktur Organisasi Dinas Pertanian Provinsi Sumatera Utara
KEPALA
DINAS
KELOMPOK
JAFUNG
1. Widyaiswara
2. POPT
3. PBT
4. PMHP 7
SEKRETARIAT
SUB BAGIAN UMUM
SUB BAGIAN KEUANGAN
SUB BAGIAN PROGRAM
BIDANG BINA TANAMAN PANGAN
SEKSI BUDIDAYA
SEREALIA
SEKSI BUDIDAYA KACANG –
KACANGAN & UMBI UMBIAN
SEKSI FASILITASI BENIH DAN
PAKET TEKNOLOGI
BIDANG BINA HORTIKULTURA
SEKSI BUDIDAYA SAYURAN &
BIOFARMAKA
SEKSI BUDIDAYA
BUAH-BUAHAN & TANAMAN HIAS
SEKSI FASILITASI BENIH &
PAKET TEKNOLOGI
BIDANG PENGELOLAAN LAHAN, AIR & SARANA
SEKSI AIR DAN PENGKAJIAN IKLIM
SEKSI LAHAN DAN PERLUASAN AREAL
SEKSI SARANA PERTANIAN
BIDANG BINA USAHA TANI
SEKSI PENGOLAHAN HASIL DAN
PASCA PANEN
SEKSI INFORMASI PASAR
SEKSI PROMOSI DAN KEMITRAAN
UPT
PELATIHAN & PENGEMBANGAN SDM PERTANIAN
SUB BAG TU
FUNGSIONAL Widyaiswara
PERLINDUNGAN TANAMAN PANGAN DAN HORTIKULTURA SUB BAG TU
FUNGSIONAL POPT PMHP
BI HORTIKULTURA ARSE SIPIROK
SUB BAG TU
SEKSI PELAYANAN TEKNIS
SEKSI PRODUKSI BI TPH GABE HUTARAJA
SUB BAG TU
SEKSI PELAYANAN TEKNIS
SEKSI PRODUKSI BI PADI MURNI TJ.MORAWA
SUB BAG TU SEKSI PELAYANAN TEKNIS
SEKSI PRODUKSI
BI PALAWIJA
TJ.SELAMAT
SUB BAG TU
SEKSI PELAYANAN TEKNIS
SEKSI PRODUKSI BI HORTIKULTURA GD JOHOR
SUB BAG TU
SEKSI PELAYANAN TEKNIS
SEKSI PRODUKSI BI HORTIKULTURA KUTA GADUNG
SUB BAG TU
SEKSI PELAYANAN TEKNIS
SEKSI PRODUKSI MEKANISASI PERTANIAN
SUB BAG TU
SEKSI PELAYANAN TEKNIS
SEKSI PRODUKSI PENGAWASAN SERTIFIKASI BENIH TANAMAN PANGAN &
HORTIKULTURA