• Tidak ada hasil yang ditemukan

Perencanaan personel dan perekrutan docx

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "Perencanaan personel dan perekrutan docx"

Copied!
15
0
0

Teks penuh

(1)

MAKALAH MANAJEMEN SUMBER DAYA MANUSIA

PERENCANAAN PERSONEL DAN PEREKRUTAN

Oleh :

Manda Nur Inayah (044)

Novi Dwi (056)

Dewi Cahya P (061)

PROGRAM STUDI D3 KEUANGAN DAN PERBANKAN FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS

(2)

KATA PENGANTAR

Puji dan Syukur kami panjatkan ke Hadirat Tuhan Yang Maha Esa, karena berkat limpahan Rahmat dan Karunia-Nya sehingga kami dapat menyusun makalah ini dengan baik dan benar, serta tepat pada waktunya. Dalam makalah ini kami akan membahas mengenai “Perencanaan Personel dan Perekrutan”

Makalah ini telah dibuat dengan beberapa bantuan dari berbagai pihak untuk membantu menyelesaikan hambatan selama mengerjakan makalah ini. Oleh karena itu, kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada semua pihak yang telah membantu dalam penyusunan makalah ini.

Kami menyadari bahwa masih banyak kekurangan pada makalah ini. Oleh karena itu kami harap pembaca untuk memberikan saran serta kritik yang dapat membangun makalah kami. Kritik dari pembaca sangat kami harapkan untuk penyempurnaan makalah selanjutnya.

Akhir kata semoga makalah ini dapat memberikan manfaat bagi kita semua.

Malang, 22 September 2016

Penyusun,

(3)

DAFTAR ISI

HALAMAN SAMPUL

KATA PENGANTAR ... ii DAFTAR ISI ... iii BAB I : PENDAHULUAN ... 1

A. Latar Belakang ... 1-3 B. Rumusan Masalah ... 4 C. Tujuan Penulisan ... 4 D. Batasan Masalah ... 4 BAB II : LANDASAN TEORI ... 5-6 BAB III : PEMBAHASAN ... 7-11 BAB IV : PENUTUP ... 12

A. SARAN ... 12 B. KESIMPULAN ... 12 DAFTAR PUSTAKA

(4)

BAB I PENDAHULUAN

A. LATAR BELAKANG

Perekrutan adalah proses mengumpulkan sejumlah pelamar yang berkualifikasi bagus untuk pekerjaan didalam organisasi. Jika jumlah kandidat yang tersedia sama dengan jumlah yang akan diterima,berarti tidak ada seleksi yang sebenarnya karena pilihan sudah dibayar.

Organisasi harus membiarkan beberapa posisi tetap tidak terisi atau mengambil semua calon. Banyak perusahaan sekarang ini yang sedang mengalami kekurangan tenaga kerja yang memiliki pengetahuan, ketrampilan dan kemampuan yang tepat didalam pasar tenaga kerja. Dan pasar tenaga kerja adalah lingkungan dimana saffing terjadi, maka mempelajari kekurangan tenaga kerja akan membantu peengertian tentang perekrutan.

Selain perekrutan adapun juga dilakukan perencanaan sumber daya manusia. Perencanaan sumber daya merupakan proses menilai kebutuhan dan ketersediaan sumber daya manusia serta mengintegrasikan keduanya. Program ini memiliki arti penting karena menentukan keputusan tentang kebutuhan sumberdaya manusia bagi tercapainya sasaran organisasi.

Departemen sumber daya manusia perlu mempertimbangkan faktor lingkungan dan perencanaan strategis bisnis sehingga pengembangan organisasi dalam jangka panjang. Keputusan tentang kebutuhan sumber daya manusia akan menjadi sumber informasi bagi pengambilan keputusan tentang rekrutmen.

Program rekrutmen merupakan program strategis karena akan menentukan kualifikasi pelamar yang akan menduduki posisi yang tersedia, dan mendukung pencapaian tujuan organisasi. Efektifitas program seringkali diukur dari kualifiakasi dan jumlah pelamar yang masuk sehingga dapat memberikan input bagi proses seleksi,

(5)

2

yaitu memilih karyawan sesuai kebutuhan jabatan dan kebutuhan pengembangan organisasi. Dalam program rekrutmen, organisasi perlu mempertimbangkan kelebihan dan kelemahan sumber rekrutmen internal dan eksternal berdasarkan kebutuhan dan kemampuan organisasi serta kebutuhan karyawan, merupakan alternatif yang dapat dilakukan untuk menyikapi kekurangan.

Strategi perencanaan tenaga kerja adalah alat yang digunakan untuk membantu organisasi untuk mengantisipasi dan mengatur penawaran dan permintaan tenaga kerja. Strategi tenaga kerja ini memberikan arah secara keseluruhan mengenai bagaimana kegiatan tenaga kerja akan dikembangkan dan dikelola. Dimana secara lebih sempit perencanaan sumber daya manusia berarti mengestimasi secara sistematik permintaan (kebutuhan) dan suplai tenaga kerja organisasi di waktu yang akan datang.

Perencanaan tenaga kerja dapat diartikan sebagai suatu proses menentukan kebutuhan akan tenaga kerja berdasarkan peramalan pengembangan, pengimplementasian, dan pengendalian kebutuhan tersebut yang berintegrasi dengan perencanaan organisasi agar tercipta jumlah pegawai, penempatan pegawai yang tepat dan bermanfaat secara ekonomis.

Dari beberapa pengertian tadi, maka perencanaan tenaga kerja adalah serangkaian kegiatan atau aktivitas yang dilakukan secara sistematis dan strategis yang berkaitan dengan peramalan kebutuhan tenaga kerja/pegawai di masa yang akan datang dalam suatu organisasi (publik,bisnis ) dengan menggunakan sumber informasi yang tepat guna penyediaan tenaga kerja dalam jumlah dan kualitas sesuai yang dibutuhkan.

Adapun dalam perencanaan tersebut memerlukan suatu strategi yang didalamnya terdapat seperangkat proses-proses dan aktivitas yang dilakukan bersama oleh manajer sumber daya manusia pada setiap level manajemen untuk menyelesaikan masalah organisasi guna meningkatkan kinerja organisasi saat ini dan masa depan serta menghasilkan keunggulan bersaing berkelanjutan.

(6)

3

Untuk memudahkan organisasi melakukan berbagai tindakan yang diperlukan, diperlukan mengintegrasikan antara perencanaan tenaga kerja dengan perencanaan strategi, manakala terjadi perubahan dan tuntutan perkembangan lingkungan organisasi yang demikian cepat .

(7)

4

B. RUMUSAN MASALAH

1. Apa manfaat adanya perencanaan tenaga kerja ? 2. Apa saja sumber perekrutan tenaga kerja ?

3. Bagaimana keputusan pada sumber dan metode perekrutan?

C. TUJUAN

1. Mengetahui manfaat perencanaan tenaga kerja

2. Bisa menyebutkan macam-macam perekrutan tenaga kerja 3. Mengetahui keputusan pada sumber dan metode perekrutan

D. BATASAN MASALAH

(8)

BAB II

LANDASAN TEORI

1. Sebuah organisasi dalam mewujudkan eksistensinya dalam rangka mencapai tujuan memerlukan perencanaan. Sumber daya manusia yang efektif. Suatu organisasi menurut Riva’i( 2004:35) “Tanpa didukung pegawai/karyawan yang sesuai baik segi kuantitatif,kualitatif, strategi dan operasionalnya ,maka organisasi/perusahaan itu tidak akan mampu mempertahankan keberadaannya, mengembangkan dan memajukan di masa yang akan datang”. 2. Mondy & Noe (1995) mendefinisikan Perencanaan SDM sebagai proses yang secara sistematis mengkaji keadaan sumber daya manusia untuk memastikan bahwa jumlah dan kualitas dengan keterampilan yang tepat, akan tersedia pada saat mereka dibutuhkan.

3. Eric Vetter dalam Jackson & Schuler (1990) dan Schuler & Walker (1990) mendefinisikan Perencanaan sumber daya manusia (HR Planning) sebagai proses manajemen dalam menentukan pergerakan sumber daya manusia organisasi dari posisinya saat ini menuju posisi yang diinginkan di masa depan.

4. Berbagai pandangan mengenai definisi perencanaan sumber daya manusia seperti yang dikemukakan oleh Handoko (1997), Perencanaan sumber daya manusia atau perencanaan tenaga kerja merupakan serangkaian kegiatan yang dilakukan untuk mengantisipasi permintaan-permintaan bisnis dan lingkungan pada organisasi di waktu yang akan datang dan untuk memenuhi kebutuhan-kebutuhan tenaga kerja yang ditimbulkan oleh kondisi-kondisi tersebut.

5. Menurut Manzini (1996) untuk, terdapat tiga tipe perencanaan yang saling terkait dan merupakan satu kesatuan sistem perencanaan tunggal. Strategic Planning yang bertujuan untuk mempertahankan kelangsungan organisasi dalam lingkungan persaingan, operational planning, yang menunjukkan demand terhadap SDM, dan human resources planning, yang digunakan

(9)

6

untuk memprediksi kualitas dan kuantitas kebutuhan sumber daya manusia dalam jangka pendek dan jangka panjang yang menggabungkan program pengembangan dan kebijaksanaan SDM.

6. Definisi Rekrutmen Menurut Henry Simamora (1997:212) Rekrutmen (Recruitment) adalah serangkaian aktivitas mencari dan memikat pelamar kerja dengan motivasi, kemampuan, keahlian, dan pengetahuan yang

(10)

BAB III PEMBAHASAN

A. Manfaat Dengan Adanya Perencanaan Tenaga Kerja

Salah satu hal penting yang merupakan manfaat perencanaan tenaga kerja,bahwa dengan itu dimungkinkan tenaga kerja yang ada dimanfaatkan secara lebih baik,setidaknya ada pedoman yang digunakan dalam penggunaan tenaga kerja yang secara lebih efisien dan lebih efektif. Dengan perencanaan tenaga kerja diharapkan dapat memberikan beberapa manfaat baik bagi perusahaan maupun bagi karyawan. Manfaat-manfaat tersebut antara lain: a. Perusahaan dapat memanfaatkan sumber daya manusia yang ada dalam

perusahaan secara lebih baik

b. Melalui perencanaan tenaga kerja yang matang, efektivitas kerja juga dapat lebih ditingkatkan apabila tenaga kerja yang ada telah sesuai dengan kebutuhan perusahaan

c. Produktivitas dapat lebih ditingkatkan apabila memiliki data tentang pengetahuan, pekerjaan, pelatihan yang telah diikuti oleh tenaga kerja d. Perencanaan sumber daya manusia berkaitan dengan penentuan

kebutuhan tenaga kerja di masa depan, baik dalam arti jumlah dan kualifikasinya untuk mengisi berbagai jabatan dan menyelenggarakan berbagai aktivitas baru kelak

e. Salah satu segi manajemen sumber daya manusia yang dewasa ini dirasakan semakin penting ialah penaganan informasi ketenagakerja.

B. Sumber Perekrutan Tenaga Kerja

Keputusan-keputusan yang dibuat tentang perekrutan membantu tidak hanya jenis dan jumlah pelamar, tetapi juga berapa jauh kesulitan atau keberhasilan dari upaya-upaya perekrutan yang dijalankan. Sumber-sumber perekrutan tenaga kerja antara lain adalah :

(11)

8

a. Perekrutan Internal

Melakukan perekrutan internal dengan keuntungan-keuntungan seperti disinggung sebelum berarti berfokus pada para tenaga kerja yang ada sekarang dan tenaga kerja, tenaga kerja dengan lain kontrak sebelumnya dengan pemberi kerja. Teman-teman dari tenaga kerja sekarang, tenaga kerja sebelunya, bisa menjadi perekrutan. Promosi, penurunan jabatan, dan transfer juga dapat menyediankan orang tambahan untuk unit organisasi, jika tidak untuk seluruh organisasi. Sumber-sumber internal antara lain adalah:

Banyak perusahaan menggunakan penempatan pekerjaan sebagai cara untuk mengetahui adanya calon yang tertarik untuk berganti pekerjaan didalam organisasi.

3. Kenalan tenaga kerja lama

Sumber yang andal untuk mengisi lowongan pekerjaan terdiri dari teman-teman atau anggota keluarga dari tenaga kerja yang lama. 4. Merekrut mantan karyawan dan mantan pelamar

Mantan tenaga kerja dan mantan pelamar merupakan sumber internal yang baik untuk perekrutan. Hal ini ada keuntunganya yaitu menghemat waktu, karena tenaga kerja tersebut sudah dikenal.

5. Database perekrutan internal

(12)

9

b. Perekrutan eksternal

Sumber-sumber internal tidak dapat menghasilkan sejumlah calon yang cukup untuk lowongan pekerjaan yang tersedia, banyak sumber eksternal yang tersedia. Sumber-sumber ini seperti sekolah, universitas, agen tenaga kerja,serikat tenaga kerja, media masa, dll.

1. Perekrutan sekolah

Program perekrutan yang sukses dilembaga-lembaga yang merupakan hasil dari analisis yang hati-hati dan kontak yang terus menerus dengan masing-masing sekolah.

2. Perekrutan Akademi

Pada tingkat akademi atau universitas, perekrutan pada luluan kegiatan besar bagi banyak organisasi. Sebagian besar akademi universitas radio, dan papan pengumuman digunakan secara luas. Hampir semua surat kabar memiliki kolom “Dicari” dan begitu pulang dengan majalah-majalah.

5. Agen-agen tenaga kerja

Agen-agen tenaga kerja mengoperasikan antar-antar cabang di banyak kota dinegara bagian dan tidak memungut biaya dari pelamar atau perusahaan.

c. Keputusan pada Sumber dan metode perekrutan

(13)

Usaha-Gambar 1 Keputusan – keputusan yang mempengaruhi perekrutan

2. Merekrut para tenaga kerja yang terdiversifikasi

(14)

11

3. Mempertahan visibilitas perekrutan.

Upaya-upaya perekrutan dapat dipandang sebagai sesuatu yang kontinue atau intensif. Upaya-upaya kontinue untuk merekrut memiliki keuntungan dalam mempertahankan perusahaan di dalam pasar perekrutan. Perekrutan intensif bisa berbentuk kampanye perekrutan yang intensif yang ditujukan untuk merekrut sejumlah tenaga kerja, biasanya dalam jangka waktu yang pendek.

4. Tanggung jawab perekrutan organisasi.

(15)

BAB IV PENUTUP

A. KESIMPULAN

Dengan adanya perekrutan dan perencanaan kerja dapat disimpulkan manfaat untuk perusahaan yaitu perusahaan dapat memanfaatkan sumber daya manusia yang ada dalam perusahaan, efektivitas dapat lebih meningkatkan tenaga kerja yang ada telah sesuai dengan kebutuhan perusahaan, meningkatkan produktifitas, dan perencanaan sumber daya manusia yang berkaitan dengan penentuan kebutuhan kerja dimasa depan.

Selain itu adapun juga sumber-sumber perekrutan antara lain perekrutan secara internal dan perekrutan secara eksternal. Perekrutan internal berarti berfokus pada para tenaga kerja yang sekarang dan tenaga kerja dengan kontrak sebelumnya dengan pemberi kerja.

Sedangkan perekrutan eksternal tidak dapat menghasilkan sejumlah calon yang cukup untuk lowongan pekerjaan yang tersedia, banyak sumber eksternal yang tersedia. Dalam hal ini harus ada keputusan atas sumber dan metode perekrutan untuk memilih pekerja yang berkualitas dan yang baik.

B. SARAN

Perekrutan dan tenaga kerja disini sangat penting bagi seluruh instansi atau perusahaan karena dapat meningkatkan kinerja karyawan lama dan bisa mendapatkan banyak pekerja baru yang kualitasnya lebih bagus, sehingga dengan adanya perekrutan ini akan lebih menguntungkan perusahaan.

Gambar

Gambar 1 Keputusan – keputusan yang mempengaruhi perekrutan

Referensi

Dokumen terkait

Dari beberapa pengertian anggaran yang dikemukakan diatas dapat disimpulkan bahwa anggaran merupakan rencana kerja sistematis yang dinilai dengan uang yang dibuat dalam

Dalam bab ini berisikan tentang pengertian produktivitas, pengukuran produktivitas, faktor-faktor yang mempengaruhi produktivitas, pengertian tenaga kerja, perencanaan tenaga

Buruh kontrak dan outsourcing adalah beberapa bagian dari fleksibilisasi tenaga kerja, integral dengan konsep tenaga kerja fleksibel adalah buruh borongan, buruh harian lepas,

Human Resource Planning merupakan sebuah perencanaan yang matang serta strategis guna mendapatkan kualifikasi akan sumber daya manusia atau tenaga kerja yang.. diperlukan

Perencanaan tenaga kerja sebagai proses penyusunan rencana ketenagakerjaan secara sistematis yang dijadikan dasar dan acuan dalam penyusunan kebijakan, strategi, dan

Dari semua pengertian tersebut, dapat disimpulkan bahwa perencanaan adalah serangkaian proses penentuan tindakan masa depan yang disertai pertimbangan yang logis

Buruh kontrak dan outsourcing adalah beberapa bagian dari fleksibilisasi tenaga kerja, integral dengan konsep tenaga kerja fleksibel adalah buruh borongan, buruh harian lepas,

Dari beberapa pengertian anggaran yang dikemukakan diatas dapat disimpulkan bahwa anggaran merupakan rencana kerja sistematis yang dinilai dengan uang yang dibuat dalam bentuk