HALAMAN PERSETUJUAN Karya Tulis Ilmiah dengan Judul: Faktor Risiko yang Dapat Diubah dan Tidak Dapat Diubah pada Pasien Penderita Penyakit Jantung Koroner di RSUP HAM Yang dipersiapkan oleh: NANDA LADITA

16 

Teks penuh

(1)

FAKTOR RISIKO YANG DAPAT DIUBAH DAN TIDAK DAPAT DIUBAH PADA PASIEN PENDERITA PENYAKIT JANTUNG

KORONER DI RSUP HAM MEDAN Oleh:

NANDA LADITA 100100151

FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS SUMATERA UTARA

(2)

FAKTOR RISIKO YANG DAPAT DIUBAH DAN TIDAK DAPAT DIUBAH PADA PASIEN PENDERITA PENYAKIT JANTUNG

KORONER DI RSUP HAM MEDAN Oleh:

NANDA LADITA 100100151

“Karya Tulis Ilmiah ini diajukan sebagai salah satu syarat untuk memperoleh kelulusan Sarjana Kedokteran”

FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS SUMATERA UTARA

(3)

HALAMAN PERSETUJUAN

Karya Tulis Ilmiah dengan Judul:

Faktor Risiko yang Dapat Diubah dan Tidak Dapat Diubah pada Pasien Penderita Penyakit Jantung Koroner di RSUP HAM

Yang dipersiapkan oleh: NANDA LADITA

100100151

Hasil Karya Tulis Ilmiah ini telah diperiksa dan disetujui

Medan, Desember 2013 Disetujui, Dosen Pembimbing

(4)

ABSTRAK

Di Negara yang masih berkembang dari tahun 1990 sampai 2020 , angka kematian akibat penyakit jantung koroner akan meningkat 137% pada laki-laki dan 120 % pada perempuan. Di Indonesia terjadi prevalensi kematian sebanyak 100.000-499.999 orang. Hal ini terjadi karena rendahnya tingkat pengetahuan masyarakat tentang faktor-faktor risiko penyakit jantung koroner.

Mengetahui faktor risiko yang dapat diubah dan tidak dapat diubah pada pasien penderita penyakit jantung koroner di RSUP HAM.

Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian analisis dengan desain penelitian metode kasus control (case control study). Data diperoleh dari rekam medis dalam priode waktu 1 tahun pada pasien PJK yang rawat inap dan pasien ulkus ventricular yang rawat inap di RSUP HAM Medan. Analisis data dilakukan menggunakan SPSS.

Hasil uji statistik analisis univariat faktor risiko terbanyak yang terdapat pada pasien penyakit jantung koroner adalah hipertensi. Dari analisis bivariat, variabel yang memiliki nilai p < 0,25 dapat dilanjutkan dengan analisis multivariat , variabel tersebut adalah jenis kelamin ( p = 0,028 dan 95% CI = 1,058 - 2,637), umur >45 tahun ( p = <0,004 dan 95% CI = 1,299 – 3,393 ), hipertensi (p = 0,021 dan 95% CI = 1,073 - 2,346 ), diabetes mellitus (p = 0,008 dan 95% CI = 1,170 – 2,837), dan merokok (p = <0,001 dan 95% CI = 2,016 – 5,021 ).

(5)

ABSTRACT

In countries that still develops from 1990 until 2020, mortality outcomes from of coronary heart disease will increase 137 % in males and 120 % in women. In indonesia occurring prevalence death as many as 100.000-499.999 people. This happened because low level of public knowledge about risk factors of coronary heart disease.

Know the risk factors that can be modified and can't be altered in patients with

coronary heart disease was in Haji Adam Malik Hospital.

This type of research is the research analysis with case control method research design. Data obtained from the medical record in the priode time 1 year on the CHD patients hospitalization and patients whose ventricular ulcer hospitalizations in the Haji Adam Malik Hospital Field was. Data analysis was done using SPSS.

Results of the univariate analysis of statistical tests of most risk factors contained in patients of coronary heart disease is hypertension. From the analysis, the variables have the bivariat value <0.25 can proceed with multivariate analysis, the variables were sex (p = 0.028 and 95% CI = 1,058 - 2,637), age > 45 years (& lt; p = 0,004 and 95% CI = 1.299 - 3,393), hypertension (p = 0,021 and 95% CI = 1.147 - 2,346), diabetes mellitus (p = 0.008 and 95% CI = 1,170 - 2,837), and smoking ( p = < 0.001; and 95% CI = 2,016-5,021).

(6)

KATA PENGANTAR

Puji dan syukur penulis ucapkan ke hadirat Tuhan yang Maha Esa atas

rahmat dan karunia-Nya sehingga penulis dapat menyelesaikan karya tulis ilmiah

ini, sebagai salah satu syarat untuk memperoleh kelulusan sarjana kedokteran

Program Studi Pendidikan Dokter Fakultas Kedokteran Universitas Sumatera

Utara.

Dalam penyelesaian karya tulis ilmiah ini, penulis banyak mendapat

bimbingan dan pengarahan dari berbagai pihak. Untuk itu penulis ingin

menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada:

1. Prof. Dr. Gontar Alamsyah Siregar, Sp.PD-KGEH, selaku Dekan Fakultas

Kedokteran Universitas Sumatera Utara yang telah memberikan kesempatan

kepada penulis untuk melakukan penelitian.

2. dr. Ali Nafiah Nasution, Sp.JP, selaku dosen pembimbing penulis atas

kesabaran, waktu, dan masukan-masukan yang diberikan kepada penulis untuk

melakukan penelitian.

3. Dr.dr. Dharma Lindarto, Sp.PD-KEMD, dr. Arlinda Sari Wahyuni, M.Kes,

dan dr. Putri Eyanoer, MS, Epi, PhD selaku dosen penguji yang telah

memberikan saran dalam memperbaiki penelitian ini jadi lebih baik.

4. Prof. dr. Aznan Lelo, Sp.FK., Ph.D, selaku dosen pembimbing akademik yang telah membimbing penulis selama menjalani perkuliahan di Fakultas

Kedokteran USU.

5. Seluruh staf pengajar yang telah memberikan ilmu pengetahuan kepada

penulis selama masa pendidikan.

6. Keluarga penulis yang tercinta yaitu Bapak Drs. Aprildin,MM serta Ibu

(7)

Sukmawan, dan dr. Jefri Sukmagara selaku saudara peneliti, yang telah

memberikan dukungan selama ini dalam bentuk moril maupun materil.

7. Teman-teman kelompok sesama bimbingan penelitian, Uli Asri Sihotang,

Astri Revinesia, Cut Keumala Putri, Tara Rizvira Monica, Try Habibullah

Hadiwijaya dan teman-teman penulis lainnya, yang telah memberi bantuan

berupa saran, kritikan, dan motivasi selama penyusunan penelitian.

8. Teman-teman mahasiswa angkatan 2010 Fakultas Kedokteran USU yang telah

memberikan saran, kritik, serta dukungan dalam menyelesaikan penelitian ini.

9. Kakak- kakak senior yang telah memberikan masukan berharga selama

penyusunan karya tulis ini.

Penulis menyadari bahwa penelitian ini masih jauh dari sempurna karena

keterbatasan ilmu pengetahuan dan pengalaman penulis. Oleh karena itu, segala

saran dan kritik sangat diharapkan demi kemajuan kualitas penelitian ini.

Akhir kata, penulis mengharapkan agar penelitian ini dapat memberikan

manfaat kepada semua orang untuk pengembangan ilmu pengetahuan, khususnya

dalam dunia kedokteran.

Medan, 11 januari 2014

(8)

DAFTAR ISI

HALAMAN PERSETUJUAN ... ii

ABSTRAK……….iii

1.3. Tujuan Penelitian ... 2

1.3.1. Tujuan Umum ... 2

1.3.2. Tujuan khusus ... 2

1.4. Manfaat Penelitian ... 3

BAB II TINJAUAN PUSTAKA ... 4

2.1. Anatomi ... 4

2.1.1. Sirkulasi Koroner ... 5

2.2. Histologi Pembuluh Darah ... 6

2.3. Fisiologi Jantung ... 8

2.4. Penyakit Jantung Koroner ... 11

2.4.1. Definisi ... 11

2.4.2. Etiologi ... 11

2.4.3. Klasifikasi Penyakit Jantung Koroner ... 12

(9)

2.2.4.2. Faktor Resiko Modifiable ... 14

2.4.5. Patofisiologi Penyakit Jantung Koroner ... 17

2.4.6. Patogenesis Aterosklerosis ... 19

2.4.7. Diagnosis Penyakit Jantung Koroner ... .21

2.4.8. Penatalaksanaan ... 23

2.4.9. Komplikasi ... 29

BAB III KERANGKA KONSEP DAN DEFINISI OPERASIONAL ... 31

3.1. Kerangka Konsep Penelitian ... 31

3.2. Definisi Operasional ... 32

3.2.1. Variabel Independen………....32

3.2.2. Variable Dependen………..34

3.3. Cara Ukur………34

3.4. Alat Ukur………34

BAB IV METODE PENELITIAN ... 35

4.1. Jenis Penelitian ... 35

4.2. Waktu dan Tempat Penelitian ... 35

4.2.1 Lokasi Penelitian ... 35

4.2.2. Waktu Penelitian ... 35

4.3. Populasi dan Sampel Penelitian ... 35

4.3.1. Populasi Penelitian ... 35

4.3.2. Sampel Penelitian ... 36

4.3.2.1. Kriteria Inklusi ... 36

4.3.2.2. Kriteria Eksklusi ... 36

4.4. Metode Pengambilan Data ... 36

(10)

BAB V HASIL DAN PEMBAHASAN ... 37

5.1. Hasil Penelitian ... 37

5.1.1. Deskripsi Lokasi Penelitian ... 37

5.1.2. Karakteristik Individu... 37

5.1.3. Analisis Hubungan Faktor Risiko dengan Kejadian Penyakit Jantung Koroner ... 38

5.1.3.1. Hubungan Jenis Kelamin dan Penyakit Jantung Koroner ... 38

5.1.3.2. Hubungan Kelompok Umur dan Penyakit Jantung Koroner ... 39

5.1.3.3. Hubungan Kadar LDL yang Tinggi dengan Penyakit Jantung koroner...40

5.1.3.4. Hubungan Hipertensi dan Penyakit Jantung Koroner...40

5.1.3.5. Hubungan Diabetes Mellitus dan Penyakit Jantung Koroner...41

5.1.3.6. Hubungan Obesitas dan Penyakit Jantung Koroner... 41

5.1.3.7. Hubungan Merokok dan Penyakit Jantung Koroner...42

5.1.4. Analisis Multivariat Faktor Risiko yang Paling Dominan pada Penyakit Jantung Koroner ... 42

(11)

BAB VI KESIMPULAN DAN SARAN... 53

6.1. Kesimpulan ... 53

6.2. Saran ... 54

DAFTAR PUSTAKA ... 55

(12)

DAFTAR GAMBAR

2.1. Gambar anatomi jantung………4

2.2. Gambar arteri dan vena koroner di bagian anterior………6

(13)

DAFTAR TABEL

5.1. Distribusi frekuensi faktor risiko PJK dan non-PJK………...38

5.2. Hubungan jenis kelamin dan PJK………...39

5.3. Hubungan kelompok umur dan PJK………...39

5.4. Hubungan kadar LDL tinggi dan PJK………40

5.5. Hubungan hipertensi dan PJK………40

5.6. Hubungan diabetes mellitus dan PJK……….41

5.7. Hubungan obesitas dan PJK………...41

5.8. Hubungan merokok dan PJK……….42

(14)

DAFTAR SINGKATAN

ACC : American Collage of Cardiology

ACEI : Angiotensin converting enzyme inhibitors

AHA : American Heart Association

ARB : Angiotensin receptor blockers

ATP : Adenosine triphosphate

AV : Atrioventrikular

CAD : Coronary artery disease

HDL-C : High densiry lipoprotein cholesterol

HMG-CoA : 3-hydroxy 3-methylglutaryl coenzyme A

IM : Infark Miokard

(15)

LDL : Low density lipoprotein

LDL-C : Low density lipoprotein cholesterol

MRI : Magnetic resonance imaging

NHS : National Health Service

PCI : Percutaneous coronary intervention

PJK : Penyakit jantung koroner

PKV : Penyakit kardiovaskular

PPAR : Peroxisome profilator-activated receptors

RSUP : Rumah sakit umum pemerintah

STEMI : ST segment elevation myocardial infarction

TD : Tekanan darah

US : United States

USG : Ultrasonografi

VLDL : Very low density lipoprotein

(16)

DAFTAR LAMPIRAN

Lampiran 1 : Daftar Riwayat Hidup

Lampiran 2 : Ethical Clearance

Lampiran 3 : Surat Izin Penelitian

Lampiran 4 : Data Induk

Lampiran 5 : Lembar Output Data Penelitian

Figur

Memperbarui...

Referensi

Memperbarui...