• Tidak ada hasil yang ditemukan

RANCANGAN RENJA KKP TAHUN 2022

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "RANCANGAN RENJA KKP TAHUN 2022"

Copied!
11
0
0

Teks penuh

(1)

NO URAIAN KODE URAIAN INDIKATOR

(UNTUK RO) VOLUME SATUAN ALOKASI ANGGARAN TA 2022

(Rp.000)

1 Kementerian 032 KEMENTERIAN KELAUTAN DAN PERIKANAN

01 PELAYANAN UMUM

04 EKONOMI

3 Unit Eselon 1 032.03 DITJEN PERIKANAN TANGKAP 885.686.368,0

4 Program 1 Program Dukungan Manajemen 402.618.448

2 Program Pengelolaan Perikanan dan Kelautan 483.067.920

5 Program 1 Program Dukungan Manajemen 402.618.448

Sasaran Program (Outcome)

Birokrasi dan layanan publik yang agile, efektif, dan efisien

Indikator Kinerja Program

Nilai PMPRB Ditjen Perikanan Tangkap 32 nilai *

Nilai PM SAKIP DJPT 85 nilai *

Tingkat Maturitas SPIP DJPT 3 level *

Unit Kerja Ditjen Perikanan Tangkap yang berpredikat Wilayah Bebas Korupsi (WBK)

11 unit kerja *

Batas tertinggi nilai temuan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) BPK-RI atas Laporan Keuangan (LK) DJPT dibandingkan realisasi anggaran Ditjen Perikanan Tangkap Tahun 2021

≤1 persen *

Output Program Tata kelola pemerintahan yang baik di lingkungan Ditjen Perikanan Tangkap

Indeks Profesionalitas ASN Ditjen Perikanan Tangkap 74 indeks *

Unit kerja Ditjen Perikanan Tangkap yang menerapkan inovasi pelayanan publik

1 unit kerja *

Persentase unit kerja Ditjen Perikanan Tangkap yang menerapkan sistem manajemen pengetahuan yang terstandar

86 persen *

Persentase rekomendasi hasil pengawasan yang dimanfaatkan untuk perbaikan kinerja lingkup Ditjen Perikanan Tangkap

70 persen

Tingkat efektivitas pelaksanaan kegiatan

prioritas/strategis lingkup Ditjen Perikanan Tangkap

75 persen

Tingkat Kepatuhan Pengadaan Barang/Jasa lingkup Ditjen Perikanan Tangkap

75 persen

Tingkat Kepatuhan BMN lingkup Ditjen Perikanan Tangkap

75 persen

Nilai IKPA DJPT 89 nilai *

Nilai NKA DJPT 87 nilai *

PAGU ANGGARAN TAHUN ANGGARAN 2022

2 Fungsi

(2)

(UNTUK RO) (Rp.000) Kegiatan (1a) Dukungan Manajemen Internal lingkup Ditjen Perikanan

Tangkap

402.618.448 Sasaran Kegiatan 1 Tata kelola pemerintahan yang baik di lingkungan Ditjen

Perikanan Tangkap bidang perencanaan, penganggaran, monitoring, evaluasi, dan data

Persentase pemenuhan dokumen bidang perencanaan, penganggaran, monitoring, evaluasi, dan data

100 persen

2 Tata kelola pemerintahan yang baik di lingkungan Ditjen Perikanan Tangkap bidang keuangan, BMN dan umum

Persentase pemenuhan dokumen bidang keuangan, BMN dan umum

100 persen

3 Tata kelola pemerintahan yang baik di lingkungan Ditjen Perikanan Tangkap bidang Hukum, Organisasi dan Kehumasan

Persentase pemenuhan dokumen bidang Hukum, Organisasi dan Kehumasan

100 persen

4 Tata kelola pemerintahan yang baik di lingkungan Ditjen Perikanan Tangkap bidang SDM Aparatur

Persentase pemenuhan dokumen bidang SDM Aparatur 100 persen

KRO EBD Layanan Manajemen Kinerja Internal Layanan 39.568.391

RO 952 Layanan Perencanaan Program dan Anggaran Jumlah layanan perencanaan program dan anggaran Ditjen Perikanan Tangkap

1 Layanan 12.000.000 RO 953 Layanan Pemantauan dan Evaluasi Jumlah layanan pelaporan program, kegiatan dan

kinerja Ditjen Perikanan Tangkap

1 Layanan 6.999.920

RO 955 Layanan Manajemen Keuangan Jumlah layanan pengelolaan dan pelaporan keuangan

Ditjen Perikanan Tangkap

1 Layanan 19.768.471 RO 974 Layanan Penyelenggaraan Kearsipan Jumlah layanan penyelenggaraan kearsipan Ditjen

Perikanan Tangkap

1 Layanan 800.000

KRO EBA Layanan Dukungan Manajemen Internal Layanan 339.800.057

RO 994 Layanan Perkantoran Jumlah layanan belanja pegawai, operasional dan

pemeliharaan perkantoran lingkup Ditjen Perikanan Tangkap

1 Layanan 319.529.978

956 Layanan BMN Jumlah layanan pengelolaan BMN Ditjen Perikanan

Tangkap

1 Layanan 2.000.000

RO 957 Layanan Hukum Jumlah layanan hukum dan perundang-undangan

bidang Perikanan Tangkap

1 Layanan 1.500.000 958 Layanan Hubungan Masyarakat dan Informasi Jumlah layanan hubungan masyarakat dan kerjasama

Ditjen Perikanan Tangkap

1 Layanan 4.000.000

RO 962 Layanan Umum Jumlah layanan tata usaha, persuratan, rumah tangga

dan kearsipan Ditjen Perikanan Tangkap

1 Layanan 700.000 960 Layanan Manajemen Organisasi Jumlah layanan manajemen organisasi dan

ketatalaksanaan Ditjen Perikanan Tangkap

1 Layanan 2.070.000 963 Layanan Data dan Informasi Jumlah layanan pemenuhan data dan infomasi

perikanan tangkap

1 Layanan 10.000.079

(3)

(UNTUK RO) (Rp.000)

KRO EBB Layanan Sarana dan Prasarana Internal Unit 15.732.000

RO 951 Layanan Sarana Internal Jumlah layanan pengadaan sarana internal Ditjen

Perikanan Tangkap

1 Unit 2.242.391

RO 971 Layanan Prasarana Internal Jumlah layanan pengadaan prasarana internal Ditjen

Perikanan Tangkap

1 Unit 13.489.609

KRO EBC Layanan Manajemen SDM Internal Layanan 6.250.000

RO 954 Layanan Manajamen SDM Jumlah Layanan Manajemen SDMA Ditjen Perikanan

Tangkap

1 Layanan 6.250.000

KRO CAN Sarana Bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi Layanan 1.268.000

6 Program 2 Program Pengelolaan Perikanan dan Kelautan 483.067.920

Sasaran Program (Outcome)

1 Kesejahteraan Nelayan Meningkat Nilai Tukar Nelayan (NTN) 104-106 indeks

2 Sumber Daya Perikanan Tangkap Berkelanjutan Proporsi tangkapan jenis ikan yang berada dalam batasan biologis yang aman

≤72 persen

Output Program 1 Produktivitas Perikanan Tangkap Meningkat Jumlah produksi perikanan tangkap 8,88 juta ton Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) Perikanan

Tangkap

1,67 triliun rupiah 2 Tata Kelola Sumber Daya Perikanan Tangkap

Bertanggung Jawab

WPP yang menjadi model percontohan penguatan tata kelola (kumulatif)

7

WPP

(4)

(UNTUK RO) (Rp.000) Kegiatan (2a) 2337 Pengelolaan Kapal Perikanan, Alat Penangkapan Ikan,

dan Pengawakan Kapal Perikanan

79.479.655

Sasaran Kegiatan 1 Pengelolaan kapal perikanan dan alat penangkapan ikan yang berdaya saing

Persentase kapal perikanan dan alat penangkapan ikan yang operasional sesuai standar

10 persen 2 Pengelolaan awak kapal perikanan yang

tersertifikasi/terlindungi

Persentase awak kapal perikanan yang tersertifikasi/terlindungi

10 persen 3 Pemanfaatan hasil pengembangan penangkapan ikan

yang berdaya saing

Persentase hasil pengembangan penangkapan ikan yang dimanfaatkan

70 persen

KRO PDI Sertifikasi Profesi dan SDM Orang 10.746.550

RO 001 Awak kapal perikanan yang disertifikasi Jumlah awak kapal perikanan yang tersertifikasi berdasarkan keahlian dan keterampilan (kumulatif)

23.600

Orang 2.946.550

RO 002 Petugas yang tersertifikasi di bidang kapal perikanan Jumlah petugas yang tersertifikasi di bidang kapal perikanan berdasarkan keahlian

220

Orang 7.800.000

KRO ABR Kebijakan Bidang Pertanian dan Perikanan 19 Rekomendasi Kebijakan 5.500.000

RO 001 Rekomendasi kebijakan hasil data produktivitas kapal perikanan yang dihitung dan dianalisis

Jumlah rekomendasi kebijakan hasil perhitungan dan analisis data produktivitas kapal perikanan

1

Rekomendasi Kebijakan 500.000 RO 002 Rekomendasi Bahan standar, teknis dan desain sarana

penangkapan ikan yang disusun

Jumlah rekomendasi bahan standar, teknis dan desain sarana perikanan tangkap yang disusun

13

Rekomendasi Kebijakan 2.000.000 RO 003 Rekomendasi kebijakan pengelolaan alat penangkapan

ikan dan alat bantu penangkapan ikan yang disusun

Jumlah rekomendasi kebijakan pengelolaan alat penangkapan ikan dan alat bantu penangkapan ikan yang disusun

3

Rekomendasi Kebijakan 2.100.000

RO 004 Rekomendasi kebijakan pengelolaan Permesinan kapal perikanan yang memenuhi aspek operasional

penangkapan ikan

Jumlah rekomendasi kebijakan pengelolaan permesinan kapal yang memenuhi aspek operasional penangkapan ikan

2

Rekomendasi Kebijakan 900.000

KRO ADC Sertifikasi Produk Produk 1.450.000

RO 001 Sarana Penangkapan Ikan yang diuji dan disertifikasi Jumlah Sarana Penangkapan Ikan yang diuji dan disertifikasi

6

Produk 1.450.000

KRO ACA Perizinan Produk Produk 5.550.000

RO 001 Dokumen kapal perikanan yang diterbitkan Jumlah dokumen kapal perikanan yang diterbitkan 4.500 Produk 5.550.000

KRO PCA Perizinan Produk Produk 584.634

RO 001 Dokumen awak kapal perikanan yang diterbitkan Jumlah dokumen awak kapal perikanan yang diterbitkan

1.000

Produk 442.655 RO 002 Dokumen bukti lulus seleksi calon Perusahaan

Penempatan Pekerja Migran Indonesia (P3MI) awak kapal perikanan migran yang diterbikan

Jumlah dokumen bukti lulus seleksi calon P3MI awak kapal perikanan migran yang diterbitkan

12

Produk 141.979

(5)

(UNTUK RO) (Rp.000)

KRO QEG Bantuan Peralatan / Sarana Unit 47.500.000

RO 001 Kapal perikanan bantuan yang tersalurkan Jumlah kapal perikanan bantuan yang tersalurkan 75 Unit 37.500.000 RO 002 Alat penangkapan ikan dan/atau alat bantu penangkapan

ikan bantuan yang tersalurkan

Jumlah alat penangkap ikan dan/atau alat bantu penangkapan ikan yang tersalurkan

1.000

Unit 10.000.000

KRO BDC Fasilitasi dan Pembinaan Masyarakat Orang 3.621.400

RO 001 Nelayan/awak kapal perikanan yang ditingkatkan pengetahuan/kompetensinya

Jumlah nelayan/awak kapal perikanan yang ditingkatkan pengetahuan/kompetensinya

6.490

Orang 3.621.400

KRO QDC Fasilitasi dan Pembinaan Masyarakat Orang 1.279.728

RO 001 Awak kapal perikanan yang difasilitasi penerapan Perjanjian Kerja Laut (PKL) dengan pelaku usaha

Jumlah awak kapal perikanan yang difasilitasi penerapan Perjanjian Kerja Laut (PKL) dengan pelaku usaha

12.350

Orang 1.279.728

KRO QDH Fasilitasi dan Pembinaan Badan Usaha Badan Usaha 147.343

RO 001 Pelaku usaha yang difasilitasi penerapan prinsip HAM pada usaha perikanan

Jumlah pelaku usaha yang difasilitasi penerapan prinsip HAM pada usaha perikanan

60

Badan Usaha 147.343

KRO BKB Pemantauan Produk Laporan 1.600.000

RO 001 Bantuan sarana penangkapan ikan yang dipantau pemanfaatannya

Jumlah bantuan sarana penangkapan ikan yang dipantau pemanfaatannya

2.358 Laporan 1.600.000

KRO FBA Fasilitasi dan Pembinaan Pemerintah Daerah Lembaga 1.500.000

RO 001 Pemerintah daerah yang difasilitasi dan dibina penerbitan dokumen kapal perikanannya

Jumlah pemerintah daerah yang difasilitasi dan dibina penerbitan dokumen kapal periknanannya

34 Lembaga 1.500.000

(6)

(UNTUK RO) (Rp.000)

Kegiatan (2b) Pengelolaan Pelabuhan Perikanan 160.934.265

Sasaran Kegiatan 1 Pengembangan dan peningkatan fasilitas pelabuhan perikanan yang optimal

Persentase pelabuhan perikanan yang dikembangkan dan ditingkatkan fasilitasnya

15 persen

2 Pengelolaan pelabuhan perikanan yang berdaya saing Tingkat operasional pelabuhan perikanan 77,5 persen

3 Pemenuhan prasrasana pemungutan PNBP perikanan tangkap yang optimal

Persentase pemenuhan prasrasana pemungutan PNBP pasca produksi

100,0 persen KRO CBQ Prasarana Bidang Kemaritiman, Kelautan dan

Perikanan

Unit 4.500.000

RO 001 Pelabuhan perikanan yang diidentifikasi rencana pembangunan/pengembangan fasilitasnya

Jumlah Pelabuhan Perikanan yang diidentifikasi rencana pembangunan/pengembangan fasilitasnya

25 Unit 4.500.000

KRO RBQ Prasarana Bidang Kemaritiman, Kelautan dan Perikanan

Unit 60.840.980

RO 001 Pelabuhan perikanan UPT Pusat dan PP Perintis yang ditingkatkan fasillitasnya, termasuk untuk menunjang PNBP perikanan tangkap

Jumlah pelabuhan perikanan UPT Pusat dan PP Perintis yang ditingkatkan fasillitasnya, termasuk untuk menunjang PNBP pasca produksi

30 Unit 33.715.947

RO 002 Pelabuhan perikanan UPT Daerah yang ditingkatkan fasillitasnya, termasuk untuk menunjang PNBP perikanan tangkap

Jumlah Pelabuhan Perikanan UPT Daerah yang ditingkatkan fasillitasnya, termasuk untuk menunjang PNBP pasca produksi

49 Unit 17.245.033

RO 003 Kajian rencana pembangunan pelabuhan perikanan yang terintegrasi dan bertaraf internasional yang disusun

Jumlah kajian rencana pembangunan pelabuhan perikanan yang terintegrasi dan bertaraf internasional yang disusun

2 Unit 3.100.000

RO 004 Pelabuhan Perikanan terluar dan/atau berwawasan lingkungan yang dikembangkan

4 Unit 6.780.000

KRO SCC Pelatihan Bidang Pertanian dan Perikanan Orang 5.976.000

RO 001 Petugas pengolah data dan verifikator pemungutan PNBP perikanan tangkap di pelabuhan perikanan yang ditingkatkan kapasitasnya

Jumlah petugas pengolah data dan verifikator PNBP pasca produksi di pelabuhan perikanan yang ditingkatkan kapasitasnya

541

Orang 5.976.000

(7)

(UNTUK RO) (Rp.000)

KRO BGA Tata Kelola Kelembagaan Publik Bidang Ekonomi Lembaga 68.785.259

RO 001 Pelabuhan perikanan yang dibina tata kelola dan operasionalnya sesuai standar

Jumlah pelabuhan perikanan yang dibina tata kelola dan operasionalnya sesuai standar

65 Lembaga 8.312.974

RO 002 Pelabuhan perikanan UPT Pusat dan Perintis yang dikelola dan operasional sesuai standar

Jumlah pelabuhan perikanan UPT Pusat dan Perintis yang dikelola dan operasional sesuai standar

31 Lembaga 41.303.285 RO 004 Pelabuhan perikanan lokasi pelaksanaan PNBP

perikanan tangkap yang terkelola pendataannya

Jumlah pelabuhan perikanan lokasi pelaksanaan PNBP pasca produksi yang terkelola pendataannya

79 Lembaga 19.169.000

KRO PDI Sertifikasi Profesi dan SDM Orang 9.312.026

RO 001 Syahbandar di Pelabuhan Perikanan yang difasilitasi pelatihan dan penetapannya

Jumlah Syahbandar di Pelabuhan Perikanan yang difasilitasi pelatihan dan penetapannya

184 Orang 9.312.026

KRO QGA Tata Kelola Kelembagaan Publik Bidang Ekonomi Lembaga 8.950.000

RO 001 Pelabuhan perikanan di lokasi SKPT yang dikelola dan operasional sesuai standar

Jumlah pelabuhan perikanan di lokasi SKPT yang dikelola dan operasional sesuai standar

12 Lembaga 8.950.000

KRO FBA Fasilitasi dan Pembinaan Pemerintah Daerah Lembaga 2.570.000

RO 001 Pemerintah daerah yang difasilitasi dan dibina tata kelola dan operasional pelabuhan perikanannya

Jumlah pemerintah daerah yang difasilitasi dan dibina tata kelola dan operasional pelabuhan perikanannya

35 Lembaga 2.570.000

(8)

(UNTUK RO) (Rp.000)

Kegiatan (2c) Pengelolaan Perizinan dan Kenelayanan 217.824.000

Sasaran Kegiatan 1 Pengelolaan kenelayanan yang maju dan berdaya saing Persentase pengelolaan kenelayanan yang maju dan berdaya saing

100 persen 2 Pengelolaan perizinan sesuai ketentuan Persentase pengelolaan perizinan berusaha sub sektor

perikanan tangkap sesuai ketentuan

100 persen

3 Pengelolaan sarana pemungutan PNBP pasca produksi Persentase pemenuhan sarana pemungutan PNBP pasca produksi

100 persen

4 Korporasi nelayan yang dikembangkan Jumlah korporasi nelayan yang dikembangkan 1 korporasi

KRO PCA Perizinan Produk Produk 2.000.000

RO 001 Izin alokasi usaha perikanan tangkap (SIUP) yang diterbitkan

Jumlah izin alokasi usaha perikanan tangkap (SIUP) yang diterbitkan

10.000 Produk 2.000.000

KRO ACA Perizinan Produk Produk 2.500.000

RO 001 Izin berusaha sub sektor penangkapan/pengangkutan ikan yang diterbitkan

Jumlah Izin berusaha sub sektor

penangkapan/pengangkutan ikan yang diterbitkan

5.350 Produk 2.500.000

KRO UBA Fasilitasi dan Pembinaan Pemerintah Daerah Daerah (Prov/Kab/Kota) 6.000.000

RO 001 Sistem perizinan pusat-daerah yang terintegrasi Jumlah Provinsi yang terintegrasi dalam sistem perizinan kapal pusat-daerah

34 Provinsi 6.000.000

KRO FBA Fasilitasi dan Pembinaan Pemerintah Daerah Daerah (Prov/Kab/Kota) 1.800.000

RO 001 Provinsi yang difasilitasi tata kelola perizinan perikanan tangkap

Jumlah Provinsi yang difasilitasi tata kelola perizinan perikanan tangkap

34 Provinsi 1.800.000

KRO QDC Fasilitasi dan Pembinaan Masyarakat Orang 5.625.000

RO 001 Bidang tanah nelayan yang difasilitasi sertifikatnya Jumlah bidang tanah nelayan yang difasilitasi sertifikatnya

7.500 Orang 1.125.000 RO 002 Nelayan yang difasilitasi pengembangan usahanya Jumlah nelayan yang difasilitasi pengembangan

usahanya

2.000 Orang 3.000.000 RO 003 Nelayan yang difasilitasi akses pendanaan usahanya Jumlah nelayan yang difasilitasi pendanaan usaha

perikanan tangkap

1.500 Orang 1.500.000

KRO BDC Fasilitasi dan Pembinaan Masyarakat Orang 12.500.000

RO 001 Nelayan yang difasilitasi perlindungannya Jumlah nelayan yang difasilitasi perlindungannya 16.000 Orang 12.500.000

(9)

(UNTUK RO) (Rp.000)

KRO QDD Fasilitasi dan Pembinaan Kelompok Masyarakat Kelompok Masyarakat 12.500.000

RO 001 Kelompok Usaha Bersama yang meningkat kapasitas kelembagaannya

Jumlah Kelompok Usaha Bersama yang meningkat kapasitas kelembagaannya

2.500 Kelompok Masyarakat 1.250.000

RO 002 Kampung nelayan yang difasilitasi penataannya Jumlah kampung nelayan yang difasilitasi penataannya 40 Kelompok Masyarakat 1.250.000 RO 003 Kelembagaan usaha nelayan yang dikembangkan

sebagai korporasi nelayan

Jumlah kelembagaan usaha nelayan yang dikembangkan sebagai korporasi nelayan

1 Kelompok Masyarakat 10.000.000

KRO QEA Bantuan Masyarakat Orang 21.600.000

RO 001 Bantuan Premi Asuransi Nelayan yang disalurkan Jumlah bantuan premi asuransi nelayan yang tersalurkan

120.000 Orang 21.600.000

KRO QEH Bantuan Kelompok Masyarakat Kelompok Masyarakat 8.000.000

RO 001 Kampung nelayan yang ditingkatkan fasilitasnya (Kampung nelayan maju/Kalaju)

Jumlah kampung nelayan yang ditingkatkan fasilitasnya (Kampung nelayan maju/Kalaju)

10 Kelompok Masyarakat 8.000.000

KRO QKA Pemantauan Masyarakat dan Kelompok Masyarakat Laporan 4.575.000

RO 001 Bidang tanah nelayan yang diidentifikasi untuk difasilitasi sertifikatnya

Jumlah bidang tanah nelayan yang diidentifikasi untuk difasilitasi sertifikasinya

7.500 Laporan 1.375.000 RO 002 Kelompok Usaha Bersama yang diidentifikasi untuk

ditingkatkan kapasitas kelembagaannya

Jumlah Kelompok Usaha Bersama yang diidentifikasi untuk ditingkatkan kapasitas kelembagaannya

200 Laporan 650.000 RO 003 Nelayan penerima Bantuan Premi Asuransi Nelayan

yang diidentifikasi

Jumlah nelayan yang diidentifikasi sebagai penerima bantuan premi asuransi nelayan

120.000 Laporan 1.800.000 RO 004 Kelompok Nelayan yang diidentifikasi kampung

nelayannya untuk difasilitasi penataannya

Jumlah Kelompok Nelayan yang diidentifikasi kampung nelayannya untuk difasilitasi penataannya

40 Laporan 750.000

KRO RAL Sarana Bidang Kemaritiman, Kelautan, dan Perikanan Unit 47.224.000

RO 001 Sarana penunjang pemungutan PNBP perikanan tangkap yang disediakan

Jumlah sarana penunjang pemungutan PNBP pasca produksi yang disediakan

400 Unit 47.224.000

(10)

(UNTUK RO) (Rp.000)

Kegiatan (2d) Pengelolaan Sumber Daya Ikan 24.830.000

Sasaran Kegiatan 1 Tata kelola sumber daya ikan di WPPNRI perairan laut yang bertanggung jawab

Persentase pelaksanaan pengelolaan sumber daya ikan di laut pedalaman, teritorial dan perairan kepulauan

80 persen

Persentase pelaksanaan pengelolaan sumber daya ikan di ZEEI dan Laut Lepas

100 pesen

Persentase pemantauan dan analisis pengelolaan sumber daya ikan di WPPNRI

100 persen 2 Produktivitas perikanan perairan darat meningkat Persentase jumlah WPP perairan darat yang dikelola

sumber daya ikannya

57 persen

KRO QGA Tata Kelola Kelembagaan Publik Bidang Ekonomi Lembaga 2.700.000

RO 001 Lembaga Pengelola Perikanan Wilayah Pengelolaan Perikanan Negara Republik Indonesia (WPPNRI) yang operasional

Jumlah Lembaga Pengelola Perikanan Wilayah Pengelolaan Perikanan Negara Republik Indonesia (WPPNRI) yang operasional

11 Lembaga 2.700.000

KRO BGA Tata Kelola Kelembagaan Publik Bidang Ekonomi Lembaga 550.000

RO 001 Lembaga Pengelola Perikanan Wilayah Pengelolaan Perikanan Negara Republik Indonesia di Perairan Darat Yang Terbentuk

Jumlah Lembaga Pengelola Perikanan Wilayah Pengelolaan Perikanan Negara Republik Indonesia di Perairan Darat Yang Terbentuk

14 Lembaga 550.000

KRO PBR Kebijakan Bidang Pertanian dan Perikanan Rekomendasi Kebijakan 7.780.000

RO 001 Rekomendasi kebijakan dari hasil pengolahan dan analisis data Log Book Penangkapan Ikan

Jumlah rekomendasi kebijakan dari hasil pengolahan dan analisis data Log Book Penangkapan Ikan

11 Rekomendasi Kebijakan 1.480.000 RO 002 Rekomendasi Kebijakan Pengelolaan SDI Laut

Pedalaman, Teritorial dan Perairan Kepulauan

Jumlah Rekomendasi Kebijakan Pengelolaan SDI di Laut Pedalaman, Teritorial dan Perairan Kepulauan

3 Rekomendasi Kebijakan 1.000.000 RO 003 Rekomendasi kebijakan dari hasil pengolahan dan

analisis data pemantauan Observer di atas kapal perikanan

Jumlah Rekomendasi kebijakan dari hasil pengolahan dan analisis data pemantauan Observer di atas kapal perikanan

11 Rekomendasi Kebijakan 5.300.000

KRO ABR Kebijakan Bidang Pertanian dan Perikanan Rekomendasi Kebijakan 7.300.000

RO 001 Rekomendasi Kebijakan Pengelolaan SDI Perairan Darat

Jumlah Rekomendasi Kebijakan Pengelolaan SDI Perairan Darat

3 Rekomendasi Kebijakan 2.476.500 RO 002 Rekomendasi Kebijakan Pengelolaan SDI Zona Ekonomi

Eksklusif Indonesia (ZEEI) dan laut lepas

Jumlah Rekomendasi Kebijakan Pengelolaan SDI Zona Ekonomi Eksklusif Indonesia (ZEEI) dan laut lepas

3 Rekomendasi Kebijakan 3.423.500

RO 003 Rekomendasi kebijakan alokasi SDI Jumlah rekomendasi kebijakan alokasi SDI 11 Rekomendasi Kebijakan 1.400.000

KRO QKB Pemantauan Produk Laporan 1.500.000

RO 001 Laporan Data logbook penangkapan Ikan yang dikumpulkan dan diverifikasi

Jumlah Laporan Data Log Book yang dikumpulkan dan diverifikasi

15.000 Laporan 1.500.000

(11)

(UNTUK RO) (Rp.000) KRO RBQ Prasarana Bidang Kemaritiman, Kelautan dan

Perikanan

Unit 5.000.000 RO 001 Prasarana Perikanan Tangkap Perairan Darat yang

Dibangun/Ditingkatkan Fasilitasnya

Jumlah Prasarana Perikanan Tangkap Perairan Darat yang Dibangun/Ditingkatkan Fasilitasnya

2

Unit 2.000.000 RO 002 Prasarana Pemulihan Sumber Daya Ikan Berkelanjutan

yang dibangun

Jumlah Prasarana Pemulihan Sumber Daya Ikan Berkelanjutan yang dibangun

10 Unit 3.000.000

Referensi

Dokumen terkait

KKP, yang merupakan salah satu Unit Pelaksana Teknis (UPT) Kementerian Kesehatan dan berada serta bertanggung jawab kepada Direktorat Jenderal PP dan PL, berperan

Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kelas II Palembang sebagai Unit Pelaksana Teknis (UPT) Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian

(4) Dalam hal jenis PNBP atas pelayanan penggunaan tanah dan/atau bangunan untuk kegiatan perikanan dan menunjang kegiatan perikanan sebagaimana dimaksud dalam

Di dalam Pasal 47 ayat (1) Undang-undang Nomor 9 Tahun 1992 tentang Keimigrasian, menyatakan bahwa selain Penyidik Pejabat Polisi Negara Republik Indonesia, juga Pejabat

Gambar 4.4 Skema pengujian percepatan korosi dengan metode galvanostatic Tahapan selanjutnya adalah menerapkan konsep repairing balok beton bertulang setelah

Secara parsial variabel lahan berpengaruh sangat nyata (highly significant) terhadap produksi pada taraf nyata 1 persen dan benih, tenaga kerja berpengaruh nyata

Faktor yang penting diperhatikan untuk meningkatkan kinerja petani jagung di lahan gambut adalah: peningkatan kompetensi petani, pengoptimalan interaksi petani dengan

Bagian yang dimodifikasi adalah mata pisau sadap dengan cara menambah plat pembatas pada mata pisau sehingga ketebalan sadapan dapat dikontrol dan pelukaan kambium karet