• Tidak ada hasil yang ditemukan

Tabel Daftar Pertanyaan

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "Tabel Daftar Pertanyaan"

Copied!
19
0
0

Teks penuh

(1)

i Lampiran...

Tabel Daftar Pertanyaan Kode Interview Backgrou

nd Educatio

n

Question

IDO 01 Direktur Nasional Anggaran Belanja Negara Kementerian Keuangan RDTL (Sr.Salamão Yaquim)

Strata 1  Selama menjabat sebagai Direktur terkait dengan faktor-faktor yang menentukan cash holding?

 Motif apa saja sehingga terjadinya penentuan cash holding di pemerintah Timor-Leste?

 Bagaimana proses penentuan cash holding di pemerintah Timor- Leste?

 Bagaimana proses perencanaan cash holding di pemerintah Timor- Leste?

 Bagaimana membelanjakan cash holding di pemerintah Timor- Leste?

 Bagaimana spekulasi terhadap penentuan cash holding di pemerintah Timor-Leste?

 Bagaimana menentukan jumlah cash holding tiap trimester I atau 3 bulan tahun pertama?

 Bagaimana proses pencairan cash holding pada trimester II,III dan IV atau trimester selanjutnya?

 Apakah membuat

(2)

ii

pertanggungjawaban ketika pengunaan cash holding?

 Kapan membuat laporan pertanggungjawaban pengunaan cash holding di pemerintah Timor- Leste?

 Apakah pertanggungjawaban ini mempengaruhi proses pencairan cash holding berikutnya? Mengapa

? IDP 02 Direktur

Nasional Pembayaran (Director Pagamento) Kementerian Keuangan (Sr. Rui Magno)

Strata 1  Selama menjadi Direktur terkait dengan Faktor-faktor yang menentukan cash holding?

 Motif apa saja sehingga terjadinya penentuan cash holding di pemerintahan Timor-Leste?

 Bagaimana proses penentuan cash holding di pemerintah Timor- Leste?

 Bagaimana proses perencanaan cash holding di pemerintah Timor- Leste?

 Bagaimana proses pencairan cash holding pada trimester II,III dan IV atau trimester selanjutnya?

 Bagaimana menentukan jumlah cash holding tiap trimester I atau 3 bulan tahun pertama?

(3)

iii Lampiran...

Transkrip Wawancara

Direktur Nasional Anggaran Belanja Negara Kementerian Keuangan RDTL

Nama : Salomão Yaquim Jenis Kelamin : Laki-Laki

Jabatan : Director Nasional Orsamentu, DJFE Ministerio Financas

Pendidikan Terakhir : Strata Satu

Director Nasional Foun ba Orsamentu. Nia mak sei responsavel ba aktividade hotu ralasiona ho elaborasaun, konteudu, akompanhamentu no avaliasaun Orsamentu Jeral Estadu nia. Salomão moris iha Díli, iha loron 31 Julhu 1964. Iha 2010 nia remata nia lisensiatura iha area Ekonomia no Jestaun husi UNPAZ, iha Dili. Salomão iha eisperiensia professional durate tinan 26 iha área orsamental nian. Nia hahu nia karreira nudar funsionariu publiku iha Departamentu Orsamentu iha Distritu Dili, iha 1987, too 1999. Hafoin servisu iha Banku Mundial ba projektu Community Empowerment husi 2000 too 2004 no tuir mai iha ONG nasional Aifunan too 2005, nia tama iha Ministeriu Finansas iha 2006, no tama diretamente iha Diresaun Nasional Orsamentu.

(4)

iv (Wawancara tnggal 21 Januari 2015)

1. Selama menjabat sebagai DirektorNasional Anggaran Belanja Negara Kementerian Keuangan terkait dengan faktor-faktor yang menentukancash holding?

Komentarnya:

a. Perencanaan anggaran

b. Pendistribusian anggaran negara

c. Pemantauan keuangan apakah pendistribusian anggaran sesuai dengan program yang sudah direncanakan atau tidak :

a. Ketika tidak sesuai program yang sudah direncanakan karena kurangnya koordinasi antara kementerian satu dengan yang lain.

d. Menfasilitasi pemerintahan untuk memperkuat politik di negara Timor leste.

2. Motif apa saja sehingga terjadinya penentuancash holding di pemerintah Timor-Leste?

Komentarnya :

a. Belanja bulanan untuk keperluan operasional

b. Berjaga-jaga ketika kunjungan tamu, agar menyediakan snak dan lain-lain

3. Bagaimana proses penentuan cash holding di pemerintah Timor-Leste?

Komentarnya:

(5)

v

a. Proses penentuan merupakan kebijakan dan tidak ditetapkan yaitu per trimester $. 500.00 sehingga jumlah keseluruhan $. 2,000.00 dalam setahun untuk satu direktorat yang sudah terprogram

b. Prosses penentuan ini merupakan banyak sedikitnya pegawai tetapi pegawainya jumlahnya banyak maka lebih dari $. 500.00 per trimester.

4. Bagaimana proses perencanaan cash holding di pemerintah Timor-Leste?

Komentarnya:

a. Setiap tahun ketika merencanakan anggaran tahun berikutnya tetapi berdasarkan laporan penggunaan tahun sebelumnya

b. Berdasarkan perencanaan program dan jumlah pegawai karena setiap tahun ada penambahan staff.

5. Bagaimana membelanjakancash holding di pemerintah Timor-Leste?

Komentarnya:

a. Strategi bendahara karena seorang bendahara lebih mengerti kebutuhan-kebutuhan yang diperlukan serta mengatur belanja berikutnya tetapi koordinasi dengan pimpinan.

b. Karena pembelanjaan berdasarkan jumlah pegawai yang ada

(6)

vi

c. Ketika pembelanjaan persediaan trimester pertama belum habis, kemudian mengajukan pencairan pada tirmester kedua tidak masalah karena ada aturan yang menperbolehkan agar penggunaan tetap 25% tiap trimester.

6. Bagaimana spekulasi terhadap penentuan cash holding di pemerintah Timor-Leste?

Komentarnya :

a. Dengan pengalokasian tersebut agar digunakan sesuai program atau keperluan guna menggantisipasi keperluan yang lain karena adanya keinginan untuk mendapat keuntungan dari program yang tidak terencana.

b. Sebagai pimpinan mempunyai rencana penentuan tersebut serta memprediksi penggunaannya cash holding agar akhir periode ada sisa penggunaan dan menjadi keuntungan dari kepemimpinan saya.

7. Bagaimana menentukan jumlah cash holding tiap trimester I atau 3 bulan tahun pertama?

Komentarnya :

a. Penentuan jumlah cash holding tiap trimester adalah 25%

dengan nilai $. 500.00 per trimester, setelah menggunakan membuat laporan pertanggungjawaban sebagai ukuran pada pencairan trimester berikutnya tetapi biasanya trimester pertama pencairan terlambat karena presiden

(7)

vii

republik belum menyetujui, padahal parlamen sudah mengesahkan.

b. Untuk mengisi keterlambatan pencairan maka sisa tahun sebelumnya dipersiapkan agar digunakan awal tahun atau trimester pertama, supaya kegiatan operasional tidak fakum.

c. Ketika presiden republik sudah menyetujui anggaran negara maka proses pencairan sesuai program masing- masing kementerian yang direncanakan.

8. Bagaimana proses pencairan cash holding pada trimester II,III dan IV atau trimester selanjutnya?

Komentarnya :

a. Proses pencairan trimester selanjutnya berdasarkan penggunaan trimester pertama melalui hasil laporan trimester tersebut dengan 25%. Karena tiap trimester besarnya 25% dari setahun untuk keseluruhan kementerian.

b. Penggunaan cash holding atau fundu maneu (FM), untuk kebutuhan operasional rutin tiap kantor pemerintahan untuk menfasilitasi para pegawai seperti makanan ringan, minuman air mineral dan lain-lain.

9. Apakah membuat pertanggungjawaban ketika pengunaan cash holding?

Komentarnya :

(8)

viii

a. Setelah menggunakan harus membuat laporan pertanggungjawaban sebab ini merupakan kriteria dan peraturan berlaku pada semua kementerian yang belum membuat laporan tetapi ada peluang untuk bisa melengkapi laporan-laporannya.

b. Laporan pertanggungjawaban tiap kementerian yang belum dilaporkan merupakan proses keterlambatan pencairan berikutnya.

c. Laporan pertanggungjawaban keseluruhan tiap kementerian mencapai 100% dalam setahun.

d. Laporan pertanggungjawaban sudah dipersiapkan sebelum akhir tahun dan paling lambat tanggal 15 awal tahun berikutnya.

e. Laporan pertanggungjawaban ini terpusat di Direktorat Jenderal Bendahara kementerian keuangan dan dipertanggungjawabkan di parlemen.

10. Kapan membuat laporan pertanggungjawaban pengunaan cash holding di pemerintah Timor-Leste?

Komentarnya :

a. Laporan pertanggungjawaban dibuat tiap trimester dan setiap akhir periode untuk per direktorat dan direkap menjadi satu laporan kementerian.

b. Laporan pertanggungjawaban tiap kementerian terpusat di direktorat bendahara kementerian keuangan kemudian direkap menjadi laporan pertanggungjawaban pemerintah

(9)

ix

yang akan dipertanggungjawabkan di depan parlamen pada akhir periode.

11. Apakah pertanggungjawaban ini mempengaruhi proses pencairan cash holding berikutnya? Mengapa ?

Komentarnya:

a. Pertanggungjawaban mempengaruhi proses pencairan berikutnya karena sebagai ukuran penggunaan dari trimester pertama sampai akhir periode sesuai dengan perencanaan atau tidak.

b. Dengan pertanggungjawaban ini bisa menilai penggunaan tiap kementerian, dan kementerian mana yang menggunakan sesuai program dan persentasinya mencapai 25% dan kementerian mana yang tidak mencapai 25%

dalam satu periode.

c. Penggunaan tidak sesuai program dan tidak mencapai 25% dalam satu periode maka mempengaruhi pencairan trimester berikutnya karena penggunaan tidak mencapai standar yang ditetapkan.

(10)

x Lampiran...

Transkrip Wawancara

Direktura Nasional Todo o Governo – Kementerian Keuangan RDTL

Nama : Regina da Conceição Martins Costa Jenis Kelamin : Perempuan

Jabatan : Directora Nasional Todo o Governo, DJFE Ministerio Financas

Pendidikan Terakhir : Strata Dua

Directora Nasional Foun ba Todo o Governo. Nia mak sei responsável atu jere verba hotu nebee aloka iha Orsamentu Jeral Estadu ba Todo o Governo nia, nebee inklui, maibe la-os deit, pagamentu pensoens ba eis-titulares no membrus orgauns soberania no uzu Reserva Kontinjensia. Regina moris iha Baucau iha loron 3 Outubru 1968. Iha 2012 nia hasai Mestradu iha area Jestaun Rekursus Humanus husi Universidade Gajayana Malang, Indonesia. Iha 1996 nia hasai lisensiatura iha area Jestaun Publika husi Universidade Timor Timur, Dili. Regina iha eisperiensia professional durante tinan 20 iha sektor publiku no hahu nia servisu iha Departamentu Finansas distritu Dili iha 1993. Entre 2006 too 2007 nia responsavel ba verifikasaun grandes projektus nebee finansia husi Trust Fund. Entre tinan 2009 too 2012 nia sai verifikadora no responsavel ba aprovasaun pagamentu sira husi sistema FreeBalance ba Ministeriu hotu no ajensias autonomas.

(11)

xi (wawancara tanggal 20 Januari 2015)

1. Selama menjabat sebagai Direktur terkait dengan faktor- faktor yang menentukan cash holding?

Komentarnya:

a. Berdasarkan keputusan hukum pemerintah RDTL, Bab III, pasal 19 mengenai penggunaan cash holding (Fundu maneiu).

b. Cash holding di pemerintah adalah otonomi.

c. Cash advans (memajukan kas) pada kegiatan yang terencana.

d. Perencanaan kegiatan yang terprogram

e. Tidak melakukan pembayaran jasa profesional dan sumbangan

2. Motif apa yang menentukan terjadinya cash holding di pemerintah Timor-Leste?

Komentarnya:

a. Kebutuhan mendadak b. Transaksi keperluan rutin

3. Bagaimana menentukan jumlah cash holding tiap trimester I atau 3 bulan tahun pertama?

Komentarnya:

a. Penentuan cash holding trimester untuk tiap direktorat kementerian sebesar $. 500.00 per trimester

b. Penentuan cash holding trimester tergantung pada jumlah pegawai di masing-masing di rektorat kementerian

(12)

xii

c. Tiap direktorat pengalokasian sebesar $. 500.00 per trimester untuk semua kementerian

4. Bagaimana proses pencairan cash holding di pemerintah Timor-Leste?

Komentarnya:

a. Melalui CPV, Payment request, tesoureiro, staff keuangan

b. Berdasarkan program yang direncanakan tiap kementerian

5. Bagaimana proses pencairan cash holding pada trimester II,III dan IV atau trimeste selanjutnya?

Komentarnya:

a. Trimester pertama dari bulan januari – maret dan laporan pertanggungjawabannya tanggal 15 april

b. Pencairan Trimester kedua setelah pertanggungjawaban trimester pertama

6. Bagaimana membelanjakancash holding pada trimeste I ketika proses pencairan terlambat?

Komentarnya:

a. Tergantung manajemen belanja

b. Transaksi sesuai kebutuhan yang diperlukan

c. Berjaga-jaga ketika pencairan trimester berikut belum cair

d. Membuat laporan pertanggungjawaban.

(13)

xiii Lampiran...

Transkrip Wawancara

Direktor Nasional Pagamentus Kementerian Keuangan RDTL

Nama : Rui Magno

Jenis Kelamin : Laki-Laki

Jabatan : Director Nasional Pagamentus, DJT Ministerio Financas

Pendidikan Terakhir : Strata Satu

Diretor Nasional Foun ba Pagamentus. Nia mak sei responsavel ba kordenasaun relasiona ho pagamentu despezas publikas no movimentasaun operasoens tesouru nian. Rui moris iha Beco, Suai, iha loron 6 Janeiro 1972. Iha 2010, nia remata nia Bacharelato iha area Jestaun Finanseira iha STIE, Malangkucawara, Malang, Indonesia. Iha 1999 nia sai finalista ba lisensiatura iha Ekonomia iha Fakuladde Ekonomia Universidade Katolik Parahyangan, Bandung, Indonesia. Rui iha eisperiensia professional durante tinan 13 no hahu servisu nudar asesor ba ONG internasional Adra (Japao) iha 2000. Nia tama iha Ministeriu Finansas iha 2003 hahu servisu nudar tekniku finansas iha Departamentu Ezekusaun Orsamental. Durante periodu Novembru 2011 too Janeiru 2012 nia assume kargu nudar Direktur Nasional Substitutu Tesouru nian. Hahu 2012 nia assume kargu hanesan Xefe Departamentu Jestaun Follas

(14)

xiv

Pagamentu (pay roll). Durante tinan 2012, nia hanorin materia konaba Komportamentu Konsumidor iha Fakuldade Ekonomia UNTL nian.

(wawancara tanggal 2Pebruari 2015)

1. Faktor-faktor yang menentukan cash holding?

Komentarnya:

b. Kebutuhan operasional sesuai program tiap kementerian c. Berdasarkan perencanaan tiap kementerian

d. Pendistribusian cash holding ke tiap kementerian berdasarkan program

e. Pemantauan penggunaan keuangan yang dialokasikan 2. Motif apa saja sehingga terjadinya penentuan cash holding di

pemerintahan Timor-Leste?

Komentarnya:

a. Transaksi untuk kebutuhan kecil-kecilan b. Jaga-jaga untuk bantuan kepada masyarakat

3. Bagaimana proses penentuan cash holding di pemerintah Timor-Leste?

Komentarnya :

a. Tergantung kebutuhan tiap kementerian sebab jumlah direktorat banyak maka cash holding yang di alokasikan juga besar nilainya.

b. Proses penentuan merupakan kebijakan dan tidak ditetapkan yaitu per trimester $. 500.00 sehingga jumlah

(15)

xv

keseluruhan $. 2,000.00 dalam setahun untuk satu direktorat yang sudah terprogram

c. Prosses penentuan ini merupakan banyak sedikitnya pegawai tetapi pegawainya jumlahnya banyak maka lebih dari $. 500.00 per trimester.

4. Bagaimana proses perencanaan cash holding di pemerintah Timor-Leste?

Komentarnya :

a. Berdasarkan kegiatan tiap kementerian

b. Setiap tahun pada saat menyusun anggaran tahun berikutnya

c. Berdasarkan perencanaan program dan jumlah pegawai 5. Bagaimana proses pencairan cash holding pada trimester II,III

dan IV atau trimester selanjutnya?

Komentarnya:

a. Berdasarkan program b. Menyiapkan CPV c. Payment Request d. Tesoureiro

e. Pessoal request ( staff keuangan)

f. Berdasarkan penggunaan trimester pertama karena tiap trimester 25%

g. Setelah mempertanggungjawabkan trimester pertama 6. Bagaimana menentukan jumlah cash holding tiap trimester I

atau 3 bulan tahun pertama?

(16)

xvi Komentarnya:

a. Tiap kementerian menentukan tetapi berdasarkan aturan yang disepakati

b. Pengambilan cash holding untuk kegiatan satu bulan dan di distrito yang setiap trimester

c. Cash holding didalam laporan keuangan negara tertera pada barang dan jasa ( Bens e servicos).

(17)

xvii

Summary of Advances, FY 2011 (As of 23 May 2012 )

N O

Line Item Advance Amount - US Dollar % of acqu itted adva

nces

% of outst

andi ng adva

nce Code Description Total

advance

Total acquitted

advance

Total outstandin g Advance

1 7400 Petty Cash 5.304.922,87 5.260.465,46 44.457,41 99,16 0,84 2 1400 District Imprest

Advance 20.099.918,47 19.551.922,42 547.996,05 97,27 2,73 3 6253

OverseasTravel - Member Gov.Advance.

1.108.853,76 1.005.853,73 103.000,03 90,71 9,29

4 6256

OverseasTravel - Officials- Advance

116.041,80 108.760,01 7.281,79 93,72 6,28

5 6259

Overseas Travel-Others- Advance

43.497,51 35.754,60 7.742,91 82,20 17,80

6 7600

Goods &

Services Embassy Advance

1.421.050,00 1.236.700,32 184.349,68 87,03 12,97

7 8050

Minor Capital Embasy Advance

283.000,00 163.769,98 119.230,02 57,87 42,13

8 7215

Current Transfers Personal Benefit

39.004.079,00 38.841.470,24 162.608,76 99,58 0,42

9 7225

Current Transfers Public Grants

2.830.452,50 2.747.012,00 83.440,50 97,05 2,95

11 7450 Extraordinary

Cash Advance 40.470,00 40.470,00 - 100,0

0 0,00 12 9501

Advance Capital Dev.

Others

58.082,18 58.082,18 - 100,0

0 0,00

$ 70.310.368,09

$ 69.050.260,94

$

1.260.107,15 98,21 1,79

Sumber : MoF

(18)

xviii

Summary of Advances, FY 2012 (As of 16 May 2013 )

N O

Line Item Advance Amount - US Dollar

% of acqu itted adva nces

% of out sta ndi ng adv anc e Code Description Total

advance

Total acquitted

advance

Total outstandi

ng Advance

1 7400 Petty Cash 2.304.055,56 2.296.644,53 7.411,03 99,68 0,32 2 1400 District Imprest

Advance 36.806.679,10 36.326.054,31 480.624,79 98,69 1,31 3 6253

OverseasTravel - Member Gov.Advance.

1.346.399,29 1.345.043,41 1.355,88 99,90 0,10

4 6256 OverseasTravel -

Officials-Advance 64.665,75 64.665,75 - 100,0 0 0,00 5 6259 Overseas Travel-

Others-Advance 168.281,00 167.581,00 700,00 99,58 0,42 6 7600 Goods & Services

Embassy Advance 3.837.035,07 3.550.098,94 286.936,13 92,52 7,48 7 8050 Minor Capital

Embasy Advance 137.233,80 131.715,90 5.517,90 95,98 4,02 8 7215 Current Transfers

Personal Benefit 22.564.941,40 22.428.575,99 136.365,41 99,40 0,60 9 7225 Current Transfers

Public Grants 4.150.883,40 3.902.801,84 248.081,56 94,02 5,98 10 7450 Extraordinary

Cash Advance 74.240,00 73.528,00 712,00 11 6303 Advance Training

& Workshop 4.845,00 4.845,00 - 100,0

0 0,00 12 9501 Advance Capital

Dev. Others 70.827,00 70.827,00 -

$ 71.530.086,37

$ 70.362.381,67

$ 1.167.704,7

0

98,37 1,63

Sumber : MoF

(19)

xix

Summary of Advances, FY 2013 (As of 31 August 2014)

N O

Line Item Advance Amount - US Dollar

% of acqu itted adva nces

% of out sta ndi ng adv anc e Code Description Total

advance

Total acquitted

advance

Total outstan

ding Advanc

e

1 7400 Petty Cash 1.132.026,00 1.131.210,59 815,41 99,93 0,07 2 1400

District Imprest

Advance 45.867.564,43

45.705.056,6 9

162.507,7

4 99,65 0,35

3 6253

OverseasTravel - Member

Gov.Advance. 2.509.195,47 2.485.612,79 23.582,68 99,06 0,94 4 6256

OverseasTravel -

Officials-Advance 193.451,82 181.399,82 12.052,00 93,77 6,23 5 6259

Overseas Travel-

Others-Advance 449.212,00 438.712,00 10.500,00 97,66 2,34 6 7600

Goods & Services

Embassy Advance 4.171.381,77 3.848.665,37

322.716,4

0 92,26 7,74 7 8050

Minor Capital

Embasy Advance 949.668,83 571.626,68

378.042,1

5 60,19 39,8

1 8 7215

Current Transfers

Personal Benefit 13.228.988,75

13.139.414,2

5 89.574,50 99,32 0,68 9 7225

Current Transfers

Public Grants 7.539.425,35 7.483.102,24 56.323,11 99,25 0,75 10 7222

Advances for

Foreign Travel 222.165,00 222.165,00 -

100,0 0 0,00 11 7235

Advance Public

Grant Capital 24.800,00 24.800,00 -

100,0 0 0,00 12 7450

Extraordinary Cash

Advance 2.500,00 2.500,00 -

100,0 0 0,00 13 6303

Advance Training

& workshops 6.851,50 6.851,50 -

100,0 0 0,00 14 9501

Advance Capital

Dev. Others 7.040,00 - 7.040,00 0,00

100, 00 76.304.270,92

75.241.116,9 3

1.063.153,

99 98,61 1,39

Sumber : MoF

Gambar

Tabel Daftar Pertanyaan   Kode   Interview  Backgrou

Referensi

Dokumen terkait

Penelitian sebelumnya, penambahan sari jeruk nipis dalam ransum ayam Pelung sebanyak 1-3 ml/hari terbukti dapat memperlambat laju digesta, meningkatkan kecernaan

Segala puji bagi Allah SWT yang telah memberikan nikmat, rahmat,dan hidayah-Nya tidak ketinggalan Shalawat dan salam selalu kita limpahkan kepada junjungan kita Nabi

Untuk itu sebagai hipotesis saya bahwa ritus ‘haji bawakaraeng’ yang menjadi contoh konkrit atas fenomena agama yang ada merupakan suatu tindakan kultural

Petunjuk Teknis Pengelolaan Bantuan Pemerintah Pembangunan Cold Storage Tahun 2017 sebagaimana dimaksud dalam Pasal 1 digunakan sebagai pedoman bagi satuan kerja

Distribusi vegetasi bakau di Pulau Saparua secara umum terkonsentrasi pada tiga wilayah pesisir yaitu (1) pesisir pantai utara atau sepanjang pesisir Teluk Tuhaha meliputi

Di dalam hati, vena porta bercabang- cabang seperti arterinya dan berakhir sebagai pembuluh-pembuluh seperti pada kapiler yang disebut sinusoid, dari sini darah

Menderita suatu gangguan kepribadian mungkin merupakan suatu determinan perilaku bunuh diri dalam beberapa cara : dengan mempredisposisikan pada gangguan mental berat

Hasil penelitian menunjukan, bahwa Pelayanan Kesehatan Kepada Masyarakat di Puskesmas Segiri Kelurahan Sidodadi Kecamatan Samarinda Ulu Prosedur pelayanan cukup mudah