4. PENGUJIAN SISTEM
Pada bab ini akan dibahas mengenai hasil pengujian terhadap program yang telah dibuat. Pengujian dilakukan terhadap kendaraan yang memiliki warna berbeda, mulai dari terang sampai gelap. Dalam pengujian ini juga dilakkukan pengujian performa dari penghitungan kepadatan arus lalu lintas.
4.1. Pengujian Warna Kendaraan
Pengujian dilakukan terhadap file video TOL_1MPG.mpg dengan durasi 2 menit 21 detik yang direkam pada tanggal 30 Mei 2003 jam 15.00 WIB pada ruas tol Waru-Perak. Video ini berisikan kendaraan yang melewati ruas tersebut dengan berbagai variasi warna kendaraan. Di sini akan diuji apakah system dapat mendeteksi kendaraan dengan variasi warna.
Dalam pengujian ini digunakan setting sebagai berikut:
Nama File = TOL_1MPG.mpg Threshold = 200000;
ROI width = 25;
ROI height = 25;
ROI X = 25;
ROI Y = 25;
Berbagai hasil uji dengan variasi warna kendaraan dapat dilihat pada gambar 4.1 sampai dengan gambar 4.12.
Gambar 4.1. Kendaraan Besar, Warna Coklat
Gambar 4.2. Kendaraan Besar, Warna Kuning
37
Gambar 4.3. Kendaraan Besar, Warna Krem
Gambar 4.4. Kendaraan Besar, Warna Putih
Gambar 4.5. Kendaraan Besar, Warna Biru Muda
Gambar 4.6. Kendaraan Besar Warna Hijau
39
Gambar 4.7. Kendaraan Besar, Warna Merah
Gambar 4.8. Kendaraan Kecil, Warna Hijau
Gambar 4.9. Kendaraan Kecil, Warna Putih
Gambar 4.10. Kendaraan Kecil, Warna Hitam
41
Gambar 4.11. Kendaraan Kecil, Warna Biru
Gambar 4.12. Kendaraan Kecil, Warna Biru Muda
Dari hasil pengujian warna kendaraan yang dilakukan dapat dibuat tabel sebagai berikut :
Tabel 4.1 Pengujian Warna Kendaraan
Jenis Kendaraan Warna Kendaraan Terhitung Hasil
Besar Coklat 1 Benar
Besar Kuning 1 Benar
Besar Krem 1 Benar
Besar Putih 1 Benar
Besar Biru Muda 1 Benar
Besar Hijau 1 Benar
Besar Merah 1 Benar
Kecil Hijau 1 Benar
Kecil Putih 1 Benar
Kecil Hitam 1 Benar
Kecil Biru 1 Benar
Kecil Biru Muda 1 Benar
Dari pengujian terhadap variasi warna kendaraan terlihat bahwa sistem dapat mendeteksi kendaraan yang melewati detection window secara benar, meskipun warna kendaraan tersebut gelap yang nilai pixelnya kecil. Kendaraan warna gelap tersebut masih terdeteksi karena yang diproses hanyalah sebatas detection window, sehingga apabila dikurangi dengan backgroundnya dan dikuadratkan, kendaraan tersebut masih memuliki jumlah nilai pixel yang tinggi.
4.2. Pengujian Performa
Pengujian performa dilakukan dengan menghitung kepadatan arus kendaraan berdasarkan kondisi gambar video yang berbeda-beda. Berikut ini adalah seting yang digunakan :
ROI X = 50 ROI Y = 100 ROI Height = 50 ROI Width = 100 Threshold = 1000000
Pemilihan nilai threshold berdasarkan gambar 4.13 yang diperoleh dari hasil percobaan pada file tol.mpg. Setiap peak atau puncak yang tergambar menwakili satu kendaraan.
43
0 2000000 4000000 6000000 8000000 10000000 12000000 14000000 16000000 18000000
0 50 100 150 200 250 300
frames
NSSD
Gambar 4.13(a). Grafik NSSD Pada Pengujian Performa Sebelum Filtering
0 1000000 2000000 3000000 4000000 5000000 6000000 7000000 8000000 9000000 10000000 11000000 12000000 13000000 14000000 15000000 16000000 17000000
0 5 0 100 150 200 250 300 350 400 450 500
Gambar 4.13(b). Grafik NSSD Pada Pengujian Performa Setelah Filtering
4.2.1. Pengujian Performa Pada Kondisi Terang
Rekaman video pada pengujian ini diambil pada tanggal 2 Juni 2003 pada jam 08.15 WIB di ruas tol Perak-Waru.
Nama file : tol.mpg Interval : 80 detik
Jumlah kendaraan sebenarnya pada jalur 1 adalah 45 kendaraan.
Gambar 4.14 Kondisi Terang, Jumlah Nol Kendaraan
Gambar 4.15 Kondisi Terang, Jumlah 6 Kendaraan Jumlah pixel pada frame Jumlah pixel pada background Nilai NSSD
Jalur 1 Jalur2
45
Gambar 4.16. Kondisi Terang, Jumlah 12 Kendaraan
Gambar 4.17 Kondisi Terang, Jumlah 18 Kendaraan
Gambar 4.18. Kondisi Terang, Jumlah 19 Kendaraan
Gambar 4.19. Kondisi Terang, Jumlah 43 Kendaraan
Dari pengujian performa terhadap kondisi terang diperoleh data sebagai berikut : Tabel 4.2 Hasil Pengujian Performa Pada Kondisi Terang
Jumlah Sebenarnya
Jumlah Terhitung
Keberhasilan (%) Jumlah Kendaraan
(n kendaraan) 45 43 95,55
Kepadatan
(kendaraan/menit) 33,75 32 94,81
47
4.2.2. Pengujian Performa Pada Kondisi Berawan Nama file : berawan.mpg
Interval : 80 detik
Gambar 4.20. Kondisi Berawan, Jumlah Nol Kendaraan Nol
Gambar 4.21. Kondisi Berawan, Jumlah 9 Kendaraan
Gambar 4.22. Kondisi Berawan, Jumlah 12 Kendaraan
Gambar 4.23. Kondisi Berawan, Jumlah 23 Kendaraan
49
Gambar 4.24. Kondisi Berawan, Jumlah 27 Kendaraan
Gambar 4.25. Kond isi Berawan, Jumlah 33 Kendaraan
Dari pengujian performa pada kondisi berawan diperoleh data sebagai berikut:
Tabel 4.3 Hasil Pengujian Performa Pada Kondisi Berawan Jumlah
Sebenarnya
Jumlah Terhitung
Keberhasilan (%) Jumlah Kendaraan
(n kendaraan) 41 34 82,92
Kepadatan
(kendaraan/menit) 30,75 25 81,30
Dalam kondisi berawan, kemampun sistem yang berkurang disebabkan kondisi
bernilai sangat kecil. Selain itu background yang digunakan adalah background dalam kondisi terang. Sehingga hasil NSSD dari frame input tersebut tidak memenuhi nilai threshold.
4.2.3. Pengujian Performa Pada Kondisi Bernoise Rendah Nama file : noise_rendah.mpg
Interval : 80 detik
Gambar 4.26. Kondisi Noise Rendah, Jumlah Nol Kendaraan
Gambar 4.27. Kondisi Noise Rendah, Jumlah 6 Kendaraan
51
Gambar 4.28. Kondisi Noise Rendah, Jumlah 10 Kendaraan
Gambar 4.29. Kondisi Noise Rendah, Jumlah 18 Kendaraan
Gambar 4.30. Kondisi Noise Rendah, Jumlah 25 Kendaraan
Gambar 4.31. Kondisi Noise Rendah, Jumlah 34 Kendaraan
Dari pengujian performa pada kondisi noise rendah diperoleh data sebagai berikut:
Tabel 4.4 Hasil Pengujian Performa Pada Kondisi Noise Rendah Jumlah
Sebenarnya
Jumlah Terhitung
Keberhasilan (%) Jumlah Kendaraan
(n kendaraan) 38 34 89,47
Kepadatan
(kendaraan/menit) 28,5 25 87.72
53
4.2.5. Pengujian Performa Pada Kondisi Bernoise Tinggi Nama file : noise_tinggi.mpg
Interval : 80 detik
Gambar 4.32. Kondisi Noise Tinggi, Jumlah Nol Kendaraan
Gambar 4.33. Kondisi Noise Tinggi, Jumlah 4 Kendaraan
Gambar 4.34. Kondisi Noise Tinggi, Jumlah 9 Kendaraan
Gambar 4.35. Kondisi Noise Tinggi, Jumlah 17 Kendaraan
55
Gambar 4.36. Kondisi Noise Tinggi, Jumlah 19 Kendaraan
Gambar 4.37. Kondisi Noise Tinggi, Jumlah 22 Kendaraan
Dari pengujian performa pada kondisi noise tinggi diperoleh data sebagai berikut:
Tabel 4.5 Hasil Pengujian Performa Pada Kondisi Noise Tinggi Jumlah
Sebenarnya
Jumlah Terhitung
Keberhasilan (%) Jumlah Kendaraan
(n kendaraan) 36 43 80,55
Kepadatan
(kendaraan/menit) 27 32 81,48
Hasil keseluruhan dari pengujian performa dapat dilihat pada tabel 4.6 dan tabel 4.7 di bawah ini.
Tabel 4.6 Hasil Pengujian Performa Penghitungan Kendaraan No. Kondisi
Jumlah Sebenarnya (n kendaraan)
Jumlah Terhitung (n kendaraan)
Tingkat Keberhasilan
(%)
1 Terang 45 43 95,55
2 Berawan 41 34 82.92
3 Noise Rendah 38 34 89,47
4 Noise Tinggi 36 43 80,55
Tabel 4.7 Hasil Pengujian Performa Kepadatan Lalu Lintas No. Kondisi
Kepadatan Sebenarnya (kendaraan/menit)
Kepadatan Terhitung (kendaraan/menit)
Tingkat Keberhasilan
(%)
1 Terang 33,75 32 94,81
2 Berawan 30,75 25 81,30
3 Noise Rendah 28,5 25 87,72
4 Noise Tinggi 27 32 81,48
Hanya pada kondisi terang saja, sistem mencapai tingkat keberhasilan lebih dari 90 %. Hal ini dikarenakan background yang digunakan adalah background dalam kondisi terang. Pada kondisi berawan, sistem mengalami penurunan tingkat keberhasilan sekitar 20%, intensitas cahaya merupakan faktor penyebabnya. Sistem masih dapat bekerja dengan baik pada kondisi bernoise rendah yang mencapai tingkat keberhasilan sekitar 87 %. Meskipun dalam kondisi bernoise tinggi, sistem masih mampu melakukan penghitungan dengan tingkat keberhasilan yang memuaskan yakni sekitar 80 % lebih. Secara keseluruhan, sistem bekerja dengan baik yang dibuktikan dengan tingkat keberhasila n lebih dari 80%.