• Tidak ada hasil yang ditemukan

Morning Update. Global Market Wrap. Technical Ideas. Indo Premier Sekuritas Daily Research Indonesia. 5 November 2021

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Morning Update. Global Market Wrap. Technical Ideas. Indo Premier Sekuritas Daily Research Indonesia. 5 November 2021"

Copied!
5
0
0

Teks penuh

(1)

Indo Pr emie r Seku ritas | D ail y Rese ar ch | In do ne si a

Refer to Important disclosures on the last of this report

Global Market Wrap

Pada perdagangan kemarin indeks di bursa Wall Street ditutup bervariasi, Dow Jones terkoreksi tipis sedangkan S&P500 dan Nasdaq kembali melanjutkan penguatannya. Pernyataan Bank Sentral Amerika yang masih akan bersabar/tidak terburu-buru untuk menaikan suku bunga acuan dan data ekonomi yang lebih baik dari perkiraan berhasil menjadi sentimen positif di pasar.

Sebelumnya Bank Sentral Amerika memutuskan untuk memulai mengurangi program pembelian obligasi dengan jumlah pengurangan US$15 miliar setiap bulannya. Keputusan tersebut memberikan sinyal bahwa ekonomi Amerika saat ini dalam posisi cukup kuat untuk menghadapi pengurangan kebijakan moneter longgar secara bertahap. Bank Sentral Amerika juga kembali menegaskan tidak akan terburu-buru untuk menaikan suku bunga acuan meskipun pengurangan pembelian obligasi tersebut selesai dilaksanakan tahun depan.

Sementara itu klaim pengangguran mingguan yang berakhir pada tanggal 30 Oktober tercatat hanya sebanyak 269,000, merupakan klaim terendah sejak pandemi covid19 dan lebih baik dari konsensus Dow Jones di level 275,000. Solidnya klaim pengangguran mingguan tersebut membangun optimisme investor menjelang pengumuman data nonfarm payroll Oktober yang diharapkan akan membukukan penambahan pekerja sebanyak 450,000 naik dari sebelumnya di September 194,000.

Dow Jones melemah -33 poin (-0,09%) pada level 36,124

S&P 500 menguat +19 poin (+0.42%) pada level 4,680

Nasdaq naik +129 poin (+0.81%) pada level 15,940

EIDO terkoreksi -0.12 poin (-0.51%) pada level 23.35

Technical Ideas

Menguatnya mayoritas indeks di bursa Wall Street seiring solidnya data klaim pengangguran mingguan dan sesuai ekspektasinya keputusan The Fed terkait tapering diprediksi akan menjadi sentimen positif di pasar.

Sementara itu terkoreksinya beberapa harga komoditas akan menjadi sentimen negatif untuk indeks harga saham gabungan. Investor juga akan menunggu data pertumbuhan ekonomi Indonesia di 3Q21 yang menurut konsensus akan tumbuh +3,88% yoy. IHSG diprediksi akan bergerak bervariasi cenderung menguat dengan support di level 6,545 dan resistance di level 6,625.

Stocks

JSMR (Buy). Support: Rp4,230, Resist: Rp4,370

WIKA (Buy). Support: Rp1,275, Resist: Rp1,325

BRIS (Buy on Weakness). Support: Rp2,040, Resist: Rp2,120

SCMA (Buy on Weakness). Support: Rp414, Resist: Rp430

Items Avg 2020 Terakhir H-1

Nilai transaksi (Rp miliar) 8,849.9 15,408.8 17,077.1

Volume transaksi (jt shm) 7,609.8 9,929.5 9,586.7

Net asing (Rp miliar) -197.6 315.8 159.0

Net asing (jt shm) -313.0 106.8 591.9

Kapitalisasi pasar (Rp tn) 6,071.3 6,323.9 6,290.9

Sektoral

Index Penutupan 1 year

return 1 day

return YTD return

Technology 9,324 N/A 0.4% N/A

Financials 1,535 N/A 0.3% N/A

Healthcare 1,413 N/A -0.2% N/A

Basic Material 1,209 N/A 1.1% N/A

Transportation & Log 1,263 N/A 3.0% N/A

Industrials 1,062 N/A 0.6% N/A

Infrastructur 979 N/A 0.6% N/A

Property 877 N/A 0.1% N/A

Energy 1,006 N/A 2.2% N/A

Consumer Cycl 863 N/A 0.8% N/A

Consumer Non-Cyclica 690 N/A 0.4% N/A

Index Negara Penutupan 1 year

return 1 day

return YTD return

JCI Indonesia 6,586 25.2% 0.5% 10.2%

FSSTI Singapura 3,220 28.0% -0.4% 13.2%

KLCI Malaysia 1,531 4.6% -0.4% -5.9%

SET Thailand 1,626 28.6% 0.9% 12.2%

KOSPI Korsel 2,983 23.6% 0.3% 3.2%

SENSEX India 60,068 45.3% 0.5% 25.8%

HSI Hongkong 25,225 -1.8% 0.8% -7.4%

NKY Jepang 29,794 23.6% 0.9% 8.1%

AS30 Australia 7,746 22.1% 0.4% 13.6%

IBOV Brasil 103,412 2.6% -2.1% -13.1%

DJI Amerika 36,124 27.2% -0.1% 18.0%

SX5P Eropa 3,751 29.0% 0.4% 20.7%

UKX Inggris 7,280 23.3% 0.4% 12.7%

Closing

US$ +/- % chg

TLKM 25.84 1,847.3 -0.04 -0.15%

TINS 0.099 1,411.7 0.00 2.40%

*Rp/US$ 14,298

Items

Interest Inflation

Deposito IDR 3 bln 3.48%

Kredit Bank IDR 12.17%

BI 7-Days RR 3.50% 1.66%

Fed Funds Target 0.25% 5.40%

ECB Main Refinancing 0.00% 4.10%

Domestic Yen Interest Call -0.03% 0.20%

Penutupan Ret 1 year

(%) +/- Ret 1 day (%) Minyak WTI US$/ bbl 78.8 103.2% -2.1 -2.54%

CPO RM/ ton 5,446.0 62.4% 46.0 0.85%

Nikel US$/ ton 19,224 25.6% -39.0 -0.20%

Timah US$/ ton 37,457 105.8% -833.0 -2.18%

Emas US$/tr. oz 1,792.0 -8.1% 22.2 1.25%

Batu Bara US$/ ton 154.3 154.5% -3.3 -2.06%

Tepung Terigu US$/ ton 146.5 -7.0% 8.1 5.84%

Jagung US$/bushel 5.3 37.0% 0.0 -0.19%

Kedelai US$/bushel 12.2 12.6% -0.2 -1.73%

Tembaga US$/ton 9,699.0 42.0% 50.5 0.52%

Sumber : Bloomberg

-5.15%

-4.10%

-0.23%

Indeks Saham

Suku Bunga & Inflasi

Daily IDR

Harga Komoditas Dual Listing (US$)

Real interest rate Latest

1.84%

(2)

Indo Pr emie r Seku ritas | D ail y Rese ar ch | In do ne si a

Refer to Important disclosures on the last of this report ETF

XISC (Buy). Support Rp726, Resist: Rp742

XISI (Buy). Support: Rp336, Resist: Rp344

XPES (Buy). Support: Rp380, Resist: Rp386

News Highlight

PT Adaro Energy Tbk (ADRO) sudah menyiapkan sejumlah strategi untuk mengantisipasi rencana pemerintah yang berniat mencapai neutral carbon pada tahun 2060 mendatang.

Seperti diketahui, salah satu strategi yang dilakukan pemerintah Indonesia adalah rencana pensiun PLTU bertenaga batubara. Dari segi bisnis tambang batubara, ADRO mengatakan, dalam menghadapi tantangan tersebut Adaro akan selalu mencari potensi pasar, baik di pasar ekspor maupun domestik.

Adaro memiliki model bisnis yang terintegrasi dan efisien yang telah terbukti sukses dalam menghadapi siklis batubara. Pilar-pilar non batubara Adaro akan terus memberikan kontribusi yang stabil kepada Adaro Energy.

Selain itu, Adaro Energy juga telah melakukan diversifikasi dalam pilar Adaro Mining dengan masuk ke bisnis coking coal yang akan terus kami kembangkan ke depan.

Tak hanya itu, di bisnis ketenagalistrikan, Adaro Power tidak hanya terbatas pada PLTU saja, melainkan bersama mitra potensial, juga akan menjelajahi opsi-opsi ketenagalistrikan yang menggunakan berbagai sumber energi, termasuk gas dan energi terbarukan, sejalan dengan target bauran energi nasional yang ditetapkan pemerintah.

Sejalan dengan upaya pemerintah untuk meningkatkan pembangkit listrik dari sumber terbarukan, Adaro Power saat ini aktif mengikuti tender yang digelar oleh PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) yang berbasis EBT, seperti biomassa, tenaga angin, dan panel surya agar perusahaan memiliki portofolio dengan bauran energi yang seimbang.

Ke depannya, Adaro akan terus mengikuti perkembangan pasar dengan tetap menjalankan kegiatan operasi sesuai rencana di tambang-tambang milik perusahaan dengan terus berfokus untuk mempertahankan marjin yang sehat dan kontinuitas pasokan ke pelanggan. Saat ini, pelanggan Adaro tersebar di berbagai negara dan didominasi oleh negara-negara di wilayah Asia.

PT Smartfren Telecom Tbk (FREN) menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) dengan perusahaan yang bergerak di bidang Artificial Intelligence (AI) dan Cloud Computing asal Abu Dhabi, Group 42 (G42) serta mitra lokal asal Indonesia, PT Amara Padma Sehati (APS).

(3)

Indo Pr emie r Seku ritas | D ail y Rese ar ch | In do ne si a

Refer to Important disclosures on the last of this report

Nantinya, APS akan berperan sebagai salah satu rekanan lokal yang memiliki kekuatan dalam ekosistem bisnis dan teknologi untuk menyelenggarakan pusat data berkapasitas 1000 MegaWatt (MW) di Indonesia.

Fren optimis, kerja sama ini akan mewujudkan pembangunan pusat data di tanah air dan menjaga kedaulatan data nasional yang sedang dilakukan Pemerintah Indonesia. Selain itu, berkembangnya pusat data ini akan meningkatkan kualitas hidup masyarakat, juga akan memacu inovasi sektor industri 4.0 di tanah air.

Manajemen G42 menjelaskan G42 bersama Etisalat baru saja menggabungkan bisnis pusat data mereka, kombinasi ini akan menjadi bisnis pusat data terbesar di Uni Emirat Arab. G42 siap bekerjasama dengan Smartfren serta menjadi mitra strategis mendukung ketahanan data di Indonesia.

Smartfren dan perusahaan afiliasinya Moratel yang bergerak di penyedia konektivitas berbasis fiber optic, akan berkolaborasi dengan APS dan G42 yang akan berperan sebagai mitra strategis. Dengan pengetahuan dan pengalaman yang dimiliki, kolaborasi ini diharapkan akan meningkatkan ketahanan, keamanan dan kedaulatan data nasional.

PT Steel Pipe Industry Of Indonesia Tbk (ISSP) berhasil mencetak kinerja apik sepanjang Sembilan bulan pertama 2021. Emiten dengan nama beken Spindo ini mencetak laba bersih senilai Rp 445,54 miliar per akhir kuartal III- 2021, jumlah ini meroket 801,21% dari laba bersih pada periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 49,43 miliar.

Naiknya laba bersih ISSP seiring dengan naiknya pendapatan. Emiten produsen baja ini membukukan pendapatan senilai Rp 3,81 triliun, naik 40,42% dari pendapatan kuartal III-2020 sebesar Rp 2,71 triliun.

Penjualan ISSP sepanjang periode Januari-September 2021 didominasi oleh penjualan lokal, yakni mencapai Rp 3,47 triliun. Penjualan pipa air menjadi kontributor terbesar, yakni mencapai Rp 621,49 miliar, disusul penjualan pipa spiral senilai Rp 591,96 miliar, dan pipa mekanis senilai Rp 549,59 miliar.

Sementara itu, ISSP mengantongi penjualan ekspor senilai Rp 344,35 miliar, yang terdiri atas penjualan pipa hitam senilai Rp 292,64 miliar, penjualan pipa air senilai Rp 22,14 miliar, dan pendapatan jasa dan lain-lain senilai Rp 29.56 miliar.

Bersamaan, sejumlah beban ISSP turut mendaki. Beban pokok pendapatan misalnya, naik 28,08% dari semula Rp 2,34 triliun menjadi Rp 2,99 triliun.

Beban penjualan dan distribusi juga meningkat 19,55% menjadi Rp 98,79

(4)

Indo Pr emie r Seku ritas | D ail y Rese ar ch | In do ne si a

Refer to Important disclosures on the last of this report

miliar. Beban umum dan administrasi ISSP turut naik dari semula Rp 84,84 miliar menjadi Rp 108,66 miliar.

Namun, beban keuangan ISSP menurun 18,72% dari semula Rp 158,48 miliar menjadi Rp 128,86 miliar per akhir kuartal III-2021. Pun demikian dengan beban lain-lain yang menyusut menjadi Rp 24,85 miliar dari semula Rp 44,88 miliar.

Penyusutan beban lain-lain diantaranya akibat menurunnya kerugian selisih kurs menjadi Rp 6,37 miliar dari sebelumnya mencapai Rp 32,05 miliar.

PT Multi Indocitra Tbk (MICE) berhasil mencetak kinerja keuangan yang positif di periode sembilan bulan pertama tahun ini. MICE tercatat membukukan peningkatan penjualan bersih sebesar 12,08% secara tahunan atau yoy.

Melansir laporan keuangan yang dirilis, MICE membukukan penjualan bersih sebesar Rp 548,57 miliar hingga kuartal III-2021. Meningkat dari periode yang sama tahun 2020 yang sebesar Rp 489,44 miliar.

Penjualan bersih MICE hingga kuartal ketiga tahun ini, masih ditopang oleh segmen perdagangan yang mencapai Rp 542,07 miliar. Jumlah ini meningkat 12,69% dari sebelumnya Rp 480,99 miliar pada akhir September 2020

Sedangkan kontribusi segmen industri hanya sebesar Rp 6,49 miliar, menurun 23,13% dari realisasi per kuartal III-2020 senilai Rp 8,44 miliar.

Tumbuhnya penjualan, ikut mendorong peningkatan pada beban pokok penjualan sebesar 12,64%, dari semula Rp 223,77 miliar per kuartal III-2020 naik menjadi Rp 252,07 miliar di kuartal III-2021.

MICE juga terpantau berhasil memangkas pengeluaran beban penjualan, umum, dan administrasi. Angkanya turun tipis 0,22% menjadi Rp 253,47 miliar di akhir September lalu.

Dengan demikian, laba usaha MICE di kuartal ketiga tahun ini melesat tajam hingga 87,46% menjadi Rp 52,14 miliar. Padahal pada periode yang sama tahun lalu, realiasai laba usaha Multi Indocitra hanya Rp 27,81 miliar.

Walhasil, capaian laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk MICE pun ikut melesat 171,66% menjadi Rp 23,58 miliar, dari sebelumnya Rp 8,68 miliar.

(5)

Indo Pr emie r Seku ritas | D ail y Rese ar ch | In do ne si a

Refer to Important disclosures on the last of this report

PT INDO PREMIER SEKURITAS Pacific Century Place 16th Floor SCBD Lot 10 Jl. Jend. Sudirman Kav. 52-53 Jakarta Selatan 12190 - Indonesia p +62 21 5088 7200

ANALYSTS CERTIFICATION

The views expressed in this research report accurately reflect the analyst’s personal views about any and all of the subject securities or issuers; and no part of the research analyst's compensation was, is, or will be, directly or indirectly, related to the specific recommendations or views expressed in the report.

DISCLAIMERS

This research is based on information obtained from sources believed to be reliable, but we do not make any representation or warranty nor accept any responsibility or liability as to its accuracy, completeness or correctness. Opinions expressed are subject to change without notice. This document is prepared for general circulation. Any recommendations contained in this document does not have regard to the specific investment objectives, financial situation and the particular needs of any specific addressee. This document is not and should not be construed as an offer or a solicitation of an offer to purchase or subscribe or sell any securities.

PT. Indo Premier Sekuritas or its affiliates may seek or will seek investment banking or other business relationships with the companies in this report.

Referensi

Dokumen terkait

Di tengah rugi bersih yang dialami perusahaan, pendapatan dan penjualan UNSP meningkat sebesar 56,06% secara tahunan (year on year/yoy) dari Rp 1,14 triliun pada 6 bulan pertama

Pihak manajemen tidak merinci terkait batas maksimal harga saham, akan tetapi mengatakan bahwa pembelian kembali saham perseroan akan dilakukan dengan harga yang lebih

Sementara itu surplus neraca perdagangan bulan Agustus yang mencatatkan rekor terbesarnya di sepanjang masa sehingga diharapkan akan berdampak positif

Keahlian dan pemahaman yang mendalam dari Indosat Ooredoo terhadap pasar domestik, digabungkan dengan kepemimpinan global Cisco dalam jaringan dan teknologi 5G, akan

PT Jasa Armada Indonesia Tbk (IPCM) mengumumkan laporan keuangan triwulan pertama 2021 berhasil membukukan peningkatan laba di tengah pandemi, dengan total laba

Untuk mencapai target tersebut, perseroan akan agresif melakukan akuisisi menara baru dan meningkatkan tenancy ratio.. MTEL ada beberapa aksi anorganik, MTEL pasti akan coba

Pertama, CIMB Preferred Visa Infinite Syariah Card, merupakan kartu kredit premium berbasis Syariah pertama di Indonesia yang dilengkapi fitur pembayaran transaksi

PT PP Properti Tbk (PPRO) di tengah pandemi yang masih melanda, berhasil membukukan marketing sales sebesar Rp 539 miliar sampai dengan kuartal III 2021.. Manajemen