• Tidak ada hasil yang ditemukan

R Squared = ,514 (Adjusted R Squared = ,352) Tabel 3. Uji Lanjut Duncan Multi Range Test Tabel 1. Rataan Nilai Kecernaan Bahan Kering Lampiran 1. Perhitungan Nilai Kecernaan Bahan Kering LAMPIRAN 24

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2023

Membagikan "R Squared = ,514 (Adjusted R Squared = ,352) Tabel 3. Uji Lanjut Duncan Multi Range Test Tabel 1. Rataan Nilai Kecernaan Bahan Kering Lampiran 1. Perhitungan Nilai Kecernaan Bahan Kering LAMPIRAN 24"

Copied!
8
0
0

Teks penuh

(1)

LAMPIRAN

Lampiran 1. Perhitungan Nilai Kecernaan Bahan Kering Tabel 1. Rataan Nilai Kecernaan Bahan Kering

Descriptive Statistic

Dependent Variable : Kecernaan Bahan Kering

Perlakuan Mean Std. Deviation N

P0 43.4428 9.5274 3

P1 54.3012 3.0481 3

P2 53.8967 2.7244 3

Total 50.5469 7.4357 9

Tabel 2. Analisa Sidik Ragam ANOVA

Dependent Variabel : Kecernaan Bahan Kering

Source Type II Sum

of Square

Df Mean Square F Sig

Corrected Model 227,346 2 113,673 3,173 0,115

Intercept 22994,844 1 22994,844 641,807 0,000

Perlakuan 227,346 2 113,673 3,173 0,115

Error 214,970 6 35,828

Total 23137,159 9

Corrected Total 442,315 8

a. R Squared = ,514 (Adjusted R Squared = ,352)

Tabel 3. Uji Lanjut Duncan Multi Range Test

Perlakuan N Subset

1

PO 3 43.4428

P2 3 53.8967

P1 3 54.3010

Sig. 0.076

Means for groups in homogeneous subsets are displayed

a. Uses harmonic mean sample = 3,000

(2)

Lampiran 2. Perhitungan Nilai Kecernaan Bahan Organik Tabel 2. Rataan Nilai Kecernaan Bahan Organik

Descriptive Statistic Dependent Variabel : Kecernaan Bahan Organik Perlakuan Mean Std. Deviation N

P0 62.5190 7.5029 3

P1 72.5021 2.4357 3

P2 74.4253 2.6221 3

Total 69.8155 6.9221 9

Tabel 2. Analisa Sidik Ragam ANOVA

Dependent Variabel : Kecernaan Bahan Organik

Source Type II Sum

of Square

Df Mean Square F Sig

Corrected Model 245,124 2 122,562 5,321 0,047

Intercept 43867,786 1 43867,786 1904,462 0,000

Perlakuan 245,124 2 122,562 5,321 0,047

Error 138,205 6 23,034

Total 44251,115 9

Corrected Total 383,329 8

a. R Squared = ,639 (Adjusted R Squared = ,519)

Tabel 3. Uji Lanjut Duncan Multi Range Test

Perlakuan N Subset

1 2

PO 3 62.5190

P1 3 72.5021

P2 3 74.4253

Sig. 1.000 0.641

Means for groups in homogeneous subsets are displayed

a. Uses harmonic mean sample = 3,000

(3)

Lampiran 3. Perhitungan Nilai Kecernaan Serat Kasar Tabel 3. Rataan Nilai Kecernaan Serat Kasar

Descriptive Statistic Dependent Variablr : Kecernaan Bahan Kering Perlakuan Mean Std. Deviation N

P0 54.2743 2.0175 3

P1 35.6657 0.3405 3

P2 72.7103 1.4940 3

Total 54.2168 16.0908 9

Tabel 3. Analisa Sidik Ragam ANOVA

Dependent Variabel : Kecernaan Serat Kasar

Source Type II Sum

of Square

Df Mean Square F Sig

Corrected Model 2058,476 2 122,562 5,321 0,047

Intercept 26455,131 1 43867,786 1904,462 0,000

Perlakuan 2058,476 2 122,562 5,321 0,047

Error 12,837 6 23,034

Total 2852,443 9

Corrected Total 2071,313 8

a. R Squared = ,994 (Adjusted R Squared = ,992)

Tabel 3. Uji Lanjut Duncan Multi Range Test

Perlakuan N Subset

1 2 3

P1 3 62.35.6657

P0 3 54.2743

P2 3 72.7103

Sig. 1.000 1.000 1.000

Means for groups in homogeneous subsets are displayed

a. Uses harmonic mean sample = 3,000

(4)

Lampiran 4. Pembuatan Silase Serbuk Pelepah Sawit

Pelepah Sawit Sebelum Dibersihkan Pelepah Sawit Setelah Dibersihkan

Pelepah Sawit Dipotong Pelepah Sawit Sesudah Dikupas

Perendaman Pelepah Pada Air Garam Proses Penggilingan Pelepah

Proses Penggilingan Pelepah Dedak Padi

(5)

Penimbangan Dedak Padi Vitamin B Kompleks yang Halus

Penimbangan Vitamin B Kompleks 2% Mineral Mix 1%

Penimbangan Mineral Mix 1% Pencampuran Serbuk Pelepah Sawit dan Dedak Padi Dengan Vitamin B Kompleks

2% Serta Mineral Mix 1%

Pencampuran Serbuk Pelepah Sawit dan Dedak Padi Dengan Vitamin B Kompleks

Serta Mineral Mix

Pemasukan Sampel Dalam Plastik

(6)

Proses Fermentasi S ilase Proses Spuit Sampel

Pengovenan Silase yang Telah Difermentasi selama 1 Minggu

Penghalusan Silase Menjadi Tepung

Penghalusan Silase Menjadi Tepung Penghalusan Silase Menjadi Tepung

Lampiran 5. Uji In Vitro, KcBK, KcBO, dan KcSK

Penimbangan Sampel Pengovenan Cawan Porselin

(7)

Penimbangan Kertas Saring Proses Desikator

Pengovenan Sampel Proses Tanur Sampel

Penambahan NaOh dan H2SO4 Proses Pemanasan Sampel

(8)

Proses Penyaringan Sampel Proses Penyiraman Aquadest

Referensi

Dokumen terkait

- Penggunaan pelbagai jenis kata yang luas dan tepat - Penggunaan pelbagai ayat majmuk yang gramatis - Ejaan dan tanda baca betul.. - Penggunaan kosa kata luas

(pengargaan dan hukuman), Pemberian nasehat, dan Melalui kegiatan ekstrakulikuler. Adapun faktor pendukung dan penghambatdalam proses pembinaan mental keagamaan santri Pondok

Pada tahap ini siswa secara individu memikirkan jawaban (strategi penyelesaian), membuat catatan kecil tentang ide-ide yang terdapat pada bacaan dan hal-hal yang tidak

Pada sistem eksitasi pakai sikat, sebagai pengeksitasi digunakan generator exciter berdaya kecil yang membangkitkan gaya gerak listrik arus ac, arus ac yang

pemilik tanah Bagi hasil pengelolaan lahan pertanian ini, yang terjadi di Desa Karangan, Kecamatan Kepohbaru, Kabupaten Bojonegoro yang menurut sebagian para pelaku di

Adapun hasil penelitian menunjukkan bahwa 1 tradisi perkawinan yang dilakukan di Desa Pengembur yaitu dengan cara melarikan seorang gadis dari kekuasaan orang tua yang dalam

Berikut adalah daft ar sekolah peserta Penerimaan Sisw a Baru untuk PSB Online di PROPI NSI DKI JAKARTA t ahun ajaran 2010/ 2011.. N AM A SEKOLAH ALAM AT N O.T ELP KOM PET EN SI

Berdasarkan observasi dan wawancara penulis menyimpulkan bahwa metode yang sangat berpengaruh yaitu metode konseling (bimbingan mental) ini sangat berpengaruh terhadap