PENGARUH RASIO PROFITABILITAS TERHADAP HARGA SAHAM PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA (BEI).

28 

Loading....

Loading....

Loading....

Loading....

Loading....

Teks penuh

(1)

PENGARUH RASIO PROFITABILITAS TERHADAP HARGA

SAHAM PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR YANG

TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA

SKRIPSI

Diajukan Untuk Memenuhi Sebagian Persyaratan Memperoleh Gelar

Sarjana Ekonomi

Oleh:

YOSAFAT T. S. SIANTURI

NIM. 072277210069

FAKULTAS EKONOMI

UNIVERSITAS NEGERI MEDAN

(2)
(3)
(4)
(5)

ii

KATA PENGANTAR

Puji dan Syukur penulis panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa yang telah

memberikan berkat dan anugerah-Nya yang begitu besar sehingga penulis dapat menyelesaikan penulisan skripsi ini yang berjudul “Pengaruh Rasio Profitabilitas

Terhadap Harga Saham Pada Perusahaan Manufaktur Yang Terdaftar Di

Bursa Efek Indonesia”.

Dalam menyelesaikan skripsi ini, penulis menyadari tidak dapat berjalan

sendiri tanpa bantuan dan dorongan, baik materil maupun spiritual dari berbagai pihak. Dengan penuh rasa hormat, penulis menyampaikan rasa terima kasih yang

sebesar-besarnya kepada orang tua yang paling aku sayangi, papaku (Ir John M. Sianturi) dan mamaku yang paling kucinta (Ir. Cypriana Siagian, M.Si) yang telah memberikan banyak dukungan moril dan materil yang diberikan secara tulus.

Pada kesempatan ini, ucapan terima kasih juga penulis sampaikan kepada pihak yang telah memberikan bantuan dalam menyelesaikan skripsi ini, adalah

sebagai berikut :

1. Bapak Prof. DR. Ibnu Hajar, M.Si, sebagai Rektor Universitas Negeri Medan.

2. Bapak Drs. Kustoro Budiarta, ME, sebagai Dekan Fakultas Ekonomi

Universitas Negeri Medan.

3. Bapak Thamrin, M.Si selaku Pembantu Dekan I Fakultas Ekonomi

(6)

iii

4. Bapak Drs. La Ane, M.Si, selaku Ketua Jurusan Akuntansi, sekaligus Dosen

Pembimbing Skripsi yang telah banyak memberikan bimbingan berupa masukan dan saran dalam menyelesaikan skripsi.

5. Bapak Drs. Jihen Ginting, M.Si, Ak, sebagai Sekretaris Jurusan sekaligus

sebagai Dosen Pembanding Utama yang telah memberikan saran dan

masukan kepada penulis dalam menyelesaikan skripsi.

6. Bapak Muhammad Ishak, SE, M.Si, Ak, sebagai Dosen Pembimbing Akademik yang telah banyak memberikan saran dan masukan dalam

perkuliahan.

7. Bapak Drs. Surbakti Karo-karo, M.Si, Ak, sebagai Pembantu Dekan III

Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Medan sekaligus sebagai Dosen Pembanding Utama yang telah memberikan saran dan masukan kepada penulis dalam menyelesaikan skripsi.

8. Bapak Muhammad Ridha Habibi Z, SE, M.Si, Ak, sebagai Dosen

Pembanding Utama yang telah memberikan saran dan masukan kepada

penulis dalam menyelesaikan skripsi.

9. Bapak dan Ibu Dosen Fakultas Ekonomi, khususnya Jurusan Akuntansi yang telah memberikan bekal ilmu pengetahuan selama peneliti menempuh

perkuliahan.

10. Bapak Drs. M. Hasibuan, M.Si, sebagai Dosen yang banyak membantu

penulis dalam bentuk dukungan moril sehingga saya dapat menyelesaikan skripsi ini.

11. Bang Ricky, bagian administrasi, yang telah banyak membantu dalam

(7)

iv

12. Abangku (Purwanto), kakakku (Alvide), dan adikku (vina) yang selalu

mendukung dan memotivasi saya dalam penyelesaian skripsi ini.

13. Kekasihku tercinta, Friska Febrina Sitanggang, S.Psi yang telah memberikan

dukungan dan semangat kepadaku dalam penyelesaian skripsi ini.

14. Sahabat terbaik saya, Imanta, Nanda Ayu, Rudi, Faisal, Leo serta

teman-teman lainnya yang tidak dapat disebutkan satu persatu, terima kasih atas dukungannya.

15. Untuk seluruh teman-teman Akuntansi kelas A & B, stambuk 2007 yang

telah bersama-sama melewati perkuliahan ini dengan penuh canda,tawa serta kebersamaan.

16. Kakak dan abang senior begitu juga Adik-adik junior yang turut membantu

dan memberi motivasi selama perkuliahan di UNIMED.

Penulis merasa bahwa tulisan ini masih jauh dari sempurna, untuk itu

penulis sangat mengharapkan kritik dan saran dari para pembaca untuk menyempurnakan skripsi ini.

Akhirnya penulis berharap skripsi ini dapat bermanfaat bagi pihak yang berkepentingan.

Medan, Maret 2014

(8)

ABSTRAK

Yosafat T.S. Sianturi, 072277210069. Pengaruh Rasio Profitabilitas Terhadap Harga Saham Pada Perusahaan Manufaktur Yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI). Skripsi, Program Studi Akuntansi, Fakultas Ekonomi, Universitas Negeri Medan, 2014.

Permasalahan dalam penelitian ini adalah: apakah ada pengaruh yang positif dan signifikan antara Return on Asset (ROA), Return on Equity (ROE), Net Profit Margin (NPM), Gross Profit Margin (GPM), dan Earning Per Share (EPS) terhadap harga saham pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di BEI 2012.

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah ROA, ROE, NPM, GPM, dan EPS berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap harga saham bagi perusahaan manufaktur yang terdaftar di BEI.

Populasi dari penelitian ini adalah seluruh perusahaan manufaktur yang terdaftar di BEI pada saat penelitian ini berlangsung, sedangkan sampel penelitian diambil dengan menggunakan teknik purposive sampling, sehingga diperoleh sampel sebanyak 44 perusahaan.

Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah dengan mendownload laporan keuangan dan harga saham perusahaan manufaktur tahun 2012. Teknik analisis data menggunakan analisis regresi sederhana dan untuk menguji signifikansi

masing-masing variabel digunakan dengan Uji-t dan dibantu dengan program SPSS 17.0. Hasil analisis regresi sederhana dan uji-t menunjukan bahwa: (1) Return on

Asset (ROA) berpengaruh positif dan signifikan terhadap harga saham, (2) Return on Equity (ROE) berpengaruh positif dan signifikan terhadap harga saham, (3) Net Profit Margin (NPM) berpengaruh positif dan signifikan terhadap harga saham, (4) Gross Profit Margin (GPM) berpengaruh positif dan signifikan terhadap harga saham, dan (5) Earning Per Share (EPS) berpengaruh positif dan signifikan terhadap harga saham. Karena masing-masing variabel bebas nilai t hitung > nilai t tabel pada taraf signifikan 5%

(α 0,05). Kemudian diperoleh nilai Adjusted R square sebesar 42,30, hal ini berarti bahwa variabel bebas mampu menjelaskan harga saham sebesar 42,30%, sedangkan sisanya sebesar 57,70% dijelaskan oleh variabel lain yang tidak diikutkan dalam analisis.

Kesimpulan dari penelitian ini adalah: Return on Asset (ROA), Return on Equity (ROE), Net Profit Margin (NPM), Gross Profit Margin (GPM), dan Earning Per Share (EPS) berpengaruh positif dan signifikan terhadap harga saham pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di BEI.

(9)

ABSTRACT

Yosafat T.S.Sianturi, 072277210069. The Effect of Profitability Ratios On Stock Price Manufacturing Company Listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX). Thesis. Accounting Major, Faculty of Economics, State University of Medan, 2014.

The problem in this research: is there a positive and significant influence between Return on Assets (ROA), Return on Equity (ROE), Net Profit Margin (NPM), Gross Profit Margin (GPM) and Earning Per Share (EPS) to stock prices on companies listed on the Stock Exchange in 2012.

The purpose of this research was to determine whether the ROA, ROE, NPM, GPM, and EPS positive and significant effect on stock prices for companies listed on the Stock Exchange.

The population of this research are all companies listed on the Stock Exchange at the time of this research, while the research sample was taken by using purposive sampling techniques, in order to obtain a sample of 44 companies .

Data collection techniques in this research is to download the financial statements and the manufacturing company's stock price in 2012. Analysis using simple regression analysis and to test the significance of each variable used by t-test and assisted by using SPSS 17.0.

The results of the simple regression analysis and t-test showed that : (1) Return on Assets (ROA) positive and significant effect on stock prices, (2) Return on Equity (ROE) positive and significant effect on stock prices, (3) Net Profit margin (NPM) positive and significant effect on stock prices, (4) Gross Profit Margin (GPM) positive and significant effect on stock prices, and (5) Earning Per Share (EPS) positive and significant effect on stock prices. Because each independent variable t count > t table value at 5 % significance level (α 0,05). Then the obtained value of Adjusted R square of 42,30 , this means that the independent variable is able to explain the share price of 42,30 %, while the remaining 57,70 % is explained by other variables not included in the analysis.

The conclusion of this research are : Return on Assets (ROA), Return on Equity (ROE), Net Profit Margin (NPM), Gross Profit Margin (GPM) and Earning Per Share (EPS) positive and significant effect on stock prices on companies listed on the Stock Exchange.

(10)

v

DAFTAR ISI

Hal

LEMBAR PERSETUJUAN PEMBIMBING

ABSTRAK ………... i

KATA PENGANTAR ……… ii

DAFTAR ISI……… v

DAFTAR TABEL ………... viii

DAFTAR GAMBAR ……….. ix

DAFTAR LAMPIRAN ……….. x

BAB I PENDAHULUAN 1.1 LatarBelakangMasalah ……….. 1

1.2 IdentifikasiMasalah ……… 7

1.3 PembatasanMasalah ………... 8

1.4 RumusanMasalah ………... 8

1.5 TujuanPenelitian ………. 8

1.6 ManfaatPenelitian ………... 9

BAB II KAJIAN PUSTAKA 2.1 KerangkaTeoritis ………. 10

2.1.1 RasioKeuangan ………... 10

2.1.2 RasioProfitabilitas ………. 10

2.1.2.1 Return on Asset (ROA) ……….. 12

2.1.2.2 Return on Equity (ROE) ………. 14

2.1.2.3 Net Profit Margin (NPM) ……….. 16

2.1.2.4 Gross Profit Margin (GPM) ……….. 17

2.1.2.5 Earning Per Share (EPS) ………... 18

(11)

vi

2.1.4 HargaSaham ……….. 22

2.1.5 Faktor-faktor yang mempengaruhihargasaham ………... 25

2.1.6 PenelitianTerdahulu ……….. 26

2.2 KerangkaBerfikir ……… 28

2.3 HipotesisPenelitian ……….. 30

BAB III. METODOLOGI PENELITIAN 3.1 LokasidanwaktuPenelitian ……… 31

3.2 PopulasidansampelPenelitian ……… 31

3.2.1 Populasi ………. 31

3.2.2 Sampel ……… 31

3.3 VariabelPenelitiandanDefinisiOperasional ………. 32

3.3.1 VariabelPenelitian ……….. 32

3.3.2 DefinisiOperasional ……… 32

3.3.2.1 Return on Asset ………. 32

4.2 AnalisisStatistikDekriptif ……….……… 37

4.2.1 Return on Asset (ROA) ………. 37

4.2.2 Return on Equity (ROE) ……… 38

4.2.3 Net Profit Margin (NPM) ……….. 38

(12)

vii

4.2.5 Earning Per Share (EPS) ………... 39

4.2.6 HargaSaham ………. 40

4.3.AnalisisRegresiSederhana ………... 40

4.3.1 AnalisisRegresi ROA terhadaphargasaham ………... 40

4.3.2 AnalisisRegresi ROE terhadaphargasaham ………... 41

4.3.3 AnalisisRegresi NPM terhadaphargasaham ………... 41

4.3.4 AnalisisRegresi GPM terhadaphargasaham ………... 42

4.3.5 AnalisisRegresi EPS terhadaphargasaham ………... 42

4.3.6 AnalisisKoefisienKorelasi( r ) ……… 42

4.4 PengujianHipotesisPenelitian ………... 44

4.5 PembahasanHasilPenelitian ……….. 46

BAB V. KESIMPULAN DAN SARAN ……….. 50

5.1 Kesimpulan ……….. 50

5.2 Saran ……… 51

DAFTAR PUSTAKA ……… 52

(13)

viii

DAFTAR TABEL

Tabel Hal

2.1 Penelitian Terdahulu ………….……… 27

4.1 Daftar Perusahaan Manufaktur Yang Terdaftar di BEI ... 36

4.2 Deskriptif Variabel ROA ……….. 37

4.3 Deskriptif Variabel ROE ……….. 38

4.4 Deskriptif Variabel NPM ……….. 38

4.5 Deskriptif Variabel GPM ……….. 39

4.6 Deskriptif Variabel EPS ……… 39

4.7 Deskriptif Variabel Harga Saham ……….… 39

(14)

ix

DAFTAR GAMBAR

Gambar Hal

(15)

x

DAFTAR LAMPIRAN

Lampiran Hal

Data Perusahaan Sampel ………. 54

Analisis Data Penelitian ……….. 56

(16)

1 BAB I

PENDAHULUAN

1.1Latar Belakang Masalah

Pasar modal merupakan sarana untuk melakukan investasi yaitu memungkinkan para pemodal (investor) untuk melakukan diversifikasi investasi, membentuk portofolio

sesuai dengan resiko yang bersedia mereka tanggung dan tingkat keuntungan yang diharapkan. Investasi pada sekuritas juga bersifat likuid (mudah dirubah). Oleh karena itu

penting bagi suatu perusahaan untuk selalu memperhatikan kepentingan para pemilik modal dengan jalan memaksimalkan nilai perusahaan, karena nilai perusahaan

merupakan ukuran keberhasilan atas pelaksanaan fungsi-fungsi keuangan.

Pada dasarnya investor mengukur kinerja perusahaan berdasarkan kemampuan perusahaan dalam mengelola sumber daya yang dimiliki untuk menghasilkan

keuntungan. Mahapsari (2013) menyatakan “Perusahaan yang sehat atau kinerjanya baik penjualannya akan cenderung selalu meningkat, namun peningkatannya tidak terlalu

fluktuatif.” Kemampuan perusahaan untuk menghasilkan laba dalam kegiatan operasinya

merupakan fokus utama dalam penilaian kinerja perusahaan, karena laba merupakan indikator kemampuan perusahaan dalam memenuhi kewajibannya kepada para

penyandang dana. Jika suatu perusahaan memiliki kinerja keuangan yang baik maka investor akan menanamkan modalnya, karena bisa dipastikan akan memperoleh keuntungan dari penanaman modal tersebut. Penilaian kinerja keuangan perusahaan yang

digunakan untuk mengukur tingkat kemampuan perusahaan dalam menghasilkan laba dari investasi yang dilakukan disebut sebagai rasio profitabilitas. Tingkat profitabilitas

(17)

2

Sales), EPS (Earning Per Share), ROA (Return On Asset), ROE (Return On Equity), Net

Profit Margin (NPM), dan Gross profit Margin (GPM).

Dalam melakukan investasi di pasar modal investor memerlukan informasi yang

akurat sehingga investor tidak terjebak pada kondisi yang merugikan karena investasi di bursa efek merupakan jenis investasi dengan resiko yang relatif tinggi, meskipun menjanjikan keuntungan yang relatif besar. Informasi-informasi yang diperlukan yaitu

mengetahui variabel-variabel apa saja yang mempengaruhi terjadinya fluktuasi harga saham dan juga mengetahui bagaimana bentuk hubungan antar variabel-variabel tersebut.

Dengan mengetahui pengaruh variabel-variabel tersebut, investor dapat memilih perusahaan yang benar-benar dianggap sehat sebagai tempat menanamkan modalnya.

Model analisis saham ada dua, yaitu : model analisis fundamental dan model analisis teknikal. Model analisis fundamental merupakan model analisis harga saham yang paling sering digunakan. Untuk dapat melakukan analisis fundamental ini maka

diperlukan laporan keuangan emiten yang menunjukan kinerja perusahaan tersebut. Sedangkan analisis teknikal digunakan untuk memprediksi harga saham berdasarkan data masa lalu dari perusahaan itu sendiri. Asumsi dari analisis ini adalah bahwa pola

fluktuasi harga saham masa lalu akan terulang kembali di masa depan. Variabel-variabel tersebut akan membentuk kekuatan pasar yang berpengaruh terhadap transaksi saham

perusahaan sehingga harga saham perusahaan akan mengalami berbagai kemungkinan kenaikan maupun penurunan harga.

Pasar modal adalah pelengkap di sektor keuangan terhadap dua lembaga lainnya

yaitu bank dan lembaga pembiayaan, di mana pasar modal memberikan jasanya sebagai jembatan penghubung antara pemilik modal (investor) dengan peminjam dana (emiten). Anoraga dan Pakarti (2008: 5) menyatakan: “Pasar modal pada hakikatnya adalah

(18)

3

financial assets (dan hutang) pada saat yang sama, memungkinkan investor untuk mengubah dan menyesuaikan portofolio investasi”.

Dari sudut pandang ekonomi, pasar modal berfungsi sebagai salah satu sistem mobilitas dana jangka panjang yang efisien bagi pemerintah. Melalui pasar modal

pemerintah dapat mengalokasikan dana masyarakat ke sektor-sektor investasi yang produktif. Dari sudut pandang keuangan, pasar modal berfungsi sebagai salah satu media

yang efisien untuk mengalokasikan dana dan pihak-pihak yang mempunyai kelebihan dana atau pihak investor dan pihak yang membutuhkan dana yang disebut pihak perusahaan.

Pada prinsipnya pemenuhan kebutuhan dana operasional dan investasi perusahaan dapat disediakan dari dua sumber, yaitu sumber pendanaan yang berasal dari dalam

perusahaan itu sendiri dan sumber pendanaan yang berasal dari luar. Sumber pendanaan yang berasal dari dalam perusahaan antara lain terdiri dari modal sendiri dan laba yang ditahan. Sedangkan sumber pendanaan yang berasal dari luar perusahaan, antara lain

melalui modal pinjaman ataupun melalui emisi saham kepada masyarakat di pasar modal. Kenaikan harga saham dan permintaan yang tinggi merupakan daya tarik tersendiri bagi perusahaan untuk menerbitkan saham. Penanam modal yang membeli saham berarti

mereka membeli prospek suatu perusahaan. Bagi pihak yang kekurangan dana maka pasar modal dapat dijadikan sebagai alternatif dalam penyediaan dana. Alternatif

pendanaan perusahaan dari Bursa Efek Indonesia dapat memberikan keuntungan kepada manajemen perusahaan manufaktur dengan memilih jenis saham yang dapat memberikan

keuntungan (return) yang lebih tinggi apabila mempunyai dana cadangan.

(19)

4

sedangkan dividen adalah bagian dari keuntungan perusahaan yang dibagikan kepada

pemilik saham. Kebijakan dividen inilah yang akan menetapkan berapa besar bagian laba bersih yang akan dibagikan sebagai dividen kepada para pemegang saham dan berapa

besar bagian dari laba bersih itu yang akan ditahan kembali (retained earning).

Untuk memperoleh pendapatan (earning) yang dinginkan, seorang investor perlu melakukan analisis penilaian terhadap kinerja perusahaan sebelum membuat keputusan

untuk menanamkan modalnya pada perusahaan. Setiyorini (2007) memyebutkan Investor

akan memilih saham yang memiliki tingkat resiko rendah dengan tingkat return

semaksimal mungkin.

Untuk menilai kondisi keuangan dan prestasi perusahaan, analisis laporan

keuangan memerlukan beberapa tolok ukur. Tolok ukur yang sering dipakai adalah rasio atau indeks yang menghubungkan data keuangan yang satara dengan yang lainnya.

Sebagaimana dalam (Ross et.al 2002: 17), “Another way of avoiding the problems

involved in comparing companies of dfferent sizes is to calculate and compare financial

ratios “, maka analisis dan interprestasi dan macam-macam rasio dapat memberikan informasi yang lebih baik tentang kondisi keuangan dan prestasi keuangan perusahaan

bagi para analis yang lebih ahli dan berpengalaman dibandingkan analisis yang hanya didasarkan atas data keuangan sendiri-sendiri yang tidak berbentuk rasio.

Salah satu rasio keuangan yang dapat digunakan untuk menilai kinerja perusahaan adalah rasio profitabilitas. Adapun yang menjadi alasan peneliti memilih rasio ini adalah karena rasio Profitabilitas merupakan rasio yang dianggap mampu

mewakili berbagai rasio keuangan dengan mengukur kemampuan perusahaan dalam menghasilkan keuntungan dan merupakan tolok ukur utama keberhasilan perusahaan.

(20)

5

keadaan yang menguntungkan (profitabel). Tanpa adanya keuntungan (profit), maka akan

sulit bagi perusahaan untuk menarik modal dari luar. Informasi kinerja perusahaan terutama profitabilitas, diperlukan untuk menilai perubahan potensial sumber daya

ekonomi yang mungkin dikendalikan di masa depan. Informasi kinerja bermanfaat untuk memprediksi kapasitas perusahaan dalam menghasilkan arus kas dan sumber daya yang ada dan juga berguna dalam perumusan perimbangan tentang efektivitas perusahaan

dalam memanfaatkan sumber daya.

Menurut Sartono (2001: 38), rasio Profitabilitas terdiri dari: Gross profit margin,

Net profit margin (NPM), Return on Assets (ROA), Return on equity (ROE), Operating

profit margin dan Earning Per Share. Dalam penelitian ini, peneliti membatasi hanya

menggunakan beberapa rasio antara lain, yaitu: Return on Assets (ROA), Return On Equity (ROE), Net Profit Margin (NPM), Gross Prifit Margin (GPM), dan Earning Per

Share (EPS) sebagai variabel independen. Kelima rasio profitabilitas ini dapat dikatakan

sebagai ukuran rasio yang paling diperhatikan oleh pemilik perusahaan dalam menghasilkan keuntungan/laba.

Sebelumnya penelitian tentang rasio keuangan telah banyak dilakukan. Penelitian

oleh Haryanto (2003) yang meneliti tentang pengaruh rasio Profitabilitas terhadap harga saham pada perusahaan industri minuman di BEJ. Rasio profitabilitas yang digunakan

dalam penelitian tersebut adalah Return On Assets (ROA), Return On Equity (ROE), dan Net Profit Margin (NPM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan Return

On Assets (ROA), Return On Equity (ROE), dan Net Profit Margin (NPM) tidak

berpengaruh terhadap harga saham, sedangkan secara parsial hanya Return On Equity (ROE) yang berpengaruh signifikan terhadap harga saham.

(21)

6

BEJ. Variabel independen yang digunakan adalah Return On Assets (ROA), Return On

Equity (ROE), Net Profit Margin (NPM) dan Earning Per Share (EPS). Hasil penelitian

yang didapatkan adalah semua variabel ininependen tersebut tidak mempunyai pengaruh

terhadap harga saham.

Bancin (2007) meneliti Pengaruh Profitabilitas terhadap Perubahan Harga Saham Perusahaan Perbankan di Bursa Efek Jakarta (BEJ). Variabel independen yang digunakan

adalah Return On Assets (ROA), Return On Equity (ROE), Net Profit Margin (NPM) dan Interest Margin on Loans (IML). Hasil uji simultan menunjukkan bahwa Return On Asset

(ROA), Return On Equity (ROE), Net Profit Margin (NPM) dan Interest Margin on Loans (IML) berpengaruh signifikan terhadap harga saham, hasil uji parsial menunjukkan

bahwa Return on Asset (ROA), Return on Equity (ROE) dan Interest Margin on Loans (IML) berpengaruh signifikan terhadap harga saham sedangkan Net Profit Margin (NPM)

tidak berpengaruh signifikan terhadap harga saham.

Selanjutnya Tarigan (2010) menganalisis Pengaruh Rasio Profitabilitas terhadap Harga Saham Perusahaan Makanan dan Minuman di Bursa Efek Indonesia. Hasil uji simultan menunjukkan bahwa Earning Per Share (EPS), Net Profit Margin (NPM,) dan

Return On Equity (ROE) berpengaruh signifikan secara bersama-sama terhadap harga

saham. Hasil uji parsial menunjukkan bahwa Earning Per Share (EPS) berpengaruh

negatif dan signifikan terhadap harga saham. NPM berpengaruh positif dan tidak signifikan terhadap harga saham sedangkan Return On Equity (ROE) berpengaruh positif dan signifikan terhadap harga saham. Beberapa hasil penelitian terdahulu

memperlihatkan hasil yang tidak konsisten mengenai pengaruh rasio keuangan terhadap harga saham, sehingga mendorong peneliti untuk mereplikasi penelitian terdahulu.

(22)

7

terdaftar di BEI terdiri dari berbagai sub-sektor industri sehingga dapat mencerminkan

reaksi pasar modal secara keseluruhan.

Berdasarkan latar belakang tersebut, peneliti tertarik untuk melakukan penelitian

terhadap rasio-rasio keuangan yang telah dijelaskan di atas yang diduga memiliki pengaruh terhadap naik turunnya harga saham dan menuangkannya di dalam sebuah karya tulis iliniah yang berbentuk skripsi dengan judul:

Pengaruh Rasio Profitabilitas Terhadap Harga Saham Pada Perusahaan

Manufaktur yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia”.

1.2 Identifikasi Masalah

Berdasarkan uraian pada latar belakang di atas, maka masalah penelitian dapat diidentifikasi sebagai berikut:

1. Apakah Return on Assets (ROA) berpengaruh terhadap harga saham perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI)?

2. Apakah Return on Equity (ROE) berpengaruh terhadap harga saham perusahaan

manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI)?

3. Apakah Net profit margin (NPM) berpengaruh terhadap harga saham perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI)?

4. Apakah Gross profit margin (GPM) berpengaruh terhadap harga saham perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI)?

5. Apakah Earning Per Share (EPS) berpengaruh terhadap harga saham perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI)?

(23)

8 1.3 Pembatasan Masalah

Penelitian ini dibatasi pada variabel independen (rasio profitabilitas) yaitu melihat pengaruh Return On Assets (ROA), Return On Equity (ROE), dan Net Profit Margin

(NPM), Gross profit margin (GPM), dan Earning Per Share (EPS) terhadap harga saham pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di BEI.

1.4 Rumusan masalah

Berdasarkan latar belakang dan batasan masalah di atas, maka permasalahan yang dirumuskan dalam penelitian ini adalah:

1. Apakah Return On Asset (ROA) berpengaruh terhadap harga saham pada

perusahaan manufaktur yang terdaftar di BEI?”

2. Apakah Return On Equity (ROE) berpengaruh terhadap harga saham pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di BEI?”

3. Apakah Net Profit Margin (NPM) berpengaruh terhadap harga saham pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di BEI?”

4. Apakah Gross Profit Margin (GPM) berpengaruh terhadap pada harga saham perusahaan manufaktur yang terdaftar di BEI?”

5. Apakah Earning Per Share (EPS) berpengaruh terhadap harga saham pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di BEI?”

1.5 Tujuan Penelitian

Sesuai dengan rumusan masalah di atas, maka tujuan penelitian ini adalah untuk

mengetahui:

1. Return On Assets (ROA), berpengaruh terhadap harga saham pada perusahaan

(24)

9

2. Return On Equity (ROE) berpengaruh terhadap harga saham pada perusahaan

manufaktur yang terdaftar di BEI.

3. Net Profit Margin berpengaruh terhadap harga saham pada perusahaan

manufaktur yang terdaftar di BEI.

4. Gross Profit Margin (GPM) berpengaruh terhadap harga saham pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di BEI.

5. Earning Per Share (EPS) berpengaruh terhadap harga saham pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di BEI.

1.6 Manfaat Penelitian

1. Bagi Peneliti

Penelitian ini diharapkan dapat menjadi tambahan informasi serta memperluas

wawasan penulis sehubungan dengan pengaruh rasio profitabilitas terhadap harga saham. 2. Bagi manajemen perusahaan/Objek yang diteliti

Penelitian ini diharapkan sebagai bahan masukan serta memberikan informasi

tentang pengaruh rasio keuangan terhadap harga saham dalam pengambilan keputusan khususnya mengenai Return on Assets (ROA), Return On Equity (ROE), Net Profit Margin (NPM), Gross Profit Margin (GPM), dan Earning Per Share (EPS)

3. Bagi Institusi

Penelitian ini diharapkan dapat menjadi literatur serta menjadi bahan referensi bagi

(25)

49 BAB V

KESIMPULAN DAN SARAN

5.1 Kesimpulan

Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan yang telah dikemukan sebelumnya,

maka dapatlah ditarik beberapa kesimpulan, yaitu:

1. Return On Assets (ROA) berpengaruh positif dan signifikan terhadap harga saham

perusahaan manufaktur di Bursa Efek Indonesia.

2. Return On Equity (ROE) berpengaruh positif dan signifikan terhadap harga saham perusahaan manufaktur di Bursa Efek Indonesia.

3. Net Profit Margin (NPM) berpengaruh positif dan signifikan terhadap harga saham perusahaan manufaktur di Bursa Efek Indonesia.

4. Gross Profit Margin (GPM) berpengaruh positif dan signifikan terhadap harga saham perusahaan manufaktur di Bursa Efek Indonesia.

5. Earning Per Share (EPS) berpengaruh positif dan signifikan terhadap harga

saham perusahaan manufaktur di Bursa Efek Indonesia.

5.2 Keterbatasan Penelitian

1. Penelitian yang dilakukan peneliti hanya terbatas pada perusahaan manufaktur

yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI).

2. Peneliti hanya menggunakan rasio profitabilitas dengan periode penelitian yang cukup singkat yaitu hanya untuk tahun 2012.

3. Peneliti melakukan penelitian mengenai pengaruh ROA, ROE, NPM, GPM, dan EPS terhadap harga saham dengan mengabaikan faktor-faktor lainnya yang dapat

(26)

50 5.3 Saran

1. Diharapkan kepada peneliti lain yang tertarik melakukan penelitian mengenai harga saham hendaknya menambah rasio keuangan lain seperti, rasio likuiditas, rasio aktivitas, dan rasio solvabilitas dengan mempertimbangkan tingkat inflasi,

suku bunga, stabilitas ekonomi dan keamanan.

2. Bagi para investor, sebelum memutuskan untuk melalukan investasi pada saham

(27)

52

DAFTAR PUSTAKA

Alexandri, Moh. Benny. 2008. Manajemen Keuangan Bisnis. Cetakan Kesatu. Bandung: Alfabeta.

Anoraga, Panji dan Pakarti, Puji. 2008. Pengantar Pasar Modal, Cetakan Ketiga, Edisi Revisi Jakarta: Rineka Cipta.

Bancin, Lapranto P. 2007. Pengaruh Profitabilitas Terhadap Perubahan Harga Saham Perusahaan Perbankan di Bursa Efek Jakarta (BEJ). Skripsi Akuntansi. Medan : Universitas Sumatera Utara.

Basir, Saleh dan Fakbruddin, Hendy M. 2005. Aksi Korporasi-Strategi untuk Meningkatkan Nilai Saham Melalui Aksi Korporasi. Edisi Pertama. Jakarta: PT Salemba Empat.

Bastian, Indra dan Suhardjono. 2006. Akuntansi Perbankan. Edisi 1. Jakarta: Salemba Empat.

Brigham, Eugene F dan Houston, Joel F. 2006. Dasar-Dasar Manajemen Keuangan. Jakarta: Salemba Empat.

Darmadji, Tjiptono dan Fakhruddin, Hendy M. 2006. Pasar Modal di Indonesia Pendekatan Tanya jawab. Jakarta: PT Salemba Empat.

Fakhruddin,M. 2001. Perangkat dan Model Analisis Investasi di Fasar Modal. Jakarta: PT Elex Media Komputindo

Fakultas Ekonomi. 2010. Buku Pedoman Penulisan Skripsi. Unimed Medan Gibson dan Kasnir. 6 September 2011. Rasio Profitabilitas (www.google.com).

Harahap, Sofyan Syafri. 2008. Analisis Kritis Laporan Keuangan. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.

Haryanto dan Sugiharto, Toto. 2003. Pengaruh Rasio Profitabilitas Terhadap Harga Saham Pada perusahaan Industri Minuman. Jurnal Ekonomi dan Bisnis Vol 8, No.3, Tahun 2003. FE Universitas Gunadarma

Husnan, Suad dan Pudjiastuti. 1998. Dasar-Dasar Teori Portofolio. Yogyakarta: UPP AMP YKPN.

Kuncoro, Mudrajad. 2009. Metode Riset untuk Bisnis & Ekonomi. Jakarta: Erlangga. Lestari, Maharani Ika dan Toto Sugiharto, 2007. Kinerja Bank Devisa dan Bank non

Devisa dan factor-faktor yang mempengaruhinya. Proseding PESAT (Psikologi, Ekonomi, Sastra dan Sipil). Jurnal Ekonomi Vol 2 No 1, Tahun 2007. FE Universitas Gunadarma

(28)

53

Mahapsari, Nunky Rizka, 2013. Pengaruh Profitabilitas, Struktur Aktiva, Dan Pertumbuhan Penjualan Terhadap Harga Saham Dengan Struktur Modal Sebagai Variabel Intervening Pada Perusahaan Manufaktur Di Bursa Efek Indonesia. Jurnal Ekonomi Vol 2, No 1. FE Universitas Negeri Yogyakarta

Mukodim, Didin, 2008. Pengaruh Rasio Profitabilitas, Disposisi Laba Danindikator Pasar Terhadap Harga Saham Dalam Menilai Kinerja Keuangan Perusahaan Industri Makanan Dan Minuman. Jurnal Ekonomi Vol 13, No 1. FE Universitas Gunadarma

Mardiyanto, Handoyo. 2009. Intisari Manajemen Keuangan. Jakarta: Grasindo. Munawir. 1995. Analisis Laporan Keuangan. Liberti Yogyakarta:Yogyakarta.

Riyadi, Selamet. 2006. Banking Assets And Liability Management. Edisi 3. Jakarta: Lembaga Penerbit Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia.

Ross et.al. 2002. Fundamentals of Corporate Finance, 6th Edition. Alternate Edition.McGraw-Hill. A Journal Vol 1.

Santosa, Singgih, 2001. SPSS Mengolah Data Statistik Parametrik. Jakarta: PT. Elex Media Komputindo

Sartono, Agus, 2001. Manajemen Keuangan Teori dan Aplikasi, Edisi Keempat. BPFE UGM: Yogyakarta.

Setiyorini, Priska Ika, 2011. Pengaruh Perbandingan Economic Value Added Dan Rasio Profitabilitas Terhadap Return Saham. Jurnal Ekonomi dan Bisnis Vol 5, No 3. Tahun 2011. FE STIE YKPN Yogyakarta

Sugiyono. 2007. Statistika untuk Penelitian. Bandung: Alfabeta.

Susanto, Djoko dan Sabardi, Agus. 2002. Analisis Teknikal di Bursa Efek. BPFE UGM : Yogyakarta.

Sutrisno, 2000. Manajemen Keuangan Teori, Konsep dan Aplikasi. Edisi Pertama. Yogyakarta: Ekonosia.

Tarigan, Roini Batu Ginta. 2010. Analisis Pengaruh Rasio Profitabilitas terhadap Harga Saham Perusahaan Makanan dan Minuman di Bursa Efek Indonesia. FE Universitas Sumatera Utara, Medan.

Widiatmojo, Sawiji.1996. Cara Cepat Memulai investasi Saham. Jakarta: PT Elex Media Komputindo

www.idx.co.id

Figur

Tabel  Hal
Tabel Hal . View in document p.13
Gambar
Gambar . View in document p.14

Referensi

Memperbarui...