Jurnal Ekonomi dan Bisnis Dharma Andalas Volume 23 No 1, Januari 2021 P- ISSN E- ISSN

15 

Loading....

Loading....

Loading....

Loading....

Loading....

Teks penuh

(1)

94

Volume 23 NO 1, Januari 2021

Jurnal Ekonomi dan Bisnis

Dharma Andalas

Pengaruh Motivasi, Biaya Pendidikan dan Lama Pendidikan

Terhadap Minat Mahasiswa Akuntansi Mengikuti Pendidikan

Akuntansi (PPAk) di Universitas Dharma Andalas

Muhammad Rivandi1, Elvonika Retno Kemala2 Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi KBP1,2

muhammadrivandi@akbpstie.ac.id1 elvonika@gmail.com2

ABSTRACT

The purpose of this study is to provide empirical evidence regarding the influence of motivation, cost of education and length of education on student interest in taking accounting profession education (PPAk) at Dharma Andalas University, Padang. The population in this study were 152 students of the Department of Accounting 2015-2017 at Dharma Andalas University. Purposive sampling technique is a sampling technique used in this study. The sample in this study were 117 students of accounting class 2015-2017 at Dharma Andalas University. This type of research is quantitative research. Multiple linear regression analysis was used in this study. The results showed that motivation had no significant effect on student interest in attending PPAk which was indicated by a significant value of 0.131, while the cost of education and length of education had a positive and significant effect on student interest in attending PPAk levels which was indicated by a significant value. 0.004 and 0.021

Keywords: motivation, tuition fees, length of education and student interest in attending PPAk

ABSTRAK

Tujuan penelitian ini adalah untuk memberikan bukti empiris mengenai pengaruh motivasi, biaya pendidikan dan lama pendidikan terhadap minat mahasiswa menempuh pendidikan profesi akuntansi (PPAk) di Universitas Dharma Andalas Padang. Populasi dalam penelitian ini adalah 152 mahasiswa Jurusan Akuntansi 2015-2017 Universitas Dharma Andalas. Teknik purposive sampling merupakan teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini. Sampel dalam penelitian ini adalah 117 mahasiswa akuntansi angkatan 2015-2017 Universitas Dharma Andalas. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif. Analisis regresi linier berganda digunakan dalam penelitian ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi tidak berpengaruh signifikan terhadap minat siswa mengikuti PPAk yang ditunjukkan dengan nilai signifikan sebesar 0,131, sedangkan biaya pendidikan dan lama pendidikan berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat siswa mengikuti PPAk yang diindikasikan dengan nilai yang signifikan. 0,004 dan 0,021

Kata kunci : motivasi, biaya pendidikan, lama pendidikan dan minat mahasiswa mengikuti PPAk

PENDAHULUAN

Keinginan untuk mencari kehidupanyanglebihbaikmenjadiimpian setiap orang saat ini, untuk mencapai tujuan tersebut pekerjaan menjadi faktor

penting dan melatarbelakangidipilihnya pendidikan yang mampu membuat seseorangmudah memperolehpekerjaan danmendapat gajiyang lebihbesar. Hal tersebut menjadi latar belakang bagi

(2)

95 mahasiswa baru untuk memilih jurusan

apa yang kelak banyak dibutuhkan di perusahaan atau organisasi di masa mendatang (Hadiprasetyo, 2014).

Selainitujugatermotivasidengan anggapan bahwa dengan mengambil profesi akuntan dapat menjanjikan prospek perkerjaan yang cerah dan sangat dibutuhkan oleh perusahaan atau organisasi di Indonesia pada masa mendatang. Profesi Akuntan Publik memiliki peranan yang besar untuk mendukung terwujudnya perekonomian yang sehat, efisien, serta meningkatkan transparansi dan kualitas informasi keuangan (Rahayu & Rusmawan, 2005).

Mengikuti PPAk akan

mendapatkan beberapa keuntungan seperti yang dijelaskan oleh IAI. Jika mengikuti PPAk dan mendapat gelar CA seseorang akan mendapatkan pengakuan sebagai Akuntan Profesional sesuai dengan panduan internasional yaitu

International Federation of Accountant

(IFAC). Selain mendapat gelar CA peserta PPAk juga menjaga kompetensinya sesuai dengan ketentuan IAI yang mengacu ke standar internasional yaitu International Financial Reporting Standards (IFRS), pengakuan sebagai Akuntan Profesional yang memberikan tanggung jawab untuk mengambil keputusan yang signifikan dalam bidang-bidang yang terkait dengan pelaporan keuangan untuk kepentingan publik, dan dapat diakui oleh

Professional Accountancy Organization

negara lain tanpa menempuh beberapa mata ujian. Hal ini dapat membuat profesi akuntan di Indonesia semakin professional untuk bersiap menghadapi Masyarakat Ekonomi Asean (Widyastuti, 2004).

Pengaruh Motivasi terhadap Minat Mahasiswa Akuntansi Mengikuti Pendidikan Profesi Akuntansi (PPAk)

Motivasi merupakan dorongan yang timbul pada diri seseorang untuk

menciptakan kegairahan dan mempengaruhi serta menggerakkan manusia untuk tingkah laku dalam perbuatannya untuk mencapai suatu tujuan tertentu. Motivasi mempunyai peran yang cukup besar dalam menentukan minat seseorang untuk mengikuti PPAk, karena dengan mengikuti PPAk seseorang dapat memperoleh kemapuan, kualitas, gelar, karir yang bagus dan ilmu pada bidang akuntansi. Hal tersebut menjadi dorongan atau motivasi seseorang untuk menentukan seberapa besar minat mengikuti PPAk.

Penelitian Putra (2017), Denziana & Febriani (2017), Prayoga et al. (2017), Nurjanah (2015) dan Nurhayani (2012) membuktikan bahwa Motivasi berpengaruh positif terhadap Minat Mahasiswa. Motivasi merupakan sebagai daya penggerak yang telah menajadi aktif. Motivasi yang berawal dari kata motif diartikan sebagai daya upaya yang mendorong seseorang untuk melakukan sesuatu. Bahkan motif dapat dikatakan sebagai daya penggerak dari dalam dan di dalam subjek untuk melakukan aktivitas-aktivits tertentu demi mencapai suatu tujuan. Dorongan berasal dari dalam, kondisi kejiwaan orang yang bersangkutan yang akan menentukan kuat tidaknya motivasi, dan berlangsung lama atau tidaknya, tetapi secara umum dapat dikatakan bahwa sesuatu yang dari dalam ini akan lebih permanenSemakin tinggi motivasi ingin masuk melanjutkan S2 akan meningkatkan minat mahasiswa tercapai.

Berdasarkan uraian diatas maka dapat disimpulkan bahwa hasil penelitian menunjukkan bahwa daya pendorong memberikan pengaruh yang lebih kuat dibandingkan dengan kemauan untuk meningkatkan pengetahuan dan kemauan untuk membentuk keahlian. Hal ini disebabkan karena daya pendorong merupakan dasar dari naluri yang ada pada dalam diri seseorang untuk

(3)

96 mewujudkan suatu perilaku yang

diarahkan pada tujuan dalam mencapai sasaran kepuasan. Berdasarkan teori dan hasil penelitian terdahulu maka peneliti menentukan hipotesis yang akan dijadikan secara empiris:

H1: Motivasi berpengaruh positif terhadap minat mahasiswa untuk mengikuti pendidikan profesi akuntansi (PPAk)

Pengaruh Biaya Pendidikan terhadap Minat Mahasiswa Akuntansi Mengikuti Pendidikan Profesi Akuntansi (PPAk)

Biaya pendidikan merupakan keseluruhan pengorbanan finansial yang dikeluarkan oleh mahasiswa untuk keperluan selama menempuh pendidikan dari awal sampai berakhirnya pendidikan. Menurut Ghozali (2000) analisis biaya manfaat adalah salah satu bentuk

penafsiran investasi yang

membandingkan antara biaya manfaat dan manfaat ekonomi dari suatu proyek sehingga manfaat yang didapat harus lebih dari biaya yang dikeluarkan. Biaya pendidikan yang mahal telah menjadi masalah yang klasik dan menjadi rahasia umum bagi hampir seluruh penduduk Indonesia yang sedang menimba ilmu dan telah menjadi penghalang masuk bagi

kalangan masyarakat yang

berpenghasilan rendah.

Menurut Sapitri & Yaya (2015) pengaruh biaya pendidikan terhadap minat mahasiswa mengikuti pendidikan profesi akuntansi adalah signifikan ke arah negative karena biaya pendidikan yang mahal menjadi kendala mahasiswa untuk melanjutkan pendidikan yang lebih tinggi. Penelitian Setyaningsih (2016), Ghaffari (2017), Dewi & Ratnadi (2018) dan Berlinasari (2017) menyatakan bahwa biaya pendidikan berpengaruh terhadap minat mahasiswa akuntansi untuk mengikuti PPAk. Hasil penelitian

menunjukkan bahwa biaya

penyelenggaraan dan/atau pengelolaan

pendidikan mempunyai pengaruh yang kuat terhadap minat mahasiswa akuntansi untuk mengikuti PPAk. Hal ini

disebabkan karena biaya

penyelenggaraan dan/atau pengelolaan pendidikan dikeluarkan secara terus-menerus salama mahasiswa menempuh pendidikan profesi akuntansi (PPAk).

Berdasarkan uraian diatas dapat disimpulkan bahwa hasil penelitian

menunjukkan bahwa biaya

penyelenggaraan dan/atau pengelolaan pendidikan mempunyai pengaruh yang kuat terhadap minat mahasiswa akuntansi untuk mengikuti PPAk. Hal ini

disebabkan karena biaya

penyelenggaraan dan/atau pengelolaan pendidikan dikeluarkan secara terus- menerus selama mahasiswa menempuh pendidikan profesi akuntansi (PPAk). Berdasarkan teori dan hasil penelitian terdahulu maka peneliti menentukan hipotesis yang akan dijadikan secara empiris:

H2: Biaya pendidikan berpengaruh positif terhadap minat mahasiswa untuk mengikuti pendidikan profesi akuntansi (PPAk).

Pengaruh Lama Pendidikan terhadap Minat Mahasiswa Akuntansi Mengikuti PPAk

Lama pendidikan adalah sebuah proses saat individu mengatur dan menginterpretasikan kesan-kesan sensoris mereka terhadap masa studi terjadwal yang harus ditempuh oleh mahasiswa tersebut sesuai dengan rentang waktu yang telah dipersyarakan. Lama pendidikan adalah jangka waktu yang dibutuhkan seseorang untuk menyelesaikan pendidikannya. Untuk mendapatkan gelar akuntan, calon akuntan harus menempuh pendidikan terlebih dahulu selama kurang lebih 1,5 tahun (Azizah, 2017).

Penelitian Berlinasari & Erawati (2017), Puspitarini & Kusumawati (2011), Azizah (2017) menyatakan

(4)

97 bahwa lama pendidikan berpengaruh

negatif pada minat mahasiswa akuntansi mengikuti Pendidikan Profesi Akuntansi. Berdasarkan pemaparan di atas dapat disimpulkan semakin tinggi persepsi terhadap lama pendidikan yang harus ditempuh maka semakin rendah minat mahasiswa untuk mengikuti PPAk. Apabila terjadi peningkatan biaya pendidikan, maka akan memberikan pengaruh pada menurunnya minat mahasiswa akuntansi mengikuti Pendidikan Profesi Akuntansi dan begitu pula sebaliknya. Menurut Lisnasari & Fitriany (2008) dan Suprianto & Nikmahi (2013) disimpulkan bahwa lama pendidikan PPAk tidak mempengaruhi secara signifikan minat mahasiswa akuntansi FEUI untuk mengikuti PPAk. Hal ini bisa jadi karena PPAk membuka kelas malam dan sabtu sehingga mahasiswa yang sudah bekerja masih tetap dapat mengikuti PPAk.

Berdasarkan uraian diatas dapat disimpulkan bahwa hal ini menandakan bahwa lama pendidikan berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat mengikuti PPAk karena semakin lama proses studi tersebut dapat diselesaikan maka semakin berminat mahasiswa untuk mengikuti PPAk. Berdasarkan teori dan hasil penelitian terdahulu maka peneliti menentukan hipotesis yang akan dijadikan secara empiris:

H3: Lama Pendidikan berpengaruh negatif terhadap minat mahasiswa untuk mengikuti pendidikan profesi akuntansi (PPAk).

METODE PENELITIAN

Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif, yang didasarkan pada filsafat metode penelitian berbasis positivisme digunakan untuk mencari populasi atau sampel tertentu, pengumpulan data menggunakan instrumen penelitian, analisis data bersifat kuantitatif/statistik, dengan tujuan menggambarkan dan pengujian

hipotesis diberikan. Objek penelitian merupakan sumber untuk mendapatkan data yang diperlukan, sedangkan subjek penelitian yaitu tempat dilakukannya penelitian. Pada penelitian ini yang menjadi objek penelitian yaitu Universitas Dharma Andalas yang beralamat di Jalan Sawahan No 103, Simpang Haru, Kec. Padang Timur, Kota Padang, Sumatera Barat 25000. Populasi dikatakan suatu wilayah generalisasi yang mencakup atas objek yang memiliki kualitas dan karakteristik tertentu yang telah ditetapkan oleh peneliti supaya dapat dipelajari lebih lanjut sehingga dapat disimpulkan bahwa dalam penelitian ini yang dijadikan sebagai populasi adalah Mahasiswa Jurusan Akuntansi Tahun 2015-2017 pada Universitas Dharma Andalas sebanyak 152 Orang.

Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah teknik purposive sampling. Purposive sampling adalah salah satu teknik sampling non-probability sampling dimana peneliti menentukan pengambilan sampel dengan cara menetapkan ciri-ciri khusus sesuai tujuan penelitian oleh peneliti itu sendiri. Adapun kriteria yang digunakan dalam penentuan sampel ini adalah sebagai berikut: (1) Mahasiswa Akuntansi angkatan 2015-2017 Pada UNIDHA, (2) Mahasiswa yang telah menyelesaikan semester V dan (3) Mahasiswa Akuntansi yang telah menyelesaikan mata kuliah auditing (Sugiyono, 2017).

Defenisi Operasional Variabel

Variabel penelitian merupakan suatu tanda atau sifat / nilai dari seseorang, objek atau aktivitas yang memiliki variasi tertentu yang ditetapkan oleh peneliti agar dapat dipelajari lebih lanjut dan setelah itu dapat ditarik kesimpulannya (Sugiyono, 2017). Variabel yang dimanfaatkan dalam penelitian ini adalah variabel bebas (variabel independen) dan variabel terikat

(5)

98 (dependen). Penelitian ini menggunakan

skala likert dimana, (1) Sangat Tidak Setuju, (2) Tidak Setuju, (3) Setuju dan (4) Sangat Setuju.

Tabel 1

Definisi Operasional Variabel No Variabel Item R Hitung R

Tabel Kesimpulan 1 Minat Mahasiswa Akuntansi Mengikuti Pendidikan Profesi Akuntansi (PPAk) (Y) Minat merupakan keinginan dihati responden terhadap suatu hal, hal dalam pengertian ini berarti keinginan yang dimiliki oleh responden untuk mengikuti Pendidikan Profesi Akuntansi (PPAk) 1.Keinginan mengemba ngkan profesi akuntansi 2.Ketertarika n untuk meningkatk an kualitas sebagai calon akuntan 3.Ketertarika n kesuksesan karir dalam profesi akuntansi 4.Keinginan mendapatk an pekerjaan dengan bayaran besar 5.Keinginan dan ketertarika n untuk mengikuti PPAk setelah selesai studi 1,2,3 4,5,6 7,8,9 10,11, 12 13,14 Hadiprasetyo, (2014) 2 Motivasi (X1) Motivasi merupakan suatu usaha pendorongan untuk menciptakan kegairahan dan mempengaru hi serta menggerakka n manusia untuk tingkah laku dalam perbuatannya untuk mencapai suatu tujuan tertentu. 1.Motivasi Karir 2.Motivasi Kualitas 3.Motivasi Ekonomi 4.Motivasi Mencari Ilmu 1,2,3,4 5,6,7,8 9,10,11, 12 13,14,1 5,16 Hadiprasetyo , (2014) 3 Biaya Pendidikan (X2) Biaya pendidikan pada individu menjadi menjadi interpretasi kesan sensoris terhadap 1.Biaya Administras i / registrasi 2.Biaya Perkuliaha n 3.Pengeluar an yang 1,2,6 3,4,5 7,8 Hadiprasetyo , (2014)

No Variabel Item R Hitung R

Tabel Kesimpulan keseluruhan pengorbanan finasial yang dikeluarkan baik oleh orang tua mahasiswa atau mahasiswa tersebut yang digunakan untuk keperluan selama menempuh pendidikan dari awal sampai akhirnya pendidikan. berkenaan pada saat penyeleng garaan PPAk 4 Lama Pendidikan (X3) Lama pendidikan merupakan sebuah proses saat individu mengatur dan menginterpret asikan kesan-kesan sensoris mereka terhadap masa studi terjadwal yang harus ditempuh oleh mahasiswa tersebut. 1.Batas waktu maksimal dalam menempu h PPAk 2.Masa studi di PPAk panjang 3.Tingkat kesulitan dalam kelulusan PPAk 1,2 3,5 4,6 Hadiprasetyo , (2014)

Teknik Analisis Data

Teknik analisis data menggunakan uji instrumen penelitian, uji normalitas, uji reliabilitas, uji multikolienearitas, uji heterokedastisitas, uji hipotesis (uji T), uji keofisien determinasi (uji R) dan uji regresi linier berganda.

HASIL DAN PEMBAHASAN

Penelitian ini menggunakan presepsi minat mahasiswa program Akuntansi dan mahasiswa tersebut yang menjadi respoden dalam penelitian ini pada kampus Universitas Dharma Andalas Padang. Adapun kuesioner yang penulis sebarkan yaitu sebanyak 152 kuesioner dan hanya kembali sebanyak 117 kuesioner. Ada beberapa yang tidak ada tanggapan atau tidak di kembalikan dengan alasan hilang dan sebagian

(6)

99 mahasiswa ada yang tidak masuk atau

cuti. Dapat dilihat pada tabel dibawah ini: Tabel 2

Daftar Mahasiswa Akuntansi No Angkatan Kusioner yang Disebar Kusioner yang Kembali % yang kembali 1. 2015 58 45 29,60% 2. 2016 49 35 23,02% 3. 2017 45 37 24,34% Total 152 117 76,96% Sumber: data primer (2020)

Berdasarkan tabel diatas jumlah data yang digunakan dalam penelitian ini berjumlah 117 responden dengan persentase sebesar 76,96%. Waktu pengumpulan data dilakukan 13 Januari 2020 sampai dengan 5 Februari 2020. Uji Validitas

1. Motivasi (X1)

Hasil pengujian dengan jumlah pertanyaan sebanyak 16 item pernyataan yang digunakan untuk mengukur variabel motivasi dapat dilihat pada tabel.

Tabel 3

Uji Validitas Motivasi No Variabel Item R Hitung R Tabel Kesimpulan 1 Motivasi (X1) Item 1 0,622 0,182 Valid 2 Item 2 0,657 0,182 Valid 3 Item 3 0,443 0,182 Valid 4 Item 4 0,735 0,182 Valid 5 Item 5 0,722 0,182 Valid 6 Item 6 0,768 0,182 Valid 7 Item 7 0,684 0,182 Valid 8 Item 8 0,628 0,182 Valid 9 Item 9 0,776 0,182 Valid 10 Item 10 0,768 0,182 Valid 11 Item 11 0,822 0,182 Valid 12 Item 12 0,790 0,182 Valid No Variabel Item R Hitung R Tabel Kesimpulan 13 Item 13 0,701 0,182 Valid 14 Item 14 0,673 0,182 Valid 15 Item 15 0,583 0,182 Valid 16 Item 16 0,423 0,182 Valid Sumber: Data Yang diolah SPSS 23, 2020

Maka dapat disimpulkan bahwa dari pernyataan diatas dapat dinyatakan valid, karena nilai r hitung > dari nilai r tabel, adapun nilai r tabel yaitu sebesar 0,182 maka dapat dilakukan untuk uji statistik selanjutnya.

2. Biaya Pendidikan (X2)

Hasil pengujian dengan jumlah pertanyaan sebanyak 8 item pernyataan yang digunakan untuk mengukur variabel biaya pendidikan dapat dilihat pada tabel

Tabel 4

Uji Validitas Biaya Pendidikan No Variabel Item R Hitung R Tabel Kesimpulan 1 Biaya Pendidikan (X2) Item 1 0,552 0,182 Valid 2 Item 2 0,651 0,182 Valid 3 Item 3 0,616 0,182 Valid 4 Item 4 0,570 0,182 Valid 5 Item 5 0,677 0,182 Valid 6 Item 6 0,677 0,182 Valid 7 Item 7 0,699 0,182 Valid 8 Item 8 0,731 0,182 Valid Sumber: Data Yang diolah SPSS 23, 2020

maka dapat disimpulkan bahwa dari pertanyaan diatas dapat dinyatakan valid, karena nilai r hitung > dari nilai r tabel, adapun nilai r tabel yaitu sebesar 0,182 maka dapat dilakukan untuk uji statistik selanjutnya.

(7)

100 Hasil pengujian dengan jumlah

pertanyaan sebanyak 6 item pernyataan yang digunakan untuk mengukur variabel lama pendidikan dapat dilihat pada tabel.

Tabel 5

Uji Validitas Tujuan Strategis Perusahaan No Variabel Item R Hitung R Tabel Kesimpulan 1 Lama Pendidikan (X3) Item 1 0,449 0,182 Valid 2 Item 2 0,454 0,182 Valid 3 Item 3 0,746 0,182 Valid 4 Item 4 0,662 0,182 Valid 5 Item 5 0,672 0,182 Valid 6 Item 6 0,790 0,182 Valid Sumber: Data Yang diolah SPSS 23, 2020

Hasil uji validitas pada tabel 5 dapat disimpulkan bahwa dari pernyataan diatas dapat dinyatakan valid, karena nilai r hitung > dari nilai r tabel, adapun nilai r tabel yaitu sebesar 0,182 maka dapat dilakukan untuk uji statistik selanjutnya. 4. Minat Mengikuti PPAk (Y)

Hasil pengujian dengan jumlah pertanyaan sebanyak 14 item pernyataan yang digunakan untuk mengukur variabel minat mengikuti PPAk dapat dilihat pada tabel sebagai berikut:

Tabel 6

Hasil Uji Validitas Minat Mengikuti PPAk No Variabel Item R Hitung R Tabel Kesimpulan 1 Minat Mengikuti PPAk (Y) Item 1 0,777 0,182 Valid 2 Item 2 0,661 0,182 Valid 3 Item 3 0,617 0,182 Valid 4 Item 4 0,736 0,182 Valid 5 Item 5 0,366 0,182 Valid 6 Item 6 0,671 0,182 Valid No Variabel Item R Hitung R Tabel Kesimpulan 7 Item 7 0,627 0,182 Valid 8 Item 8 0,710 0,182 Valid 9 Item 9 0,619 0,182 Valid 10 Item 10 0,661 0,182 Valid 11 Item 11 0,685 0,182 Valid 12 Item 12 0,664 0,182 Valid 13 Item 13 0,786 0,182 Valid 14 Item 14 0,691 0,182 Valid Sumber: Data Yang diolah SPSS 23, 2020

Maka dapat disimpulkan bahwa dari pertanyaan diatas dapat dinyatakan valid, karena nilai r hitung > dari nilai r tabel, adapun nilai r tabel yaitu sebesar 0,182 maka dapat dilakukan untuk uji statistik selanjutnya.

Uji Reliabilitas

Uji reliabilitas digunakan untuk menunjukkan sejauh mana suatu hasil pengukuran relatif konsisten apabila diulang pada waktu yang berbeda, uji ini hanya dilakukan terhadap item-item yang dinyatakan valid pada uji sebelumnya yaitu uji validitas, uji reabilitas berdasarkan cronbach alpha dimana nilai

alpha lebih besar atau sama dengan 0,7 maka menunjukkan variabel tersebut

realible atau jawaban responden akan cenderung sama, walaupun diberikan pada waktu yang berbeda. Dari hasil pengujian reabilitas dengan menggunakan bantuan program SPSS for windows maka didapatkan nilai cronbach alpha yang ditunjukan pada tabel dibawah ini:

Tabel 7 Uji Reliabilitas

Variabel Cronbach Alpha Status

Motivasi 0,921 Reliabel Biaya Pendidikan 0,800 Reliabel

(8)

101 Variabel Cronbach Alpha Status

Lama Pendidikan 0,712 Reliabel Minat Mahasiswa

Mengikuti PPAk

0,896 Reliabel

Sumber: Data Yang diolah SPSS 23, 2020 Berdasarkan tabel diatas terlihat bahwa nilai cronbach alpha > 0,7 maka dapat disimpulkan bahwa setiap variabel dinayatakan reliable.

Hasil Uji Asumsi Klasik Uji Normalitas

Uji normalitas bertujuan untuk menguji apakah dalam model regresi variabel pengganggu atau residual memiliki distribusi normal. Pengujian normalitas dapat dilakukan dengan mengunakan Kolmogorov smirnov (Ks)

dengan melihat nilai signifikan yang dihasilkan > 0,05 maka distribusi data yang dikatakan normal, sebaliknya jika signifikan yang dihasilkan < 0,05 maka data tidak terdistribusi secara normal. Hasil uji normalitas data terdapat pada tabel di bawah ini:

Tabel 8

Hasil Uji Normalitas Test Statistic Sig (2-Tailed) Alpha Kesimpulan 0,100 0,172 0,05 Terdistribusi Normal Sumber: Data Yang diolah SPSS 23, 2020

Dari tabel terlihat bahwa hasil uji normalitas menunjukkan bahwa nilai signifikan pengujian klomogorov-smirnov menunjukkan 0,172 > 0,05, hasil tersebut berdistribusi normal maka data tersebut dapat digunakan untuk penelitian lebih lanjut.

Hasil Uji Multikolinearitas

Uji multikolinearitas bertujuan untuk melihat korelasi antar variabel independen (X). Apabila terdapat multikolineraritas yang signifikan antar sesama variabel independen maka harus dieliminasi dari analisis regresi berganda. Uji multikolinearitas dapat di uji dengan nilai VIF untuk

masing masing variabel independen. Persyaratan untuk bebas dari multikolinearitas adalah apabila angka

tolerance > 0,10 dan VIF < 10 maka

dikatakan tidak gejala

multikolinearitas, sedangkan jika

tolerance > 0,10 dan VIF < 10 berarti terjadi multikolinearitas. Hasil ini

sesuai dengan pengujian

multikolinearitas yang terdapat pada tabel sebagai berikut:

Tabel 9

Hasil Uji Multikolinearitas Variabel Tolerance VIF Kesimpulan

Motivasi (X1) 0,944 1,059 Tidak Terjadi Multikolinearitas Biaya Pendidikan (X2) 0,676 1,479 Tidak Terjadi Multikolinearitas Lama Pendidikan (X3) 0,696 1,436 Tidak Terjadi Multikolinearitas

Sumber: Data Yang diolah SPSS 23, 2020 Berdasarkan tabel di atas dapat diketahui bahwa nilai tolerance variabel independen Motivasi sebesar 0,944 dan nilai VIF sebesar 1,059. Variabel Biaya Pendidikan dengan nilai tolerance

sebesar 0,676 dan nilai VIF sebesar 1,479. Variabel Lama Pendidikan dengan nilai tolerance sebesar 0,696 dan nilai VIF sebesar 1,436. Setiap variabel memiliki nilai tolerance berada di atas standar tolerance 0,10 dengan nilai VIF semua variabel independennya kecil dari 10. Hal ini menunjukkan bahwa hasil analisis menunjukan tidak ada terdapat gejala multikolinearitas sehingga pengujian layak menggunakan model regresi berganda.

Hasil Uji Heteroskedastisitas

Uji heteroskedastisitas digunakan untuk melihat apakah dalam sebuah model regresi terjadi ketidak samaan varians dari residual atas suatu pengamatan ke pengamatan lain tetap, maka disebut homokedastisitas dan jika berbeda disebut heteroskedastisitas. Untuk mendeteksi adanya gejala

(9)

102 heteroskedastisitas dilakukan uji glejser.

Apabila signifikan probabilitasnya > 0,05 atau 5% maka tidak terjadi heteroskedastisitas tetapi jika tingkat signifikan probabilitasnya < 0,05 atau 5% maka terjadi heteroskedastisitas. Hasil pengajuan dapat dilihat pada tabel.

Tabel 10

Hasil Uji Heteroskedastisitas Variabel Sign Alpha Kesimpulan Motivasi (X1) 0,432 0,05 Tidak Terjadi

Heteroskedastisitas Biaya Pendidikan (X2) 0,897 0,05 Tidak Terjadi Heteroskedastisitas Lama Pendidikan (X3) 0,380 0,05 Tidak Terjadi Heteroskedastisitas

Sumber: Data Yang diolah SPSS 23, 2020 Berdasarkan table diatas dapat diketahui bahwa nilai signifikan variabel motivasi sebesar 0,432, variabel biaya pendidikan sebesar 0,897 dan variabel lama pendidikan sebesar 0,380. Setiap variabel independen memiliki nilai signifikan yang berada diatas tingkat nilai kepercayaan sebesar 0,05, jadi dapat disimpulkan model regresi ini tidak mengandung adanya heteroskedastisitas. Hasil Uji Regresi Linier Berganda

Pengujian hipotesis yang menyatakan bahwa ada pengaruh antara motivasi, biaya pendidikan dan lama pendidikan memberikan konstribusi terhadap minat mengikuti PPAk pada mahasiswa akuntansi di Universitas Dharma Andalas Padang, analisis regresi linier berganda mengunakan program

SPSS 23 for windows seperti yang dikemukakan pada tabel sebagai berikut:

Tabel 11

Hasil Uji Regresi Linear Berganda Variabel Koefisien Signifikan

Constanta 18,516 0,05 Motivasi (X1) 0,116 0,05 Biaya Pendidikan (X2) 0,476 0,05 Lama Pendidikan (X3) 0,541 0,05 Sumber: Data Yang diolah SPSS 23, 2020

Berdasarkan tabel 11 maka ringkasan hasil pengujian dapat di informasikan persamaan regresinya sebagai berikut:

Y = 18,516 + 0,116 (X1) + 0,476 (X2) + 0,541 (X3)

Dimana:

Y = Minat Mengikuti PPAk X1 = Motivasi

X2 = Biaya Pendidikan X3 = Lama Pendidikan

Dari persamaan tersebut dapat dilihat bahwa:

1.Nilai konstantan = 18,516 ini menunjukkan bahwa tanpa variabel bebas (motivasi, biaya pendidikan dan lama pendidikan) maka terjadi peningkatan minat mengikuti PPAk yaitu sebesar nilai konstanta 18,516. 2.Koefisien regresi motivasi X1 = 0,116

artinya setiap peningkatan variabel motivasi sebesar 1 satuan akan meningkatkan variabel minat mengikuti PPAk sebesar 0,116 dengan menganggap variabel model lain konstan.

3.Biaya pendidikan X2 = 0,476 artinya setiap peningkatan variabellama pendidikan sebesar 1 satuan akan meningkatkan variabel minat mengikuti PPAk 0,476 dengan menganggap variabel ini dengan variabel konstan.

4.Lama pendidikan X3 = 0,541 artinya setiap peningkatan variabel lama pekerjaa sebesar 1 satuan akan meningkatkan variabel minat mengikuti PPAk 0,541 dengan menganggap variabel ini dengan variabel konstan.

Uji Hipotesis

Uji T-Test (uji statistic)

Pengujian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan signifikan dari masing masing variabel independen terhadap variabel dependen. Uji t dilakukan untuk memeriksa lebih lanjut manakah di antara ketiga variabel

(10)

103 independen dari motivasi, biaya

pendidikan dan lama pendidikan tersebut signifikan atau tidak terhadap minat mengikuti PPAk. Jika t hitung > t tabel atau nilai sig < 0,05 maka H0 di tolak dan Ha di terima, namun sebaliknya jika t hitung < t tabel atau nilai sig > 0,05 maka H0 di terima dan Ha ditolak. Dengan tingkat signifikan mengunakan α = 0,05 dan derajat kebersamaan 117 – 3 = 114 maka diperoleh hasil t tabel yaitu sebesar 1,981.

Tabel 12 Hasil Uji T-Test

Variabel T Hitung T Tabel Sig Alpha Kesimpulan

Motivasi (X1) 1,522 1,981 0,131 0,05 Ditolak Biaya Pendidikan (X2) 2,905 1,981 0,004 0,05 Diterima Lama Pendidikan (X3) 2,348 1,981 0,021 0,05 Diterima

Sumber: Data Yang diolah SPSS 23, 2020 Dari tabel 12 diketahui untuk variabel motivasi t hitung < t tabel yaitu 1,522 < 1,981 dengan signifikan 0,131. Nilai signifikan motivasi (X1) sebesar

0,131 > 0,05 maka H1 ditolak. Berarti tidak adanya pengaruh antara variabel motivasi terhadap minat mengikuti PPAk pada mahasiswa akuntansi di Universitas Dharma Andalas Padang.

Variabel biaya pendidikan t hitung > t tabel yaitu 2,905 > 1,981 dengan signifikan variabel biaya pendidikan (X2) yaitu sebesar 0,004 <

0,05 maka H2 diterima, berarti adanya pengaruh positif yang signifikan antara variabel biaya pendidikan terhadap minat mengikuti PPAk pada mahasiswa akuntansi di Universitas Dharma Andalas Padang.

Untuk variabel lama pendidikan t hitung > t tabel yaitu 2,348 > 1,981 dengan signifikan 0,021 < 0,05. Nilai signifikan lama pendidikan (X3) yaitu

sebesar 0,021 < 0,05 maka H3 diterima. Berarti adanya pengaruh positif yang

signifikan antara variabel lama pendidikan terhadap minat mengikuti PPAk pada mahasiswa akuntansi di Universitas Dharma Andalas Padang. Hasil Analisa Koefisien Determinasi (Adjusted R2)

Untuk mengetahui kerjasama variabel independen terhadap variabel dependen dilihat dari R square – nya. Koefisien determinasi R2 berfungsi untuk

mengukur kemampuan dalam

menerangkan variasi variabel dependen. Analisa korelasi linear berganda dan determinasi berganda dapat dilakukan dengan mengunakan program SPSS 23 for windows seperti yang dikemukakan pada tabel di bawah ini.

Tabel 13

Hasil Analisa Koefisien Determinasi

Model Summary

Model R R Square Adjusted R Square

Std. Error of the Estimate

1 ,469a ,220 ,199 4,661

a. Predictors: (Constant), Lama Pendidikan, Motivasi, Biaya Pendidikan

Sumber: Data Yang diolah SPSS 23, 2020 Berdasarkan tabel di atas dapat dikeahui nilai Adjusted R square nya sebesar 0,199. Hal ini menunjukan bahwa motivasi, biaya pendidikan dan lama pendidikan memberikan konstribusi terhadap minat mengikuti PPAk sebanyak 19,9 % sedangkan sisanya dipengaruhi oleh faktor-faktor lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini seperti pengalaman kerja, biaya peluang dan gender.

Pengaruh Motivasi Terhadap Minat Mengikuti PPAk

Pengujian secara parsial (uji T) menunjukan bahwa variabel motivasi tidak berpengaruh terhadap minat mengikuti PPAk pada mahasiswa akuntansi di Universitas Dharma Andalas Padang, maka H1 ditolak. Berarti tidak

adanya pengaruh antara variabel motivasi terhadap minat mengikuti PPAk pada

(11)

104 mahasiswa akuntansi di Universitas

Dharma Andalas Padang.

Penelitian ini sejalan dengan hasil penelitian yang didahulukan oleh Sapitri & Yaya (2015) dan Puspitarini & Kusumawati (2011) yang menyatakan bahwa motivasi tidak berpengaruh pada minat mahasiswa akuntansi mengikuti PPAk karena menganggap tanpa mengikuti pendidikan profesi akuntansi seseorang bisa meningkatkan karir sebagai seorang pengusaha, karena seorang pengusaha tidak perlu mengikuti pendidikan profesi akuntansi terlebih dahulu dan tanpa mengikuti pendidikan profesi akuntansi, mereka dapat meningkatkan ekonomi dengan cara menjadi seorang pengusaha. Serta merasa akan dapat mendapatkan penghargaan dari lingkungan mereka dengan cara menjadi pengusaha yang sukses dan membuka peluang lapangan pekerjaan. Mahasiswa kurang berminat mengikuti pendidikan profesi akuntansi karena menganggap tanpa gelar AK mahasiswa bisa bekerja diakuntan public. Motivasi bukan faktor yang mempengaruhi minat mahasiswa akuntansi pada Universitas Dharma Andalas untuk mengikuti PPAk. Suatu perusahaan dalam mencari calon karyawan tidak mengharuskan seseorang memiliki gelar akuntan ataupun beregister. Kondisi ini terjadi karena pendidikan Akuntansi tidak menunjukkan jenjang pendidikan yang lebih tinggi. Gelar Akuntansi lebih menunjukkan kualifikasi dan spesifikasi seseorang yang berprofesi di bidang akuntansi dibandingkan dengan sesorang lulusan S1 akuntansi yang bergelar SE. Pengaruh Biaya Pendidikan Terhadap Minat Mengikuti PPAk

Pengujian secara parsial (uji T) menunjukan bahwa variabel biaya pendidikan berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat mengikuti PPAk pada mahasiswa akuntansi di Universitas Dharma Andalas Padang,

maka H2 diterima, Berarti adanya pengaruh positif yang signifikan antara variabel biaya pendidikan terhadap minat mengikuti PPAk pada mahasiswa akuntansi di Universitas Dharma Andalas Padang. Hasil penelitian ini menujukkan bahwa biaya pendidikan mempunyai pengaruh yang kuat terhadap minat mahasiswa akuntansi dalam mengikuti PPAk. Hal ini disebabkan karena biaya pendidikan dikeluarkan secara terus-menerus selama mahasiswa menempuh Pendidikan Profesi Akuntansi (PPAk).

Penelitian ini sejalan dengan hasil penelitian yang didahulukan oleh Ghaffari (2017), Sapitri & Yaya (2015), Setyaningsih (2016), Dewi & Ratnadi (2018) dan Berlinasari (2017) yang menyatakan bahwa biaya pendidikan berpengaruh positif pada minat mahasiswa akuntansi mengikuti PPAk karena biaya pendidikan merupakan proses seseorang mengatur dan menginterpretasikan seluruhan pengorbanan finansial yang dikeluarkan baik oleh orang tua atau mahasiswa tersebut untuk kepentingan perkuliahan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa biaya penyelenggaraan dan/atau pengelolaan pendidikan mempunyai pengaruh yang kuat terhadap minat mahasiswa akuntansi untuk mengikuti PPAk. Hal ini disebabkan karena biaya penyelenggaraan dan/atau pengelolaan pendidikan dikeluarkan secara terus menerus selama mahasiswa menempuh pendidikan profesi akuntansi (PPAk).

Menurut Mulyadi (2000) biaya adalah pengerbanan ekonomi yang diukur dalam suatu uang, yang telah terjadi atau kempuan akan terjadi untuk mencapai tujuan tertentu. Definisi lain tentang biaya juga dikemukakan oleh The Commite On Cost Concept and Standart of The American Accaunting Association

sebagaimana dikutip dalam (Usry, 1996) yaitu: “Biaya sebagai suatu nilai tukar, prasyarat atau pengorbanan yang dilakukan guna memperoleh manfaat.

(12)

105 Akuntansi keuangan memiliki prasyarat

atau pengorbanan tersebut pada tanggal perolehan dinyatakan dengan pengurangan kas atau aktiva lainnya pada saat ini atau dimasa mendatang.”

Semakin besar biaya pendidikan maka semakin tinggi minat mahasiswa akuntansi mengikuti pendidikan profesi akuntansi pada Universitas Dharma Andalas. Biaya pendidikan merupakan keseluruhan pengorbanan finansial yang dikeluarkan oleh mahasiswa untuk keperluan selama menempuh pendidikan dari awal sampai berakhirnya pendidikan, sehingga mahasiswa akuntansi pada Universitas Dharma Andalas berfikir bahwa biaya penyelenggaraan dan/atau pengelolaan pendidikan mempunyai pengaruh yang kuat terhadap minat mahasiswa akuntansi untuk mengikuti PPAk. Hal ini disebabkan karena biaya penyelenggaraan dan/atau pengelolaan pendidikan dikeluarkan secara terus-menerus selama mahasiswa menempuh pendidikan profesi akuntansi (PPAk). Pengeluaran biaya untuk mengikuti pendidikan profesi akuntansi tersebut akan menciptakan seorang akuntan yang profesional karena telah melaksanakan pendidikan untuk menjadi seorang akuntan yang baik dan berkualitas, Pengaruh Lama Pendidikan Terhadap Minat Mengikuti PPAk

Pengujian secara parsial (uji T) menunjukan bahwa variabel lama pendidikan berpengaruh terhadap minat mengikuti PPAk pada mahasiswa akuntansi di Universitas Dharma Andalas Padang, maka H3 diterima. Berarti adanya pengaruh yang signifikan antara variabel lama pendidikan terhadap minat mengikuti PPAk pada mahasiswa akuntansi di Universitas Dharma Andalas Padang. Hal ini menandakan bahwa lama pendidikan berpengaruh terhadap minat mengikuti Pendidikan Profesi Akuntansi (PPAk) karena mahasiswa beranggapan bahwa batas maksimal dalam menempuh

Pendidikan Profesi Akuntansi (PPAk) sangat berpengaruh kuat terhadap minat mahasiswa untuk mengikuti Pendidikan Profesi Akuntansi (PPAk). Hal ini disebabkan karena batas waktu maksimal dalam menempuh PPAk yaitu selama 1-1,5 tahun

Penelitian ini didukung oleh penelitian oleh Ghaffari (2017) dan Berlinasari (2017) menyatakan bahwa lama pendidikan berpengaruh positif terhadap minat mahasiswa untuk mengikuti PPAk. Hasil penelitian menunjukkan bahwa batas waktu maksimal dalam menempuh pendidikan mempunyai pengaruh yang kuat terhadap minat mahasiswa akuntansi untuk mengikuti PPAk. Hal ini disebabkan karena batas waktu maksimal dalam menempuh PPAk yaitu selama 1-1,5 tahun.

Masa pendidikan ialah proses saat

seserang mengatur dan

menginterpretasikan kesan-kesan mereka terhadap masa studi yang telah terjadwal dan harus ditempuh sesuai dengan rentang waktu yang telah ditentukan (Berlinasari, 2017).

Lama pendidikan adalah sebuah proses saat individu mengatur dan menginterpretasikan kesan-kesan sensoris mereka terhadap masa studi terjadwal yang harus ditempuh oleh mahasiswa tersebut sesuai dengan rentang waktu yang telah dipersyarakan. Sebagian besar lulusan sarjana ekonomi banyak yang memilih untuk segera bekerja setelah mereka lulus karena adanya desakan ekonomi atau karir. Mereka menganggap kurun waktu terlalu lama untuk menempuh S-1 akuntansi selama empat tahun ditambah dengan waktu 1 sampai 1,5 tahun untuk mengikuti PPAk hingga akhirnya bekerja. Sehingga mahasiswa akuntansi pada Universitas Dharma Andalas beranggapan bahwa lama pendidikan adalah faktor pendorong yang akan mempengaruhi mereka untuk mengikuti

(13)

106 Pendidikan Profesi Akuntansi (PPAk)

karena semakin lama proses studi tersebut dapat diselesaikan maka semakin berminat mahasiswa untuk mengikuti PPAk. Sebab mahasiswa tersebut telah memiliki pengalaman dan wawasan yang luas untuk menjadi seorang akuntan yang profesional dan berkualitas.

SIMPULAN

Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa, pertama, motivasi dengan hasil tidak berpengaruh terhadap minat mengikuti PPAk pada mahasiswa akuntansi di Universitas Dharma Andalas Padang (H1). Hal ini dapat disebabkan

karena faktor dalam diri mahasiswa tersebut tidak terdorong untuk mengerjakan sesuatu yang mereka sukai dari pada bekerja hanya karena imbalan. Mungkin juga disebabkan karena berkarir di bidang lain memberikan penghasilan yang tinggi dari pada berkarir sebagai akuntan. Kedua, biaya pendidikan dengan hasil berpengaruh positif terhadap minat mengikuti PPAk pada mahasiswa akuntansi di Universitas Dharma Andalas Padang (H2) semakin besar biaya

pendidikan maka semakin tinggi minat mahasiswa akuntansi mengikuti pendidikan profesi akuntansi. Ketiga, lama pendidikan dengan hasil berpengaruh positif terhadap minat mengikuti PPAk pada mahasiswa akuntansi di Universitas Dharma Andalas Padang (H3) semakin lama proses studi

tersebut dapat diselesaikan maka semakin berminat mahasiswa untuk mengikuti PPAk.

UCAPAN TERIMAKSIH

Dengan selesainya penulisan artikel ini, penulis mengucapkan terima kasih kepada pihak-pihak yang membantu selama proses penulisan, Ibu Aminar Sutra Dewi SE,M.Si, selaku ketua STIE”KBP” Bapak Maizul Rahmizal SE,M.Sc selaku wakil ketua STIE”KBP”, Bapak Muhammad Rivandi

SE,M.Si selaku ketua prodi Akuntansi STIE”KBP” sekaligus pembimbing skripsi.

DAFTAR PUSTAKA

Audi Ghaffari, M. (2017). Pengaruh Motivasi, Persepsi Biaya Pendidikan Dan Lama Pendidikan Terhadap Minat Mahasiswa Akuntansi Untuk Mengikuti Pendidikan Profesi Akuntansi (PPAk) (Studi Kasus Pada Perguruan Tinggi di Bandar Lampung). Jurnal Akuntansi Dan Keuangan, 1(1), 287–295. https://doi.org/10.1016/j.sbspro.20 15.04.758

Azizah, A. B. F. (2017). Pengaruh Motivasi,Lama Pendidikan, dan Biaya Pendidikan Terhadap Minat Mahasiswa Akuntansi Untuk Mengikuti Pendidikan Profesi AKuntansi (PPAk). Naskah Publikasi.

Berlinasari, M., & Erawati, N. M. A. (2017). Pengaruh Motivasi, Biaya Pendidikan Dan Lama Pendidikan Pada Minat Mahasiswa Akuntansi Mengikuti (PPAK). ISSN:

2302-8556 E-Jurnal Akuntansi

Universitas Udayana, 21(3), 447– 476.

Denziana, A., & Febriani, R. F. (2017). Pengaruh Motivasi, Persepsi Biaya Pendidikan Dan Lama Pendidikan Terhadap Minat Mahasiswa Akuntansi Untuk Mengikuti Pendidikan Profesi Akuntansi (PPAk) (Studi Kasus Pada Perguruan Tinggi di Bandar Lampung). Jurnal Akuntansi Dan Keuangan, 8(2), 12–21.

Dewi, K. A. R., & Ratnadi, N. M. D. (2018). Pengaruh Motivasi , Biaya , dan Pengetahuan Mahasiswa Tentang UU No . 5 Tahun 2011 Pada Minat PPAk Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Udayana ( Unud ),. E-Jurnal

(14)

107

Akuntansi Universitas Udayana,

22(5), 51–79.

https://doi.org/https://doi.org/10.24 843/EJA.2018.v22.i01.p03

Pengaruh

Ghozali, H. I. (2016). Aplikasi Analisis Multivariete Dengan Program IBM SPSS 23 (P. P. Harto (ed.); Edisi 8). Badan Penerbit Universitas Diponegoro.

Hadiprasetyo, T. (2014). Pengaruh Motivasi, Persepsi Biaya Pendidikan Dan Persepsi Masa Studi terhadap Minat Mahasiswa Prodi Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Negri Yogyakarta Untuk Mengikuti Pendidikan Profesi Akuntansi. Naskah Publikasi, 85(1), 2071–2079. https://doi.org/10.1016/j.bbapap.20 13.06.007

Katti, S. W. B., & Mutmainah. (2014). Analisis Pengaruh Motivasi Kualitas , Biaya Pendidikan , Dan Lama Studi Terhadap Minat Mahasiswa Akuntansi Untuk Mengikuti Pendidikan PPAK ( Studi Kasus Pada Universitas Merdeka Madiun ). Ekomaks,

3(September), 109–122. http://unmermadiun.ac.id/ejurnal/i ndex.php/ekomaks/article/view/12 6/0

Lisnasari, R. N., & Fitriany. (2008).

Faktor-Faktor Yang

Mempengaruhi Minat Mahasiswa Akuntansi Untuk Mengikuti Pendidikan Profesi Akuntansi (PPAk) (Studi. The 2nd Accounting

Conference, 1st Doctoral

Colloquium, and Accounting Workshop, November, 4–5.

Machfoed. (1998). Pengaruh Motivasi

Terhadap Minat Mahasiswa

Akuntansi Mengikuti Pendidikan Profesi Akuntansi (PPAK). 111. Nurhayani, ulfa. (2012). Pengaruh

Motivasi Terhadap Minat Mahasiswa Akuntansi Untuk

Mengikuti Pendidikan Profesi Akuntansi (Ppak) (Studi Empiris Pada Perguruan Tinggi Swasta Medan). Jurnal Mediasi, 4, 59–67. Nurjanah, P. (2015). Pengaruh Motivasi

Terhadap Minat Mahasiswa

Mendaftar PPAk Sebagai Dampak Dari Peraturan Menteri Keuangan

(PMK) NO. 25/PMK.01/2015

(Issue 25). Naskah Publikasi. Prayoga, A. D., Rispantyo, & Kristianto,

D. (2017). Pengaruh motivasi terhadap minat mahasiswa akuntansi untuk megikuti pendidikan profesi akuntansi pada mahasiswa program studi akuntansi universitas slamet riyadi surakarta.

Akuntansi Dan Sistem Teknologi Informasi, 13(4), 498–509.

Purnaningtyas, H. A., & Cahyono, Y. T. (2018). Pengaruh Motivasi Dan Biaya Pendidikan Terhadap Minat Mahasiswa Mengikuti Pendidikan Profesi Akuntansi (Studi Kasus Pada Mahasiswa Akuntansi Universitas Muhammadiyah Surakarta). Jurnal Ekonomi, 180– 188.

Puspitarini, D., & Kusumawati, F. (2011). Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Minat Mahasiswa Mengikuti Pendidikan Profesi Akuntansi (PPAk). Jurnal Investasi Juni, 7(1), 46–63.

Putra, R. P. (2017). Pengaruh Motivasi, Persepsi Biaya Dan Lama Pendidikan Terhadap Minat Mahasiswa Untuk Melanjutkan Program Pasca Magister Akuntansi (Studi Kasus Pada Mahasiswa Program Akuntansi Universitas Gajah Mada). Naskah Publikasi. Rahayu, S., & Rusmawan, R. W. (2005).

Faktor-Faktor Yang

Mempengaruhi Minat Untuk Mengikuti Program Pendidikan Profesi. Universitas Jendral Soedirman Purwokerto, 1–21. Sapitri, Z., & Yaya, R. (2015).

(15)

108 Faktor Yang Berpengaruh

Terhadap Minat Mahasiswa Untuk Mengikuti Pendidikan Profesi Akuntansi (PPAk). Jurnal Akuntansi & Investasi, 16(1), 46– 61.

Setyaningsih, P. (2016). Pengaruh Motivasi, Biaya Pendidikan, Dan Lama Pendidikan Terhadap Minat Mahasiswa Akuntansi Untuk Mengikuti Pendidikan Profesi Akuntansi (PPAk) (Studi Kasus Pada Mahasiswa Akuntansi di Universitas Muhammadiyah Surakarta). Naskah Publikasi. Sugiyono. (2017). Metode Penelitian

Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung. Alfabeta

Suprianto, E., & Nikmahi, M. (2013).

Faktor-Faktor Yang

Mempengaruhi Minat Profesi Akuntansi Ditinjau Dari Gender Dan Status. Jurnal Akuntansi Indonesia, 2(1), 17–26.

Wangarry, R., Sondakh, J., & Budiarso, N. S. (2018). Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Minat Mahasiswa Akuntansi Untuk Mengikuti Pendidikan Profesi Akuntansi. Jurnal Riset Akuntansi Going Concern 13(3), 13(3), 108– 119.

Figur

Memperbarui...

Referensi

Memperbarui...

Related subjects :