pedoman pengisian blangko ijazah sd baru

130  Download (1)

Teks penuh

(1)

PEDOMAN PENGISIAN BLANGKO IJAZAH

SEKOLAH DASAR (SD)

TAHUN PELAJARAN 2011/2012

PEMERINTAH PROVINSI JAWA TIMUR

DINAS PENDIDIKAN

(2)

DAFTAR ISI

Pedoman Pengisian Blangko Ijazah Sekolah Dasar :

a. Petunjuk Umum

b. Petunjuk Khusus Pengisian Halaman Depan c. Petunjuk Khusus Pengisian Halaman Belakang d. Contoh Lampiran Penulisan Blangko Ijazah

(3)

PEDOMAN PENGISIAN BLANGKO IJAZAH

SEKOLAH DASAR ( SD )

TAHUN PELAJARAN 2011/2012

A. PETUNJUK UMUM

1. Bingkai blangko Ijazah pada satuan pendidikan sebagai berikut : - SD, kombinasi warna merah, kuning, dan hitam;

2. Ijazah diisi oleh panitia yang dibentuk Kepala Sekolah.

3. Ijazah ditandatangani oleh Kepala Sekolah sesuai dengan surat edaran BSNP Nomor : 0007/SDAR/BSNP/V/2012 tentang Penandatanganan SKHUN dan Ijazah.

4. Ijazah ditulis dengan tulisan yang baik, benar, jelas, rapi, dan bersih dengan menggunakan tinta warna hitam yang tidak mudah luntur dan tidak mudah terhapus.

5. Jika terjadi kesalahan dalam pengisian, ijazah tidak boleh dicoret, ditimpa, atau di tip-ex dan harus diganti dengan blangko yang baru.

6. Ijazah yang salah dalam pengisian di silang dengan tinta warna hitam pada kedua sudut yang berlawanan pada halaman depan dan belakang dan dimusnahkan dengan berita acara yang ditandatangani oleh Kepala Sekolah disaksikan oleh instansi terkait.

7. Dasar pengalokasian blangko Ijazah SD per Kabupaten/Kota disesuaikan dengan Jumlah Peserta Ujian Nasional SD tahun pelajaran 2011/2012 yang tercantum pada Daftar Kolektif Hasil Ujian Nasional (DKHUN).

8. Jika terdapat sisa blangko Ijazah di sekolah dikembalikan ke Dinas Pendidikan Provinsi dengan berita acara yang ditandatangai oleh Kepala Sekolah disaksikan oleh instansi terkait.

9. Sisa blangko yang terdapat di provinsi dimusnahkan paling lambat 1 (satu) bulan setelah tahun pelajaran baru dimulai.

(4)

B. PETUNJUK KHUSUS PENGISIAN HALAMAN DEPAN IJAZAH

SEKOLAH DASAR :

1. Pengisian nama sekolah, sesuai dengan nomenklatur sekolah yang bersangkutan, ditulis lengkap Kecamatan dan Kabupaten/Kota.

Contoh : Sekolah Dasar Negeri Kaliasin I, Genteng, Kota Surabaya.

2. Pengisian nama pemilik Ijazah SD ditulis dengan huruf kapital sesuai dengan yang tercantum pada akte kelahiran/kenal lahir/bukti kelahiran yang sah;

3. Pengisian tempat dan tanggal lahir pemilik Ijazah SD sesuai dengan yang tercantum pada akte kelahiran/kenal lahir/bukti kelahiran lain yang sah.

4. Pengisian nama orang tua pemilik Ijazah SD sesuai dengan yang tercantum pada akte kelahiran/kenal lahir/bukti kelahiran lain yang sah. 5. Pengisian nomor induk pemilik Ijazah sesuai dengan nomor induk siswa

yang tercantum pada Buku Induk;

6. Pengisian nomor peserta terdiri atas 14 (empat belas) digit sesuai dengan nomor peserta yang tertera di SKHUN. 1 (satu) digit berisi informasi jenjang pendidikan, 2 (dua) digit berisi informasi tahun, 2 (dua) digit berisi informasi kode provinsi, 2 (dua) digit berisi informasi kode Kabupaten/Kota, 3 (tiga) digit berisi informasi kode Sekolah, 3 (tiga) digit berisi informasi kode Urut Peserta, dan 1 (satu) digit berisi informasi validasi.

Contoh :

1 – 12 – 05 – 01 – 001 – 001 – 8

1

= jenjang pendidikan SD

12

= tahun 2012

05

= kode Provinsi Jawa Timur

01

= kode Kota Surabaya

001

= kode Sekolah di Kota Surabaya

001

= kode Urut Peserta UN

(5)

7. Pengisian nama tempat dan tanggal penerbitan Ijazah adalah nama

kabupaten/kota tempat penerbitan, diikuti dengan tanggal dan bulan penerbitan Ijazah sesuai dengan tanggal pengumuman kelulusan Ujian Sekolah Dasar tahun pelajaran 2011/2012 yaitu tanggal 16 Juni 2012.

8. Pengisian nama kepala sekolah adalah nama kepala sekolah satuan pendidikan masing-masing dan dibubuhkan tanda tangan. Bagi kepala sekolah yang pegawai negeri sipil diisi NIP, sedangkan bagi kepala sekolah yang bukan pegawai negeri sipil diisi garis/strip (----).

9. Stempel yang digunakan adalah stempel sekolah satuan pendidikan masing-masing.

10. Pas foto adalah pas foto peserta didik yang terbaru, dibubuhi cap tiga jari tengah tangan kiri serta stempel menyentuh pas foto.

11. Nomor kode diisi nomor kode Provinsi dengan sistem pengkodean sebagai berikut :

Contoh :

- DN – 05 : kode Ijazah Sekolah Dasar Provinsi Jawa Timur - Dd : kode jenjang pendidikan Sekolah Dasar

- 0000000 : Nomor seri Ijazah ybs.

Contoh :

(6)

C. PETUNJUK KHUSUS PENGISIAN HALAMAN BELAKANG

IJAZAH SEKOLAH DASAR :

1. Pengisian nama pemilik Ijazah SD ditulis dengan huruf kapital sesuai dengan yang tercantum pada akte kelahiran/kenal lahir/bukti kelahiran lain yang sah.

2. Pengisian tempat dan tanggal lahir pemilik Ijazah SD sesuai dengan yang tercantum pada akte kelahiran/kenal lahir/bukti kelahiran lain yang sah.

3. Pengisian nomor induk pemilik Ijazah sesuai dengan nomor induk siswa yang tercantum pada Buku Induk.

4. Pengisian nomor peserta terdiri atas 14 (empat belas) digit sesuai dengan nomor peserta yang tertera di SKHUN. 1 (satu) digit berisi informasi jenjang pendidikan, 2 (dua) digit berisi informasi tahun, 2 (dua) digit berisi informasi kode provinsi, 2 (dua) digit berisi informasi kode Kabupaten/Kota, 3 (tiga) digit berisi informasi kode Sekolah, 3 (tiga) digit berisi informasi kode Urut Peserta, dan 1 (satu) digit berisi informasi validasi. ( sama dengan halaman depan Ijazah )

Contoh : 1 – 12 – 05 – 01 – 001 – 001 – 8

5. Pengisian nilai mata pelajaran pada Ujian Sekolah terdiri atas :

a. Pengisian Nilai Rata-rata Rapor diisi dengan rentang nilai 0 – 10 dengan dua desimal di belakang koma.

b. Pengisian Nilai Ujian Sekolah diisi dengan rentang nilai 0 – 10 dengan dua desimal di belakang koma

c. Pengisian Nilai Sekolah diisi dengan rentang 0 – 10 dengan dua desimal di belakang koma.

d. Pengisian Nilai Rata-rata diisi dengan rentang nilai 0 - 10 dengan dua desimal di belakang koma.

(7)

6. Pengisian nilai mata pelajaran pada Ujian Nasional terdiri atas :

a. Pengisian Nilai Sekolah dengan rentang nilai 0 – 10 dengan dua desimal di belakang koma.

b. Pengisian Nilai Ujian Nasional diisi dengan rentang nilai 0 – 10 dengan dua desimal di belakang koma.

c. Pengisian Nilai Akhir diisi dengan rentang 0 – 10 dengan satu desimal di belakang koma.

d. Pengisian Nilai Rata-rata diisi dengan rentang nilai 0 - 10 dengan

satu desimal di belakang koma dengan pembulatan.

7. Pengisian nama tempat dan tanggal penerbitan Ijazah adalah nama kabupaten/kota tempat penerbitan, diikuti dengan tanggal dan bulan

penerbitan Ijazah sesuai dengan tanggal pengumuman kelulusan Ujian. 8. Pengisian nama kepala sekolah adalah kepala sekolah satuan

pendidikan masing-masing dan dibubuhkan tanda tangan. Bagi kepala sekolah yang pegawai negeri sipil diisi NIP, sedangkan bagi kepala sekolah yang bukan pegawai negeri sipil diisi garis/strip (----). ( Sama dengan halaman depan Ijazah ).

9. Stempel yang digunakan adalah stempel sekolah satuan pendidikan masing-masing.

D. LAMPIRAN PENULISAN BLANGKO IJAZAH

- Blangko Ijazah Sekolah Dasar.

KEPALA DINAS PENDIDIKAN PROVINSI JAWA TIMUR,

D r. H A R U N, M. Si, MM.

(8)

Negeri

1

Kaliasin I, Genteng, Kota Surabaya

2

MOCHAMMAD ABDULLAH Surabaya, 12 Agustus 2000 Tubagus Pratama

5559

1.12-05-01-001-001-8

3 4 5 6

7

8 9 10

05 11

(9)

1

MOCHAMMAD ABDULLAH Surabaya, 12 Agustus 2000

2 3 4

5559

1.12-05-01-001-001-8

5a 5b 5c

5d

6d

6a 6b 6c

Kota Surabaya, 16 Juni

Drs. Mohamad Samsul Hadi, M.Pd NIP. 19681215 199303 1 010

9

Figur

Memperbarui...

Referensi

Memperbarui...