• Tidak ada hasil yang ditemukan

Kata pengantar_Daftar isi_renstra disnak kaltim

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Kata pengantar_Daftar isi_renstra disnak kaltim"

Copied!
5
0
0

Teks penuh

(1)

KATA PENGANTAR

Perencanaan Strategis (Renstra) Dinas Peternakan Provinsi Kalimantan Timur

dalam rangka memfasilitasi Pembangunan Peternakan di Kalimantan Timur Tahun 2013 –

2018 disusun sebagai salah satu acuan dalam merumuskan lebih lanjut langkah-langkah

operasional yang terkait dengan menjalankan tugas pokok dan fungsinya dalam

pembangunan peternakan.

Secara singkat dijelaskan tentang visi, misi, strategi, tujuan dan lingkungan strategi,

sasaran, kebijaksanaan dan program pembangunan peternakan serta matriks kegiatan Tahun

2013 – 2018 yang akan dilaksanakan dalam rangka penyediaan pangan asal ternak dan

pengembangan peternakan berwawasan agribisnis serta upaya percepatan kecukupan

daging sapi.

Perencanaan strategis ini dapat berjalan dengan baik dan sesuai dengan yang

direncanakan tentunya dengan dukungan semua pihak baik Pemerintah (Pusat, Provinsi dan

Kabupaten/Kota) maupun swasta, praktisi dan kelompok masyarakat lainnya dalam

membangun peternakan di wilayah Kalimantan Timur.

Kami menyadari bahwa penyajian Renstra ini masih jauh dari sempurna, oleh karena

itu diperlukan perbaikan dan penyempurnaan lebih lanjut, tentunya melalui masukan semua

pihak. Namun demikian diharapkan renstra ini dapat dijadikan sebagai acuan stakeholder,

pemerintah, pelaku usaha dan lembaga lainnya. Semoga Bermanfaat.

Samarinda, Juli 2014 Kepala Dinas Peternakan Provinsi Kalimantan Timur

Ir. H. Dadang Sudarya, M.Mt

(2)

DAFTAR

ISI

1.4. Sistematika Penulisan... 5

BAB II. GAMBARAN PELAYANAN DINAS PETERNAKAN PROVINSI KALIMANTAN TIMUR ………... 7

2.1. Tugas, Fungsi dan Struktur Organisasi Dinas Peternakan Provinsi Kalimantan Timur ………... 7

2.2. Sumber Daya Dinas Peternakan Provinsi Kalimantan Timur... 11

2.3. Kinerja Pelayanan Dinas Peternakan Provinsi Kalimantan Timur... 14

2.4. Tantangan dan Peluang Pengembangan Pelayanan Dinas Peternakan Provinsi Kalimantan Timur... 20

BAB III. ISU-ISU STRATEGIS BERDASARKAN TUGAS DAN FUNGSI... 24

3.1. Identifikasi Permasalahan Berdasarkan Tugas dan Fungsi Pelayanan Dinas Peternakan Provinsi Kalimantan Timur... 24 3.2. Telaahan Visi, Misi dan Program Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah Terpilih... 29

3.3. Telaahan Renstra Kementerian/Lembaga dan Renstra Dinas Peternakan Provinsi Kalimantan Timur... 30

3.4. Telaahan Rencana Tata Tuang Wilayah dan Kajian Lingkungan Hidup Strategis………... 32 3.5. Penentuan Isu-isu Strategis... 35

BAB IV. VISI, MISI, TUJUAN, SASARAN, STRATEGI DAN KEBIJAKAN... 38

4.1. Visi dan Misi Dinas Peternakan Provinsi Kalimantan Timur... 38

4.2. Tujuan dan Sasaran Jangka Menengah Dinas Peternakan Provinsi Kalimantan Timur... 39

4.3. Strategis dan Kebijakan Dinas Peternakan Provinsi Kalimantan Timur ... 49

BAB V. RENCANA PROGRAM DAN KEGIATAN, INDIKATOR KINERJA, KELOMPOK SASARAN DAN PENDANAAN INDIKATIF ... 54

BAB VI. INDIKATOR KINERJA DINAS PETERNAKAN PROVINSI KALIMANTAN TIMUR YANG MENGACU PADA TUJUAN DAN SASARAN RPJMD... 69

(3)

DAFTAR TABEL

Hal

Tabel.II.2.3.1. Perkembangan Populasi Ternak di Kalimantan Timur Tahun 2013–2018 (ekor)

15

Tabel. II.2.3.2. Pencapaian Kinerja Pelayanan Dinas Peternakan Provinsi Kalimantan Timur Tahun 2009-2013

17

Tabel. II.2.3.3. Anggaran dan Realisasi Pendanaan Pelayanan Dinas Peternakan Provinsi Kalimantan Timur

18

Tabel. II.B.1. Struktur Konsumsi Daging Kaltim Tahun 2009-2013 22

Tabel. II.B.3. Jumlah Ternak Ruminansia (ST) yang dapat Dikembangkan di Provinsi Kalimantan Timur per kabupaten Berdasarkan Surplus Pakan dan Luasan Kelapa Sawit Tahun 2010

23

Tabel. III.3.1. Produksi Hasil Ternak Daging dan Telur di Kalimantan Timur Tahun 2009-2013 (dalam Ton)

24

Tabel. III.3.2. Hasil Konsumsi Ternak di Kalimantan Timur Tahun 2009-2013 25

Tabel. III.3.3. Permasalahan Pokok, Permasalahan Utama dan Akar Permasalahan di Dinas Peternakan Provinsi Kalimantan Timur

28

Tabel. III.3.4. Analisis SWOT Dinas Peternakan Provinsi Kalimantan Timur 37

Tabel.IV.4.2.A.1. Target Perkembangan Populasi Ternak di Kalimantan Timur Tahun 2014-2018 (dalam Ton)

40

Tabel.IV.4.2.B.1. Target Produksi Hasil Ternak di Kalimantan Timur Tahun 2014-2018 (dalam Ton)

46

Tabel.IV.4.2.B.2. Target Konsumsi Hasil Ternak di Kalimantan Timur Tahun 2014-2018 (dalam Ton)

46

Tabel.IV.4.2.B.3. Target Ketersediaan Komoditas Hasil Ternak di Kalimantan Timur Tahun 2014-2018 (dalam Ton)

46

Tabel.IV.4.3.B.1 Visi, Misi, Tujuan, Sasaran dan Kebijakan Dinas Peternakan Provinsi Kalimantan Timur Tahun 2014-2018

51

Tabel.IV.4.3.B.2. Keterkaitan Visi, Misi, Tujuan dan Sasaran serta Indikator dan Target Kinerja Dinas Peternakan Provinsi Kalimantan Timur Tahun 2014-2018

53

Tabel. V. Rencana Program dan Kegiatan, Indikator Kinerja, Kelompok Sasaran dan Pendanaan Indikatif Dinas Peternakan Provinsi Kalimantan Timur

57

Tabel. VI.1. Indikator Kinerja Dinas Peternakan Prov.Kaltim yang mengacu pada tujuan dan sasaran RPJMD

69

Tabel. VI.2. Indikator Kinerja Utama Dinas Peternakan Provinsi Kalimantan Timur 69

(4)

Tabel. VI.4 Jumlah Masyarakat yang Memanfaatkan Biogas (KK), Jumlah Kebuntingan Hasil IB (ekor) dan Jumlah Peternak yang memanfaatkan teknologi pakan (KK)

71

(5)

DAFTAR LAMPIRAN

Lampiran 1. Aset Dinas Peternakan Provinsi Kaltim

Lampiran 2. Target Populasi Ternak Tahun 2014-2018 Provinsi Kaltim (Ekor)

Lampiran 3. Target Produksi Daging Tahun 2014-2018 Provinsi Kaltim (Ton)

Lampiran 4. Target Produksi Telur Tahun 2014-2018 Provinsi Kaltim (Ton)

Lampiran 5. Target Konsumsi Daging Tahun 2014-2018 Provinsi Kaltim (Ton)

Referensi

Dokumen terkait

Pengertian gerak dasar adalah kemampuan untuk melakukan tugas sehari-hari yang meliputi gerak jalan, lari, lompat, lempar (Aip Syarifudin dan Muhadi, 1992 :

[r]

Multiple linear regression model will be used for the modeling of plant weight in the four different locations and cultivars, namely location 094D with

Kompas , Jakob Oetama setuju dengan ide kesetaraan gender sebagai cara untuk mewujudkan demokrasi secara lebih substansial, yang maknanya tidak terbatas. pada kemenangan

Di tingkat Petani-1 yang memiliki umur tanaman 8-9 tahun hanya memperoleh nilai tambah yang masih rendah dibanding dengan pelaku pasar lainnya seperti pedagang besar desa

untuk menciptakan atau menambah kegunaan suatu produk dengan mengoptimalkan sumber daya produksi, seperti tenaga kerja, mesin, bahan baku, modal, metode dan lain-lain

Dari gambar 4.2 terjadi kenaikan tegangan dengan pemasangan kapasitor di GI Blambangan Umpu tetapi hal tersebut tidak menyebabkan tegangan di GI Gumawang menjadi 135 kV.. Dengan

Tujuan penelitian ialah untuk merancang sebuah kawasan transit oriented development dengan menggunakan metode walkable urban agar terbentuk sebuah lingkungan yang