• Tidak ada hasil yang ditemukan

MUMI DANSA (Merchandise Unik, Menarik dan Edukatif dengan Desain Peta) Abstract. Keywords : MUMI DANSA, educative, culture of Nusantara, merchandise

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "MUMI DANSA (Merchandise Unik, Menarik dan Edukatif dengan Desain Peta) Abstract. Keywords : MUMI DANSA, educative, culture of Nusantara, merchandise"

Copied!
8
0
0

Teks penuh

(1)

1 “MUMI DANSA”

(Merchandise Unik, Menarik dan Edukatif dengan Desain Peta) Tiara Handayani1), Gin Gin Gustiar2), Sri Lestari3), Zidni Farhati Silmi4), Hanif Nuradi5)

1Jurusan Geografi Lingkungan, Fakultas Geografi, Universitas Gadjah Mada Email : [email protected]

2Jurusan Geografi Lingkungan, Fakultas Geografi, Universitas Gadjah Mada Email : [email protected]

3Jurusan Sains Informasi Geografi dan Pengembangan Wilayah, Fakultas Geografi, Universitas Gadjah Mada, Email : [email protected]

4Jurusan Sains Informasi Geografi dan Pengembangan Wilayah, Fakultas Geografi, Universitas Gadjah Mada, Email : [email protected]

5Jurusan Elektronika dan Instrumentasi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan, Universitas Gadjah Mada, Email : [email protected]

Abstract

MUMI DANSA is one of the many alternatives of creative art that is able to give educative introduction about the culture of Nusantara. The goal of the project and the products is to have innovative point of view that could be given out into products design, the aim is also to provide fields of jobs, and educative points of view that could give knowledge and introduction about uniqueness of Nusantara. The project is done with 4 methods, which are promotion and publication, marketing, production, and methods for research and design development. The MUMI DANSA products which are t-shirts and accessories.

(2)

2

1. PENDAHULUAN

Industri kreatif merupakan

industri yang sangat potensial

berkembang dewasa ini. Boomingnya

industri kreatif senantiasa menjadi salah satu bagian dalam kehidupan masyarakat. Hal ini dikarenakan sifat

dasar manusia dimana manusia

senantiasa memiliki rasa

keingintahuan yang tinggi akan hal yang sifatnya menarik. Tidak hanya yang kreatif, industri akan lebih lengkap dan menarik apabila di

dalamnya tertuang banyak

pengetahuan.

Indonesia merupakan Negara yang luas dengan keanekaragaman

dan keunikan Nusantara yang

menjadi kelebihannya.

Keanekaragaman itu dapat dalam

bentuk kebudayaan maupun

pariwisata serta cagar alam dan suaka margasatwa. Namun, sayang sekali apabila kelebihan tersebut hanya

menjadi pajangan yang tidak

dilestarikan, dijaga, dan

dimanfaatkan. Mencintai tanah air

dapat pula diwujudkan dengan

berbagai hal salah satunya adalah dengan mengenali dan menjaga semua keunikan tersebut.

Alternatif agar semua

masyarakat dapat mengenali

keunikan nusantara salah satunya dengan adanya edukasi informasi kewilayahan yang dituangkan dalam bentuk yang unik, kreatif, menarik, dan edukatif. Edukasi kewilayahan Indonesia dapat dilakukan dengan

menyampaikan fakta-fakta

kewilayahan berbudaya yang

berkaitan dengan eksistensi

keruangan Indonesia. Peta

merupakan salah satu karya yang

dapat digunakan untuk

menyampaikan fakta-fakta tersebut. Selain merupakan analisis spasial, peta juga dapat memperkenalkan

keunikan tiap daerah untuk

menambah wawasan nusantara.

Upaya edukasi wawasan

Nusantara harus dikemas secara

menarik sehingga mayarakat akan tertarik dan mudah mengerti akan

maksud dan tujuan yang

disampaikan. Di samping itu, akan

memberikan hasil yang nyata.

Pengemasan yang unik dan edukatif bisa didapatkan dari proses kreatif

yang mengintegrasikan ilmu

komunikasi yang efektif, desain penyampaian yang unik, pola pikir yang edukatif, serta strategi yang baik tanpa melupakan esensi dari informasi geografis itu sendiri.

Hal yang menjadi

permasalahan mendasar adalah

bagaimana mensintetis informasi

kewilayahan geografi nusantara

secara unik, menarik, dan edukatif dengan sentuhan seni di dalam beberapa merchandise seperti produk kaos, kerajinan, dan aksesoris yang mampu memenuhi selera masyarakat serta dapat memperluas wawasan keunikan nusantara melalui desain

gambar yang disajikan maupun

melalui pesan singkat dalam produk tersebut. Di samping unik, menarik, dan edukatif desain yang disajikan juga kreatif, original, dan inovatif. Penyajian yang kreatif dan inovatif akan memberikan kesan esensial yang tinggi pada setiap desain.

Kegiatan ini memiliki 3 tujuan utama yaitu dari segi inovatif, segi produktif, dan segi edukatif. Segi inovatif dari kegiatan ini adalah

mengkombinasikan nilai edukasi

keunikan nusantara ke dalam desain produk yang unik, menarik, dan

edukatif dengan tetap

mempertimbangkan selera

mayarakat, Dari segi produktif,

adanya “MUMI DANSA” ini

diharapkan dapat menciptakan

lapangan kerja baru dan jiwa

kewirausahaan bagi mahasiswa yang terlibat dalam program ini serta mahasiswa lain maupun masyarakat. Produk ini diharapkan juga memiliki nilai edukatif yaitu akan menambah

wawasan masyarakat sekaligus

(3)

3

yang tersaji dengan desain yang unik dan menarik.

2. METODE

Metode Pelaksanaan Kegiatan Metode pelaksanaan yang digunakan dalam kegiatan ini meliputi 4 metode, yaitu :

1) Metode Promosi dan Publikasi

Promosi dan publikasi dilakukan dengan beberapa cara

sebagai upaya pertama

memperkenalkan produk kepada konsumen. Cara pertama yang paling mudah dilakukan adalah

dengan cara direct sale dengan

memperkenalkan langsung

produk MUMI DANSA pada calon konsumen dengan bantuan katalog desain produk MUMI DANSA. Selain itu publikasi dilakukan dengan poster dan flyer

yang disebar di lingkungan

Universitas Gadjah Mada dan juga pada Sunday Morning di sekitaran lembah UGM. Selain itu publikasi juga dilakukan

secara online dengan

memanfaatkan media jejaring sosial facebook dan twitter serta memanfaatkan blogspot.

2) Metode Pemasaran

Tahap awal pemasaran

dilakukan dengan

memaksimalkan publikasi terlebih dahulu. Setelah itu pemasaran dilakukan dengan sistem pre-order, ready stock, dan direct sale. Untuk penjualan kaos sebagian besar dilakukan secara pre-order, yaitu setelah promosi dan publikasi dilakukan dan jumlah pesanan mencapai target, produk tersebut diproduksi dan dipasarkan. Untuk penjualan merchandise MUMI DANSA menyediakan stok barang untuk dipasarkan. Selain itu MUMI DANSA

memasarkan produk secara direct sale atau langsung mendatangi calon konsumen di sekitaran kampus UGM dan di Lembah UGM pada saat Sunday Morning.

3) Metode Produksi

Setelah pemesanan mencapai target yang diinginkan proses produksi dilakukan di konveksi WNW. Sedangkan untuk merchandise yang lain seperti aksesoris proses produksi dilakukan di rumah salah satu anggota MUMI DANSA yang terletak di Jalan Wonosari, Yogyakarta, serta dengan memanfaatkan fasilitas tempat yang telah disediakan oleh Unit Kegiatan Usaha Fakultas Geografi Universitas Gadjah Mada. Proses produksi kaos dilakukan dengan teknik

penyablonan dan

menggunakan bahan kaos Combed 20S maupun 30S. Sedangkan untuk proses pembuatan aksesoris perak digunakan tembaga sebagai bahan dasar yang kemudian dipoles dengan perak melalui proses penyepuhan.

4) Metode Penelitian dan Pengembangan Desain

Penelitian dan pengembangan desain dilakukan dengan mengamati selera konsumen. Setelah itu dari kekayaan nusantara yang ada diolah menjadi desain baru yang kreatif, unik, dan sesuai dengan selera konsumen. Proses pengembangan desain ini dimaksudkan agar produk MUMI DANSA terus mampu bersaing dengan pasar.

(4)

4 Alat dan Bahan

Alat dan bahan yang digunakan dalam pembuatan produk MUMI DANSA antara lain adalah : 1. Kaos a. Kain b. Benang c. Alat Sablon d. Mesin Jahit 2. Aksesoris a. Perak b. Tembaga c. Alat kerajinan d. Amplas

Waktu dan Tempat Pelaksanaan Kegiatan

Kegiatan produksi dilakukan setelah tahap publikasi dan promosi ketika pemesanan kaos mencapai jumlah minimal pemesanan tiap desain, yaitu 12 pcs untuk setiap desain kecuali untuk desain kaos yang dibuat oleh pemesan sendiri. Sedangkan untuk produk kerajinan perak MUMI DANSA menyediakan barang yang telah siap dijual.. Pemasaran juga akan dilakukan didalam kegiatan pasar Minggu setiap hari Minggu pagi (Sunday Morning) di daerah Universitas Gadjah Mada serta akan bermitra dengan koperasi Mahasiswa Universitas Gadjah Mada.

Proses produksi dilakukan di WNW yang merupakan pabrik konveksi yang telah bekerjasama dengan tim MUMI DANSA. Sedangkan untuk merchandise yang lain seperti aksesoris proses produksi dilakukan di rumah salah satu anggota MUMI DANSA yang terletak di Jalan Wonosari, Yogyakarta, serta dengan memanfaatkan fasilitas tempat yang telah disediakan oleh Unit

Kegiatan Usaha Fakultas Geografi Universitas Gadjah Mada.

3. HASIL DAN

PEMBAHASAN

Indonesia merupakan Negara yang luas dengan keanekaragaman dan keunikan nusantara yang menjadi kelebihannya. Alternatif agar semua masyarakat dapat mengenali keunikan nusantara salah satunya dengan adanya edukasi informasi kewilayahan yang dituangkan dalam bentuk produk yang unik, kreatif, menarik, dan edukatif. MUMI DANSA telah menjadi produk yang cukup dikenal oleh beberapa kalangan di masyarakat. Meskipun telah dijumpai berbagai jenis merchandise yang beredar di pasaran, namun MUMI DANSA memiliki keunggulan tersendiri dalam produk yang dihasilkannya. Keunggulan tersebut antara lain produk MUMI DANSA dapat menampilkan sajian wawasan nusantara secara edukatif dalam bentuk geografis sehingga memperluas wawasan masyarakat mengenai wilayah di Indonesia yang tentunya berdampak pada bertambahnya kecintaan terhadap wilayah di Indonesia. Hal tersebut menjadi poin penting bagi kita selaku mahasiswa yang berkewajiban untuk peduli terhadap rasa cinta tanah air. Selain itu desain yang dibuat tergolng unik dan berbeda karena mengintegrasikan antara peta dan kebudayaan yang menjadi ikon dari suatu wilayah sehingga dapat dijadikan pula sebagai ajang promosi bagi wilayah tersebut. Keuntungan lain yang akan diperoleh pelanggan MUMI

(5)

5 DANSA adalah desain yang ada

pada kaos dapat disesuaikan dengan pesanan pelanggan.

Secara garis besar produk yang memiliki omset terbesar adalah kaos. Terbukti dengan omset penjualan dari kaos mampu melebihi target awal yang direncanakan yaitu 55 buah hingga bulan April. Pada kenyataannya penjualan pada bulan pertama yaitu bulan April mencapai 107 kaos dengan berbagai desain. Desain tersebut meliputi desain gajah Lampung, lompat batu Nias, orangutan, wayang kulit, Indonesia, angklung, cendrawasih, badak cula satu, dan gamelan Jawa (Gambar 2). Sedangkan pada bulan Mei dan Juni penjualan sedikit mengalami penurunan, yaitu sejumlah 66 dan 41 buah. Penurunan ini disebabkan karena pada periode tersebut, pengerjaan kaos pesanan bulan April sedang berlangsung. Sehingga pemesanan kaos sebaiknya dibatasi agar tidak mengganggu proses produksi.

Jumlah pesanan kaos kembali meningkat pada bulan keempat yaitu bulan. Pada bulan ini, kaos yang di produksi tidak hanya desain pertama tetapi juga kaos desain yang kedua. Desain kaos yang kedua meliputi karapan sapi Madura, tari Bali, Reog Ponorogo, dan Suku Dayak (Gambar 3). Pada bulan Juli jumlah kaos yang terjual sebanyak 56. Dengan jumlah pesanan kaos yang terus meningkat, total omset untuk desain MUMI DANSA sendiri yang diperoleh dari produk kaos sebesar Rp 12.150.000. Selain itu kami juga mengerjakan pesanan kaos KKL 1 Fakultas Geografi-UGM, kaos DIES

NATALIS Fakultas Geografi, dan beberapa kaos suatu tim PKM yang menghasilkan omset sebesar Rp 14.188.000. Jumlah omset total dari produk kaos sendiri sebanyak Rp 26.338.000.

Untuk melengkapi keunikan dan keindahan kaos MUMI DANSA, diproduksi pula aksesoris perak. 4 buah pada bulan Juni yaitu dengan omset sebesar Rp 80.000. Sedikitnya pesanan disebabkan karena kalangan yang sebagian besar dituju yaitu mahasiswa belum begitu tertarik pada produk perak. Dengan melihat persaingan pasar, MUMI DANSA mengeluarkan aksesoris perak yang lebih inovatif dan edukatif. Hal ini terbukti dengan meningkat pesatnya jumlah pesanan aksesoris dari produk yang kecil hingga besar. Adanya produk aksesoris perak ini merupakan produk lain yang juga memiliki nilai seni dan edukatif karena juga mampu menunjukkan adanya kebudayaan Nusantara yang ditampilkan dalam berbagai aksesoris kerajinan perak, seperti bross, miniatur, dan gelang. Produk aksesoris perak ini terus dikembangkan agar terus mampu bersaing dengan pasar. Banyaknya produk kerajinan perak yang ada tidak semua mampu menampilkan kebudayaan Nusantara, namun MUMI DANSA mensintesiskan kebudayaan Nusantara ke dalam desain perak yang ada.

Grafik omset produk MUMI DANSA disajikan dalam gambar berikut (Gambar 1).

(6)

6 Gambar 1. Grafik omset produk

MUMI DANSA

Total omset MUMI DANSA hingga bulan Juli sebesar Rp 26.418.000. Omset yang cukup besar tersebut dapat tercapai karena promosi yang dilakukan terhadap produk MUMI DANSA dan makna desain yang terkandung didalamnya. Promosi yang dilakukan meliputi berbagai cara baik secara langsung maupun tidak langsung. Promosi secara langsung dilakukan melalui pembuatan catalog yang selanjutnya secara langsung kami menawarkan produk yang ada dalam katalog kepada pelanggan. Sedangkan promosi tidak langsung dilakukan dengan menyebarkan poster di berbagai tempat serta melalui jejaring sosial seperti facebook, twitter, dan blog.

Produk MUMI DANSA memiliki makna tersendiri dalam setiap desainnya. Setiap desain menggambarkan keunikan budaya nusantara. Seperti pada desain “Gajah Lampung” yang paling banyak dipesan oleh pelanggan. Makna yang terdapat dalam desain tersebut mampu menggambarkan Gajah adalah binatang yang termasuk khas dari Indonesia dan menjadi salah satu ikon dari provinsi Lampung. Penambahan peta provinsi Lampung dapat menginformasikan pada

masyarakat awam tentang bentuk wilayah dari provinsi tersebut. Selain gadjah Lampung, desain badak cula satu juga memiliki makna tersendiri, dimana badak merupakan salah satu fauna yang harus dilindungi. Badak cula satu di Indonesia saat ini dilindungi di daerah Ujung Kulon, hal ini tentu akan memberikan informasi dan wawasan kepada konsumen mengenai letak adanya temoat perlindungan badak cula satu yang disajikan dalam peta yang memiliki aspek keruangan dan kewilayahan. Perpaduan warna kaos dan desain yang ringan namun menarik mampu memikat para pembeli.

Gambar 2. Beberapa Desain kaos MUMI DANSA Edisi #1

(7)

7 Gambar 3. Beberapa Desain kaos

MUMI DANSA Edisi #2 Pada produk MUMI DANSA juga memiliki produk perak yang berupa bross berbentuk bunga melati. Motif tersebut menggambarkan bahwa Indonesia kaya akan berbagai bunga dan sumberdaya alam, khususnya perak yang berpotensi untuk dijadikan berbagai kerajinan. Selain aksesoris bunga melati, juga terdapat miniature Candi Borobudur yang mampu mewakili salah satu keunikan dan kebudayaan Nusantara. Borobudur sendiri merupakan candi terbesar di Asia Tenggara yang ampu menembus 7 keajaiban dunia. Oleh karena itu, upaya pengembangan terus dilakukan dan diharapkan usaha MUMI DANSA ini dapat berlanjut sehingga semua target yang direncanakan juga dapat terlaksana.

4. KESIMPULAN DAN SARAN

MUMI DANSA

merupakan merchandise yang mampu mensintesiskan informasi kebudayan Nusantara ke dalam desain dengan sentuhan seni yang

unik, kreatif dan menarik sehingga memiliki nilai edukatif. Nilai edukasi yang terkandung dalam setiap desain mampu memberikan tambahan wawasan dan pengetahuan sekaligus memperkenalkan keunikan kebudayaan Nusantara. Total omset yang didapat dari semua hasil penjualan produk MUMI DANSA adalah sebesar Rp 26.418.000. Dengan total omset yang besar upaya pengembangan inovasi terus dilakukan sehingga akan mampu menciptakan lapangan kerja baru.

(8)

Referensi

Dokumen terkait

Tebo Ilir Tengah Ilir Rimbo Bujang Rimbo Ulu Rimbo Ilir VII Koto Muara Tabir Serai serumpun Tebo Ilir Tebo Tengah Sumay Rimbo Ulu Rimbo Ilir Muara Tabir Tengah Ilir

Bila kemungkinan terbukti bahwa saya ternyata melakukan tidakan menyalin atau meniru tulisan orang lain seolah-olah hasil pemikiran saya sendiri, berarti gelar dan

Di lokasi ini dilakukan kegiatan penanganan pascapanen yang meliputi penyeragaman ukuran (grading), penyeragaman jenis, pemulihan kesehatan ikan, pengepakan,

Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan sanitasi lingkungan masyarakat penguna dan pengurus Instalasi Pengelolaan Air Limbah Komunal Berbasis Masyarakat di Kecamatan

 Kekecewaan yang produktif , ciri-cirinya : tidak berlarut-larut dalam permasalahan, selalu berfikir positif terhadap apa yang terjadi, menikmati setiap kejadian-kejadian

Kebijakan KPDK dalam rangka mencapai tujuan yang telah ditetapkan adalah melalui pembenahan internal yang meliputi: revitalisasi dan restrukturisasi sumberdaya manusia

Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui pengaruh variasi jumlah sudu dan tip speed ratio terhadap performansi turbin angin dengan mensimulasikannya dengan menggunakan software

Kriteria pengujian hipotesis dengan uji statistik t adalah jika nilai signifikansi t (p-value) < 0.05 maka hipotesis alternatif diterima atau dengan kata lain