PEMBERDAYAAN USAHA SEKTOR INFORMAL DI KELURAHAN CAMPAKA KECAMATAN ANDIR KOTA BANDUNG PROVINSI JAWA BARAT MUHAMMAD RIDWAN KHOLIS

10 

Loading....

Loading....

Loading....

Loading....

Loading....

Teks penuh

(1)

PEMBERDAYAAN USAHA SEKTOR INFORMAL

DI KELURAHAN CAMPAKA KECAMATAN ANDIR

KOTA BANDUNG PROVINSI JAWA BARAT

MUHAMMAD RIDWAN KHOLIS

SEKOLAH PASCASARJANA

INSTITUT PERTANIAN BOGOR

(2)

“….. Janganlah kamu menyembah selain Allah, dan berbuat baiklah kepada ibu bapak, kaum kerabat, anak-anak yatim dan orang-orang miskin, serta ucapkanlah kata-kata yang baik kepada manusia, dirikanlah shalat dan tunaikanlah zakat …..” (QS. 2 : 83)

(3)

ABSTRACT

MUHAMMAD RIDWAN KHOLIS. Empowering Informal Sector Business at Kelurahan Campaka Kecamatan Andir Kota Bandung Provinsi Jawa Barat. Advised by DR. MARJUKI, M.Sc. as the head of advisor commission, Ir NURAINI W. PRASODJO, M.S. as the member of advisor commission.

The Indonesian economical lessening increased poverty and jobless problem. The economical crisis effect had affected in every life aspects, including social and politics life. Farm and Informal Sector Business was sed up during the monetary crisis. The economical crisis was experienced by the businessman on informal sector business at Kelurahan Campaka.

This study aims to 1) Finding out and understanding the problem and potential of informal sector business from businessman of informal sector business perspective at Kelurahan Campaka, 2) Finding out the connection between businessman aspiration with the former empowerment programs of informal sector business, 3) Analyzing the obstacle in empowerment program of Informal sector business, 4) Arranging problem solution in empowering the sector informal business.

The methods that is used in collecting data are 1) Observation, 2) Group Discussion, 3) Interview, 4) Filling a questioner SWOT analysis. The steps of arranging empowerment program of Informal Sector Business are 1) Understanding and Revealing the Problems, 2) Arrangement of the program outline as the basic outline of arranging a program that can be applied to people.

The goals of empowerment program of informal sector business are

1) Developing the businessman ability to gain an increasing income and success, 2) Increasing the marketing access, 3) Developing self organization of the informal sector businessman and developing the business network.

The strategy used in this program was designed through SWOT analysis method usage. The steps are 1) Determining the main stakeholder, 2) Identifying SWOT through internal and external factor formulation so that there would be four strategy (SO, ST, WO, WT) which described in SWOT analysis matrix. Selection of the strategy was developed from four strategies and the selected strategy would be implemented into an action plan as an execution program and outline. The program and outline of execution selected program is designed in an outline of Informal Sector Business Information Network.

Empowerment program of informal sector business which had arranged needs a follow-up by giving a recommendation to the connected side. Giving the recommendation was done through recommendation implementation mechanism which the steps are 1) Recollection of businessman of informal sector business in every RT at Kelurahan Campaka by LPM Kelurahan Campaka together with the head of RT, 2) Conveying the data to the head of RT, RW, Lurah, Camat, Dinas Koperasi and UKM, and Badan Pemberdayaan Masyarakat Pemerintah Kota Bandung. 3) Informal Sector business information network in Kelurahan level did the establishment of information network with Bandung Government especially with Dinas Koperasi and UKM, Badan Pemberdayaan Masyarakat Pemerintah Kota Bandung, NGO and private company (KADIN, Local Entrepreneur).

(4)

ABSTRAKSI

MUHAMMAD RIDWAN KHOLIS. Pemberdayaan Usaha Sektor Informal Di Kelurahan Campaka Kecamatan Andir Kota Bandung Provinsi Jawa Barat. Dibimbing Oleh DR.MARJUKI, M.Sc. sebagai ketua komisi pembimbing, Ir. NURAINI W. PRASODJO, MS. sebagai anggota komisi Pembimbing.

Keterpurukan perekonomian Indonesia memunculkan peningkatan masalah kemiskinan dan pengangguran. Dampak krisis ekonomi yang berkepanjangan ini telah mempengaruhi segala aspek kehidupan, termasuk kehidupan sosial dan politik. Sektor pertanian dan UKM/usaha sektor informal mampu bertahan di masa terjadinya krisis moneter. Dampak krisis ekonomi dialami pula oleh pelaku usaha sektor informal di Kelurahan Campaka.

Kajian ini bertujuan untuk (1) Mengetahui dan memahami permasalahan dan potensi usaha sektor informal ditinjau dari perspektif pelaku usaha sektor informal di Kelurahan Campaka, (2) Mengetahui keterkaitan aspirasi pelaku usaha sektor informal dengan program-program pemberdayaan usaha sektor informal yang pernah ada, (3) Menganalisis faktor penghambat dalam upaya pemberdayaan usaha sektor informal, (4) Menyusun pemecahan masalah dalam pemberdayaan usaha sektor informal.

Metode yang digunakan dalam pengumpulan data adalah (1) Observasi, (2) Diskusi kelompok, (3) Wawancara, (4) Pengisian kuesioner analisis SWOT.

Penyusunan program pemberdayaan usaha sektor informal dilakukan dengan tahap-tahap 1) Pemahaman dan pengungkapan masalah, 2)) Kerangka Penyusunan Program sebagai kerangka dasar penyusunan suatu program yang dapat diaplikasikan kepada masyarakat.

Program pemberdayaan usaha sektor informal memiliki tujuan umum untuk 1) Mengembangkan kemampuan pelaku usaha sektor informal untuk mencapai peningkatan taraf pendapatan dan kemajuan usaha secara berkesinambungan; dan tujuan khusus untuk 1) Meningkatkan akses terhadap sumber daya, 2) Meningkatkan akses terhadap pemasaran, 3) Mengembangkan pengorganisasian diri pelaku usaha sektor informal dan pengembangan jejaring usaha.

Strategi yang dilakukan dalam pemberdayaan usaha sektor informal dirancang melalui penggunaan metode analisis SWOT. Tahapan penggunaan analisis SWOT dalam kajian ini antara lain (1) Penetapan stakeholder utama. (2) Identifikasi SWOT melalui perumusan faktor internal dan eksternal sehingga diperoleh empat strategi (SO, ST, WO, WT) yang digambarkan kedalam matriks analisis SWOT.

Pemilihan strategi dikembangkan dari empat strategi tersebut dan strategi terpilih dijabarkan kembali ke dalam bentuk rencana tindakan (action plan) berupa program dan kerangka pelaksanaan program. Program dan kerangka pelaksanaan program terpilih dirancang dalam kerangka Jaringan Informasi Usaha Sektor Informal.

Program pemberdayaan usaha sektor informal yang telah disusun perlu ditindaklanjuti dengan memberikan rekomendasi kepada pihak-pihak yang terkait. Pemberian rekomendasi dilakukan melalui mekanisme pelaksanaan rekomendasi dengan tahapan-tahapan antara lain 1) Pendataan ulang para pelaku usaha sektor informal di setiap RT di Kelurahan Campaka oleh LPM Kelurahan Campaka bekerja sama dengan Ketua-ketua RT, 2) Penyampaian data pelaku usaha sektor informal kepada setiap Ketua RT, Ketua RW, Lurah, Camat, Dinas Koperasi dan UKM, dan Badan Pemberdayaan Masyarakat Pemerintah Kota Bandung, 3) Jaringan Informasi

(5)

Usaha Sektor Informal tingkat Kelurahan melakukan pembentukan jaringan informasi dengan pihak Pemerintah Kota Bandung khususnya dengan Dinas Koperasi dan UKM, Badan Pemberdayaan Masyarakat Pemerintah Kota Bandung, LSM, dan pihak swasta (KADIN, pengusaha lokal),.

(6)

PEMBERDAYAAN USAHA SEKTOR INFORMAL

DI KELURAHAN CAMPAKA KECAMATAN ANDIR

KOTA BANDUNG PROVINSI JAWA BARAT

MUHAMMAD RIDWAN KHOLIS

Tugas Akhir

Sebagai salah satu syarat memperoleh gelar Magister Profesional pada

Program Studi Magister Profesional Pengembangan Masyarakat

SEKOLAH PASCASARJANA

INSTITUT PERTANIAN BOGOR

(7)

© Hak cipta milik Institut Pertanian Bogor, Tahun 2006 Hak cipta dilindungi

Dilarang mengutip dan memperbanyak tanpa izin tertulis dari Institut Pertanian Bogor, sebagian atau seluruhnya dalam bentuk apapun, baik cetak, fotocopy, mikrofilm dan sebagainya

(8)

JUDUL KAJIAN : PEMBERDAYAAN USAHA SEKTOR INFORMAL DI KELURAHAN CAMPAKA KECAMATAN ANDIR KOTA BANDUNG PROVINSI JAWA BARAT

NAMA : MUHAMMAD RIDWAN KHOLIS

NOMOR POKOK : A. 154040065

PROGRAM STUDI : MAGISTER PROFESIONAL PENGEMBANGAN MASYARAKAT

Disetujui, Komisi Pembimbing

DR. MARJUKI, M.Sc. K e t u a

Ir. NURAINI W. PRASODJO, M.S. A n g g o t a

Diketahui

Ketua Program Studi Magister Profesional Pengembangan Masyarakat

DR. Ir. DJUARA P. LUBIS, M.S.

Dekan Sekolah Pascasarjana

Prof. DR. Ir. KHAIRIL A. NOTODIPUTRO, M.S.

(9)

SURAT PERNYATAAN

Dengan ini saya menyatakan bahwa kajian pengembangan masyarakat dengan judul :

“PEMBERDAYAAN USAHA SEKTOR INFORMAL DI KELURAHAN CAMPAKA KECAMATAN ANDIR KOTA BANDUNG PROPINSI JAWA BARAT”

Adalah benar merupakan hasil karya sendiri dan belum pernah dipublikasikan. Semua sumber data dan informasi yang digunakan telah dinyatakan dengan jelas dan diperiksa kebenarannya.

Bandung, Desember 2006

(10)

Riwayat Hidup

Penulis dilahirkan di Kota Bandung Propinsi Jawa Barat pada tangggal 21 Januari 1973. Penulis merupakan anak pertama dari empat bersaudara dan beragama Islam. Penulis saat ini bekerja sebagai staf administrasi di Sekolah Tinggi Kesejahteraan Sosial Bandung dan berstatus sebagai Pegawai Negeri Sipil. Penulis menikah pada tahun 2001 dan sekarang telah dikaruniai satu orang anak perempuan dan satu orang anak laki-laki.

Pendidikan yang telah ditempuh oleh Penulis antara lain :

1. Sekolah Dasar Negeri (SDN) Holis Utara Kota Bandung hingga tahun 1983, dan selanjutnya pindah ke SDN Rancabentang 2 Cimahi. Lulus dan berijazah tahun 1985.

2. Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) Cimindi, Cimahi. Lulus dan berijazah tahun 1988.

3. Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 2 Cimahi. Lulus dan berijazah tahun 1991.

4. Sekolah Tinggi Kesejahteraan Sosial (STKS) Bandung. Lulus dan berijazah tahun 1998.

5. Pada tahun 2004 sampai dengan sekarang menempuh dan menyelesaikan pendidikan di Institut Pertanian Bogor (IPB) tahun 2006.

Figur

Memperbarui...

Referensi

Memperbarui...

Related subjects :