• Tidak ada hasil yang ditemukan

Laporan KP Bayu Wiria

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Laporan KP Bayu Wiria"

Copied!
53
0
0

Teks penuh

(1)

BAB I

BAB I

PENDAHULUAN

PENDAHULUAN

1.1

1.1 LataLatar Ber Belakanlakangg

Bali merupakan salah satu tujuan pariwisata yang terbaik di dunia. Semua orang pasti Bali merupakan salah satu tujuan pariwisata yang terbaik di dunia. Semua orang pasti mengetahui bagaimana bali dapat menghipnotis para pelancong untuk datang mengunjungi mengetahui bagaimana bali dapat menghipnotis para pelancong untuk datang mengunjungi  pulau

 pulau kecil kecil ini. ini. Bali Bali memiliki memiliki berbagai berbagai daerah daerah khas khas yang yang tiap tiap daerah daerah menawarkan menawarkan berbagaiberbagai kekayaan kebudayaan asli yang tidak ada didaerah lainnya, sepetri misalnya Kuta, Kintamani, kekayaan kebudayaan asli yang tidak ada didaerah lainnya, sepetri misalnya Kuta, Kintamani, Ubu

Ubud, d, NusNusaduadua a dan dan berberbagbagai ai daedaerah rah lainlainnynya. a. ParPara a invinvestoestor r pun pun mulmulai ai berberdatdatanganganan membangun berbagai asilitas yang dapat menunjang dan menemani para pelancong yang membangun berbagai asilitas yang dapat menunjang dan menemani para pelancong yang datang ke Bali. !ereka menanamkan investasi berupa resort, hotel, mall, restaurant dan lain datang ke Bali. !ereka menanamkan investasi berupa resort, hotel, mall, restaurant dan lain sebagainya.

sebagainya. "mb

"mbasnyasnya a parpara a pelapelaku ku parpariwiiwisata sata ini ini melmelakuakukan kan sebusebuah ah proproses ses proprodukduksi si baibaik k ituitu  berupa

 berupa barang barang atau atau pun pun jasa. jasa. #otel #otel dan dan resort resort adalah adalah salah salah satu satu bidang bidang jasa jasa yang yang banyak banyak  terdap

terdapat at di Bali. di Bali. BeririBeriringan dengan perkembangan dengan perkembangan jumlah hotel ngan jumlah hotel dan resort yang dan resort yang kian pesat,kian pesat, mau tidak mau manajemen hotel semakin berusaha meningkatkan nilai dari hotel baik dari mau tidak mau manajemen hotel semakin berusaha meningkatkan nilai dari hotel baik dari segi pelayanan jasa maupun teknologi yang di pergunakan. $alam kesempatan ini saya akan segi pelayanan jasa maupun teknologi yang di pergunakan. $alam kesempatan ini saya akan membahas mengenai sistem pendinginan pada hotel, perangkat tambahan yang digunakan membahas mengenai sistem pendinginan pada hotel, perangkat tambahan yang digunakan untuk memasok energi tambahan, kebijakan hotel tentang manajemen energi serta mengenai untuk memasok energi tambahan, kebijakan hotel tentang manajemen energi serta mengenai load actor dari hotel tersebut.

load actor dari hotel tersebut. Unt

Untuk uk menmengetagetahui hui leblebih ih banybanyak ak tententantang g hal hal terstersebuebut t diadiatas, tas, makmaka a saysaya a sebsebagaagaii m

mahahaasisisswwa a ddi i bbiiddaanngg mechamechanical nical engineengineering ering  termtermotiotivasi vasi untuntuk uk menmengadgadakaakan n kerkerjaja  praktek,dalam

 praktek,dalam rangka rangka meneliti meneliti dan dan mempelajari mempelajari lebih lebih dalam dalam mengenai mengenai sistem sistem pendinginanpendinginan  pada hotel,

 pada hotel, perangkat tambahan yang perangkat tambahan yang digunakan untuk memasok edigunakan untuk memasok energi tambahan, kebijakannergi tambahan, kebijakan hotel tentang manajeme

hotel tentang manajemen n energenergi i serta mengenai load actor serta mengenai load actor dari dari salah satu salah satu hotel berbinhotel berbintangtang yang ada di Bali yaitu #otel "naya Putri Bali yg berletak di kawasan B%$& Nusadua.

yang ada di Bali yaitu #otel "naya Putri Bali yg berletak di kawasan B%$& Nusadua.

1.2

1.2 RumusRumusan Maan Masalahsalah

$alam laporan ini dapat dirumusan beberapa masalah yaitu ' $alam laporan ini dapat dirumusan beberapa masalah yaitu '

(2)
(3)

+.

+. PerawatPerawatan peranan perangkat tamgkat tambahan bahan -NS-NS%/ untu%/ untuk memak memasok kebsok kebutuhautuhan energn energii 0.

0. PenPengguggunaanaan en enernergi gi padpada ha hoteotel l  LOAD F LOAD FAACTORCTOR// 1.

1. KebKebijakijakan savan save enere energi dagi dari #otri #otel "N)el "N)**)) 1.3

1.3 BataBatasan Masan Masalasalahh

!engingat begitu luasnya objek permasalahan yang terjadi di hotel maka perlu !engingat begitu luasnya objek permasalahan yang terjadi di hotel maka perlu untuk membatasi masalah yang akan dibahas agar tidak menyimpang dari pokok  untuk membatasi masalah yang akan dibahas agar tidak menyimpang dari pokok   permasalahan.

 permasalahan. Sehingga Sehingga disini disini penulis penulis hanya hanya akan akan membahas membahas permasalahan permasalahan yangyang terjadi pada ngineering $epartement khususnya mengenai beban pendinginan dari terjadi pada ngineering $epartement khususnya mengenai beban pendinginan dari sistem pendinginan yang digunakan pada hotel berupa 232 

sistem pendinginan yang digunakan pada hotel berupa 232  Variable Refrigrant Variable Refrigrant  Volume

Volume/, /, perperawaawatan tan yanyang g dildilakuakukan kan padpada a perperangangkat kat tamtambahbahan an untuntuk uk memmemasoasok k  energi ketika terjadi pemadaman listrik berupa -enerator Set 

energi ketika terjadi pemadaman listrik berupa -enerator Set GENSET GENSET / bermesin/ bermesin diesel, pemakaian energi perhari dari hotel, serta kebijakan yang diterapkan oleh diesel, pemakaian energi perhari dari hotel, serta kebijakan yang diterapkan oleh  pihak hotel untuk melakukan

 pihak hotel untuk melakukan penghematan energi.penghematan energi. 1.4

1.4 TuTuuanuan )da

)dapun pun tujtujuan uan yanyang g ingingin in dicdicapaapai i dardari i pelpelaksaksanaanaan an proprogragram m kerkerja ja prapraktektek k didi #otel "naya adalah sebagai berikut '

#otel "naya adalah sebagai berikut ' (.

(. Untuk mUntuk meningkeningkatkan kematkan kemampuan dampuan dalam prakalam praktek dan datek dan dapat menepat menerapkan teorapkan teori4teorri4teorii yang didapat di bangku kuliah.

yang didapat di bangku kuliah. +.

+. UnUntutuk k memememenunuhi hi kekewawajijibaban n mamahahasisiswswa, a, sesebabagagai i sasalalah h sasatu tu mamata ta kukuliliah ah didi Program Studi %eknik !esin, 5akultas

Program Studi %eknik !esin, 5akultas %e%eknik Universitas knik Universitas Udayana.Udayana. 0.

0. !ela!elatih disitih disipliplin, mentan, mental l dan tangdan tanggungung jawab dalam pekeg jawab dalam pekerjaarjaan n padpada a mahmahasiasiswaswa yang handal dan mampu bersaing dalam dunia kerja khususnya dalam bidang yang handal dan mampu bersaing dalam dunia kerja khususnya dalam bidang !echanical ngineering #otel.

!echanical ngineering #otel. 1.

1. !en!engagamamati ti secsecara ara lalangngsusung ng carcara a kekerja rja susuatu atu sysystestem m peperalralatatan an mekmekananik ik yayangng menunjang operasional #otel.

menunjang operasional #otel.

1.!

1.! ManMan"aa"aatt

)dapun !anat dari kerja praktek ini adalah )dapun !anat dari kerja praktek ini adalah

(.

(. !en!endapdapatkaatkan n PenPengalagalaman man KerKerjaja +

+.. !!enenggeettahahuui i ))llatat44aalalat t yyanang g aadda a ddi i ##oottel el tteerrsesebbuut t sesepperertti i 22332 2 VariableVariable  Refrigerant Vo

 Refrigerant Volumelume/ , -enset , pompa serta peralatan lainnya./ , -enset , pompa serta peralatan lainnya. 0.

0. !en!engetgetahuahui i bagbagaimaimana systeana system m kerkerja dari 23ja dari 232 dan -ens2 dan -enset dieselet diesel, , sertserta a mammampupu menerapkan manajemen energi dalam dunia perhotelan yg secara khusus akan di menerapkan manajemen energi dalam dunia perhotelan yg secara khusus akan di  bahas dalam laporan ini.

 bahas dalam laporan ini. 1.#

(4)

$alam penyusunan laporan ini penulis menggunakan metode4metode sebagai $alam penyusunan laporan ini penulis menggunakan metode4metode sebagai  berikut'

 berikut' (.

(. !e!etotode de 6b6bseservrvasasii

!erupakan metode pengumpulan data dengan cara melakukan langsung di !erupakan metode pengumpulan data dengan cara melakukan langsung di lapa

lapangangan n untuntuk uk menmendapdapatkaatkan n datdata4da4data ata yanyang g jelajelas, s, cara cara kerkerja ja sertserta a susususunannan komponen4komponen yang ada.

komponen4komponen yang ada. +.

+. !eto!etode Kde Kajiajian aan atau tau StuStudi di 7it7iteraeratur tur 

!erupakan metode pengumpulan data dengan cara membaca buku4buku atau !erupakan metode pengumpulan data dengan cara membaca buku4buku atau rerensi yang ada kaitannya dengan laporan kerja praktek yang disusun.

rerensi yang ada kaitannya dengan laporan kerja praktek yang disusun. 0.

0. !e!etotode 8de 8aawawancncararaa

!erupakan metode pengumpulan data dengan cara melakukan tanya jawab !erupakan metode pengumpulan data dengan cara melakukan tanya jawab deng

dengan an melakmelakukan tanyukan tanya jawab dengan $oa jawab dengan $osen atau rekan4rsen atau rekan4rekan teknekan teknisi yangisi yang menguasai permasalahan yang ada pada laporan kerja praktek ini.

menguasai permasalahan yang ada pada laporan kerja praktek ini.

BAB II

BAB II

MANA'EMEN PERU(AHAAN

MANA'EMEN PERU(AHAAN

2.1 (earah H$tel 2.1 (earah H$tel

(5)

Gambar 2.1.

Gambar 2.1. Hotel INA Hotel INAA !A !"TRI #ALI N"SA "TRI #ALI N"SA D"AD"A

$Sumber % htt&''(google(com) $Sumber % htt&''(google(com)

%erlihat dari tampak depan pintu

%erlihat dari tampak depan pintu masuk gambar +.( #otel "N)*masuk gambar +.( #otel "N)*) ) PU%3" B)7"PU%3" B)7"  berada di 7ot S40 B%$& Nusa $u

(6)

Gambar 2.2

Gambar 2.2 Lobb* hotel Ina*a Lobb* hotel Ina*a

$Sumber % htt&''(google(com) $Sumber % htt&''(google(com)

#otel "naya Putri Bali Nusa $ua terletak di kawasan Bali %ourism $evelopment #otel "naya Putri Bali Nusa $ua terletak di kawasan Bali %ourism $evelopment &orporation B%$&/, Nusa $ua dimana sebelumnya hotel ini bernama #otel "nna Putri Bali, &orporation B%$&/, Nusa $ua dimana sebelumnya hotel ini bernama #otel "nna Putri Bali, #otel "nna Putri Bali sebenarnya telah berdiri sejak tahun (9:0, namun pada bulan april +;(+ #otel "nna Putri Bali sebenarnya telah berdiri sejak tahun (9:0, namun pada bulan april +;(+ hotel ini dibongkar dan dibangun kembali pada ( November +;(+ danbergantinamamenjadi hotel ini dibongkar dan dibangun kembali pada ( November +;(+ danbergantinamamenjadi #otel "nayaPutri Bali Nusa $ua, hotel ini memiliki luas lahan 9,( ha dan masuk dalam #otel "nayaPutri Bali Nusa $ua, hotel ini memiliki luas lahan 9,( ha dan masuk dalam  jajaran hotel bintang lima.

 jajaran hotel bintang lima. Sejak tahun

Sejak tahun (990 terjadi (990 terjadi penggpenggabungabungan an P%P%. #otel . #otel "ndon"ndonesia esia "ntern"nternationaational l #""/#""/ denga

dengan n P%P%. Natour pada . Natour pada tingkatingkat t managmanagement dan ement dan direksdireksi. i. Pada tanggal (9 Pada tanggal (9 !aret +;;(!aret +;;(  penggabungan

 penggabungan tersebut tersebut terlaksana terlaksana dengan dengan nama nama baru baru P%. P%. #otel #otel "ndonesia "ndonesia Natour Natour "NN)"NN) #6%7 -36UP/, sebagai salah satu bagian dari Badan Usaha !ilik Negara BU!N/, "nna #6%7 -36UP/, sebagai salah satu bagian dari Badan Usaha !ilik Negara BU!N/, "nna #otel -roup terus

#otel -roup terus meninmeningkatkgkatkan an asilitaasilitas s bertubertujuan untuk juan untuk menjadmenjadikan "nna ikan "nna #otel -roup#otel -roup sebagai jaringan #otel BU!N

sebagai jaringan #otel BU!N berkelberkelas as interninternasionalasional. . Untuk daerah Bali Untuk daerah Bali dipimdipimpin olehpin oleh korwi

korwil l Bali yang terdiri dari beberapa < Bali yang terdiri dari beberapa < hotel di yaitu ' hotel di yaitu ' #otel "nna -rand Bali Beach, "naya#otel "nna -rand Bali Beach, "naya Pu

Putrtri i BaBali li NuNusa sa $u$ua, a, -r-ranand d "n"nna na KuKutata, , "n"nna na SiSindndhu hu BeBeachach, , dadan n "n"nna na BaBali. li. $e$engnganan  penggabungan ini "NN)

 penggabungan ini "NN) #6%7 #6%7 -36UP m-36UP mempunyai visi dan misi yang baru pulaempunyai visi dan misi yang baru pula 2isi "nna #otel -roup '

(7)

!enjadi Perusahaan dengan jaringan perhotelan bertara internasional, berbudaya dan  berkepribadian "ndonesia yang berbasis integritas dan pengembangan potensi karyawan

untuk menghasilkan Share holders 2alue yang memuaskan dimanapun kami berada. !isi "nna #otel -roup '

(. !emuaskan kosumen individu, baik wisatawan domestic maupun mancanegara, dan konsumen institusi baik perusahaan nasional, multinasional, maupun lembaga  pemerintahan dan non pemerintahan

+. !enyediakan layanan perhotelan, !"& dan pariwisata yang membanggakan bagi mereka yang menginap dan berkualitas dengan standar internasional.

0. !enawarkan lingkungan kerja yang menyenangkan dan membanggakan bagi anggota organisasi perusahaan.

1. %erlibat mengembangkan lingkungan sosial yang ikut bertumbuh bersama "nna #otel -roup.

.=ternal Posisioning Statement ' $imana keramah4tamahan yang unik dan khas, merupakan keunggulan untuk memberikan pelayanan terbaiknya bagi para pelanggan, dengan motto >)N$) S-)7)N*) B)-" K)!"? yang menjadi budaya dan perilaku di dalam organisasi "NN) #6%7 -36UP.

"naya Putri Bali terletak di kawasan wisata Nusa $ua 7ot S40 Bali hanya (< menit dari airport Ngurah 3ai dan saat ini telah diasilitasi jalan tol untuk mempercepat menuju kawasan Nusa dua. Berada di kawasan B%$& Nusa $ua, menjadikan #otel "naya Putri Bali terlihat sangat elegan dan berkelas karena akses4askes di kawasan ini telah tertata rapi serta akses masuk untuk menuju kawasan ini dijaga penuh oleh pihak keamanan di pintu gerbang masuk dan pada titik tertentu sehingga keamanan kawasan terjamin.

. "naya Putri Bali merupakan hotel yang telah berdiri sekitar 0;an tahun yg lalu.  Namun sejak )pril tahun lalu semua bangunan hotel dibongkar, dan pada $esember mulai dibangun hotel yang baru. Pembangunan kembali "naya Putri Bali merupakan salah satu upaya dari #"N  Hotel In+one,ia Natour / untuk mengangkat pamor jaringan hotel milik  BU!N Badan Usaha !ilik Negara/ itu dapat sejajar atau mengungguli grup4grup hotel lainnya yang beroperasi di "ndonesia. $irancang untuk wisata bisnis dan plesiran, "naya Putri Bali terletak di tempat wisata yang strategis di kawasan B%$& Nusadua. @arak yang hanya sekitar (< kilometer dari pusat kota, sehingga hotel ini menawarkan akses mudah ke tempat4 tempat wisata yang direkomendasikan di kota ini. 5asilitas yang tersedia di hotel ini tergolong sangat lengkap, di antaranya terdapat pelayanan receiptionis +1 jam,  free -ifi di tiap sudut hotel, penyimpanan bagasi, parkir luas, security berstandar internasional, main

(8)

didekorasi dengan kombinasi elemen seni Bali dan asilitas moderen seperti alat pembuat kopi dan teh, penyejuk ruangan, kulkas kecil, kotak pengaman barang berharga, televisi siaran lokal dan internasional, telephone, kamar mandi dengan perlengkapannya, serta dimanjakan oleh tersedianya air dingin atau panas.

2.2 (truktur )rgan&sas& %& Ina*a Putr& Bal&

Struktur organisasi adalah suatu bagian penting untuk sebuah perusahaan dalam  pembagian jabatan serta tugas yang jelas. 6rganisasi yang ada di #otel "naya Putri Bali

tersruktur dengan jelas dan terbagi dalam beberapa tingkatan yaitu seperti dibawah ini

(. %ingkat General .anager 

+. %ingkat Director of Engineering 

0. %ingkat Secretar* of Engineering/ Chief Engineer/ IT .anager  1. %ingkat A,,i,tant Engineer/ A,,i,tant IT 

General .anager  Director of  engineering   IT manager   ,ecretar* Chief engineer   A,,t( IT manager   A,i,ten chief  Staff  Hea+ ci0il   Hea+ .'E   Dut* engineer   ,u&er0i,or  Staff  DW trainee

(9)

<. %ingkat Hea+ Ci0il/ Dut* Engineer/ Hea+ .'E  A. %ingkat Su&er0i,or 

. %ingkat Staff Engineer/ Staff IT  :. %ingkat Dail* 1or2er 

9. %ingkat Trainee 2.3 +as&l&tas %an Ak$m$%as&

Ina*a Putr& Bal&  memiliki berbagai asilitas bintang lima yang dapat menemani para tamu mengisi liburan di resort ini. Semua asilitas yang dimiliki oleh Ina*a Putr& Bal& merupakan asilitas terbaik yang tidak akan ditemui di #otel4hotel lainnya. 5asilitas yang ada di Ina*a Putr& Bal& meliputi '

a. ,amar -R$$m

Kamar yang tersedia di resort ini memiliki ciri khas tersendiri dan sangat memanjakan  para tamu pengunjung. Kamar Ckamar yang tersedia dibagi menjadi beberapa katagori

diantaranya '

3( Delu4e Room

5( Delu4e !remium Room

(10)

7( Famil* Suite $-ith t-o be+room,)

/. Restaurant %an Bar

#otel Ina*a Putr& Bal& menawarkan restoran dan bar dalam skala besar. Pemandangan yang indah melengkapi nikmatnya para tamu dalam menyantap hidangan yang ditawarkan. )da bermacam restoran yang ada diresort ini diantaranya '

3( Ga+ing  

5( In+one,ian Re,taurant  6( 8a9:an #i,trot 

7( #ar Lounge

;( #each < #ar Re,taurant 

0. +as&l&tas (a

5asilitas Spa yang dimiliki oleh Ina*a Putr& Bal&  dipegang oleh capucini Spa. *ang merupakan salah satu bagian dari Ina*a Putr& Bal& yang memadukan Spa tradisional Bali dengan Spa dari italy. Spa ini menawarkan berbagai macam perawatan tubuh, dan dijamin

(11)

dapat memberikan relaksasi yang sempurna dan peremajaan tubuh dan jiwa., serta 1 kamar   perawatan yang dirancang unik, menawarkan pengalaman unik.

%. Ballr$$m

5asilitas ballroom adalah ruangan rapat maupun pertemuan dan berbagai seremonial yang dimiliki #otel "naya Putri Bali. 3uang ini menawarkan tempat pertemuan yang luasnya sekitar (+;;mD dan berbsgsi asilitas kelas atas sehingga peserta meeting merasa lebih leluasa dan nyaman.

e. Meet&ng R$$m

2.4 (&stem ,era Peralatan Pen%ukung )eras&$nal Ina*a Putr& Bal&

Sebagai sebuah gedung dengan tingkat ungsionalitas yang tinggi, Ina*a Putr& Bal& memiliki jaringan system kerja dari peralatan4peralatan utama, antara lain '

(. Sistem kelistrikan +ual &o-er  yaitu dari P7N dan pembangkit listrik diselEgenset. +. Sistem transportasi antar lantai yaitu dengan lit. 7it memiliki kapasitas (; orang

(;;; kg/ sebanyak + buah untuk lit karyawan dan 0 lit guestEtamu.

2.4.1 +as&l&tas Peralatan Utama H$tel

Sebagai sebuah hotel yang berbintang lima, gedung bangunan "naya Putri Bali dilengkapi dengan peralatan4peralatan utama yang sangat diperlukan untuk menunjang pelayanan mereka. Peralatan ini merupakan bagian dari sistem kelistrikan hotel, sehingga untuk   penyediaan tenaga listrik walaupun terjadi ganguan dari P7N, maka hal itu tidak akan

menjadi masalah karena secara otomatis apabila listrikmati, maka gen4set akan hidup. "naya Putri Bali menggunakan + buah gen4set dengan daya masing4masing gen4set (<;; K2) sedangkan daya dari P7N (0; K2)

(12)

Peralatan ini merupakan bagian dari sistem kelistrikan hotel, sehingga untuk   penyediaan tenaga listrik walaupun terjadi ganguan dari P7N. "naya Putri Bali

menggunakan + buah gen4set dengan daya masing4masing gen4set (<;; K2).

 b. #eat Pump

 Heat &um& +i Hotel Ina*a !utri #ali Nu,a Dua

Peralatan ini merupakan salah satu alat yang digunakan pada hotel ini yang menggunakan konsep hemat energi dan ramah lingkungan, dimana heat pump dapat menghasilkan air panas sesuai dengan kebutuhan kita tetapi dengan biaya listrik yang lebih hemat dan eisien dengan

(13)

memanaatkan energi yang berlimpah secara gratis, karena memanaatkan kalor dari panas udara yang ada di sekitarnya.

c. 232 unit

Vr0 +i Hotel Ina*a !utri #ali Nu,a Dua

teknologi di bidang pengkondisian udara dewasa ini terdapat teknologi pengkondisian udara baru yang dikenal dengan nama !" ! adala# kependekan dari ariable !e$rigerant olume" %engertian dari &ariable disini adala# tidak konstan atau tetap karena &olume yang bersikulasi di dalam pipa tembaga akan selalu beruba# tekanannya tergantung dari kebutu#an pendinginannya"

(14)

 fire &um& +i Hotel Ina*a !utri #ali Nu,a Dua

Peralatan ini merupakan salah satu bagian dari sistem keamanan hotel terutama dari bahaya kebakaran. Untuk sistem pengamanan kebakaran sendiri selain dari fire &um& ini, juga ditunjang dengan adanya sistem  H*+rant yang terpasang rapi dan siap digunakan setiap saat dan ditambah dengan tabung4tabung gas pemadam kebakaran  fire e4tingui,her / yang disediakan di titik4titik tertentu

BAB III

TIN'AUAN PU(TA,A

(15)

5ungsi utama mesin pendingin yaitu untuk mengambil panas yang tidak diperlukan dari suatu ruangan, kemudian panas tersebut dipindahkan ketempat lain di luar ruangan. Penyerapan panas oleh mesin pendingin terjadi akibat daya penguapan. )gar menjadi proses  penguapan tersebut maka Fat tersebut memerlukan kalor atau panas. Panas untuk penguapan

tersebut diserap dari panas yang ada diruangan di sekitar Fat yang menguap tadi akan kehilangan panasnya. $engan terserapnya sebagian panas, Fat tersebut akan menjadi dingin sehingga dapat dikatakan Fat yang mengalami proses penguapan tersebut dinamakan Fat  pendingin.

'e(ara# mesin pendingin absorbsi dimulai pada abad ke)19

menda#ului (enis kompresi uap dan tela# mengalami masa ke(ayaannya

sendiri" 'iklus pendinginan absorbsi mirip dengan siklus pendinginan

kompresi uap" %erbedaan utama kedua siklus tersebut adala# gaya yang

menyebabkan ter(adinya perbedaan tekanan antara tekanan penguapan

dan tekanan kondensasi serta *ara perpinda#an uap dari wilaya#

bertekanan renda# ke wilaya# bertekanan tinggi" 'eiring dengan

kema(uan teknologi di bidang pengkondisian udara dewasa ini terdapat

teknologi pengkondisian udara baru yang dikenal dengan nama !

. 232 adalah kependekan dari 2ariable 3erigerant 2olume. Pengertian dari variable disini adalah tidak konstan atau tetap karena volume yang bersikulasi di dalam pipa tembaga akan selalu  berubah tekanannya tergantung dari kebutuhan pendinginannya. )da banyak perbedaan mendasar dari sistem pendahulunya yaitu ac split diantarannya adalah sistem perpipaan, kompressor dan instalasi di lapangan. $ari segi biaya ac type 232 sangat jauh berbeda dengan ac split biasa jauh lebih mahal salah satu aktor yang membuat ac 232 lebih mahal adalah sistem kerja kompresor dan sistem pemipaannya. Beberapa pertimbangan bila ingin memutuskan menggunakan type 232, diantaranya '

(. $ari segi lokasi indoor dan outdoor. @ika lokasi tidak memungkinkan untuk menggukanan ac split biasa alangkah baiknya menggunakan type 232.

+. $ari segi eisiensi volume ruangan. @ika ruang yang tersedia untuk penempatan outdor  yang dirasa kurang type 232 adalah solusi yang bijak.

(16)

0. $ari segi maintenance atau perawatan. )c type 232 akan lebih mudah untuk perawatan karna sistemnya yang sentralisasi.

%iga poin di atas adalah sebagian dari keuntungan menggunakan sistem ac 232 tetapi sitem ac type ini juga memili beberapa kekurangan diantarannya '

(. "nvestasi yang sangat mahal di bandingkan menggunakan ac split

+. "nstalasi yang rumit terutama sistem pipa rerigerant.

0. Suara yang dihasilkan dari outdoor unit akan lebih besar karna memiliki kapasitas kompresor besar.

Beberapa hal yang harus di berikan perhatian khusus dalam mendesain sistem ac 232 adalah sistem pemipaan karna instalasi pipa rerigerant menuju ke semua indor unit dengan  berbagai macam type. Beberapa merk ac 232 memiliki metode yang berbeda dalam menentukan diameter pipa rerigerant untuk gas maupun liGuid. Saya ambil contoh adalah merk pelopor pertama ac ini adalah daikin. $aikin memiliki tabel yang menentukan range diameter ukuran untuk pipa rerigerant sesuai dengan kebutuhan ac nya. Setiap percabangan harus menggunakan renet joint sebagai shock ataupun cabangan pembagi. $ari tiap4tiap  beban ac yang ada sangat berpengaruh untuk menentukan kapasitas total outdoor unitnya.

@arak antara indoor dan outdoor juga sangat mempengaruhi kinerja dari sistem ac ini.

232 biasanya dipasang dengan pendingin inverter udara yang menambahkan inverter  $& ke kompresor untuk mendukung kecepatan motor variabel dan aliran rerigerant sehingga variabel bukan hanya operasi on E o. $engan beroperasi pada kecepatan yang berbeda4beda, unit 232 bekerja hanya pada tingkat yang diperlukan untuk memungkinkan penghematan energi yang cukup besar pada kondisi parsial4beban. %eknologi pemulihan panas 235 memungkinkan unit dalam ruangan individu untuk panas atau dingin seperti yang diperlukan,

(17)

sedangkan manaat beban kompresor dari pemulihan panas internal. Penghematan energi hingga <<H diperkirakan lebih peralatan kesatuan sebanding. "ni juga menghasilkan kontrol yang lebih besar dari suhu interior bangunan dengan penghuni bangunan.

3.1.1 Pr&ns& ,era A R

@ika motor dihidupkan, maka akan memutar kompresor. $engan berputarnya kompresor, rerigrant akan terpompa masuk ke dalam kondensor kemudian masuk ke dalam  pipa4pipa kapiler dimana pada saat ini rerigrant memiliki suhu dan tekanan yang tinggi dari

hasil kerja kompresor.

Karena gas melewati lubang yang sempit pada pipa kapiler, maka tekanan gas dalam kondensor naik dan berubah menjadi cair. -as cair ini mengalir melalui saringan pipa kapiler, terus masuk ke dalam evaporator. Pipa evaporator diameternya dibuat lebih besar dari pipa kapiler, sehingga tekanan dari rerigrant akan turun dan menguap. )kibat penguapan cairan rerigerant, maka panas di evaporator menjadi dingin dan berkurang.

$idalam mesin pendingin, rerigerant bersirkulasi dari kondensor, katup e=pansi, evaporator dan kembali lagi ke kompresor. Pada kompresor, uap ini dimampatkan sehingga tekanannya naik. Uap yg terkompresi ini mengalir ke kondensor dan selanjutnya di kondensasikan sehingga wujudnya berubah dari uap menjadi cairan. &airan tersebut masuk  ke dalam saringan sebelum menuju ke katup ekspansi. Pada katup ekspansi terjadi penurunan tekanan dan tempratur, dan kemudian menuju evaporator.

(18)

-ambar 0.( $iagram dan -raik p4h

Pada gambar diatas, menunjukkan diagram dan graik p4h >Preasure4nthalpy? dari siklus rerigerasi. Sumbu y menunjukkan tekanan dan sumbu = menunjukkan enthalpy.

-ambar 0.+ -raik -aris Konstan >Presure4ntalphy?

(. -aris proses kompresi digambarkan sejajar dengan garis entropy konstan +. -aris kondensasi digambarkan sejajar dengan garis tekanan konstan 0. -aris proses ekspansi digambarkan sejajar dengan garis enthalpy konstan 1. -aris proses evaporasi digambarkan sejajar dengan garis tekanan kostan

(19)

-ambar 0.0 kondisi rerigerant dipresentasikan pada diagram pressure4enthalpy

(. Kompresor ' rerigerant gas bertekanan rendah dikompresikan menjadi rerigerant gas  bertekanan tinggi dengan bantuan dari daya luar sistem

+. Kondensor ' rerigerant gas bertekanan tinggi dirubah menjadi rerigerant cair dengan tekanan tetap tinggi dengan cara membuang kalor ke lingkungan sekitarnya

0. kspansi ' rerigerant cair bertekanan tinggi diturunkan tekanannya dengan membentuk rerigerant menjadi cairan yg bercampur dengan sedikit gas

1. vaporator ' rerigerant cair dirubah menjadi gasEuap dengan cara menyerap kalor dari ruang yang dikondisikan

(20)

0.1 Siklus 3erigerasi

3.1.2 ,$m$nen,$m$nen A R

Komponen4komponen utama pada misin pendingin terdiri dari A bagian yang terdiri dari '

1. Kompresor 

Kompresor di dalam system rerigeras berungsi untuk melakukan kompresi terhadap rerigerasi sehingga tekanan dan tempratur dari rerigerasi akan naik.

(21)

$alam keadaan ideal proses ini akan berlangsung secara isentropik, tanpa disertai  perubahan entropi. Selama didalam kompresor, rerigerant tidak mengalami  perubahan ase, sehingga pada akhir proses kompresi didapatkan rerigrasi super4

heated yang bertekanan tinggi.

$itinjau dari pergerakannya, kompresor terbagi dari beberapa unit '

a. O&en t*&e unit 

$isini kompresor dan motor penggerak masing4masing berdiri sendiri, untuk memutar kompresor dipergunakan transmisi.

(22)

/. Semi hermatic unit 

$isini kompresor dan motor listrik juga berdiri sendiri, tetapi dihubungkan sehingga seolah4olah menjadi satu bagian. Untuk memutar  kompresor,poros motor listrik dihubungkan dengan kompresornya secara langsung.

-ambar 0.A kompresor type semi hermatik 

0.  Hermatic unit 

$isini kompresor dan motor listrik benar4benar menjadi satu unit yang tertutup rapat. Kelemahannya adalah ketika terjadi kerusakan pada kompresor atau motor listrik, maka akan sulit untuk di perbaiki. Keuntungannya adalah tidak memakan banyak tempat, harga relati  murah, dan cocok untuk kompresor pada domestic rerigerator daya kecil/.

(23)

-ambar 0. Kompresor #ermatik 

2. Kondensor 

Kondensor didalam system rerigerasi berungsi untuk melakukan  proses kondensasi terhadap rerigerasit. Setelah kompresor maka rerigerasi akan masuk ke dalam kondensor. 3erigerasi yang keluar dari kompresor  memiliki tekanan yang tinggi, hal ini sangat menguntungkan karena proses kondensasi akan lebih mudah terjadi pada tekanan tinggi. Proses didalam kondensor ini berlangsung secara isobarik. Pada awal proses rerigeran adalah super4heated gas dan pada akhirnya menjadi Fat cair.

(24)

3. Saringan

Selama system beroperasi, kotoran dan serbuk logam yang terdapat dalam rerigerant yang ikut bersirkulasi dalam kondensor dan dapat mengendap dan menempel pada katup ekspansi, yg mengakibatkan siklus rerigerasi terhambat sehingga diperlukan pemasangan ilterEsaringan pada sistem tersebut.

-ambar 0.9 5ilter "ndoor Unit

4. Katup kspansi

Katup ekspansi dalam sistem rerigerasi berungsi untuk mengekspansi rerigerant cair yang keluar dari kondensor sehingga diperoleh rerigerant dalam ase campur, cair4gas, dan memiliki tekanan yang rendah.

tekanan rerigerant yang rendah akan berguna dalam proses selanjutnya, yaitu proses evaporasi di dalam evaporator. Karena evaporator  lebih mudah digunakan dengan tekanan yang rendah. Pada keadaan idealnya, rerigerant akan mengalami proses ekspansi beban sehingga tidak  terjadiperubahan entalpi rerigerant pada awal dan akhir proses.

(25)

-ambar 0.(; Katup kspansi

!. vaporator 

vaporator dalam sistem rerigerasi berungsi sebagai penyerap kalor  dari media yang diinginkan. Pada evaporator terjadi aliran kalor dari media yang diinginkan ke rerigerant. 3erigerant akan mengalami penguapan evaporasi/ karena menerima kalor. $alam keadaan ideal proses yang akan terjadi di dalam evaporator adalah proses isenthermal dan isobarik. Selama  proses tersebut rerigerant yang mula4mula memiliki ase campuran gas4cair 

akan berubah menjadi gas murni yang bertekanan dan bertempratur rendah.

(26)

#. 3erigerant

3erigerant adalah suatu Fat yang mudah diubah bentuknya dari gas menjadi cair atau sebaliknya. 3erigerant dapat mengambil panas di evaporator dan melepaskannya di kondensor.

3erigerant diidentiikasikan dengan nomor4nomor tersebut dibelakang huru  3. Untuk setiap mesin pendingin rerigerant yang digunakan berbeda4beda tergantung pada penggunaan jenis kompresor. 7ihat tabel 0.( kode warna tabung rerigerant.

%abel 0.(. Kode 8arna %abung 3erigerant

 Nomor  3erigerant

(27)

34(( 6range %richlomonoluoromethane &&+5 34(+ Putih $ichlomonoluoromethanne &&7+5+ 34++ Biru Pucat !onochlorodiluoromethane #&"5+ 34<;; Kuning )Feotropic mi=ture

34<;+ Ungu !uda )Feotropic mi=ture 34<;0 )Gua !arine )Feotropic mi=ture 34<;1 %an )Feotropic mi=ture 34( Perak )mmonia N#+

3.2 5enerat$r (et

Generator Set atau yang lebih kita kenal dengan genset adalah sebuah Perangkat yang mampu menghasilkan $aya 7istrik. -enset ini merupakan seperangkat atau gabungan antara -enerator atau )lternator dan ngine yang dapat digunakan sebagai )lat Pembangkit 7istrik. Sebelum -enset dikenal luas, -enset awalnya ditemukan oleh + orang, yang pertama adalah !ichael 5araday dan juga 3udolph $iesel. Pada tahun (:0( 5araday menemukan induksi elektromagnetik yang kemudian berkembang menjadi -enerator !odern, !ichael 5araday sendiri saat ini merupakan sosok isikawan yang sangat terkenal. Sedangkan kelanjutannya, 3udolph $iesel merupakan sosok penemu -enerator $iesel itu sendiri, dimana ia mulai mengeluarkan hak paten mesin mesinnya pada tahun (:9+.

!engingat besarnya manaat dari -enerator Set itu sendiri, maka !esin Penghasil 7istrik  ini kemudian dikembangkan dan diproduksi !assal sehingga saat ini dapat dengan mudah ditemui. Beberapa contoh tempat yang biasanya sangat membutuhkan -enset adalah Bank, 3umah Sakit, Supermarket, #otel, !all E PlaFa, Kantor, %oko, bahkan tak jarang 3umah rumah pun menggunakan -enset ini untuk %enaga 7istrik &adangan disaat dibutuhkan, terutama saat 7istrik P7N padam. Ketika berbicara mengenai -enset, maka hal yang terlintas  pada Pikiran adalah )lat untuk menghidupkan lampu ketika 7istrik Padam. !eskipun

(28)

hal lainnya yang membutuhkan daya listrik, seperti misalnya untuk Pengerjaan 7uar 3uangan yang jauh dari sumber daya listrik. -enset sangat dikenal karena kegunaannya sebagai %enaga 7istrik yang bisa diandalkan cukup dengan menggunakan Bahan Bakar Bensin E Solar. $engan bantuan -enset, maka Perusahaan Perusahaan besar maupun kecil, seperti supermarket, toko, rumah sakit, dan sebagainya aktiitasnya tidak terganggu ketika listrik   padam. !ereka tetap dapat menjalankan aktiitas seperti biasanya tanpa mengalami

hambatan. !aka dari itu -enset merupakan )lat penting yang sangat dibutuhkan banyak  kalangan, bahkan dapat digunakan secara perorangan untuk berbagai kegiatan yang memerlukan konsumsi listrik.

-enerator Set terdiri atas !esin ngine !otor Penggerak/ dan juga -enerator E )lternator, seperti yang telah di jelaskan sebelumnya. !esin ngine yang satu ini menggunakan bahan bakar berupa Solar !esin $iesel/ atau dapat juga menggunakan Bensin, sedangkan untuk -eneratornya sendiri merupakan sebuah gulungan kawat yang di  buat dari tembaga yang terdiri atas kumparan statis atau stator dan di lengkapi pula dengan

kumparan berputar atau rotor.

$alam proses kerjanya, menurut ilmu isika, ngine memutar 3otor dalam sebuah -enerator yang selanjutnya hal ini menimbulkan adanya !edan !agnet pada bagian kumparan -enerator. Selanjutnya !edan !agnet ini kemudian akan melakukan interaksi dengan 3otor yang kemudian akan berputar dan akan menghasilkan sebuah arus listrik  dimana hal ini sesuai dengan hukum 7orentF.

3.2.1 Mes&n *ang %&gunakan a%a 5enset

• !esin -NS%

Seperti yang disebutkan diatas mesin genset berbahan bakar bensin ataupun solar. !esin ini mampu menghasilkan daya hingga sebesar  (;K8E(;.;;;8att.

• !esin $iesel

!esin diesel sebagai mesin pembangkit listrik sangat umum. )plikasi mesin diesel sebagai genset mempunyai rentang aplikasi yang sangat luas. Kapasitas output <K8E<;;;8att hingga +!8

(29)

!esin gas menggunakan bahan bakar gas sebagai sumberdaya konsumsinya

• !esin %urbin

-enset yang menggunakan mesin turbin sudah dapat dikategorikan sebagai  &o-er generator( Umumnya memiliki kapasitas sebesar  +!8E+.;;;.;;;8att. genset bermesin turbin sanggup menerangi sebuah kota

3.2.2 Pr&ns& ,era 5EN(ET

)lat -enerator adalah sebuah mesin yang dapat mengubah tenaga mekanis menjadi tenaga listrik melalui proses induksi elektromagnetik. -enerator ini memperoleh energi mekanis dari prime mover. -enerator arus bolak4balik )&/ dikenal dengan sebutan alternator. -enerator didesain untuk mampu mensuplai tenaga listrik ketika terjadi gangguan, yang kemudian suplai tersebut digunakan untuk beban prioritas. )dapun genset generator set/ sendiri bagian dari generator. -enset ialah suatu alat yang dapat mengubah energi mekanik menjadi energi listrik. -enset atau system generator   penyaluran adalah suatu generator listrik yang terdiri dari panel, berenergi solar dan

terdapat kincir angin yang ditempatkan pada suatu tempat. -enset mampu digunakan sebagai sistem cadangan listrik atau Io4gridI sumber daya yang tergantung atas kebutuhan pemakai/. -enset dipakai oleh rumah sakit dan industri yang menginginkan sumber listrik yang besar dan relati stabil. -enerator terpasang satu poros dengan motor diesel, yang biasanya memakai generator sinkron alternator/ pada  pembangkitan. -enerator sinkron mempunyai dua bagian utama yaitu' sistem medan

magnet dan jangkar. -enerator ini kapasitasnya besar, medan magnetnya berputar  karena terletak pada rotor. -enset bekerja sepuluh detik ketika listrik padam, sepuluh detik berikutnya tenaga listrik diswitch ke genset, saat itu lampu bisa menyala kembali. &ara kerja generator genset yang memberikan supply listrik setelah duapuluh detik ini ditopang oleh )23 )utomatic 2oltage 3egulator/. $idalam )23, ada !utual 3eactor  !%/ yaitu semacam trao jenis &% &urrent %ransormer/ yang menghasilkan arus listrik berdasarkan besaran arus beban yang melaluinya secara rangkaian seri/. )rus listrik yang dihasilkan ini digunakan untuk memperkuat medan magnet pada belitan rotor. Sehingga untuk beban yang besar, arus yang dihasilkan juga besar rumus'

(30)

2J"=3, dimana 2pE2sJ"pE2p dan PJ"=2/. Namun untuk menjaga kestabilan )23  tidak cukup hanya dengan mengandalkan )23 saja, genset juga dilengkapi System -overnor untuk menjaga kestabilan 3P! 3otation Power !omentum/nya sehingga  bisa menghasilkan rekuensi putaran yang stabil pada saat ada atau tidak ada beban, hal ini bisa dilakukan dengan mengatur supply BB! biasanya solar/ pada generator  genset. )dapun ketika listrik menyala, sebuah switch biasanya )%S4)utomatic %ranser Switch/ otomatis mengalihkan power supply dari genset ke P7N. "ni dilakukan tanpa memadamkan lampu sama sekali, sehingga tidak mengganggu kenyamanan konsumen. $alam (; detik genset akan mati secara otomatis.

3.2.3 ,$m$nenk$m$nen 5enset

a/ "nter &ooler 

Setiap mesin genset sudah pasti dilengkapi dengan komponen ini, karena mesin genset biasanya dioperasikan lebih dari satu jam, hal ini membuat suhu pada mesin genset menjadi panas sehingga dibutuhkan alat pendingin untuk mendinginkan mesin. Udara yang masuk ke mesin sebelumnya akan didinginkan oleh intercooler agar  mesin tidak cepat panas dan mampu bekerja maksimal.

(31)

 b/ )ter &ooler 

5ungsi dari komponen ini hampir sama dengan intercooler, hanya saja yang membedakan adalah ater cooler bukan untuk mendinginkan udara didalam mesin, akan tetapi untuk mendinginkan udara panas yang dihasilkan oleh turbocharger. )tercooler juga berperan sebagai kipas pengganti radiator.

-ambar 0.(< )tercooler 

c/ )lat pemicu pembakaran busi/

5ungsi busi pada genset sama dengan ungsi busi pada umumnya yakni untuk  menciptakan percikan api yang memicu ledakan sehingga dapat menggerakkan mesin.

(32)

-ambar 0.(A Busi

d/ %urbo &harger 

Komponen ini berbentuk seperti rumah keong dan terbuat dari plat besi yang  berungsi sebagai turbin pada genset. %urbocharger memiliki + sisi pada sisi kiri  berguna untuk memanaatkan arus udara hasil dari pembakaran dan apda sisi kanan untuk menyuntikkan udara dan oksigen ke mesin genset, sehingga kombinasi dari kedua sisi turbocharger dapat memaksimalkan kinerja dari mesin genset.

-ambar 0.( %urbo &harger 

e/ $ynamo Starter dan $ynamo )mpere

Kedua komponen ini bekerja secara berkesinambungan, yaitu dinamo starter  untuk mengihupkan mesin dengan mengalirkan arus listrik dari aki ke busi mesin sehingga terjadi pembakaran. Setelah mesin berputar, dinamo ampere akan menghasilkan arus listrik searah $&/ untuk disalurkan ke aki dan ungsi dari  baterai ini pada mesin genset untuk menyimpan listrik yang digunakan untuk 

(33)

menyimpan listrik untuk digunakan pada kebutuhan listrik dalam berbagai  perangkat elektronik.

-ambar 0.(: $inamo Starter 

-ambar 0.(9 $inamo )mpere

/ 3adiator 

Komponen ini berungsi untuk mendinginkan sirkulasi air panas dimesin genset. %erdiri dari dua tangki atas dan tangki bawah. Kipas radiator memanaatkan udara untuk mendinginkan air pada tangki tersebut yang digunakan untuk mendinginkan mesin ketika atau setelah selesai beroperasi.

(34)

-ambar 0.+; 3adiator 

g/ "njection Pump

Komponen ini merupakan alat pompa dengan sistem injeksi untuk menarik   bahan bakar dari tangki penyimpanan pada mesin genset. !elalui ilter dan memompa  bahan bakar tersebut ke injector untuk disemburkan ke ruang bakar.

-ambar 0.+( "njection Pump

h/ 6il 5ilter, 5uel 5ilter dan )ir Pump

Ketiga komponen ini berungsi sebagai ilter atau alat penyaring pada mesin genset. 6il ilter diungsikan untuk menyaring oli yang digunakan sebagai pelumas

(35)

mesin, uel ilter diungsikan sebagai penyaring bahan bakar dan air ilter adalah alat untuk menyaring udara dan oksigen pada mesin.

-ambar 0.++ 5ilter 

3.3 L$a% +a0t$r %an Manaemen Energ&

"ndustri perhotelan merupakan suatu usaha yang kinerja operasionalnya sangat membutuhkan ketersediaan energi yang besar. Kebutuhan akan energi yang besar tersebut digunakan untuk menjalankan sistem asilitasasilitas yang terdapat pada hotel, seperti sistem  pendingin udara, sistem penerangan, sistem lift , dan sistem asilitas hotel lainnya. Ketersediaan energi yang ada untuk operasional hotel tentunya menjadi salah satu aktor yang dapat menjaga kepuasan dan kepercayaan konsumen terhadap sebuah hotel. #otel sebagai  pengguna energi, rata4rata menghabiskan 0; H dari biaya operasionalnya untuk pembelian

komponen energi.

seiring dengan meningkatnya biaya energi yang ditetapkan, maka biaya untuk   pembelian energi akan berpotensi mengalami kenaikan. !enurut Shiming  Burnett +;;+/,

konsumsi energi untuk penerangan, sistem pengaturan suhu, dan sistem pemanas air  umumnya mencapai ; H dari penggunaan total energi pada bangunan hotel. @umlah kebutuhan energi tersebut tentunya akan menentukan biaya operasional yang harus dikeluarkan pihak pengelola hotel setiap periode tertentu.

Biaya operasional tersebut tentunya harus ditekan serendah mungkin agar pengelola hotel mampu mendapatkan keuntungan secara maksimal. Namun tentunya dilakukan dengan

(36)

tetap mempertimbangkan aktor4aktor yang lain, seperti cu,tomer/ biaya, tenaga kerja, dan sebagainya. #al tersebut menjadi salah satu latar belakang mengapa pemilihan jenis  penghematan energi pada operasional hotel menjadi suatu permasalahan yang dihadapi oleh  pelaku industri perhotelan.

"ndustri hotel memiliki waktu operasional penggunaan energi yang relati kontinyu selama +1 jam sehari. #al ini membutuhkan jaminan ketersediaan suplai listrik yang mencukupi untuk menjaga produktivitas pelayanan hotel. Namun, keterbatasan P7N sebagai  penyedia energi listrik negara serta ketentuan tari dasar listrik untuk konsumsi industri yang

lebih tinggi menjadi suatu pertimbangan pelaku industri hotel untuk melakukan penghematan energi. )danya peraturan Pemerintah PP/ ;E+;;9 tentang konservasi energi juga menjadi suatu tekanan dari pemerintah untuk menurunkan tingkat konsumsi energi pada bangunan industri. Selain itu, adanya tekanan isu lingkungan yang berkembang belakangan ini juga mendukung dilakukannya penghematan dalam penggunaan energi.

)udit energi sendiri merupakan bagian dari manajemen energi. #asil dari audit energi digunakan sebagai dasar untuk mengelola dan mengatur energi yang terpakai dalam suatu  bangunan agar eisien tanpa mengurangi tingkat pelayanan bagi para konsumen. Proses audit energi pada penelitian ini akan dilakukan dengan dua tahap. %ahap pertama disebut dengan Survei nergi Sur0e* Energi atau 1al2 Through Au+it / dan tahap kedua disebut dengan )udit nergi )wal  !re=eleminar* Au+it /. #asil dari audit energi akan digunakan pihak   pengelola hotel sebagai pertimbangan untuk melakukan suatu jenis konservasi energi.

$engan melakukan konservasi energi sebagai bentuk eisiensi energi, diharapkan hotel dapat mengambil keuntungan tanpa harus mengurangi mutu pelayanan yang disediakan untuk para konsumen hotel.

3.3.1 (ur6e& Energ&

%erdapat tiga jenis sumber energi yang digunakan di #otel "naya Putri Bali, yaitu listrik, gas, dan air. $ari ketiga jenis energi tersebut, energi listrik merupakan energi yang membutuhkan biaya pengadaan paling besar dibandingkan dua jenis energi lainnya. Biaya  pengadaan energi listrik dapat mencapai sekitar ;4:;H dari total biaya yang dikeluarkan untuk kebutuhan energi operasional hotel per bulannya. 6leh karena itu penghematan energi selama ini ditekankan pada sektor energi listrik, meskipun tentunya dengan tidak  mengabaikan sektor energi yang lain.

(37)

$ari total energi listrik yang digunakan dapat dirinci lagi menurut jenis asilitas hotel yang membutuhkan energi listrik. !enurut data yang dimiliki oleh $epartemen ngineering, dapat diketahui bahwa asilitas  Air Con+itioner )&/ merupakan asilitas hotel dengan  penggunaan energi listrik paling besar. nergi yang dibutuhkan untuk operasional )& seluruh

asilitas bangunan hotel dapat mencapai angka A;4; H dari total kebutuhan energi listrik  keseluruhan.

Sebelumnya telah dilakukan beberapa langkah4langkah penghematan yang bertujuan untuk menghemat kebutuhan energi )&. Salah satunya adalah dengan mengurangi kapasaitas Chiller )& yang semula sebesar +:< %on 3erigrant menjadi (:< %on 3erigrant. Selain itu, dilakukan pemasangan kaca ilm Heat Re+uction 0< H untuk mengurangi panas dari sinar  matahari yang masuk kedalam kamar. Sehingga suhu )& yang diatur pada kamar dapat ditingkatkan untuk mengurangi energi yang dipakai oleh )&. Serta beberapa seruan untuk  hemat energi lainnya.

"dentiikasi peluang hemat energi juga dapat dilakukan pada asilitas bangunan hotel yang lain. )ntara lain pada asilitas pompa air dimana rekuensi pemakaian yang sering membutuhkan energi yang lebih besar saat awal penggunaan. Selain itu juga peluang konservasi energi pada asilitas penerangan bangunan hotel yang dapat dibagi lagi  berdasarkan ungsi dan lokasinya.

 Namun selain aktor asilitas atau mesin sebagai peluang dilakukannya hemat energi, aktor sumber daya manusia S$!/ juga perlu untuk diperhatikan. #al ini dikarenakan S$! sebagai pelaku atau eksekutor dari semua rencana konservasi energi yang akan dilakukan. S$! yang dimaksud ini meliputi seluruh bagian dari organisasi perusahaan tanpa terkecuali dan juga kesadaran dari cu,tomer sebagai pengguna energi di #otel.

3.3.2 Au%&t Energ& A7al

$ari data yang diperoleh saat kerja praktek didapatkan pemakaian listrik, air, dan gas  beserta biayanya, luas bangunan hotel kamar dan non4kamar/, serta tingkat hunian hotel  pada periode tahun +;(<. #asil awal dari pengolahan data historis tersebut adalah proil dari kebutuhan untuk tiap4tiap jenis energi yang digunakan operasional hotel. $ari proil tersebut akan diketahui proporsi jumlah energi yang dikonsumsi untuk tiap4tiap energi tersebut.

(38)

kebutuhan keseluruhan operasional hotel. Berikut adalah persentasi dari kebutuhan biaya energi tersebut'

$ari data yg telah didapatkan selama kerja praktek, maka kita dapat pergunakan untuk  menentukan aktor beban  Loa+ Factor / penggunaan listrik pada #otel "naya Putri Bali.

3.3.3 L$a% +a0t$r

 Loa+ Factor  adalah perbandingan antara daya rata4rata dalam jangka waktu tertentu dan jumlah kapasitas terpasang pada suatu pusat listrik. besaran dari  Loa+ Factor   dapat diketahui dari persamaan di bawah ini '

 Load Factor

=

Bebanrata

rata

(

 MW 

)

Beban Puncak 

(

 MW 

 )

5aktor beban listrik menunjukkan bagaimana peralatan listrik telah digunakan, aktor  ini dapat dipakai sebagai standar dalam membuat penilaian ekonomis dari penggunaan  peralatan listrik. aktor ini juga dapat dipakai untuk menunjukkan ketepatan kapasitas dari  peralatan.

Beban dari suatu sistem tenaga terjadi karena adanya permintaan tenaga yang siatnya  berbeda4beda. $alam suatu sistem tenaga, kebutuhan akan listrik dalam penerangan dan  peralatan lainnya sangat besar dengan variasi beban dalam satu harinya yang juga sangat  besar,beban puncak biasanya terjadi pada waktu siang hingga malam hari.

%erdapat 0 aktor yang mempengaruhi beban listrik pada hotel, diantaranya ' a. $$l&ng L$a%

&ooling load merupakan salah satu aktor beban yang berpengaruh terhadap beban  penggunaan listrik khususnya pada sistem pendingin atau yang bekerja sebagai alat  pendingin seperti )&, kulkas dan reeFer.

/. Heat&ng L$a%

#eating load adalah salah satu aktor beban yang berpengaruh terhadap  penggunaan daya listrik khususnya pada sistem pemanas atau alat4alat yang bekerja

sebagai pemanas seperti 6ven, kompor listrik dan dispenser. 0. L&ght&ng L$a%

(39)

7ighting load adalah salah satu aktor beban yang berpengaruh terhadap  penggunaan daya listrik khususnya pada sistem pencahayaan atau alat4alat  penerangan seperti lampu.

BAB I PEMBAHA(AN 4.1 De"&n&s& Be/an Pen%&ng&n

Beban pendinginan adalah aliran energi dalam bentuk panas. Perlu diulang kembali bahwa tugas unit pendingin adalah menjaga kondisi suatu ruangan agar   berada pada suhu dan kelembaban tertentu yang umumnya lebih rendah dari

temperatur dan kelembaban lingkungan luar. @enis beban pendingin, dapat dibagi menjadi dua, yaitu panas sensible dan panas laten. Panas sensible adalah panas yang diterima atau dilepaskan suatu materi sebagai akibat perubahan suhunya. Panas laten adalah panas yang diterima atau dilepaskan suatu materi karena perubahan asanya. Untuk lebih menjelaskan arti masing4masing panas ini, misalkan kita mendinginkan air dari (;;L& sampai mejadi es ;L&. Panas yang diserap dari air mulai dari (;;L& menjadi ;L& masih tetap air/ disebut beban sensible. @ika air yang suhunya sudah ;L& didinginkan lagi hingga akhirnya menjadi es, di sini tidak terjadi perubahan suhu, tetapi perubahan asa. Panas yang diserap di sini disebut panas laten.

(40)

Proses ini adalah untuk mengetahui perkiraan jumlah pengunjung di #otel "naya Putri Bali, dimana bangunan ini memiliki sekitar 1<; unit kamar dan +; unit vila,  beberapa asilitas ballroom serta beberapa restoran. Untuk spesiikasi jumlah jumlah

kamar, asilitas, serta jumlah perkiraan maksimum penghuni hotel akan dipaparkan sebagai berikut '

• Kamar hotel ' 1<; kamar = + orang asumsi/ J 9;; orang • Pegawai asilitas umum/ ' 1<; orang

• 2illa ' +; unit villa = 1 orang asumsi/ J :; orang • Ballroom ' <;; orang

%otal penghuni di hotel "naya Putri Bali dengan asumsi semua asilitas yang digunakan adalah (90; orang dengan asumsi penghunian maksimal dan pemanaatan asilitas maksimal.

4.1.2 Anal&sa ,ual&tas U%ara %alam Ruangan

7aju ventilasi udara dirumuskan dengan persamaan sebagai berikut '  8 r 9 m

$imana 2 J laju pemasukan udara dalam ventilasi mMEdt/ 2r J laju aliran daur ulang mMEdt/

2m J l aju udara luar minimum untuk penghuni tertentu

Untuk mengetahui perhitungan laju ventilasi, laju udara luar dan laju udara daur ulang untuk suatu ruangan pertemuan jika terdapat udara kotor atau asap rokok  diijinkan, dan jika alat pembersih udara yang tersedia memiliki eisiensi A;H, maka ventilasi ruangan per4orang tanpa pengkondisian udara ulang dan pembersih udara diperlukan (,<mMEdt dan 0,<mMEdt untuk laju udara luar perorangan diperlukan ruang  bebas rokok angka dianggap sebagai laju minimum/. !aka '

Vr

=

V 0

Vm ŋpembersih

$imana ' 2; J laju pemasukan udara dalam ventilasi mMEdt/ 2r J laju aliran daur ulang mMEdt/

2m J laju udara minimum untuk penghuni tertentu mMEdt/

J eisiensi pembersih udara A;H data dari alat  pembersih yang tersedia dihotel/

(41)

Sebelum memperoleh hasil perhitungan dari laju udara yang masuk dari ventilasi, maka harus didapatkan hasil perhitungan laju aliran daur ulang terlebih dahulu.

4.1.3 ,al$r *ang H&lang %an D&er$leh

$alam klasiikasi beban pendingan terdapat perpindahan panas yang melalui selubung dalam suatu bangunan. Untuk klasiikasi beban pendingin '

(. %ransmisi

*aitu kehilangan atau diperoleh kalor akibat beda suhu antara kedua sisi elemen  bangunan, baik melalui dinding atau atas atap.

a. Beban transmisi radiasi matahari melalui dinding, perhitungan terdapat pada data yang diperoleh dari %abel 0.0 sebagai berikut '

-luas %&n%&ng : -k$e"&s&en transm&s& kal$r %&n%&ng : -sel&s&h temerature ek&6alen ra%&as& matahar& 9 sel&s&h temerature ek&6alen atm$s"er

8 -2!; m2:-2<;!k0al=m2 am$:-141 k0al=m2=$911>2<32 k0al=m2=$ 8 !12<!;! k0al=m2 am$ : -1;!1<32 k0al=m2=$

8 !3??<@# k0al=m2=am$

Keterangan '

#arga tetap dari radiasi matahari (;;Sv sievert/

!aka ' (;; C (1( dalam %abel 0.1 kapasitas kalor (1(/ #arga tetap dari ekivalen atmoser (00,0+ atm

!aka ' (00,0+ C (1( dalam %abel 0.1 kapasitas kalor (1(/

 b. Beban transmisi radiasi matahari melalui atap, perhitungan terdapat pada data yang diperoleh pada %abel 0.1 sebagai berikut '

-luas ata : -k$e"&s&en transm&s& kal$r ata : -sel&s&h temerature ek&6alen ra%&as& matahar& 9 sel&s&h temerature ek&6alen atm$s"er

8 -1;;m2:-1<>4 k0al=m2 am$ : -4#<2 k0al=m2=$ 9 @><!2 k0al=m2=$

8 1>4 m2 : 12!<@2 k0al=m2 am$

8 24!<#? k0al=m2 am$

Keterangan '

#arga tetap dari radiasi matahari (;; Sv sievert/

!aka ' (;; C <0,: dalam %abel 0.< kapasitas kalor <0,:/ #arga tetap dari ekivalen atmoser (00,0+ atm

!aka ' (00,0+ C <0,: dalam %abel 0.< kapasitas kalor <0,:/ +. Panas !atahari

(42)

a. !elalui kaca bidang tembus cahaya/, perhitungan ini mengetahui perolehan  panas melalui jendela dengan data pada %abel 0.< dan 0.A '

Luas en%ela m2  : umlah ra%&as& matahr& k0al=mam : "akt$r transm&s&  en%ela : "akt$r /a*angan

8 24 m2 : !<! k0al=mam : ;<>! -tana tutu : ;<1#! 8 2;<#>1 k0al=m2 am$

Keterangan ' aktor bayangan J jumlah radiasi matahari C 0;H karena  perhitungan yang dipakai kaca dengan radiasi tanpa tutup banyangan tak semua

dapat masuk/  b. !elalui dinding

*aitu menghitung laju perpindahan panas yang mengalir menuju ruangan akibat dari perbedaan suhu antara ruang muat dengan udara luar. Perhitungan ini mengetahui koeisien panas, luar dinding, perbedaan suhu dalam ruangan dan luar  ruangan. Panas yang melalui dinding ruang dengan data pada %abel 0.0 dapat diperoleh perhitungan ' Q x

=

U ∙ A∙∆ t  Q x

=¿

 32? k0al=m2 am$ 2!; m2 ∙  -2#$+  23<! $+ 8 ?2;;; k0al=m2 am$ 2<!$+ 8 @;.;;; k0al=m2 am$ $imana ' Q x

J 7aju perpindahan panas BtuEhr/ U J Koeisien panas menyeluruh BtuE5t+;5/ ) J 7uas dinding m+/

∆ t 

J Perbedaan suhu luar dan dalam ruangan o5/

Keterangan '

+A o5 4 +0,< o5 J Perbedaan suhu luar dan dalam diperoleh dari data %abel 0.0/

0+: J koeisien panas menyeluruh dari data %abel 0.0/

Qmaks   untuk menghitung U koeisien panas menyeluruh/ dengan data pada %abel 0. yang ditentukan dengan perhitungan sebagai berikut '

I=U8 " ; 9 1=, 19 2=, 2 9 .. 9 =" ; I=U 8 3#<3 Btu=hr +t2;+ 9 ;<;1! m=;<@2 C=m , 9 ;<1; m=;<@4 C m , 9 ;<1! m=;<@2 C=m , 9 3#<3 83#<3 Btu=+t2;+9;<;3 C=m , 9 ;<13# C=m , 9 ;<;3 C=m , 9 3#<3 8 4;<12# Btu=+t2;+ $imana '

(43)

O J %ebal material in/

5; J Koeisien konveksi sisi luar BtuEhr 5t+;5/ l J Koeisien konveksi sisi dalam BtuEhr 5t+;5/ 0. Perembesan Udara

*aitu kehilangan atau perolehan panas akibat perembesan udara luar ke dalam ruangan atau sebaliknya

• Beban sensible menghitung laju volume udara yang masuk ke dalam ruangan

dengan data yang diperoleh '

Be/an sens&/le 8 sen 1<23  -t; F t1 -C

8 1<23 . 12; L=s -23<!$  2# $

8 1<23 . 12; L=s . 2<! $

8 1<23 . 11@<! L=s $

8 144<# C $imana '

 J 7aju air volumetric udara luas 7Es/ data pada %abel 0.:/ t; C t( J Beda suhu dinding luar dan dinding dalam o&/

data pada %abel 0.0/

Gsen J 7aju volume udara (,+0 volume tetap udara/

• Beban kalor sensible orang penghuni/ dapat dihitung dengan data '

s 8 N; . (H5. L+ -C

s 8 4; $rang . 2; &n Btu=hr . 2; $+ -C

8 1#;;; C $imana '

 N; J jumlah penghuni ruangan data %abel 0.:/

S#- J Sen,ible Heat Gain of Occu&ant, aktor beban penghuni/ in BtuEhr/

&75 J Cooling Loa+ Factor  aktor beban pendingin/ o5/ data %abel 0.:/

Keterangan '

S#- tetap pada ruangan rapat hotel %he 7egian Bali ' +; in BtuEhr 

• Beban Sensible 3uangan

Besarnya beban sensible ruangan 3S#/ akan didapat dengan menambahkan angka keamanan sebesar +H, maka perhitungan data yang diperoleh '

RSH=

q sensible ×102 %

RSH=

q 1200×102 %

RSH= 6,0 % $imana '

q J @umlah aliran panas melalui iniltrasi ruangan

(44)

Keterangan ' )ngka keamanan beban sensible (;; H Q + H @umlah aliran panas iniltrasi tetap (+;;

$i dalam ruangan tentu terdapat kebocoran udara yang berasal dari  peralatan atau kondisi udara yang tidak terkondisikan, maka beban tambahan

3S#S/ dapat dicari dengan data '

R(H( 8 R(H : umlah ke/$0$ran u%ara -G R(H( 8 #<; G : ?; G

R(H( 8 4?; G $imana '

3S#S J Beban tambahan sensible

3S# J Besarnya beban sensible ruangan

Keterangan ' jumlah kebocoran udara dalam gudang :;H

• Beban laten menghitung beban yang mengakibatkan perubahan suhu dan

kelembaban ruangan dengan data yang diperoleh ' Be/an laten 8 laten 3;;;  -7; F 71 -C

8 3;;; : 12; L=s : -42 F 3; -C 8 3;;; : 1224 L=s kg

81224 L=s kg = 3;;; 8 ;<4;? C

$imana '

 J 7aju alir volumetric udara luar 7Es/ dari data %abel 0.:/

w; Cw( J 3asio kelembaban uap air terhadap udara kg uap airEkg udara/ data pada kelembaban luar ruangan rapat/

laten J 7aju volume udara laten tetap J 0;;;

• Beban kalor laten orang dapat dihitung dengan data '

L8 N$: L5H -C

L8 !?; $rang : 12; &n Btu=hr

8 #>#;; C $imana '

 No J jumlah penghuni ruangan data dari %abel 0.:/ 7-# J Laten Heat Factor $ in BtuEhr/

Keterangan ' 7-# tetap (+; in BtuEhr 

1. Sumber dalam yaitu perolehan panas akibat pelepasan energi di dalam ruangan lampu, orang, computer, peralatan dll/

a. Be/an %ar& $muter

Beban untuk perolehan panas akibat energi suatu computer didapat data sebagai  berikut '

 8 t$tal 7att : 3<4 Btu=hr  8 2<2 7att : 3<4 Btu=hr

8 @<4? 7att

$imana '

(45)

Keterangan ' %otal watt J +,+ watt %abel 0.9/

0,1 J nergi tetap di ke40 ruangan dalam %abel 0.9

4.1.4 In"&ltras& Be/an ,al$r (ens&/el

$alam iniltrasi beban kalor dapat dirumuskan '

-6$lume ruangan m3 : umlah enggant&an 6ent&las& alam&ah< N n 9

 umlah u%ara luar  :

0,24 ∆ t ruan!an

(

)

Vo"ume spesi#ik 

$imana dari rumus perhitungan di atas diperoleh data bahwa '

%abel 0.(;. "niltrasi beban kalor sensible $lume ruangan tunggu U%ara masuk  -kg ua=a&r.kg u%ara U%ara keluar -kg ua a&r=kg u%ara $lume ses&"&k  -1 m3 (;; m+ +<; +;; ;,+1 Untuk perhitungan jumlah penggantian udara ilmiah '

udara masuk kg uap air/kg udara volume ruangan m =

2!0 kg uap air/kg udara

100 m = 2,! "n

Setelah diperoleh perhitungan jumlah pengganti ventilasi alamiah, perhitungan iniltrasi  beban kalor sensible diperoleh sebagai berikut '

{

(

volume ruangan m

)

×#umla$ penggani udara alami

)

 udara masuk kg uap air/kg udara &' ×0,24×1(℃) 0,24

{

(

100 m

)

× 2,!  $ n

)

2!0 kg uap air/kg udara &' ×0,24×1(℃)

0,24 =!00*000kW 

4.1.! T$tal Be/an Pen%&ng&nan

$ari data di atas, beban pendinginan maksimum ruangan rapat hotel %he 7egian Bali hasil perhitungan dapat dilihat pada %abel 0.((

N$ . Ura&an ,eterangan H(  -/e/an kal$r sens&/le -Btu=hr HL  -/e/an kal$r laten -Btu=hr (. ksternal Loa+  3adiasi melalui

kaca

+;,A9( 4

%ransmisi kalor  melalui dinding

;,;;; 4

2entilasi udara +A,: <;;,;;; +. "nternal Loa+  !anusia 0,<+ 4

(46)

0. %otal Loa+  (+:,19: <;;,;;; %otal beban pendinginan adalah '

T$tal H( -/e/an kal$r sens&/le 9 t$tal HL -/e/an laten 12?<4>? 9 !;;<;;; 8 #2?<4>? Btu=hr

Kapasitas terpasang )& di dalam ruang rapat hotel "naya Putri Bali adalah sebesar A+:,19: BtuEhr atau <+,1 %3 $Ton Refrigerant)/ dan hasil perhitungan diperoleh beban pendingin sebesar A+:,19: BtuEhr atau <+,1 %3 $Ton Refrigerant)(

+R=62,4-

12000 =!2,4 +R &atatan '

( %3 J (+;;; BtuEhr  Kapasitas & J A+:,19: BtuEhr  

4.2 Peng$eras&an %an Ma&ntenan0e 5enset

$iesel generator set biasanya digunakan utuk memasok energi listrik sebagai pemasok  utama maupun cadangan emergency/, sehingga perawatannya harus rutin dilakukan untuk  memastikan mereka memberikan daya berkualitas sepanjang hidup layanan mereka. Perusahaan besar yang memiliki banyak generator, atau mereka yang mengandalkan genset secara ekstensi untuk kekuatan utama, mungkin memerlukan seorang ahli operator  genset di perusahaannya untuk menjaga dan merawat genset mereka. Perusahaan kecil atau pengguna yang memiliki generator untuk memberikan daya cadangan jika terjadi  pemadaman, dapat membentuk kontrak pemeliharaan dengan dealer genset atau kontraktor 

listrik untuk mempertahankan genset mereka. $alam kedua contoh, siklus hidup dari  pembangkit listrik adalah mapan dan didokumentasikan membuat pemeliharaan rutin cukup lurus ke depan. Praktek perawatan generator terbaik adalah mengikuti jadwal  pemeliharaan yang disediakan oleh produsen generator .

4.2.1 Peng$eras&an 5enset

a. (e/elum mengh&%ukan genset

4 Periksa oli mesin tambahkan bila perlu/ 4 Periksa air radiator tambahkan bila perlu/

4 Periksa kondisi baterry E accu termasuk air accu dan sambungan kabel accu/ 4 Periksa kondisi 24belt

(47)

4 Periksa kondisi ilter udara air cleaner/ melalui dust indicator  4 Periksa bahan bakan E solar tambahkan bila perlu/

4 Periksa kondisi genset secara visual /. (etelah %an selama genset /er$eras&

%egangan battery battery voltage/

 %ekanan minyak pelumas oil pressure gauge/

 Suhu air pendingin dalam mesin water temprature gauge/  %egangan keluaran tempratur tiap phasa voltmeter/

 5rekuensi #F meter/

 @am kerja mesin hour meter/

 Bila semua normal, genset siap diberikan beban  Bila ada kelainan maka segera matikan

0. (etelah genset %&mat&kan -ent&ng agar genset selalu s&a aka&

 7ihat jam kerja mesin, apakah jadwal service genset sudah tercapai R  "si bahan bakar hingga posisi maksimum

 Setelah genset mati selama (< menit, periksa level oli mesin  Bila mesin sudah dalam kondisi dingin, periksa air pendingin

 Periksa kondisi mesin secara visual dan segera lakukan perbaikan jika terdapat kejanggalan

4.2.2 Ma&ntenan0e 5enset

6perasi maintenance seharusnya di operasikan pada interval tertentu ' a. $aily

 b. very A;; hours or (+ months c. very (+ months

d. very <;;; hours e. very <;; hours . very (<;;; hours

(48)

g.

h.

&. R$ut&ne ma&ntenan0e -e6er*%a*  . Calkar$un% &nse0t&$n

k. 8alk4around inspection hanya membutuhkan waktu beberapa menit saja.jika kita dapat melakukan ini, maka hal ini dapat menghindari adanya biaya repair yang mahal dan juga timbulnya kecelakaan.

l. Untuk mendapatkan umur engine yang maksimal, lakukan pemeriksaan terhadap seluruh bagian engine sebelum menghidupkan engine. 7ihat apakah terjadi kebocoran oli atau coolant,baut yang kendur, belt yang telah aus, hubungan4hubungan yang kendur, dan juga kotoran4kotoran yang menumpuk dan lakukan perbaikan jika diperlukan.

• -uardEpelindung harus berada pada tempat yang sesuai. Perbaiki Guar+ yang

(49)

• Bersihkan semua capEtutup dan plug sebelum melakukan service penggantian,

 pembersihan, penambahan, dsb/. #al ini untuk mengurangi peluang terjadinya kontaminasi.

m. Perhat&an J

n. Untuk setiap jenis kebocoran coolant, oil, ataupun uel/ bersihkan luida tersebut. @ika nampak terjadi kebocoran, temukan sumbernyadan perbaiki. @ika diduga terjadi kebocoran, periksa jumlah luida lebih sering dari yang dianjurkan hingga lokasi kebocoran dapatditemukan atau diperbaiki.

o. %umpukan grease danEatau oil pada engine dapat menimbulkan terjadinya kebakaran. Bersihkan tumpukan grease dan oil.

 p. Pastikan hose pada cooling system terclamp dengan baik. Periksa terhadap kebocoran. Periksa kondisi seluruh pipa. Periksa water pump terhadap kebocoran.

. atatan J

r. Seal pada waterpump dilumasi oleh coolant pada cooling system. )dalah normal bila terjadi kebocoran kecil saat engine dalam keadaan dingin dan part pada waterpump mengkerut.

•  periksa kebocoran pada lubrication system pada ' seal cranksat bagian depan dan

 belakang, oil pump, oil ilter, dan rock over.

• Periksa pipa pada sistem udara masuk dan juga elbow terhadap keretakan dan

 juga clamp yang kendur.

• Pastikan area yang disekitar komponen yang berputar bersih.

• Periksa belt altenator dan an drive terhadap keretakan, atau terhadap jenis

kerusakan lainnya.

• Periksa wiring harness terhadap kerusakan.

s. Untuk belt lebih dari satu, apabila dilakukan penggantian, harus dilakukan ( set. @ika hanya diganti satu belt, maka belt pengganti baru/ akan menanggung beban lebih berat dibandingkan belt yang tidak diganti. Belt lama aka mengalami pemuluran. Beban tambahan yang diberikan pada belt baru akan mengakibatkan belt baru rusakEputus.

t. u. v. w.

Referensi

Dokumen terkait

Informasi dan pengetahuan yang sangat minim terhadap kegiatan backpacking serta istilah-istilah khusus dan khas yang digunakan oleh komunitas backpacker Indonesia

Adaptasi penglihatan pada hewan nokturnal khususnya terjadi di retina matanya, karena retina merupakan bagian dari mata yang berperan dalam melihat warna.. Dari

Skedul model migrasi dari DKI Jakarta/Luar DKI Jakarta: analisis data SUPAS 1995 dengan pendekatan demografi multiregional [tesis].. Depok: Program Pascasarjana,

Keuntungan para atlet yang memiliki kualitas fleksibilitas yang baik, antara lain; (1) akan memudahkan atlet dalam menampilkan berbagai kemampuan gerak dan keterampilan,

- Menguasai pengetahuan prosedural asuhan kebidanan pada masa kehamilan, persalinan dan bayi baru lahir, pasca persalinan / nifas dan menyusui, bayi, balita dan

Berdasarkan latar belakang tersebut, penulis tertarik untuk melakukan penelitian ini dengan judul “Pengaruh Debt to Equity Ratio (DER) dan Earning Per Share (EPS) terhadap

Setiap Pihak wajib mengambil tindakan legislatif, administratif dan kebijakan yang tepat, efektif dan proporsional, yang sesuai, untuk mengatur pengetahuan tradisional

Perhatikan cara lain untuk menyatakan bahwa kita menerima syarat yang diajukan?. We can agree