BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang
Situs jejaring sosial merupakan sebuah web berbasis pelayanan yang memungkinkan penggunanya untuk membuat Akun (profil), Kemunculan situs jejaring sosial ini diawali dari adanya inisiatif untuk mempermudah
berkomunikasi baik lokal maupun interlokal tanpa harus bertatap muka terlebih dahulu.
Belakangan ini Facebook, Twitter, BBM dan Instagram sangat digemari oleh para pelajar, contoh jejaring sosial tersebut mampu menarik perhatian puluhan juta masyarakat Indonesia, khususnya para pelajar. Akun jejaring sosial tersebut dapat dengan mudah diakses, mereka seringkali menggunakannya sekedar untuk memperbaharui status, yang hampir jadi kebiasaan sehari-hari. Dengan adanya jejaring sosial siapapun dapat
berkomunikasi melalui dunia maya, baik dengan keluarga, teman yang sudah bertahun-tahun tidak bertemu, bahkan bisa juga berkomunikasi dengan orang asing. Situs ini juga bisa digunakan untuk menyebarluaskan informasi, seperti halnya undangan pernikahan, kampanye sosial atau bahkan iklan suatu produk tertentu.
Namun, manfaat positif dari jejaring sosial dapat disalahgunakan oleh oknum pengguna yang tidak bertanggung jawab, seperti memperbaharui status yang dapat menyinggung perasaaan orang lain, atau dapat mencemarkan nama baik seseorang, dan unggah foto-foto vulgar atau yang tidak layak dilihat oleh orang banyak. Fenomena seperti ini merupakan salah satu bukti bahwa dengan berkembangnya teknologi, tentunya harus diimbangi dengan kualitas sumber daya manusianya. Jika tidak, kecanggihan justru bisa menjerumuskan generasi muda dan masyarakat kepada hal-hal negatif yang dapat membahayakan moral bangsa. Mirisnya manfaat jejaring sosial yang sesungguhnya sangat
menguntungkan dan memudahkan setiap penggunanya, kini malah
Ada saatnya semua pihak baik pemerintah, lembaga pendidikan, ataupun para orang tua, lebih ekstra ketat mengawasi penggunaan jejaring sosial, terutama dikalangan remaja dan para siswa. Disini peran orang tua sesungguhnya sangat penting untuk membina dan mengarahkan anaknya ke hal-hal yang lebih positif, agar penggunaan jejaring sosial bisa dimanfaatkan dengan baik.
B. . Rumusan Masalah
Berdasarkan penjelasan latar belakang diatas, maka yang menjadi permasalahan dalam penelitian ini adalah :
1. Seberapa sering siswa SMAN 1 Tuban mengupdate status ? 2. Apakah siswa SMAN 1 Tuban mengupdate status dengan
kata-kata kotor ?
3. Dimana siswa SMAN 1 Tuban biasanya mengupdate status ? 4. Apakah mengupdate status dapat mempengaruhi perasaan
siswa SMAN 1 Tuban ?
5. Seberapa besar pengaruh Sosmed bagi kehidupan siswa SMAN 1 Tuban?
6. Apakah Sosmed dapat mengispirasi hidup siswa SMAN 1 Tuban?
C. Tujuan Penelitian
1. Untuk mengetahui seberapa sering siswa SMAN 1 Tuban mengupdate status.
2. Untuk mengetahui apakah siswa SMAN 1 Tuban mengupdate status dengan kata-kata kotor.
3. Untuk mengetahui dimana siswa SMAN 1 Tuban biasanya mengupdate status.
4. Untuk mengetahui apakah mengupdate status dapat mempengaruhi perasaan siswa SMAN 1 Tuban.
5. Untuk mengetahui seberapa besar pengaruh Sosmed bagi kehidupan siswa SMAN 1 Tuban.
6. Untuk mengetahui apakah Sosmed dapat mengispirasi hidup siswa SMAN 1 Tuban.
Untuk menjadi sebuah pertimbangan bagi para pembaca dan pengguna situs jejaring sosial agar tidak mengupdate (memposting) status dengan kata-kata yang tidak sopan dan menyinggung perasaan orang lain dan menelaah foto-foto mana yang layak diunggah ke jejaring sosial, serta menggunakan jejaring sosial sebagai media komunikasi dengan baik dan benar.Serta dapat menjadikan jejaring sosial sebagai sarana yang bermanfaat demi kemajuan bangsa dalam berbagai bidang contonya dibidang pendidikan.
BAB II LANDASAN TEORI
Professor J.A Barnes pada tahun 1954.
Jejaring sosial merupakan sebuah sistem struktur sosial yang terdiri dari elemen-elemen individu atau organisasi. Jejaring sosial ini akan membuat mereka yang memiliki kesamaan sosialitas, mulai dari mereka yang telah dikenal sehari-hari sampai dengan keluarga bisa saling berhubungan.
Jejaring sosial saat ini telah menguasai kehidupan para pengguna Internet. Layanan yang dihadirkan oleh masing-masing situs jejaring sosial berbeda-beda. Hal inilah yang merupakan ciri khas dan juga keunggulan masing-masing situs jejaring sosial. Tetapi umumnya layanan yang ada pada jejaring sosial adalah chating, email, berbagi pesan, berbagi video atau foto, forum diskusi, blog, dan lain-lain. Pemanfaatan situs jejaring sosial atau social networking telah menjadi trend atau gaya hidup bagi sebagian masyarakat.
Anthony Giddens
Dengan adanya modernitas hubungan ruang dan waktu terputus yang kemudian ruang perlahan-lahan terpisah dari tempat. Dari pernyataan tersebut dapat dilihat bahwa manusia menciptakan interaksi baru tanpa harus bertemu secara fisik, yang salah satunya dilakukan melalui internet khususnya media sosial.
Jejaring Sosial
1) Facebook
Facebook adalah situs jejaring sosial yang didirikan oleh Mark Zuckerberg bersama temannya. Salah satu keunggulan yang dimiliki oleh facebook dan jarang dimiliki oleh situs jejaring sosial lain adalah beragamnya aplikasi yang dapat memanjakan pengguna, baik yang dikembangkan oleh pihak internal maupun eksternal facebook.
2) Twitter
Twitter merupakan jenis situs jejaring sosial pertemanan yang memungkinkan para penggunanya dapat mendapatkan relasi dengan mendaftarkan dirinya pada situs tersebut. Twitter didirikan oleh Jack Dorsey pada bulan Maret 2006, kemudian secara resmi diluncurkan pada bulan Juli. Twitter adalah jejaring sosial sejenis micro-blogging.
3) BBM
BlackBerry Messenger, disingkat BBM, adalah aplikasi pengirim pesan instan yang disediakan untuk para pengguna perangkat BlackBerry dan Android. Aplikasi ini mengadopsi kemampuan fitur atau aktivitas yang populer di kalangan pengguna perangkat telepon genggam. BBM dirancang khusus untuk berkomunikasi di antara pengguna. Cara menggunakan BlackBerry Messenger adalah dengan penghubung nomor PIN yang juga eksklusif dimiliki masing-masing perangkat BlackBerry.
4) Dampak positif dari jejaring sosial
2. Memperluas jaringan pertemanan. Berkat situs jejaring sosial ini anak menjadi lebih mudah berteman dengan orang lain di seluruh dunia. Meskipun sebagian besar diantaranya tidak pernah mereka temui secara langsung.
3. Anak dan remaja akan termotivasi untuk belajar mengembangkan diri melalui teman-teman yang mereka jumpai secara online, karena mereka berinteraksi dan menerima umpan balik satu sama lain.
4. Situs jejaring sosial membuat anak dan remaja menjadi lebih bersahabat, perhatian dan empati. Misalnya memberikan perhatian saat ada teman mereka berulang tahun, mengomentari foto, video dan status teman mereka, menjaga hubungan persahabatan meski tidak dapat bertemu secara fisik.
5) Dampak negatif dari jejaring sosial
1. Anak anak yang menggunakan jejaring sosial lebih banyak menghabiskan wkatunya untuk bermain di dunia maya daripada dunia nyata.
2. Bisa menghabiskan uang untuk pergi ke warnet.
3. Lupa waktu kalau sudah bermain jejaring sosial atau lebih tepatnya mengurangi wkatu efektif anda.
4. Tugas sekolah atau kuliah terbengkalai karena mereka lebih senang dan fokus bermain jejaring sosia dan menimbulkan penyakit malas.
5. Bagi remaja, tidak ada aturan ejaan dan tata bahasa di situs jejaring sosial. Ini yang membuat mereka semakin sulit untuk membedakan antara berkomunikasi di situs jejaring sosial dan di dunia nyata.
6. Banyaknya tindakan kejahatan yang ditimbulkan dari jejaring sosial seperti penculikan, dan tindakan kriminal lainnya.
BAB III
METODOLOGI PENELITIAN
Penelitian Deskriptif
Penelitian Deskriptif merupakan jenis penelitian yang melukiskan,
memaparkan, melaporkan suatu keadaan yang terjadi dalam masyarakat mengenai dampak jejaring sosial terhadap moral para pelajar SMA Negeri 1 Tuban .
Penelitian Kepustakaan
Internet merupakan media untuk memperoleh beberapa materi, landasan teori yang sekiranya di perlukan dalam penelitian ini.
Metode Kuantitatif yaitu melalui pertanyaan tertulis. Suatu metode penelitian yang bersifat induktif dan ilmiah dimana data yang diperoleh berupa angka-angka (score,nilai) atau pertanyaan-pertanyaan yang dinilai.
2. Populasi dan sampel
Populasi adalah kumpulan individu-individu sejenis pada suatu daerah tertentu, yang menjadi populasi dalam penelitian ini adalah siswa SMAN 1 Tuban.
Sampel adalah dari seluruh individu yang menjadi objek penelitian. Sampel yang diambil berjumlah 20 siswa yang ada di kelas X, XI dan XII.
3. Cara Pengumpulan Data
Untuk mengumpulkan data penulis menggunakan beberapa teknik dalam pengumpulan data yaitu :
Teknik Kuesioner (angket)
Angket merupakan sekumpulan pertanyaan yang tertulis yang digunakan untuk memperoleh informasi dari responden.
Angket tertutup (angket berstruktur) Dalam angket tertutup peneliti dengan sengaja menyediakan alternatif jawaban yang harus dipilih responden.
4. Menganalisis Data
Dari data internal yang diperoleh dari keadaan/kondisi dalam suatu organisasi yaitu di sekolah.
BAB IV
A.Hasil Penelitian
Perkembangan jejaring sosial dikalangan remaja memiliki berbagai sebab dan akibat yang dapat mempengaruhi budaya berkomunikasi yang sopan ( mengerti sopan santun). Untuk mengetahui lebih jelas mengenai pengaruh pengaruh yang disebabkan oleh penggunaan jejaring sosial oleh para siswa SMAN 1 Tuban, catatan-catatan hasil pengumpulan data perlu diteliti ulang melalui beberapa tahap berikut ini :
a) Editing
Editing merupakan proses penelitian atau pemeriksaan ulang catatan-catatan yang dikumpulkan.
Hal Yang Di Edit Keterangan
1) Pengisian Jawaban a. Lengkap b. Tidak Lengkap 2) Kejelasan Tulisan a. Ya b. Tidak Jelas 3) Keseragaman Satuan Data a. Seragam b. Tidak 4) Kelengkapan Angket a. Ya b. Tidak
b) Coding/Pengkodean
Coding merupakan proses mengklasifikasikan jawaban para responden berdasarkan macamnya.
No Pertanyaan Jawaban Kode
1. Apakah anda sering mengupdate status di Sosmed ?
Ya 3
Tidak 6
Biasanya 11
2. Apakah anda sering mengucapkan kata-kata kotor ?
Ya
-Tidak 19
Biasanya 1
3. Dimana biasanya anda mengupdate status ?
Rumah 7
Sekolah
-Dimanapun 13
4.
Apakah mengupdate status mempengaruhi perasaan anda ?
Ya 6
Tidak 3
Biasannya 11
5. Seberapa berpengaruh sosmed bagi kehidupan anda ?
Sedikit 6
Cukup 12
Banyak 2
6. Apakah sosmed menginspirasi hidup anda ?
Ya 4
Tidak 3
Biasa saja 13
Pembahasan hasil dari penelitian dipaparkan sebagai berikut :
1) Tanggapan responden tentang apakah mereka sering mengupdate status di Sosmed, dapat dilihat dari tabel berikut ini.
Daftar Kategori Jawaban
Apakah anda sering mengupdate status di Sosmed ?
JAWABAN FREKUENSI PRESENTASE
A Ya 3 15 %
B Tidak 6 30%
C Biasannya 11 55%
JUMLAH 20 100%
2) Tanggapan responden tentang apakah mereka menggunakan kata-kata kotor dalam mengupdate status manfaat, dapat dilihat dari tabel berikut ini.
Daftar Kategori Jawaban
Apakah anda sering mengucapkan kata-kata kotor di Sosmed ?
JAWABAN FREKUENSI PRESENTASE
A Ya - 0%
B Tidak 19 95%
C Biasannya 1 5%
JUMLAH 20 100%
Berdasakan jawaban responden pada tabel diatas menunjukkan bahwa mereka yang berjumlah 19 siswa ( 95% ) menjawab tidak menggunakan kata-kata kotor saat mengupdate status di Sosmed, 1 siswa ( 5% ) menjawab biasannya , dan 0 siswa ( 0% ) tidak ada yang menjawab ya untuk penggunaan kata-kata kotor dalam mengupdate status. Bisa disimpulkan bahwa siswa SMAN 1 Tuban masih menggunakan bahasa dan sopan santun dalam mengupdate status
3) Tanggapan responden tentang dimana biasanya mereka mengupdate status, dapat dilihat dari tabel berikut ini.
Daftar Kategori Jawaban
Kapan biasanya anda mengupdate status?
JAWABAN FREKUENSI PRESENTASE
B sekolah - 0%
C Dimana saja 13 65%
JUMLAH 20 100%
Berdasakan jawaban responden pada tabel diatas menunjukkan bahwa mereka yang berjumlah 13 siswa ( 65% ) menjawab dimana saja mereka mengupdate status, 7 siswa ( 35% ) menjawab di rumah mereka masing-masing saat mengupdate status, dan 0 siswa ( 0% ) tidak ada yang menjawab di sekolah saat mengupdate status. Itu berarti bahwa siswa dari SMA Negeri 1 Tuban jarang sekali mengupdate status saat mereka sedang dalam aktivitas belajar mengajar disekolah.
4) Tanggapan responden tentang apakah ada pengaruh perasaan saat mengupdate status.Daftar Kategori Jawaban
Apakah mengupdate status mempengaruhi perasaan anda ?
JAWABAN FREKUENS
Berdasakan jawaban responden pada tabel diatas menunjukkan bahwa mereka yang berjumlah 11 siswa ( 55% ) menjawab biasa saja setelah mengupdate status, 6 siswa ( 30% ) menjawab ya ada pengaruh setelah mengupdate status, dan 3 siswa ( 15% ) menjawab bahwa mereka tidak terpengaruh setelah mengupdate status. Itu berarti bahwa sebagian besar siswa merasa biasa saja setelah
mengupdate status.
5) Tanggapan responden tentang seberapa berpengaruhkah Sosmed bagi kehidupan mereka, dapat dilihat dari tabel berikut ini.
Daftar Kategori Jawaban
JAWABAN FREKUENSI PRESENTASE
A Sedikit 6 30%
B cukup 12 60%
C Banyak 2 10%
JUMLAH 20 100%
Berdasakan jawaban responden pada tabel diatas menunjukkan bahwa mereka yang berjumlah 12 siswa ( 60% ) menjawab cukup pengaruh dengan adanya Sosial Media, 6 siswa ( 30% ) menjawab sedikit pengaruh yang mereka rasakan, dan 2 siswa (10%) menjawab banyak pengaruh yang mereka rasakan dengan adanya Sosial Media. Itu berarti bahwa siswa tidak semuanya pernah mengalami atau merasakan pengaruh yang timbul dengan adanya Sosial media.
6) Tanggapan responden tentang apakah Sosmed menginspirasi hidup banyak orang, dapat dilihat dari tabel berikut ini.
Daftar Kategori Jawaban
Apakah Sosmed menginspirasi hidup anda ?
JAWABAN FREKUENS
Berdasakan jawaban responden pada tabel diatas menunjukkan bahwa mereka yang berjumlah 13 siswa ( 65% ) menjawab biasa saja, 4 siswa ( 20% )
ya Tidak Biasa saja
Hasil Angket nomor 1
Hasil Angket nomor 1
Hasil angket nomor 2
Hasil angket nomor 2
Rumah Sekolah Dimana saja 0
Hasil Angket nomor 3
Ya Tidak Biasa saja
Hasil angket nomor 4
Hasil angket nomor 4
Hasil angket nomor 5
Hasil angket nomor 5
Ya Tidak Biasa saja
0
Hasil angket nomor 6
BAB V PENUTUP
A. KESIMPULAN
Di era modern, manusia dipermudah dalam melakukan berbagai hal. Salah satu
kemudahan yang diciptakan adalah berinteraksi melalui internet dan menggunakan jejaring sosial sebagai alat penghubung satu sama lain. Semakin berkembangnya internet
memunculkan pola interaksi, dapat dilakukan tanpa harus berada dalam ruang dan waktu yang bersamaan.
Dalam kajian sosiologi, maraknya media sosial erat hubungannya dengan bagaimana kita bersosialisasi, berteman, berinteraksi. Dengan munculnya kedua media sosial tersebut kita mampu berkomunikasi satu sama lain.
Begitu pula dengan jejaring sosial dimana kita juga bisa membuat sebuah grup pada jejaring sosial seperti halnya facebook, bbm, twitter, dll, dengan adanya fitur grup di
Facebook, bbm dan twitter, kita mampu membuat grup yang mampu berbagi mengenai ilmu-ilmu ataupun bisa untuk memecahkan masalah yang sedang terjadi di masyarakat.
Namun, manfaat positif dari jejaring sosial dapat disalahgunakan oleh oknum pengguna yang tidak bertanggung jawab, seperti memperbaharui status yang dapat menyinggung perasaaan orang lain, atau dapat mencemarkan nama baik seseorang, dan unggah foto-foto vulgar atau yang tidak layak dilihat oleh orang banyak. Fenomena seperti ini merupakan salah satu bukti bahwa dengan berkembangnya teknologi, tentunya harus diimbangi dengan kualitas sumber daya manusianya. Jika tidak, kecanggihan justru bisa menjerumuskan generasi muda dan masyarakat kepada hal-hal negatif yang dapat membahayakan moral bangsa.
B. SARAN
Seharusnya semua pihak baik pemerintah, lembaga pendidikan, ataupun para orang tua, lebih ekstra ketat mengawasi penggunaan jejaring sosial, terutama dikalangan remaja dan para siswa. Disini peran orang tua sesungguhnya sangat penting untuk membina dan
DAFTAR PUSTAKA
http://www.pengertianahli.com/2014/01/pengertian-jejaring-sosial-social.html#_
http://debbymarliani.blogspot.com/2013/10/pengaruh-jejaring-sosial-terhadap-para.html http://dampakpositifdannegatifsitus.blogspot.com/
http://www.google.com/url?
sa=t&rct=j&q=&esrc=s&source=web&cd=1&ved=0CB0QFjAA&url=http%3A%2F %2Fid.wikipedia.org%2Fwiki
LAMPIRAN ANGKET
1. Apakah anda sering mengupdate status di Sosmed ? a. Ya b. Tidak c. Biasanya
2. Apakah anda sering mengucapkan kata-kata kotor di Sosmed ? a. Ya b. Tidak c. Biasanya
3. Dimana biasanya anda mengupdate status ?
a. Rumah b. Sekolah c. Dimanapun 4. Apakah mengupdate status mempengaruhi perasaan anda ?
a. Ya b. Tidak c. Biasanya
5. Seberapa berpengaruhkah Sosmed bagi kehidupan anda ? a. Sedikit b. Cukup c. Banyak