Tinjauan Yuridis Tentang Pengertian Kebebasan Menyatakan Pendapat Sebagi Hak Asasi Manusia Di Indonesia

13 

Teks penuh

(1)

TINJAUAN YURIDIS TENTANG PENGERTIAN KEBEBASAN MENYATAKAN PENDAPAT SEBAGI HAK ASASI MANUSIA DI

INDONESIA

Penulisan Hukum (Skripsi)

Disusun dan Diajukan untuk

Melengkapi Sebagian Persyaratan Guna Memperoleh Derajat Sarjana S1 dalam Ilmu Hukum pada Fakultas Hukum Universitas Sebelas Maret

Surakarta

(2)
(3)
(4)

PERNYATAAN

Nama : FATMAWATI

NIM : E0009132

Menyatakan dengan sesungguhnya bahwa penulisan hukum (skripsi) berjudul : TINJAUAN YURIDIS TENTANG PENGERTIAN KEBEBASAN MENYATAKAN PENDAPAT SEBAGAI HAK ASASI MANUSIA DI INDONESIA adalah betul-betul karya sendiri. Hal-hal yang bukan karya saya dalam penulisan hukum (skripsi) ini diberi tanda citasi dan ditujukkan dalam daftar pustaka. Apabila di kemudian hari terbukti pernyataan saya tidak benar, maka saya bersedia menerima sanksi akademik berupa pencabutan penulisan hukum (skripsi) dan gelar saya peroleh dari penulisan hukum (skripsi) ini.

Surakarta, 11 April 2013 Yang membuat pernyataan

(5)

MOTTO

Berusahalah jika menginginkan sesuatu, berdoalah jika susah mendapatkannya (Fatmawati)

Surga itu lebih dekat kepada salah seorang kalian daripada tali sandalnya sendiri, begitu juga neraka

(HR.Bukhari)

Hampir semua orang mampu berbicara dengan baik, namun hanya sedikit dari mereka yang juga bisa mendengar dengan sabar

(anonim)

Terkadang kau tak memiliki pundak untuk bersandar, namun ingatlah kau selalu memiliki tanah untuk bersujud

(Sahabat Rasul)

Ketika kau kehilangan sesuatu, tanyalah pada dirimu, apa saja yang kau bawa saat kau keluar dari rahim Ibumu

(Sahabat Rasul) Work Hard Stay Humble

(Nuh Evita)

You can never change people, they are who they are, accept that, but you can always change how you feel about them

(6)

PERSEMBAHAN

KaryainiPenulispersembahkankepada :

(7)

ABSTRACT

FATMAWATI E0009132. 2009. JURIDICAL REVIEW ABOUT UNDERSTANDING FREEDOM OF OPINION AS A HUMAN RIGHT IN INDONESIA. Faculty Of Law University Eleven March Surakarta.

This research aims to realize the freedom of responsible opinion stated as one of human rights according to the Constitution of the Republic of Indonesia in 1945 as well as know the problems that arise with regard to implementation of the freedom of opinion that exists in Indonesia.

Research conducted is included in a normative legal research that is both prescriptive and applied. Secondary research sources used include primary legal materials and legal secondary materials. Legal materials collection techniques used in this research is the study of the document (study library). The technique analysis of legal materials in the study using the method of syllogisms by using deductive method whereby this stemmed from the deduction method of filing the premise then asked major premise, a minor premise of is then drawn conclusions, so that in the end known about freedom of opinion as a human right in Indonesia.

Based on the results of the research can be drawn the conclusion that the Constitution of the Republic of Indonesia in 1945 Article 28 already contained the contents of all the contents, saying that freedom of speech is a right that belongs to the people.. Everyone who claimed his opinion to the need of his life will be protected by the State. It has secured in this chapter according to regulations.

(8)

ABSTRAK

FATMAWATI E0009132. 2009. TINJAUAN YURIDIS TENTANG PENGERTIAN KEBEBASAN MENYATAKAN PENDAPAT SEBAGAI HAK ASASI MANUSIA DI INDONESIA. Fakultas Hukum Universitas Negeri Sebelas Maret Surakarta.

Penelitian ini bertujuan untuk mewujudkan kebebasan menyatakan pendapat yang bertanggungjawab sebagai salah satu hak asasi manusia sesuai dengan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 serta mengetahui permasalahan – permasalahan yang muncul berkaitan dengan pelaksanaan kebebasan menyatakan pendapat yang ada di Indonesia.

Penelitian yang dilakukan ini termasuk dalam penelitian hukum normatif yang bersifat preskriptif dan terapan. Sumber penelitian sekunder yang digunakan meliputi bahan hukum primer dan bahan hukum sekunder. Teknik pengumpulan bahan hukum yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi dokumen (studi kepustakaan). Teknik analisa bahan hukum dalam penelitian ini menggunakan metode silogisme dengan menggunakan metode deduktif dimana metode deduksi ini berpangkal dari pengajuan premis mayor kemudian diajukan premis minor, dari kedua premis ini kemudian ditarik kesimpulan, sehingga pada akhirnya diketahui mengenai kebebasan menyatakan pendapat sebagai Hak Asasi Manusia di Indonesia.

Berdasarkan hasil penelitian dapat ditarik kesimpulan bahwa di dalam Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 Pasal 28 sudah terdapat isi dari segala isi yang menyatakan bahwa kebebasan berpendapat itu merupakan hak yang dimiliki oleh manusia. Setiap manusia yang menyatakan pendapatnya untuk kebutuhan hidupnya akan dilindungi oleh negara. Hal itu telah dijamin di dalam pasal ini menurut peraturan perundang-undangan.

(9)

KATA PENGANTAR

Puji syukur Penulis panjatkan kepada Allah SWT atas berkat dan anugerahnya yang sangat luarbiasa bagi Penulis, sehingga Penulis dapat menyelesaikan penulisan hukum (skripsi) dengan judul: TINJAUAN YURIDIS TENTANG PENGERTIAN KEBEBASAN MENYATAKAN PENDAPAT SEBAGAI HAK ASASI MANUSIA DI INDONESIA

Penyusunan Penulisan Hukum ini bertujuan untuk melengkapi tugas akhir sebagai syarat memperoleh gelar kesarjanaan dalam Ilmu Hukum pada Fakultas Hukum Universitas Sebelas Maret Surakarta.

Penulis menyadari bahwa terselesaikannya Penulisan Hukum ini tidak lepas dari bantuan serta dukungan, baik materil maupun moril yang diberikan oleh berbagai pihak.Oleh karena itu, dalam kesempatan ini dengan rendah hati Penulis ingin mengucapkan terimakasih yang setulus-tulusnya kepada :

1. Ibu Prof. Dr. Hartiwiningsih, S.H., M.Hum. selaku Dekan Fakultas Hukum Universitas Sebelas Maret Surakarta.

2. Ibu Maria Madalina, S.H.,M.Hum. selaku Ketua Bagian Hukum Tata Negara dan selaku Pembimbing II yang juga telah memberikan bantuan, waktu dan petunjuk bagi Penulis.

3. Ibu Aminah, S.H.,M.H., selaku Pembimbing I atas segala bantuan, waktu dan petunjuk yang diberikan bagi Penulis.

(10)

7. Kedua orang tua tercinta, Bapak Wahyudi dan Ibu Djuwanti, yang telah memberikan segalanya dalam kehidupan Penulis.

8. Kakakku Airlangga alumni Fakultas Hukum Universitas Sebelas Maret Surakarta angkatan 2005 yang selalu menemani darisurgaNya.

9. Adikku Friens Bern Hard yang telah memberikan dukungan dan kasih sayangnya kepada Penulis.

10. Galih Setiawan, my future.

11. Perempuan-perempuan hebatku, Endah, Erin, Nita, dan Shela.

12. Teman Sahabat Saudaraku Gankgonkku Ines, Redo, Indah, Dina, Mela, Kiki, Erika, Iyot.

13. Teman seperjuangan yang selalu membantu member kritik dan saran Lia ,Cicis, Mona, FajarBayu, Hima, Intan dll.

14. Teman-teman angkatan 2009 yang menempuh pendidikan di Fakultas Hukum Universitas Sebelas Maret

15. Semua pihak yang tidak dapat penulis sebutkan satu persatu yang telah membantu baiksecara langsung maupun tidak langsung dalam menyelesaikan penulisan hukum ini.

(11)

DAFTAR ISI

HALAMAN JUDUL...i

HALAMAN PERSETUJUAN...ii

HALAMAN PENGESAHAN...iii

HALAMAN PERNYATAAN ...iv

HALAMAN MOTTO ...v

HALAMAN PERSEMBAHAN ...vi

ABSTRAK...vii

KATA PENGANTAR...ix

DAFTAR ISI………xi

DAFTAR GAMBAR...xiii

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah ... 1

B. Rumusan Masalah ... 9

C. Tujuan Penelitian... 10

D. Manfaat Penelitian ... 11

E. Metode Penelitian ... 12

(12)

BAB III HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

A. Batasan Kebebasan Menyatakan Pendapat Sebagai Hak Asasi Manusia di Indonesia ... 44 BAB IV PENUTUP

(13)

DAFTAR GAMBAR

Figur

Gambar 1. Bagan Kerangka Pemikiran.......................................................41
Gambar 1 Bagan Kerangka Pemikiran 41. View in document p.13

Referensi

Memperbarui...