MINERALOGI
MINERALOGI
1. Perbedaan Kristal dan
1. Perbedaan Kristal dan MineralMineral
Kristal Mineral
Kristal Mineral
Bangun polyder (banyak) yang teraturBangun polyder (banyak) yang teratur
Bahan organikBahan organik
Dibatasi bidang rata dengan jumlah tertentuDibatasi bidang rata dengan jumlah tertentu
memiliki sumbu simetrimemiliki sumbu simetri
Berbentuk padat yang terbentuk secaraBerbentuk padat yang terbentuk secara
alami alami
Bahan anorganikBahan anorganik
memiliki ciri-ciri khas dan komposisi kimiamemiliki ciri-ciri khas dan komposisi kimia
tertentu tertentu
mempunyai atom yang mempunyai atom yang yang yang tersusun secaratersusun secara
teratur teratur
2. Sifat-sifat fisik mineral 2. Sifat-sifat fisik mineral
Penentuan nama mineral dapat dilakukan dengan membandingkan sifat-sifat fisik mineral antara mineral yang Penentuan nama mineral dapat dilakukan dengan membandingkan sifat-sifat fisik mineral antara mineral yang satu dengan mineral yang lainnya. Sifat-sifat fisik mineral tersebut meliputi: warna, kilap
satu dengan mineral yang lainnya. Sifat-sifat fisik mineral tersebut meliputi: warna, kilap (luster)(luster), kekerasan, kekerasan (hardness)
(hardness), cerat, cerat (streak)(streak), belahan, belahan (cle-avage)(cle-avage), pecahan, pecahan (fracture)(fracture), struktur/bentuk kristal, berat jenis, sifat, struktur/bentuk kristal, berat jenis, sifat dalam
dalam(tenacity)(tenacity), dan kemagnetan., dan kemagnetan.
WarnaWarna
adalah kesan mineral jika terkena caha
adalah kesan mineral jika terkena cahaya. Warna mineral dapat dibedakan menjadi :ya. Warna mineral dapat dibedakan menjadi :
1. Idiokromatik, bila warna mineral selalu tetap, umumnya dijumpai pada mineral-mineral yang tidak tembus 1. Idiokromatik, bila warna mineral selalu tetap, umumnya dijumpai pada mineral-mineral yang tidak tembus cahaya (opak), seperti galena, magnetit, pirit;
cahaya (opak), seperti galena, magnetit, pirit;
2. Alokromatik, bila warnamineral tidak tetap, tergantung dari material pengotornya. Umumnya terdapat pada 2. Alokromatik, bila warnamineral tidak tetap, tergantung dari material pengotornya. Umumnya terdapat pada mineral-mineral yang tembus cahaya, seperti kuarsa, kalsit.
mineral-mineral yang tembus cahaya, seperti kuarsa, kalsit.
KilapKilap
adalah kesan mineral akibat pantulan cahaya yang dikenakan padanya. Kilap dibedakan menjadi dua, yaitu adalah kesan mineral akibat pantulan cahaya yang dikenakan padanya. Kilap dibedakan menjadi dua, yaitu kilap logam dan kilap bukan-logam. Kilap logam memberikan kesan seperti logam bila terkena cahaya. Kilap kilap logam dan kilap bukan-logam. Kilap logam memberikan kesan seperti logam bila terkena cahaya. Kilap ini biasanya dijumpai pada mineral-mineral yang mengandung logam atau mineral bijih, seperti emas, galena, ini biasanya dijumpai pada mineral-mineral yang mengandung logam atau mineral bijih, seperti emas, galena, pirit,kalkopirit.
pirit,kalkopirit. Kilap Kilap bukan-logam tidak bukan-logam tidak memberikan memberikan kesan kesan seperti seperti logam logam jika jika terkena terkena cahaya. cahaya. Kilap Kilap jenis jenis iniini dapat dibedakan menjadi:
dapat dibedakan menjadi:
•
• Kilap kacaKilap kaca (vitreous luster)(vitreous luster)
memberikan kesan seperti kaca bila terkena cahaya, misalnya: kalsit, kuarsa, halit. memberikan kesan seperti kaca bila terkena cahaya, misalnya: kalsit, kuarsa, halit.
•
• Kilap intanKilap intan (adamantine luster)(adamantine luster)
memberikan kesan cemerlang seperti intan, contohnya intan memberikan kesan cemerlang seperti intan, contohnya intan
•
• Kilap sutera (silky luster)Kilap sutera (silky luster)
memberikan kesan seperti sutera, umumnya terdapat pada mineral yang mempunyai memberikan kesan seperti sutera, umumnya terdapat pada mineral yang mempunyai struktur serat, seperti asbes, aktinolit, gipsum
struktur serat, seperti asbes, aktinolit, gipsum
•
• Kilap damar (resinous luster)Kilap damar (resinous luster)
memberikan kesan seperti damar, contohnya: sfalerit dan resin memberikan kesan seperti damar, contohnya: sfalerit dan resin
•
• Kilap mutiara (pearly luster)Kilap mutiara (pearly luster)
memberikan kesan seperti mutiara atau seperti bagian dalam dari kulit kerang, memberikan kesan seperti mutiara atau seperti bagian dalam dari kulit kerang, misalnya talk, dolomit, muskovit, dan tremolit.
misalnya talk, dolomit, muskovit, dan tremolit.
•
• Kilap lemak (greasy luster)Kilap lemak (greasy luster)
menyerupai lemak atau sabun, contonya talk, serpentin menyerupai lemak atau sabun, contonya talk, serpentin
•
• Kilap tanahKilap tanah
kenampakannya buram seperti tanah, misalnya: kaolin, limonit, bentonit. kenampakannya buram seperti tanah, misalnya: kaolin, limonit, bentonit.
Bentuk mineralBentuk mineral
dapat dikatakan kristalin, bila mineral tersebut mempunyai bidang kristal yang jelas dan disebut amorf, bila dapat dikatakan kristalin, bila mineral tersebut mempunyai bidang kristal yang jelas dan disebut amorf, bila tidak mempunyai batas-batas kristal yang jelas. Mineral-mineral di alam jarang dijumpai dalam bentuk kristalin tidak mempunyai batas-batas kristal yang jelas. Mineral-mineral di alam jarang dijumpai dalam bentuk kristalin atau amorf yang ideal, karena kondisi pertumbuhannya yang biasanya terganggu oleh proses-proses yang lain. atau amorf yang ideal, karena kondisi pertumbuhannya yang biasanya terganggu oleh proses-proses yang lain.
Srtruktur mineralSrtruktur mineral
dapat dibagi menjadi beberapa, yaitu: dapat dibagi menjadi beberapa, yaitu:
•
•
• Struktur kolom, biasanya terdiri dari prisma yang panjang dan bentuknya ramping. Bila prisma tersebutStruktur kolom, biasanya terdiri dari prisma yang panjang dan bentuknya ramping. Bila prisma tersebut
memanjang dan halus, dikatakan mempunyai struktur fibrus atau berserat. memanjang dan halus, dikatakan mempunyai struktur fibrus atau berserat.
•
• Struktur lembaran atau lamelar, mempunyai kenampakan seperti lembaran.Struktur lembaran atau lamelar, mempunyai kenampakan seperti lembaran.
Struktur ini dibedakan menjadi: tabular, konsentris, dan foliasi. Struktur ini dibedakan menjadi: tabular, konsentris, dan foliasi.
•
• Struktur imitasi, bila mineral menyerupai bentuk benda lain, seperti asikular, filiformis,Struktur imitasi, bila mineral menyerupai bentuk benda lain, seperti asikular, filiformis,
membilah, dll. membilah, dll.
KekerasanKekerasan
adalah ketahanan mineral terhadap suatu goresan. Secara relatif sifat fisik ini ditentukan dengan menggunakan adalah ketahanan mineral terhadap suatu goresan. Secara relatif sifat fisik ini ditentukan dengan menggunakan skala Mohs, yang dimulai dari skala 1 yang paling lunak hingga skala 10 untuk mineral yang paling keras. skala Mohs, yang dimulai dari skala 1 yang paling lunak hingga skala 10 untuk mineral yang paling keras. Skala Mohs tersebut meliputi :
Skala Mohs tersebut meliputi :
PecahanPecahan
adalah kemampuan mineral untuk pecah melalui bidang yang tidak ra-ta dan tidak teratur. Pecahan dapat adalah kemampuan mineral untuk pecah melalui bidang yang tidak ra-ta dan tidak teratur. Pecahan dapat dibedakan menjadi:
dibedakan menjadi:
(a) pecahan konkoidal, bila memperlihatkan
(a) pecahan konkoidal, bila memperlihatkan gelombang yang melengkung di permukaangelombang yang melengkung di permukaan
(b) pecahanberserat/fibrus, bila menunjukkan kenampakan seperti serat, contohnya asbes, augit; (b) pecahanberserat/fibrus, bila menunjukkan kenampakan seperti serat, contohnya asbes, augit; (c) pecahan tidak rata, bila memperlihatkan permukaan
(c) pecahan tidak rata, bila memperlihatkan permukaan yang tidak teratur dan kasar,misalnya pada garnet;yang tidak teratur dan kasar,misalnya pada garnet; (d) pecahan rata, bila permukaannya rata dan cukup halus, contohnya: mineral lempung;
(d) pecahan rata, bila permukaannya rata dan cukup halus, contohnya: mineral lempung;
(e) pecahan runcing, bila permukaannya tidak teratur, kasar, dan ujungnya runcing-runcing, contohnya mineral (e) pecahan runcing, bila permukaannya tidak teratur, kasar, dan ujungnya runcing-runcing, contohnya mineral kelompok logam murni;
kelompok logam murni;
(f) tanah,bila kenampakannya seperti tanah, contohnya mineral lempung. (f) tanah,bila kenampakannya seperti tanah, contohnya mineral lempung.
Sistematika mineralSistematika mineral
Sistematika atau klasifikasi mineral yang biasa digunakan adalah klasifikasi dari Dana,yang mendasarkan pada Sistematika atau klasifikasi mineral yang biasa digunakan adalah klasifikasi dari Dana,yang mendasarkan pada kemiripan komposisi kimia dan struktur kristalnya. Dana membagi mineral menjadi delapan golongan (Klein & kemiripan komposisi kimia dan struktur kristalnya. Dana membagi mineral menjadi delapan golongan (Klein & Hurlbut, 1993), yaitu:
Hurlbut, 1993), yaitu:
1. Unsur murni (native element), yang dicirikan oleh hanya memiliki satu unsur tunggal, sifat dalam umumnya 1. Unsur murni (native element), yang dicirikan oleh hanya memiliki satu unsur tunggal, sifat dalam umumnya mudah ditempa dan/atau dapat dipintal, seperti emas, perak, tembaga, arsenik, bismuth, belerang, intan, dan mudah ditempa dan/atau dapat dipintal, seperti emas, perak, tembaga, arsenik, bismuth, belerang, intan, dan grafit.
grafit.
2. Mineral sulfida atau sulfosalt, merupakan kombinasi antara logam atau semilogam dengan belerang (S), 2. Mineral sulfida atau sulfosalt, merupakan kombinasi antara logam atau semilogam dengan belerang (S), misalnya galena (PbS), pirit (FeS2), proustit (Ag3AsS3), dll
misalnya galena (PbS), pirit (FeS2), proustit (Ag3AsS3), dll
3. Oksida dan hidroksida, merupakan kombinasi antara oksigen atau hidroksil/air dengan satu atau lebih macam 3. Oksida dan hidroksida, merupakan kombinasi antara oksigen atau hidroksil/air dengan satu atau lebih macam logam, misalnya magnetit (Fe3O4), goethit (FeOOH).
4. Haloid, dicirikan oleh adanya dominasi dari ion halogenida yang elektronegatif, seperti Cl, Br, F, dan I. 4. Haloid, dicirikan oleh adanya dominasi dari ion halogenida yang elektronegatif, seperti Cl, Br, F, dan I. Contoh mineralnya: halit (NaCl), silvit (KCl), dan fluorit (CaF2).
Contoh mineralnya: halit (NaCl), silvit (KCl), dan fluorit (CaF2). 5. Nitrat, karbonat dan borat, merupakan kombinasi antara
5. Nitrat, karbonat dan borat, merupakan kombinasi antara logam/semi-logam dengan anion komplek, CO3 ataulogam/semi-logam dengan anion komplek, CO3 atau nitrat, NO3 atau borat (BO3). Contohnya: kalsit (CaCO3), niter (NaNO3), dan borak (Na2B4O5(OH)4 nitrat, NO3 atau borat (BO3). Contohnya: kalsit (CaCO3), niter (NaNO3), dan borak (Na2B4O5(OH)4・・
8H2O). 8H2O).
6. Sulfat, kromat, molibdat, dan tungstat, dicirikan
6. Sulfat, kromat, molibdat, dan tungstat, dicirikan oleh kombinasi logam dengan anion sulfat, kromat, molibdat,oleh kombinasi logam dengan anion sulfat, kromat, molibdat, dan tungstat. Contohnya: barit (BaSO4), wolframit
dan tungstat. Contohnya: barit (BaSO4), wolframit ((Fe,Mn)Wo4)((Fe,Mn)Wo4)
7. Fosfat, arsenat, dan vanadat, contohnya apatit (CaF(PO4)3), vanadinit (Pb5Cl(PO4)3) 7. Fosfat, arsenat, dan vanadat, contohnya apatit (CaF(PO4)3), vanadinit (Pb5Cl(PO4)3)
8. Silikat, merupakan mineral yang jumlah meliputi 25% dari keseluruhan mineral yang dikenal atau 40% dari 8. Silikat, merupakan mineral yang jumlah meliputi 25% dari keseluruhan mineral yang dikenal atau 40% dari mineral yang umum dijumpai. Kelompok mineral ini mengandung ikatan antara Si dan O. Contohnya: kuarsa mineral yang umum dijumpai. Kelompok mineral ini mengandung ikatan antara Si dan O. Contohnya: kuarsa (SiO2)
(SiO2)
BelahanBelahan
Kenampakan mineral berdasarkan kemampuannya membelah melalui bidang belahan yang rata dan licin . Kenampakan mineral berdasarkan kemampuannya membelah melalui bidang belahan yang rata dan licin . Belahan dapat dibedakan menjadi:
Belahan dapat dibedakan menjadi:
KemagnetanKemagnetan
Adalah respon
Adalah respon mineral apabila dikatkan dengan mineral apabila dikatkan dengan magnet . kemagnetan magnet . kemagnetan dapat dibagi menjadidapat dibagi menjadi
o
o Ferromagnetik. Contoh : Hematit FeFerromagnetik. Contoh : Hematit Fe22OO33 o
o Diamagnetik. Contoh : Kuarsa SiODiamagnetik. Contoh : Kuarsa SiO33 o
NAMA NAMA MINERAL NAMA NAMA MINERAL
Talc Talc
Talc memiliki kilap mutiara dan umumnya talc berwarna putih. Talc memiliki kilap mutiara dan umumnya talc berwarna putih. Kekerasan talc masuk dalam skala 1 dan ceratnya berwarna putih. Kekerasan talc masuk dalam skala 1 dan ceratnya berwarna putih. Belahan pada talc termasuk belahan 1 arah dan pecahannya termasuk Belahan pada talc termasuk belahan 1 arah dan pecahannya termasuk conchoidal . Talc berbentuk kristalin dan sifat dalamnya adalah conchoidal . Talc berbentuk kristalin dan sifat dalamnya adalah fleksibel. Kemagnetan talc termasuk diamagnetic dan tidak dapat fleksibel. Kemagnetan talc termasuk diamagnetic dan tidak dapat ditembus cahaya(opaque).
ditembus cahaya(opaque). Gypsum
Gypsum
Gypsum memiliki kilap kaca-mutiara dan umumnya berwarna putih. Gypsum Gypsum memiliki kilap kaca-mutiara dan umumnya berwarna putih. Gypsum memiliki kekerasan dalam skala 2 dan ceratnya berwarna putih. Belahan memiliki kekerasan dalam skala 2 dan ceratnya berwarna putih. Belahan pada
pada gypsum adalah gypsum adalah belahan belahan 1 1 arah arah dan dan pecahannya pecahannya adalah adalah uneven. uneven. BentukBentuk dari gypsum adalah kristalin dan sifat dalamnya adalah fleksibel. dari gypsum adalah kristalin dan sifat dalamnya adalah fleksibel. Kemagnetan gypsum adalah diamagnetic dan gypsum dapat ditembus oleh Kemagnetan gypsum adalah diamagnetic dan gypsum dapat ditembus oleh cahaya.
cahaya. Kalsit Kalsit
Kilap flourit adalah kaca, umumnya flourit berwarna ungu,hijau,kuning. Kilap flourit adalah kaca, umumnya flourit berwarna ungu,hijau,kuning. Kekerasan flourit masuk skala 4. Cerat flourit adalah putih, sedangkan Kekerasan flourit masuk skala 4. Cerat flourit adalah putih, sedangkan belahannya
belahannya adalah adalah sempurna sempurna . . pecahannya pecahannya termasuk termasuk irregular irregular . . flouritflourit berbentuk
berbentuk isometric isometric dan dan sifat sifat dalamnya dalamnya adalah adalah rapuh. rapuh. UntukUntuk kemagnetannya adalah diamagnetik. Dan flourit dapat ditembus oleh kemagnetannya adalah diamagnetik. Dan flourit dapat ditembus oleh cahaya.
cahaya.
Apatit Apatit
Kilap apatit termasuk kilap kaca, dan biasanya berwarna hijau,kuning,biru. Kilap apatit termasuk kilap kaca, dan biasanya berwarna hijau,kuning,biru. Skala kekerasan apatit adalah 5, sedangkan ceratnya adalah putih. Skala kekerasan apatit adalah 5, sedangkan ceratnya adalah putih. Belahannya adalah 1 arah. Pecahan apatit termasuk golongan conchoidal. Belahannya adalah 1 arah. Pecahan apatit termasuk golongan conchoidal. Apatit memiliki bentuk kristal. Sifat dalamnya rapuh. Kemagnetannya Apatit memiliki bentuk kristal. Sifat dalamnya rapuh. Kemagnetannya termasuk diamagnetik. Dan dapat ditembus oleh cahaya.
termasuk diamagnetik. Dan dapat ditembus oleh cahaya.
Orthoclase/ Feldspar Orthoclase/ Feldspar
Orthoclase memiliki kilap kaca dan pada umumnya orthoclase berwarna Orthoclase memiliki kilap kaca dan pada umumnya orthoclase berwarna putih. Orthoclase
putih. Orthoclase memiliki memiliki kekerasan dalam kekerasan dalam skala skala 6 dan 6 dan ceratnya berceratnya berwarnawarna putih.
putih. Belahan Belahan pada pada orthoclase orthoclase termasuk termasuk belahan belahan 2 2 arah arah dan dan pecahannyapecahannya adalah conchoidal. Orthoclase berbentuk kristalin dan sifat dalamnya adalah adalah conchoidal. Orthoclase berbentuk kristalin dan sifat dalamnya adalah dapat diiris. Kemagnetannya adalah diamagnetic dan dapat ditembus cahaya. dapat diiris. Kemagnetannya adalah diamagnetic dan dapat ditembus cahaya.
Kuarts Kuarts
Kilap kuarts termasuk kilap gelas/kaca dan kuarts umumnya berwarna putih. Kilap kuarts termasuk kilap gelas/kaca dan kuarts umumnya berwarna putih. Kekerasan kuarts masuk dalam skala 7 dan ceratnya berwarna putih. Belahan Kekerasan kuarts masuk dalam skala 7 dan ceratnya berwarna putih. Belahan pada
pada kuarts kuarts adalah adalah belahan belahan 3 3 arah arah dan dan pecahannya pecahannya termasuk termasuk conchoidal.conchoidal. Kuarts berbentuk kristalin dan memiliki sifat dalam berupa brittle. Kuarts berbentuk kristalin dan memiliki sifat dalam berupa brittle. Kemagnetan kuarts adalah diamagnetic dan dapat ditembus cahaya.
Topaz Topaz
Kilap topaz termasuk dalam kilap intan-kaca dan topaz berwarna bening. Kilap topaz termasuk dalam kilap intan-kaca dan topaz berwarna bening. Kekerasan topaz masuk dalam skala 8 dan ceratnya berwarna putih. Belahan Kekerasan topaz masuk dalam skala 8 dan ceratnya berwarna putih. Belahan topaz termasuk belahan 1 arah dan pecahannya termasuk conchoidal. Topaz topaz termasuk belahan 1 arah dan pecahannya termasuk conchoidal. Topaz berbentuk
berbentuk kristalin kristalin dan dan memiliki memiliki sifat sifat dalam dalam brittle. brittle. Kemagnetannya Kemagnetannya adalahadalah diamagnetic dan dapat ditembus oleh cahaya.
diamagnetic dan dapat ditembus oleh cahaya.
Corundum Corundum
Corundum termasuk dalam kilap kaca-intan dan corundum berwarna Corundum termasuk dalam kilap kaca-intan dan corundum berwarna putih,bening,merah.
putih,bening,merah. Kekerasan Kekerasan corundum corundum masuk masuk dalam dalam skala skala 9 9 dan dan ceratnyaceratnya berwarna
berwarna putih. putih. Untuk Untuk belahan belahan corundum corundum tidak tidak mempunyai mempunyai belahan belahan dandan pecahannya
pecahannya termasuk termasuk conchoidal. conchoidal. Bentuk Bentuk dari dari corundum corundum adalah adalah trigonal trigonal dandan sifat dalamnya rapuh. Kemagnetannya adalah diamagnetic. Corundum dapat sifat dalamnya rapuh. Kemagnetannya adalah diamagnetic. Corundum dapat ditembus oleh cahaya.
ditembus oleh cahaya.
Intan Intan
Intan memiliki kilap intan (adamantine) dan pada umumnya memiliki Intan memiliki kilap intan (adamantine) dan pada umumnya memiliki warna yang bening atau tidak berwarna. Kekerasan intan masuk dalam warna yang bening atau tidak berwarna. Kekerasan intan masuk dalam skala 10 , sedangkan untuk cerat intan adalah putih. Untuk belahannya skala 10 , sedangkan untuk cerat intan adalah putih. Untuk belahannya adalah sempurna dan untuk pecahannya termasuk conchoidal. Intan adalah sempurna dan untuk pecahannya termasuk conchoidal. Intan berbentuk
berbentuk isometric isometric dan dan sifat sifat dalamnya dalamnya brittle. brittle. untuk untuk kemagnetan kemagnetan intanintan bersifat diamagnetik. Dan intan dapat ditembus oleh cahaya.
bersifat diamagnetik. Dan intan dapat ditembus oleh cahaya.
Biotite Biotite
Kilap biotite termasuk dalam kilap putih hingga mutiara dan umumnya berwarna Kilap biotite termasuk dalam kilap putih hingga mutiara dan umumnya berwarna hitam kecoklatan. Skala kekerasan biotite adalah 2.5 dan belahannya adalah 1 hitam kecoklatan. Skala kekerasan biotite adalah 2.5 dan belahannya adalah 1 arah. Untuk ceratnya berwarna putih dan untuk pecahannya adalah
arah. Untuk ceratnya berwarna putih dan untuk pecahannya adalah uneven. Biotituneven. Biotit berbentuk
berbentuk kristalin kristalin dan dan memiliki memiliki sifat sifat dalam dalam fleksibel fleksibel dan dan elastic. elastic. SifatSifat kemagnetannya adalah parramagnetik dan tidak dapat ditembus oleh cahaya kemagnetannya adalah parramagnetik dan tidak dapat ditembus oleh cahaya (opaque).
(opaque).
Muscovite Muscovite
Kilap muscovite termasuk kilap mutiara dan umumnya berwarna Kilap muscovite termasuk kilap mutiara dan umumnya berwarna putih,kuning,hijau.
putih,kuning,hijau. Skala Skala kekerasan kekerasan muscovite muscovite adalah adalah 22 – – 2.5 dan ceratnya 2.5 dan ceratnya
berwarna
berwarna putih. putih. Belahan Belahan pada pada muscovite muscovite adalah adalah belahan belahan 1 1 arah arah dandan pecahannya adalah
pecahannya adalah uneven. Muscovite uneven. Muscovite berbentuk kristalberbentuk kristalin in dan memiliki dan memiliki sifatsifat dalam fleksibel dan elastis. Kemagnetan pada muscovite adalah paramagnetic dalam fleksibel dan elastis. Kemagnetan pada muscovite adalah paramagnetic dan dapat ditembus cahaya.
dan dapat ditembus cahaya. Plagioclase
Plagioclase
Plagioclase memiliki kilap kaca dan umumnya berwarna putih,abu-abu, Plagioclase memiliki kilap kaca dan umumnya berwarna putih,abu-abu, dan putih kebiru-biruan. Kekerasan plagioclase masuk dalam skala 6
dan putih kebiru-biruan. Kekerasan plagioclase masuk dalam skala 6 – – 6.5 6.5
dan ceratnya berwarna putih. Belahan plagioclase adalah 2 arah dan dan ceratnya berwarna putih. Belahan plagioclase adalah 2 arah dan pecahannya
pecahannya adalah adalah brittle. brittle. Plagioclase Plagioclase berbentuk berbentuk kristalin kristalin dan dan memiliki memiliki sifatsifat dalam yang rapuh. Kemagnetan plagioclase adalah paramagnetic dan dapat dalam yang rapuh. Kemagnetan plagioclase adalah paramagnetic dan dapat ditembus cahaya.
Hornblende Hornblende
Hornblende masuk dalam kilap kaca dan berwarna hitam mengkilat. Hornblende masuk dalam kilap kaca dan berwarna hitam mengkilat. Hornblende memiliki kekerasan dalam skala 5
Hornblende memiliki kekerasan dalam skala 5 – – 6 dan ceratnya 6 dan ceratnya
berwarna
berwarna pupu tih atau abu-abu. Belahan pada hornblende adalah belahan 2tih atau abu-abu. Belahan pada hornblende adalah belahan 2 arah dan pecahannya adalah uneven. Horn blende berbentuk kritalin dan arah dan pecahannya adalah uneven. Horn blende berbentuk kritalin dan sifat dalamnya adalah brittle. Kemagnetan dari hornblende adalah sifat dalamnya adalah brittle. Kemagnetan dari hornblende adalah ferromagnetic dan tidak dapat ditembus oleh cahaya (opaque).
ferromagnetic dan tidak dapat ditembus oleh cahaya (opaque). Piroksen
Piroksen
Kilap dari piroksen adalah kaca. Dan berwarna hijau mengkilap,hijau Kilap dari piroksen adalah kaca. Dan berwarna hijau mengkilap,hijau kekuningan. Kekerasan piroksen masuk dalam skala 6.5 -7. Cerat kekuningan. Kekerasan piroksen masuk dalam skala 6.5 -7. Cerat piroksen
piroksen adalah adalah putih,sedangkan putih,sedangkan belahannya belahannya adalah adalah 2 2 arah. arah. UntukUntuk pecahannya
pecahannya adalah adalah uneven. uneven. Piroksen Piroksen berbentuk berbentuk ortorombik. ortorombik. SifatSifat dalamnya yaitu rapuh. Kemagnetannya adalah diamagnetic. Dan dalamnya yaitu rapuh. Kemagnetannya adalah diamagnetic. Dan piroksen dapat ditembus oleh cahaya.
piroksen dapat ditembus oleh cahaya. Serpentine
Serpentine
Serpentine termasuk dalam kilap lemak dan umumnya serpentine berwarna hijau tua,kuning,coklat atau hitam. Serpentine termasuk dalam kilap lemak dan umumnya serpentine berwarna hijau tua,kuning,coklat atau hitam. Kekerasan serpentine masuk dalam skala 3
Kekerasan serpentine masuk dalam skala 3 – – 4.5 dan ceratnya berwarna putih. Serpentine tidak memiliki 4.5 dan ceratnya berwarna putih. Serpentine tidak memiliki
belahan
belahan dan dan pecahannya pecahannya termasuk termasuk conchoidal. conchoidal. Serpentine Serpentine berbentuk berbentuk amorf amorf dan dan sifat sifat dalamnya dalamnya adalah adalah rapuh.rapuh. Kemagnetannya adalah diamagnetic. Serpentine tidak dapat ditembus oleh cahaya (opaque).
Kemagnetannya adalah diamagnetic. Serpentine tidak dapat ditembus oleh cahaya (opaque). Dolomite
Dolomite
Dolomite termasuk kilap mutiara dan berwarna umumnya adalah Dolomite termasuk kilap mutiara dan berwarna umumnya adalah pink,putih,kuning dan
pink,putih,kuning dan tidak tidak berwarna. berwarna. Untuk Untuk kekerasan,dolomite kekerasan,dolomite masukmasuk dalam skala 3.5
dalam skala 3.5 – – 4, sedangkan ceratnya berwarna putih. Belahan 4, sedangkan ceratnya berwarna putih. Belahan
dolomite termasuk dalam belahan 3 arah dan dolomite berbentuk dolomite termasuk dalam belahan 3 arah dan dolomite berbentuk trigonal.sifat dalam dolomite adalah rapuh dan kemagnetannya adalah trigonal.sifat dalam dolomite adalah rapuh dan kemagnetannya adalah diamagnetic. Dolomite juga dapat ditembus oleh cahaya.
diamagnetic. Dolomite juga dapat ditembus oleh cahaya. Barite
Barite
Kilap barite termasuk dalam kilap kaca dan barite umumnya berwarna Kilap barite termasuk dalam kilap kaca dan barite umumnya berwarna bening
bening atau atau putih. putih. Kekerasan Kekerasan barite barite masuk masuk dalam dalam skala skala 33 – – 3.5 dan 3.5 dan
ceratnya berwarna putih. Belahan pada barite adalah belahan 1 arah dan ceratnya berwarna putih. Belahan pada barite adalah belahan 1 arah dan pecahannya
pecahannya termasuk termasuk conchoidal. conchoidal. Barite Barite berbentuk berbentuk orthorhombic orthorhombic dandan sifat dalamnya rapuh. Kemagnetannya adalah diamagnetic. barite dapat sifat dalamnya rapuh. Kemagnetannya adalah diamagnetic. barite dapat ditembus oleh cahaya.
ditembus oleh cahaya. Pirit
Pirit
Pirit memiliki kilap logam,dan umumnya warna pirit adalah kuning emas. Pirit memiliki kilap logam,dan umumnya warna pirit adalah kuning emas. Kekerasan pirit termasuk dalam skala 6
Kekerasan pirit termasuk dalam skala 6 – – 6.5. cerat pirit adalah hitam 6.5. cerat pirit adalah hitam
kehijauan, sedangkan belahannya adalah sangat tidak jelas. Untuk kehijauan, sedangkan belahannya adalah sangat tidak jelas. Untuk pecahannya
pecahannya termasuk termasuk conchoidal. conchoidal. Pirit Pirit berbentuk berbentuk isometric isometric dan dan sifatsifat dalamnya brittle. kemagnetan pirit adalah diamagnetik. Dan pirit bersifat dalamnya brittle. kemagnetan pirit adalah diamagnetik. Dan pirit bersifat tidak tembus cahaya (opaque).
tidak tembus cahaya (opaque). Kalkopirit
Kalkopirit
Kilap kalkopirit termasuk dalam kilap logam dan kalkopirit berwarna biru Kilap kalkopirit termasuk dalam kilap logam dan kalkopirit berwarna biru kekuning-kuningan. Skala kekerasan kalkopirit adalah 3.5
kekuning-kuningan. Skala kekerasan kalkopirit adalah 3.5 – – 4, sedangkan 4, sedangkan
ceratnya berwarna hijau tua. Belahan kalkopirit adalah 1 arah dan pecahannya ceratnya berwarna hijau tua. Belahan kalkopirit adalah 1 arah dan pecahannya adalah conchoidal. Kalkopirit berbentuk kristalin dan memiliki sifat dalam adalah conchoidal. Kalkopirit berbentuk kristalin dan memiliki sifat dalam
rapuh. Kemagnetannya adalah ferromagnetic dan tidak dapat ditembus oleh cahaya (opaque). rapuh. Kemagnetannya adalah ferromagnetic dan tidak dapat ditembus oleh cahaya (opaque).