Marketing
Strategy
1Contents:
Contents:
Contents:
Contents:
Section 1 : Market Scope Strategy
Section 2 : Market Entry Strategy
Section 3 : Product Strategy
gy
Market Scope
Market Scope
Strategy
Strategy
1. Single Market Strategy
2. Multi Market Strategy
3. Total Market Strategy
3
gy
1. Strategi Single Market
1. Strategi Single Market
• Mengkonsentrasikan usaha dalam single segment.
• Kebutuhan: (a) Melayani pasar tersebut secara total meski menghadapi kesulitan
d t h l (b) M hi d k k ti i pada tahap awal (b) Menghindarkan kompetisi dengan perusahaan yang sudah ada
2. Strategi Multi Market
2. Strategi Multi Market
• Melayani berbagai macam market yang berbeda.
• Persyaratan: (a) Berhati-hati dalam memilih segmen yang dilayani (b) Menghindari
5
konfrontasi dengan perusahaan yang melayani keseluruhan market
3. Strategi Total Market
3. Strategi Total Market
• Melayani semua spektrum market dengan menjual produk yang berbeda-beda ke market yang berbeda pula • Persyaratan : (a) Menggunakan beragam kombinasi yang
berbeda untuk harga, produk, promosi dan strategi distribusi dalam segmen-segmen yang berbeda (b) Top
j b k it t k j k
Market Entry
Market Entry
Strategy
Strategy
1. Strategi First in
2. Strategi Early Entry
3. Strategi Laggard Entry
7
g
gg
y
1. Strategi First In
1. Strategi First In
• Memasuki pasar sebelum yang lainnya
• Persyaratan: (a) Kesediaan dan kemampuan dalam mengambil resiko (b) Kompetensi teknologi (c) Bekerja keras supaya tetap di depan (d) Promosi yang agresif
2. Strategi Early Entry
2. Strategi Early Entry
• Masuk ke pasar dengan cepat setelah yang pertama
• Keperluan : (a) Strategi marketing yang superior (b) Sumber daya yang banyak (c)
9
superior (b) Sumber daya yang banyak (c) Komitmen yang kuat untuk untuk menjadi pemimpin pasar
3. Strategi Masuk Belakangan
3. Strategi Masuk Belakangan
• Masuk ke pasar mengikuti akhir dari fase
t b h t f k t D d
pertumbuhan atau fase kematangan. Dua mode entri yang memungkinkan adalah (a) Imitator(a) Imitator – Masuk ke pasar dengan produk yang sama / me-too product (b) Initiator(b) Initiator – Masuk ke market dengan strategi pemasaran inkonvensional.
11
• Persyaratan: ImitatorImitator - (a) Memiliki kemampuan market research (b) Memiliki kemampuan produksi. Initiator
Initiator - (a) Kemampuan market research, (b) Kemampuan membuat strategi marketing
Product
Product
Strategy
Strategy
1. Product Positioning Strategy
2. Product Repositioning Strategy
3. Product Scope Strategy
4. Product Design Strategy
5. New Product Strategy
1. Product Positioning Strategy
1. Product Positioning Strategy
• Penempatan brand untuk memperoleh persepsiyang positif dalam benak pelanggan, dibanding produk pesaing
• Persyaratan: (a) Untuk single brand, dibutuhkan kecapakan untuk mengelola aura diferensiasi brand
13
kecapakan untuk mengelola aura diferensiasi brand tersebut dalam arena pasar
1. Product Positioning Strategy
1. Product Positioning Strategy
• (b) Untuk multiple brand, dibutuhkan penjagaan agar masing-masing brand memiliki posisi yang unik dan tidak saling mengkanibalisasi
• Mereview positioning saat ini dan juga strategi marketing
2. Product
2. Product
dan juga strategi marketing mix-nya, untuk melihat apakah perlu dilakukan re-positioning
Repositioning
Repositioning
Strategy
Strategy
153. Product
3. Product
Scope
Scope
Strategy
Strategy
• Strategi ini berkaitan dengan product-mix yang diterapkan perusahaan
• Perusahaan dapat mengadopsi
i l
i l dd t tt t tt lti llti l single
single--product strategy, multipleproduct strategy, multiple--product strategy,
product strategy, atau systemsystem--of of--products strategy.
3. Product
3. Product
Scope
Scope
Strategy
Strategy
• Persyaratan : (a) Single productSingle product:
Perusahaan harus selalu up to date dalam produk dan menjadi
pemimpin teknologi produk (b)
Multiple products
Multiple products: produk harus
17
Multiple products
Multiple products: produk harus
saling melengkapi satu sama lain dalam portofolio produk
3. Product
3. Product
Scope
Scope
Strategy
Strategy
• (c) System of productsSystem of products:
perusahaan harus memiliki pemahaman yang baik tentang kebutuhan pelanggan dan beragam variasi penggunaan produknya variasi penggunaan produknya
• Strategi desain produk berkaitan dengan tingkat standarisasi produk
4. Product
4. Product
Design
Design
• Perusahaan memiliki pilihan berikut : standard product, standard product, customized product, customized product, dan standard product with standard product with modifications. modifications.
Design
Design
Strategy
Strategy
19• Tujuan : (a) Standard productStandard product :
untuk meningkatkan skala ekonomi
4. Product
4. Product
Design
Design
perusahaan (b) Customized Customized product
product : untuk bersaing melawan
produksi massal dengan flexibilitas desain produk (c) Standard Standard
product with modifications product with modifications :
Design
Design
Strategy
Strategy
product with modifications product with modifications :
menggabungkan keuntungan dua strategi sebelumnya
• Terdapat tiga alternatif strategi produk, yakni : product product
improvement/modification improvement/modification, product imitation
product imitation, dan product product
5. New
5. New
Product
Product
Strategy
Strategy
innovation. innovation. 21• Keperluan: Suatu produk yang baru akan sulit
diimplementasikan jika tidak ada new product new product
5. New
5. New
Product
Product
Strategy
Strategy
development systemdevelopment system dalam
• Lima Komponen dari sistem yang harus dipenuhi adalah:
• Ambisi perusahaan terhadap penciptaan produk baru
5. New
5. New
Product
Product
Strategy
Strategy
pe c ptaa p odu ba u • Keterbukaan organisasi terhadap kreatifitas • Lingkungan menghargai kreatifitas M t d i t k id 23• Metode screening untuk ide baru
• Proses evaluasi yang sistematis
Promotion
Promotion
Strategy
Strategy
1. Promotion Mix Strategy 2. Media Selection Strategy 3. Advertising Copy Strategyg py gy
• Menentukan kombinasi yang optimal
1. Promotion
1. Promotion
Mix Strategy
Mix Strategy
• Menentukan kombinasi yang optimal dari beragam jenis promosi yang berbeda-beda
• Persyaratan :
•• (a) Product factors(a) Product factors: (i) sifat dan
25
( )
( ) ( )
karakteristik produk (ii) durable
versus non-durable (iii) tipikal jumlah pembelian
•• (b) Market factor:(b) Market factor: (i) posisi dalam
1. Promotion
1. Promotion
Mix Strategy
Mix Strategy
•• (b) Market factor:(b) Market factor: (i) posisi dalam
product life cycle (ii); market share, (iii) konsentrasi industry (iv) tingkat kompetisi
•• (c) Customers factors:(c) Customers factors: (i) retail
•• (d) Faktor Budget :(d) Faktor Budget : (i) sumber daya
1. Promotion
1. Promotion
Mix Strategy
Mix Strategy
•• (d) Faktor Budget :(d) Faktor Budget : (i) sumber daya
financial organisasi
•• (e) Marketing mix factors:(e) Marketing mix factors: (i)
perubahan harga dan perubahan kualitas, (ii) strategi distribusi, (iii)
27
brand life cycle dan (iv) jangkauan geografi suatu produk di market
• Pemilihan channel komunikasi
2. Media Selection
2. Media Selection
Strategy
Strategy
• Pemilihan channel komunikasi (koran, majalah, televisi, internet, radio, outdoor advertising, mobile advertising, direct mail) untuk
menyampaikan pesan kepada target market
• Kebutuhan: (a) Relasi antara sasaran
2. Media Selection
2. Media Selection
Strategy
Strategy
• Kebutuhan: (a) Relasi antara sasaran media dengan sasaran market / produk (b) pemilihan media diukur
efektivitasnya baik dalam aspek audience reach, dan juga aspek
29
kualitas audience
• Merancang isi dari advertisement.
• Tujuan: mengirimkan pesan unik produk/jasa kepada target market yang dipilih secara spesifik.
Keperluan :
(a)Menghilangkan "noise" agar pesan tersampaikan dengan jelas (b) Perhatikan pentingnya: (b) Perhatikan pentingnya: • Kredibilitas sumber • Keseimbangan pendapat • Pengulangan pesan • Daya tarik rasional versus
31
emosional
• Daya tarik humor • Iklan perbandingan
3. Advertising
3. Advertising
Copy Strategy
Copy Strategy
Distribution
Distribution
Strategy
Strategy
1. Distribution Scope Strategy
2. Multiple Channel Strategy
33
• Menetapkan jangkauan distribusi kepada target pelanggan
• Pilihannya adalah exclusive exclusive distribution
distribution (seorang retailer
1. Distribution
1. Distribution
Scope
Scope
Strategy
Strategy
distributiondistribution (seorang retailer diberikan hak tunggal untuk melayani area tertentu), intensive distributionintensive distribution (produk yang diproduksi dipasarkan pada semua outlet retail yang
gy
gy
• Memerlukan penilaian dalam aspek: • Kebiasaan perilaku pembelian pelanggan gross margin/laju
1. Distribution
1. Distribution
Scope
Scope
Strategy
Strategy
• gross margin/laju turnover • Kemampuan dealer untuk memberikan servicegy
gy
35• Kemampuan dealer untuk menangani berbagai lini produk
• Menggunakan dua atau lebih channel yang berbeda untuk distribusi
2. Multiple Channel
2. Multiple Channel
Strategy
Strategy
• Multiple-channel distribution terdiri atas dua jenis : complementarycomplementary (setiap channel menangani produk non-competiting yang berbeda atau setiap channel menangani market segmen yang berbeda) dan g y g ) competitive
competitive (dua channel yang berbeda dan channel yang saling bersaing menjual produk yang sejenis).
Pricing Strategy
Pricing Strategy
1. Pricing Strategies for New Products
2. Pricing Strategies for Established Products
3 Price Flexibility Strategy
37
3. Price Flexibility Strategy
4. Price Leadership Strategy
Strategi Skimming Pricing
1. Pricing for
1. Pricing for
New Products
New Products
• Strategi Skimming Pricing
• Strategi Penetrasi Harga
• Menentukan harga yang relatif tinggi
Strategi Skimming
Strategi Skimming
Pricing
Pricing
• Menentukan harga yang relatif tinggi pada saat langkah awal peluncuran produk
• Tujuan : (a) untuk melayani
pelanggan yang tidak peduli harga
39
disaat pasar berada diatas kurva permintaan dan kompetitor belum masuk ke pasar
• (b) Untuk me recover biaya riset
Strategi Skimming
Strategi Skimming
Pricing
Pricing
• (b) Untuk me-recover biaya riset produk dan promosi yang telah dikeluarkan selama masa pengembangan
• Keperluan : (a) Promosi yang gencar
Strategi Skimming
Strategi Skimming
Pricing
Pricing
• Keperluan : (a) Promosi yang gencar untuk mengenalkan produk,
mengedukasi konsumen, dan mendorong early buying (b)
Sedikitnya kompetisi langsung dan d k btit i
41
produk subtitusi
• Menentukan harga yang relatif
Penetration Pricing
Penetration Pricing
Strategy
Strategy
• Menentukan harga yang relatif rendah saat langkah awal produk • Tujuan: Untuk men-discourage
kompetitor masuk ke pasar dengan cara meraih pangsa besar secara cepat. Dan kemudian memanfaatkan
Strategi Penetration
Strategi Penetration
Pricing
Pricing
• Keperluan: (a) Produk harus • Keperluan: (a) Produk harus
menarik pasar dalam jumlah besar untuk mendukung biaya yang dikeluarkan (b) Demand harus bersifat elastis; untuk menjaga
t t i t h d h
43
strategi penetapan harga rendah
Menjaga harga
2. Pricing for
2. Pricing for
Established Products
Established Products
• Menjaga harga
• Mengurangi harga
• Meningkatkan harga
Mempertahankan
Mempertahankan
Harga
Harga
• Tujuan : (a) untuk menjaga posisi diTujuan : (a) untuk menjaga posisi di pasar (misal market share,
keuntungan, dll.) (b) untuk meningkatkan image publik
45
• Persyaratan: (a) Target market tidak
Mempertahankan
Mempertahankan
Harga
Harga
Persyaratan: (a) Target market tidak terpengaruh oleh perubahan
lingkungan bisnis (b) Dampak perubahan harga tidak dapat
diprediksi secara akurat (c) Reputasi h d t diti k tk
• Tujuan: (a) Bersikap defensif, memotong harga supaya dapat survive dalam kompetisi (b) survive dalam kompetisi (b)
bersikap ofensif dan mencoba untuk menyerang kompetitor (c) Merespon kebutuhan pelanggan yang berubah karena adanya perubahan
lingkungan bisnis
47
Menurunkan Harga
Menurunkan Harga
lingkungan bisnis
• Persyaratan: (a) Memiliki dukunganPersyaratan: (a) Memiliki dukungan finansial dan daya kompetisi yang kuat untuk melakukan perang harga (b) Harus memiliki pemahaman yang bagus terhadap demand suatu
produk
Menurunkan Harga
Menurunkan Harga
Menaikkan Harga
Menaikkan Harga
• Tujuan : (a) Menjaga profitabilitas selama periode inflasi (b) Untuk mengambil keuntungan dari adanya diferensiasi produk
49
• Strategi One Price S i Fl ibl P i i
3. Pricing
3. Pricing
• Strategi Flexible Pricing
3. Pricing
3. Pricing
Flexibility
Flexibility
Strategy
Strategy
Strategi
Strategi
One Price
One Price
• Menetapkan harga yang sama untuk semua pelanggan
• Tujuan: (a) Untuk memudahkan pengambilan keputusan akan pengambilan keputusan akan harga (b) Untuk menjaga keinginan pelanggan 51
Strategi
Strategi
One Price
One Price
• Keperluan:• Analisa detail struktur biaya perusahaan dan
perbandingannya dengan perbandingannya dengan standard
• Pengetahuan akan skala ekonomis yang dimiliki perusahaan
• Informasi mengenai competitive price; informasi harga yang siap dibayar oleh pelanggan
Strategi Flexible Pricing
Strategi Flexible Pricing
• Menetapkan harga yang berbeda untukpelanggan yang berbeda untuk produk yang sama dan dengan jumlah yang sama
• Tujuan: Untuk memaksimalkan keuntungan jangka pendek dan membangun volume
53
jangka pendek dan membangun volume sales dengan menaikkan dan menurunkan harga tergantung kepada kondisi kompetisi dan kemampuan pelanggan untuk
membayar produk
Strategi Flexible Pricing
Strategi Flexible Pricing
• Keperluan : Memiliki informasi yangdiperlukan untuk menerapkan strategi.
• Biasanya strategi ini diterapkan dalam empat cara : (a) berdasarkan market (b)
Strategi Flexible Pricing
Strategi Flexible Pricing
Pers aratan lainn a melip ti• Persyaratan lainnya meliputi :
• Analis customer-value suatu produk • Catatan reaksi kompetitor saat ada
perubahan harga di masa lalu
55
4. Strategi Price
4. Strategi Price
Leadership
Leadership
St t i i i di k l h • Strategi ini dipergunakan olehperusahaan pemimpin dalam industri. Pergerakan harga yang dilakukannya akan diikuti oleh perusahaan lainnya
4. Strategi Price
4. Strategi Price
Leadership
Leadership
• Tujuan : Untuk memperoleh kendali • Tujuan : Untuk memperoleh kendali
harga, dan mendukung strategi pemasaran yang dilakukan (misal, untuk menciptakan halangan untuk masuk, menaikkan profit margin, dll).
57
4. Strategi Price
4. Strategi Price
Leadership
Leadership
• Persyaratan: • Persyaratan: • Situasi oligopolistis• Berada dalam industri dimana semua perusahaan memiliki tujuan harga yang samaj g y g
Selesai
59
Bacaan lanjutan yang direkomendasikan:
Subhas Jain, Marketing Planning and Strategy, Prentice Hall International
Phillip Kotler Principles of Marketing Prentice Hall Phillip Kotler, Principles of Marketing, Prentice Hall