Pembagian Data menurut Sifat Jenis Data (1)

21 

Loading....

Loading....

Loading....

Loading....

Loading....

Teks penuh

(1)
(2)

Analisis Data

Analisis Deskriptif

1. Peringkasan/klasifikasi data

• Ukuran Pemusatan : mean, median, modus

• Ukuran Sebaran : range, rerata simpangan, simpangan baku

2. Penyajian Data :

• Narasi

• Tabel/daftar

• Diagram/grafik/gambar

Analisis Inferensial

1. Estimasi

(3)
(4)

POPULASI

SAMPEL

PARAMETER

STATISTIK

  2

 x s

s2 r SAMPLING

GENERALISASI/ INFERENSI

STATISTIKA DESKRIPTIF

(5)
(6)

PENGUKURAN

bertujuan mendiskriminasikan atau

membedakan sifat yang hendak

diukur

secara kualitatif dan/atau kuantitatif

Kemampuan dari suatu pengukuran

untuk membedakan sifat yang diukur

atau diamati disebut

skala

atau

(7)

SKALA PENGUKURAN

NOMINAL

ORDINAL

INTERVAL

(8)

+

-MENGUKUR KELIPATAN

+

+

-MENGUKUR BESAR BEDA

+

+

+

-MENENTUKAN URUTAN

+

+

+

+

SEKEDAR

MEMBEDAKAN

RASIO INTERVAL

ORDINAL NOMINAL

SKALA PENGUKURAN

(9)

STATISTIKA DESKRIPTIF

peringkasan, pengklasifikasian dan penyajian data

• sebagai langkah pertama sebelum analisis

statistik inferensial

• analisis terhadap data dari seluruh populasi

• terhadap data yang diambil dari sampel :

a. tidak bertujuan generalisasi/inferensi ke populasi

(10)

PEMILIHAN UKURAN PEMUSATAN

(TENDENSI SENTRAL) MENURUT SKALA

PENGUKURAN DATA

SKALA DATA

UKURAN TENDENSI SENTRAL

MODUS MEDIAN MEAN

NOMINAL + -

-ORDINAL + +

-INTERVAL + + +

(11)

Statistika Inferensial

1.

Estimasi

penaksiran nilai parameter berdasarkan

statistik :

- Estimasi titik (point estimate)

- Estimasi interval (interval estimate)

2.

Pengujian Hipotesis

(

Hypothesis testing

)

Untuk mengetahui keterkaitan/hubungan antar

(12)

PENGUJIAN HIPOTESIS

(

Hypothesis testing

)

Langkah-langkah :

1. Penetapan Hipotesis Statistik (H

0

dan H

1

)

2. Penentuan Tingkat Kemaknaan (

a)

(13)

KEPUTUSAN

KENYATAAN

Menolak Ho Menerima Ho

Ho benar Kesalahan tipe I (a) benar

(14)

3.

Pemilihan Uji Statistik, perlu

diperhatikan :

a. Jenis/skala pengukuran data

b. Distribusi data

c. Tujuan analisis (komparasi atau

korelasi)

d. Banyak atau jumlah sampel (bebas/

berpasangan)

e. Banyaknya variabel yang diamati

atau banyaknya pengamatan

(15)

Pembagian Data menurut

Sifat/Jenis Data

NOMINAL KUALITATIF

KATEGORI ORDINAL SEMIKUANTITATIF

INTERVAL

(16)

© 1999 Prentice-Hall, Inc. Chap. 6 - 4

The Normal Distribution

‘Bell Shaped’

Symmetrical

Mean, Median and Mode are Equal

‘Middle Spread’

Equals 1.33 

Random Variable has Infinite Range

Mean Median

Mode

X f(X)

(17)

DATA

Skala Pengukuran/ Jenis data

Interval/Rasio

(Kuantitatif) Ordinal (Semikuantitatif)

Nominal (Kualitatif)

Dist. Normal Dist. tdk Normal

STATISTIKA PARAMETRIK

STATISTIKA NON PARAMETRIK

An. Data Semikuantitatif An. Data Kategori

TUJUAN ANALISIS

KOMPARASI

(18)

Pemilihan Uji Statistik untuk

tujuan komparasi

JUMLAH SAMPEL/ KELOMPOK DISTRIBUSI DATA

(VARIABEL YANG

(19)

Pemilihan Uji Statistik untuk

tujuan korelasi

JENIS HUBUNGAN

SIMETRIS

ASIMETRIS

(SEBAB-AKIBAT)

KORELASI

REGRESI

SKALA

PENGUKURAN VARIABEL2 YANG

(20)

PEMILIHAN TEKNIK ANALISIS/UJI STATISTIK

TUJUAN ANALISIS

JUMLAH SAMPEL/

KLP

BEBAS/ BERHUBUNGAN

STATISTIKA PARAMETRIK

STATISTIKA NON PARAMETRIK

Analisis Data Semikuantitatif

Analisis Data Kualitatif/Kategori Smirnov satu sampel

Chi Square satu sampel

2

Bebas Uji t 2 sampel

bebas

Wilcoxon-Mann Whitney test

Chi Square

Fisher’s exact test

Berpasangan

Uji t data berpasangan (Paired t test)

Wilcoxon Signed

Rank test Mc Nemar test

>2

Bebas Anova satu arah

(Oneway anova) Kruskal-Wallis test Chi Square

Berhubungan Anova sama

subyek Anova Friedman Cochran’s Q

HUBUNGAN

SIMETRIS

Product Moment dari Pearson (Korelasi Pearson)

Korelasi Spearman

Uji Asosiasi : •Koefisien

Kontingensi •Koefisien Phi •Koefisien Kappa •Koefisien Lambda,

dll

(21)

4. Penghitungan / Uji Statistik

5. Keputusan Uji dan Penarikan Kesimpulan

didasarkan pada penerimaan dan penolakan

hipotesis nol (H0). Dari hasil uji statistik

biasanya didapatkan nilai statistik uji dan tingkat kemaknaan (p). Secara umum, keputusan

menolak hipotesis nol (H0) diambil apabila :

Nilai statistik uji > nilai tabel atau

Figur

Memperbarui...

Referensi

Memperbarui...