• Tidak ada hasil yang ditemukan

Sistem struktur organisasi sekolah dan

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "Sistem struktur organisasi sekolah dan"

Copied!
10
0
0

Teks penuh

(1)

S I S T E M & S T R U KT U R

O R G A N I S A S I S E KO L A H

B Y

R I Z K Y P E R M A N A

N U R ’ A E N I

S I T I F A T I M A H

A N I T A D W I

▸ Baca selengkapnya: download sk struktur organisasi sekolah

(2)

SISTEM?

Suatu kesatuan utuh yang terjalin

dari sejumlah bagian-bagian dan

hubungannya

STRUKTUR?

Cara sesuatu disusun atau

dibangun / susunan

(3)

Unsur & Stuktur Organisasi DepDikNas

Penetapan unit organisasi

dilakukan setelah mendapatkan

persetujuan dari instansi yang

berwenang (Aparatur Negara,

Menteri Keuangan, dan Presiden).

Dengan ditetapkannya Peraturan

Presiden Nomor 9 tahun 2005

telah dilakukan penataan

(4)

FYI

Sekretariat Jeenderal, terdiri dari 5

Biro, 20 Bagian, dari 61 Sub bagian.

Inspektorat Jenderal, terdiri dari 4

Inspektorat, 1 Sekretariat

Indpektorat Jenderal, 4 Bagian, dan

12 Sub bagian.

Direktorat Jenderal Manajemen

Pendidikan Dasar & Menengah,

terdiri dari 5 Direktorat, 1 Sekretariat

Direktorat Jenderal, 20

Subdirektorat, 40 Seksi, dan 4

Bagian, 17 Sub bagian.

Direktorat Jenderal Pendidikan

Tinggi, terdiri dari 4 Direktorat, 1

Sekretariat Direktorat Jenderal, 16

Subdirektorat, 32 Seksi, 4 Bagian, &

16 Sub bagian.

• Direktorat Jenderal Pendidikan Luar Sekola, terdiri dari 4 Direktora, 1 Sekretariat

Direktorat Jenderal, 16 Subdirektorat, 28 Seksi, 4 Bagian, & Sub bagian.

• Direktorat Jenderal Peningkatan Mutu

Pendidik dan Tenaga Kependidikan, terdiri dari 4 Direktorat, 1 Sekretariat Direktorat Jenderal, 16 Subdirektorat, 32 Seksi, 4 Bagian, & 16 Sub bagian.

• Badan Penelitian & Pengembangan, terdiri dari 4 Pusat, 1 Sekretariat Badan, 12

Bidang, 6 Bagian & Sub bagian.

• Pusat-Pusat, terdiri dari Pusat Pendidikan & Pelatihan Pegawai, Pusat Grafika

(5)

STRUKTUR ORGANISASI VERTICAL

DEPARTEMEN PENDIDIKAN & KEBUDAYAAN

KEP. NOMOR 0173/0/1983

a. Tingkat Provinsi

b. Tingkat

Kabupaten

c. Tingkat

Kecamatan

(6)

TINGKAT SEKOLAH

Unsur Kepemimpinan

Unsur Tata Usaha

Unsur Urusan

Unsur Instalasi

Unsur Pelaksana

(7)

Lembaga pendidikan tenaga kependidikan

TUJUAN

Penguasaan Bahan Ajar

Penguasaan Teori dan

Keterampilan Keguruan

Pemilikan Kemampuan

Memperagakan Unjuk Kerja

Pemilikan Sikap, Nilai, dan

Kepribadian

Pemilikan Kemampuan

Melaksanakan Tugas

ISI PROGRAM

Bidang umum, yang berlaku bagi

segenalp program pendidikan

tinggi

Bidang kependidikan, yaitu

kemampuan yang dituntut bagi

seluruh tenaga kependidikan,

tidak peduli bidang spesialisnya

Bidang ilmu yang akan diajarkan

atau dilakukan sebagai profesi

lulusan kelak

(8)

KRITERIA

• Penyelenggara Program PPG (Pendidikan Profesi Guru)

• Pengelola Program PPG

• Peringkat Akreditasi BAN-PT

• Ketaatan azas dalam penyelenggaraan perguruan tinggi sesuai dengan peraturan perundang-undangan.

• Komitmen LPTK dalam memberikan laporan evaluasi diri berdasar fakta • Kualitas Sarana & Prasarana

• Program Pengalaman Lapangan

• Memiliki program penjaminan mutu yang berfungsi melaksanakan PPG sesuai

standar kompetensi lulusan • Mekanisme Pemberian ijin

Penyelenggaraan PPG melalui usulan seperti Program Hibah Kompetisi (PHK)

MEMBANGUN KUALITAS

GURU MENUJU

PENGEMBANGAN

PENDIDIKAN BERMUTU

Program pendidikan bermutu pada

dasarnya adalah program

pendidikan guru yang senantiasa

mempertimbangkan pertanyaan

apa yang harus dipelajari guru dan

apa yang dapat dilaukan guru.

Program yang mampu menerapkan

berbagai model dan strategi

tersebut kepada mahasiswa

sehingga mahasiswa memperoleh

konsep teori dan gambaran

aplikasinya sekaligus.

(9)

R E N C A N A P E M B E L A J A R A N

P R O S E S P E N E T A P A N D A N P E M A N F A A T A N S U M B E R D A Y A S E C A R A :

1 . U S A H A Y A N G D I L A U K A N U N T U K M E N U T U P K E S E N J A N G A N I T U D A P A T B E R A N E K A R A G A M & M E R U P A K A N A L T E R N A T I V E Y A N G M U N G K I N D I T E M P U H .

(10)

L ANGKAH-L ANGKAH PENYUSUNAN RENCANA BEL AJAR

Menetapkan aspek perkembangan

Menetapkan indikator perkembangan

Menyusun konsep / materi yang akan

dibangun

Membuat sebaran / alokasi kurikulum

Menetapkan tema untuk pembelajaran

Menyusun rencana belajar bulanan

Menyusun rencana belajar mingguan,

harian

Referensi

Dokumen terkait

TTD INSPEKTUR SEKRETARIAT SUB BAGIAN ADMINISTRASI DAN UMUM SUB BAGIAN EVALUASI DAN PELAPORAN KELOMPOK JABATAN FUNGSIONAL AUDITOR INSPEKTUR PEMBANTU WILAYAH I SEKSI

45 SEKSI WILAYAH IB DIREKTORAT PELAKSANAAN DAN PERTANGGUNGJAWABAN KEUANGAN DAERAH DIREKTORAT PENDAPATAN DAERAH DIREKTORAT FASILITASI DANA PERIMBANGAN DAN PINJAMAN DAERAH

Kepala Sub Bagian Perbendaharaan, Bagian Keuangan dan Perlengkapan Sekretariat Direktorat Jenderal Hortikultura 15-11-2005-sampai

Kepala Sub Bagian Tata Usaha dan Rumah Tangga, Bagian Umum, Sekretariat Direktorat Jenderal Hortikultura 31-12-2012 – sampai

BAGIAN PROGRAM DAN INFORMASI BAGIAN HUKUM, ORGANSASI, DAN HUBUNGAN MASYARAKAT BAGIAN KEUANGAN DAN BARANG MILIK NEGARA BAGIAN KEPEGAWAIAN DAN UMUM SEKRETARIAT

KEPALA DINAS SEKRETARIAT SUB BAGIAN PROGRAM DAN KEUANGAN BIDANG KOMUNIKASI DAN STATISTIK SUB BAGIAN UMUM DAN KEPEGAWAIAN SEKSI TELEKOMUNIKASI SEKSI PENGOLAHAN DATA

a) Seksi Standardisasi; dan b) Seksi Bimbingan dan Evaluasi. Direktorat Bina Kesehatan Kerja dan Olahraga. Direktorat Bina Kesehatan Kerja dan Olahraga membawahi 5 eselon III,

DINAS KESEHATAN KOTA SURABAYA DINAS KESEHATAN SEKSI KESEHATAN DASAR SEKRETARIAT SUB BAGIAN PENYUSUNAN PROGRAM SUB BAGIAN KEUANGAN DAN PERLENGKAPAN SEKSI