Tingkat Empati Mahasiswa Program Studi Bimbingan dan Konseling Universitas Kanjuruhan Malang

Teks penuh

(1)

Info Artikel: Diterima 01/01/2016 Direvisi 15/01/2016 Dipublikasikan 28/02/2016

Volume 4 Nomor 1, Februari 2016, Hlm 130-135

TINGKAT EMPATI M

Laily Tiarani Soejanto

1

Fakultas Ilmu Pendidikan, Un

Abstratc

Empathy and the ability counsellor’s ability to d this study is 1) to kno University of Kanjuruha on force and gender. T University of Kanjuruha empathy scale which is of this research is 57,5 empathy level, and 6,8% level of students based gender.

Keyword:Empathy,Guidance a

Copyright © 2016 IICET (Indonesia) - All Rights Reserved

Indonesian Institute for Counseling, Education and Theraphy (IICET)

PENDAHULUAN

Sosok utuh kompetens keutuhan. Kompetensi akadem bimbingan dan konseling. Ko profesional, yang meliputi: (1 dan kerangka teoretik bimbing yang memandirikan, dan (4) Unjuk kerja konselor sangat dilandasi oleh sikap, nilai, professional konselor secara te dan professional. (Abkin, 2007

Menurut Rogers (Core congruence,2)unconditional P kinerja konselor dalam mem empatik, menghormati keragam penting dalam pelaksanaan pela tonggak awal dalam mencipta konselor dan konseli, mencipta kemampuan untuk merasakan masalah serta mengambil persp

Volume 4 Nomor 1, Februari 2016, Hlm 130-135

I MAHASISWA PROGRAM STUDI BIMBINGAN DAN UNIVERSITAS KANJURUHAN MALANG

Universitas Kanjuruhan Malang

ility to see things from the client’s perspective is also to demonstrate an investment of their time and full atten

now the level of empathy of students Guidance and uhan Malang; 2) To describe the difference of empathy le . The subjects of this study are students Guidance and uhan Malang class of 2013, 2014 and 2015. The resear is then processed by using descriptive statistic, Test-t a 7,5% of students are at high empathy level, 35,7% stu ,8% student student is a low; 2) There is no significant sed on force 2) There is a significant difference of emp .

e and Counseling Program, Gender

Copyright © 2016 IICET (Indonesia) - All Rights Reserved

Indonesian Institute for Counseling, Education and Theraphy (IICET)

tensi konselor mencakup kompetensi akademik dan emik merupakan landasan ilmiah dari kiat pelaksana

Kompetensi akademik merupakan landasan bagi pe (1) memahami secara mendalam konseli yang dilayani, ingan dan konseling, (3) menyelenggarakan pelayanan 4) mengembangkan pribadi dan profesionalitas konse at dipengaruhi oleh kualitas penguasaan ke-empat k i, dan kecenderungan pribadi yang mendukung. Ko a terintegrasi membangun keutuhan kompetensi pedag

07).

orey, 2005) ada tiga karakteristik yang harus dimiliki al Positive regard,3)Emphaty.Berdasarkan tiga karakte emberikan layanan bimbingan dan konseling memilik gaman, serta mengutamakan kepentingan konseli. Empati pelayanan bimbingan dan konseling, dalam pelaksanaan

iptakan raport antara konselor dan konseli, pengharg iptakan hubungan saling percaya antara konselor dan ko an keadaan emosional orang lain, merasa simpatik, dan

rspektif orang lain. (Baron dan Byrne, 2005).

Volume 4 Nomor 1, Februari 2016, Hlm 130-135

AN DAN KONSELING

lso important, as is the ttention.The purpose of d Counseling Program y level of students based nd Counseling Program earch instrument used is -t and Anova. The result student are in moderate nt difference of empathy empathy level based on .

Copyright © 2016 IICET (Indonesia) - All Rights Reserved

Indonesian Institute for Counseling, Education and Theraphy (IICET)

n profesional sebagai satu naan pelayanan profesional pengembangan kompetensi ani, (2) menguasai landasan an bimbingan dan konseling nselor secara berkelanjutan. t kompetensi tersebut yang Kompetensi akademik dan agogik, kepribadian, sosial,

(2)

Empati dalam proses ko ada orang lain yang mampu konselor yang memiliki sikap konseli. Berdasarkan hal terse membantu memfasilitasi kons untuk menampilkan sikap emp secara akurat akan membant konseling (Handari, 2016).

Menurut Rogers (Corey untuk memecahkan masalah meletakkan dirinya “in their sh mereka, dan berusaha merasak perbedaan kultur) mempunya bagaimana konselor merespon mudah membuka diri untuk m orang lain. Konseli yang memb di mana mereka membutuhka perubahan.

Sikap empati yang dimili yang dilakukan oleh Mudjijan memiliki pengaruh yang sign konseling sikap empati konselo penelitian yang dilakukan oleh antara penerimaan diri siswa d berarti empati konselor mem disarankan agar pada konselor terutama kepada siswa sehing konseling pun dapat berjalan d

Empati memiliki korela dengan orang lain dalam suasa materiil maupun moril dan ju tujuan. Empati juga dapat men hubungan sosial merupakan seseorang. Berdasarkan papara sikap individu (Irimia, 2010).

Mengingat pentingnya s Kependidikan (LPTK), Progra mampu menyiapkan calon ko Bimbingan dan Konseling Un program pengembangan, progr

METODOLOGI PENELITIA Rancangan penelitian i paling sering digunakan untuk (2011) penelitian deskriptif a fenomena yang terjadi dengan penelitian ini akan dijabark Universitas Kanjuruhan Mala Bimbingan dan Konseling Univ

Instrumen penelitian y empati yang diadaptasi dariSc Davis (1983. Aspek-aspek em memiliki dua aspek yaitu: k sedangkan komponen afektif m telah mmenuhi syarat validita keseluruhan item termasuk da berkisar antara 0,307 sampai d

konseling dapat membuat konseli lebih didengar, dihar pu untuk merasakan apa yang dirasakan oleh dirinya ap empati mampu menempatkan dirinya lebih dalam rsebut, empati menjadi penting untuk dikembangkan nseli dalam menyelesaikan permasalahan yang dihadap mpati sehingga pelayanan konseling yang dilakukan men ntu konselor untuk mampu secara utuh menempatk

rey, 2005) empati konselor sebagai salah satu faktor kunc lah personalnya. Ketika seseorangberempati kepada

shoes”, melihat dunia dari mata mereka, membayangka sakan apa yang mereka rasakan. Faktor sosial dan buda nyai pengaruh dalam pengekspresian emosi. Faktor

on secara emosional. Jika konseli merasa dimengerti, mengungkapkan pengalaman mereka dan berbagi pen mbagi pengalamannya secara mendalam memungkinkan kan dukungan, dan potensi kesulitan yang membutuh

imiliki oleh konselor menentukan keberhasilan dalam pr ijanti (2012) mengungkapkan bahwa motivasi konseli d ignifikan dalam proses konseling. Selain mempenga elor yang ditunjukkan oleh konselor dapat mempengaru leh Andangsari (2010) menyimpulkan bahwa terdapat a dengan empati konselor di SMA Negeri 8 Batanghari y emiliki pengaruh terhadap penerimaan diri siswa itu lor agar dapat mempertahankan dan meningkatkan empa

ingga dapat meningkatkan penerimaan diri siswa dan dengan baik.

elasi yang sangat erat dengan perilaku pro-sosial. Sisw asana suka maupun duka, kesediaan memberikan bantua juga kesediaan untuk bekerjasama dengan orang lain eningkatkan harga diri individu. Richard (dalam Jones, n media berkreasi dan menyebabkan tumbuhnya ras aran di atas dapat disimpulkan bahwa empati merupaka ).

a sikap empati yang dimiliki konselor maka sebagai Lem ram Studi Bimbingan dan Konseling Universitas Kanju konselor yang memiliki sikap empati. Penelitian Tin Universitas Kanjuruhan Malang menjadi studi awal gram kuratif dan program antisipatif yang berkaitan den

TIAN

n ini adalah penelitian deskriptif, penelitian deskriptif tuk penelitian yang bertujuan menjelaskan suatu peris f adalah sebuah penelitian yang bertujuan menjabar an menggunakan prosedur ilmiah untuk menjawab mas rkan tingkat empati mahasiswa Program Studi Bi alang dan mendeskripsikanperbedaan tingkat empati m

niversitas Kanjuruhan Malang berdasarkan angkatan se yang digunakan untuk mengungkap tingkat empati iScale of the Empathy Questionnareberdasarkan pada empati yang diukur meliputi: Komponen kognitif dan a : komponen kognitif terdiri dari Perspective Taking tif meliputiEmpathicConcern(EC) danPersonal Distre

itas dan reabilitas, dari hasil uji validitas skala empa dalam kategori valid sebab skor korelasi item lebih be i dengan 0,762. Sedangkan untuk hasil uji reliabilitas s

argai dan merasakan bahwa ya pada saat itu. Sehingga m apa yang dirasakan oleh n oleh konselor yang akan dapi, dan diperlukan latihan enjadi lebih efektif. Empati tkan dirinya dalam proses

unci yang membantu konseli a orang lain, maka akan kan bagaimana bila menjadi udaya (seperti gender, etnis, tor ini mempengaruhi cara ti, maka mereka akan lebih pengalaman tersebut dengan kan untuk menilai kapan dan tuhkan fokus untuk rencana

proses konseling, penelitian li dan sikap empati konselor garuhi keberhasilan proses aruhi penerimaan siswa hasil at hubungan yang memadai ri yaitu sebesar 0,46. Hal ini tu sendiri. Oleh karena itu pati diri terhadap orang lain dan pelaksanaan bimbingan

iswa dapat berbagi perasaan tuan kepada orang lain baik lain demi tercapainya suatu s, 2011) menyatakan bahwa rasa harga diri dalam diri akan sumber dari perubahan

embaga Pendidikan Tenaga njuruhan Malang diharapkan Tingkat Empati Mahasiswa al untuk mengembangkan engan empati

tif merupakan metode yang eristiwa. Menurut Sugiyono barkan suatu keadaan atau asalah secara aktual. Dalam Bimbingan dan Konseling ti mahasiswa Program Studi

serta jenis kelamin.

(3)

nilai CronbachAlpha sebesar CronbachAlpha0,949 > 0,80. Populasi penelitian ini Keguruan dan Ilmu Pendidikan 2015.

Tabel

Untuk sampel penelitia diambil semua sehingga pe diambil antara 10-15% atau 2 diambil sebanyak 25% dari Universitas Kanjuruhan Mala dibulatkan menjadi 54 respond Metode pengambilan s penentuan sampel dengan perti sampel dengan menentukan ter dilakukan dengan berdasarkan ditetapkan. (Sugiyono,2011). S Konseling angkatan 2014, an tingkat empati mahasiswa Pro diolah dengan menggunakan Standar deviasi skor hipotetik. rata dan deviasi. Skor yang ya dalam ketegori tersebut. Un mahasiswa Program Studi Bim dan jenis kelamin data diolah d

HASIL DAN PEMBAHASAN A. Tingkat Empati Program

Malang

Berdasarkan hasil pen Bimbingan dan Konseling Un mahasiswa mahasiswa Progra 6,8% siswa mahasiwa berada Bimbingan dan Konseling Uni

0 20 40 60 80

Tingkat Empati Mahasiswa

Tinggi

ar 0,949. Hal ini menunjukkan bahwa skala empati ada 0.

ini adalah seluruh mahasiswa Program Studi Bimbingan ikan Universitas Kanjuruhan Malang angkatan 2013, ang

el 2. Jumlah Mahasiswa Program Studi Bimbingan dan

Angkatan Jumlah

2013 73

2014 70

2015 71

Total 215

litian yang akan diambil adalah apabila subjek kuran penelitian merupakan penelitian populasi. Tetapi, jik u 20-25% atau lebih (Arikunto: 2006). Dalam penelitia

ri jumlah keseluruhan mahasiswa Program Studi Bi alang angkatan 2013, 2014 dan 2015 yaitu sebanya

nden.

n sampel dilakukan dengan metode teknik sampling ertimbangan tertentu”. Teknik ini bisa diartikan sebagai terlebih dahulu jumlah sampel yang hendak diambil, ke an tujuan-tujuan tertentu, asalkan tidak menyimpang d ). Sampel dalam penelitian ini adalah mahasiswa Progr

angkatan 2014, angkatan 2015.Untuk menjawab perta Program Studi Bimbingan dan Konseling Universitas Ka

n statistik deskriptif kurva normal, dengan menentuk tik. Kemudian dibuat kategori berdasarkan skor dalam re

yang berada di dalam kategori tertentu di hitung persen Untuk membuktikan hipotesis penelitian tentang pe imbingan dan Konseling Universitas Kanjuruhan Mala h dengan mengunakan rumus uji beda dua Mean (Uji - t)

AN

ram Studi Bimbingan dan Konseling Mahasiswa Un

enelitian diperoleh data sebagai berikut: 57,5% ma Universitas Kanjuruhan Malang berada pada tingka ram Studi Bimbingan dan Konseling berada pada ting da pada tingkat empati rendah. Sehingga rata-rata m niversitas Kanjuruhan Malang berada pada tingkat emp

Tingkat Empati

Tingkat Empati Mahasiswa

Tinggi Sedang Rendah

adalah reliabel, karena nilai

gan dan Konseling Fakultas angkatan 2014 dan angkatan

an Konseling

rang dari 100, lebih baik jika subjeknya besar, dapat litian ini sampel yang akan Bimbingan dan Konseling yak 53,75 responden atau

ling purposive yaitu “teknik ai suatu proses pengambilan kemudian pemilihan sampel g dari ciri-ciri sampel yang ogram Studi Bimbingan dan rtanyaan penelitian tentang s Kanjuruhan Malang, data tukan Mean (rata-rata) dan rentangan jumlah skor rata-sentase mahasiswa yang ada perbedaan tingkat empati alang berdasarkanangkatan - t) dan annova.

Universitas Kanjuruhan

(4)

B. Tingkat Empati Program Malang Berdasarkan ang

Hasil penelitian ini me empatitinggi, 61,3 % Mahasis empati rendah.Dapat disimpu banyak adalah mahasiswa yan diperoleh hasil sebagai beriku berada pada tingkat empatised bahwa mahasiswa yang memp tingkat empati tinggi (82,6 %). Hasil penelitian untuk A empati tinggi, 35,4 % Mahasis empati rendah. Dapat disimpu mahasiswa yang berada dalam dua sampel independen men signifikansi 0, 456 < 0,05 ma Tingkat Empati Program Stud Kanjuruhan Malang berdasarka

C. Tingkat Empati Program Malang Berdasarkan Jen

Hasil penelitian tentan Universitas Kanjuruhan Malan pada tingkat empati tinggi, da tingkat empati rendah untuk m mahasiswa wanita berada pada menunjukkan 41,9% berada p empati sedang, dan 2,3% mah disimpulkan bahwa rata-rata m menggunakan uji t dua sampe 027. Oleh karena signifikansi signifikan antara Tingkat Em Kanjuruhan Malang berdasarka

PEMBAHASAN

Empati memainkan pera melihat sesuatu melalui cara pa dirinya sendiri dan mengambi yang menjadi masalah orang la konselor terhadap konseli, beru dirinya sendiri lebur didalam pengertian, dan pengalaman em apa adanya, tidak melakukan p

Berdasarkan hasil pen Konseling Universitas Kanjuru karena pengalaman yang dip individu pada saat ia mengam Empati dibangun pada lingku terampil kita dalam memaham yaitu sosialisasi yang memung untuk melihat sesuatu dari sud banyak membantu orang lain d Perbedaanbudaya dapa perempuan, pernyataan ini didu empati berdasarkan gender m empatik daripada pria. Penelitia

ram Studi Bimbingan dan Konseling Mahasiswa Un ngkatannya

enggambarkan bahwa 34,3 % Mahasiswa angkatan 2 siswa berada pada tingkat empatisedang, 4,4 % Mahasi pulkan bahwa mahasiswa angkatan 2013 yang memp ang berada dalam kategori tingkat empatisedang (61,3% ikut 82,6 % Mahasiswa berada pada tingkat empati tin sedang, 4,7% Mahasiswa berada pada tingkat empatiren punyai prosentase paling banyak adalah mahasiswa yan ).

k Angkatan 2015 adalah sebagai berikut 53,6% Mahas siswa berada pada tingkat empati sedang, 11 % Mahas pulkan bahwa mahasiswa yang mempunyai prosentas m kategori tingkat empati tinggi (53,6%). Pengujian hip enunjukkan t hitung adalah 0,371 dengan signifika maka diperoleh kesimpulan bahwa tidak ada perbedaa udi Bimbingan dan Konseling Mahasiswa Fakultas Ilmu rkan angkatannya

ram Studi Bimbingan dan Konseling Mahasiswa Un enis Kelamin

tang Tingkat Empati Program Studi Bimbingan dan lang berdasarkan jenis kelamin menunjukkan 63,2% m dan 34,1% mahasiswa wanita berada pada tingkat em mahasiswa wanita sebesar (2,7%). Demikian dapat disi ada tingkat empati sangat tinggi (63,2%). Sedangkan u a pada tingkat empati tinggi, 54,8% mahasiswa laki-la

ahasiswa laki-laki berada pada tingkat empati rendah. mahasiswa berada pada tingkat empati sedang yaitu 54 pel independen menunjukkan nilai t hitung adalah -2,77 nsi 0, 027 < 0,05 maka diperoleh kesimpulan bahwa

Empati Program Studi Bimbingan dan Konseling rkan jenis kelamin

eran penting dalam hubungan pribadi. Empati menunjuk pandang dan perasaan orang lain. Empati berupaya untu bil perspektif orang lain, sehingga orang dapat mengeta g lain.Dalam proses konseling, empati merupakan sikap

erupa kesediaan konselor untuk menempatkan dirinya p lamnya, sehingga konselor dapat melihat realita denga

emosional pribadi konseli. Ini dapat terjadi jika konselo n penilaian atau menghakimi.

enelitian menggambarkan bahwa mahasiswa Program juruhan Malang memiliki tingkat empati yang tinggi, h diperoleh mahasiswa Menurut Davis (1983) empati

amati pengalaman orang lain yang terdiri dari kompo gkup kesadaran, sehingga makin terbuka terhadap em

ami perasaan orang lain. Terdapat beberapa faktor yan ngkinkan seseorang mengalami sejumlah emosi orang la sudut pandang orang lain dan proses belajar yang mend n dengan cara yang lebih tepat.

pat mengakibatkan perbedaan tingkat empati antara idukung oleh penelitian yang dilakukan oleh Martha (19 mengungkapkan bahwa ada steoreotype budaya lama nelitian lain yang dilakukan oleh Webb dan Tousain

Universitas Kanjuruhan

n 2013 berada pada tingkat asiswa berada pada tingkat mpunyai prosentase paling ,3%). Untuk angkatan 2014 i tinggi, 12,7 % Mahasiswa tirendah.Dapat disimpulkan yang berada dalam kategori

asiswa berada pada tingkat asiswa berada pada tingkat tase paling banyak adalah hipotesis menggunakan uji t ikansi 0,456. Oleh karena aan yang signifikan antara lmu Pendidikan Universitas

Universitas Kanjuruhan

dan Konseling Mahasiswa mahasiswa wanita berada empati sedang. Sedangkan isimpulkan bahwa rata-rata untuk mahasiswa laki-laki ki-laki berada pada tingkat ah. Dengan demikian dapat 54,8%. Pengujian hipotesis ,779 dengan signifikansi 0, a terdapat perbedaan yang g Mahasiswa Universitas

juk pada kemampuan untuk ntuk melepaskan perspektif getahui dan memahami apa ap positif yang ditunjukkan a pada posisi konseli, tanpa ngan cara, sudut pandang, elor dapat menerima konseli

ram Studi Bimbingan dan i, hal tersebut dapat terjadi ti merupakan suatu reaksi ponen kognitif dan afektif. emosi kita sendiri, makin ang mempengaruhi empati g lain, kemampuan kognitif endorong siswa untuk lebih

(5)

mengatakan bahwa beberapa perilaku prososial dan empati menunjukkan bahwa wanita le 1983; Lennon & Eisenberg, 19

SIMPULAN DAN SARAN Berdasarkan hasil pen Bimbingan dan Konseling Un mahasiswa mahasiswa Program siswa mahasiwa berada pada tin mahasiswa Program Studi Bim 2) Ada perbedaan yang sign Universitas Kanjuruhan Malan Saran penelitian 1) Bag awal dalam pengembangan peningkatan, pemeliharaan e Kanjuruhan Malang Universita ditemukan pada penelitian ini dalam mengembangkan progra Universitas Kanjuruhan Malan ditemukan pada penelitian ini d penelitian lanjutan di lingkup y

DAFTAR RUJUKAN ABKIN. 2007.Penataan Pend

Jalur Pendidikan Forma Andangsari. 2010.Perilaku Ke

Di Jakarta.Jurnal Hum Arikunto, S. 2006.Prosedur P

Corey, G.2005.Teori Dan Praktek Konseling & Psikoterapi. Bandung: Pt Refika Aditama

Davis, M.H. 1983.Measuring Personality and Social Psycholo Handari. 2016.Empati Sebaga

Lentera. Vol XVIII. No Irimia C. 2010.Empathy As A Volume 2. Romanian So Jones. 2011.Teori dan Praktik Latipun. 2001.Psikologi Konse Mudjijanti. 2012.Pengaruh M

Widya Warta No 2 176-Sugiyono. 2011.Metode Penelitia Toussant L, Webb JR. 2015.Ge

Soc Psychol; 145; 673-6

a penelitian menunjukkan bahwa anak perempuan leb ati terhadap orang lain, dibandingkan anak laki-laki. pe ita lebih empatik dan relasional daripada pria (misalny

1987).

enelitian ini dapat disimpulkan bahwa 1) 57,5% m Universitas Kanjuruhan Malang berada pada tingk ram Studi Bimbingan dan Konseling berada pada tingkat

a tingkat empati rendah; 2) Tidak ada perbedaan yang imbingan dan Konseling Universitas Kanjuruhan Mala ignifikan tingkat empati mahasiswa Program Studi B lang berdasarkan jenis kelamin

agi Lembaga, dapat memanfaatkan hasil penelitian ini n program-program jangka pendek maupun jangka empati mahasiswa Program Studi Bimbingan dan rsitas Kanjuruhan Malang ; 2) Bagi Pusat Konseling da ini dapat menjadi informasi awal bagi Pusat Konselin gram-program peningkatan mahasiswa Program Studi B lang Universitas Kanjuruhan Malang.; 3) Bagi Penelitia ini dapat menjadi informasi awal bagi tim peneliti untuk m

p yang lebih luas berkenaan dengan aspek empati.

ndidikan Profesional Konselor dan Layanan Bimbingan rmal. Jakarta : Depdiknas.

Kerja Guru Bimbingan dan Konseling Laki-Laki dan Pe Humaniora. Vol 1. No 1 49-60.

r Penelitian Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: Rineka C

Corey, G.2005.Teori Dan Praktek Konseling & Psikoterapi. Bandung: Pt Refika Aditama

ing Individual Differences in Empathy. Journal of hology. Vol 132. No. 2 397-410.

gai Pengembangan Seni Konseling Untuk Efektifitas Pela No 1 49-63.

A Source Of Attitude Change. Contemporary Readings in Society of Psychoanalysis.

tik Konseling dan Terapi. Yogyakart: Pustaka Pelajar. nseling.Malang: UMM Press

Motivasi dan Sikap Empati Konselor Terhadap Keberha 76-194.

nelitian Kuantitatif, kualitatif dan R & D. Bandung: Alfa .Gender Differences In The Relationship Between Emph

3-685

lebih banyak menunjukkan penelitian sebelumnya juga nya, Eisenberg & Lennon,

mahasiswa Program Studi gkat empati tinggi, 35,7% kat empati sedang, dan 6,8% ng signifikan tingkat empati alang berdasarkan angkatan i Bimbingan dan Konseling

ni sebagai sumber informasi ka panjang dalam rangka dan Konseling Universitas dan Testing, data-data yang ling dan Testing khususnya i Bimbingan dan Konseling litian lanjut, data-data yang k mengembangkan berbagai

an dan Konseling dalam

Perempuan Tingkat SLTA

a Cipta.

Corey, G.2005.Teori Dan Praktek Konseling & Psikoterapi. Bandung: Pt Refika Aditama

Pelayanan Konseling.

s in Law and Social Justice

.

rhasilan Proses Konseling.

lfabeta.

Figur

Tabel el 2. Jumlah Mahasiswa Program Studi Bimbingan dan an Konseling
Tabel el 2 Jumlah Mahasiswa Program Studi Bimbingan dan an Konseling. View in document p.3

Referensi

Memperbarui...