NOMOR 34 TAHUN 2000 TENTANG PERUBAHAN ATAS UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 18 TAHUN 1997 PAJAK DAERAH DAN RETRIBUSI DAERAH

Teks penuh

(1)

TENTANG

TENTANG

PERUBAHAN ATAS UNDANG

PERUBAHAN ATAS UNDANG

-

-

UNDANG

UNDANG

REPUBLIK INDONESIA

REPUBLIK INDONESIA

NOMOR 18 TAHUN 1997

NOMOR 18 TAHUN 1997

TENTANG

TENTANG

PAJAK DAERAH DAN RETRIBUSI DAERAH

PAJAK DAERAH DAN RETRIBUSI DAERAH

UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA

NOMOR 34 TAHUN 2000

UNDANG

UNDANG

-

-

UNDANG REPUBLIK INDONESIA

UNDANG REPUBLIK INDONESIA

NOMOR 34 TAHUN 2000

(2)

ADALAH

ADALAH

PUNGUTAN DAERAH SEBAGAI

PUNGUTAN DAERAH SEBAGAI

PEMBAYARAN ATAS JASA

PEMBAYARAN ATAS JASA

ATAU PEMBERIAN IZIN

ATAU PEMBERIAN IZIN

TERTENTU YANG KHUSUS

TERTENTU YANG KHUSUS

DISEDIAKAN DAN/ATAU

DISEDIAKAN DAN/ATAU

DIBERIKAN OLEH

DIBERIKAN OLEH

PEMERINTAH DAERAH UNTUK

PEMERINTAH DAERAH UNTUK

KEPENTINGAN ORANG

KEPENTINGAN ORANG

PRIBADI ATAU BADAN

PRIBADI ATAU BADAN

RETRIBUSI DAERAH

(3)

ADALAH

ADALAH

ORANG PRIBADI ATAU

ORANG PRIBADI ATAU

BADAN YANG MENURUT

BADAN YANG MENURUT

PERATURAN PERUNDANG

PERATURAN PERUNDANG

-

-UNDANGAN RETRIBUSI

UNDANGAN RETRIBUSI

DIWAJIBKAN UNTUK

DIWAJIBKAN UNTUK

MELAKUKAN PEMBAYARAN

MELAKUKAN PEMBAYARAN

RETRIBUSI, TERMASUK

RETRIBUSI, TERMASUK

PEMUNGUT ATAU

PEMUNGUT ATAU

PEMOTONG RETRIBUSI

PEMOTONG RETRIBUSI

TERTENTU

TERTENTU

WAJIB RETRIBUSI

WAJIB RETRIBUSI

(4)

RETRIBUSI DIBAGI ATAS

RETRIBUSI DIBAGI ATAS

TIGA GOLONGAN :

TIGA GOLONGAN :

A. RETRIBUSI JASA UMUM;

A. RETRIBUSI JASA UMUM;

B. RETRIBUSI JASA

B. RETRIBUSI JASA

USAHA;

USAHA;

C. RETRIBUSI PERIZINAN

C. RETRIBUSI PERIZINAN

TERTENTU

TERTENTU

GOLONGAN RETRIBUSI

GOLONGAN RETRIBUSI

(5)

ADALAH

ADALAH

SUATU JANGKA WAKTU

SUATU JANGKA WAKTU

TERTENTU YANG

TERTENTU YANG

MERUPAKAN BATAS WAKTU

MERUPAKAN BATAS WAKTU

BAGI WAJIB RETRIBUSI

BAGI WAJIB RETRIBUSI

UNTUK MEMANFAATKAN

UNTUK MEMANFAATKAN

JASA DAN PERIZINAN

JASA DAN PERIZINAN

TERTENTU DARI

TERTENTU DARI

PEMERINTAH DAERAH YANG

PEMERINTAH DAERAH YANG

BERSANGKUTAN

BERSANGKUTAN

MASA RETRIBUSI

(6)

DISINGKAT SKRD, ADALAH

DISINGKAT SKRD, ADALAH

SURAT KETETAPAN

SURAT KETETAPAN

RETRIBUSI YANG

RETRIBUSI YANG

MENENTUKAN BESARNYA

MENENTUKAN BESARNYA

POKOK RETRIBUSI.

POKOK RETRIBUSI.

SURAT KETETAPAN

SURAT KETETAPAN

RETRIBUSI DAERAH

RETRIBUSI DAERAH

(7)

ADALAH

ADALAH

KEGIATAN PEMERINTAH

KEGIATAN PEMERINTAH

DAERAH BERUPA USAHA

DAERAH BERUPA USAHA

DAN PELAYANAN YANG

DAN PELAYANAN YANG

MENYEBABKAN BARANG,

MENYEBABKAN BARANG,

FASILITAS, ATAU

FASILITAS, ATAU

KEMANFAATAN LAINNYA

KEMANFAATAN LAINNYA

YANG DAPAT DINIKMATI

YANG DAPAT DINIKMATI

OLEH ORANG PRIBADI ATAU

OLEH ORANG PRIBADI ATAU

BADAN

BADAN

JASA

(8)

ADALAH

ADALAH

JASA YANG DISEDIAKAN

JASA YANG DISEDIAKAN

ATAU DIBERIKAN OLEH

ATAU DIBERIKAN OLEH

PEMERINTAH DAERAH

PEMERINTAH DAERAH

UNTUK TUJUAN

UNTUK TUJUAN

KEPENTINGAN DAN

KEPENTINGAN DAN

KEMANFAATAN UMUM

KEMANFAATAN UMUM

SERTA DAPAT DINIKMATI

SERTA DAPAT DINIKMATI

OLEH ORANG PRIBADI

OLEH ORANG PRIBADI

ATAU BADAN.

ATAU BADAN.

JASA UMUM

(9)

► 1.1. RETRIBUSI JASA UMUM BERSIFAT BUKAN PAJAK DAN BERSIFAT BUKAN RETRIBUSI JASA UMUM BERSIFAT BUKAN PAJAK DAN BERSIFAT BUKAN

RETRIBUSI JASA USAHA ATAU RETRIBUSI PERIZINANTERTENTU; RETRIBUSI JASA USAHA ATAU RETRIBUSI PERIZINANTERTENTU;

► 2.2. JASA YANG BERSANGKUTAN MERUPAKAN KEWENANGAN DAERAH JASA YANG BERSANGKUTAN MERUPAKAN KEWENANGAN DAERAH

DALAM RANGKA PELAKSANAAN DESENTRALISASI; DALAM RANGKA PELAKSANAAN DESENTRALISASI;

► 3.3. JASA TERSEBUT MEMBERI MANFAAT KHUSUS BAGI ORANG PRIBADI JASA TERSEBUT MEMBERI MANFAAT KHUSUS BAGI ORANG PRIBADI

ATAU BADAN YANG DIHARUSKAN MEMBAYAR RETRIBUSI, DI SAMPING ATAU BADAN YANG DIHARUSKAN MEMBAYAR RETRIBUSI, DI SAMPING UNTUK MELAYANI KEPENTINGAN DAN KEMANFAATAN UMUM;

UNTUK MELAYANI KEPENTINGAN DAN KEMANFAATAN UMUM;

► 4.4. JASA TERSEBUT LAYAK UNTUK DIKENAKAN RETRIBUSI;JASA TERSEBUT LAYAK UNTUK DIKENAKAN RETRIBUSI; ►

► 5.5. RETRIBUSI TIDAK BERTENTANGAN DENGAN KEBIJAKAN NASIONAL RETRIBUSI TIDAK BERTENTANGAN DENGAN KEBIJAKAN NASIONAL

MENGENAI PENYELENGGARAANNYA; MENGENAI PENYELENGGARAANNYA;

► 6.6. RETRIBUSI DAPAT DIPUNGUT SECARA EFEKTIF DAN EFISIEN, SERTA RETRIBUSI DAPAT DIPUNGUT SECARA EFEKTIF DAN EFISIEN, SERTA

MERUPAKAN SALAH SATU SUMBER PENDAPATAN DAERAH YANG POTENSIAL; MERUPAKAN SALAH SATU SUMBER PENDAPATAN DAERAH YANG POTENSIAL; DAN

DAN

► 7.7. PEMUNGUTAN RETRIBUSI MEMUNGKINKAN PENYEDIAAN JASA PEMUNGUTAN RETRIBUSI MEMUNGKINKAN PENYEDIAAN JASA

TERSEBUT DENGAN TINGKAT DAN/ATAU KUALITAS PELAYANAN YANG LEBIH TERSEBUT DENGAN TINGKAT DAN/ATAU KUALITAS PELAYANAN YANG LEBIH BAIK.

BAIK.

RETRIBUSI JASA UMUM

RETRIBUSI JASA UMUM

(10)

► OBYEK RETRIBUSI JASA UMUM ADALAH PELAYANAN YANG DISEDIAKAN ATAU OBYEK RETRIBUSI JASA UMUM ADALAH PELAYANAN YANG DISEDIAKAN ATAU

DIBERIKAN PEMERINTAH DAERAH UNTUK TUJUAN DIBERIKAN PEMERINTAH DAERAH UNTUK TUJUAN

► KEPENTINGAN ATAU KEMANFAATAN UMUM SERTA DAPAT DINIKMATI OLEH ORAKEPENTINGAN ATAU KEMANFAATAN UMUM SERTA DAPAT DINIKMATI OLEH ORANG NG

PRIBADI ATAU BADAN. PRIBADI ATAU BADAN.

► (2) JENIS -(2) JENIS -JENIS RETRIBUSI JASA UMUM ADALAH : JENIS RETRIBUSI JASA UMUM ADALAH : ►

► A. RETRIBUSI PELAYANAN KESEHATAN; A. RETRIBUSI PELAYANAN KESEHATAN; ►

► B. RETRIBUSI PELAYANAN PERSAMPAHAN/KEBERSIHAN; B. RETRIBUSI PELAYANAN PERSAMPAHAN/KEBERSIHAN; ►

► C. RERTIBUSI PENGGANTIAN BIAYA CETAK KARTU TANDA PENDUDUK DAN AKTE C. RERTIBUSI PENGGANTIAN BIAYA CETAK KARTU TANDA PENDUDUK DAN AKTE

CATATAN SIPIL; CATATAN SIPIL;

► D. RETRIBUSI PELAYANAN PEMAKAMAN DAN PENGABUAN MAYAT; D. RETRIBUSI PELAYANAN PEMAKAMAN DAN PENGABUAN MAYAT; ►

► E. RETRIBUSI PARKIR DI TEPI JALAN UMUM; E. RETRIBUSI PARKIR DI TEPI JALAN UMUM; ►

► F. RETRIBUSI PASAR; F. RETRIBUSI PASAR; ►

► G. RETRIBUSI AIR BERSIH; G. RETRIBUSI AIR BERSIH; ►

► H. RETRIBUSI PENGUJIAN KENDARAAN BERMOTOR; H. RETRIBUSI PENGUJIAN KENDARAAN BERMOTOR; ►

► I. RETRIBUSI PEMERIKSAAN ALAT PEMADAM KEBAKARAN; I. RETRIBUSI PEMERIKSAAN ALAT PEMADAM KEBAKARAN; ►

► J. RETRIBUSI PENGGANTIAN BIAYA CETAK PETA; J. RETRIBUSI PENGGANTIAN BIAYA CETAK PETA; ►

► K. RETRIBUSI PENGUJIAN KAPAL PERIKANAN.K. RETRIBUSI PENGUJIAN KAPAL PERIKANAN.

OBYEK RETRIBUSI JASA UMUM

OBYEK RETRIBUSI JASA UMUM

(11)

ADALAH JASA YANG DISEDIAKAN OLEH

ADALAH JASA YANG DISEDIAKAN OLEH

PEMERINTAH DAERAH DENGAN MENGANUT

PEMERINTAH DAERAH DENGAN MENGANUT

PRINSIP

PRINSIP

-

-

PRINSIP KOMERSIAL KARENA

PRINSIP KOMERSIAL KARENA

PADA DASARNYA DAPAT PULA DISEDIAKAN

PADA DASARNYA DAPAT PULA DISEDIAKAN

OLEH SEKTOR SWASTA

OLEH SEKTOR SWASTA

JASA USAHA

(12)

:

:

1.

1.

RETRIBUSI JASA USAHA BERSIFAT BUKAN

RETRIBUSI JASA USAHA BERSIFAT BUKAN

PAJAK DAN BERSIFAT BUKAN RETRIBUSI JASA

PAJAK DAN BERSIFAT BUKAN RETRIBUSI JASA

UMUM ATAU RETRIBUSI PERIZINAN TERTENTU;

UMUM ATAU RETRIBUSI PERIZINAN TERTENTU;

DAN

DAN

2.

2.

JASA YANG BERSANGKUTAN ADALAH JASA

JASA YANG BERSANGKUTAN ADALAH JASA

YANG BERSIFAT KOMERSIAL YANG SEYOGYANYA

YANG BERSIFAT KOMERSIAL YANG SEYOGYANYA

DISEDIAKAN OLEH SEKTOR SWASTA TETAPI

DISEDIAKAN OLEH SEKTOR SWASTA TETAPI

BELUM MEMADAI ATAU TERDAPATNYA HARTA

BELUM MEMADAI ATAU TERDAPATNYA HARTA

YANG DIMILIKI/DIKUASAI DAERAH YANG BELUM

YANG DIMILIKI/DIKUASAI DAERAH YANG BELUM

DIMANFAATKAN SECARA PENUH OLEH

DIMANFAATKAN SECARA PENUH OLEH

PEMERINTAH DAERAH

PEMERINTAH DAERAH

RETRIBUSI JASA USAHA

(13)

► OBYEK RETRIBUSI JASA USAHA ADALAH PELAYANAN YANG DISEDIAKAN OLEHOBYEK RETRIBUSI JASA USAHA ADALAH PELAYANAN YANG DISEDIAKAN OLEH

PEMERINTAH DAERAH DENGAN MENGANUT PEMERINTAH DAERAH DENGAN MENGANUT

► PRINSIP KOMERSIAL KARENA PELAYANAN TERSEBUT BELUM CUKUP DISEDIAKAN OLEH PRINSIP KOMERSIAL KARENA PELAYANAN TERSEBUT BELUM CUKUP DISEDIAKAN OLEH

SWASTA. SWASTA.

► (2) JENIS -(2) JENIS -JENIS RETRIBUSI JASA USAHA ADALAH: JENIS RETRIBUSI JASA USAHA ADALAH: ►

► A. RETRIBUSI PEMAKAIAN KEKAYAAN DAERAH; A. RETRIBUSI PEMAKAIAN KEKAYAAN DAERAH; ►

► B. RETRIBUSI PASAR GROSIR DAN ATAU PERTOKOAN; B. RETRIBUSI PASAR GROSIR DAN ATAU PERTOKOAN; ►

► C. RETRIBUSI TERMINAL; C. RETRIBUSI TERMINAL; ►

► D. RETRIBUSI TEMPAT KHUSUS PARKIR; D. RETRIBUSI TEMPAT KHUSUS PARKIR; ►

► E. RETRIBUSI TEMPAT PENITIPAN ANAK; E. RETRIBUSI TEMPAT PENITIPAN ANAK; ►

► F. RETRIBUSI TEMPAT PENGINAPAN/PESANGGRAHAN/VILLA; F. RETRIBUSI TEMPAT PENGINAPAN/PESANGGRAHAN/VILLA; ►

► G. RETRIBUSI PENYEDOTAN KAKUS; G. RETRIBUSI PENYEDOTAN KAKUS; ►

► H. RETRIBUSI RUMAH POTONG HEWAN; H. RETRIBUSI RUMAH POTONG HEWAN; ►

► I. RETRIBUSI TEMPAT PENDARATAN KAPAL; I. RETRIBUSI TEMPAT PENDARATAN KAPAL; ►

► J. RETRIBUSI TEMPAT REKREASI DAN OLAH RAGA; J. RETRIBUSI TEMPAT REKREASI DAN OLAH RAGA; ►

► K. RETRIBUSI PENYEBERANGAN DI ATAS AIR; K. RETRIBUSI PENYEBERANGAN DI ATAS AIR; ►

► L. RETRIBUSI PENGOLAHAN LIMBAH CAIR; L. RETRIBUSI PENGOLAHAN LIMBAH CAIR; ►

► M. RETRIBUSI PENJUALAN PRODUKSI USAHA DAERAH.M. RETRIBUSI PENJUALAN PRODUKSI USAHA DAERAH.

OBYEK RETRIBUSI JASA USAHA

OBYEK RETRIBUSI JASA USAHA

(14)

ADALAH KEGIATAN TERTENTU PEMERINTAH

ADALAH KEGIATAN TERTENTU PEMERINTAH

DAERAH DALAM RANGKA PEMBERIAN IZIN

DAERAH DALAM RANGKA PEMBERIAN IZIN

KEPADA ORANG PRIBADI ATAU BADAN YANG

KEPADA ORANG PRIBADI ATAU BADAN YANG

DIMAKSUDKAN UNTUK PEMBINAAN,

DIMAKSUDKAN UNTUK PEMBINAAN,

PENGATURAN, PENGENDALIAN DAN

PENGATURAN, PENGENDALIAN DAN

PENGAWASAN ATAS KEGIATAN, PEMANFAATAN

PENGAWASAN ATAS KEGIATAN, PEMANFAATAN

RUANG, PENGGUNAAN SUMBER DAYA ALAM,

RUANG, PENGGUNAAN SUMBER DAYA ALAM,

BARANG, PRASARANA, SARANA ATAU FASILITAS

BARANG, PRASARANA, SARANA ATAU FASILITAS

TERTENTU GUNA MELINDUNGI KEPENTINGAN

TERTENTU GUNA MELINDUNGI KEPENTINGAN

UMUM DAN MENJAGA KELESTARIAN

UMUM DAN MENJAGA KELESTARIAN

LINGKUNGAN

LINGKUNGAN

PERIZINAN TERTENTU

(15)

► OBYEK RETRIBUSI PERIZINAN TERTENTU ADALAH KEGIATAN TERTENTU OBYEK RETRIBUSI PERIZINAN TERTENTU ADALAH KEGIATAN TERTENTU

PEMERINTAH DAERAH DALAM RANGKA PEMBERIAN IZIN PEMERINTAH DAERAH DALAM RANGKA PEMBERIAN IZIN

► KEPADA ORANG PRIBADI ATAU BADAN YANG DIMAKSUDKAN UNTUK KEPADA ORANG PRIBADI ATAU BADAN YANG DIMAKSUDKAN UNTUK

PEMBINAAN, PENGATURAN, PENGENDALIAN DAN PEMBINAAN, PENGATURAN, PENGENDALIAN DAN

► PENGAWASAN ATAS KEGIATAN, PEMANFAATAN RUANG, PENGGUNAAN PENGAWASAN ATAS KEGIATAN, PEMANFAATAN RUANG, PENGGUNAAN

SUMBER DAYA ALAM, BARANG, PRASARANA, SARANA, ATAU SUMBER DAYA ALAM, BARANG, PRASARANA, SARANA, ATAU

► FASILITAS TERTENTU GUNA MELINDUNGI KEPENTINGAN UMUM DAN FASILITAS TERTENTU GUNA MELINDUNGI KEPENTINGAN UMUM DAN

MENJAGA KELESTARIAN LINGKUNGAN. MENJAGA KELESTARIAN LINGKUNGAN.

► (2) JENIS -(2) JENIS -JENIS RETRIBUSI PERIZINAN TERTENTU ADALAH: JENIS RETRIBUSI PERIZINAN TERTENTU ADALAH: ►

► A. RETRIBUSI IZIN PERUNTUKAN PENGGUNAAN TANAH; A. RETRIBUSI IZIN PERUNTUKAN PENGGUNAAN TANAH; ►

► B. RETRIBUSI IZIN MENDIRIKAN BANGUNAN; B. RETRIBUSI IZIN MENDIRIKAN BANGUNAN; ►

► C. RETRIBUSI IZIN TEMPAT PENJUALAN MINUMAN BERALKOHOL; C. RETRIBUSI IZIN TEMPAT PENJUALAN MINUMAN BERALKOHOL; ►

► D. RETRIBUSI IZIN GANGGUAN; D. RETRIBUSI IZIN GANGGUAN; ►

► E. RETRIBUSI IZIN TRAYEK; E. RETRIBUSI IZIN TRAYEK;

► F. RETRIBUSI IZIN PENGAMBILAN HASIL HUTAN IKUTAN;F. RETRIBUSI IZIN PENGAMBILAN HASIL HUTAN IKUTAN;

OBYEK RETRIBUSI PERIZINAN

OBYEK RETRIBUSI PERIZINAN

TERTENTU

TERTENTU

(16)

:

:

1.

1.

PERIZINAN TERSEBUT TERMASUK KEWENANGAN

PERIZINAN TERSEBUT TERMASUK KEWENANGAN

PEMERINTAHAN YANG DISERAHKAN KEPADA DAERAH

PEMERINTAHAN YANG DISERAHKAN KEPADA DAERAH

DALAM RANGKA ASAS DESENTRALISASI;

DALAM RANGKA ASAS DESENTRALISASI;

2.

2.

PERIZINAN TERSEBUT BENAR-

PERIZINAN TERSEBUT BENAR

-

BENAR DIPERLUKAN

BENAR DIPERLUKAN

GUNA MELINDUNGI KEPENTINGAN UMUM; DAN

GUNA MELINDUNGI KEPENTINGAN UMUM; DAN

3.

3.

BIAYA YANG MENJADI BEBAN DAERAH DALAM

BIAYA YANG MENJADI BEBAN DAERAH DALAM

PENYELENGGARAAN IZIN TERSEBUT DAN BIAYA UNTUK

PENYELENGGARAAN IZIN TERSEBUT DAN BIAYA UNTUK

MENANGGULANGI DAMPAK NEGATIF DARI PEMBERIAN

MENANGGULANGI DAMPAK NEGATIF DARI PEMBERIAN

IZIN TERSEBUT CUKUP BESAR SEHINGGA LAYAK

IZIN TERSEBUT CUKUP BESAR SEHINGGA LAYAK

DIBIAYAI DARI RETRIBUSI PERIZINAN.

DIBIAYAI DARI RETRIBUSI PERIZINAN.

RETRIBUSI PERIZINAN TERTENTU

RETRIBUSI PERIZINAN TERTENTU

(17)

DENGAN PERATURAN DAERAH DAPAT DITETAPKAN JENIS

DENGAN PERATURAN DAERAH DAPAT DITETAPKAN JENIS

RETRIBUSI SELAIN YANG DITETAPKAN DALAM AYAT (3)

RETRIBUSI SELAIN YANG DITETAPKAN DALAM AYAT (3)

SESUAI DENGAN KEWENANGAN OTONOMINYA DAN

SESUAI DENGAN KEWENANGAN OTONOMINYA DAN

MEMENUHI KRITERIA YANG TELAH DITETAPKAN.

MEMENUHI KRITERIA YANG TELAH DITETAPKAN.

(5) HASIL PENERIMAAN JENIS RETRIBUSI TERTENTU

(5) HASIL PENERIMAAN JENIS RETRIBUSI TERTENTU

DAERAH KABUPATEN SEBAGIAN DIPERUNTUKKAN

DAERAH KABUPATEN SEBAGIAN DIPERUNTUKKAN

KEPADA DESA.

KEPADA DESA.

(6) BAGIAN DESA SEBAGAIMANA DIMAKSUD DALAM AYAT

(6) BAGIAN DESA SEBAGAIMANA DIMAKSUD DALAM AYAT

(5) DITETAPKAN LEBIH LANJUT DENGAN PERATURAN

(5) DITETAPKAN LEBIH LANJUT DENGAN PERATURAN

DAERAH KABUPATEN DENGAN MEMPERHATIKAN ASPEK

DAERAH KABUPATEN DENGAN MEMPERHATIKAN ASPEK

KETERLIBATAN DESA DALAM PENYEDIAAN LAYANAN

KETERLIBATAN DESA DALAM PENYEDIAAN LAYANAN

TERSEBUT."

TERSEBUT."

PERATURAN DAERAH

(18)

► ) RETRIBUSI DITETAPKAN DENGAN PERATURAN DAERAH.) RETRIBUSI DITETAPKAN DENGAN PERATURAN DAERAH. ►

► (2) PERATURAN DAERAH TENTANG RETRIBUSI TIDAK DAPAT BERLAKU (2) PERATURAN DAERAH TENTANG RETRIBUSI TIDAK DAPAT BERLAKU

SURUT. SURUT.

► (3) PERATURAN DAERAH TENTANG RETRIBUSI SEKURANG-(3) PERATURAN DAERAH TENTANG RETRIBUSI SEKURANG-KURANGNYA KURANGNYA

MENGATUR KETENTUAN MENGENAI : MENGATUR KETENTUAN MENGENAI :

► A. NAMA, OBJEK, DAN SUBJEK RETRIBUSI;A. NAMA, OBJEK, DAN SUBJEK RETRIBUSI; ►

► B. GOLONGAN RETRIBUSI SEBAGAIMANA DIMAKSUD DALAM PASAL 18 AYAT B. GOLONGAN RETRIBUSI SEBAGAIMANA DIMAKSUD DALAM PASAL 18 AYAT

(2); (2);

► C. CARA MENGUKUR TINGKAT PENGGUNAAN JASA YANG BERSANGKUTAN;C. CARA MENGUKUR TINGKAT PENGGUNAAN JASA YANG BERSANGKUTAN; ►

► D. PRINSIP YANG DIANUT DALAM PENETAPAN STRUKTUR DAN BESARNYA D. PRINSIP YANG DIANUT DALAM PENETAPAN STRUKTUR DAN BESARNYA

TARIF RETRIBUSI; TARIF RETRIBUSI;

► E. STRUKTUR DAN BESARNYA TARIF RETRIBUSI;E. STRUKTUR DAN BESARNYA TARIF RETRIBUSI; ►

► F. WILAYAH PEMUNGUTAN;F. WILAYAH PEMUNGUTAN; ►

► G. TATA CARA PEMUNGUTAN;G. TATA CARA PEMUNGUTAN; ►

► H. SANKSI ADMINISTRASI;H. SANKSI ADMINISTRASI; ►

► I. TATA CARA PENAGIHAN; DANI. TATA CARA PENAGIHAN; DAN

PERATURAN DAERAH

(19)

PERATURAN DAERAH TENTANG RETRIBUSI DAPAT MENGATUR

PERATURAN DAERAH TENTANG RETRIBUSI DAPAT MENGATUR

KETENTUAN MENGENAI :

KETENTUAN MENGENAI :

A.

A.

MASA RETRIBUSI;

MASA RETRIBUSI;

B.

B.

PEMBERIAN KERINGANAN, PENGURANGAN, DAN PEMBEBASAN

PEMBERIAN KERINGANAN, PENGURANGAN, DAN PEMBEBASAN

DALAM HAL

DALAM HAL-

-HAL TERTENTU ATAS POKOK RETRIBUSI DAN/ATAU

HAL TERTENTU ATAS POKOK RETRIBUSI DAN/ATAU

SANKSINYA;

SANKSINYA;

C.

C.

TATA CARA PENGHAPUSAN PIUTANG RETRIBUSI YANG

TATA CARA PENGHAPUSAN PIUTANG RETRIBUSI YANG

KEDALUWARSA.

KEDALUWARSA.

(5) PERATURAN DAERAH UNTUK JENIS-

(5) PERATURAN DAERAH UNTUK JENIS

-JENIS RETRIBUSI YANG

JENIS RETRIBUSI YANG

TERGOLONG DALAM RETRIBUSI PERIZINAN TERTENTU HARUS

TERGOLONG DALAM RETRIBUSI PERIZINAN TERTENTU HARUS

TERLEBIH DAHULU DISOSIALISASIKAN DENGAN MASYARAKAT

TERLEBIH DAHULU DISOSIALISASIKAN DENGAN MASYARAKAT

SEBELUM DITETAPKAN.

SEBELUM DITETAPKAN.

(6) KETENTUAN MENGENAI TATA CARA DAN MEKANISME

(6) KETENTUAN MENGENAI TATA CARA DAN MEKANISME

PELAKSANAAN SOSIALISASI PERATURAN DAERAH SEBAGAIMANA

PELAKSANAAN SOSIALISASI PERATURAN DAERAH SEBAGAIMANA

DIMAKSUD DALAM AYAT (5) DITETAPKAN OLEH KEPALA DAERAH."

DIMAKSUD DALAM AYAT (5) DITETAPKAN OLEH KEPALA DAERAH."

PERATURAN DAERAH

(20)

PRINSIP DAN SASARAN DALAM PENETAPAN TARIF

PRINSIP DAN SASARAN DALAM PENETAPAN TARIF

DITENTUKAN SEBAGAI BERIKUT :

DITENTUKAN SEBAGAI BERIKUT :

A.

A.

UNTUK RETRIBUSI JASA UMUM, BERDASARKAN

UNTUK RETRIBUSI JASA UMUM, BERDASARKAN

KEBIJAKAN DAERAH DENGAN MEMPERTIMBANGKAN

KEBIJAKAN DAERAH DENGAN MEMPERTIMBANGKAN

BIAYA PENYEDIAAN JASA YANG BERSANGKUTAN,

BIAYA PENYEDIAAN JASA YANG BERSANGKUTAN,

KEMAMPUAN MASYARAKAT, DAN ASPEK KEADILAN;

KEMAMPUAN MASYARAKAT, DAN ASPEK KEADILAN;

B.

B.

UNTUK RETRIBUSI JASA USAHA, BERDASARKAN

UNTUK RETRIBUSI JASA USAHA, BERDASARKAN

PADA TUJUAN UNTUK MEMPEROLEH KEUNTUNGAN YANG

PADA TUJUAN UNTUK MEMPEROLEH KEUNTUNGAN YANG

LAYAK;

LAYAK;

C.

C.

UNTUK RETRIBUSI PERIZINAN TERTENTU,

UNTUK RETRIBUSI PERIZINAN TERTENTU,

BERDASARKAN PADA TUJUAN UNTUK MENUTUP

BERDASARKAN PADA TUJUAN UNTUK MENUTUP

SEBAGIAN ATAU SELURUH BIAYA PENYELENGGARAAN

SEBAGIAN ATAU SELURUH BIAYA PENYELENGGARAAN

PEMBERIAN IZIN YANG BERSANGKUTAN."

PEMBERIAN IZIN YANG BERSANGKUTAN."

PRINSIP PENETAPAN TARIF

(21)

DALAM RANGKA PENGAWASAN, PERATURAN DAERAH SEBAGAIMANA

DALAM RANGKA PENGAWASAN, PERATURAN DAERAH SEBAGAIMANA

DIMAKSUD DALAM PASAL 18 AYAT (4) DAN PASAL 24 AYAT (1)

DIMAKSUD DALAM PASAL 18 AYAT (4) DAN PASAL 24 AYAT (1)

DISAMPAIKAN KEPADA PEMERINTAH PALING LAMA 15 (LIMA BELAS)

DISAMPAIKAN KEPADA PEMERINTAH PALING LAMA 15 (LIMA BELAS)

HARI SETELAH DITETAPKAN.

HARI SETELAH DITETAPKAN.

(2) DALAM HAL PERATURAN DAERAH SEBAGAIMANA DIMAKSUD

(2) DALAM HAL PERATURAN DAERAH SEBAGAIMANA DIMAKSUD

DALAM AYAT (1) BERTENTANGAN DENGAN KEPENTINGAN UMUM

DALAM AYAT (1) BERTENTANGAN DENGAN KEPENTINGAN UMUM

DAN/ATAU PERATURAN PERUNDANGAN

DAN/ATAU PERATURAN PERUNDANGAN-

-UNDANGAN YANG LEBIH

UNDANGAN YANG LEBIH

TINGGI, PEMERINTAH DAPAT MEMBATALKAN PERATURAN DAERAH

TINGGI, PEMERINTAH DAPAT MEMBATALKAN PERATURAN DAERAH

DIMAKSUD.

DIMAKSUD.

(3) PEMBATALAN SEBAGAIMANA DIMAKSUD DALAM AYAT (2)

(3) PEMBATALAN SEBAGAIMANA DIMAKSUD DALAM AYAT (2)

DILAKUKAN PALING LAMA 1 (SATU) BULAN SEJAK DITERIMANYA

DILAKUKAN PALING LAMA 1 (SATU) BULAN SEJAK DITERIMANYA

PERATURAN DAERAH DIMAKSUD.

PERATURAN DAERAH DIMAKSUD.

(4) KETENTUAN SEBAGAIMANA DIMAKSUD DALAM AYAT (1) DAN

(4) KETENTUAN SEBAGAIMANA DIMAKSUD DALAM AYAT (1) DAN

AYAT (2) DILAKSANAKAN SESUAI PERATURAN PERUNDANG

AYAT (2) DILAKSANAKAN SESUAI PERATURAN PERUNDANG-

-UNDANGAN YANG BERLAKU."

UNDANGAN YANG BERLAKU."

PENGAWASAN

(22)

PEJABAT PEGAWAI NEGERI SIPIL

PEJABAT PEGAWAI NEGERI SIPIL

TERTENTU DI LINGKUNGAN PEMERINTAH

TERTENTU DI LINGKUNGAN PEMERINTAH

DAERAH DIBERI WEWENANG KHUSUS

DAERAH DIBERI WEWENANG KHUSUS

SEBAGAI UNTUK MELAKUKAN PENYIDIKAN

SEBAGAI UNTUK MELAKUKAN PENYIDIKAN

TINDAK PIDANA DI BIDANG PERPAJAKAN

TINDAK PIDANA DI BIDANG PERPAJAKAN

DAERAH ATAU RETRIBUSI, SEBAGAIMANA

DAERAH ATAU RETRIBUSI, SEBAGAIMANA

DIMAKSUD DALAM UNDANG

DIMAKSUD DALAM UNDANG

-

-

UNDANG

UNDANG

HUKUM ACARA PIDANA YANG BERLAKU

HUKUM ACARA PIDANA YANG BERLAKU

PENYIDIKAN

(23)

► WEWENANG PENYIDIK SEBAGAIMANA DIMAKSUD DALAM AYAT (1) ADALAH :WEWENANG PENYIDIK SEBAGAIMANA DIMAKSUD DALAM AYAT (1) ADALAH : ►

► A.A. MENERIMA, MENCARI, MENGUMPULKAN, DAN MENELITI KETERANGAN MENERIMA, MENCARI, MENGUMPULKAN, DAN MENELITI KETERANGAN

ATAU LAPORAN BERKENAAN DENGAN TINDAK PIDANA DI BIDANG ATAU LAPORAN BERKENAAN DENGAN TINDAK PIDANA DI BIDANG

PERPAJAKAN DAERAH DAN RETRIBUSI AGAR KETERANGAN ATAU LAPORAN PERPAJAKAN DAERAH DAN RETRIBUSI AGAR KETERANGAN ATAU LAPORAN TERSEBUT MENJADI LEBIH LENGKAP DAN JELAS;

TERSEBUT MENJADI LEBIH LENGKAP DAN JELAS;

► B.B. MENELITI, MENCARI, DAN MENGUMPULKAN KETERANGAN MENGENAI MENELITI, MENCARI, DAN MENGUMPULKAN KETERANGAN MENGENAI

ORANG PRIBADI ATAU BADAN TENTANG KEBENARAN PERBUATAN YANG ORANG PRIBADI ATAU BADAN TENTANG KEBENARAN PERBUATAN YANG DILAKUKAN SEHUBUNGAN DENGAN TINDAK PIDANA PERPAJAKAN DAERAH DILAKUKAN SEHUBUNGAN DENGAN TINDAK PIDANA PERPAJAKAN DAERAH DAN RETRIBUSI;

DAN RETRIBUSI;

► C.C. MEMINTA KETERANGAN DAN BAHAN BUKTI DARI ORANG PRIBADI MEMINTA KETERANGAN DAN BAHAN BUKTI DARI ORANG PRIBADI

ATAU BADAN SEHUBUNGAN DENGAN TINDAK PIDANA DI BIDANG ATAU BADAN SEHUBUNGAN DENGAN TINDAK PIDANA DI BIDANG PERPAJAKAN DAERAH DAN RETRIBUSI;

PERPAJAKAN DAERAH DAN RETRIBUSI;

► D.D. MEMERIKSA BUKU-MEMERIKSA BUKU-BUKU, CATATANBUKU, CATATAN--CATATAN, DAN DOKUMENCATATAN, DAN DOKUMEN-

-DOKUMEN LAIN BERKENAAN DENGAN TINDAK PIDANA DI BIDANG DOKUMEN LAIN BERKENAAN DENGAN TINDAK PIDANA DI BIDANG PERPAJAKAN DAERAH DAN RETRIBUSI;

PERPAJAKAN DAERAH DAN RETRIBUSI;

► E.E. MELAKUKAN PENGGELEDAHAN UNTUK MENDAPATKAN BAHAN BUKTI MELAKUKAN PENGGELEDAHAN UNTUK MENDAPATKAN BAHAN BUKTI

PEMBUKUAN, PENCATATAN, DAN DOKUMEN

PEMBUKUAN, PENCATATAN, DAN DOKUMEN--DOKUMEN LAIN, SERTA DOKUMEN LAIN, SERTA MELAKUKAN PENYITAAN TERHADAP BAHAN BUKTI TERSEBUT;

MELAKUKAN PENYITAAN TERHADAP BAHAN BUKTI TERSEBUT;

WEWENANG PENYIDIK

(24)

► MEMINTA BANTUAN TENAGA AHLI DALAM RANGKA PELAKSANAAN TUGAS MEMINTA BANTUAN TENAGA AHLI DALAM RANGKA PELAKSANAAN TUGAS

PENYIDIKAN TINDAK PIDANA DI BIDANG PERPAJAKAN DAERAH DAN PENYIDIKAN TINDAK PIDANA DI BIDANG PERPAJAKAN DAERAH DAN RETRIBUSI;

RETRIBUSI;

► G.G. MENYURUH BERHENTI DAN/ATAU MELARANG SESEORANG MENYURUH BERHENTI DAN/ATAU MELARANG SESEORANG

MENINGGALKAN RUANGAN ATAU TEMPAT PADA SAAT PEMERIKSAAN SEDANG MENINGGALKAN RUANGAN ATAU TEMPAT PADA SAAT PEMERIKSAAN SEDANG BERLANGSUNG DAN MEMERIKSA IDENTITAS ORANG DAN/ATAU DOKUMEN BERLANGSUNG DAN MEMERIKSA IDENTITAS ORANG DAN/ATAU DOKUMEN YANG DIBAWA SEBAGAIMANA DIMAKSUD PADA HURUF E;

YANG DIBAWA SEBAGAIMANA DIMAKSUD PADA HURUF E;

► H.H. MEMOTRET SESEORANG YANG BERKAITAN DENGAN TINDAK PIDANA MEMOTRET SESEORANG YANG BERKAITAN DENGAN TINDAK PIDANA

PERPAJAKAN DAERAH DAN RETRIBUSI; PERPAJAKAN DAERAH DAN RETRIBUSI;

► I.I. MEMANGGIL ORANG UNTUK DIDENGAR KETERANGANNYA DAN MEMANGGIL ORANG UNTUK DIDENGAR KETERANGANNYA DAN

DIPERIKSA SEBAGAI TERSANGKA ATAU SAKSI; DIPERIKSA SEBAGAI TERSANGKA ATAU SAKSI;

► J.J. MENGHENTIKAN PENYIDIKAN;MENGHENTIKAN PENYIDIKAN; ►

► K.K. MELAKUKAN TINDAKAN LAIN YANG PERLU UNTUK KELANCARAN MELAKUKAN TINDAKAN LAIN YANG PERLU UNTUK KELANCARAN

PENYIDIKAN TINDAK PIDANA DI BIDANG PERPAJAKAN DAERAH DAN PENYIDIKAN TINDAK PIDANA DI BIDANG PERPAJAKAN DAERAH DAN RETRIBUSI MENURUT HUKUM YANG BERTANGGUNG JAWAB.

RETRIBUSI MENURUT HUKUM YANG BERTANGGUNG JAWAB.

WEWENANG PENYIDIK

(25)

PENYIDIK SEBAGAIMANA DIMAKSUD

PENYIDIK SEBAGAIMANA DIMAKSUD

DALAM AYAT (1) MEMBERITAHUKAN

DALAM AYAT (1) MEMBERITAHUKAN

DIMULAINYA PENYIDIKAN DAN

DIMULAINYA PENYIDIKAN DAN

MENYAMPAIKAN HASIL PENYIDIKANNYA

MENYAMPAIKAN HASIL PENYIDIKANNYA

KEPADA PENUNTUT UMUM MELALUI

KEPADA PENUNTUT UMUM MELALUI

PENYIDIK PEJABAT POLISI NEGARA

PENYIDIK PEJABAT POLISI NEGARA

REPUBLIK INDONESIA, SESUAI DENGAN

REPUBLIK INDONESIA, SESUAI DENGAN

KETENTUAN YANG DIATUR DALAM

KETENTUAN YANG DIATUR DALAM

UNDANG

UNDANG

-

-

UNDANG HUKUM ACARA PIDANA

UNDANG HUKUM ACARA PIDANA

YANG BERLAKU."

YANG BERLAKU."

WEWENANG PENYIDIK

Figur

Memperbarui...

Related subjects :