Hal 74 dari
96
DECISION SUPPORT SYSTEM DEVELOPMENT FOR
DETERMINING THE PRECEPTOR LECTURES IN PROPOSING
INTERNSHIP ESSAY, THESIS AND FINAL PROJECT BY USING
SAW (SIMPLE ADDITIVE WEIGHTING) METHOD IN
DEPARTMENT OF COMPUTER SCIENCE, FACULTY OF
MATHEMATIC AND NATURAL SCIENCE, UNIVERSITAS
LAMPUNG
1 Anie Rose Irawati, dan 2 Harry Saptomo,
1,2
Jurusan Ilmu Komputer FMIPA Unila
Email: [email protected], [email protected]
Abstract
Paper or essay is one of graduation’s requirements for the students of Department of Computer Science, Faculty of Mathematics and Natural Science, Universitas Lampung. Papers are including Thesis (for Bachelor Degree), Final Assignment or Final Project (for Vocational Degree) and Internship Essay (for all students). In the Academic Rules of Universitas Lampung, each college student who will make a paper must be guided by a group of lectures for each type of paper that will be made. Annually, the Department of Computer Science, Universitas Lampung accepts at least 250 students for Bachelor Degree and Vocational Degree, while active lecturers teach only 20 people. This matter causes an imbalance in ratio of the number of the lectures with the number of students in Computer Science Department of Universitas Lampung and the process of assigning the lecturers as preceptor is also not easy. Therefore, to make the process of assigning lecturers for students easier, it is necessary to built a Decision Support System (DSS) using SAW or Simple Additive Weighting Method.
Hal 75 dari
96
1. Pendahuluan
Laporan Kerja Praktik, Skripsi, dan Tugas Akhir merupakan suatu karya tulis ilmiah dari hasil penelitian yang telah dilakukan melalui beberapa prosedur penelitian yang sistematis. Universitas Lampung (Unila) merupakan salah satu lembaga pendidikan yang menerapkan karya tulis sebagai salah satu syarat kelulusan bagi mahasiswa dengan tingkat pendidikan Strata Satu dan Ahli Madya. Adapun beberapa fakultas dan jurusan yang terdapat di Unila salah satunya adalah Jurusan Ilmu Komputer FMIPA (Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam) yang memiliki program studi strata satu (S1) Ilmu Komputer dan ahli madya atau D3 Manajemen Informatika. Berdasarkan peraturan akademik Unila bahwa mahasiswa yang hendak lulus harus melakukan kerja praktik dan membuat laporan hasil kerja praktik serta melakukan penelitian berupa skripsi untuk mahasiswa S1 dan Tugas Akhir untuk mahasiswa D3.
Namun berdasarkan kondisi yang ada yaitu jumlah mahasiswa yang akan mengajukan skripsi, tugas akhir dan kerja praktik selalu lebih banyak dibandingkan dengan jumlah dosen. Berdasarkan data jumlah dosen pada jurusan Ilmu Komputer terdapat 17 dosen dan terdapat 297 mahasiswa yang terdaftar, aktif pada periode tahun 2015 yang terdiri dari 218 mahasiswa S1 Ilmu Komputer dan 79 mahasiswa D3 Manajemen Informatika. Berdasarkan jumlah tersebut diketahui terdapat kesenjangan antara banyaknya dosen pengajar dengan jumlah mahasiswa.Pihak program studi juga harus mengkaji satu persatu pemenuhan kriteria dari setiap dosen untuk dipilih menjadi dosen pembimbing. Kriteria akan diselesaikan dengan perhitungan metode yang akan digunakan dengan menggunakan metode
Simple Additive Weighting.
Simple Additive Weighting (SAW) sering juga dikenal dengan istilah metode penjumlahan terbobot.
Konsep dasar metode SAW adalah mencari penjumlahan terbobot dari rating kinerja pada setiap alternatif dari semua atribut. Dalam mengadaptasi metode SAW peneliti juga menggunakan referensi dari beberapa penelitian yang terdahulu dengan perancangan sistem serupa, Sistem Pendukung Keputusan Dengan Metode Simple Additive Weighting Untuk Menentukan Dosen Pembimbing Skripsi [1], menyelesaikan pemilihan dosen pembimbing dengan cara menentukan rating kriteria- kriteria dan matriks normalisasi lalu perhitungan penjumlahan terbobot. Sehingga dapat dihasilkan nilai bobot alternative tertinggi.
1. Landasan Teori
1.1 Sistem Pendukung Keputusan (SPK)
Secara umum sistem pendukung keputusan didefiniskan sebagai bagian dari sistem informasi berbasis komputer yang berisi pengetahuan atau manajemen pengetahuan yang dipakai untuk mendukung pengambilan keputusan dalam suatu perusahaan, dapat dikatakan sebagai sistem komputer yang mengolah data menjadi informasi untuk mengambil keputusan dari masalah semiterstruktur yang spesifik. SPK atau dikenal dengan Decision Support System (DSS) pada tahun 1970-an sebagai pengganti istilah Management information system (MIS) [2].
1.1.1 Definisi Sistem
Sistem adalah suatu jaringan kerja dari prosedur-prosedur yang saling berhubungan, berkumpul bersama-sama untuk melakukan suatu kegiatan atau untuk menyelesaikan suatu sasaran yang tertentu[3].
1.1.2 Definisi Keputusan
Keputusan merupakan kegiatan memilih suatu strategi atau tindakan dalam pemecahan masalah tersebut. Tindakan memilih strategi atau aksi yang diyakini manajer akan memberikan solusi terbaik atas sesuatu itu disebut pengambilan keputusan [2].
Hal 76 dari
96
Sistem Pendukung Keputusan terdiri atas tiga komponen penting menurut [4].
1. Manajemen Data
Data management melakukan pengambilan data yang diperlukan baik dari database yang
berisi data internal maupun database yang berisi data eksternal. Jadi, fungsi komponen data
ini sebagai pengatur data-data yang diperlukan oleh Sistem Pendukung Keputusan (SPK).
2. Manajemen Model
Model Management melalui Model Base Management melakukan interkasi baik dengan
User Interface untuk mendapatkan perintah maupun Data Management untuk mendapatkan
data yang akan diolah. Jadi, tujuan dari model management adalah untuk mengubah data
yang ada pada database menjadi informasi yang berguna dalam pengambilan keputusan.
3. Antarmuka Pengguna
User interface digunakan untuk berinteraksi antara user dengan DSS, baik untuk
memasukkan informasi ke sistem maupun menampilkan informasi ke user. Karena begitu
pentingnya komponen user interface bagi suatu sistem DSS, maka harus bisa merancang
suatu user interface yang bisa mudah dipelajari dan digunakan user dan laporan yang bisa
digunakan user serta pelaporan yang bisa secara mudah dimengerti oleh pengguna.
1.2 Simple Additive Weighting (SAW)
Metode Simple Additive Weigthing (SAW) sering juga dikenal sebagai istilah metode penjumlahan terbobot. Konsep dasar metode SAW adalah mencari penjumlahan terbobot dari rating kinerja pada setiap alternatif pada semua atribut. Menurut Kusumadewi (2006), konsep dasar metode SAW adalah mencari penjumlahan terbobot dari rating kinerja pada setiap alternatif pada semua kriteria. Metode SAW membutuhkan proses normalisasi matrik keputusan (X) ke suatu skala yang dapat diperbandingkan dengan semua rating alternatif yang ada.
Adapun langkah penyelesaian dalam menggunakannya adalah.
1. Menentukan alternatif, yaitu A
i.2. Menentukan kriteria yang akan dijadikan acuan dalam pengambilan keputusan, yaitu C
j.
3. Memberikan nilai rating kecocokan setiap alternatif pada setiap kriteria.
4. Menentukan bobot preferensi atau tingkat kepentingan (W) setiap kriteria.
W = [ W1,W2,W3,…,WJ]
5. Membuat tabel rating kecocokan dari setiap alternatif pada setiap kriteria.
6. Membuat matriks keputusan (X) yang dibentuk dari tabel rating kecocokan dari setiap
alternatif pada setiap kriteria. Nilai X setiap alternatif (Ai) pada setiap kriteria (C
j) yang
sudah ditentukan, dimana, i=1,2,…m dan j=1,2,…n.
𝑋 = [
𝑥11 𝑥12⋯ 𝑥1𝑗
⋮ ⋮ ⋮
𝑥𝑖1 𝑥𝑖2⋯ 𝑥𝑖𝑗
]
7. Melakukan normalisasi matrik keputusan dengan cara menghitung nilai rating kinerja
ternormalisasi (𝑟
𝑖𝑗) dari alternatif A
ipada kriteria Cj.
𝑟𝑖𝑗= { 𝑥𝑖𝑗 𝑀𝑎𝑥𝑥𝑖𝑗 𝑖 𝑀𝑖𝑛𝑥𝑖𝑗 𝑖 𝑥𝑖𝑗
Hal 77 dari
96
𝑅 = [
𝑟11 𝑟12 𝑟13
⋮ ⋮ ⋮
𝑟𝑖1 𝑟𝑖2 𝑟𝑖3]
9. Hasil akhir nilai preferensi (𝑉
𝑖) diperoleh dari penjumlahan dari perkalian elemen baris
matrik ternormalisasi (R) dengan bobot preferensi (W) yang bersesuaian eleman kolom
matrik (W).
𝑉
𝑖= ∑ 𝑊
𝑗𝑟
𝑖𝑗 𝑛𝑗=1
Keterangan:
Vi = Nilai akhir dari alternatif
wj = Bobot yang telah ditentukan
rij = Normalisasi matriks
Nilai Vi yang lebih besar mengindikasikan bahwa alternatif Ai lebih terpilih. Hasil perhitungan nilai
Vi yang lebih besar mengindikasikan bahwa alternatif Ai merupakan alternatif terbaik [5].
2. Metodologi Penelitian
2.1 Tempat dan Waktu Penelitian
Penelitian dilakukan di Jurusan Ilmu Komputer, Fakultas Matematika Ilmu Pengetahuan Alam,
Universitas Lampung. Waktu penelitian dilakukan pada semester genap tahun ajaran
2016-2017.
2.2 Konsep Implementasi Metode SAW
Studi Kasus I : Implementasi Perhitungan Manual Metode SAW pada Skripsi
Dimisalkan mahasiswaS1 dari program studi Ilmu Komputer yang akan menentukan dosen
pembimbing skripsi telah mengajukan temanya melalui sistem informasi pengajuan tema
skripsi (Sistem Informasi Monita). Dari data yang dimasukan diperoleh data sebagai berikut:
Npm : 1117032030
Nama : Harisa Eka Septiarani Tema : Sistem Infromasi
Judul : Pengembangan Sistem Informasi Kuliah Kerja Nyata (KKN) denganAlgoritma
Greedyuntuk Menentukan
Pengelompokan Peserta KKN(Studi Kasus: Universitas Lampung)
Dari data tersebut, akan ditentukan tiga dosen terbaik untuk menjadi dosen 1, dosen pembimbing 2 dan pembahas.
Terdapat 5 variabel kriteria pada pemilihan dosen pembimbing, kriteriadibagi menjadi 5 (lima)
kriteria Kriteria Pendidikan, Kriteria Golongan, Kriteria Bidang, Kriteria Pengalaman
Pembimbing dan Kriteria Beban Bimbingan. Adapun pembobotan pada tiap 5 kriteria dalam
penentuan dosen pembimbinga skripsi seperti ditunjukan pada table 3.1 dibawah ini :
Hal 78 dari
96
Pada Tabel 3.1 C1 diinisiasikan sebagai kriteria yang telah ditentukan. Tabel 3.1 Kriteria Dosen Skripsi
No Kriteria Bobot (%) C1 Pendidikan 10 C2 Golongan 10 C3 Bidang 30% C4 Pengalaman Pembimbing 10% C5 Beban Bimbingan 40%
Setelah melakukan pembobotan kriteria, maka menentukan nilai himpunan pada kriteria,
Tabel 3.2. Himpunan Pendidikan Terakhir (C1)
No Himpunan Nilai
1 Strata 3/ Doktor ( S-3) 5
2 Strata 2/ Magister (S-2) 2,5 Tabel 3.3 Himpunan Golongan
No Himpunan Nilai 1 IV a > IV a 5 2 III d 4 3 III c 3 4 III b 2 5 III a 1
Tabel 3.4 Bidang Skripsi
No Nilai Bidang Skripsi
5 4 3 2 1 1. SC K RPL SI JAR 2. K RPL SI JAR SC 3. SI JAR K SC RPL 4. RPL SI JAR K SI 5. JAR SC K RPL SI
Tabel 3.4 merupakan tabel kriteria pendekatan NilaiBidang Skripsi dengan bobot 30%. Pada Tabel 3.4terdapat 5 kriteria pendekatan Bidang Skripsi, sebagai berikut :
Kriteria bidang pertama (C31), dengan Sistem Cerdas bernilai 5, Komputasi bernilai 4,
Rekayasa Perangkat Lunak bernilai 3, Sistem Informasi bernilai 2, dan Jaringan bernilai 1.
Kriteria bidang kedua (C32), dengan Komputasi bernilai 5, Rekayasa Perangkat Lunak
bernilai 4, Sistem Informasi bernilai 3, Jaringan bernilai 2, dan Sistem Cerdas bernilai 1.
Kriteria bidang ketiga (C33), dengan Sistem Informasi bernilai 5, dan Jaringan bernilai 4,
Komputasi bernilai 3, Sistem Cerdas bernilai 2, dan Rekayasa Perangkat Lunak bernilai 1.
Kriteria bidang keempat (C34), dengan Rekayasa Perangkat Lunak bernilai 5, Sistem
Informasi bernilai 4, dan Jaringan bernilai 3, Komputasi bernilai 2, dan Sistem Informasi
bernilai 1.
Kriteria bidang kelima (C35), dengan Jaringan bernilai 5, Sistem Cerdas bernilai 4,
Komputasi bernilai 3, Rekayasa Perangkat Lunak bernilai 2, dan Sistem Informasi bernilai 1.
Hal 79 dari
96
Tabel 3.5 Pengalaman Pembimbing
No Himpunan Nilai
1 x ≤ 5 thn 5
2 5 < x ≤ 10 thn 3
3 x >10thn 1
Tabel 3.6 Beban Bimbingan
No Himpunan Nilai
1 x ≤ 5 Orang 5
2 5< x ≤ 15 Orang 3
3 x >15 Orang 1
Menentuakan rating kecocokan setiap alternatif tiap kriteria, pada alternatif ini dosen di inisiasikan A1 sampai A12.
1. Kurnia Muludi (A1)
2. Rd. Irwan Pribadi (A2)
3. Machudor Yusman (A3)
4. Dwi Sakethi (A4)
5. Anie Rose Irawati (A5)
6. Rangga Firdaus (A6)
7. Didik Kurniawan
8. Admi Syarif
9. Aristoteles
10.
Astria Hijriani
11.
Febi Eka F
12.
Rico Andrian
Tabel 3.7 Data Penilaian Calon Dosen Pembimbing
Dosen C1 C2 C31 C32 C33 C34 C35 C4 C5
A1 S3 IV/a Nilai
5 Nilai 4 Nilai 2 Nilai 3 Nilai 1 >10thn 5< x ≤ 15 Org
A2 S2 III/c Nilai
2 Nilai 3 Nilai 5 Nilai 1 Nilai 4 >10 thn 5< x ≤ 15 Org
A3 S2 III/d Nilai
1 Nilai 5 Nilai 3 Nilai 4 Nilai 2 >10 thn 5< x ≤ 15 Org
A4 S2 III/b Nilai
1 Nilai 2 Nilai 4 Nilai 5 Nilai 3 >10 thn 5< x ≤ 15 Org
A5 S2 III/b Nilai
Hal 80 dari
96
A6 S2 III/c Nilai
4 Nilai 3 Nilai 1 Nilai 2 Nilai 5 5 < x ≤ 10 thn 5< x ≤ 15 Org
A7 S2 III/b Nilai
2 Nilai 3 Nilai 5 Nilai 1 Nilai 4 >10 thn >15Org
A8 S3 III/d Nilai
5 Nilai 4 Nilai 2 Nilai 3 Nilai 1 >10 thn 5< x ≤ 15 Org
A9 S2 III/c Nilai
1 Nilai 2 Nilai 4 Nilai 5 Nilai 3 5 < x ≤ 10 thn 5< x ≤ 15 Org
A10 S2 III/b Nilai
3 Nilai1 Nilai 5 Nilai 2 Nilai 4 5 < x ≤ 10 thn 5< x ≤ 15 Org
A11 S2 III/a Nilai
1 Nilai 5 Nilai 3 Nilai 4 Nilai 2 5 < x ≤ 10 thn 5< x ≤ 15 Org
A12 S2 III/a Nilai
5 Nilai 4 Nilai 2 Nilai 3 Nilai 1 >10 thn 5< x ≤ 15 Org
Tabel 3.8 Penilaian Kriteria Tiap Calon Dosen Pembimbing Skripsi
DOSEN C1 C2 Nilai Bidang C4 C5
C31 C32 C33 C34 C35 A1 5 5 5 4 2 3 1 1 3 A2 2,5 3 2 3 5 1 4 1 3 A3 2,5 4 1 5 3 4 2 1 3 A4 2,5 2 1 2 4 5 3 1 3 A5 2,5 2 2 3 5 1 4 3 3 A6 2,5 3 4 3 1 2 5 3 3 A7 2,5 2 2 3 5 1 4 1 1 A8 5 4 5 4 2 3 1 1 3 A9 2,5 3 1 2 4 5 3 3 3 A10 2,5 2 3 1 5 2 4 3 3 A11 2,5 1 1 5 3 4 2 3 3 A12 2,5 1 5 4 2 3 1 1 3
Tabel 3.9 Faktor Ternormalisasi
Hal 81 dari
96
C31 C32 C33 C34 C35 A1 5/5 5/5 5/5 4/5 2/5 3/5 1/5 1/3 3/3 A2 2,5/5 3/5 2/5 3/5 5/5 1/5 4/5 1/3 3/3 A3 2,5/5 4/5 1/5 5/5 3/5 4/5 2/5 1/3 3/3 A4 2,5/5 2/5 1/5 2/5 4/5 5/5 3/5 1/3 3/3 A5 2,5/5 2/5 2/5 3/5 5/5 1/5 4/5 3/3 3/3 A6 2,5/5 3/5 4/5 3/5 1/5 2/5 5/5 3/3 3/3 A7 2,5/5 2/5 2/5 3/5 5/5 1/5 4/5 1/3 1/3 A8 5/5 4/5 5/5 4/5 2/5 3/5 1/5 1/3 3/3 A9 2,5/5 3/5 1/5 2/5 4/5 5/5 3/5 3/3 3/3 A10 2,5/5 2/5 3/5 1/5 5/5 2/5 4/5 3/3 3/3 A11 2,5/5 1/5 1/5 5/5 3/5 4/5 2/5 3/3 3/3 A12 2,5/5 1/5 5/5 4/5 2/5 3/5 1/5 1/3 3/3pada Tabel 3.9 Faktor Ternormalisasi berisi nilai maksimal dari setiap dosen berdasarakan kriteria (Ci) Tabel 3.10 Hasil Ternormalisasi
DOSEN C1 C2 Nilai Bidang C4 C5 C31 C32 C33 C34 C35 A1 5/5 5/5 5/5 4/5 2/5 3/5 1/5 1/3 3/3 A2 2,5/5 3/5 2/5 3/5 5/5 1/5 4/5 1/3 3/3 A3 2,5/5 4/5 1/5 5/5 3/5 4/5 2/5 1/3 3/3 A4 2,5/5 2/5 1/5 2/5 4/5 5/5 3/5 1/3 3/3 A5 2,5/5 2/5 2/5 3/5 5/5 1/5 4/5 3/3 3/3 A6 2,5/5 3/5 4/5 3/5 1/5 2/5 5/5 3/3 3/3 A7 2,5/5 2/5 2/5 3/5 5/5 1/5 4/5 1/3 1/3 A8 5/5 4/5 5/5 4/5 2/5 3/5 1/5 1/3 3/3 A9 2,5/5 3/5 1/5 2/5 4/5 5/5 3/5 3/3 3/3 A10 2,5/5 2/5 3/5 1/5 5/5 2/5 4/5 3/3 3/3 A11 2,5/5 1/5 1/5 5/5 3/5 4/5 2/5 3/3 3/3 A12 2,5/5 1/5 5/5 4/5 2/5 3/5 1/5 1/3 3/3
Hal 82 dari
96
Proses perangkingan penentuan calon dosen pembimbing yaitu dari hasil akhir yang diperoleh dari proses perangkingan dengan penjumlahan dari perkalian matriks ternormalisasi R dengan vektor bobot sehingga diperoleh nilai terbesar yang dipilih sebagai alternatif terbaik (Ai) sebagai solusi.
Perangkingan dilakukan dengan menggunakan persamaan berikut ini: 𝑉𝑖 = ∑𝑛𝑗=1𝑊𝑗 𝑅𝑖𝑗
Keterangan:
Vi = Rangking untuk setiap alternatif Wj = Nilai bobot dari setiap kriteria Rij = Nilai ternormalisasi
Hasil alternatife untuk untuk calon dosen pembing bidang Sistem Informasi (C33) A1 = (10 x 1) + (10 x 1) + (30 x0,4) + (10 x 0,333) + (40 x 1) = 75,33 A2 = (10 x 0,5) + (10 x 0,6) + (30 x 1) + (10 x 0,333) + (40 x 1) = 84,33 A3 = (10 x 0,5) + (10 x 0,8) + (30 x 0,6) + (10 x 0,333) + (40 x 1) = 74,33 A4 = (10 x 0,5) + (10 x 0,4) + (30 x 0,8) + (10 x 0,333) + (40 x 1)= 76,33 A5 = (10 x 0,5) + (10 x 0,4) + (30 x 1) + (10 x 1) + (40 x 1)= 89 A6 = (10 x 0,5) + (10 x 0,6) + (30 x0,2) + (10 x 1) + (40 x 1)= 67 A7 = (10 x 0,5) + (10 x 0,4) + (30 x 1) + (10 x 0,333) + (40 x 0,333)= 55,65 A8 = (10 x 1) + (10 x 0,8) + (30 x 0,4) + (10 x 0,333) + (40 x 1)= 73,33 A9 = (10 x 0,5) + (10 x 0,6) + (30 x0,8) + (10 x 1) + (40 x 1)= 85 A10 = (10 x 0,5) + (10 x 0,4) + (30x1) + (10 x 1) + (40 x 1) = 89 A11 = (10 x 0,5) + (10 x 0,2) + (30x0,6) + (10 x 1) + (40 x 1) = 75 A12 = (10 x 0,5) + (10 x 0,2) + (30x0,4) + (10 x 0,333) +(40 x 1) = 62,33
Maka mahasiswa dengan nama Harisa Eka Septiarani direkomendasikan sesuai dengan perhitungan diperoleh tiga nilai tertinggi yaitu A5 dengan nilai 85, A10 dengan nilai 89, dan A9 dengan nilai 85. Sehingga dosen-dosen pembimbing yang terpilih untuk menjadi pembimbing skripsi dengan tema Sistem Informasi adalahAnie Rose Irawati sebagai,Astria Hijriani, dan Aristoteles.
3. Pembahasan
3.1. Implementasi
Hasil implementasi penelitian berupa sistem pendukung keputusan penentuan dosen pembimbing kerja praktik, tugas akhir, dan skripsi. halaman antarmuka sistem informasi yang terdiri dari:
a. Halaman beranda
Hal 83 dari
96
Gambar 1. Halaman Beranda
b. Halaman Data Kriteria
Halaman data kriteria berfungsi untuk mengelola data kriteria yang ditentukan.
Gambar 2. Halaman Data Kriteria
c. Halaman Data Himpunan
Halaman data himpunan adalah halaman untuk mengelola data himpunan yang berisikan
informasi nilai dari kriteria yang telah dibuat.
Hal 84 dari
96
Gambar 3. Halaman Data Himpunan
d. Halaman Data Dosen
Halaman data dosen digunakan untuk mengolah data dosen untuk SPK pemilihan dosen
pembimbing.
Gambar 4. Halaman Data Dosen
e. Halaman Perhitungan SPK
Halaman Perhitungan SPK merupakan halaman yang menampilkan hasil perhitungan SPK
penentuan dosen pembimbing dalam pelaksanaan judul kerja praktik, tugas akhir dan skripsi
dengan menggunakan metode SAW (simple additive Weighting).
Hal 85 dari
96
Gambar 5. Halaman Perhitungan
f. Halaman Hasil Seleksi
Halaman hasil seleksi merupakan halaman dimana setelah proses seleksi pemilihan
pembimbing dilakukan dan disimpan.
Gambar 6. Halaman Hasil Seleksi
3.2. Pengujian
Pada penelitian ini dilakukan pengujian fungsional antara lain dengan menggunakan metode
Hal 86 dari
96
memenuhi kebutuhan pengguna dapat diukur sekaligus dapat diketahui kesalahannya
berdasarkan keluaran (output) yang dihasilkan.
Hasil pengujian yang dilakukan dengan metode black box testing menggunakan equivalent partitioning diketahui bahwa Sistem Pendukung Keputusan Pemilihan Dosen Pembimbing menggunakan metode Simple Additive Weighting di Universitas Lampung FMIPA, Jurusan Ilmu Komputer telah berhasil berjalan dengan baik. Semua fungsi yang diujikan tidak menglami kendala pada sistem.
Fungsi-fungsi sistem berjalan dengan baik. Berdasarkan pada Tabel 4.1 Pengujian Equivalen Partitioning didapatkan hasil sebagai berikut.
1. Sistem dapat menampilkan hasil dari seleksi dengan menggunakan metode Sistem
Pendukung Keputusan menggunakan metode Simple additive Weighting(SAW).
2. Sistem dapat menampilkan hasil data dari seleksi yang telah di inputkan sebelumnya.
3. Sistem dapat mengolah data kriteria berupa tambah, ubah, dan hapus.
4. Sistem dapat mengolah data himpunan berupa tambah, ubah, dan hapus.
5. Sistem dapat mengolah data data dosen berupa tambah, ubah, dan hapus.
Pengujian sistem dengan cara mencocokan perhitungan manual dengan perhitungan hasil sistem menghasilkan rekomendasi dosen pembimbing yang sesuai dalam perhitungan manual dan sistem 4 .Kesimpulan dan Saran
4.1 Kesimpulan
Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan maka didapatkan kesimpulan sebagai berikut :
1. Sistem pendukung keputusan pemilihan dosen pembimbing menggunakan metode Simple
Additive Weighting di lingkungan Universitas Lampung Jurusan Ilmu Komputer telah
berhasil dibangun untuk membantu menyelesaikan permasalahan dalam menentukan dosen
pembimbing yang sesuai kebutuhan dengan Jurusan Ilmu Komputer.
2.
Metode Simple Additive Weighting (SAW) dapat diimplementasikan sebagai salah satu alternatif dalam proses pengambilan keputusan.3. Sistem ini sedapat mungkin menjalankan proses seleksi secara objektif berdasarkan kriteria
yang ada sebagai berikut:
Skripsi dengan kriteria Pendidikan, Golongan, Bidang, Pengalaman Pembimbing, dan
Beban Bimbingan.
Tugas Akhir dengan kriteria Pendidikan, Golongan, Bidang, dan Beban Bimbingan.
Kerja Praktik dengan Kriteria Pendidikan, Golongan, Pengalaman pembimbing, danBeban Bimbingan.
4.2 Saran
Saran yang diberikan setelah dilakukan penelitian ini untuk pengembangan lebih lanjut
adalah memberikan detail perhitungan Sistem Pendukung Keputusan (SPK).
Referensi
[1]Pristiwanto. 2014. Sistem Pendukung Keputusan Dengan Metode Simple Additive
Weighting. STIMK Budi Dharma Medan. Medan.
[2]Kusrini. 2007. Konsep dan Aplikasi Sistem Pendukung Keputusan. Yogyakarta.ANDI
Yogyakarta.
Hal 87 dari