Makalah Analisa Mineral CA Dalam Batu Kapur Azmi Alvian 06 4K1

17 

Loading....

Loading....

Loading....

Loading....

Loading....

Teks penuh

(1)

MAKALAH

MAKALAH

ANALISA KIMIA ANORGANIK 

ANALISA KIMIA ANORGANIK 

“Analisa Ca Pada Batu Kapur”

“Analisa Ca Pada Batu Kapur”

D

Diissu

ussu

un

n O

Olleeh

h

::

N

Na

am

ma

a

::A

Azzm

mi

i A

Allv

viia

an

n

N

No

o

:

:

0

06

6

K

Keella

ass

:

: 4

4K

K1

1//4

4 K

Kiim

miia

a A

An

na

alliis

s 1

1

SMKN 1 S!M "#M$ANG%NAN& !#MANGG%NG

SMKN 1 S!M "#M$ANG%NAN& !#MANGG%NG

Jl. Kadar Maron

(2)

$A$ I

"#NDAH%L%AN

A' La(a) $ela*an+

Batu kapur iala% &enis 'atuan sedien )an* en*andun* sen)a+a kar'onat. Pada uun)a 'atu kapur )an* 'an)ak terdapat adala% 'atu kapur )an* en*andun* kalsit. Batu kapur eiliki +arna puti%, puti% kekunin*an, a'u-a'u %in**a %ita. Pe'entukan +arna ini ter*antun* dari apuran )an* ada dala 'atu kapur terse'ut, isaln)a / lepun*, k+arts, oksida 'esi, an*an dan unsur or*anik. Batu kapur ter'entuk dari sisa-sisa keran* di laut aupun dari proses presipitasi kiia. Berat &enis 'atu kapur 'erkisar ,$  , *r2" dala keadaan urni den*an 'entuk kristal kalsit (CaCO"#, sedan*kan 'erat 3oluen)a  'erkisar 1, - ,$ *r2" Jenis 'atuan kar'onat dapat di'a*i en&adi  'a*ian utaa )aitu  'atu kapur (liestone# dan doloit (dolostone#.

5i 6ndonesia terdapat 'e'erapa 'atuan )an* en*andun* sen)a+a kar'onat, antara lain iala% 'atu kapur, 'atu kapur keran* dan 'atu kapur a*nesiu. Batu kapur erupakan sala% satu 'a%an *alian industri )an* potensin)a san*at 'esar den*an adan*an di perkirakan le'i% dari  il)ar ton )an* terse'ar di seluru% daera% di 6ndonesia. Menurut 5ata dan 6n7orasi Perta'an*an Propinsi 'ali Ta%un 001, Propinsi Bali sendiri eiliki potensi 'atu kapur  dan asi% tersisa sekitar 11.0.!48.!$0 " den*an luar areal 8.88! 9a pada ak%ir ta%un 000. Produksi 'atu kapur di Bali se'a*ian 'esar diper*unakan untuk 'a%an 'an*unan,  'iasan)a di*unakan untuk pondasi *edun* aupun &alan ra)a. Batu kapur urni di*unakan

se'a*ai 'a%an 'aku dala pen*ola%an kaa, kalsinasi dan 'e'erapa kapur di*unakan dala  pen*ola%an dari apuran struktural seen. Batu kapur di*unakan dala pe'uatan dari  'u'uk peuat diana di*unakan dala 'idan* tekstil dan kertas *ulun*. Kini 'atu kapur   'an)ak di*unakan se'a*ai 'a%an 'aku seen Portland

(3)

$A$ II

DASAR !#ORI

A' $AHAN GALIAN

1' "en+e)(ian $ahan Galian

 Ba%an *alian adala% seua produk dari perta'an*anan* diperole% den*an ara  pelepasan dari 'atuan indukn)adi dala kerak 'ui, terdiri dari ineralineral.  Mineral adala% suatu 'enda 'er'entuk padat,air, atau *as )an* %oo*en) dan

terdapat diala, ter'entuk seara alaia% dari 'a%an'a%an anor*anis, epun)ai koposisi kiia tertentu den*an struktur ato dan si7at 7isik )an* saa.

,' Klasi-i*asi $ahan +alian

“Berdasarkan Undang- Undang”

A. :olon*an A (Ba%an *alian strate*is#, )aitu 'a%an *alian )an* pentin* untuk   perta%anan, keaanan ne*ara atau untuk en&ain perekonoian ;e*ara.

Conto% /

 Min)ak Bui,'ituen air, lilin 'ui, *as ala<  Bituen padat,aspal

 Antrasit, 'atu'ara, 'atu'ara uda

 =raniu, radiu, t%oriu, dan 'a%an'a%an *alian radioakti7 lainn)a.

B. :olon*an B (Ba%an *alian 3ital#, )aitu *olon*an 'a%an *alian )an* untuk eenu%i %a&at %idup oran* 'an)ak.

Conto% /

 Besi, an*an, oli'den, k%ro, +ol7ra, 3anadiu, titan  Bauksit, te'a*a, ti'al, sen*

 >as, platina, perak, air raksa, intan  Arsin, antion, 'isut

 ?ttriu, rt%uteniu, eriu dan lo*alo*a lan*ka lainn)a<  Berillu, krudiu, @irkon, Kristal k+arsa<

 Kriolit, 7luorspar, 'arit<

 ?odiu, 'ro, k%ior, 'eleran*<

C. :olon*an C (Ba%an *alian 'ukan strate*is dan 3ital#, )aitu 'a%an *alian )an* tidak  terasuk 'a%an *alian strate*is dan 3ital 'erarti karean si7atn)a tidak lan*sun* eerlukan pasaran )an* 'ersi7at internasional.

Conto% /

 ;itratnitrat, pospatpospat, *ara 'atu (%alite#  A'es, talk, ika, *ra7it, a*nesit

 ?arosit, leusit,t+as !alu#, oker   Batu perata, 'atu seten*a% perata

 Pasir k+arsa, kaolin, 7eldspar, *ips, 'entonit

 Batu apun*, tras, o'sidian, perilit, tana% datoe, tana% serap (7ullers eart%#  Marer, 'atu tulis

(4)

 :ranit, andesit, 'asal, trak%it, tana% liat, dan pasir sepan&an* tidak  en*andun* unsusunsur ineral *olon*an A aupun B dala &ula% )an*  'erarti ditin&au dari se*i ekonoi perta'an*an.

5asardasar pen**olon*an 'a%an'a%an *alian, )aitu /

a. ;ilas strate*i2ekonois 'a%an *alian ter%adap ;e*ara  '. Terdapatn)a suatu 'a%an *alian dala ala (*enese#

. Pen**unaan 'a%an *alian 'a*i industr) d. Pen*aru%n)a ter%adap %idup rak)at 'an)ak 

e. Pe'erian kesepatan pen*e'an*an pen*usa%a “ Berdasarkan kandungan mineralnya bahan galian”

1. Bi&i% (ore#, 'a%an *alian se'a*ai su'er 'a%an lo*a,onto%n)a kasiterit(Sn#, 9eatit(e#, Bauksit(Al# dll.

. Bukan 'i&i%, se'a*ian 'a%an 'ukan lo*a, onto%n)a 'eleran 7os7at, kaolin,kapur,dll.

“ Berdasarkan Meineral ekonomi” 1. Metali Mineral /

o Preious etal / te'a*a,sen* dan tia%

o Steel 6ndustr) / 'esi, nikel, %roiu, an*an, tun*sten, dan 3anadiu

o >letroni 6ndustr) / adiu, 'isut%, dan *eraniu o adio Ati3e / uraniu dan radiu

. ;onMetali Mineral /

o 6solator / ika dan as'es

o e7rator) aterial / silia,aluina,@iron dan *ra7it o A'resi3e Mineral / orundu,*arnet,intan dan topa@ o :eneral 6ndustr) Mineral / 7os7at, 'eleran*, 'atu *apin*,*ara,

 'arit, 'oraks, 7eldspar, a*nesit, *)psu, la)(lepun*#dll. ". uel Mineral /

o Solid (@at padat# / oal,li*nite dan oil s%ale o iDuid (Eat Cair# / in)ak 'ui.

“Berdasarkan cara terbentuknya”

1. Ba%an :alian Ma*atik, )aitu 'a%an *alian )an* ter&&adi dari a*a dan  'ertepat didala 2 'er%u'un*an dan dekat den*an a*a.

. Ba%an :alian Peatit, )aitu 'a%an *alian )an* ter'entuk didala diatrea dan dala pe'entukan instrusi (*an* dan apo7isa#

(5)

". Ba%an :alian %asil pen*endapan didasar sun*ai 2 *enan*an air elalui proses  pelarutan pada 'atuan %asil pelapukan.

4. Ba%an :alian %asil pen*a)aan skunder, )aitu 'a%an *alian )an* terkonsentrasi karena proses pelarutan pada 'atuan %asil pelapukan.

8. Ba%an *alian %asil etaor7osis kontak, )aitu 'atuan sekitar a*a 'eru'a% en&adi ineral ekonoik.

$. Ba%an :alian 9idroteral, )aitu resapan a*a air )an* e'eku diela% ela% struktur lapisan 'ui atau pada lapisan )an* 'ersu%u relati3e renda% di'a+a% 800.C.

' Si-a(Si-a( $ahan Galian

Pada pen*ola%an 'a%an *alian dala prosesn)a le'i% endasrkan pada si7at 7isik ineral dari pada si7at 7isik kiia.

Si7atsi7at 7isik ineral )an* pentin* adala% / 1. Kekerasan2Kelunakan (%ardness2so7tness# . Kerapu%an ('rittleness#

". Struture dan rature 4. A*re*asi (a**re*ation# 8. Farna dan Kilap (listre# $. Berat Jenis (spei7i *ra3it)#

. Si7at Kea*netan (a*neti susepti'ilit)# . Si7at kelistrikan (eletroonduti3it)#

$' $A!% KA"%R 

Batu kapur iala% &enis 'atuan sedien )an* en*andun* sen)a+a kar'onat. Pada uun)a 'atu kapur )an* 'an)ak terdapat adala% 'atu kapur )an* en*andun* kalsit. Batu kapur eiliki +arna puti%, puti% kekunin*an, a'u-a'u %in**a %ita. Pe'entukan +arna ini ter*antun* dari apuran )an* ada dala 'atu kapur terse'ut, isaln)a / lepun*, k+arts, oksida 'esi, an*an dan unsur or*anik. Batu kapur ter'entuk dari sisa-sisa keran* di laut aupun dari proses presipitasi kiia. Berat &enis 'atu kapur 'erkisar ,$  , *r2"

dala keadaan urni den*an 'entuk kristal kalsit (CaCO"#, sedan*kan 'erat 3oluen)a

 'erkisar 1, - ,$ *r2" Jenis 'atuan kar'onat dapat di'a*i en&adi  'a*ian utaa )aitu  'atu kapur (liestone# dan doloit (dolostone#.

(6)

5i 6ndonesia terdapat 'e'erapa 'atuan )an* en*andun* sen)a+a kar'onat, antara lain iala% 'atu kapur, 'atu kapur keran* dan 'atu kapur a*nesiu. Batu kapur erupakan sala% satu 'a%an *alian industri )an* potensin)a san*at 'esar den*an adan*an di perkirakan le'i% dari  il)ar ton )an* terse'ar di seluru% daera% di 6ndonesia. Menurut 5ata dan 6n7orasi Perta'an*an Propinsi 'ali Ta%un 001, Propinsi Bali sendiri eiliki potensi 'atu kapur  dan asi% tersisa sekitar 11.0.!48.!$0 " den*an luar areal 8.88! 9a pada ak%ir ta%un 000. Produksi 'atu kapur di Bali se'a*ian 'esar diper*unakan untuk 'a%an 'an*unan,  'iasan)a di*unakan untuk pondasi *edun* aupun &alan ra)a. Batu kapur urni di*unakan

se'a*ai 'a%an 'aku dala pen*ola%an kaa, kalsinasi dan 'e'erapa kapur di*unakan dala  pen*ola%an dari apuran struktural seen. Batu kapur di*unakan dala pe'uatan dari  'u'uk peuat diana di*unakan dala 'idan* tekstil dan kertas *ulun*. Kini 'atu kapur   'an)ak di*unakan se'a*ai 'a%an 'aku seen Portland

Koposisi dari 'atu kapur )an* dianalisa den*an pen*u&ian G dapat ditun&ukan pada ta'el .1

 ;o Koposisi kiia Persen (H# Ft

1. Kalsiu (Ca# !,1 . Besi (e# , " ". Ma*nesiu (M*# 0,! 4. Silika (Si# ",0 8. 6ndiu (6n# 1,4 $. Titaniu (Ti# 0,14 . Man*an (Mn# 0,0" . utetiu (i# 0,14

Ta'el .1 Koposisi Kiia Batu Kapur 9asil Pen*u&ian den*an G (G a) louresene#

' M#!OD# SAM"LING

Me(o2e Sam3lin+ Di La3an+an

a) Me(o2e "a)i(an Channel Sampling &

Metode ini adala% etode )an* palin* 'an)ak dipakai, terutaa san*at ook  untuk deposit ineral )an* 'erlapis, “banded ”, dan deposit &enis urat (vein#, diana terdapat 3ariasi )an* &elas dala ukuran 'utir dan +arna, )an* keun*kinan &u*a  'er'eda dala koposisi dan kadar dari 'a%an'a%an 'er%ar*a )an* dikandun*n)a.

Metode ini dapat dilakukan pada deposit ineral 'aik )an* tersin*kap di perukaan aupun )an* 'erada di 'a+a% perukaan tana% pada dindin*cross-cut ,raise, shaf t, sisisisi stope, ataupun dindin* saurai u&i (testpit #. Se'aikn)a untuk tidak elakukan etode %annel ini pada lantai tero+on*an, karena 'a*ian terse'ut 'iasan)a kotor 

(7)

ole% 'a%an &atu%an )an* serin* dapat en*isi reka%anreka%an )an* ada. Kalau terpaksa e'uatchannel pada lantai, aka lantai %arus di'ersi%kan dulu dari kotoran pada reka%an )an* ada, keudian perukaann)a di'uat 'enar'enar 'ersi%, setela% itu etode ini dapat dilakukan.

Conto% paritan dia'il den*an le'ar sekitar 4 sapai $  dan dalan)a sekitar " sapai 4 , den*an ara% 'iasan)a te*ak lurus &urus lapisan. Jarak antara satu parit den*an parit lainn)a ter*antun* dari kesera*aan dari 'a%an *aliann)a. =ntuk  ke'an)akan deposit, &arak antar parit kirakira satu seten*a% eter, akan tetapi untuk  deposit 'i&i% )an* ka)a dan terse'ar setepatsetepat &arak terse'ut %an)a dapat sekitar seperti*a eter sa&a. =un)a satu onto% suda% ukup untuk e+akili sepan&an*  eter dari parit )an* di'uat.

b) Me(o2e Selo*an %i Trenching &

Metode ini 'er*una untuk eneukan 'a%an *alian dan untuk eperole% data data en*enai keadaan tu'u% 'atuan (orebody# )an* 'ersan*kutan, seperti kete'alan, si7atsi7at 7isik, keadaan 'atuan di sekitarn)a, dan kedudukann)a.

Cara pen*a'ilan onto% den*an etode ini palin* ook dilakukan pada tu'u%  'a%an *alian )an* terletak dan*kal di 'a+a% perukaan tana%, )aitu diana lapisan  penutup (over burden# kuran* dari seten*a% eter.Trench)an* di'uat se'aikn)a

diusa%akan den*an araara 'erikut /

I 5asar selokan di'uat irin*, se%in**a &ika ada air dapat en*alir dan en*erin*kan sendiri ( shelf drained # den*an deikian tidak diperlukan adan)a popa.

(8)

I Kedalaan selokan (trench# diusa%akan sedeikian rupa se%in**a para peker&a asi% san**up en*eluarkan 'a%an *alian ukup den*an leparan.

I =ntuk eneukan urat 'i&i% )an* terse'un)i di 'a+a% aterial penutup se'aikn)a di*ali dua atau le'i% parit u&i )an* salin* te*ak lurus ara%n)a a*ar keun*kinan untuk eneukan urat 'i&i% itu le'i% 'esar. Bila ke'etulan kedua parit u&i itu dapat eneukan sin*kapan urat 'i&i%n)a, aka &urusn)a (strike# dapat se*era ditentukan. Selan&utn)a untuk enentukan 'entuk dan ukuran urat 'i&i% )an* le'i% tepat di'uat  paritparit u&i )an* salin* se&a&ar dan te*ak lurus ter%adap &urus urat 'i&i%n)a

:a'ar . Bentuk Penapan* Tren%in* dan Ara% Pen**alian Tren%in* c) Me(o2e Chipping 

Metode ini di*unakan untuk pen*a'ilan onto% pada endapan 'i&i% )an* keras dan sera*a, diana pe'uatan paritan san*at sukar karena kerasn)a 'atuan. Conto% dia'il den*an ara dipea% den*an plu *eolo*i dala ukuranukuran )an* sera*a dan tepat pen*a'ilan terse'ut di'uat seara teratur di perukaan 'atuan. Jarak dari setiap titik pen*a'ilan 'aik seara %orisontal dan 3ertikal di'uat saa (sera*a# dan 'esarn)a ter*antun* dari endapann)a sendiri.

(9)

Metode ini di*unakan &ika lapisan penutup (over burden# a*ak te'al (le'i%

dari seten*a% eter#, se%in**a etodetrenching en&adi tidak praktis karena

 pe'uatan selokann)a %arus a*ak dala se%in**a eni'ulkan asala% pada  pe'uan*an tana% %asil *alian dan asala% pe'uan*an air )an* un*kin en**enan* pada selokan, disapin* akan eakan +aktu )an* le'i% laa. 5ala

keadaan terse'ut aka dipakai etode den*an pe'uatan suur u&i (test pitting #

untuk en*a'il onto% 'a%an *alian. Pada uun)a ukuran lu'an*test pit  ini

adala% dan kedalaann)a dapat enapai "8 eter, akan tetapi untuk &enisover 

burden )an* lepaslepas seperti pasir, ukuran lu'an* pit %arus di'uat le'i% 'esar  untuk en*%indari lon*sorn)a dindin*, isaln)a . 5eikian pula ketika

kedalaantest pit  'esar, aka ukuran lu'an* &u*a %arus di'uat le'i% 'esar, keudian

setela% kedalaan sapai seten*a%n)a, ukuran lu'an* diperkeil. Jika lapisan

 penutup san*at lepaslepas, aka dindin*test pit n)a di'uat irin*, sedan*kan untuk 

aterial )an* kopak dindin* di'uat te*ak den*an ukuran .

=ntuk pen*%eatan 'ia)a dan ke'er%asilan pe'uatantest pit , aka %al%al

)an* %arus diper%atikan, )aitu /

 Test pit %arus 'e'as dari 'on*ka% karena &ika ter%alan* ole% 'on*ka% aka

 pe'uatantest pit  terse'ut akan eakan +aktu )an* laa se%in**a eakan

 'ia)a )an* a%al.

 Pen**unaan pen)an**a )an* seadan)a, untuk 'atuan )an* kopak pen)an**aan

tidak perlu dilakukan.

 Pen)an**aan dapat di%indari den*an ara dindin* lu'an* di'uat irin* dan

keirin*an ter*antun* aterial dariover bunden.

:a'ar ". Maaaa Bentuk Penapan* Test Pit

e) Me(o2e "em5o)an  Borehole Sampling)

Perker&aan pen*a'ilan onto% 'atuan den*an pe'oran ini dapat di'a*i en&adi dua 'erdasarkan tena*a pen**erak dari 'orn)a, )aitu etode pe'oran tan*an (%and au*er# dan etode pe'oran esin (ore drillin*#. Cara pe'oran tan*an san*at ook untuk endapan 'a%an *alian )an* tidak terlalu kopak dan terletak dan*kal, isaln)a endapan allu3ial pasir di Cilaap. Jarak antara satu  pe'oran den*an pe'oran lainn)a ter*antun* keadaan, sedan*kan %ar*a rata

ratan)a akin 'aik &ika pe'oran akin rapat. Kadar di%itun* den*an ruus /

K (Berat Mineral#2(Berat Conto%#  100H

Se'alikn)a, dala pen*a'ilan onto% 'atuan den*an 'or esin supa)a diper%atikan 7aktor7aktor di 'a+a% ini /

(10)

I Keadaan edan,diana untuk keadaan edan )an* 'er'ukit'ukit, se'aikn)a di*unakan esin 'or )an* rin*an atau )an* dapat dilepaslepas untuk euda%kan  pe'a+aan.

I Kedalaan endapan, diana untuk endapan )an* ukup dan*kal ukup dipakai 'or tan*an, sedan*kan )an* dala di*unakan 'or esin.

I Si7atsi7at 7isik 'atuan. I Su'er air.

I Keadaan peralatan seperi keadaan pa%at, stan* 'or, pipa asin*, dan se'a*ain)a.

Pada pe'oran inti, onto% 'atuan )an* tera'il dapat 'erupa inti dan sludge )an* asin*asin* diletakkan dalacore boxuntuk inti dan sludge box untuk sludge.Sludgeadala% %asil *esekan pa%at den*an 'atuan )an* keudian dian*kat ole% air pe'ilas, karena itu sludge akan 'erupa lupur.

Sam3lin+ Di La5o)a(o)ium

Peronto% 'atuan untuk diu&i 'erupa inti 'ore (ore# dari %asil pe'oran inti di lapan*an atau dapat di'uat di la'oratoriu. Pe'uatan peronto% di lapan*an )aitu den*an elakukan pe'oran inti (ore drilllin*# lan*sun* ke dala 'atuan )an* akan diselidiki di lapan*an, se%in**a diperole% inti )an* 'er'entuk silinder. 6nti terse'ut lan*sun* dapat di*unakan untuk pen*u&ian di la'oratoriu den*an s)arat tin**i  peronto% dua kali diaetern)a.

Pe'uatan peronto% di la'oratoriu dapat di'uat dari 'lok 'atuan )an* dia'il di lapan*an keudian di 'or den*an pen*intian di la'oratoriu. 9asil peronto% )an* diperole% uun)a 'er'entuk silinder den*an diaeter 80 - 0 , keudian dipoton* den*an esin poton* 'atu untuk endapatkan ukuran tin**i peronto% dua kali diaetern)a. =kuran peronto% dapat le'i% keil aupun le'i% 'esar dari ukuran terse'ut di atas ter*antun* dari aksud dan tu&uan pen*u&ian.

Pe'uatan peronto% di la'oratoriu dapat &u*a dilakukan den*an e'uat odel 7isik   peronto% den*an tu&uan untuk eenu%i kopetensi praktiku. Per'andin*an

apuran ini disesuaikan den*an ke'utu%an. Seakin 'esar apuran seenn)a aka  peronto% akan seakin kuat

D' "#NG#LOM"OKAN MIN#RAL "#M$#N!%K $A!%AN

Mineral pe'entuk 'atuan dikelopokan se'a*ai 'erikut /

1. Mineral Silikat

(11)

9apir !0 H ineral pe'entuk 'atuan adala% dari kelopok ini, )an* erupakan persen)a+aan antara silikon dan oksi*en den*an 'e'erapa unsur etal. Karena &ula%n)a )an* 'esar, aka %apir !0 H dari 'erat kerakBui terdiri dari ineral silikat, dan %apir 100 H dari antel Bui (sapai kedalaan .!00 k dari kerak Bui#. Silikat erupakan 'a*ian utaa )an* e'entuk 'atuan 'aik itu sedien,  'atuan 'eku aupun 'atuan ali%an. Silikat pe'entuk 'atuan )an* uu adala%

di'a*i en&adi dua kelopok, )aitu kelopok 7erroa*nesiu dan non 7erroa*nesiu.

Berikut adala% Mineral Silikat/

 Kuarsa/ ( SiO #

 elspar Alkali/ ( KAlSi"O #

 elspar Pla*iklas/ (Ca,;a#AlSi"O#

 Mika Musko3it/ (K Al4(Si$AlO0#(O9,#  Mika Biotit/ K (M*,e#$Si"O10(O9#

 A7i'ol/ (;a,Ca#(M*,e,Al#"(Si,Al#O(O9#  P)roksen/ (M*,e,Ca,;a#(M*,e,Al#SiO$  Oli3in/ (M*,e#SiO

. Mineral erroa*nesiu/

=un)a epun)ai +arna *elap atau %ita dan 'erat &enis )an* 'esar.

 Oli3ine

5ikenal karena +arnan)a )an* oli3e. Berat &enis 'erkisar antara ". ".", tu'u% se'a*ai ineral )an* epun)ai 'idan* 'ela% )an* kuran* sepurna.

 Au*itit

Farnan)a san*at *elap %i&au %in**a %ita. B5 'erkisar antara ".  ".4 den*an  'idan* 'ela% )an* 'erpoton*an %apir te*ak lurus. Bidan* 'ela% ini san*at pentin*

untuk e'edakann)a den*an ineral %orn'lende.

 9orn'lende

Farnan)a %i&au %in**a %ita B5. ". dan epun)ai 'idan* 'ela% )an*  'erpoton*an den*an sudut kirakira 8$L dan 14L )an* san*at e'antu dala ara

en*enaln)a.

 Biotite

Mineral ika 'entukn)a pipi% )an* den*an uda% dapat dikelupas. 5ala keadaan te'al, +arnan)a %i&au tua %in**a oklat%ita< B5 .  "..

". Mineral ;on7erroa*nesiu.

 Musko3it

5ise'ut ika puti% karena +arnan)a )an* teran*, kunin* uda, oklat , %i&au atau era%. B5. 'erkisar antara .  ".1.

(12)

Merupakan ineral pe'entuk 'atuan )an* palin* 'an)ak . ;aan)a &u*a enerinkan 'a%+a ineral ini di&upai %apir disetiap lapan*an. eld dala  'a%asa Jeran adala% lapan*an (ield#. Jula%n)a didala kerak Bui %apir 84 H.  ;aanaa )an* di'erikan kepada 7elspar adala% pla*ioklas dan ort%oklas. Pla*ioklas keudian &u*a dapat di'a*i dua, al'it dan anort%it. Ort%oklas adala% )an* en*andun* Kaliu, al'it en*andun* ;atriu dan Anort%it en*andun* Kalsiu. Ort%oklas/ epun)ai +arna )an* k%as )akni puti% a'ua'u atau era% &a'u. B5. .8.

 Kuarsa

Kadan* dise'ut silia Adala% satusatun)a ineral pe'entuk 'atuan )an* terdiri dari persen)a+aan silikon dan oksi*en. =un)a unul den*an +arna seperti asap atau sook), dise'ut &u*a sook) Duart@. Kadan*kadan* &u*a den*an +arna un*u atau era%le'a)un* (3iolet#. ;aa kuarsa )an* deikian dise'ut aet%)st, era% assi7 atau era%uda, kunin* %in**a oklat. Farna )an* 'eraaaa ini dise'a'kan karena adan)a unsurunsur lain )an* tidak 'ersi%

4. Mineral oksida.

Ter'entuk se'a*ai aki'at perse)a+aan lan*sun* antara oksi*en dan unsur tertentu. Susunann)a le'i% seder%ana di'andin* silikat. Mineral oksida uun)a le'i% keras di'andin* ineral lainn)a keuali silikat. Mereka &u*a le'i% 'erat keuali sul7ida. =nsur  )an* palin* utaa dala oksida adala% 'esi, C%roo, an*an, tia% dan aluiniu. Be'erapa ineral oksida )an* palin* uu adala% es (9O#, korondu (AlO"#, %eatit (eO"# dan kassiterit (SnO#.

8. Mineral Sul7ida.

Merupakan ineral %asil persen)a+aan lan*sun* antara unsur tertentu den*an sul7ur  ('eleran*#, seperti 'esi, perak, te'a*a, ti'al, sen* dan erkuri. Be'erapa dari ineral sul7ida ini terdapat se'a*ai 'a%an )an* epun)ai nilai ekonois, atau 'i&i%, seperti  pirit (eS"#, %aloite (CuS#, *alena (P'S#, dan sp%alerit (EnS#.

$. Mineralineral Kar'onat dan Sul7at.

Merupakan persen)a+aan den*an ion (CO"#, dan dise'ut kar'onat, upaan)a  persen)a+aan den*an Ca dinaakan kalsiu kar'onat, CaCO" dikenal se'a*ai ineral

kalsit. Mineral ini erupakan susunan utaa )an* e'entuk 'atuan sedien.

$A$ III

M#!OD# "#RO$AAN

(13)

1' Ala(

a. :elas Beaker   '. Coron* . Penan*as d. :elas =kur  e. Batan* Pen*aduk  7. >rlene)er  *. Pipe Tetes %. Teroeter  i. ;eraa Aanalitik   &. >ksikator  k. Kaa Arlo&i l. Ta'un* eaksi . Mortal dan alu n. Tisu o. spektro7otoeter T6   p. tanur  D. a*neti stirrer  ,' $ahan a. 9Cl ener dan $ M  '. Batu kapur  . Aoniu oksalat d. 9O (aDuades# e. A*;O" 7. BaCl *. 9;O" %. ;aCO4 0,1 M i. C9"COO;94  &. ;94O9 k. 9;O" l. *as CO $' ")ose2u) Analisa

A' Sam3lin+ 2i La5 2an ")e3a)asi Sam3el

 Saplin*

Peronto% 'atuan untuk diu&i 'erupa inti 'ore (ore# dari %asil pe'oran inti di lapan*an atau dapat di'uat di la'oratoriu. Pe'uatan peronto% di lapan*an )aitu den*an elakukan pe'oran inti (ore drilllin*# lan*sun* ke dala 'atuan )an* akan diselidiki di lapan*an, se%in**a diperole% inti )an* 'er'entuk silinder. 6nti terse'ut lan*sun* dapat di*unakan untuk pen*u&ian di la'oratoriu den*an s)arat tin**i  peronto% dua kali diaetern)a.

(14)

Pe'uatan peronto% di la'oratoriu dapat di'uat dari 'lok 'atuan )an* dia'il di lapan*an keudian di 'or den*an pen*intian di la'oratoriu. 9asil  peronto% )an* diperole% uun)a 'er'entuk silinder den*an diaeter 80 - 0 , keudian dipoton* den*an esin poton* 'atu untuk endapatkan ukuran tin**i  peronto% dua kali diaetern)a. =kuran peronto% dapat le'i% keil aupun le'i%  'esar dari ukuran terse'ut di atas ter*antun* dari aksud dan tu&uan pen*u&ian.

Pe'uatan peronto% di la'oratoriu dapat &u*a dilakukan den*an e'uat odel 7isik peronto% den*an tu&uan untuk eenu%i kopetensi praktiku. Per'andin*an apuran ini disesuaikan den*an ke'utu%an. Seakin 'esar apuran seenn)a aka peronto% akan seakin kuat

 Prepearasi Sapel

1. Men*%aluskan sapel en**unakan ortar  . Men)arin* den*an pen)arin* 180 es%

". Men*analisa den*an spektro7otoeter T6 

4. Men*kalnisasi pada su%u !000C selaa 0 enit %in**a ter'entuk CaO 8. Men*analisa ser'uk CaO )an* ter'entuk den*an spektro7otoeter T6 

$' Analisa 3en2ahuluan

1. Measukkan sedikit sapel kedala ta'un* reaksi

. Mena'a%kan 'e'erapa tetes larutan ;aCO4 0,1 M. Ter'entukn)a endapan puti%

dari CaCO4 enun&ukkaadan)a CaN.

". akukan &u*a test n)ala ter%adap 1 l Ca(;O"#" 1 M )an* suda% diasakan den*an

 'e'erapa tetes $ M 9Cl. Ter'entukn)a n)ala )an* 'er+arna era%'ata enandakan adan)a CaN

' Analisa *uali(a(i- H,S

1. Men*endapkan sapel sapai ter'entuk endapan *olon*an 6 (BaN,, CaN, dan SrN#

. Mena'a%kan C9"COO;94sedikit dei sedikit sa'il dikook dan dipanaskan

". Mendidi%kan selaa  enit

4. Men)arin* dan enui endapan den*an air din*in

8. Mena'a%kan ;94O9 pada 7iltrate sapai +arna &in**a en&adi kunin*

$. Mena'a%kan alo%ol $8 H seara kontin)u . Men)intri7u*asi atau en)arin* 7iltrate

. Mena'a%kan sedikit K CrO4 pada 7iltrate )an* 'aru

(15)

10. Melakukan u&i n)ala, &ika 'e+arna era%kunin* aka sapel positi7 en*andun* Ca

D' Analisa

*uan(i(a(i-Metode *ra3ietri

1. Meni'an* 0,8 *r kapur tulis )an* suda% di tu'uk dan di larutkan pada 18 l 9Cl 1 M

. 5ipanaskan di atas penan*as air pada su%u 0o0oC.setela% pada su%u ini larutan di an*kat

". Mena'a%kan aoniu oksalat 4H se'an)ak 0 l (tetes dei setetes#. 4. 5ita'a%kan " tetes indiator MM

8. Setela% +arna en&adi era% uda% larutan di ta'a% den*an ;94O9 setes

dei setetes, sapai +arna 'eru'a% en&adi kunin*.keudian di panaskan la*i  pada su%u 0o0oC.)an* 'ertu&uan untuk en*uran*i ter&adin)a kopresipitasi

$. Mendiakan larutan se&enenak,keudian u&i den*an enetesi aoniu oksalat 4H,apa'ila asi% ti'ul endapan tetesi la*i %in**a larutan tidak eni'ulkan endapan la*i

. Men)arin* larutan )an* suda% didiakan ,setela% di sarin* residu lalu diui den*an aDuadest

. Menaru% endapan di a+an porselin. se'elun)a a+an dan kertas sarin* tela% di ti'an* dan di o3en pada su%u 108110oC selaa 1 sapai  &a

!. Measukan endapan kedala o3en selaa 1 &a pada su%u 108110oC. 5an

setela% itu didin*inkan den*an desikator lalu di ti'an*.

10. Melakuakan perlakuan no ! sapai eperole% 'erat endapan )an* konstan

Metode kar'onisasi

1. Meni'an* 8,$ *ra CaO %asil kalsinasi

. Mena'a%kan 0 l 9;O" dan aDuades %in**a 3oluen)a en&adi 00 l

". Men*aduk apuran selaa "0 enit den*an keepatan 00 rp sa'il dipanaskan pada su%u $80C

4. Men)arin* apuran

8. Mena'a%kan larutan ;9"8H pada 7iltrate %in**a p9n)a 1

$. Men*aliri *as CO den*an la&u 0,8 dan 2enit sa'il diaduk 

. Men*erin*kan endapan pada su%u 1001080C %in**a diperole% 'erat konstan

(16)

DA!AR "%S!AKA

%ttps/22'isakiia.o201"20$202etodeanalisiskualitati7untuk'e'erapakationdan anion2 %ttp/22tekniktero+on*ankristallo.'lo*spot.o.id201$2012la'oratoriupen*u&iansi7at 7isik.%tl %ttp/227ipa.unesa.a.id2kiia2+pontent2uploads2018202$10ann)Prasetia.pd7  %ttp/22inne+lo*ddress.'lo*spot.o.id2018202laporanpenentuankalsiudari  'atu.%tl %ttp/22e3anskristosalu.'lo*spot.o.id201"202etodepen*a'ilansaple'a%an *alian.%tl %ttps/22+++.resear%*ate.net2pu'liation2"0411814A;A6SAK6M6A5A;65>;T 66KAS6M=T=BAT=KAP=T=BA;B>5ASAKA;S?AATM=T=BA T=KAP==;T=KP>MB=ATA;K>AM6K9A=SS661!8

(17)

%ttp/22duniaatas.'lo*spot.o.id201120"2'a%an*alian.%tl

%ttp/22e3anskristosalu.'lo*spot.o201"202etodepen*a'ilansaple'a%an *alian.%tl

Figur

Memperbarui...

Referensi

Memperbarui...

Related subjects :