• Tidak ada hasil yang ditemukan

BALANCE SCORECARD

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "BALANCE SCORECARD"

Copied!
25
0
0

Teks penuh

(1)

Pertemuan 7

Pertemuan 7

Dosen : Yohanes Anton N., ST.

(2)

Toyota Plans Changes After Millions of Defective

Toyota Plans Changes After Millions of Defective

Cars Are Recalled

Cars Are Recalled

 Toyota Motor Corporation, membangun reputasi sebagai manufaktur mobilToyota Motor Corporation, membangun reputasi sebagai manufaktur mobil

handal. Pada tahun 2002, para eksekutif Toyota menetapkan tujuan ambisius handal. Pada tahun 2002, para eksekutif Toyota menetapkan tujuan ambisius untuk memperoleh 15% dari industri otomotif global pada tahun 2010, yang untuk memperoleh 15% dari industri otomotif global pada tahun 2010, yang berarti melampaui

berarti melampaui General Motors sebagai produsen mobil General Motors sebagai produsen mobil terbesar duterbesar dunia.nia. Pada tahun-tahun berikutnya, Toyota meningkatkan penjualan sebesar 50% Pada tahun-tahun berikutnya, Toyota meningkatkan penjualan sebesar 50% dan berhasil mendapat

dan berhasil mendapat predikat sebagai produsen mobil terbesar di duniapredikat sebagai produsen mobil terbesar di dunia company. Tetapi perusahaan hanya fokus pada pertumbuhan yang cepat company. Tetapi perusahaan hanya fokus pada pertumbuhan yang cepat namun diiringi biaya reputasi untuk kualitas.

namun diiringi biaya reputasi untuk kualitas.  Antara N

 Antara November ovember 2009 dan Janu2009 dan Januari 2010, Tari 2010, Toyoyota terpaksa ota terpaksa merecall 9 jutamerecall 9 juta kendaraan di seluruh dunia karena pedal gas memiliki

kendaraan di seluruh dunia karena pedal gas memiliki akselerasi rendah danakselerasi rendah dan menyebabkan percepatan yang tidak diinginkan pada delapan model Toyota. menyebabkan percepatan yang tidak diinginkan pada delapan model Toyota. Setelah berbulan-bulan perselisihan dengan pejabat keamanan

Setelah berbulan-bulan perselisihan dengan pejabat keamanan pemerintah,pemerintah, perusahaan akhirnya menghentik

perusahaan akhirnya menghentikan produksi dan an produksi dan penjualan dari delapanpenjualan dari delapan model baru Toyota dan Lexus, termasuk unit Camry populer dan sedan model baru Toyota dan Lexus, termasuk unit Camry populer dan sedan Corolla. Beberapa analis industri

Corolla. Beberapa analis industri memperkirakan bahwa hilangnymemperkirakan bahwa hilangnya pendapatana pendapatan Toyota bisa saja sebanyak $ 500 juta setiap minggu.

(3)

Topik pertama membahas kualitas sebagai alat kompetitif,

melihat kualitas dari perspektif keuangan, perspektif

pelanggan, perspektif proses bisnis internal, dan perspektif

pembelajaran-dan-pertumbuhan

sebelum

membahas

evaluasi kinerja kualitas.

Topik kedua membahas waktu sebagai alat kompetitif dan

berfokus pada waktu pelanggan respon, tepat waktu

pendorong kinerja waktu, dan biaya waktu.

Topik ketiga terlihat di dekat teori kendala dan

throughput-analisis

margin,

meliputi

pengelolaan

kemacetan dan ukuran nonfinansial waktu. Presentasi

modular sehingga Anda dapat menghilangkan topik atau

menjelajahinya dalam urutan apapun.

(4)

Performance Insurance

 Performance planning,

 goal setting, target setting and resource beganing 

 Performance improvement   Performance  Accomplishme nt   Performance measurement,  performance aprasial 

(5)

Kerangka untuk merancang sistem

pengukuran kinerja

 Apa yang diberi imbalan benar-benar penting  Apa yang penting, diukur  Apa yang diselesaikan, diberi imbalan  Apa yang diukur, diselesaikan

STRATEGI

(6)

COMPETITION IN INFORMATION AGE

Industrial age

competition

Information age

competition

bergeser

(7)

 Abad industri

Sistem pengendalian finansial dikembangkan dalam

perusahaan,

seperti : General Motor, Du Pont, Matsushita, dan

General Electric

 Abad informasi

Teknologi ; pemanufakturan dan organisasi jasa

diperlukan kemampuan baru untuk

memobilisasi dan mengeksploitasi

aktiva tak berujud (Intangible assets)

(8)

Intangible assets enable an organization to:

a). Develop customer relationship

b). Introduce innovative products and services

c). Produce customized high-quality products and

services

d). Mobilize employee skills and motivation

e). Deploy information technology, database, and

system

(9)

Balance Scorecard

Balanced Scorecard   adalah alat manajemen kinerja

( performance

management

tool )

yang

dapat

membantu organisasi untuk menterjemahkan visi dan

strategi ke dalam aksi dengan memanfaatkan

sekumpulan indikator finansial dan nonofinansial

 yang kesemuanya terjalin dalam satu hubungan sebab

(10)

Ciri-ciri sistem

Balanced Scorecard 

Merupakan suatu aspek dari strategi perusahaan.

Menetapkan ukuran kinerja melalui mekanisme

komuniasi antar tingkatan manajeman.

Mengevaluasi hasil kinerja secara terus-menerus guna

perbaikan pengukuran kinerja pada kesempatan

selanjutnya.

(11)

FINANCIAL

“To succeed Financially, how  Objectice Measures Targets Initiativeshould we appear to our shareholder?”

LEARNING AND GROWTH

“To achieve our  vision, how will O M T I  we sustain our ability to change and improve?”

INTERNAL BUSINESS PROCESS

“To satisfy our shareholders and customers, O M T I what business processes

must we excelat?”

CUSTOMER

“To achieve  our vision, how O M T I should we appear to our customer?”

 Vision  And Mision

(12)
(13)

SCORECARD mengukur kinerja perusahaan pada

empat perspektif yang seimbang:

Finacial

Customer

Internal business process

Learning and growth

(14)

Perspektif Finansial (Financial Perspective)

Memberi

petunjuk

apakah

strategi

perusahaan,

implementasi dan pelaksanaannya memberikan kontribusi

atau tidak kepada peningkatan laba perusahaan.

Tujuan finansial biasanya berhub. dengan profitabilitas;

pertumbuhan penjualan yg cepat; atau terciptanya arus

kas.

(15)

Perpespektif Pelanggan (Customer Perspective)

Para manajer mengidentifikasi pelanggan dan segmen pasar.

Perspektif ini biasanya terdiri dari : Ukuran utama dan ukuran

tertentu (tenggang waktu yg singkat dan pengiriman tepat

 waktu).

Profitabilitas Pelanggan Pangsa Pasar Akuisisi Pelanggan Retensi Pelanggan Kepuasan Pelanggan

(16)

Ukuran utama:

Pangsa Pasar dan Pangsa Rekening ( Market Share and

 Account Share)

Retensi Pelanggan (Customer Retention)

 Akuisisi Pelanggan (Customer Acquisition)

Kepuasan Pelanggan (Customer Satisfaction)

Profitabilitas Pelanggan (Customer Profitability)

Mengukur dalam bentuk relatif atau absolut, keberhasilan

unit bisnis menarik atau memenangkan pelanggan atau

bisnis baru.

Menilai tingkat kepuasan atas kriteria kinerja tertentu di

(17)

Proposisi Nilai Pelanggan:

 Atribut yang diberikan perusahaan kepada produk dan jasanya untuk menciptakan loyalitas dan kepuasan pelanggan dalam segmen pasar sasaran.

 Value = + +

Uniqueness Functionality Quality Price Time Brand Equity Convenience Trust Respon siveness Customer  Acquisition Customer Satisfaction Customer Retention Product/service

(18)

Perspektif Bisnis Internal ( Internal

Business Process Perspective)

Pada prespektif ini para manajer melakukan identifikasi berbagai proses yg sangat penting untuk mencapai tujuan pelanggan dan pemegang saham. Setiap bisnis memiliki rangkaian poses tertentu untuk menciptakan nilai bagi pelanggan dan memberikan hasil finansial yang baik. Model rantai nilai generik memberi suatu template yg dapat disesuaikan oleh setiap perusahaan dalam mempersiapkan perspektif setiap bisnis internal.

Model ini terdiri dari tiga proses bisnis utama: innovation cycle, operation cycle, postsales services cycle

Innovation Cycle Operations Cycle Postsales S C

Customer Need Identified Customer Need Satisfied Identify the Market Create The Product/ service Build The Product/ service Deliver The Products/ services Service The customer

(19)

Model Rantai Nilai secara umum meliputi 3 prinsip proses

 bisnis, yaitu:

1

). Inovasi

Dalam proses inovasi, unit bisnis melakukan penelitian

kebutuhan pelanggan yg sedang berkembang atau yang

potensial, kemudian menciptakan produk atau jasa untuk

memenuhi kebutuhan pelanggan.

Proses inovasi menggambarkan

gelombang panjang

pembuatan nilai dimana pertama-tama perusahaan

mengidentifikasi dan memelihara pemasaran baru,

pelanggan baru, dan kebutuhan yang ada maupun yang

masih tersembunyi dari pelanggan yang ada. Kemudian

secara kontinyu dalam gelombang panjang pembuatan

nilai dan pertumbuhan, perusahaan mendesain dan

mengembangkan

produk

dan

jasa

baru

yg

memungkinkan menjangkau pasar dan konsumen baru

dan

untuk

kepuasan

pelanggan

baru

perlu

mengidentifikasi kebutuhan.

(20)

2). Operasi

Proses operasi, tahap kedua utamanya dalam rantai nilai

internal secara umum, adalah dimana produk dan jasa

dibuat dan dikirim ke konsumen. Proses operasi

menggambarkan gelombang pendek pembuatan nilai

dalam organisasi. Proses operasi dapat dimulai dengan

menerima pesanan konsumen dan berakhir dengan

mengirimkan produk/jasa ke konsumen. Proses tersebut

menekankan pada efisien, konsisten, dan pengiriman

tepat waktu produk dan jasa yg ada kepada konsumen.

(21)

3). Pelayanan Purnajual

Tahap ketiga dan terakhir dalam rantai nilai internal

adalah pelayanan kepada konsumen setelah penjualan

atau pengiriman jasa. Pelayanan purnajual termasuk

garansi dan tindakan perbaikan/reparasi, perlakuan

kerusakan dan pengembalian, prosesing dan pelayanan

administrasi kartu kredit.

Beberapa perusahaan memiliki strategi yang jelas untuk

menawarkan pelayanan purnajual yang unggul. Contoh,

perusahaan yang menjual peralatan atau sistem yang

canggih mungkin menawarkan program pelatihan bagi

tenga kerja konsumen untuk membantu mereka

menggunakan peralatan atau sistem yg lebih efeltif dan

efisien.

(22)

Tiga kategori utama :

1. Kapabilitas pekerja

2. kapabilitas sistem informasi

3. motivasi, pemberdayaan dan keselarasan

(23)

Contoh aplikasi BSC.

I.

Tujuan Finansial Strategis (Share holder) BSC:

1). Finansial

a. Memperbaiki Return on Spending (ROS).

ROS merefleksikan kemampuan untuk menciptakan kekayaan

dengan dana perusahaan. ROS adalah tujuan yang sesuai sebab

bisnis ditandai model pada tingkat rendah bagi pengeluaran

perusahaan pada risiko kredit yang rendah. ROS akan

menyelaraskan pengeluaran beban/biaya dengan pendapatan

secara umum.

b. Menurunkan Biaya.

Dengan lebih lancar dan efisien, akan fokus pada sumber daya

dan membantu untuk mencapai profitaiblitas yang bisa diterima

lebih dari 3-5 tahun. Menyempurnakan dengan menghilangkan

biaya-biaya yang tidak berperan penting bagi pendapatan secara

umum, dengan memperbaiki produkstivitas, pelurusan dan

(24)

c

. Menaikkan Pendapatan.

Untuk mencapai visi finansial, dibutuhkan perbaikan pertumbuhan

pendapatan. Memerlukan untuk menegaskan kembali bisnis inti dan

meningkatkan jumlah konsumen yang berharga. Bisa dicapai dengan

memelihara dan mendapatkan kembali konsumen yang berharga, dan

perluasan konsumen yg berharga berhubungan dengan penjualan

silang produk yang ada dan menjual produk baru.

d. Menurunkan Risiko.

Direncanakan untuk

bergerak

melalui ketergantungan pad

pendapatan bersih bunga melalui perluasan danpenjualan portofolio

produk berbasis fee untuk menutup porsi terbesar basis biaya

(25)

Delapan Elemen Pengembangan Secara Kontinyu

1.

Integrated Planning for Result

2.

Customer Focus

3.

Benchmarking

4.

Employee Involvement

5.

Teamwork

6.

Training-Training-Training

7.

Research-Based Decision Making

Referensi

Dokumen terkait

Indikator penilaian yang menjadi prioritas selanjutnya (kuadran C) untuk ditingkatkan layanannya sesuai dengan urutan prioritas berdasarkan nilai PGCV tertinggi

Akan tetapi masalah yang sangat riskan pada penerapan alternatif ini adalah harus adanya persetujuan dari masing-masing tata guna lahan yang berlokasi di ruas Medco yaitu

Inilah yang coba dikembangkan di STKIP Muhammadiyah Sorong, yaitu bagaimana agar para mahasiswa yang berasal dari berbagai macam daerah, dengan latar belakang

Sesuai dengan analisa yang telah dilakukan pada masing masing alternatif penempatan jembatan, didapatkan hasil sebagai berikut: kondisi eksisting derajat kejenuhan

Penelitian ini bertujuan untuk membuat sebuah rancang bangun inverter dengan mengimplementasikan teknik DDS (Direct Digital Synthesis) sehingga bentuk gelombang keluaran

SNI adalah dokumen berisi ketentuan teknis (merupakan konsolidasi iptek dan pengalaman) (aturan, pedoman atau karakteristik) dari suatu kegiatan atau hasilnya yang

ranking risiko, dilakukan pemetaan risiko agar diketahui risiko mana yang paling berpengaruh, serta memberikan rekomendasi strategi mitigasi dan kontingensi risiko untuk

tsanyak ahli geologi yang melaku- kan penelitian di daerah Bayat, antara la- in: Bothe (1929), membuat stratigrafi da- erah Perbukitan Jiwo serta mengusulkan nama