• Tidak ada hasil yang ditemukan

Pengaruh Return on Assets (Roa), Return on Equity (ROE), Net Profit Margin (NPM), dan Earning Per Share (EPS) Terhadap Harga Saham Perusahaan Manufaktur Sub-Sektor Food & Beverages yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Tahun 2011-2015).

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Pengaruh Return on Assets (Roa), Return on Equity (ROE), Net Profit Margin (NPM), dan Earning Per Share (EPS) Terhadap Harga Saham Perusahaan Manufaktur Sub-Sektor Food & Beverages yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Tahun 2011-2015)."

Copied!
24
0
0

Teks penuh

(1)

vii Universitas Kristen Maranatha ABSTRAK

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh Return on

Assets (ROA), Return on Equity (ROE), Net Profit Margin (NPM), dan Earning Per Share (EPS) baik secara simultan maupun parsial terhadap Harga Saham pada

Perusahaan Manufaktur Sub-sektor Food & Beverages yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2011-2015. Teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah purposive sampling. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 11 perusahaan dari 14 Perusahaan Manufaktur Sub-sektor

Food & Beverages yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Teknik analisis data

yang digunakan yaitu analisis regresi linear berganda dan pengujian hipotesis yang dilakukan adalah uji t, uji F dan koefisien determinasi. Hasil penelitian yang diperoleh dari penelitian ini menunjukkan bahwa secara simultan Return on Assets (ROA), Return on Equity (ROE), Net Profit Margin (NPM), dan Earning Per

Share (EPS) berpengaruh terhadap Harga Saham Perusahaan Manufaktur

Sub-sektor Food & Beverages yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2011-2015, dan secara parsial hanya Earning Per Share (EPS) yang berpengaruh terhadap Harga Saham, sedangkan Return on Assets (ROA), Return on Equity (ROE) dan Net Profit Margin (NPM) tidak berpengaruh terhadap Harga Saham Perusahaan Manufaktur Sub-sektor Food & Beverages yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia.

(2)

viii Universitas Kristen Maranatha ABSTRACT

This research aimed to determine the influence of Return on Assets (ROA), Return on Equity (ROE), Net Profit Margin (NPM), and Earning Per Share (EPS) either simultaneously or partially on stock price of the Manufacturing Company Sub-sector Food & Beverages Listed in Indonesia Stock Exchange Period 2011-2015. The sampling technique used in this research is purposive sampling. The sample used in this study as many as 11 companies out of 14 sub-sectors of Manufacturing Food & Beverages listed in the Indonesia Stock Exchange. Data analysis technique used is multiple linear regression analysis and hypothesis testing that is done is t test, F test and the coefficient of determination. The results obtained from this study indicate that simultaneous Return on Assets (ROA), Return on Equity (ROE), Net Profit Margin (NPM), and Earning Per Share (EPS) influence on stock price of the Manufacturing Company Sub-sector Food & Beverages Listed in Indonesia Stock Exchange Period 2011-2015, and partially only Earning Per Share (EPS) influence on the stock price, while Return on Assets (ROA), Return on Equity (ROE) and Net Profit Margin (NPM) is not influence on stock price of the Manufacturing Company Sub-sector Food & Beverages Listed in Indonesia Stock Exchange.

Keywords: Return on Assets (ROA), Return on Equity (ROE), Net Profit Margin

(3)

ix Universitas Kristen Maranatha DAFTAR ISI

Halaman

HALAMAN JUDUL (BAHASA INDONESIA) ……… .. i

HALAMAN JUDUL (BAHASA INGGRIS) ……… ii

HALAMAN PENGESAHAN ………... iii

SURAT PERNYATAAN KEASLIAN TUGAS AKHIR ………… iv

(4)

x Universitas Kristen Maranatha

2.2 Rerangka Pemikiran ……… 32

2.3 Pengembangan Hipotesis ……… 34

2.3.1 Pengaruh Return On Assets (ROA) terhadap Harga Saham ………. 34

2.3.2 Pengaruh Return On Equity (ROE) terhadap Harga Saham ………. 35

2.3.3 Pengaruh Net Profit Margin (NPM) terhadap Harga Saham ………. 36

2.3.4 Pengaruh Earning Per Share (EPS) terhadap Harga Saham ………. 36

2.3.5 Pengaruh Return On Assets (ROA), Return On Equity (ROE), Net Profit Margin (NPM), dan Earning Per Share (EPS) terhadap Harga Saham ………. 37

2.3.6 Model Penelitian ……….. 38

BAB III METODE PENELITIAN ………... 39

3.1 Jenis Penelitian ……… 39

3.2 Populasi dan Sampel Penelitian ……….. 39

3.3 Definisi Operasional Variabel (DOV) ……… 42

3.4 Teknik Pengumpulan Data ………. 45

3.5.2.1 Analisis Regresi Linear Berganda …. 54 3.5.2.2 Uji t (Parsial) ………. 56

3.5.2.3 Uji F (Simultan) ……… 57

3.5.2.4 Koefisien Determinasi ………... 58

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN ………….. 60

4.1 Hasil Penelitian ………... 60

4.1.1 Deskripsi Variabel Penelitian ………... 60

4.1.2 Hasil Pengujian Hipotesis ……… 67

4.1.2.1 Analisis Regresi Linear Berganda …. 67 4.1.2.2 Uji t (Parsial) ………. 69

4.1.2.3 Uji F (Simultan) ……… 72

4.1.2.4 Koefisien Determinasi ……….. 73

4.2 Pembahasan ……… 75

4.2.1 Pengaruh Return On Assets (ROA) terhadap Harga Saham ………. 75

(5)

xi Universitas Kristen Maranatha

Harga Saham ………. 76

4.2.4 Pengaruh Earning Per Share (EPS) terhadap Harga Saham ………. 76

4.2.5 Pengaruh Return On Assets (ROA), Return On Equity (ROE), Net Profit Margin (NPM), dan Earning Per Share (EPS) terhadap Harga Saham ………. 77

BAB V PENUTUP ……… 79

5.1 Simpulan ………. 79

5.2 Keterbatasan Penelitian ……….. 80

5.3 Implikasi Penelitian ……… 80

5.4 Saran ……… 81

DAFTAR PUSTAKA ……… 82

LAMPIRAN ……….. 85

(6)

xii Universitas Kristen Maranatha DAFTAR GAMBAR

(7)

xiii Universitas Kristen Maranatha DAFTAR TABEL

Halaman

Tabel 2.1 Riset Empiris ……… 27

Tabel 3.1 Penentuan Sampel ……… 41

Tabel 3.2 Sampel Penelitian Perusahaan Manufaktur Sub-sektor Food & Beverages ………. 41

Tabel 3.3 Definisi Operasional Variabel ………. 43

Tabel 3.4 Hasil Uji Normalitas tahap 1 ……… 47

Tabel 3.5 Hasil Uji Outliers ………. 49

Tabel 3.6 Hasil Uji Normalitas tahap 2 ……… 50

Tabel 3.8 Hasil Uji Multikolinearitas ………... 51

Tabel 3.9 Hasil Uji Heterokedastisitas ………. 52

Tabel 3.10 Hasil Uji Autokorelasi ……….. 54

Tabel 4.1 Data ROA, ROE, NPM, EPS dan Harga Saham Perusahaan Manufaktur Sub-sektor Food & Beverages yang terdaftar di BEI periode 2011-2014 . 61 Tabel 4.2 Hasil Statistik Deskriptif ………... 65

Tabel 4.3 Hasil Uji Regresi Linear Berganda ………... 68

Tabel 4.4 Hasil Perhitungan Uji t ………. 71

Tabel 4.5 Hasil Perhitungan Uji F ……… 73

(8)

xiv Universitas Kristen Maranatha DAFTAR LAMPIRAN

Halaman Lampiran A Harga Saham Perusahaan Manufaktur Sub-sektor

Food & Beverages Periode 2011-2015 ……… 84

(9)

1 Universitas Kristen Maranatha

BAB I

PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang

Pasar Modal memiliki peran penting dalam kegiatan ekonomi suatu Negara termasuk Indonesia. Melalui Pasar Modal, perusahaan dapat memperoleh dana

tambahan dari investor atau pihak yang memiliki kelebihan dana. Hal tersebut terbukti dengan meningkatnya jumlah perusahaan yang listing di Bursa Efek

Indonesia, guna menjual saham kepada investor (Zuliarni, 2012).

Pasar Modal (capital market) juga dapat diartikan sebagai pasar untuk

memperjualbelikan sekuritas yang umumnya memiliki umur lebih dari satu tahun,

seperti saham dan obligasi (Tandelilin, 2010: 13). Semakin berkembangnya

kegiatan suatu perusahaan tentunya membutuhkan dana yang semakin besar.

Pasar Modal merupakan salah satu alternatif bagi perusahaan sehingga perusahaan

dapat beroperasi dengan skala yang lebih besar.

Investor selalu mengharapkan keuntungan dari saham yang dimilikinya,

sedangkan harga saham terus berubah-ubah dan berfluktuatif, sehingga harga

saham menjadi faktor yang sangat penting dan harus diperhatikan oleh investor

dalam memilih saham yang akan di investasikan sejumlah dananya, karena

pergerakan harga saham searah dengan kinerja perusahaan (emiten). Jika harga saham suatu perusahaan selalu mengalami kenaikan, maka investor atau calon

investor akan beranggapan bahwa kinerja perusahaan tersebut baik, karena perusahaan berhasil dalam mengelola usahanya. Kepercayaan investor atau calon

(10)

2

Universitas Kristen Maranatha percaya terhadap emiten maka keinginan untuk berinvestasi pada emiten semakin

kuat. Semakin banyak permintaan terhadap saham suatu emiten maka dapat meningkatkan harga sahamnya. Jika harga saham yang tinggi dapat dipertahankan

maka kepercayaan investor atau calon investor terhadap emiten juga semakin tinggi dan hal ini dapat menaikkan nilai emiten. Sebaliknya, jika harga saham mengalami penurunan secara terus-menerus, maka nilai emiten di mata investor

dan calon investor juga akan turun. Maka dari itu dibutuhkan suatu alat ukur yang digunakan untuk mengukur kinerja dan harga saham di masa yang akan datang,

Alat ukur yang paling sering digunakan oleh investor dan perusahaan adalah analisis laporan keuangan perusahaannya.

Laporan keuangan merupakan suatu kebutuhan bagi para pengusaha, investor, bank, manajemen, pemerintah maupun pelaku pasar modal dalam proses pengambilan keputusan (Harahap, 2001: 7). Setiap tahun perusahaan go public

wajib mempublikasikan laporan tahunan perusahaan mereka kepada Bursa Efek dan para Investor. Analisis laporan keuangan dilakukan dengan cara perhitungan

rasio keuangan. Rasio keuntungan menurut Sutrisno (2001) dapat diukur dengan beberapa indikator, yaitu: Net Profit Margin (NPM), Return on Asset (ROA),

Return on Equity (ROE), Return on Investment (ROI), dan Earning Per Share

(EPS). Namun demikian, untuk membatasi masalah dalam penelitian ini, peneliti hanya akan menganalisa melalui empat variabel saja yakni Return on Assets

(ROA), Return on Equity (ROE), Net Profit Margin (NPM) dan Earning Per

Share (EPS).

Menurut Zuliarni (2012), Return on Asset (ROA) merupakan rasio untuk

(11)

3

Universitas Kristen Maranatha tingkat aset tertentu. Bagi investor, profitabilitas perusahaan merupakan salah satu

indikator penting untuk menilai prospek perusahaan di masa yang akan datang. Rasio ini penting diperhatikan untuk mengetahui sejauh mana investasi yang

dilakukan investor disuatu perusahaan mampu memberikan keuntungan (return) yang sesuai dengan tingkat yang diinginkan oleh investor. Semakin tinggi rasio ini maka semakin baik keadaan suatu perusahaan dan menunjukkan bahwa

perusahaan semakin efektif dalam memanfaatkan aktiva untuk menghasilkan laba bersih setelah pajak. Hal ini akan meningkatkan daya tarik perusahaan kepada

investor dan menjadikan perusahaan tersebut semakin diminati investor, karena tingkat kembalian (return) akan semakin besar. Hal ini juga akan berdampak

bahwa harga saham dari perusahaan tersebut di Pasar Modal juga akan semakin meningkat

Menurut Lestari dan Sugiharto (2007), Return on Equity (ROE) adalah

rasio yang digunakan untuk mengukur keuntungan bersih yang diperoleh dari pengelolaan modal yang diinvestasikan oleh pemilik perusahaan. Rasio ini

menunjukkan daya perusahaan untuk menghasilkan laba atas investasi berdasarkan nilai buku para pemegang saham yang sering kali digunakan dalam membandingkan dua atau lebih perusahaan atas peluang investasi yang lebih baik

dan manajemen biaya yang lebih efektif. Angka Return on Equity (ROE) yang semakin tinggi memberikan indikasi bagi para pemegang saham bahwa tingkat

pengembalian investasi semakin tinggi.

Net Profit Margin (NPM) rasio untuk menunjukkan keuntungan bersih

dengan total penjualan yang dapat diperoleh dari setiap rupiah penjualan

(12)

4

Universitas Kristen Maranatha

Net Profit Margin (NPM) adalah perbandingan antara laba bersih dengan

penjualan bersih. Semakin besar NPM menunjukkan kinerja perusahaan yang produktif untuk memperoleh laba yang tinggi melalui tingkat penjualan tertentu

serta kemampuan perusahaan yang baik dalam menekan biaya-biaya operasionalnya. Hal ini dapat meningkatkan kepercayaan investor untuk menanamkan modalnya pada perusahaan tersebut sehingga permintaan akan

saham perusahaan tersebut meningkat yang otomatis diikuti dengan naiknya harga saham.

Earning Per Share (EPS) atau pendapatan per lembar saham merupakan

rasio untuk mengukur keuntungan (return) yang diperoleh investor atau pemegang

saham per lembar saham (Darmadji dan Fakhrudin, 2001: 139). Peningkatan rasio ini menandakan perusahaan berhasil meningkatkan taraf kemakmuran investor untuk menambah jumlah modal yang ditanamkan pada perusahaan. Rasio ini

sangat membantu investor, karena informasinya bisa menggambarkan prospek

earning suatu perusahaan di masa yang akan datang, maka semakin besar rasio ini

akan menarik investor untuk melakukan investasi diperusahaan tersebut. Hal tersebut akan mengakibatkan permintaan akan saham meningkat dan harga saham juga akan meningkat (Wahyuni, dkk, 2014).

Sebelumnya Hanum (2009) telah melakukan penelitian dengan judul Pengaruh Return on Assets (ROA), Return on Equity (ROE) dan Earning Per

Share (EPS) terhadap Harga Saham perusahaan Otomotif yang terdaftar di Bursa

Efek Indonesia tahun 2008-2011. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial Return on Assets (ROA) tidak berpengaruh signifikan terhadap Harga

(13)

2008-5

Universitas Kristen Maranatha 2011. Return on Equity (ROE) secara parsial berpengaruh signifikan dan negatif

terhadap Harga Saham Perusahaan Otomotif yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2008-2011. Earning Per Share (EPS) secara parsial berpengaruh

signifikan dan positif terhadap Harga Saham Perusahaan Otomotif yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2008-2011.

Febriyanto dan Nurwiyanta (2014) juga melakukan penelitian dengan

judul Pengaruh Return on Assets (ROA), Return on Equity (ROE) dan Net Profit

Margin (NPM) terhadap Harga Saham pada sektor Real Estate and Property di

Bursa Efek Indonesia Periode 2008-2011. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan Return on Assets (ROA), Return on Equity (ROE) dan Net Profit

Margin (NPM) berpengaruh terhadap Harga Saham pada sektor Real Estate and

Property di Bursa Efek Indonesia Periode 2008-2011. Sedangkan secara parsial

hanya Return on Assets (ROA) dan Return on Equity (ROE) yang berpengaruh

signifikan dan positif terhadap Harga Saham pada sektor Real Estate and Property di Bursa Efek Indonesia Periode 2008-2011, Net Profit Margin (NPM)

berpengaruh signifikan dan negatif terhadap Harga Saham pada sektor Real Estate

and Property di Bursa Efek Indonesia Periode 2008-2011.

Watung dan Ilat (2016) juga melakukan penelitian tentang Pengaruh

Return on Assets (ROA), Net Profit Margin (NPM), dan Earning Per Share (EPS)

terhadap Harga Saham pada Perusahaan Perbankan di Bursa Efek Indonesia tahun

2011-2015. Hasilnya baik secara simultan maupun parsial, Return on Assets (ROA), Net Profit Margin (NPM), dan Earning Per Share (EPS) berpengaruh signifikan terhadap Harga Saham pada Perusahaan Perbankan di Bursa Efek

(14)

6

Universitas Kristen Maranatha Penelitian ini bermaksud mereplikasi penelitian Hanum (2009) dengan

menambahkan variabel serta sampel dan tahun yang berbeda. Persamaan dalam penelitian ini adalah teknik analisis regresi berganda. Perbedaan pertama adalah

variabel yang digunakan pada penelitian sebelumnya adalah Return on Assets (ROA), Return on Equity (ROE) dan Earning Per Share (EPS) sedangkan penelitian ini menambahkan satu variabel baru yaitu Net Profit Margin (NPM),

karena pada hasil penelitian sebelumnya menjelaskan bahwa Net Profit Margin (NPM) berpengaruh signifikan terhadap Harga Saham. Kedua, penelitian

sebelumnya dilakukan pada tahun 2008-2011 sedangkan penelitian ini dilakukan pada tahun 2011-2015 dengan pertimbangan laporan keuangan terkini dapat

mencerminkan kondisi pasar saat ini. Perbedaan yang ketiga adalah pada penelitian sebelumnya menggunakan Sub-sektor industri Otomotif, sedangkan penelitian ini menggunakan sub-sektor industri Food & Beverages dengan alasan

industri Food & Beverages merupakan salah satu sektor usaha yang terus mengalami pertumbuhan.

(15)

7

Universitas Kristen Maranatha 1.2 Rumusan Masalah

Berdasarkan latar belakang yang telah diuraikan peneliti sebelumnya, penelitian ingin mencoba untuk menjawab rumusan masalah penelitian sebagai berikut: 1. Apakah Return on Assets (ROA) berpengaruh terhadap Harga Saham

Perusahaan Manufaktur Sub-sektor Food & Beverages yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia?

2. Apakah Return on Equity (ROE) berpengaruh terhadap Harga Saham

Perusahaan Manufaktur Sub-sektor Food & Beverages yang terdaftar di Bursa

Efek Indonesia?

3. Apakah Net Profit Margin (NPM) berpengaruh terhadap Harga Saham

Perusahaan Manufaktur Sub-sektor Food & Beverages yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia?

4. Apakah Earning Per Share (EPS) berpengaruh terhadap Harga Saham

Perusahaan Manufaktur Sub-sektor Food & Beverages yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia?

5. Apakah Return on Assets (ROA), Return on Equity (ROE), Net Profit Margin

(NPM), dan Earning Per Share (EPS) secara simultan berpengaruh terhadap Harga Saham Perusahaan Manufaktur Sub-sektor Food & Beverages yang

(16)

8

Universitas Kristen Maranatha 1.3 Tujuan Penelitian

Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah:

1. Untuk menguji dan menganalisis pengaruh Return on Assets (ROA) terhadap

Harga Saham Perusahaan Manufaktur Sub-sektor Food & Beverages yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia?

2. Untuk menguji dan menganalisis pengaruh Return on Equity (ROE) terhadap

Harga Saham Perusahaan Manufaktur Sub-sektor Food & Beverages yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia?

3. Untuk menguji dan menganalisis pengaruh Net Profit Margin (NPM) terhadap

Harga Saham Perusahaan Manufaktur Sub-sektor Food & Beverages yang

terdaftar di Bursa Efek Indonesia?

4. Untuk menguji dan menganalisis pengaruh Earning Per Share (EPS) terhadap

Harga Saham Perusahaan Manufaktur Sub-sektor Food & Beverages yang

terdaftar di Bursa Efek Indonesia?

5. Untuk menguji dan menganalisis pengaruh Return on Assets (ROA), Return

on Equity (ROE), Net Profit Margin (NPM), dan Earning Per Share (EPS)

secara simultan terhadap Harga Saham Perusahaan Manufaktur Sub-sektor

(17)

9

Universitas Kristen Maranatha 1.4 Manfaat Penelitian

Penelitian ini diharapkan dapat memberikan manfaat bagi berbagai pihak yang berkepentingan, antara lain:

1. Manfaat bagi Perusahaan

Sebagai bahan pertimbangan perusahaan dalam menilai kondisi keuangan dan kinerja keuangan perusahaannya dengan melihat rasio-rasio yang

mempengaruhi harga saham perusahaannya. 2. Manfaat bagi Investor

Dapat berguna sebagai bahan masukan bagi investor dalam mempertimbangkan pengambilan keputusan berkaitan dengan penanaman

modal dalam saham di Bursa Efek Indonesia, khususnya pada Perusahaan Manufaktur Sub-sektor Food & Beverages.

3. Manfaat bagi Akademik

Dapat menambah Ilmu Pengetahuan di bidang ekonomi khususnya tentang investasi saham pada perusahaan yang listing di Bursa Efek Indonesia dan

(18)

79 Universitas Kristen Maranatha

BAB V

PENUTUP

5.1 Simpulan

Berdasarkan data dan analisis mengenai pengaruh Return on Assets (ROA),

Return on Equity (ROE), Net Profit Margin (NPM), dan Earning Per Share (EPS)

terhadap Harga Saham Perusahaan Manufaktur Sub-sektor Food & Beverages yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2011-2015, maka penulis dapat mengambil beberapa kesimpulan sebagai berikut:

1. Secara parsial variabel Return on Assets (ROA) tidak berpengaruh terhadap

Harga Saham Perusahaan Manufaktur Sub-sektor Food & Beverages yang

terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Jadi kenaikan atau penurunan rasio ini tidak diikuti oleh kenaikan atau penurunan harga saham perusahaan.

2. Secara parsial variabel Return on Equity (ROE) tidak berpengaruh terhadap

Harga Saham Perusahaan Manufaktur Sub-sektor Food & Beverages yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Jadi kenaikan atau penurunan rasio ini tidak

diikuti oleh kenaikan atau penurunan harga saham perusahaan.

3. Secara parsial variabel Net Profit Margin (NPM) tidak berpengaruh terhadap

Harga Saham Perusahaan Manufaktur Sub-sektor Food & Beverages yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Jadi kenaikan atau penurunan rasio ini tidak diikuti oleh kenaikan atau penurunan harga saham perusahaan.

4. Secara parsial variabel Earning Per Share (EPS) berpengaruh terhadap Harga

(19)

80

Universitas Kristen Maranatha di Bursa Efek Indonesia. Jadi kenaikan atau penurunan rasio ini diikuti oleh

kenaikan atau penurunan harga saham perusahaan.

5. Secara simultan variabel Return on Assets (ROA), Return on Equity (ROE),

Net Profit Margin (NPM), dan Earning Per Share (EPS) berpengaruh sebesar

84,7% terhadap Harga Saham Perusahaan Manufaktur Sub-sektor Food &

Beverages yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2011-2015 dan

sisanya yaitu 15,3% dijelaskan oleh faktor lain yang tidak dimasukkan ke dalam penelitian ini.

5.2 Keterbatasan Penelitian

Penelitian ini memiliki beberapa keterbatasan atau kekurangan, antara lain:

1. Penelitian ini hanya menggunakan rasio-rasio untuk menganalisis pengaruh,

sehingga mengabaikan faktor-faktor eksternal yang dapat mempengaruhi

harga saham.

2. Periode pengamatan yang digunakan dalam penelitian ini masih kurang

panjang, hanya selama 5 tahun yaitu dari tahun 2011-2015, sedangkan tahun-tahun sebelumnya juga penting untuk dianalisis.

3. Perusahaan yang dijadikan sebagai sampel dalam penelitian ini hanya terbatas

pada Perusahaan Manufaktur Sub-sektor Food & Beverages yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia.

5.3 Implikasi Penelitian

Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa rasio profitabilitas yang digunakan dalam

(20)

81

Universitas Kristen Maranatha

Profit Margin (NPM) tidak mampu memberikan informasi yang dibutuhkan

investor dalam hal memprediksi harga saham Perusahaan Manufaktur Sub-sektor

Food & Beverages yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2011-2015.

Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa investor kurang menganggap penting akan laba bersih dan tingkat penjualan yang dilakukan oleh perusahaan, investor lebih memperhatikan faktor lain, salah satunya pertumbuhan laba per saham

perusahaan yang kemudian akan mempengaruhi naik turunnya harga saham.

5.4 Saran

Sehubungan dengan keterbatasan penelitian yang disebutkan sebelumnya, maka

berikut merupakan beberapa saran yang dapat diberikan oleh peneliti:

1. Penelitian selanjutnya bisa menambahkan variabel eksternal perusahaan

seperti tingkat inflasi, kurs, tingkat suku bunga dan faktor-faktor eksternal

lainnya yang mungkin dapat mempengaruhi harga saham Perusahaan Manufaktur Sub-sektor Food & Beverages yang terdaftar di Bursa Efek

Indonesia.

2. Periode pengamatan untuk penelitian selanjutnya disarankan untuk

diperpanjang hingga 10 tahun, sehingga dapat memberikan hasil penelitian

yang lebih akurat.

3. Penelitian berikutnya sebaiknya menggunakan sampel perusahaan yang lain

seperti Perusahaan Jasa Sektor Keuangan dan Perusahaan Sektor Property dan

(21)

i

PENGARUH RETURN ON ASSETS (ROA), RETURN

ON EQUITY (ROE), NET PROFIT MARGIN (NPM),

DAN EARNING PER SHARE (EPS) TERHADAP

HARGA SAHAM PERUSAHAAN MANUFAKTUR

SUB-SEKTOR FOOD & BEVERAGES YANG

TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA

TAHUN 2011-2015

TUGAS AKHIR

Diajukan untuk memenuhi salah satu syarat menempuh

Sidang Sarjana Strata 1 (S1)

Oleh

JULIANA

1352021

PROGRAM STUDI MANAJEMEN

FAKULTAS EKONOMI

UNIVERSITAS KRISTEN MARANATHA

BANDUNG

(22)

ii

THE INFLUENCE OF RETURN ON ASSETS (ROA),

RETURN ON EQUITY (ROE), NET PROFIT MARGIN

(NPM), AND EARNING PER SHARE (EPS) TO STOCK

PRICE OF THE MANUFACTURING COMPANY

SUB-SECTOR FOOD & BEVERAGES LISTED IN

INDONESIA STOCK EXCHANGE

PERIOD 2011-2015

A Thesis

In Partial Fulfillment of The Requirements for The Degree of

Bachelor of Science in Management

By

JULIANA

1352021

MANAGEMENT DEPARTMENT

FACULTY OF ECONOMICS

MARANATHA CHRISTIAN UNIVERSITY

BANDUNG

(23)

v

KATA PENGANTAR

Puji dan syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas berkat, rahmat dan karunia-Nya penulis dapat menyelesaikan tugas akhir ini dengan tepat waktu. Penelitian

ini berjudul “Pengaruh Return On Assets (ROA), Return On Equity (ROE), Net Profit Margin (NPM), dan Earning Per Share (EPS) terhadap Harga Saham

Perusahaan Manufaktur Sub-sektor Food & Beverages yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2011-2015”. Penelitian ini merupakan tugas akhir untuk memenuhi salah satu syarat menempuh Sidang Sarjana Strata 1 (S-1) di Universitas Kristen Maranatha Bandung.

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh masing-masing variabel independen terhadap variabel dependennya baik secara parsial maupun simultan.

Penulis sangat menyadari bahwa dalam tugas akhir ini masih ditemukan banyak kekurangan dan jauh dari kata sempurna. Semua kritik dan saran yang dapat membangun dan menyempurnakan penelitian ini akan sangat diterima oleh penulis dengan senang hati sebagai bahan perbaikan dan pengetahuan penulis di masa yang akan datang.

Pada kesempatan ini, penulis ingin mengucapkan rasa terima kasih yang tulus dan sebesar – besarnya kepada pihak – pihak yang telah berperan penting dalam penelitian ini baik secara langsung maupun tidak langsung :

1. Tuhan Yang Maha Esa atas semua rahmat, berkat, perlindungan, kebaikan, waktu dan kesempatan yang diberikan sehingga penulis dapat menyelesaikan tugas akhir ini dengan tepat waktu dan dengan baik.

2. Ida, S.E., M.M., selaku dosen pembimbing tugas akhir yang telah mencurahkan waktu, pemikiran dan tenaga dalam memberikan bimbingan kepada penulis selama penyusunan tugas akhir ini.

3. Dr. Mathius Tandiontong, M.M., Ak., CA., selaku Dekan Fakultas Ekonomi

9. Juniawati, kakak kandung penulis yang selalu membantu dan memberikan semangat dalam penyusunan tugas akhir ini.

(24)

vi

11. Yeni Surya, Elga Virgina Wijaya, Bella Chrisantya dan Putry Ayu Anadia, selaku teman bimbingan yang telah memberikan saran dan kritik kepada penulis ketika mengerjakan tugas akhir ini.

12. Seluruh staff sekretariat dan perpustakaan Universitas Kristen Maranatha yang telah membantu dan menyediakan fasilitas yang penulis perlukan.

13. Semua pihak yang tidak dapat penulis sebutkan satu persatu yang membantu penulis.

Akhir kata, semoga Tuhan selalu melimpahkan kasih dan berkatNya kepada semua pihak atas semua kebaikan dn bantuan yang telah diberikan. Semoga tugas akhir ini dapat berguna dan memberi nilai tambah serta wacana baru bagi semua pihak yang membacanya. Tuhan memberkati.

Bandung, Januari 2017

Referensi

Dokumen terkait

atau tidaknya pelatihan bagi karyawan, dan membuat sebuah laporan akhir dengan judul “ PENYELENGGARAAN PROGRAM PELATIHAN DAN KINERJA KARYAWAN PADA KANTOR DIREKSI PT

Perbaikan dan Penggantian Instalasi Saluran Udara (Ducting)

Bagaimana cara membantu lembaga pendidikan PAUD Aisyiyah 3 Salatiga melakukan manajemen data akademik secara on line dengan melalui website sehingga pengelolaan data

dari aspek ini, penelitian ini diharapkan dapat dipakai untuk menguji keberlakuan teori-teori yang diperoleh dalam Administrasi Pendidikan pada

Jabaran ini harus menjelaskan dan memberikan model tentang olah tata gramatika konstruksi kalimat yang digunakan dalam membangun sebuah unit wacana dan olah pemilihan kosa kata

Berdasarkan uraian di atas, penulis tertarik untuk melakukan penelitian yang bermaksud untuk mengetahui “hubungan antara faktor sosial dengan sikap remaja dalam mengambil

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) manakah yang memberikan prestasi belajar matematika yang lebih baik, STAD, PBL atau klasikal dengan pendekatan saintifik;

Kecepatan pertunasan pada umbi garut (jumlah tunas dan tinggi tunas) yang diberi perlakuan gelap lebih tinggi daripada sinar matahari.. Hal ini karena kondisi gelap