KATA PENGANTAR. Puji syukur penulis panjatkan kehadapan Tuhan Yang MahaEsa, atas segalar

Teks penuh

(1)

i

KATA PENGANTAR

Puji syukur penulis panjatkan kehadapan Tuhan Yang MahaEsa, atas segalar ahmat dan karunia-Nya penulis dapat menyelesaikan penulisan skripsi yang berjudul Tanggung Jawab Direksi Dalam Hal Terjadinya Pengalihan Aset Perseroan Tanpa Melalui Rapat Umum Pemegang Saham tepat pada waktunya. Adapun skripsi ini adalah sebagai syarat untuk memperoleh gelar Sarjana Hukum di Fakultas HukumUniversitasUdayana.

Adapun keberhasilan dalam penyusunan skripsi ini tidak terlepas dari bimbingan dan bantuan moral dari berbagai pihak, baik yang berupa materiil maupun moril. Untuk itu, melalui kesempatan ini, penulis menyampaikan rasa hormat dan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada :

1. Bapak Prof. Dr. I Gusti Ngurah Wairocana, S.H., M.H., Dekan Fakultas HukumUniversitasUdayana.

2. Bapak I Ketut Sudiarta, S.H., M.H., Pembantu Dekan I Fakultas Hukum Universitas Udayana.

3. Bapak I Wayan Bela Siki Layang, S.H., M.H., Pembantu Dekan II Fakultas Hukum Universitas Udayana.

4. Bapak I Wayan Suardana, S.H., M.H., Pembantu Dekan III Fakultas Hukum Universitas Udayana.

5. Bapak Dr. I Wayan Wiryawan, S.H., M.H., Ketua Bagian Hukum Perdata Fakultas Hukum Universitas Udayana.

(2)

ii

6. Ibu Dr. Desak Putu Dewi Kasih, SH.,M.Hum Pembimbing I yang telahmemberikan bimbingan, pengarahan, saran, dukungan, dan motivasi kepada penulis dalam menyelesaikan skripsi ini.

7. Ibu A.A. Sagung Wiratni Darmadi, S.H., M.H., Pembimbing II yang telah memberikan bimbingan, pengarahan, saran, dukungan, dan motivasi kepada penulis dalam menyelesaikan skripsi ini.

8. Dewan penguji skripsi yang telah meluangkan waktunya untuk menguji skripsi ini.

9. Bapak dan Ibu Dosen Fakultas Hukum Universitas Udayana yang telah menuntun dan memberikan ilmu pengetahuan selama kuliah sehingga penulis dapat menyelesaikan studi ini.

10. Bapak dan Ibu Pegawai Laboratorium, perpustakaan, tata usaha, yang telah memberikan bantuan dalam hal administrasi selama mengikuti perkuliahan dan penyusunan skripsi ini.

11. Orang tua, suami, dan anak tercinta beserta seluruh keluarga besar penulis yang penuh kesabaran, pengorbanan, dukungan, perhatian, dan terus menemani serta memberikan semangat selama penyusunan skripsi ini.

12. Sahabatsaya Intan permata, Pradita Landung, Sofia, Anastasia, Ayu, Diana, Gung Ulan, yang tidak dapat disebutkan satu persatu, yang selalu memberikan dukungan untuk segera menyelesaikan skripsi ini.

Semoga segala kebaikan dan jasa yang telah diberikan mendapatkan imbalan yang sepantasnya dari Tuhan Yang Maha Esa. Menyadari kelemahan-kelemahan dan

(3)

iii

keterbatasan penulis, tentu yang tersaji dalam karya tulis ini banyak kekurangan dan jauh dari kata sempurna. Karenaitu, kritik, saran, danpendapat yang sifatnya kontruktif sangatdiperlukanguna kesempurna dari skripsi ini.

Denpasar, Mei 2016

Penulis

ABSTRAK

Direksi merupakan satu-satunya organ perseroan yang melaksanakan fungsi pengurusan perseroan. Direksi bertanggungjawab penuh atas pengurusan perseroan untuk kepentingan dan tujuan perseroan, dan untuk menjalankan tugas yang diberikan kepadanya, maka wajib didasarkan pada itikad baik, sesuai dengan ketentuan yang diberikan anggaran dasar perseroan dan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Dalam hal Direksi bertindak mewakili Perseroan, maka Direksi memiliki kewajiban- kewajiban yang harus dilaksanakan oleh Direksi. Kelalaian dalam melaksanakan kewajibannya memberikan sanksi yang mengakibatkan pertanggung jawaban dari seluruh anggota Direksi. Permasalahan yang diangkat dalam penulisan ini adalah bagaimana akibat hukum pengalihan aset perseroan tanpa melalui rapat umum pemegang saham dan bagaimana tanggung jawab direksi terhadap pengalihan aset perseroan tanpa melalui rapat umum pemegang saham.

(4)

iv

Metode penelitian yang digunakan dalam penulisan ini adalah metode penelitian penelitian hukum normatif yaitu penelitian yang mengacu kepada norma- norma dan asas-asas hukum yang terdapat dalam peraturan perundang-undangan.

Hasil dari penelitian ini adalah akibat pengalihan aset perseroan yang dilakukan oleh direksi tanpa melalui RUPS adalah tetap mengikat sepanjang pihak lain yakni pihak ketiga dalam perbuatan hukum tersebut beritikad baik dan Perbuatan hukum pengalihan aset perseroan yang dilakukan oleh direksi apabila dilakukan tanpa persetujuan RUPS maka direksi bertanggung jawab secara penuh baik berdampak positif maupun negatif. Diperlukan adanya kepastian hukum dalam UUPT untuk memberikan perlindungan hukum selain bagi pihak ketiga juga bagi pihak Perseroan.

Kepastian hukum tersebut harus secara jelas tercantum dalam Pasal-pasal UUPT.

Kata Kunci :Tanggung Jawab Direksi, Pengalihan Aset, Perseroan, Rapat Umum Pemegang Saham.

ABSTRACT

The Board of Directors is the only organ of the company that carry out the maintenance of the company's functions. Directors are fully responsible for the maintenance of the company's interests and objectives, and to carry out the task assigned to them, then it must be based on good faith, in accordance with the provisions given in the company's articles of association and the applicable regulations. In the event that the Board of Directors acting on behalf of the Company, the Directors have obligations that must be implemented by the Board of Directors.

Failure to implement its obligations may lead to sanctions that require accountability of the Board of Directors. Problems raised in this paper: what are the legal consequences of the transfer of the company's assets without going through a general meeting of shareholders and what are the responsibilities of directors on the transfer of company assets without going through a general meeting of shareholders.

(5)

v

The method used in this paper is a normative legal research methods, namely research that refers to the norms and principles of law contained in the legislation.

The results of this study are the transfer of assets of the company that is carried out by the directors without going through the General Meeting of Shareholders, is still considered to be binding on the third parties provided that it is done in good faith and the legal act of transfer of assets of the company by the board of directors, if it is done without the approval of General Meeting of Shareholders,the directors take full responsibility for both positive and negative impacts. Necessary legal certainty in Company Law to provide legal protection for third parties besides also for the Company. The certainty of the law should be clearly stated in the Articles of the Company Law.

Keywords: Responsibilities of Directors, Transfer of Assets, the Company, theGeneral Meeting of Shareholders.

DAFTAR ISI

SAMPUL DALAM ... i

PRASYARAT GELAR SARJANA HUKUM ... ii

PERSETUJUAN PEMBIMBING ... iii

PENGESAHAN PANITIA PENGUJI ... iv

SURAT PERNYATAAN KEASLIAN ... v

(6)

vi

KATA PENGANTAR ... vi

DAFTAR ISI ... xi

ABSTRAK ... ix

ABSTRACT ... x

BAB I. PENDAHULUAN 1.1 ... LatarBel akangMasalah ... 1

1.2 ... Rumusa nMasalah ... 11

1.3 ... RuangLi ngkupMasalah ... 11

1.4 ... Orisinali tasPenelitian ... 11

1.5 ... TujuanP enelitian ... 13

1.5.1... TujuanU mum ... 13

1.5.2... TujuanK husus ... 13

1.6 ... Manfaat Penelitian ... 13

(7)

vii

1.6.1... Manfaat Teoritis ... 13 1.6.2... Manfaat

Praktis ... 14 1.7 ... Landasa

nTeoritis ... 14 1.8 ... MetodeP

enelitian ... 18 1.8.1 ... JenisPen

elitian ... 18 1.8.2 ... JenisPen

dekatan ... 18 1.8.3 ... Sumber

BahanHukum ... 19 1.8.4 ... TeknikP

engumpulanBahanHukum ... 21 1.8.5 ... TeknikP

engolahan Dan AnalisisBahanHukum ... 22

BAB II. TINJAUAN UMUM TENTANG PERSEROAN TERBATAS

2.1 ... Pengerti an Perseroan Terbatas ... 24 2.2 Pendirian Perseroan Terbatas ... 32

(8)

viii

2.3 Organ – Organ Perseroan Terbatas (PT) ... 36

2.3.1 RapatUmumPemegangSaham (RUPS) ... 36

2.3.2 Direksi... 41

2.3.3DewanKomisaris ... 42

BAB III. PENGALIHAN ASET PERSEROAN TANPA MELALUI RAPAT UMUM PEMEGANG SAHAM (RUPS) 3.1 ... Tata Cara PengalihanAset Perseroan MelaluiRapatUmumPemegangSaham (RUPS) ... 46

3.2 ... Kewenan ganDireksiDalamPengalihanAset PT ... 52

3.3 ... AkibatHu kumPengalihanAset Perseroan TanpaMelaluiRapatUmumPemegangSaham (RUPS) ... 55

BAB IV. TANGGUNG JAWAB DIREKSI DALAM PENGALIHAN ASET PERSEROAN 4.1 Tugas dan Kewajiban Direksi Perseroan Terbatas (PT) ... 57

4.2 Prinsip - PrinsipPertanggungJawabanDireksi Perseroan Terbatas (PT) ... ….65

4.3 Tanggung Jawab Direksi Dalam Pengalihan Aset Perseroan Tanpa Melalui Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) ... 71

BAB V. PENUTUP

(9)

ix

5.1 Simpulan... 79 5.2 Saran ... 80 DAFTAR PUSTAKA

Figur

Memperbarui...

Referensi

Memperbarui...

Related subjects :