• Tidak ada hasil yang ditemukan

MAKALAH MEDIA PEMBELAJARAN SUMBER BELAJA

N/A
N/A
Bg Yadin

Academic year: 2022

Membagikan "MAKALAH MEDIA PEMBELAJARAN SUMBER BELAJA"

Copied!
10
0
0

Teks penuh

(1)

MAKALAH

MEDIA PEMBELAJARAN, SUMBER BELAJAR DAN

ALAT PERAGA PEMBELAJARAN

Disusun Untuk Memenuhi Salah Satu Tugas Mata Kuliah

INFORMATION COMMUNICATION TECHNOLOGIES (ICT) Dosen Pengampu

AMARODIN, M.Pd.I

Oleh kelompok 1 : M. MAHBUB IBNU ATN.

MIFTAHUR ROHMAH AHMAD AZKA FAWAID

SITI MUNAWAROH M. FAHIM ASNAL MUKHTARIN

PROGRAM STUDI PENDIDIKAN AGAMA ISLAM SEKOLAH TINGGI AGAMA ISLAM (STAI)

DIPONEGORO TULUNGAGUNG 2018

(2)

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang

Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi semakin mendorong upaya-upaya pembaharuan dalam pemanfaatan hasil teknologi dalam proses belajar. Oleh karena itu, tugas yang diemban oleh guru atau pembelajar adalah mampu menggunakan alat-alat yang disediakan oleh sekolah atau bahkan secara kreatif dan inovatif mampu menggunakan alat yang murah dan efisien untuk membantu mencapai tujuan pembelajaran.

Kenyataannya di atas menuntut guru di dalam melaksanakan tugasnya sebagai

perancang maupun pengelola pembelajaran untuk memiliki ketrampilan dalam menyusun rencana pengajaran maupun melakukan interaksi dengan anak didik, mengelola kelas, menggunakan sumber belajar termasuk didalamnya menggunakan media

pembelajaran. Untuk itu guru yang profesional memerlukan pemahaman mengenai ilmu yang mendasari profesinya.

B. Rumusan Masalah

1. Apa yang dimaksud dengan media?

2. Apa saja tujuan dan manfaat media?

3. Apa ang dimaksud dengan sumber belajar?

4. Apa yang dimaksud alat peraga pembelajaran?

C. Tujuan Penulisan

Adapun tujuan penulisan dalam makalah ini adalah : 1. Untuk mengetahui pengertian media

2. Untuk mengetahui berbagai tujuan dan manfaat media 3. Untuk mengetahui pengertian sumber belajar

4. Untuk mengetahui pengertian alat peraga pembelajaran

(3)

BAB II PEMBAHASAN

A. PENGERTIAN MEDIA

Pengertian media menurut beberapa ahli sebagai berikut :

1. Menurut Arsyad, 2002; Sadiman, dkk., 1990, mengatakan bahwa media (bentuk jamak dari kata medium), merupakan kata yang berasal dari bahasa latin medius, yang secarA harfiah berarti

“tengah”, “perantara” atau “pengantar”. Oleh karena itu, media dapat diartikan sebagai perantara atau pengantar pesan dari pengirim ke penerima pesan. Media dapat berupa sesuatu bahan (software) dan/ atau alat (hardware).

2. Menurut Gerlach & Ely (dalam Arsyad, 2002), mengatakan bahwa media jika dipahami secara garis besar adalah manusia, materi, atau kejadian yang membangun kondisi, yang menyebabkan siswa mampu memperoleh pengetahuan, keterampilan, atau sikap. Jadi menurut pengertian ini, guru, teman sebaya, buku teks, lingkungan sekolah dan luar sekolah, bagi seorang siswa

merupakan media.

3. Dalam Buku Pengantar Ilmu Komunikasi (Cangara, 2006 : 119), media adalah alat atau sarana yang digunakan untuk menyampaikan pesan dari komunikator kepada khalayak. Ada beberapa pakar psikologi memandang bahwa dalam komunikasi antarmanusia, maka media yang paling dominasi dalam berkomunikasi adalah pancaindera manusia seperti mata dan telinga. Pesan – pesan yang diterima selanjutnya oleh pancaindera selanjutnya diproses oleh pikiran manusia untuk mengontrol dan menentukan sikapnya terhadap sesuatu, sebelum dinyatakan dalam tindakan.

4. Association of Education and Communication Technology (AECT), mengatakan bahwa media sebagai segala bentuk dan saluran yang digunakan untuk menyampaikan pesan dan informasi.

Dari beberapa pendapat ahli diatas, maka dapat disimpulkan bahwa media adalah alat, sarana, perantara, dan penghubung untuk menyebar, membawa atau menyampaikan sesuatu pesan (message) dan gagasan kepada penerima. Sedangkan media pembelajaran adalah segala sesuatu yang dapat digunakan untuk menyalurkan pesan sehingga dapat merangsang pikiran, perasaan, perbuatan, minat serta perhatian siswa sedemikian rupa sehingga proses belajar mengajar terjadi pada diri siswa.

(4)

B. TUJUAN DAN MANFAAT MEDIA

Media pembelajaran di sekolah digunakan dengan tujuan antara lain sebagai berikut:

1. Memberikan kemudahan kepada peserta didik untuk lebih memahami konsep, prinsip, dan ketrampilan tertentu dengan menggunakan media yang paling tepat menurut sifat bahan ajar.

2. Memberikan pengalaman belajar yang berbeda dan bervariasi sehingga lebih merangsang minat dan motivasi peserta didik untuk belajar.

3. Menumbuhkan sikap dan ketrampilan tertentu dalam teknologi karena peserta didik tertarik untuk menggunakan atau mengoperasikan media tertentu.

4. Menciptakan situasi belajar yang tidak dapat dilupakan peserta didik.

5. Memperjelas informasi atau pesan pembelajaran.

6. Meningkatkan kualitas belajar mengajar.

Menurut Achsin menyatakan bahwa tujuan penggunaan media pembelajaran adalah : 1. Agar proses belajar mengajar yang sedang berlangsung dapat berjalan dengan tepat guna dan berdaya guna,

2. Untuk mempermudah bagi guru/pendidik daiam menyampaikan informasi materi kepada anak didik,

3. Untuk mempermudah bagi anak didik dalam menyerap atau menerima serta memahami materi yang telah disampaikan oleh guru/pendidik,

4. Untuk dapat mendorong keinginan anak didik untuk mengetahui lebih banyak dan mendalam tentang materi atau pesan yang disampaikan oleh guru/pendidik,

5. Untuk menghindarkan salah pengertian atau salah paham antara anak didik yang satu dengan yang lain terhadap materi atau pesan yang disampaikan oleh guru/ pendidik.

Sedangkan Sudjana, dkk. menyatakan tentang tujuan pemanfaatan media adalah:

1. Pengajaran akan lebih menarik perhatian siswa sehingga dapat menimbulkan motivasi, 2. Bahan pelajaran akan lebih jelas maknanya sehingga dapat lebih dipahami,

3. Metode mengajar akan lebih bervariasi, dan

4. Siswa akan lebih banyak melakukan kegiatan belajar.

C. PENGERTIAN SUMBER BELAJAR

Sumber belajar (learning resources) adalah semua sumber baik berupa data, orang dan wujud tertentu yang dapat digunakan oleh peserta didik dalam belajar, baik secara

(5)

terpisah maupun secara terkombinasi sehingga mempermudah peserta didik dalam mencapai tujuan belajar atau mencapai kompetensi tertentu.

Adapun para ahli telah mengemukakan pendapat tentang pengertian sumber belajar sebagai berikut:

1. Menurut Yusufhadi Miarso adalah segala sesuatu yang meliputi pesan, orang, bahan, alat, teknik, dan lingkungan, baik secara tersendiri maupun terkombinasikan dapat memungkinkan terjadinya belajar.

2. Edgar Dale mengemukakan sumber belajar adalah segala sesuatu yang dapat dimanfaatkan untuk memfasilitasi belajar seseorang.

3. Menurut Rohani sumber belajar (learning resources) adalah segala macam sumber yang ada di luar diri seseorang (peserta didik) dan yang memungkinkan (memudahkan) terjadinya proses belajar.

4. Association Educational Communication and Technology (AECT), yang menyatakan bahwa sumber belajar adalah semua sumber baik berupa data, orang dan wujud tertentu yang dapat digunkan siswa dalam belajar, baik secara terpisah maupun terkombinasi sehingga mempermudah siswa dalam mecapai tujuan belajar.

Ditinjau dari asal usulnya, sumber belajar dapat dibedakan menjadi dua, yaitu:

sumber belajar yang dirancang (learning resources by design) yaitu sumber belajar yang memang sengaja dibuat untuk tujuan pembelajaran. Contohnya adalah : buku pelajaran, modul, program audio, transparansi (OHT). Jenis sumber belajar yang kedua adalah sumber belajar yang sudah tersedia dan tinggal dimanfaatkan (learning resources by utilization), yaitu sumber belajar yang tidak secara khusus dirancang untuk keperluan pembelajaran, namun dapat ditemukan, dipilih dan dimanfaatkan untuk keperluan pembelajaran. Contohnya: pejabat pemerintah, tenaga ahli, pemuka agama, olahragawan, kebun binatang, waduk, museum, film, sawah, terminal, surat kabar, siaran televisi, dan masih banyak lagi yang lain.

Sumber-sumber belajar dapat berbentuk:

a. Pesan: informasi, bahan ajar; cerita rakyat, dongeng, hikayat, dan sebagainya;

(6)

b. Orang: guru, instruktur, siswa, ahli, nara sumber, tokoh masyarakat, pimpinan lembaga, tokoh karier dan sebagainya;

c. Bahan: buku, transparansi, film, slides, gambar, grafik yang dirancang untuk pembelajaran, relief, candi, arca, komik, dan sebagainya;

d. Alat/ perlengkapan: perangkat keras, komputer, radio, televisi, VCD/DVD, kamera, papan tulis, generator, mesin, mobil, motor, alat listrik, obeng dan sebagainya;

e. Pendekatan/ metode/ teknik: disikusi, seminar, pemecahan masalah, simulasi, permainan, sarasehan, percakapan biasa, diskusi, debat, talk shaw dan sejenisnya;

f. Lingkungan: ruang kelas, studio, perpustakaan, aula, teman, kebun, pasar, toko, museum, kantor dan sebagainya

Adapun Manfaat sumber belajar adalah:

1. Menurut Rohani manfaat sumber belajar antara lain meliputi:

2. Memberikan pengalaman belajar secara langsung dan konkret kepada pesert didik 3. Dapat menyajikan sesuatu yang tidak mungkin diadakan, dikunjungi atau dilihat

secara langsung dan konkret

4. Dapat menambah dan memperluas cakrawala sajian yang ada di dalam kelas 5. Dapat memberi informasi yang akurat dan terbaru

6. Dapat membantu memecahkan masalah pendidikan (instruksional) baik dalam lingkup mikro maupun makro

7. Dapat memberi informasi yang positif, apabila diatur dan direncanakan pemanfaatannya secara tepat

8. Dapat merangsang untuk berpikir, bersikap dan berkembang lebih lanjut.

D. PENGERTIAN ALAT PERAGA PEMBELAJARAN

Adapun yang dimaksud dengan alat peraga pembelajaran merupakan media pendidikan yang mengandung atau membawakan ciri-ciri dari konsep materi yang dipelajari. Alat peraga sendiri merupakan seperangkat benda kongkret yang dirancang, secara sengaja yang digunakan untuk membantu menanamkan dan mengembangkan konsep-konsep pada mata pelajaran tertentu. Dengan alat peraga, hal-hal yang abstrak dapat disajikan dalam bentuk model-model yang berupa benda konkret yang dapat dilihat dan dipegang sehingga dapat lebih mudah difahami.

(7)

Fungsi utama dari penggunaan alat peraga pembelajaran adalah untuk

menurunkan keabstrakkan konsep agar siswa mampu menangkap arti konsep tersebut, menguasai materi yang dipelajari dan dapat mempraktikkan kembali dalam konteks yang sebenarnya. Dengan penggunaan alat peraga pembelajaran, maka selain para siswa menjadi lebih mudah dalam memahami materi yang dipelajari, guru pun akan menjadi lebih mudah dalam mengkomunikasikan atau menyampaikan kepada para siswa, tidak terkecuali juga untuk jenis materi pembelajaran yang bersifat abstrak.Adapun pengertian dari alat peraga pembelajaran sendiri sangat bervariasi. Berikut ini adalah beberapa definisi dari alat peraga pembelajaran oleh para ahli yang kemudian dijadikan sebagai patokan:

1. Menurut Faizal, 2010

Alat Peraga Pendidikan adalah instrument audio maupun visual yang digunakan untuk membantu proses pembelajaran menjadi lebih menarik dan membangkitkan minat siswa dalam mendalami suatu materi.

2. Menurut Sudjana, 2009

Alat Peraga Pendidikan adalah suatu alat yang dapat diserap oleh mata dan telinga dengan tujuan membantu guru agar proses belajar mengajar siswa lebih efektif dan efisien.

3. Menurut Suhardi, 1978

Alat peraga pendidikan atau Audio-Visual Aids (AVA) adalah media yang pengajarannya berhubungan dengan indera pendengaran

4. Menurut Sumad, 1972

Alat peraga atau AVA adalah alat untuk memberikan pelajaran atau yang dapat diamati melalui panca indera. Alat peraga merupakan salah satu dari media pendidikan adalah alat untuk membantu proses belajar mengajar agar proses komunikasi dapat berhasil dengan baik dan efektif.

5. Menurut Wijaya dan Rusyan, 1994

(8)

Alat peraga atau AVA adalah alat untuk memberikan pelajaran atau yang dapat diamati melalui panca indera. Alat peraga merupakan salah satu dari media pendidikan adalah alat untuk membantu proses belajar mengajar agar proses komunikasi dapat berhasil dengan baik dan efektif.

6. Menurut Amir Hamzah, 1981

Alat Peraga Pembelajaran adalah adalah alat-alat yang dapat dilihat dan didengar untuk membuat cara berkomunikasi menjadi efektif”. Sedangkan yang dimaksud dengan alat peraga menurut Nasution (1985: 95) adalah “alat bantu dalam mengajar lebih efektif”.

Dari beberapa pengertian alat peraga pembelajaran diatas, maka dapat disimpulkan bahwa alat peraga pembelajaran merupakan seperangkat alat yang secara khusus didesain untuk memudahkan proses belajar dan mengajar, sehingga hasil pembelajaran yang diperoleh menjadi lebih maksimal.

Adapun tujuan dari penggunaan alat peraga pendidikan sendiri sangat bervariasi, diantaranya adalah:

a. Menjadikan proses pendidikan lebih efektif dengan jalan meningkatkan semangat dan antusiasme para siswa dalam belajar

b. Sesuai dengan perorangan, dimana para siswa belajar dengan banyak kemungkinan sehingga belajar berlangsung sangat menyenangkan bagi masing-masing individu, c. Membuat para siswa lebih mudah memahami dan menguasai materi yang sedang

dipelajari

d. Memudahkan para guru dalam menyampaikan materi pembelajaan kepada para siswa dengan bahsa yang lebih mudah untuk diterima.

e. Menghindari kegiatan pembelajaran yang bersifat verbalisme yang cenderung membosankan dan kurang efektif.

Selain dari beberapa poin diatas, penggunaan alat peraga pembelajaran juga secara efektif terbukti untuk meningkatkan kualitas kegiatan pembelajaran. Sehingga hasil yang diperoleh pun menjadi lebih maksimal. Namun harus diketahui bahwa penggunaan alat peraga pembelajaran juga harus diimbangi dengan SDM yang berkualitas dan pemanfaatan

(9)

alat yang optimal. Sebab jika tidak, maka keberadaan alat-alat peraga pembelajaran ini pun akan menjadi hal yang sia-sia.

Sebagai salah satu jenis media yang berperan besar dan memiliki pengaruh penting dalam dunia pendidikan, kemudian menjadikan alat peraga pembelajaran ini sebagai salah satu media yang wajib untuk dimiliki oleh setiap lembaga pendidikan, baik itu lembaga pendidikan formal maupun non formal. Terutama sekali untuk lembaga pendidikan dengan pengajaran materi yang bersifat abstrak dan menuntut para siswa untuk menguasai materi dan mampu mengimplementasikan dalam kehidupan sesungguhnya, seperti misalnya tingkat sekolah menengah kejuruan. Tingkat pendidikan ini merupakan salah satu tingkat pendidikan yang mewajibkan untuk penggunaan alat peraga untuk setiap kejuruan, terutama untuk kejuruan otomotif, teknik, desain, kelistrikan dan sebagainya.

.

(10)

BAB III PENUTUP A. Kesimpulan

1. Media Pembelajaran ialah segala sesuatu yang dapat digunakan untuk menyalurkan pesan sehingga dapat merangsang pikiran, perasaan, perbuatan, minat serta perhatian siswa sedemikian rupa sehingga proses belajar mengajar terjadi pada diri siswa.

2. Sumber belajar ialah semua sumber baik berupa data, orang dan wujud tertentu yang dapat digunakan oleh peserta didik dalam belajar, baik secara terpisah maupun secara terkombinasi sehingga mempermudah peserta didik dalam mencapai tujuan belajar atau mencapai kompetensi tertentu.

3. Alat peraga pembelajaran ialah seperangkat alat yang secara khusus didesain untuk memudahkan proses belajar dan mengajar, sehingga hasil pembelajaran yang diperoleh menjadi lebih maksimal.

B. Saran

Media pembelajaran adalah suatu alat yang digunakan oleh seorang guru untuk menyampaikan pesan kepada siswa agar pesan itu sampai kepada siswanya. Dengan adanya media pembelajaran memudahkan seorang guru dalam melakukan proses belajar mengajar. Sungguh banyak alat-alat dan strategi yang digunkan untuk dijadikan media pembelajaran apalagi pada saat sekarang ini. peralatan serbah canggih. Maka

seharusnyalah kita menggunakan media pembelajarn untuk melakukan proses belajar mengajar sehingga tercapainya tujuan pembelajaran.

(11)

Demikian makalah ini kami buat, yang masing sangat banyak kesalahan, kritik dan saran dari para pembaca selalu kami harapkan. Terimakasih atas partisispasi pembaca dan mohon maaf yang sebesar-besarnya

Ttd, Kelompok I

DAFTAR PUSTAKA

“ Pengertian media menurut beberapa ahli” http://gusdanela.blogspot.co.id

Adaptasi dari : Depdiknas. 2004. Pedoman Merancang Sumber Belajar. Jakarta.

Kurniawan As’ri. 2010. Mengenal Sumber Belajar ( Online ) http : // Pena Kurniawan As’ari. Com, diakses 10 April 2010

Aristo Rahadi. 2008. Belajar, Pembelajaran dan Sumber Belajar . Jakarta. Refika Utama

Referensi

Dokumen terkait

Berikan analisa kebutuhan, spesifikasi, asumsi dan desain dari fungsi open file pada program text editor (nilai 25)3. Gambarkan diagram use case, sequence dan class dari fungsi

Berdasarkan kegiatan pembelajaran yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa kualitas pembelajaran di SMP Negeri 2 Boja sudah baik, hal ini dapat dilihat pada

Nurfadhlina pernah melakukan penelitian dalam judul Bias Gender Dalam Buku - Buku Teks Pendidikan Agama Islam (Analisis Konten Pada Buku-Buku Teks Pendidikan

Dengan begitu penyusun tertarik untuk meneliti bagaimana efektivitas pelaksanaan program KKBPK di Dusun Jasem Desa Srimulyo Kecamatan Piyungan Kabupaten Bantul dan peran

Penelitian ini menyimpulkan bahwa ide-ide pembaharuan yang dilakukan oleh Napoleon Bonaparte di Mesir adalah: (1) ide sistem pemerintahan republik, (2) ide

Paige NM, et al melakukan systematic review mengenai efek samping dari terapi spinal manipulation terhadap pasien LBP akut, terdapat beberapa efek samping yang

Dengan berlakunya Peraturan Walikota ini maka Peraturan Walikota Yogyakarta Nomor 138 Tahun 2017 tentang Pembentukan, Susunan Organisasi, Kedudukan, Fungsi, Tugas dan Tata

m Tugas mandi ri mampu menjelaskan dan menguraikan secara rinci proses gangguan system pencernaan dan Penyakit pada sistem pencernaan mampu menjelaskan gangguan