Nama produk: PARALOID™ B-64 100% Resin Tanggal Terbit: 05.09.2016 Tanggal Cetak: 06.09.2016 PT ROHM AND HAAS INDONESIA mendorong dan mengharapkan Anda membaca dan memahami LDK secara keseluruhan, karena ada informasi penting dalam seluruh dokumen tersebut. Kami mengharapkan anda untuk mengikuti tindakan pencegahan yang diidentifikasi dalam dokumen ini kecuali kondisi penggunaan akan memerlukan metode atau tindakan lain yang sesuai.
1. PRODUK DAN IDENTIFIKASI PERUSAHAAN
Nama produk: PARALOID™ B-64 100% Resin
Penggunaan yang dianjurkan dan pembatasan penggunaan Penggunaan yang teridentifikasi: Produk pelapis
Identitas perusahaan
PT ROHM AND HAAS INDONESIA
A Subsidiary of The Dow Chemical Company WISMA GKBI 20 FLOOR SUITE 2001 JL. JEND. SUDIRMAN NO. 28 10210 JAKARTA
INDONESIA
Nomor Informasi Pelanggan: 62-21-299-56200
Faks: 62-21-574-2121
NOMOR TELEPON DARURAT
Nomor Darurat 24 Jam: (62) 21-7591-2862
Penghubung Tanggap Darurat Lokal: 21-7591-2862
2. IDENTIFIKASI BAHAYA
Klasifikasi GHS
Produk ini bukan produk berbahaya sesuai dengan Sistem Harmonisasi Global untuk Klasifikasi dan Pelabelan (GHS).
Bahaya lain data tidak tersedia
3. KOMPOSISI/INFORMASI TENTANG BAHAN PENYUSUN
Produk ini adalah campuran.
Komponen CASRN Konsentrasi
Toluene 108-88-3 >= 0,1 - < 1,0 %
Methyl methacrylate 80-62-6 >= 0,1 - < 1,0 %
4. TINDAKAN PERTOLONGAN PERTAMA PADA KECELAKAAN
Penjelasan mengenai tindakan pertolongan pertama Penghirupan: Pindahkan ke tempat berudara segar.
Kena kulit: Cuci dengan air dan sabun sebagai tindakan pencegahan. Jika iritasi kulit berlanjut, panggil dokter.
Kena mata: Siram mata dengan air sebagai tindakan pencegahan. Jika iritasi mata berlanjut, periksakan ke dokter spesialis.
Tertelan: Minum 1 atau 2 gelas air. Periksakan ke dokter jika perlu. Jangan sekali-kali memberikan apa pun lewat mulut kepada orang yang tidak sadar.
Kumpulan gejala / efek terpenting, baik akut maupun tertunda: Selain dari informasi yang ditemukan dibawah Deskripsi langkah-langkah pertolongan pertama (atas) dan indikasi perhatian medis segera dan perlakuan khusus diperlukan (dibawah), semua gejala tambahan dan efek-efek yang dijelaskan dalam seksi 11: Informasi Toksikologi.
Indikasi pertolongan medis pertama dan perawatan khusus yang diperlukan
Instruksi kepada dokter: Penanganan harus diarahkan untuk mencegah penyerapan, menangani gejala (jika muncul), dan menyediakan terapi pendukung.
5. TINDAKAN PEMADAMAN KEBAKARAN
Media pemadaman yang sesuai: Gunakan media berikut ini bila pemadaman kebakaran melibatkan bahan ini: Karbon dioksida (CO2) Bahan kimia kering Semprotan air
Media pemadaman yang tidak sesuai: data tidak tersedia
Bahaya khusus yang muncul dari bahan atau campuran Produk pembakaran berbahaya: data tidak tersedia
Bahaya Kebakaran dan Ledakan Luar Biasa: Bahan dijual sebagai bahan mudah-terbakar;
terbakar dengan hebat jika ada panas menyengat.
Saran bagi petugas pemadam kebakaran
Prosedur Pemadaman Kebakaran: Semprotan air dapat digunakan untuk mendinginkan kontener.
Tetaplah melawan arah angin. Hindari mengisap asap.
Alat pelindung khusus bagi petugas pemadam kebakaran: Kenakan alat bantu pernapasan SCBA dan pakaian pelindung.
6. TINDAKAN PENANGGULANGAN JIKA TERJADI TUMPAHAN DAN KEBOCORAN
Langkah-langkah pencegahan diri, alat pelindung dan prosedur tanggap darurat: Peralatan pelindung yang memadai harus dipakai saat menangani tumpahan bah an Pribadi, untuk
rekomendasi. Jika terpajan pada bahan selama operasi pembersihan, lihat SEKSI 4, Tindakan Pertolongan Pertama, untuk tindakan yang harus diikuti.
Langkah-langkah pencegahan bagi lingkungan: PERHATIAN: Jaga agar tumpahan dan aliran air pembersih menjauhi saluran pembuangan kota dan genangan-air yang terbuka.
Metode dan bahan untuk penangkalan (containment) dan pembersihan: Lantai mungkin licin;
hati-hati agar tidak jatuh. Singkirkan semua sumber penyulut. Ventilasikan daerah. Pindahkan tumpahan bahan ke wadah yang sesuai untuk pemerolehan-kembali atau pembuangan.
7. PENYIMPANAN DAN PENANGANAN BAHAN
Kehati-hatian dalam menangani secara aman: Simpan di area sejuk, kering, yang berventilasi baik.
Jangan sampai kena mata, kulit, dan pakaian. Cuci sampai bersih setelah menangani. Tempat penyimpan harus ditutup rapat. Jangan menghirup uap/debu. Muatan statik dapat tertimbun:
gunakan pengikatan dan pentanahan antara peralatan transfer dan wadah penerima dan untuk set Kondisi untuk penyimpanan yang aman: Bahan dapat terbakar; batasi penyimpanan dalam-ruang (indoor) di area yang air (sprinkel) otomatis. Tanahkan semua wadah logam selama penyimpanan dan penanganan.
Data lain: Uap monomer dapat terbentuk ketika bahan memanas selama operasi pemrosesan. Lihat SEKSI 8, untuk jenis ventilasi yang diperlukan.
8. KONTROL PAPARAN/ PERLINDUNGAN DIRI
Parameter pengendalian
Batas paparan didaftarkan berikut ini, jika ada.
Komponen Peraturan Jenis pendaftaran Nilai/Notasi
Toluene ACGIH TWA 20 ppm
ACGIH TWA BEI
ID OEL NAB 188 mg/m3 50 ppm
ID OEL NAB SKIN
Methyl methacrylate ACGIH TWA 50 ppm
ACGIH TWA Sensitisasi Kulit
ACGIH STEL 100 ppm
ACGIH STEL Sensitisasi Kulit
ID OEL NAB 50 ppm
ID OEL PSD 100 ppm
Pengendalian pendedahan
Kontrol teknik: Gunakan ventilasi gas-buang lokal dengan kecepatan tangkap minimum 150 kak kabut. Rujuklah edisi mutakhir "Industrial Ventilation: A Manual of Reco Practice" yang diterbitkan oleh American Conference of Governmental Industrial Hygienists untuk mendapatkan informasi dalam hal desain, insta penggunaan, dan pemeliharaan sistem ventilasi gas-buang.
Tindakan perlindungan diri: Fasilitas untuk menyimpan atau menggunakan bahan ini harus diperlengkapi dengan fasilitas pencuci mata.
Tindakan perlindungan individual
Perlindungan mata/wajah: Gunakan kacamata-pengaman berpelindung-samping (ANSI Z87.1atau yang setara yang memenuhi standar). Pelindung mata yang dipakai harus cocok dengan sistem pelindung pernapasan yang digunakan.
Perlindungan kulit
Perlindungan tangan: Cotton or canvas gloves.
Perlindungan pernapasan: Program perlindungan pernapasan yang memenuhi standar OSHA 1910.134 dan ANSI Z88.2 atau yang setara harus diikuti manakala kondisi tempat kerja cukup beralasan untuk penggunaan respirator. Tidak ada yang diperlukan pada kondisi operasional normal. Bila terjadi kondisi berdebu, pakai respirator berpemurni-udara atau berto standar NIOSH (atau setara). Respirator berpemurni-udara harus dilengkapi dengan kartrid uap organik da setara). Jika terdapat kabut minyak, gunakan penyaring R95 atau P95.
9. SIFAT FISIKA DAN KIMIA
Tampilan
Keadaan Fisik Padatan granul
Warna tidak berwarna
Bau Bau akrilik
Ambang Batas Bau data tidak tersedia
pH TIDAK BERKENAAN/BERLAKU.
Titik lebur/rentang > 60,00 °C
Titik beku data tidak tersedia
Titik didih (760 mmHg) Tidak berlaku
Titik nyala TIDAK BERKENAAN/BERLAKU.
Tingkat evaporasi (Butil Asetat = 1)
TIDAK BERKENAAN/BERLAKU.
Flamabilitas (padatan, gas) data tidak tersedia
Terendah batas ledakan TIDAK BERKENAAN/BERLAKU.
Tertinggi batas ledakan TIDAK BERKENAAN/BERLAKU.
Tekanan Uap TIDAK BERKENAAN/BERLAKU.
Relatif Densitas Uap (udara = 1) TIDAK BERKENAAN/BERLAKU.
Kepadatan Relatif (air = 1) data tidak tersedia Kelarutan dalam air praktis tidak larut Koefisien partisi (n-oktanol/air) data tidak tersedia Suhu dapat membakar sendiri
(auto-ignition temperature)
480,00 °C Suhu penguraian data tidak tersedia
Viskositas Dinamis TIDAK BERKENAAN/BERLAKU.
Viskositas kinematik data tidak tersedia Sifat peledak data tidak tersedia Sifat oksidator data tidak tersedia Berat Molekul data tidak tersedia Persen sifat atsiri (volatilitas) 1,000 % maksimum
CATATAN: Data fisik yang disajikan di atas adalah nilai-nilai tipikal dan jangan diartikan sebagai spesifikasi.
10. STABILITAS DAN REAKTIFITAS
Reaktifitas: data tidak tersedia Stabilitas kimia: data tidak tersedia
Reaksi berbahaya yang mungkin di bawah kondisi spesifik/khusus: Tidak ada yang diketahui.
Produk tidak akan mengalami polimerisasi.
Bahan ini dianggap stabil.
Kondisi yang harus dihindari: data tidak tersedia
Bahan yang harus dihindari: Tidak diketahui adanya bahan yang tidak-cocok dengan produk ini.
Produk berbahaya hasil penguraian: Penguraian termal dapat menghasilkan monomer akrilik.
11. INFORMASI TOKSIKOLOGI
Informasi Toksikologi muncul dalam bagian ini ketika data tersebut tersedi
Toksisitas akut
Toksisitas oral akut
LD50, Tikus, > 5.000 mg/kg Toksisitas kulit akut
LD50, Kelinci, > 3.000 mg/kg Toksisitas inhalasi akut
Data uji produk tidak tersedia. Mengacu pada data komponen.
Korosi/iritasi kulit iritasi ringan
Kerusakan mata serius/iritasi mata iritasi ringan
Sensitisasi
Data uji produk tidak tersedia. Mengacu pada data komponen.
Toksisitas Organ Sasaran Spesifik Sistemik (Paparan Tunggal) Data uji produk tidak tersedia. Mengacu pada data komponen.
Toksisitas Organ Sasaran Spesifik Sistemik (Paparan Berulang) Data uji produk tidak tersedia. Mengacu pada data komponen.
Karsinogenisitas
Data uji produk tidak tersedia. Mengacu pada data komponen.
Teratogenisitas
Data uji produk tidak tersedia. Mengacu pada data komponen.
Toksisitas terhadap Reproduksi
Data uji produk tidak tersedia. Mengacu pada data komponen.
Mutagenisitas (Kemampuan menyebabkan perubahan gen) Data uji produk tidak tersedia. Mengacu pada data komponen.
Bahaya terhirup
Data uji produk tidak tersedia. Mengacu pada data komponen.
Tambahan keterangan
Data tidak tersedia untuk bahan ini. Informasi yang ditunjukkan berdasarkan pada karakterisasi bahan yang komposisinya mirip.
KOMPONEN-KOMPONEN YANG MEMPENGARUHI TOKSIKOLOGI:
Toluene
Toksisitas inhalasi akut
LC50, Tikus, pria dan wanita, 4 Hour, uap, > 20 mg/l Sensitisasi
Tidak mengakibatkan reaksi alergi pada kulit ketika diuji pada marmot.
Untuk sensitisasi pernapasan:
Tidak ditemukan data yang relevan.
Toksisitas Organ Sasaran Spesifik Sistemik (Paparan Tunggal) Dapat menyebabkan mengantuk dan pusing.
rute paparan: Penghirupan
Organ-organ sasaran: Sistem saraf pusat
Toksisitas Organ Sasaran Spesifik Sistemik (Paparan Berulang) Pada hewan, dampak telah dilaporkan pada organ berikut ini:
efek pada sistem saraf pusat (CNS)
Pemaparan berlebihan dapat menyebabkan tanda-tanda dan gejala penyakit syaraf.
Toluen pernah menyebabkan kehilangan pendengaran pada hewan laboratorium setelah terjadi pemaparan pada konsentrasi tinggi.
Penyalahgunaan secara sengaja dengan menghirup toluen dapat menyebabkan kerusakan sistem saraf, kehilangan pendengaran, efek pada hati dan ginjal maupun kematian.
Karsinogenisitas
Tidak menyebabkan kanker pada hewan percobaan.
Teratogenisitas
Pada hewan laboratorium, toluen menjadi beracun bagi janin pada dosis yang beracun bagi induk. Pada tikus, dapat menyebabkan cacat lahir apabila diberikan secara oral, namun tidak terjadi apabila diberikan melalui penghirupan.
Toksisitas terhadap Reproduksi
Pada percobaan hewan, tidak mengganggu sistem reproduksi.
Mutagenisitas (Kemampuan menyebabkan perubahan gen)
Sebagian besar kajian dan juga kajian yang paling dapat dipercaya di antara kajian toksisitas genetik tentang toluen, baik in vitro maupun pada hewan, menunjukkan tidak adanya
toksisitas genetik.
Bahaya terhirup
Mungkin fatal jika tertelan dan memasuki saluran/jalan udara.
Methyl methacrylate
Toksisitas inhalasi akut
LC50, Tikus, 4 Hour, uap, 29,8 mg/l Sensitisasi
Menyebabkan reaksi alergi kulit pada manusia.
Menunjukkan potensial kontak alergi pada mencit.
Untuk sensitisasi pernapasan:
Tidak ditemukan data yang relevan.
Toksisitas Organ Sasaran Spesifik Sistemik (Paparan Tunggal) Dapat menyebabkan iritasi pada saluran pernafasan.
rute paparan: Penghirupan
Organ-organ sasaran: Saluran Pernafasan
Toksisitas Organ Sasaran Spesifik Sistemik (Paparan Berulang) Pada manusia, pernah dilaporkan adanya efek pada organ-organ berikut:
Saluran pernapasan.
Pada hewan, dampak telah dilaporkan pada organ berikut ini:
ginjal Hati
Saluran cerna sistem saraf paru
Karsinogenisitas
Tidak menyebabkan kanker pada hewan percobaan. Pekerja yang terpapar selama 1933- 1945 untuk konsentrasi uap sangat tinggi oleh etil akrilat dan metil metakrilat, dan produk samping volatile dari proses polimerisasi etil akrilat / metil metakrilat, menunjukkan
peningkatan kematian akibat kanker kolorektal. Kenaikan tersebut tidak diamati pada pekerja yang terpapar setelah waktu itu. Meskipun sugestif, temuan ini tidak membuat hubungan sebab akibat antara paparan akrilat tingkat tinggi dan kanker kolorektal.
Teratogenisitas
MMA tidak menyebabkan cacat lahir, mala-bentuk, atau toksisitas janin pada tikus bunting yang menghirup konsentrasi sampai 2028 ppm. Menunjukkan sifat beracun pada janin hewan percobaan dengan dosis yang meracuni induknya. Bukti menunjukkan bahwa metil metakrilat tidak menyebabkan cacat lahir pada hewan.
Toksisitas terhadap Reproduksi
Pada percobaan hewan, tidak mengganggu kesuburan.
Mutagenisitas (Kemampuan menyebabkan perubahan gen)
Dalam penelitian toksisitas genetik in vitro, beberapa kasus menunjukkan hasil negatif, sedangkan pada kasus lainnya menunjukkan hasil positif. Penelitian toksisitas genetik pada hewan menunjukkan hasil negatif.
Bahaya terhirup
Mungkin berbahaya jika tertelan dan memasuki saluran/jalan udara.
12. INFORMASI EKOLOGI
Toksisitas Organ Sasaran Spesifik Sistemik (Paparan Berulang)
Informasi Umum
Tidak ada data tersedia mengenai produk ini.
Ekotoksisitas
Toluene
Sangat/akut beracun pada ikan
Bahan bersifat beracun sedang terhadap organisme air pada basis akut (LC50/EC50 antara 1 dan 10 mg/L pada spesies yang paling sensitif diuji).
LC50, Oncorhynchus mykiss (Ikan rainbow trout), Tes semi-statik, 96 Hour, 5,8 mg/l LC50, Ikan, Tes flow-through, 96 Hour, 5,5 mg/l
Sangat/akut beracun pada binatang air yang tidakbertulang belakang
EC50, Daphnia magna (Kutu air), Tes statik, 24 Hour, 7 mg/l, Pedoman Tes OECD 202 LC50, Kutu air Ceriodapnia dubia, Tes semi-statik, 48 Hour, 3,78 mg/l
Toksisitas akut untuk ganggang / tanaman air
EbC50, Pseudokirchneriella subcapitata (Ganggang hijau), 72 Hour, Biomass, 12,5 mg/l, Pedoman Tes 201 OECD
Keracunan untuk bakteria IC50, Bakteri, 16 Hour, 29 mg/l Kronis beracun pada ikan
NOEC, Ikan, Tes flow-through, 40 d, pertumbuhan, 1,4 mg/l
Kronis beracun pada binatang air yang tidak bertulang belakang
NOEC, Ceriodaphnia dubia (kutu air), 7 d, jumlah janin dalam kandungan, 0,74 mg/l NOEC, Daphnia magna (Kutu air), 21 day, jumlah janin dalam kandungan, 2 mg/l Beracun pada tanah tempat tinggal mahluk hidup
LC50, Eisenia fetida (Cacing tanah), 150 - 280 mg/kg Methyl methacrylate
Sangat/akut beracun pada ikan
Bahan bersifat sedikit beracun terhadap organisme air pada basis akut (LC50/EC50 antara 10 dan 100 mg/L pada spesies yang paling sensitif diuji).
LC50, Oncorhynchus mykiss (Ikan rainbow trout), Tes flow-through, 96 Hour, > 100 mg/l, Pedoman Uji OECD 203 atau Setara
LC50, Lepomis macrochirus (Ikan bluegill sunfish), Tes flow-through, 96 Hour, 233 mg/l, EPA- 660-75-009
Sangat/akut beracun pada binatang air yang tidakbertulang belakang
EC50, Daphnia magna, Tes flow-through, 48 Hour, 69 mg/l, Metode Tidak Dinyatakan.
Toksisitas akut untuk ganggang / tanaman air
EC50, Pseudokirchneriella subcapitata (Ganggang hijau), Tes statik, 72 Hour, > 110 mg/l, Pedoman Tes 201 OECD
Kronis beracun pada ikan
NOEC, Danio rerio (Ikan zebra), 35 d, Lainnya, 9,4 mg/l
Kronis beracun pada binatang air yang tidak bertulang belakang
NOEC, Daphnia magna (Kutu air), 21 d, jumlah janin dalam kandungan, 37 mg/l Persistensi dan penguraian oleh lingkungan
Toluene
Daya hancur secara biologis: Bahan ini mudah mengalami biodegradasi. Lolos pengujian OECD untuk kemampuan mudah terurai atau mudah mengalami biodegradasi.
Jendela Waktu 10 hari: Tidak berlaku Degradasi biologis: 100 %
Waktu pemajanan: 14 d
Metoda: OECD Test Guideline 301C atau yang Setara Kebutuhan Oksigen Teoritis: 3,13 mg/mg Dihitung.
Fotodegradasi
Tipe Ujian: Paruh waktu (fotolisis tak langsung) Sensitisasi: radikal OH
Umur simpan Atmosfir: 2 d Metoda: Diperkirakan.
Methyl methacrylate
Daya hancur secara biologis: Bahan ini mudah mengalami biodegradasi. Lolos pengujian OECD untuk kemampuan mudah terurai atau mudah mengalami biodegradasi. Bahan ini sangat dapat mengalami biodegradasi (mencapai > 70% mineralisasi dalam pengujian OECD untuk biodegradabilitas inheren).
10 hari: Lulus
Degradasi biologis: 94 % Waktu pemajanan: 14 d
Metoda: OECD Test Guideline 301C atau yang Setara Jendela Waktu 10 hari: Tidak berlaku
Degradasi biologis: > 95 % Waktu pemajanan: 28 d
Metoda: Pedoman Uji OECD 302B atau Setara Kebutuhan Oksigen Teoritis: 1,02 mg/mg
Kemampuan dibuang secara fisik-kimiawi Cepat terhidrolisis pada kondisi basa.
Fotodegradasi
Tipe Ujian: Paruh waktu (fotolisis tak langsung) Sensitisasi: radikal OH
Umur simpan Atmosfir: 6,997 d Metoda: Diperkirakan.
Potensi bioakumulasi
Toluene
Bioakumulasi: Potensi biokonsentrasi rendah (Faktor Biokonsentrasi, BCF < 100 atau Log Pow < 3).
Koefisien partisi (n-oktanol/air)(log Pow): 2,73 Terukur Faktor Biokonsentrasi (BCF): 13,2 - 90 Ikan Terukur
Methyl methacrylate
Bioakumulasi: Potensi biokonsentrasi rendah (Faktor Biokonsentrasi, BCF < 100 atau Log Pow < 3).
Koefisien partisi (n-oktanol/air)(log Pow): 1,38 Terukur Mobilitas dalam Tanah
Toluene
Potensi mobilitas dalam tanah sangatlah tinggi (Koc antara 0 dengan 50).
Koefisien partisi(Koc): 37 - 178 Diperkirakan.
Methyl methacrylate
Potensi mobilitas dalam tanah bersifat tinggi (Koc antara 50 dengan 150).
Koefisien partisi(Koc): 87 Diperkirakan.
Hasil dari asesmen PBT dan vPvB
Zat/campuran ini tidak mengandung satu komponen pun yang dianggap baik persisten, bioakumulatif, dan beracun (PBT) maupun sangat persisten dan sangat bioakumulatif (vPvB) pada kadar 0,1% atau lebih.
Efek merugikan lainnya
Toluene
Bahan ini tidak termasuk dalam Lampiran I Peraturan (EC) No 1005/2009 yang mengatur tentang Bahan Perusak Ozon.
Methyl methacrylate
Bahan ini tidak termasuk dalam Lampiran I Peraturan (EC) No 1005/2009 yang mengatur tentang Bahan Perusak Ozon.
13. PERTIMBANGAN PEMBUANGAN/ PEMUSNAHAN
Metode pembuangan: Untuk pembuangan, insinerasi bahan ini di fasilitas yang mematuhi peraturan lokal, negara bagian, dan federal.
14. INFORMASI TRANSPORTASI
Penggolongan untuk angkutan JALAN dan Rel
Not regulated for transport
Penggolongan untuk pengangkutan LAUT (IMO-IMDG):
Not regulated for transport Transportasi dalam
jumlah besar sesuai Annex I atau II MARPOL 73/78 dan IBC atau IGC Kode
Consult IMO regulations before transporting ocean bulk
Penggolongan untuk pengangkutan UDARA (IATA/ICAO):
Not regulated for transport
Informasi ini tidak dimaksudkan untuk menyampaikan seluruh persyaratan peraturan atau operasional spesifik / informasi yang berkaitan dengan produk ini. Klasifikasi pengangkutan akan berubah oleh volume kontainer dan akan di pengaruhi oleh daerah atau perbedaan peraturan negara. Transportasi sistem informasi tambahan dapat diperoleh melalui perwakilan penjualan atau layanan pelanggan. Ini adalah tanggung jawab dari organisasi transportasi untuk mengikuti semua undang-undang, peraturan dan aturan yang berkaitan dengan transportasi material
15. INFORMASI YANG BERKAITAN DENGAN REGULASI
Klasifikasi di Tempat Kerja
Produk ini tidak diklasifikasikan sebagai berbahaya menurut Peraturan Indonesia.
16. INFORMASI LAIN
Sistem Pemeringkatan Bahaya HMIS
Kesehatan
Derajat kemampuan untuk terbakar
Bahaya Fisik
1 1 0
Revisi
Nomor Identifikasi: 101115234 / 1889 / Tanggal Terbit: 05.09.2016 / Versi: 2.0 Revisi terbaru ditandai dengan garis ganda tebalpada sisi kiri di sepanjang dokumen Legenda
ACGIH AS. Nilai Batas Ambang ACGIH (TLV) BEI Indeks paparan biologi
ID OEL Nilai ambang batas faktor kimia di udara lingkungan kerja
NAB Nilai ambang batas
PSD Pemajanan singkat yang diperkenankan
SKIN Menyerap melalui kulit STEL Batas paparan jangka pendek TWA 8 jam, waktu terhitung rata-rata Sumber Informasi dan Referensi
SDS ini disiapkan oleh Product Regulatory Services dan Hazard Communications berdasarkan informasi dari referensi internal dalam perusahaan kami.
PT ROHM AND HAAS INDONESIA meminta setiap pelanggan atau penerima LDK ini untuk mempelajarinya secara cermat dan berkonsultasi dengan ahli-ahli yang sesuai, sebagaimana diperlukan atau selayaknya, agar menyadari dan memahami data yang termuat dalam LDK ini dan setiap bahaya yang terkait dengan produk. Informasi ini diberikan dengan itikad baik dan dipercaya sebagai informasi yang akurat pada tanggal yang berlaku di atas. Meskipun demikian tidak ada jaminan yang diberikan, baik secara tersurat maupun tersirat. Kewajiban peraturan yang berlaku dapat berubah sewaktu-waktu dan mungkin berbeda antara satu lokasi dengan lokasi lainnya.
Pembeli/pemakai bertanggung jawab untuk memastikan kepatuhan kegiatannya terhadap seluruh undang-undang pemerintah, propinsi atau peraturan setempat. Informasi yang disampaikan disini berkaitan hanya dengan produk dalam bentuk seperti pengiriman semula. Karena kondisi pemakaian produk tidak berada di bawah pengawasan pabrik, maka pembeli/pemakai wajib menentukan kondisi yang diperlukan demi keselamatan pemakaian produk ini. Karena pelipatgandaan sumber informasi, seperti LDK yang khusus disusun pabrik, kami tidak dan tidak dapat bertanggung jawab atas LDK dari sumber manapun selain kami sendiri. Jika Anda mendapatkan LDK dari sumber lain atau Anda meragukan keabsahan LDK yang Anda miliki, silakan menghubungi kami untuk mendapatkan versi yang terbaru.