CARA MENILAI KARYA INOVATIF
suhardjono2009PAHLAWAN TANPA TANDA JASA
1
BERDASARKAN : PERMENPAN NO 16 TAHUN 2009, PERMENDIKNAS DAN KEP. KA.BKM NO 14 TAHUN 2010 DAN PERMENDIKNAS NO 35 TAHUN 2010
OLEH :
ABDURRAHMAN, S.Pd, M.Pd
KASI PENDIDIKAN DAN TENAGA KEPENDIDIKAN
DINAS PENDIDIKAN KAB. ACEH TENGAH
Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan 2
Permenpan Nomor: PER/16/M.PAN-RB/11/2009
tentang: JABATAN FUNGSIONAL GURU dan ANGKA KREDITNYa
2014
3
P
engembanganK
eprofesianB
(PKB) terdiri dari…
(pasal 11PENGEM-
PKB
BANGAN DIRI
a) Hasil penelitian atau gagasan inovatif
b) Buku teks pelajaran, buku
4
Lampiran Permenpan No: PER/16/M.PAN-RB/11/2009 , 10 November 2009
3.1
Menemukan teknologi tepat guna3.2Pembuat/me- modifikasi alat pelajaran/per aga/praktiku m
3.4Menemukan/
menciptakan karya seni
3.3ngikuti pengembangan penyusunan standar,
pedoman, soal, dan sejenisnaya pada tingkat nasional
Tabel 2
Penilaian Karya Inovatif Kolektif
JUMLAH GURU YANG MENCIPTAKAN
PEMBAGIAN ANGKA KREDIT
Pencipta Pencipta Pencipta Pencipta utama pembantu I pembantu II pembantu III
2 orang 60% 40% -- --
3 orang 50% 25% 25% --
4 orang 40% 20% 20% 20%
6 Jml A.K. minimal dari subunsur
Dari Pangkat ke Pangkat Pengemba Pub. Ilmiah/ Keterangan ngan diri karya inov.
Guru Pertama Guru Pertama 3 -- --
golongan IIIa golongan IIIb
Guru Pertama Guru Muda 3 4 Bebas jenis karya PI& KI
golongan IIIb golongan IIIc
Guru Muda Guru Muda 3 6 sda
golongan IIIc golongan IIId
Guru Muda Guru Madya 4 8 Wajib 1 penlit (maks 2/thn)
golongan IIId golongan IVa
Guru Madya Guru Madya 4 12 Wajib 1 penlit (maks 2/thn)
golongan IVa golongan IVb + 1 jurnal ISSN
Guru Madya Guru Madya 4 12 sda
golongan IVb golongan IVc
Guru Madya Guru Utama (* 5 14 Wajib 1 penlit (maks 2/thn)
golongan IVc golongan IVd + 1 jurnal ISSN + 1 buku ISBN/BSNP
Guru Utama Guru Utama 5 20 sda
golongan IVd golongan IVe
PENILAIAN LAPORAN
KARYA INOVATIF
LAPORAN
PEMBUATAN DAN PENGGUNAAN KARYA SAINS/
TEKNOLOGI
(TEKNOLOGI TEPAT GUNA)
PENGERTIAN
Teknologi tepat guna yang selanjutnya disebut karya sains/teknologi adalah karya hasil rancangan/pengembangan/
percobaan sains dan/atau teknologi yang dibuat atau dihasilkan dengan menggunakan bahan, sistem, atau teknik tertentu yang manfaatnya
cukup mendukung praktik kehidupan masyarakat dan/atau dunia pendidikan sehari-hari.
Kategori Karya Sains/Teknologi
(jumlah dan durasi waktu)
JENIS KOMPLEKS SEDERHANA
Media/Bahan Ajar Minimal 60 menit Minimal 30 menit Interaktif
Aplikasi Komputer 2 set 1 set
Alat/Mesin 2 unit 1 unit
Hasil Eksperimen 2 produk 1 produk
Hasil Pengembangan
Pemberian Angka Kredit
• KATEGORI KOMPLEKS = 4
• KATEGORI SEDERHANA = 2
Angka kredit diberikan setiap hasilkan karya yang dibuat oleh perorangan atau tim.
ALASAN PENOLAKAN KARYA SAINS/TEKNOLOGI (TEKNOLOGI
TEPAT GUNA)
KODE PENOLAKAN & SARAN
18 a Laporan karya sains/teknologi hanya berupa foto/
video/ bendanya tetapi tidak ada narasi laporan pembuatan dan penggunaan.
• Disarankan agar laporan tsb. dilengkapi dengan narasi laporan pembuatan dan penggunaannya.
b Laporan karya sains/teknologi yang dikirimkan tidak disertai foto/video pembuatan dan foto penggunaan.
• Disarankan agar laporan tsb. dilengkapi dengan
KODE
PENOLAKAN & SARAN
18 c Laporan pembuatan dan penggunaan karya sains/
teknologi yang dikirimkan tidak ada pengesahan dari kepala sekolah/pejabat yang berwenang.
• Disarankan agar laporan tsb. dilengkapi dengan
pengesahan kepala sekolah/pejabat yang berwenang
d Laporan pembuatan dan penggunaan karya sains/
teknologi yang dikirim tidak ada pengakuan atau surat keterangan dari pengguna/masyarakat minimal tingkat kelurahan (untuk yang digunakan di masyarakat).
• Disarankan agar laporan tsb. dilengkapi dengan surat keterangan pengakuan dari pengguna minimal
tingkat kelurahan untuk yang digunakan di masyarakat dan tingkat sekolah untuk yang digunakan di sekolah.
KODE PENOLAKAN & SARAN
18 e Laporan karya sains/teknologi yang dibuat tidak ber- manfaat untuk pendidikan/masyarakat.
• Disarankan agar membuat karya sains/teknologi yang baru, yang bermanfaat untuk pendidikan/masyarakat
f Laporan karya sains/teknologi yang dibuat tidak me- nampakkan kerapihan pembuatan/terkesan asal jadi.
• Disarankan agar laporan tsb. dibuat baru yang rapi dan tidak asal jadi.
g Laporan karya sains/teknologi jenis Media Pembela- jaran/Bahan Ajar Interaktif Berbasis Komputer tetapi terlalu pendek (tidak menjelaskan satu materi utuh).
Disarankan agar laporan tsb diperbaiki sehingga Media Pembelajaran/Bahan Ajar Interaktif Berbasis
Komputer itu tidak terlalu pendek dan menjelaskan
KODE
PENOLAKAN & SARAN
18 h Jenis Program Aplikasi Komputer yang dilaporkan tidak dapat dioperasionalkan dengan baik.
Disarankan agar Program Aplikasi Komputer yang di- laporkan tersebut diperbaiki dan dikirimkan kembali laporannya setelah program tersebut dapat dioperasi- kan dengan baik.
i Laporan karya sains/teknologi berupa Laporan
Hasil Eksperimen/Percobaan Sains/Teknologi tetapi siste-matika dan isi laporan tidak sesuai dengan
prinsip ilmiah dan tidak bermanfaat.
Disarankan agar memperbaiki sistematika laporan dan isi laporan sesuai dengan prinsip ilmiah dan manfaatnya.
j Laporan karya sains/teknologi yang dibuat sudah kedaluarsa.
Disarankan agar membuat karya sains/ teknologi baru.
KODE
PENOLAKAN & SARAN
18 k Laporan karya sains/teknologi yang dibuat tidak sesuai dengan tata tulis ilmiah.
Disarankan agar memperbaiki laporan tsb.dengan tata tulis sesuai dengan tata tulis ilmiah.
l Karya sains/teknologi yang dibuat diragukan
keaslian-nya ditinjau dari berbagai hal yang terdapat dalam laporan karya tersebut.
Disarankan agar menyempurnakan atau membuat karya sains/teknologi baru dengan bukti fisik dan laporan yg jelas serta disertai bukti-bukti keaslian karya tsb.
m Tidak sesuai dengan jumlah/durasi minimal karya sains/teknologi yang dipersyaratkan.
Disarankan untuk melengkapi jumlah minimal karya
PENGERTIAN
Menemukan/menciptaan karya seni adalah proses perefleksian nilai-nilai dan gagasan manusia yang diekspresikan secara estetik dalam berbagai medium seperti rupa, gerak, bunyi, dan kata yang mampu memberi makna transendental dan edukatif (spriritual maupun intelektual) bagi manusia dan kemanusiaan, baik secara individual maupun kolektif.
Pemberian Angka Kredit Karya Seni
• KATEGORI KOMPLEKS = 4
• KATEGORI SEDERHANA = 2
Angka kredit diberikan untuk setiap hasil karya yang dibuat oleh perorangan atau tim.
18
KRITERIA PENILAIAN KARYA SENI
No Kriteria Karya Seni
1
1.a
Seni Sastra
Kategori Kompleks:
• Setiap 2 judul buku novel, naskah drama/film, atau buku cerita bergambar (komik) yang
diterbitkan, ber-ISBN, dan diedarkan secara luas
• Setiap 1 judul buku kumpulan minimal 10 cerpen atau kumpulan minimal 40 puisi diterbitkan, ber-ISBN, dan diedarkan secara luas
• Setiap kumpulan kliping minimal 10 cerpen atau minimal 40 puisi yang diterbitkan media massa nasional ber-ISSN.
No Kriteria Karya Seni 19
1.b
Kategori Sederhana:
• Setiap 1 judul buku novel, naskah drama/film, atau buku cerita bergambar (komik) yang diterbitkan
penerbit bereditor, ber-ISBN, dan diedarkan secara
• luas
Setiap 1 judul buku kumpulan minimal 5 cerpen, buku kumpulan minimal 20 puisi diterbitkan, ber-
ISBN, dan diedarkan secara luas
• Setiap kumpulan kliping minimal 5 cerpen atau minimal 20 puisi yang diterbitkan media massa nasional ber-ISSN.
No Kriteria Karya Seni 20
2
2.a
Disain Komunikasi Visual Kategori Kompleks
• Setiap judul film (cerita, dokumenter, animasi,
sinetron, wayang, atau company profile) berdurasi minimal 30 menit, diedarkan secara luas dan
diakui oleh masyarakat
• Setiap minimal 10 baliho yang berbeda,, dipasang di tempat umum dan diakui oleh masyarakat
• Setiap minimal 10 desain
poster/pamflet/brosur/sampul buku yang berbeda, dicetak berwarna dan diedarkan secara luas dan diakui oleh masyarakat
supriatun , 2010
No Kriteria Karya Seni 21
2.A
Kategori Sederhana
• Setiap judul film (cerita, dokumenter, animasi,
sinetron, wayang, atau company profile) berdurasi minimal 15 menit, diedarkan secara luas dan
diakui oleh masyarakat
• Setiap minimal 5 baliho yang berbeda, dipasang di tempat umum dan diakui oleh masyarakat
• Setiap minimal 5 desain /sampul buku yang berbeda, dicetak berwarna dan diedarkan secara luas dan
diakui oleh masyarakat
No Kriteria Karya Seni 22
3 Seni Musik Rekaman
3.a
3.b
Kategori Kompleks
• Setiap minimal 6 judul lagu rekaman (kaset, CD, VCD/DVD) yang diedarkan secara luas dan diakui oleh masyarakat
• Setiap 10 naskah aransemen lagu yang dibukukan dan diterbitkan ber-ISBN dan diedarkan secara luas
Kategori Sederhana:
• Setiap minimal 3 judul lagu rekaman (kaset, CD, VCD/DVD) yang diedarkan secara luas dan diakui oleh masyarakat
• Setiap minimal 5 naskah aransemen lagu yang dibukukan dan diterbitkan ber-ISBN dan
diedarkan secara luas
23
No Kriteria Karya Seni
4
4.a
4.b
Seni Busana
Kategori Kompleks:
• Setiap minimal 10 kreasi busana yang
ber-beda, sudah diperagakan, dan diakui oleh masyarakat.
Kategori Sederhana:
• Setiap minimal 5 kreasi busana yang ber-
beda, sudah diperagakan, dan diakui
oleh masyarakat.
24
No Kriteria Karya Seni
5 5.a
Seni Rupa
Kategori Kompleks
• Setiap 6 lukisan/patung/ukiran/keramik
yang berbeda, dipamerkan dan diakui oleh masyarakat.
• Setiap 20 karya seni fotografi yang berbeda, dipublikasikan/dipamerkan dan diakui oleh masyarakat
• Setiap 10 jenis karya seni ukuran kecil yang berfungsi sebagai souvenir, diedarkan
secara luas dan diakui oleh masyarakat
supriatun , 2013
25
No Kriteria Karya Seni
5.b
Kategori Sederhana
• Setiap 3 lukisan/patung/ukiran/keramik yang berbeda, dipamerkan dan diakui oleh
masyarakat.
• Setiap 10 karya seni fotografi yang berbeda, dipublikasikan/dipamerkan dan diakui
oleh masyarakat
• Setiap 5 jenis karya seni ukuran kecil yang berfungsi sebagai souvenir, diedarkan
secara luas dan diakui oleh masyarakat
No Kriteria Karya Seni 26
6
Seni Pertunjukan
6.a Kategori Kompleks:
• Satu judul drama, tari modern/klasik, atau sendratari yg dipentaskan berdurasi minimal 60 menit dan
diakui oleh masyarakat.
• Satuan dari sekumpulan judul maksimal 5 judul ber- beda drama, tari modern/klasik atau sendratari yg dipentaskan berdurasikumulatif minimal 60 menit dan diakui oleh masyarakat
6.b Kategori Sederhana:
• Satu judul drama, tari modern/klasik, atau sendratari yg dipentaskan berdurasi minimal 30 menit dan
diakui oleh masyarakat.
• Satuan dari sekumpulan judul maksimal 5 judul ber- beda drama tari modern/klasik atau sendratari yg
dipentaskan berdurasikumulatifsupratun,2013 minimal 30 menit dan diakui oleh masyarakat
27
Kriteria Penilaian Karya Seni
1. Penilaian Menemukan/Menciptakan Karya Seni berpedoman pada jenis karya seni dan besaran angka kreditnya
2. Kategori karya seni kompleks dan sederhana terkait dengan jumlah karya, durasi karya, dan lingkup
peredaran dan pengakuan masyarakat minimal tingkat kabupaten/kota.
3. Penolakan sebuah usulan ditentukan dengan kriteria sebagai berikut.
supriatun , 2013
ALASAN PENOLAKAN KARYA SENI
KODE PENOLAKAN & SARAN
19
Karya seni yang bukti fisiknya disertakan langsung pada saat penilaian: seni sastra, seni rupa (foto- grafi, kriya, film animasi cerita), desain
komunikasi visual (desain grafis, film, musik
rekaman-tayang, company profile), dan karya seni lain, tidak/belum dapat dinilai karena:
a Karya yang diusulkan tidak berujud atau tidak ber-nilai karya seni yang diakui oleh masyarakat seni yang bersangkutan.
Disarankan untuk mengganti dengan karya seni yang
KODE PENOLAKAN & SARAN
19 b Karya seni yang diusulkan diduga merupakan hasil tiruan (plagiat) dari ciptaan karya seni orang lain.
• Disarankan untuk mengirimkan karya seni ciptaan sendiri (individu atau kolektif) yang orisinal.
c Karya seni yang diusulkan tidak disertai bukti penga-kuan dari masyarakat luas.
Disarankan agar karya seni tersebut dilengkapi
dengan bukti pengakuan dari masyarakat luas seperti (salah satu yang relevan): (1) diikutkan dalam
pameran ber-kurator, (2) mendapat penghargaan I—III lomba karya seni minimal di tingkat kabupaten/kota, (3) dipubli-kasikan dalam media massa ber-ISSN
(kliping), atau (4) disiarkan melalui media elektronik.
KODE PENOLAKAN & SARAN
19 b Karya seni yang diusulkan diduga merupakan hasil tiruan (plagiat) dari ciptaan karya seni orang lain.
• Disarankan untuk mengirimkan karya seni ciptaan sendiri (individu atau kolektif) yang orisinal.
c Karya seni yang diusulkan tidak disertai bukti penga-kuan dari masyarakat luas.
Disarankan agar karya seni tersebut dilengkapi
dengan bukti pengakuan dari masyarakat luas seperti (salah satu yang relevan): (1) diikutkan dalam
pameran ber-kurator, (2) mendapat penghargaan I—III lomba karya seni minimal di tingkat kabupaten/kota, (3) dipubli-kasikan dalam media massa ber-ISSN
KODE PENOLAKAN & SARAN
19 d Karya seni berbentuk cetakan buku tidak ber-ISBN atau rekaman elektronik (kaset, CD, VCD, DVD) (sastra dan musik) yg diusulkan tidak disertai bukti pengakuan masyarakat
• Disarankan untuk menerbitkan buku cetakan yang dileng- kapi ISBN dan dilampiri surat keterangan dari penerbit bahwa karya cetakan/rekaman elektronik tsb. diterbitkan oleh penerbit bereditor dan diedarkan secara luas di
masyarakat.
e Karya seni yang bukan berbentuk cetakan atau rekaman tidak mendapat pengakuan atau rekomendasi dari dewan kesenian kabupaten/ kota atau organisasi profesi keseni- an/asosiasi seni yang relevan minimal tingkat kab/kota.
• Disarankan melengkapi semua karya seni yang bukan berbentuk cetakan/rekaman dengan pengakuan atau rekomendasi dari dewan kesenian kabupaten/kota atau organisasi profesi kesenian yang relevan minimal tingkat kab/kota.
KODE
PENOLAKAN & SARAN
19 f
Karya seni yang diusulkan tidak disertai la- poran proses penciptaan karya seni yang bersangkutan.
• Disarankan untuk menyertakan laporan pro- ses penciptaan karya seni yg diusulkan.
g
Karya seni yang diusulkan tidak mengandung nilai pendidikan dan budaya Indonesia.
• Disarankan untuk membuat dan mengirim-
kan karya seni baru yg memenuhi nilai-
nilai pendidikan dan budaya Indonesia.
KODE
PENOLAKAN & SARAN
19 h
Karya seni yang diusulkan tidak menyertakan surat keterangan keaslian dan kepemilikan karya seni dari kepala sekolah.
• Disarankan untuk menyertakan surat kete-rangan keaslian dan kepemilikan karya seni dari kepala sekolah.
i
Tidak sesuai dengan jumlah minimal karya seni yang dipersyaratkan.
• Disarankan untuk melengkapi jumlah mini- mal karya seni yg diajukan sesuai dengan
persyaratan sesuai dengan karya yg diajukan.
KODE PENOLAKAN & SARAN
20
Karya seni yg bukti fisiknya tidak dapat diser- takan langsung pada saat penilaian (berupa fo- to-foto): seni rupa, desain komunikasi-visual/
grafis, seni busana, dan seni pertunjukan ti- dak/belum dapat dinilai karena:
a
Foto-foto Karya Seni yg diusulkan tidak di-sertai laporan lengkap proses
penciptaan karya seni.
• Disarankan unt melengkapi foto-foto
tsb dengan laporan portofolio
KODE PENOLAKAN & SARAN
b
Laporan Karya Seni yg diusulkan tidak me- menuhi syarat karena isinya tidak memuat unsur-unsur pokok yg sama dg kriteria
kar-ya seni yg bukti fisiknya dapat disertakan dalam penilaian.
• Disarankan untuk melengkapi laporan dg persyaratan yang relevan.
c
Tidak sesuai dengan jumlah karya
atau durasi waktu minimal karya seni yang dipersyaratkan
• Disarankan untuk melengkapi jumlah karya atau durasi sesuai dengan
kriteria yang dipersyaratkan.
LAPORAN
PEMBUATAN &
PENGGUNAAN ALAT PELAJARAN/
PERAGA (MEDIA PEMBELAJARAN)
PENGERTIAN
• Alat pelajaran/peraga adalah alat yang digunakan untuk
membantu kelancaran proses pembelajaran/ bimbingan
pada khususnya dan proses pendidikan di sekolah pada umumnya.
• Alat pelajaran/peraga =
Kategori Alat Pelajaran/Peraga
(jumlah dan durasi waktu)
JENIS KOMPLEKS SEDERHANA
Poster/Gambar 4 buah 2 buah
Alat Permainan 4 set 2 set
Pendidikan
Model 4 set 2 set
Benda Potongan 2 buah 1 buah
Film Minimal 30 menit Minimal 15 menit
Animasi Minimal 30 menit Minimal 15 menit
Pemberian Angka Kredit Alat Pelajaran/Peraga
• KATEGORI KOMPLEKS = 2
• KATEGORI SEDERHANA = 1
Angka kredit diberikan untuk setiap hasil yang dibuat oleh perorangan atau tim.
ALASAN PENOLAKAN ALAT PELAJARAN/
PERAGA (MEDIA PEMBELAJARAN) & SARAN
KODE PENOLAKAN & SARAN
21 a
Alat pelajaran/peraga yang diusulkan hanya berupa foto/video/bendanya tetapi tidak di- sertai narasi laporan pembuatan dan
penggunaan.
• Disarankan agar menyertakan narasi laporan
pembuatan dan penggunaannya yg dilengkapi
foto/video pembuatan dan penggunaan.
KODE PENOLAKAN & SARAN
21 b
Laporan pembuatan alat pelajaran/peraga yang dikirimkan tidak disertai foto/video pembuatan dan penggunaan atau softcopy hasil karyanya (untuk animasi atau film).
Disarankan agar melengkapi laporan pembuatan alat pelajaran/peraga tersebut dengan foto/video pembuatan dan penggunaan atau softcopy hasil karyanya (untuk animasi atau film).
c
Laporan pembuatan alat pelajaran/peraga yang dikirimkan tidak ada pengesahan dari kepala sekolah
Disarankan agar melengkapi laporan tersebut
KODE PENOLAKAN & SARAN
21 d
Alat pelajaran/peraga yang dibuat tidak berman- faat dalam meningkatkan mutu pembelajaran.
• Disarankan untuk membuat dan mengirimkan alat pelajaran/peraga yang baru yang dapat meningkatkan mutu pembelajaran beserta laporan pembuatan dan penggunaannya.
e
Alat pelajaran/peraga yang dibuat ternyata hasil peniruan alat sejenis yang sudah ada sebelum-nya tanpa unsur modifikasi.
• Disarankan untuk membuat dan
mengirimkan alat pelajaran/peraga yang baru atau modifikatif beserta laporan
pembuatan dan penggunaannya
KODE PENOLAKAN & SARAN
21 f Alat pelajaran/peraga yang dibuat dan diusulkan
tersebut tidak sesuai dengan bidang mata pelajaran yang diajarkan.
• Disarankan agar mengganti dengan alat pelajaran/ peraga baru yang sesuai dengan bidang mata pela-jaran yang diajarkan.
g Laporan alat pelajaran/peraga yang dibuat tidak me-nampakkan kerapihan pembuatannya dan terkesan asal jadi.
• Disarankan agar membuat alat pelajaran/peraga baru yang rapi dan tidak asal jadi.
h Alat pelajaran/peraga yg dibuat terlalu sederhana sehingga kurang mampu memperjelas konsep.
• Disarankan agar membuat alat pelajaran/peraga baru, yang tidak terlalu sederhana tetapi
KODE PENOLAKAN & SARAN
21 i
Alat pelajaran/peraga yang dibuat sudah kadalu- warsa.
• Disarankan agar membuat alat
pelajaran/peraga baru yg relevan dg zamannya.
j
Laporan alat pelajaran/peraga yang dibuat tidak rapi (sesuai dengan tata tulis ilmiah).
Disarankan untuk memperbaiki laporan tsb sesuai dengan tata tulis ilmiah yg rapi.
k
Tidak sesuai dengan jumlah/durasi minimal alat pelajaran/peraga yang dipersyaratkan.
Disarankan untuk melengkapi jumlah/durasi
minimal alat pelajaran/peraga yg diajukan sesuai
dg persya-ratan.
LAPORAN
PEMBUATAN &
PENGGUNAAN PRAKTIKUM ALAT
PENGERTIAN
Alat praktikum adalah alat
yang digunakan untuk
praktikum sains, teknik,
humaniora dan keilmuan
Ciri-ciri Alat
Praktikum yang sesuai
• dapat digunakan untuk praktikum di sekolah
• ada unsur modifikasi/inovasi bila
sebelumnya sudah pernah ada di
sekolah tersebut.
Kategori Alat Praktikum
(jumlah produk)
JENIS KOMPLEKS SEDERHANA
Sain 4 set 2 set
Teknik 4 set 2 set
Humaniora 4 set 2 set
Pemberian Angka Kredit Alat Pratikum
• KATEGORI KOMPLEKS = 4
• KATEGORI SEDERHANA = 2
Angka kredit diberikan untuk setiap hasil karya yang dibuat oleh perorangan atau tim.
ALASAN PENOLAKAN ALAT PRAKTIKUM
KODE PENOLAKAN & SARAN
22 a
Laporan alat praktikum yang dikirimkan hanya berupa foto/video/bendanya tetapi tidak ada narasi laporan pembuatan dan penggunaan.
• Disarankan agar membuat narasi laporan
pembuatan dan penggunaan yang dilengkapi
foto/video pembuatan dan penggunaannya.
KODE PENOLAKAN & SARAN
22 b Laporan alat praktikum yg dikirimkan tidak disertai foto/video pembuatan dan foto penggunaan.
Disarankan agar melengkapi laporan alat praktikum tersebut dengan foto/video pembuatan dan penggu- naannya.
c Laporan alat praktikum yg dikirimkan tidak ada pe-ngesahan dari kepala sekolah.
Disarankan agar memperbaiki laporan alat
praktikum tersebut dan mengirimkan ulang dengan dilengkapi pengesahan dari kepala sekolah.
d Alat praktikum yg dibuat tidak bermanfaat bagi pembelajaran.
Disarankan agar membuat alat praktikum baru yg dapat digunakan dalam pembelajaran.
KODE PENOLAKAN & SARAN
e
Alat praktikum yang dibuat tidak rapi dan terkesan asal jadi.
• Disarankan untuk membuat alat praktikum baru yang rapi dan tidak asal jadi.
f
Alat praktikum yang dibuat sudah kedalu-arsa.
• Disarankan agar membuat alat praktikum baru.
g
Laporan alat praktikum yang dibuat tidak
rapih (tidak sesuai dengan tata tulis ilmiah).
• Disarankan untuk memperbaiki laporan
KODE PENOLAKAN & SARAN
h
Alat praktikum yang dibuat diragukan keas-liannya ditinjau dari berbagai hal yg terda-pat dalam laporan karya tsb.
• Disarankan unt membuat ulang alat prak-tikum yg baru dan memperbaiki laporan dan bukti keaslian karya ybs.
i
Tidak sesuai dg jumlah/durasi minimal alat praktikum yang dipersyaratkan.
Disarankan unt melengkapi
jumlah/durasi minimal alat praktikum yg
diajukan sesuai dg persyaratan
52
Tarian ari bala nembiak Dayak Sanggau, Kalbar.
(ruaikitai.com/forum/viewtopic.ph...
fdac1a0b)
53
Teri ma
Kasi H
CURRICULUM VITAE
Nama : ABDURRAHMAN, S.Pd, M.Pd NIP : 19661231 199905 1 005
Pang/Gol : Pembina IV/a
T.Tgl.Lhr : Aceh Tengah, 31 Desember 1966 Jabatan : Kasi GTK Pendidikan Dasar Pada
Disdik Kab. Aceh Tengah
Almt Ktr : Jln. Takengon – Isaq Kp. Kung Pegasing
Kec. Bebesen Kab. Aceh Tengah
No. HP : 081 362 666 000
BIODATA KELUARGA
c)Isteri : Amudah Sitepu, S.Pd ( Guru MAN 3 Takengon Aceh Tengah
d)Putera – Puteri :
e)Reza Fahlevi Panemico, M. Pd (Pascasarjana Univ.
Negeri Malang Jatim)
f) Retha Mahara, S.Kom (Universitas Ubudiyah Indonesia Banda Aceh)
g)Aricomi Arae Bensu ( Santri Pesantren Terpadu
RIWAYAT PENDIDIKAN
S2- Jur. Manj .Pendidikan UIN Malang Jawa Timur Tamat Tahun 2012
SI- Jur. Bahasa Inggeris Univ. Serambi Mekkah Banda Aceh Tamat Tahun 1992
SMA Jur. IPS SMAN Pegasing (kini SMAN 3 Takengon) Tamat Tahun 1986
SMP- Negeri Wih Pesam Tamat Tahun 1983
SD- Inpres Timang Gajah Tamat Tahun 1981
RIWAYAT BEKERJA
• 1 MEI 1999 S.D 1 OKTOBER 2004, BEKERJA DI KEMENAG ACEH TENGAH (masih bergabung antara Aceh Tengah dan Bener Meriah);
• NOPEMBER 2004 S.D SEPTEMBER 2007,
BEKERJA DI KEMENAG KAB. BENER MERIAH;
• 1 OKTOBER 2007 S.D 30 SEPTEMBER 2015, BEKERJA DI KEMENAG KAB. ACEH TENGAH;
• 1 OKTOBER 2015 S.D SEKARANG BEKERJA
RIWAYAT MENGAJAR
1.SMP Neg.2 Lamprit Banda Aceh 1989;
2.SMA Cut Nya’dhien Banda Aceh 1990-1992;
3.SMA Islam Jambo Tape 1990-1991;
4.SMA Neg. I Kutacane Aceh Tenggara 1993-1995 5.MAN I Kutacane Aceh Tenggara 1993-1995
6.SMA PGRI Kutacane Aceh Tenggara 1993-1995
• & SMA Islam Lawe Alas Kutacane Aceh Tenggara 1993-1995
• SMA Neg.I Linge Aceh Tengah, (kini SMA 5 Takengon)
• SMP Neg. 2 Linge Aceh Tengah 1996-1998; (kini SMP 16 Tkn)
• MTsS Jagong Aceh Tengah 1996-1999;
• SMA 1001 Takengon Aceh Tengah 1997-1998,
• MAN Janarata 1999
• MAN Janarata Kab. Bener Meriah 2000-2003.
• MAN Pegasing Aceh Tengah Oktober 2006 – April 2007
PRESTASI
e Guru Teladan Tk. MAN Kab. Aceh Tengah tahun 2003
f Kepala Teladan Tk. MTsN Kab. Aceh Tengah tahun 2003
g Pengawas Teladan Tk. Provinsi Aceh tahun 2009 h Pengawas Berprestasi I Tk. SMP/MTs oleh
Diknas Kab. Aceh Tengah tahun 2014
i Pengawas Berprestasi Harapan II Tk.
RIWAYAT JABATAN (Fasilitator & Asesor)
• Kepala MTsN Janarata Kab. Bener Meriah Tahun 2003-2005
• Kepala MTsN Sp. Tiga 2005 ( Rangkap Jabatan sebagai Kasi Mapenda selama 6 bulan)
• Kasi Mapenda Pada Kankemenag Kab. Bener Meriah 2005-2007
• Kasi Pembinaan & Kesejahtraan Aparatur Pada BKPSDM Kab. Aceh Tengah April 2016 – Okt 2018;
• Kasi GTK Pendidikan Dasar Pada Dinas Pendidikan Kab. Aceh Tengah Okt 2018 - Skrg
• Pengawas Madya Tk. Menengah Kab. Aceh Tengah 2007- Oktober 2015
• Ketua Pokjawas Tiga Priode 2007 - 2015
• Asesor Akriditasi Sekolah Untuk Kab. Aceh Tengah 2007- 2015
• Asesor Nasional Bagi Calon Pengawas Untuk Wilayah Prov.Aceh (Kantor LPMP Banda Aceh) 2009 – 2013;
• TIM Penilai Angka Keredit Guru Kemenag Kab. Aceh Tengah 2007 - 2014
• Fasilitator USAID Maret 2013 – 2014
• Fasilitator Daerah Logica 2 Kab. Aceh Tengah Maret 2013- 2014
• Fasilitator Tk. Provinsi Kurikulum 2013 Januari 2014- 2015
• Fasilitator PK Guru Kemenag Kab. Aceh Tengah dan Bener Meriah 2014.
• TIM Sekretariat Angka Kredit Jafung Guru pada Disdik Kab. Aceh Tengah 2019 s/d sekarang
PESERTA KULIAH UMUM BERSAMA
g H. QURAIS SHIHAB Membumikan al-Quran Malang 2011
h BPK. YUSUF KALLA Mahasiswa Berjiwa Pengusaha Malang 2011 i MEGAWATI SOEKARNO PUTRI 4 Pilar Kebangsaan Malang 2011
j H. SHOLAHUDDIN WAHID Peran Ulama dalam Pembangunan Bangsa Indonesia Malang 2011
k BPK. ANIES BASWEDAN (Rektor Univ. Paramadina) Keberanian dalam Merubah Mindset Malang 2012
l PENGUSAHA MUSLIM ASIA Orang Islam Harus Kaya Malang 2012 m TINA TALISA (Reporter Indonsiar) Keberhasilan dan Kreativitas
Seseorang ditentukan Oleh Kekuatan Hati Malang 2012
n M. NUH (Mendiknas RI) Peran Lembaga Pendidikan Islama dalam
KARYA NYATA
h Panitia Pembangunan SMA Jagong Aceh Tengah 1996;
i penggagas & sekaligus pelaksana pembangunan pasar desa Jagong Aceh Tengah 1998;
j penggagas dan pelaksana pembangunan terminal bis Jagong siap 50 % karena Referindum Aceh. 1999;
k penggagas pembangunan gedung MTs Jagong secara swadaya 1998 siap 100 %.
l Penulis Buku Tari Guel cetakan Pertama Tahun 2016
m Penulis Buku Database Seni Budaya Gayo Tahun 2016
TERIMA KASIH
WASSALAM WR. WB,
Nama : SANTRI NIRWANI, S.Pd Pangkat/Gol Terakhir : Penata Muda III/a
Naik Ke- Golongan : Penata Muda Tk. I, III/b AK. PAK/SK Terakhir : 100
AK. Diperlukan : 150
AK. Kurang : 50
AKPKB WAJIB AKP
TAHUN PKG 10 % dari AKK : 5 JUM
PD PI/KI
JG/PGRI PUS/N PIAGAM
3 0
2020 10,50 3 - 1,50 1,6 - 16,6
2021 10.50 - - 1 1 - 12, 50
2022 10,50 - - 1 2 - 13, 50
2023 10, 50 - - 1 1 - 12, 50
Total 42 3 - 4, 50 5,60 - 55,10
Sebutan Prestasi Kerja
h)
91 – 100= Amat Baik 125%
2.
76–90 = Baik 100%
3.
61–75 = Cukup 75%
4.
51–60 = Sedang 50%
5.
≤ 50 = Kurang 25%
Golongan III/a ke III/b
AKK PD PI/KI AKP
GOLONGAN JUMLAH
AKK KURANG AKPKB
42 x 100% =42 : 4= 10,50 III/a – III/b
50 3 0 5
150
Golongan III/b ke III/c
AKK PD PI/KI AKP
GOLONGAN JUMLAH
AKK KURANG AKPKB
38 x 125% =47,50 : 4 = 11,87 III/b – III/c
50 3 4 5
200
Golongan III/c ke III/d
AKK PD PI/KI AKP
GOLONGAN JUMLAH
AKK KURANG AKPKB
III/c – III/d
100 3 6 10
300
Golongan III/d ke IV/a
AKK PD PI/KI AKP
GOLONGAN JUMLAH
AKK KURANG AKPKB
III/d – IV/a
100 4 8 10
400
Golongan IV/a ke IV/b
AKK PD PI/KI AKP
GOLONGAN JUMLAH
AKK KURANG AKPKB
IV/a – IV/b
150 4 12 15
550
Golongan IV/b ke IV/c
AKK PD PI/KI AKP
GOLONGAN JUMLAH
AKK KURANG AKPKB
IV/b– IV/c 150 4 12 15
700 + Jurnal (1)