• Tidak ada hasil yang ditemukan

BANK SOAL KEPERAWATAN ANAK BUK IRA

N/A
N/A
cut har cut

Academic year: 2022

Membagikan "BANK SOAL KEPERAWATAN ANAK BUK IRA"

Copied!
8
0
0

Teks penuh

(1)

1. seorang A.n B berumur 10 tahun dengan diagnosa penyakit thalasemia dengan keluhan badannya terasa lemah, pasien tanpa anemis, konjungtiva anemis, Hb: 5,2 gr% dan mukosa bibir pucat. Apa diagnosa keperawatan yang diangkat pada kasus diatas?

A. resiko infeksi

b. kelemahan atau fatique c. Anemia

d. keseimbangan nutrisi kurang dari kebutuhan

2. A.n S berumur 1,5 tahun dengan diagnosa thalasemia mayor. Hasil pemeriksaan Hb 5 gr%

, muka terlihat pucat, anak direncanakan akan diberi tindakan supportif tranfusi darah.

Apakah indikasi yang harus dikaji sebelun diberikan pemberian tranfusi darah pada A.n S tersebut?

a. Pemasangan infus

b. Pemberian vitamin E dan vitamin C

c. Pemeriksaan hasil kadar serum Fe dan asam folat dalam darah d. Asupan makanan yang adekuat

e. Pemeriksaan biopsy sumsum tulang

4. Seorang anak laki-laki umur 10 tahun. Menurut keterangan ibunya anak sering mengeluh pusing, sulit makan, badan lemas, mata berkunang-kunang, malas bermain. Hasil

pemeriksaan fisik : BB = 20 kg, Tb= 100 cm, kulit pucat, nafas pendek, pandangan kabur, apatis, kulit lembab dan dingin. Apakah specimen ynag harus disapkan perawat untuk mengetahui peneyebab kasus tersebut ?

a. urine b. darah c. fases d. sputum e. asupan kulit

3. Seorang anak umur 15 tahun dengan diagnosa thalsemia mayor hasil pemeriksaan hb 5%

muka terlihat pucat, anak direncankan diberikan tranfusi darah. Pertanyaan apakah indikasi yang harus dikaji sebelum dilakukan pemberian tranfusi darah pada anak?

a. Pemeriksaan kadar serum FE dan asam folat dalam darah b. Pemberian vitamin E dan C

c. Pemeriksaan biopsi sumsum tulang d. Pemasangan infus

e. Asupan makanan yang memadai

4. An.D umur 10 tahun dirawat disalah satu RS. Ibu klien mengatakan anak sering mengeluh pusing, badan terasa lemas ketika melakukan aktivitas, mata berkunang- kunang, dan tidak nfsu makan, hasil pemeriksaan fisik BB = 25 kg, Tb = 100cm,

(2)

kulit pucat, nafas pendek, pandangan kabur, kulit lembab dan dingin. Sesuai dengan kasus diatas, apakah jenis pemeriksaan laboratorium yang perlu kita lakukan?

a.trombosit b.darah putih c.HT

d.HB e.widsltest

5. Seorang ibu dating dengan membawa anaknya yang berumur 4 bulan, dari hasil pemeriksaan ditemukan bahwa anak tersebutt anemia, icterus ringan, ditemukan adanya hepatomegaly dan splenomegaly. Pada foto rotgen tengkorak ditemukan adanya gambaran

“rambut”, apa diagnose untuk pasien tersebut?

a. Thalassemia mayor b. Thalassemia beta mayor c. Thalassemia beta minor d. Thalassemia intermedia e. Thalassemia alpha

6. An. X 8 bulan dibawa ibunya ke RS untuk di tranfusi darah, menurut ibunya, an. X sudah 2 bulan ini di tranfusi darah. Program tranfusi darah yang reguler ini diberikan karena kadar Hb yang cukup rendah, yang diakibatkan an. X mengalami thalasemia.

Apakah tujuan dari tranfusi darah pada an. X ? a. Mengganti eritrosit yang pecah

b. Memelihara kadar Hb minimum 9,5-10,5 g/dl c. Meningkatkan kadar Hb sampai normal 12,5-13 g/dl d. Mengganti rantai beta pada hemoglobin

e. Menambah sel darah merah yang cukup kurang

7. Seorang laki-laki berumur 8 tahun di rawat di rumah sakit mengidap thalasemia dengan keluhan pucat dan lemas. Hasil pemeriksaan fisik turgor kulit jelek, wajah pucat, akral teraba dingin, CRT > 3 detik, rewel, anak menangis, RR : 22 x/m, HR: 90 x/m dan T : 37,2°c.

Apakah masalah prioritas keperawatan pada kasus tersebut ? a. Ketidakefektifan perfusi jaringan perifer

b. Defisit volume cairan c. Ansietas

d. Nyeri akut e. Hipertermi

8. Seseorang anak perempuan umur 4 tahun anar orang tuanya ke IGD karena panas sudah 3 hari dan muntah-muntah. Hasil pengkajian di dapatkan data : pasien tampak lemas, mukosa bibir kering , turgor kulit kurang elastis. Akrar dingin , nadi 100 kali permenit, suhu tubuh 38,6 derajat celcius, pernapasan 28 kali permenit, petik ie pada ektremitas.

Trombosit 87.000/mm3, hematocrit 40%

(3)

Manakah rencana tindakan yang utama untuk memperbaiki status cairan pada anak tersebut?

a. Kaji tanda-tanda dehidrasi b. Ukur intake dan out put c. Beri banyak minum

d. Beri antiemetic sesuai terapi

e. Berikan cairan parenteral sesuai program

9. seorang anak An. Umur 1,5 tahun dengan diagnosa thalasemia mayor.hasil pemeriksaan Hb 5gr/% muka anak tersebut terlihat pucat,anak direncanakan akan diberikan tindakan supportif transfusi darah. Apakah indikasi yang harus dikaji sebelum dilakukan pemberian transfusi darah pada anak An tersebut?

a.pemeriksaan hasil kadar serum Fe dan asam folat dalam darah b.pemberian vitamin E dan vitamin C

c.pemeriksaan biopsysumsum tulang d.pemasangan infus

10. bayi berumur 8bulan mengalami distensi perut dan muka tampak pucat dan semakin memburuk,riwayat kelahiran bermasalah,keadaan bayi pucat,gizi kurang,pertumbuhan terhambat.terdapat hepatosplenomegaly dan abnomalitas tulang(frontal dan parietal)

Dari ciri ciri diatas pasien menderita?

a.syndrome down b.anemia

c.deformitas tulang d.thalasemia

11. Pasien An.S berusia 1 tahun 3 bulan masuk rumah sakit dengan keluhan sesak nafas, batuk dan pilek. Pada pemeriksaan didapatkan hasil sebagai berikut; nadi 124x/i, RR 60x/i dengan nafas cepat dan meningkat, suhu: 39,2 derajat Celcius, nyeri di bagian tenggorokan. Pada kasus di atas, tindakan perawat yang pertama kali dilakukan adalah a. Memantau adanya suara nafas tambahan

b. Memberikan O2 lembab sesuai anjuran c. Memposisikan pasien semi Fowler d. Membantu dokter melakukan suction e. Memberikan pengarah kepada keluarga

(4)

12. Pasien An. A berusia 2 bulan 28 hari masuk rumah sakit dengan keluhan sesak nafas,batuk dan pilek. Pada pemeriksaan didapatkan hasil sebagai berikut:

Gcs: E:4 M:6 V:5 composmentis

Nadi : 124x permenit dengan kekuatan lemah

Pernafasan : 60x per menit dengan nafas cepat dan meningkat Suhu : 37,2 C

Produksi sputum anak berlebih,ronkhi basah halus

Diagnosa keperawatan yang tepat pada kasus di atas adalah : a. Gangguan bersihin jalan nafas

b. Intoleransi aktivitas

c. Resiko tinggi penyebaran infeksi d. Gangguan pengaturan suhu tubuh e. nyeri

13. Seorang perawat mengkaji TTV Bayi berusia 12 bulan dengan Infeksi Pernapasan (Bronkopneumoni). Tercatat Pernapasannya 35x/mnt. Frekuensi Nadi 115x/menit.

Berdasarkan temuan ini, tindakan manakah yang paling tepat?

a. Berikan Oksigen

b. Dokumentasikan temuan

c. Beritahu dokter yang bertanggung jawab d. Kaji ulang pernapsan setiap 15 menit e. Melakukan RJP

14. Seorang anak laki-laki, usia 12 tahun dirawat di RS dengan kondisi sesak napas, batuk berlendir. Hasil pemeriksaan didapatkan pasien gelisah, suhu 38,5°C, frekuensi napas 40 x/menit, frekuensi nadi 135x/menit, bunyi napas ronchi. Pasien sudah dilakukan nebulizer.

Apakah intervensi keperawatan selanjutnya yang dilakukan ? a. Fisio terapi dada

b. Beri terapi oksigen c. Lakukan isap lender d. Atur posisi semi fowler e. Lakukan postural drainage

15. Pasien An.A berusia 2 bulan 28 hari masuk rumah sakit dengan keluhan sesak napas, batuk dan pilek. Pada pemeriksaan didapatkan hasil sebagai berikut :Kesadaran : GCS : E= 4, M= 6, V= 5 Composmentis , nadi : 124x/ menit dengankekuatan lemah, pernafasan : 60x/ menit dengan nafas cepat dan meningkat, suhutubuh : 37,8 C, produksi sputum anak berlebih, ronkhi basah halus2.

(5)

Dari kasus di atas, anak dapat didiagnosa menderita …..

a. Diabetes mellitus b. Demam

c. Bronkopneumonia d. Batuk

e. pusing

16. Pada saat melakukan pengkajian di dapatkan DS: ibunya mengeluhkan anaknya pada saat kencing merembes. DO : adanya kemerahan pada skrotum, suhu : 37,5 C, nadi : 80x/mnt, RR: 30x/mnt. Dari data diatas diagnosa apa yang cocok dengan pasien tersebut?

a. Kerusakan integritas kulit b.d hipospadia penoscrotal b. Ketakutan b.d kondisi penyakit

c. Resiko infeksi b.d tempat masuknya organisme d. Kurangnya pengetahuan b.d kurangnya informasi e. Nyeri akut b.d agen cidera biologis

17. Seorang anak berumur 2 tahun di rawat di rumah sakit dalam tiga hari pertama, ibunya berkunjung sewaktu siang hari,dan anak tampak ketakutan dan menangis ketika ibu, meninggalnya dalam 3 hari berikutnya ibunya tidak mengunjunginya anak menangis dan memanggilnya. pada hari ketujuh, meskipun ibunya tidak mengunjunginya,anak tampak sangat tenang.

a. Memberitahukan ibu bahwa kunjungan tampaknya mengganggu anak dan anak akan lebih menyesuaikan diri jika ibu tidak melihatnya selama beberapa hari

b. menjelaskan kepada ibu bahwa jika ia tidak dapat tinggal bersama dengan anaknya, maka paling baik baginya untuk tidak mengunjungi anaknya.

C. mendorong ibu untuk datang mengunjungi lebih sering dan dalam waktu lebih lama d. Ineresepkan obat penenang atau sedative untuk anak

e. Meminta ibu untuk menggantikan orang yang menemani anak jika tidak bisa datang.

18. Seorang anak usia 2 tahun dengan hipospadia baru dilakukan tindakan operasi rekonstruksi leher blender, operasi sudah dilakukan 6 hari yang lalu dan kondisi klien semakin membaik, tanda- tanda vital stabil, si pasang kateter-drinage sudah diangkat, urine Sudah mulai jernih.

a. anjarkan teknik distraksi untuk mengurangi nyeri b. Anjarkan perawatan kateter

C. Menganjurkan banyak minum

(6)

d.mengajurkan untuk tidak banyak beraktivitas

e. Menganjurkan selalu mengobservasi keluarga urine.

19. Bayi laki-laki, usia 1 bulan dibawa ibunya ke puskesmas dengan keluhan bentuk penis abnormal. Pmx penis hampir melekat pada kulit abdomen sehingga tampak mukosa uretra pada dasar penis, sela tulang pubis tampak lebar dari pada normal. Apakah diagnosa yang paling tepat pada kasus ini ?

a. Hipospadia penoscrotalis.

b. Fissure superovesicac.

c. Bladder ekstropiad.

d. Fistula uretrokutaneus congenitale.

d. Epispadia

20. Seorang Anak laki-laki usia 2,5 thn dengan diagnosa medis Hipospadia Penoscrotal MRS sejak 1 yg hari lalu dengan keluhan pada saat kencing merembes. Anak menangis saat seorang perawat mendekatinya utk pemeriksaan TTV (suhu 37,5oC, nadi 80x/menit, RR 30x/menit). Dari pemeriksaan fisik di dapatkan adanya kemerahan pada skrotum. Menurut orang tua An.S tidak pernah bilang kalau mau pipis, karena anak belum bisa bicara secara jelas.

Apakah masalah keperawatan utama yg di alami An.S ? a. Ketakutan

b. Gangguan integritas kulit c. Resiko infeksi

d. Ansietas

e. Gangguan citra tubuh

21. Seorang perempuan berusia 24 tahun , usia kehamilan 20 minggu. Datang ke Poli kebidanan dengan keluhan sering merasa pusing, cepat letih dan pusing dirasakan terutama setelah beraktifitas, mual, mata berkunang-kunang. Hal ini sudah dirasakan sejak dua hari. Dari pemeriksaan fisik didapatkan tekanan darah 90/60 mmHg, RR 23x/menit, konjungtiva pucat. Pemeriksaan laboratorium menunjukkan Hb 9gr%.

Apakah Diagnosa keperawatan yang paling utama pada pasien tersebut?

A. Gangguan rasa nyaman B. Gangguan aktifitas C. Nyeri

D. Anemia

(7)

E. Gangguan sistem penglihatan

22. Seorang pasien bernama Gatot yang berumur 36 tahun,di diagnosa menderita hemoroik eksterna stadium III.Sudah lebih kurang 5 hari ini ia mengeluh mengalami perdarahan dari anus nya,badan serasa LEMAS & sering pusing. Dari hasil pemeriksaan lab menunjukkan Hb dan trombosit 347.000 sel/mm3.

Dari hasil pemeriksaan lab tersebut, kemungkinan gatot mengalami....

A. Leukemia

B. Anemia megaloblastik C. Anemia hemolitik D. Anemia aplastik E. Anemia difisiensi besi

23. Seorang laki-laki 19 tahun dating berobat ke rumah sakit dengan keluhan, lemah, pucat mudah mimisan. Pada pemeriksaan tidak didapatkan pembesaran abdomen. Hasil Lab didapatkan : HB 8,7 g/dl, leukosit 115.000/mmk (neutrophil 60%, blas 35%, promielosit 1%, limfosit 21%, Auer rod+), trombosit 100.000 mmk, Diagnosis yang paling tepat untuk kasus di atas adalah

a. DIC (Disseminated Inravascular Coagulation) b. AML (Acute myeloid leukimia)

c. Diabetes

d. CML (Chronic Myeloid Leukimia) e. DBD (Demam Berdarah Dengue)

24. Masalah keperawatan yang muncul pada anak dengan diagnosis Leukimia salah satunya adalah resiko infeksi. Apa rencana Tindakan yang akan di berikan oleh perawat kepada pasien yang terkena masalah keperawatan tersebut …..

a. Evaluasi kulit dan membrane mukosa setiap hari b. Berikan antimetik awal sebelum dilakukan kemoterapi

c. Izinkan anak untuk memakan makanan yang dapat di toleransi anak, rencanakan untuk memperbaiki kualitas gizi pada selera makan anak meningkat.

d. Kaji secara dini tanda tanda kerusakan intergritas kulit.

e. Monitor jumlah leukosit yang menunjukkan anak memiliki resiko yang besar untuk terkena infeksi

25. Perawat menganalisis nilai laboratotium dari anak dengan diagnosis leukimia yang mendapat kemoterapi, perawat mencatat bahwa jumlah trombosit 19.500 sel/mm3.

(8)

Berdasarkan hasil lab di atas apakah interverensi yang harus perawat dokumentasikan dalam rencana keperawatan ?

a. Perhatikan adanya pendarahan b. Memonitor tanda tanda infeksi c. Memonitor suhu setiap 4 jam

d. Memulai kewaspadaan isolasi pelindung

e. Mempertahankan mencuci tangan secara sering dan menyeluruh

Referensi

Dokumen terkait