• Tidak ada hasil yang ditemukan

HUBUNGAN MANIFESTASI ALERGI DENGAN RIWAYAT PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF PADA BALITA DI POLI ANAK RSUD Dr. R. SOSODORO DJATIKOESOEMO BOJONEGORO Repository - UNAIR REPOSITORY

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2019

Membagikan "HUBUNGAN MANIFESTASI ALERGI DENGAN RIWAYAT PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF PADA BALITA DI POLI ANAK RSUD Dr. R. SOSODORO DJATIKOESOEMO BOJONEGORO Repository - UNAIR REPOSITORY"

Copied!
112
0
0

Teks penuh

Loading

Gambar

Gambar 2.1 Mekanisme hipersensitivitas tipe I Sumber : Ghaffar dalam Microbiology and Immunology online
Tabel 2.1 Manifestasi Alergi di saluran cerna, kulit, saluran nafas
Tabel 2.3 Komposisi ASI yang berfungsi sebagai sistem imunitas
Gambar 2.2 Proses Pembentukan S-IgA Sumber: Hanson dan Silverdal, 2008
+7

Referensi

Dokumen terkait

Nilai signifikansi antara pemberian ASI eksklusif dengan kejadian stunting pada balita menggunakan uji chi square menunjukkan nilai p = 0,034 dengan nilai OR =

Hasil Penelitian: Kejadian rinitis alergi pada anak dengan riwayat pemberian ASI eksklusif lebih rendah dari pada anak dengan riwayat pemberian susu formula

Tujuan dari penelitian ini yaitu ingin menganalisis kejadian stunting, pengetahuan gizi ibu, pendidikan ibu, pendapatan keluarga, riwayat ASI Eksklusif dan riwayat

Berdasarkan hasil analisa data didapatkan kesimpulan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara riwayat pemberian ASI eksklusi dengan kejadian stunting pada balita usia

Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan panjang badan lahir dengan riwayat pemberian ASI Eksklusif terhadap kejadian stunting pada balita di wilayah kerja

Hubungan Penerimaan ASI Eksklusif Dengan Status Gizi Balita Hasil analisis bivariat hubungan pemberian ASI Ekslusif terhadap status gizi balita menunjukkan bahwa terdapat 15.4% balita

Berdasarkan hasil prasurvey yang dilakukan peneliti pada tanggal 20-24 Mei 2022, diketahui bahwa dari 31 ibu yang memiliki balita, sebanyak 24 ibu tidak memberikan ASI eksklusif dan 7

HASIL Tabel 1 Distribusi Frekuensi Responden Berdasarkan Pemberian Asi Eksklusif Terhadap Kejadian Stunting Balita 25-59 Bulan di Wilayah Kerja Puskesmas Dolok Masihul Kabupaten