•
Pertumbuhan kredit September melambat ke 7,86%.•
BTN raup pendapatan komisi Rp 1,7 triliun.•
SQBB resmi ajukan delisting dari bursa.•
Hartadinata ingin merajai di nusantara.DAILY RESEARCH
Statistics
Highlight
Opening Today Nikkei AORD Change
Market Preview
P
asar saham kemarin
melanjut-kan tren bullish sepanjang
tahun ini. IHSG untuk pertama
kalinya berhasil menembus level
psikologis 6000 tutup di 6025,434
atau menguat 73,358 poin (1,2%).
Hampir seluruh saham sektoral
berhasil menguat kecuali saham
sektor telekomunikasi dan
sejum-lah saham yang bergerak di
tam-bang. Sentimen positif terutama
ditopang optimisme atas rilis laba
3Q17 sejumlah emiten sektoral
yang mencatatkan pertumbuhan
laba kuat, pergerakan bullish pasar
saham global dan harga sejumlah
komoditas. Pasar juga berspekulasi
dinaikkan kembali rating utang
Indonesia oleh lembaga peringkat
internasional S&P merujuk pada pernyataan salah satu pejabat pemerintahan
di awal pekan ini. Saat ini peringkat utang Indonesia versi S&P adalah BBB-
yang masuk dalam kategori ‘Investment Grade’ dengan outlook stabil.
Per-ingkat utang tersebut dinaikkan oleh S&P tanggal 19 Mei 2017 lalu dari
sebe-lumnya ‘BB+’. IHSG sepanjang tahun ini (YTD) naik 13,76%. Penguatan
terutama ditopang saham sektor perbankan, industri dasar, dan
pertamban-gan.
Sementara Wall Street tadi malam terkoreksi akibat rilis laba
sejum-lah emiten di bawah perkiraan. Indeks DJIA dan S&P masing-masing koreksi
0,48% dan 0,47% di 23329,46 dan 2557,15. Indeks Nasdaq koreksi 0,52% di
6563,89. Koreksi terutama dipicu saham industri dan telekomunikasi.
Be-berapa rilis laba emiten tadi malam di bawah perkiraan seperti Chipotle
Mexican Grill Inc. dan perusahan pembuat chip, Adavanced Micro Devices
Inc. Sedangkan harga komoditas seperti minyak mentah tadi malam di AS
koreksi 0,55% di USD52,18 setelah data cadangan minyak mentah AS naik
di luar perkiraan.
Melanjutkan perdagangan hari ini, penguatan IHSG akan dibayangi
aksi ambil untung setelah kemarin berhasil menembus level 6000. Sentimen
pasar akan digerakkan dengan sejumlah rilis laba 3Q17 dan persetujuan DPR
atas APBN 2018 yang berjumlah Rp2220 triliun kemarin, dimana sebanyak
Rp410,7 triliun dialokasikan buat belanja infrastruktur atau meniangkat
2,39% dari tahun ini. IHSG diperkirakan bergerak di kisaran 5980 hingga
6040 berpeluang menguat terbatas.
S1 5980 S2 5950 R1 6040 R2 6080
Index Last Chg % DJIA 23329.46 (112.30) (0.48) S&P 500 2557.15 (11.98) (0.47) FTSE 100 7447.21 (79.33) (1.05) CAC 40 5374.89 (19.91) (0.37) DAX 12953.41 (59.78) (0.46) NIKKEI 225 21764.90 (109.07) (0.50) HANGSENG 28302.89 147.92 0.53 STI 3332.61 (2.06) (0.06) SHENZHEN 2025.32 15.67 0.78 SHANGHAI 3396.90 8.65 0.26 Commodities Price Chg % Oil (US$/barrel) 52.15 (0.29) (0.55) CPO (RM/M.T) 2805.00 28.00 1.01 Gold (USD/T.oz) 1280.20 3.10 0.24 Nikel (USD/M.T 12010.00 210.00 1.78 Timah (USD/M.T) 19720.00 145.00 0.74 Coal (USD/M.T) 97.20 0.65 0.67 Exchange Rates Chg % IDR/USD 13556.00 (4.00) (0.03) USD/EUR 1.183 0.01 0.56 JPY/USD 113.43 (0.40) (0.35) IDR/SGD 9975.25 48.06 0.48 IDR/AUD 10453.20 (32.50) (0.31) TLKM USD IDR Chg % TLK.NYSE 30.01 4068 (0.81) (2.63)Top Gainers IDR % Chg
SQMI 416 20.20 70
APII 280 19.70 46
AKKU 73 17.70 11
BYAN 10,500 16.70 1,500
MINA 2,510 13.10 290
Top Losers IDR % Chg
SDRA 615 (24.50) (200)
YULE 110 (21.40) (30)
DPNS 326 (20.10) (82)
AKSI 416 (17.60) (89)
HOME 143 (15.90) (27)
Top Value IDR % (miliar)
BUMI 248 5.10 375 B
RIMO 625 1.60 276 B
TLKM 4,230 (0.50) 219 B
POOL 3,230 0.00 175 B
IIKP 214 (0.90) 169 B
Top Volume IDR % (juta)
ENRG 108 5.90 1,386.179 SRIL 372 (3.10) 1,218.588 BRMS 68 (2.90) 900.605 IIKP 214 (0.90) 776.350 MYRX 119 0.00 720.231 IHSG 6,025.43 Change 68.41 Change (%) 1.15 Change (%/ytd) 13.76
Total Value (IDR triliun) 8.693 Total Volume (miliar saham) 9.186 Net Foreign Buy (IDR miliar) 130.000 Up: 214 Down: 144 Unchange: 130
News Update
2
Pertumbuhan kredit September melambat ke 7,86%. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat pertumbuhan kredit September 2017 melambat dari bulan Agustus. Pertumbuhan kredit September tercatat hanya sebesar 7,86% secara tahunan atau year on year (yoy). Pada Agustus 2017 pertumbuhan kredit perbankan sebesar 8,26% yoy. Jika dibandingkan secara periode sama tahun lalu, pertumbuhan kredit September 2017 masih sedikit lebih baik. Pada September 2016, kredit perbankan tercatat tumbuh 6,47% yoy. Terkait sektor apa yang menyebabkan melambatnya pertumbuhan kredit ini OJK belum merinci lebih lanjut. Namun, Anto Prabowo, Plt Deputi Komisioner Manajemen Strategis dan Logistik OJK bilang seiring sampai September 2017 risiko kredit perbankan berada di level terkendali. "Risiko kredit terpantau menurun pada September 2017," kata Anto dalam keterangan resmi hasil rapat dewan komisioner OJK. NPL perbankan September 2017 sebesar 2,93% atau turun dari bulan Agustus 2017 sebesar 3,05%. NPL September 2017 ini juga membaik dari periode sama 2016 dimana NPL dilevel 3,1%. Kedepan OJK memproyeksi pertumbuhan kredit bisa lebih bagus seiring dengan tren penurunan suku bunga dan perbaikan ekonomi global. (Kontan)
BTN raup pendapatan komisi Rp 1,7 triliun. PT Bank Tabungan Negara Tbk atau BTN mengatakan sampai dengan kuartal III 2017 pihaknya berhasil memupuk pendapatan berbasis komisi atau fee based income (FBI) mencapai Rp 1,7 triliun. Direktur Keuangan BTN Iman Nugroho Soeko menyebut jumlah ini mengalami peningkatan cukup tinggi mencapai 38,23% secara tahunan atau year on year (yoy). Iman mengatakan, fee based tersebut mayoritas diperoleh dari beragam sumber antara lain biaya administrasi tabungan karena jumlah rekening meningkat, bank garansi, bancassurance, administrasi kredit, dan juga kegiatan trading atau tresuri. Kendati demikian, pertumbuhan pendapatan bunga BTN justru tumbuh di bawah fee based. Tercatat pendapatan bunga perseroan hanya naik 12,59% secara tahunan atau year on year (yoy) dari Rp 12,81 triliun menjadi Rp 14,31 triliun. Menurut Iman, peningkatan fee based memang dicanangkan perseroan agar tumbuh lebih tinggi guna meningkatkan profitabilitas perseroan. "Memang di target lebih tinggi (FBI) karena saat ini kontribusinya masih relatif rendah," tambahnya. Pihaknya menambahkan, bahwa sampai dengan akhir tahun BTN memprediksi fee based dapat tumbuh minimal 28% secara yoy. Hanya saja, perseroan tetap berupaya untuk mendorong pertumbuhan fee based hingga ke level 38%. Lebih lanjut, bank bersandi BBTN ini menepis bahwa peningkatan pendapatan bunga cenderung rendah karena ada perlambatan kredit. Pasalnya, sampai dengan kuartal III 2017, pertumbuhan kredit BTN hampir menembus 20%. Jauh di atas rata-rata kredit secara industri yang tumbuh satu digit hingga Agustus 2017. (Kontan)
SQBB resmi ajukan delisting dari bursa. Setelah empat perusahaan resmi didepak dari Bursa Efek Indonesia (BEI) lewat skema force delisting, BEI bakal kehilangan satu emiten lagi. Perusahaan tersebut adalah PT Taisho Pharmacheutical Tbk (SQBB), yang telah resmi mengajukan surat pengunduran diri dari BEI sebagai perusahaan terbuka. Dalam keterbukaan informasi di BEI, pihak bursa mengatakan bahwa SQBB telah melayangkan surat pengunduran diri pada tanggal 24 Oktober 2017. Sebelumnya, saham SQBB memang sudah disuspensi sejak 2009 di seluruh pasar. Dalam perjalanannya, pada 2 Februari 2017, BEI memperpanjang suspensi SQBB di pasar reguler, tunai dan preferen. BEI selanjutnya memutuskan menghentikan sementara perdagangan saham SQBB di pasar negosiasi, mulai 25 Oktober 2017. BEI meminta SQBB untuk segera memberikan keterbukaan informasi kepada publik terkait rencana delisting tersebut. Saat ini, SQBB juga tercatat sebagai salah satu perusahaan yang tidak memenuhi ketentuan free float sebanyak 7,5%. Per 30 September 2017, jumlah saham SQBB yang beredar di publik hanya sekitar 2%. Sebelumnya, BEI mengumumkan akan menendang empat emiten dari BEI. Mereka adalah Inovisi Infracom (INVS), Berau Coal Energy (BRAU), Permata Prima Sakti (TKGA) dan Citra Maharlika Nusantara Corpora (CPGT). (Kontan)
Hartadinata ingin merajai di nusantara. PT Hartadinata Abadi Tbk berencana ekspansi ke seluruh wilayah Indonesia mulai akhir tahun ini. Mereka akan membangun jaringan ritel melalui tokok emas ACC di banyak daerah. Sandra Sunanto, Direktur Utama PT Hartadinata Abadi Tbk menerangkan rencana bisnis yang akan fokus dilakukan beberapa tahun ke depan adalah fokus memperluas wilayah pemasaran. Itu untuk memperbesar pangsa pasar, setelah perusahaan produsen perhiasan ini melantai di bursa atau initial public offering (IPO) Juni lalu. "Kami ingin menjadi pemimpin pasar perhiasan di Indonesia," jelas Sandra, saat konferensi pers menjelang Jewerly Fair Surabaya, Rabu (25/10). Sandra klaim PT Hartadinata Abadi Tbk baru menguasai pangsa pasar sebesar 5%-10%. Namun, data resmi total pangsa pasar perhiasan di Indonesia tidak ada. Tahun ini target penjualan PT Hartadinata Abadi Tbk sebesar Rp 2,5 triliun. Dari jumlah itu, sudah tercapai sekitar Rp 1,8 triliun hingga akhir September kemarin. Sebagian besar penjualan berasal dari wilayah Jawa Barat yang berkontribusi mencapai 40% dari pemasaran. "Kami ingin memperbesar penjualan di Kalimantan dan Sumatra, karena pasar kami di dua wilayah itu masih sangat kecil, sedangkan potensi pasarnya besar," ungkap Sandra. Selain mengandalkan penambahan toko ACC, PT Hartadinata Abadi Tbk juga akan memperluas jaringan pemasaran dengan chanel lain. PT Hartadinata Abadi Tbk akan membangun minimal 1 toko grosir di setiap pulau, sehingga bisa memasok ke toko-toko ritel di wilayah tersebut. PT Hartadinata Abadi Tbk juga akan menambah jaringan franchise. Saat ini PT Hartadinata Abadi Tbk sudah punya 4 franchise, yakni di Bandung, Jakarta (Blok M dan Cikini), serta di Batam. "Tahun ini targetnya tambah menjadi 10, dan tahun depan menjadi 20 franchise," papar Sandra. Menurutnya, sekarang sudah ada pengajuan franchise dari Solo, Makasar, dan Malang. (Kontan)
Stock Picks
3CPIN 3100-3300.
Setelah dilanda tekanan jual akibat aksi ambil untung selama enam hari perdagangan, kemarin
harga saham emiten pakan ternak, Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN) berhasil rebound dan harganya
menem-bus resisten sederhana di Rp3100 tutup di Rp3200. Secara technical, rebound lanjutan akan menguji resisten kuat di
Rp3300. Support bergeser ke Rp3100 dari Rp3000 sebelumnya. Sebelumnya harga sahamnya secara valuasi
diperkira-kan berpeluang mencapai Rp3440 dengan PE 17x (E/17). Dari harga saat ini di Rp3200 ada ruang penguatan 7,5%.
Saat ini pasar tengah menanti rilis laba 3Q17. Dilihat kinerjanya hingga 1H17, penjualan bersih mencapai Rp24,9
tril-iun naik 32% dari 1H16 sebesar Rp18,8 triltril-iun. Pencapaian penjualan hingga 1H17 mencerminkan 48,79% dari target
penjualan tahun ini yang diperkirakan mencapai Rp51,12 triliun atau tumbuh 33,66% dari tahun 2016 sebesar
Rp38,25 triliun. Bila dilihat secara kuartalan, pencapaian penjualan di 2Q17 berhasil tumbuh 31,17% (yoy) mencapai
Rp12,9 triliun dari 2Q16 sebesar Rp9,8 triliun dan dibandingkan 1Q17 naik 7,6%. Sedangkan di bottom line, laba
ber-sih sepanjang 1H17 turun 12% (yoy) mencapai Rp1,5 triliun dari 1H16 sebesar Rp1,7 triliun. Marjin berber-sih turun
men-jadi 6,11% dari 9,18% di 1H16 namun naik bila dibandingkan 2016 (FY) sebesar 5,80%. Secara kuartalan, laba bersih di
2Q17 mencapai Rp898 miliar turun 7,4% (yoy) dari 2Q16 sebesar Rp969,5 miliar. Namun laba bersih di 2Q17 berhasil
tumbuh 43,5% dibandingkan 1Q17 sebesar Rp625,7 miliar. Jadi kinerja perseroan di 2Q17 berhasil tumbuh
dibanding-kan 1Q17. Marjin bersih 2Q17 juga naik menjadi 6,95% ketimbang 1Q17 sebesar 5,21%. Pencapaian laba bersih
sepanjang 1H17 mencerminkan 45,78% dari target laba bersih tahun ini yang sebelumnya diperkirakan mencapai
Rp3,32 triliun atau naik 49,7% dari tahun sebelumnya Rp2,22 triliun. EPS proyeksi tahun ini Rp202,64. Trading Buy, SL
2950
4
Stock Picks
JSMR 6150-6500.
Setelah sempat dilanda aksi ambil untung pekan lalu, harga saham operator tol, Jasa Marga Tbk
(JSMR) kemarin berhasil rebound mengindikasikan sinyal bullish reversal terbentuk. Kemarin harga sahamnya berhasil
tutup di resisten kuat di Rp6350 atau menguat hampir 5%. Penguatan lanjutan akan kembali menguji resisten di
kisaran Rp6400 hingga Rp6500. Sedangkan support saat ini bertahan di kisaran Rp6050 hingga Rp6150. Dari sisi
kinerja, laba bersih sepanjang 1H17 tumbuh 9,8% mencapai Rp1 triliun dibandingkan 1H16 sebesar Rp925,5 miliar.
Pencapaian laba bersih 1H17 tersebut ditopang pertumbuhan total pendapatan hingga 95% (yoy) mencapai Rp13,1
triliun dibandingkan 1H16 sebesar Rp6,7 triliun. Pencapaian hingga 1H17 tersebut telah mencerminkan pencapaian
68,4% dari target pendapatan tahun ini sebesar Rp19,16 triliun atau tumbuh 15% (yoy). Pertumbuhan pendapatan
sepanjang 1H17 terutama ditopang pertumbuhan pendapatan konstruksi hingga 243% mencapai Rp8,6 triliun
dibandingkan 1H16 yang hanya Rp2,5 triliun. Sedangkan pendapatan tol mencapai Rp4,5 triliun atau tumbuh 7,5%
dibandingkan 1H16 sebesar Rp4,2 triliun. Sedangkan laba bersih hingga 1H17 baru mencerminkan pencapaian 43,5%
dari proyeksi laba tahun ini sebesar Rp2,3 triliun atau tumbuh 22% dari tahun sebelumnya. EPS proyeksi tahun ini
Rp316,75. Untuk tahun depan, dengan pertumbuhan diperkirakan 50%, diperkirakan pendapatan bersih berpeluang
mencapai Rp28,78 triliun terutama ditopang pertumbuhan pendapatan dari jasa konstruksi. Sedangkan laba bersih
diperkirakan mencapai Rp2,69 triliun atau tumbuh sekitar 17% dari perkiraan tahun ini Rp2,3 triliun. EPS proyeksi
2018 diperkirakan Rp371. Harga sahamnya berpeluang mencapai Rp6678 dengan PE 18x (E/18). Dari harga saat ini
ada ruang penguatan 5,2%. Trading Buy, SL 6000
5
Stock Picks
WSKT 2160-2260
.
Harga saham emiten jasa konstruksi, Waskita Karya Tbk (WSKT), kemarin melanjutkan
penguatannya setelah beberapa hari sebelumnya dilanda aksi ambil untung. Kemarin harganya tutup di Rp2220,
menguat 4%. Ini penutupan tertinggi sejak akhir Agustus lalu. Peluang penguatan menguji resisten terdekat di Rp2260
dengan support saat ini di Rp2160. Memasuki 4Q17 sentimen pasar terlihat mulai positif terhadap saham jasa
konstruksi menyusul respon pencapaian laba hingga 3Q17 yang di atas ekspektasi. Pembangunan infrastruktur yang
menjadi penopang pertumbuhan bisnis BUMN Karya diperkirakan akan semakin marak pada masa mendatang.
Alokasi anggaran pembangunan infrastruktur tahun depan naik mencapai Rp410 triliun akan terus meningkat di masa
depan. Harga sahamnya sebelumnya diperkirakan berpeluang ditransaksikan dengan PE 14x (E/17) atau mencapai
Rp3610. Dari harga saat ini ada ruang penguatan 63%. Hingga kuartal tiga 2017, perseroan meraih kontrak baru
Rp44,50 triliun atau mencapai 74% dari target tahun ini Rp60 triliun. Pendapatan usaha hingga 3Q17 mencapai
Rp28,53 triliun tumbuh 103,78% (yoy) dibandingkan periode yang sama 2016 sebesar Rp14 triliun. Pencapaian
pendapatan usaha tersebut mencerminkan 71,32% dari target tahun ini Rp40 triliun atau tumbuh 68% dari tahun
2016 sebesar Rp23,80 triliun. Sedangkan laba bersih hingga 3Q17 mencapai Rp2,90 triliun tumbuh 166% (yoy) dari
periode yang sama 2016 sebesar Rp1,09 triliun. Raihan laba tersebut sudah mencerminkan 83% dari target laba tahun
ini sebesar Rp3,5 triliun. Target laba tersebut tumbuh 106% dari tahun 2016 sebesar Rp1,7 triliun. EPS tahun ini
diperkirakan Rp258. Maintain Buy, SL 2080
Kamis, 26 Oktober 2017
Saham Pilihan
BBRI 15400-15750 Buy, SL 15300
WIKA 1980-2150 Buy, SL 1920
WSBP 396-434 Buy, SL 390
ADHI 2200-2300 Buy, SL 2120
INDF 8300-8600 Buy, SL 8100
ADRO 1860-1930 Buy, SL 1780
LSIP 1440-1520 Buy, SL 1380
Stock View
6
EMITEN LAST R1 R2 S1 S2 REV 2015 G (%) EPS 2015 G (%) PE
IHSG
6025.43 6046.66 6067.88 5982.98 5940.52
PERKEBUNAN AALI 14800 14,908.33 15,016.67 14,683.33 14,566.67 13,059,216.00 -19.91 393.15 -75.27 45.02 BWPT 244 249.33 254.67 239.33 234.67 LSIP 1480 1,496.67 1,513.33 1,456.67 1,433.33 4,189,615.00 -11.36 91.36 -32.01 18.72 SGRO 2430 2,480.00 2,530.00 2,340.00 2,250.00 SIMP 540 545.00 550.00 535.00 530.00 13,835,444.00 -7.53 16.72 -68.60 25.18 UNSP 228 236.00 244.00 222.00 216.00PERTAMBANGAN BATU BARA
ADRO 1900 1,916.67 1,933.33 1,876.67 1,853.33 37,032,346.42 -10.48 65.74 -5.12 10.50 BORN 50 33.33 16.67 33.33 16.67 BRAU 82 54.67 27.33 54.67 27.33 BUMI 234 243.33 252.67 227.33 220.67 DEWA 50 50.00 50.00 50.00 50.00 3,312,510.21 13.47 0.30 48.03 166.35 HRUM 2410 2,463.33 2,516.67 2,353.33 2,296.67 ITMG 22700 23,016.67 23,333.33 22,366.67 22,033.33 21,925,897.16 -9.27 770.46 -65.05 8.53 PTBA 10725 10,825.00 10,925.00 10,650.00 10,575.00 13,733,627.00 5.01 883.59 0.98 7.64 PTRO 1265 1,278.33 1,291.67 1,253.33 1,241.67
PERTAMBANGAN MINYAK & GAS BUMI
BIPI 88 91.33 94.67 86.33 84.67
ELSA 326 330.67 335.33 318.67 311.33 3,775,323.00 -10.56 51.43 -8.99 7.17
ENRG 97 101.67 106.33 93.67 90.33
ESSA 2100 2,133.33 2,166.67 2,083.33 2,066.67
MEDC 785 796.67 808.33 761.67 738.33
PERTAMBANGAN LOGAM DAN MINERAL LAINNYA
ANTM 645 653.33 661.67 638.33 631.67 10,531,504.80 11.79 -151.06 85.85 -3.10 INCO 2970 3,033.33 3,096.67 2,923.33 2,876.67 10,894,532.28 -15.64 70.11 -67.49 26.24 TINS 865 875.00 885.00 855.00 845.00 6,874,192.00 -6.74 13.64 -84.08 56.09 SEMEN INTP 21850 22,633.33 23,416.67 20,333.33 18,816.67 17,798,055.00 -10.99 1,183.48 -17.34 17.00 SMCB 840 845.00 850.00 835.00 830.00 9,239,022.00 -12.25 22.85 -73.80 47.91 SMGR 9200 9,308.33 9,416.67 9,108.33 9,016.67 26,948,004.47 -0.14 762.28 -18.76 14.07 LOGAM DAN SEJENISNYA
GDST 90 92.33 94.67 88.33 86.67 JPRS 139 141.33 143.67 136.33 133.67 KRAS 498 502.67 507.33 495.67 493.33 PAKAN TERNAK CPIN 3200 3,253.33 3,306.67 3,093.33 2,986.67 JPFA 1410 1,433.33 1,456.67 1,368.33 1,326.67 25,022,913.00 2.31 43.92 40.87 18.44 OTOMOTIF DAN KOMPONENNYA
ASII 8150 8,216.67 8,283.33 8,066.67 7,983.33 184,196,000.00 -8.68 357.28 -24.59 20.71
GJTL 710 718.33 726.67 698.33 686.67
INDUSTRI BARANG KONSUMSI
ICBP 8875 8,916.67 8,958.33 8,791.67 8,708.33 INDF 8475 8,516.67 8,558.33 8,391.67 8,308.33 MYOR 2220 2,300.00 2,380.00 2,140.00 2,060.00 ROTI 1270 1,276.67 1,283.33 1,256.67 1,243.33 GGRM 63000 63,333.33 63,666.67 62,333.33 61,666.67 INAF 2620 2,700.00 2,780.00 2,560.00 2,500.00 1,621,898.67 17.41 2.12 463.17 184.06 KAEF 2680 2,703.33 2,726.67 2,663.33 2,646.67 4,860,371.48 7.51 44.81 6.06 28.68 KLBF 1660 1,671.67 1,683.33 1,646.67 1,633.33
KOSMETIK DAN BARANG KEPERLUAN RUMAH TANGGA
UNVR 48750 50,233.34 51,716.67 47,058.34 45,366.67
7
EMITEN LAST R1 R2 S1 S2 REV 2015 G (%) EPS 2015 G (%) PE
PROPERTI DAN REAL ESTAT
APLN 278 284.00 290.00 268.00 258.00 ASRI 400 405.33 410.67 393.33 386.67 BKSL 127 133.00 139.00 123.00 119.00 BSDE 1760 1,776.67 1,793.33 1,751.67 1,743.33 6,209,574.07 11.45 1,164.55 460.00 1.60 COWL 1160 1,168.33 1,176.67 1,148.33 1,136.67 CTRA 1215 1,223.33 1,231.67 1,203.33 1,191.67 CTRP 1215 1,223.33 1,231.67 1,203.33 1,191.67 CTRS 1215 1,223.33 1,231.67 1,203.33 1,191.67 ELTY 50 50.00 50.00 50.00 50.00 KIJA 306 306.67 307.33 304.67 303.33 MDLN 332 336.67 341.33 328.67 325.33 2,962,460.90 4.32 69.69 22.80 5.94 KONSTRUKSI BANGUNAN ADHI 2250 2,290.00 2,330.00 2,180.00 2,110.00 9,389,570.10 8.51 130.22 43.08 20.93 DGIK 78 81.67 85.33 75.67 73.33 PTPP 2870 2,896.67 2,923.33 2,826.67 2,783.33 14,217,372.87 14.40 152.88 39.17 25.74 SSIA 670 683.33 696.67 648.33 626.67 TOTL 760 765.00 770.00 750.00 740.00 WIKA 2300 2,343.33 2,386.67 2,233.33 2,166.67 13,908,504.01 11.60 101.65 1.60 26.02 INFRASTRUKTUR, UTILITAS DAN TRANSPORTASI
PGAS 1735 1,751.67 1,768.33 1,721.67 1,708.33 42,333,969.71 -0.16 228.31 -38.44 11.61 JALAN TOL, PELABUHAN, BANDARA DAN SEJENISNYA
CMNP 1370 1,381.67 1,393.33 1,351.67 1,333.33 JSMR 6350 6,533.33 6,716.67 6,133.33 5,916.67 9,848,242.05 7.33 213.14 3.23 26.27 TELEKOMUNIKASI BTEL 50 33.33 16.67 33.33 16.67 EXCL 3400 3,446.67 3,493.33 3,306.67 3,213.33 22,876,182.00 -2.49 -2.97 -97.16 -1,348.39 ISAT 5975 6,166.67 6,358.33 5,841.67 5,708.33 TLKM 4530 4,686.67 4,843.33 4,336.67 4,143.33 102,470,000.00 14.24 153.66 5.81 21.51 TRANSPORTASI GIAA 340 352.67 365.33 326.67 313.33 52,627,783.53 7.55 40.78 -122.73 10.94 MBSS 595 610.00 625.00 580.00 565.00 WINS 270 270.67 271.33 268.67 267.33 1,378,353.91 -37.37 -19.45 -129.08 -10.95
KONSTRUKSI NON BANGUNAN
INDY 2370 2,403.33 2,436.67 2,303.33 2,236.67 BANK BBCA 21050 21,266.67 21,483.33 20,616.67 20,183.33 47,081,728.00 7.56 730.83 9.30 18.47 BBKP 555 561.67 568.33 546.67 538.33 8,303,973.00 17.07 105.70 32.57 5.58 BBNI 7600 7,658.33 7,716.67 7,533.33 7,466.67 36,895,081.00 10.58 486.18 -15.91 10.90 BBRI 15600 15,716.67 15,833.33 15,466.67 15,333.33 85,434,037.00 13.73 1,029.53 4.77 10.95 BBTN 3000 3,050.00 3,100.00 2,970.00 2,940.00 14,966,209.00 16.86 174.91 65.91 10.43 BDMN 5225 5,291.67 5,358.33 5,166.67 5,108.33 22,420,658.00 -2.48 249.70 -8.09 16.40 BJBR 2520 2,573.33 2,626.67 2,473.33 2,426.67 10,084,451.00 14.70 142.02 23.39 6.79 BMRI 7000 7,050.00 7,100.00 6,950.00 6,900.00 71,570,127.00 14.26 871.50 2.33 11.76 BNGA 1235 1,241.67 1,248.33 1,221.67 1,208.33 22,318,759.00 7.24 17.02 -81.74 34.36
PERDAGANGAN BESAR BRANG PRODUKSI
AKRA 7900 8,041.67 8,183.33 7,716.67 7,533.33 19,764,821.14 -12.03 261.74 27.59 27.03 INTA 352 362.67 373.33 330.67 309.33 UNTR 24150 24,550.00 24,950.00 23,575.00 23,000.00 49,347,479.00 -7.14 1,033.07 -28.24 14.86 PERDAGANGAN ECERAN MAPI 6550 6,675.00 6,800.00 6,350.00 6,150.00 RALS 900 905.00 910.00 890.00 880.00
ADVERTISING, PRINTING DAN MEDIA
MNCN 1530 1,546.67 1,563.33 1,496.67 1,463.33
PERUSAHAAN INVESTASI
BRMS 63 66.67 70.33 60.67 58.33
Corporate Action
8
Code
Name
Type
Date
Time
Venue
ARTI Ratu Prabu Energi Tbk AGM 03/08/2016 00:10:00 GD. Ratu Prabu 1 Lt. 10 Jl. TB. Simatupang Kav. 20, Jakarta Selatan
ARTI Ratu Prabu Energi Tbk EGM 03/08/2016 00:10:00 GD. Ratu Prabu 1 Lt. 10 Jl. TB. Simatupang Kav. 20, Jakarta Selatan
SCPI Merck Sharp Dohme
Pharma Tbk. AGM 03/08/2016 00:10:00
MYRX Hanson International Tbk. AGM 28/07/2016 00:14:00 Merchantile Athletic Club , World Trade Center MYRX Hanson International Tbk. EGM 28/07/2016 00:14:00 Merchantile Athletic Club , World Trade Center GMCW Grahamas Citrawisata Tbk. AGM 27/07/2016 00:09:00 Financial Club, Graha Niaga lt 28, Jl. Jend. Sudirman
Kav 58 Jakarta PTIS Indo Straits Tbk AGM 22/07/2016 00:09:00
Gedung Graha Kirana, Lantai 9, Ruang Rapat PT Indo Straits Tbk, Jl.Yos Sudarso Kav.88, Jakarta Utara
14350, Indonesia
BSSR Baramulti Suksessarana Tbk EGM 22/07/2016 00:10:00 Boardroom CEO Suite, Sahid Sudirman Center Lt.56, Jl. Jend. Sudirman Kav. 86 - Jakarta Pusat ISSP Steel Pipe Industry of
Indo-nesia Tbk AGM 21/07/2016 00:10:00
Gedung Baja Lt 9 Tower C , Pangeran Jayakarta no 55 , Jakarta
ISSP Steel Pipe Industry of
Indo-nesia Tbk EGM 21/07/2016 00:10:00
Gedung Baja Lt 9 Tower C , Pangeran Jayakarta no 55 , Jakarta
SKYB Skybee Tbk AGM 21/07/2016 00:09:00
WTON Wijaya Karya Beton Tbk EGM 20/07/2016 00:14:00 Ruang Serbaguna Gedung WIKA Lt. 11 Jl. D. I. Panjai-tan Kav. 9, Jakarta Timur
CTBN Citra Tubindo Tbk. AGM 20/07/2016 00:10:30 Kantor Pusat Perseroan Jalan Hang Kesturi I No 2, Kawasan Industri Terpadu Kabil, Batam
TRIO Trikomsel Oke Tbk EGM 15/07/2016 00:10:00
LMAS Limas Indonesia Makmur
Tbk AGM 14/07/2016 00:09:30
Auditorium Sequis Center, Gedung Sequis Center Lantai 11, Jalan Jenderal Sudirman No.71, Jakarta
12190
BEKS Bank Pundi Indonesia Tbk. EGM 11/07/2016 00:15:00 Kantor Pusat Perseroan, Jl. RS. Fatmawati No.12, Jakarta Selatan
JPFA Japfa Comfeed Indonesia
Tbk. EGM 01/07/2016 00:10:00
HARRIS Hotel, Unique Room, Jl. Dr. Saharjo No. 191, Jakarta 12960
INCO Vale Indonesia Tbk EGM 01/07/2016 00:09:00 Financial Club, Board Room I, Graha Niaga Lt. 27 Jl. Jend. Sudirman Kav. 58, Jakarta MITI Mitra Investindo Tbk. EGM 30/06/2016 00:10:00
Ruang Seminar Tower II Lantai I, PT Bursa Efek Indo-nesia, Jl. Jend. Sudirman Kav.52-53 Jakarta Selatan -
12950 NIRO Nirvana Development Tbk AGM 30/06/2016 00:10:00
Ruang Seminar Bursa Efek Indonesia Tower II, Lantai 1, Jalan Jendral Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan
12190 NIRO Nirvana Development Tbk EGM 30/06/2016 00:10:00
Ruang Seminar Bursa Efek Indonesia Tower II, Lantai 1, Jalan Jendral Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan
12190
PKPK Perdana Karya Perkasa Tbk AGM 30/06/2016 00:10:00 Hotel Nite & Day Jakarta - Roxy Jl. Biak no.54 Jakarta Pusat 10150
GREN Evergreen Invesco Tbk AGM 30/06/2016 00:09:00 Mawar Room, Hotel Mulia, Jl. Asia Afrika Senayan, Jakarta
ECII Electronic City Indonesia
Tbk AGM 30/06/2016 00:10:00
Corporate Action
9
EMITEN
JUMLAH DIVIDEN CUM DIVIDEN RECORDING DATE PEMBAYARAN DIVIDEN
TIFA
7
24-Jun-16
27-Jun-16
21-Jul-16
SQBB
16000
23-Jun-16
24-Jun-16
20-Jul-16
SQBI
16000
23-Jun-16
24-Jun-16
20-Jul-16
DPNS
5
23-Jun-16
24-Jun-16
20-Jul-16
GEMA
16
23-Jun-16
24-Jun-16
20-Jul-16
MREI
50
23-Jun-16
24-Jun-16
20-Jul-16
JTPE
14
22-Jun-16
23-Jun-16
15-Jul-16
PEGE
10
22-Jun-16
23-Jun-16
15-Jul-16
CPIN
29
22-Jun-16
23-Jun-16
15-Jul-16
TALF
3
22-Jun-16
23-Jun-16
12-Jul-16
KBLI
7
22-Jun-16
23-Jun-16
15-Jul-16
SRTG
32
22-Jun-16
23-Jun-16
15-Jul-16
KKGI
20
22-Jun-16
23-Jun-16
15-Jul-16
CTRP
4
22-Jun-16
23-Jun-16
13-Jul-16
CTRS
22
22-Jun-16
23-Jun-16
13-Jul-16
CTRA
6
22-Jun-16
23-Jun-16
15-Jul-16
IDPR
5
21-Jun-16
22-Jun-16
30-Jun-16
UNVR
424
21-Jun-16
22-Jun-16
15-Jul-16
Disclaimer : Laporan ini dibuat dari opini analis hanya sebagai informasi untuk membantu investor dalam memahami pasar saham Indonesia dan bukan ditujukan untuk memberikan rekomendasi kepada siapa pun untuk membeli atau menjual suatu efek tertentu. Informasi yang ada pada laporan ini diambil dari sumber yang dianggap bisa dipercaya. Namun demikian PT. First Asia Capital tidak menjamin dan bertanggung jawab atas kebenaran dan keakuratan dari informasi dan pendapat yang ada pada laporan ini.