RUBRIK PENILAIAN LKS NON
RUBRIK PENILAIAN LKS NON EKSPERIMEEKSPERIMENN
Aspek
Aspek TingkatanTingkatan
3
3 22 11
Ketepatan Menjelaskan Konsep
Menjelaskan konsep redoks serta reaksi yang terjadi sesuai dengan peristiwa dalam wacana dengan tepat Menjelaskan konsep redoks sesuai dengan peristiwa yang terjadi dalam wacana dengan tepat Menjelaskan konsep redoks tidak sesuai dengan peristiwa yang terjadi dalam wacana dengan tepat Kelengkapan menuliskan alasan yang logis
Menuliskan alasan dengan jawaban yang benar dan logis sesuai dengan apa yang
ditanyakan pada soal
Cukup menuliskan alasan dengan jawaban yang logis
sesuai dengan apa yang ditanyakan pada soal
Kurang menuliskan alasan dengan logis sesuai dengan apa yang ditanyakan pada soal
Kreativitas Berfokus pada
proses berfikir sehingga
memunculkan ide-ide unik dan kreatif
Cukup berfokus pada proses berfikir
sehingga
memunculkan ide-ide unik dan kreatif
Tidak berfokus pada proses berfikir
sehingga
memunculkan ide-ide unik dan kreatif Ketepatan memberikan
contoh
Memberikan contoh lebih dari 3 dengan tepat beser contoh dengan tepat beserta alasannya
Memberikan contoh dengan tepat beserta alasannya !anya memberikan " contoh dengan tepat besera alasannya Mengidentifikasi berdasarkan penalaran Mampu memberikan penalaran dengan benar secara terperinci Mampu memberikan penalaran cukup benar Mampu memberikan penalaran kurang benar Menganalisis suatu peristiwa Mampu menganalisis suatu peristiwa dengan susunan prosesnya secara tepat Mampu menganalisis suatu peristiwa dengan susunan prosesnya cukup tepat Mampu menganalisis suatu peristiwa tetapi
tidak sesuai dengan susunan proses peristiwa yangdiberikan dalam
soal
Kemampuan berargumen #lasan yang
diberikan siswa
#lasan yang diberikan siswa
#lasan yang diberikan siswa
secara terperinci dan terkait dengan permasalahan yang diberikan cukup sesuai dengan permasalahan yang diberikan kurang sesuai dengan permasalahan yang diberikan
$enilaian diskusi kelompok dan presentasi Aspek
Aspek SkalaSkala
3
3 ((bbaaiikk)) 2 2 ((!!kk!!pp)) 1 1 ((kk!!""aanngg)) Kerja sama sesama
anggota kelompok Menjadi fasilitator bagi kelompoknya mau berbagi pengetahuan dengan teman kelompoknya %angat individual Kemampuan mengemukakan pendapat &apat mengemukakan pendapat dengan baik dan mudah
dimengerti &apat mengemukakan pendapat dengan cukup baik &apat mengemukakan pendapat dengan kurang baik Kemampuan mengkomunikasikan bahan pelajaran
'si presentasi dapat dijelaskan kembali oleh kelompok lain dan mampu untuk diuraikan kembali
'si presentasi dapat dijelaskan kembali oleh kelompok lain
'si presentasi tidak mampu untuk dijelaskan kembali
$resentasi kelompok Menerangkan
dengan suara yang jelas dengan tepat
dan mampu menghidupkan suasana
Menerangkan dengan suara cukup jelas tetapi tidak mampu menghidupkan suasana
Menerangkan dengan suara kurang jelas dan juga tidak mampu
menghidupkan suasana Kemampuan menarik kesimpulan Kesimpulan berisi point-point penting dalam kata-kata singkat Kesimpulan berisi point-point penting
tetapi masih dalam bentuk kalimat panjang Menarik kesimpulan tidak sesuai dengan tujuan %aling menghargai pendapat Menerima pendapat orang lain dan mampu
mengkomunikasikan dengan baik
Menerima
pendapat orang lain
Kunci (awaban B
") Koro si meru paka n pros es peru baha n log am men jadi seny awa* teru tama
terjadi dalamlingkungan yang mengandung air* atau peristiwa teroksidasinya suatu logam oleh gas oksigendi udara)
%al ah sat u con toh koros i ada lah yan g ter jad i pad a bes i* ata u bia sa disebut dengan karat) Besi yang mengalami korosi membentuk karat dengan rumus +e,3)!,) $ada proses pengamatan* besi .+e/ bertindak sebagai
preduksi dan ,ksigen .,/ yang terl arut dalam air bertindak sebagai pengoksidasi) $ersam aan reaksi pembe ntukan kara t 0An#$eAn#$e 0 +e1 1 e- 2 +e
Kat#$e
Kat#$e 0 !, 2 , 1 !1 1 e
-Karat disebut sebagai autoka talis karena karat yang terjadi pada logam akan
mem per cep at pro ses pen gar ata n ber iku tny a)k oro si ada lah ker usa kan ata u degradasi logam akibat reaksi redoks antara suatu logam dengan berbagai 4at
di lingkungannya yan g men ghasilkan senyawa- senyawa yang tidak dike hend aki) &alam baha sa sehari -hari* korosi diseb ut perk aratan ) Cont oh korosi yang paling la4im adalah perkaratan besi)
$ada peristiwa korosi* logam mengalami oksidasi* sedangkan oksigen .udara/ mengalam ire du ksi ) Karat logam umumnya berupa oksida atau karbonat) 5umus kimia karat besi adalah +e ,3) n!,* suatu 4at padat yang
berw arna coklat-mer ah) Korosi merupakan proses elektro kimia)$ada koro si besi* bagian tert entu dari besi itu berlak u sebagai an od e* di mana besi
mengalami oksidasi)
+aktor yang mempengaruhi proses terjadinya korosi adalah air dan udara serta gas-gas pada udara bebas* kemudian dengan penam bahan asam juga dapat memicu terjadinya korosi atau perkaratan)
)
3) 6ogam yang tidak mudah berkarat atau tahan korosi ini diantaranya terdapat logam-logam yang tergolong mulia) 7ang termasuk logam-logam mulia diantaranya Cu* !g* #g* $t* dan #u) Tetapi* bukan hanya logam mulia saja contohnya seperti %n) 8alaupun timah putih .%n/ memang tidak termasuk logam mulia* namun pada deret keaktifan logam* harga potensialnya mendekati logam mulia) (adi dapat dikatakan %n agak mulia* sukar mengalami oksidasi)
) 9mas terdapat pada deret palin g kanan dalam deret : olta) (adi dapa t disimpulkan bahwa emas .#urum/ hampir sangat tidak reaktif) ;nsur ini jarang bereaksi dengan
oksigen untuk membentuk karat) Contohnya sendok yang terbuat dari stainless steel) 6ogam biasa berbeda dengan s tainless steel karena terdiri dari besi* krom*mangan* silikon* karbon dan nikel dalam jumlah yang cukup banyak) 9lemen-elemen ini bereaksi dengan oksigen yang ada di air dan udara sehingga membenuk sebuah
lapisan sangat tipis dan sabil) <) $eta konsep redoks
Kunci (awaban 6K% #
") %ecara prinsip* sistem ini memanfaatkan mikroorganisme untuk mengkonsumsi komponen-komponen limbah sebagai sumber makanan atau energi) Berdasarkan jenis mikroorganisme yang digunakan* proses ini dibagi menjadi dua jenis) $roses aerobik .memerlukan oksigen/ dan proses anaerobik .tanpa oksigen/)
)
Cara kerja0
") %etelah dilakukan penyaringan dan e=ualisasi* air limbah dimasukkan kedalam bak pengendap awal untuk menurunkan suspended solid)
) 6imbah cair dimasukkan ke dalam tangki aerasi di mana terjadi pencampuran dengan mikroorganisme yang aktif .lumpur aktif/) Mikroorganisme inilah yang melakukan penguraian dan menghilangkan kandungan organik dari limbah secara aerobik) ,ksigen yang dibutuhkan untuk reaksi mikroorganisme tersebut
diberikan dengan cara memasukkan udara ke dalam tangki aerasi dengan blower)#erasi ini juga berfungsi untuk mencampur limbah cair dengan lumpur
aktif* hingga terjadi kontak yang intensif)
3) Campuran limbah cair yang sudah diolah dan lumpur aktif dimasukkan ke tangki sedimentasi di mana lumpur aktif diendapkan* sedangkan supernatant dikeluarkan sebagai effluen dari proses)
) %ebagian besar lumpur aktif yang diendapkan di tangki sedimentasi tersebut dikembalikan ke tangki aerasi sebagai return sludge supaya konsentrasi mikroorganisme dalam tangki aerasinya tetap sama dan sisanya dikeluarkan sebagai e>cess sludge)
3) %elain menggunakan proses lumpur aktif* adanya limbah bisa dikurangi dengan penggunaan bahan-bahan kimia) Bahan-bahan kimia tersebut berasal dari
senyawa-senyawa yang bersifat oksidator* misalnya KCl,3*Ca,Cl* dan lain-lain)
) Cara kerja senyawa KCl,3* Ca,Cl* dll) 'ni yaitu mula-mula melarut dalam air* kemudian membentuk ion positif dan ion negative) 'on negative inilah yang melepaskan klor dan berfungsi sebagai desinfektan .pembunuhan kuman/) %ifat
oksidator dari senyawa tersebut dimanfaatkan agar dapat bereaksi dengan 4at organic atau limbah yang bersifat reduktor)