BAB I BAB I
PENDAHULUAN PENDAHULUAN A.
A. LALATTAAR R BELBELAKAAKANGNG Isl
Islam am AgAgama ama RahRahmat mat bagbagi i SelSeluruh uruh AlAlam am KatKata a islislam am beraberarti rti damdamai, ai, selselamaamat,t, sejahtera, penyerahan diri, taat dan patuh. Pengertian tersebut menunjukkan bahwa agama sejahtera, penyerahan diri, taat dan patuh. Pengertian tersebut menunjukkan bahwa agama is
islalam m adadalalah ah agagamama a yayang ng mmenengagandndunung g ajajararan an ununtutuk k memencncipiptatakakan n kekedadamamaiaian,n, keselamatan, dan kesejahteraan hidup umat manusia pada khususnya dan seluruh alam keselamatan, dan kesejahteraan hidup umat manusia pada khususnya dan seluruh alam pada umumn
pada umumnya. Agama islam ya. Agama islam adalah agaadalah agama yang ma yang Allah turunkan Allah turunkan sejak manusia sejak manusia pertama,pertama, Nabi
Nabi pertama, pertama, yaitu yaitu Nabi Nabi Adam Adam AS. AS. Agama Agama itu itu kemudian kemudian Allah Allah turunkan turunkan secarasecara berkesinambungan kepada para N
berkesinambungan kepada para Nabi dan Rasul-rasul berikutnya.abi dan Rasul-rasul berikutnya.
asyarakat Ind!nesia merupakan masyarakat majemuk yang terdiri dari beragam asyarakat Ind!nesia merupakan masyarakat majemuk yang terdiri dari beragam agama. Kemajemukan yang ditandai dengan keanekaragaman agama itu mempunyai agama. Kemajemukan yang ditandai dengan keanekaragaman agama itu mempunyai kecenderungan kuat terhadap identitas agama masing- masing dan berp!tensi k!n"lik. kecenderungan kuat terhadap identitas agama masing- masing dan berp!tensi k!n"lik. Ind!nesia merupakan salah satu c!nt!h masyarakat yang multikultural. ultikultural Ind!nesia merupakan salah satu c!nt!h masyarakat yang multikultural. ultikultural masyarakat Ind!nesia tidak sauja kerena keanekaragaman suku, budaya,bahasa, ras tapi masyarakat Ind!nesia tidak sauja kerena keanekaragaman suku, budaya,bahasa, ras tapi juga
juga dalam dalam hal hal agama. agama. Agama Agama yang yang diakui diakui !leh !leh pemerintah pemerintah Ind!nesia Ind!nesia adalah adalah agamaagama islam, Kat!lik, pr!testan, #indu, $udha, K!ng #u %hu. &ari agama-agama tersebut islam, Kat!lik, pr!testan, #indu, $udha, K!ng #u %hu. &ari agama-agama tersebut terjadilah perbedaan agama yang dianut masing-masing masyarakat Ind!nesia. &engan terjadilah perbedaan agama yang dianut masing-masing masyarakat Ind!nesia. &engan perbedaan
perbedaan tersebut tersebut apabila apabila tidak terpelihara tidak terpelihara dengan dengan baik bisa baik bisa menimbulkan menimbulkan k!n"lik antar k!n"lik antar umat beragama yang bertentangan dengan nilai dasar agama itu sendiri yang mengajarkan umat beragama yang bertentangan dengan nilai dasar agama itu sendiri yang mengajarkan kepada kita kedamaian, hidup saling mengh!rmati, dan saling t!l!ng men!l!ng.
kepada kita kedamaian, hidup saling mengh!rmati, dan saling t!l!ng men!l!ng.
'leh karena itu, untuk mewujudkan kerukunan hidup antar umat beragama yang 'leh karena itu, untuk mewujudkan kerukunan hidup antar umat beragama yang se
sejajatiti, , haharus rus tetercirciptpta a satsatu u k!k!nsensep p hihidudup p berbernenegargara a yayang ng memengngikikat at sesemumua a anangg!gg!tata kel!mp!k s!sial yang berbeda agama guna menghindari (ledakan k!n"lik antarumat kel!mp!k s!sial yang berbeda agama guna menghindari (ledakan k!n"lik antarumat beragama yang terjadi tiba-tiba(.
beragama yang terjadi tiba-tiba(. akalah ini
akalah ini akan membahas tentang akan membahas tentang ujahadah Na"s, #usnu)an dan ujahadah Na"s, #usnu)an dan ukuwah.ukuwah. ujahadah Na"s tentang k!ntr!l diri yang perlu dimiliki setiap umat muslim. ujahadah Na"s tentang k!ntr!l diri yang perlu dimiliki setiap umat muslim. #usnu)an artinya berbaik sangka , lawan katanya adalah suu)an yang artinya berburuk #usnu)an artinya berbaik sangka , lawan katanya adalah suu)an yang artinya berburuk sangka . $erbaik sangka dan berburuk sangka merupakan bisikan jiwa , yang dapat sangka . $erbaik sangka dan berburuk sangka merupakan bisikan jiwa , yang dapat diwuj
diwujudkan melalui perilaku yakni ucapan udkan melalui perilaku yakni ucapan dan perbuatan . dan perbuatan . PerilPerilaku aku #usnu)#usnu)an an termasutermasuk k ak
akhlhlak ak teterpurpuji ji kakarenrena a memendndapaapatktkan an babanynyak ak maman"n"aat aat . . SeSedadangkngkan an peperirilalaku ku suusuu)a)ann termas
termasuk uk akhlak tercela, karena akan akhlak tercela, karena akan mendapamendapatkan kerugian. *kuwah tkan kerugian. *kuwah berartberarti i persamaapersamaann dan keserasian dalam banyak hal. &alam hal ini sekel!mp!k indi+idu dapat dikatakan dan keserasian dalam banyak hal. &alam hal ini sekel!mp!k indi+idu dapat dikatakan bersaudara apabila memiliki persamaan seperti keturunan,
bersaudara apabila memiliki persamaan seperti keturunan, suku, agama, pr!"esi, dan si"at.suku, agama, pr!"esi, dan si"at. B.
B. RURUMUMUSASAN N MAMASASALALAHH .
. Apa Apa pengpengertertian ian u)u)ahadahadah Nah Na"s, a"s, #us#usnu)hnu)han daan dan ukhn ukhuwahuwah .
. Apa PeriApa Perilaku yalaku yang encermng encerminkan Siinkan Sikap ujkap ujahadah aahadah an-Na"s, #un-Na"s, #usnu)han dsnu)han dan ukhuwaan ukhuwahh /.
/. #ikma#ikmah atau h atau an"aat an"aat dari Sidari Sikap ukap ujahadah jahadah an-Na"s, an-Na"s, #usnu)ha#usnu)han dan un dan ukhuwahkhuwah 0.
0. Apa #iApa #ikmah atakmah atau an"aau an"aat dari Sit dari Sikap ujakap ujahadah anhadah an-Na"s, #us-Na"s, #usnu)han danu)han dan ukhuwan ukhuwahh C
C.. TTUUJJUUAANN
1ujuan dari dibuatnya makalah ini adalah 1ujuan dari dibuatnya makalah ini adalah
.
. *ntuk m*ntuk memenuhi emenuhi tugas mtugas mata pelata pelajaran Pajaran Pendidiendidikan Akan Agama Islgama Islam 2Pam 2PAIAI33 .
. enambaenambah pengh pengetahuaetahuan tentn tentang akhang akhla4ul la4ul karimakarimah yaih yaitu tu ujahadaujahadahh /.
/. &apat &apat meneramenerapkan pkan ujahujahadah adah dalam dalam kehidupkehidupan san sehari-hehari-hariari 0.
0. enenjadi jadi pripribadi badi yanyang leg lebih bih IslaIslamimi
BAB II BAB II PEMBAHASAN PEMBAHASAN
A. MUJAHADAH AN-NAFS 1. Pengertian
ujahadah an-Na"s berasal dari bahasa Arab yang terdiri atas dua kata, yakni mujahadah yang artinya kesungguhan dalam mengendalikan sesuatu dan an-Na"s yang artinya diri pribadi. 5adi, mujahadah an-Na"s adalah kesungguhan dalam mengendalikan diri pribadi atau sikap k!ntr!l diri.
Sikap k!ntr!l diri atau mujahadah an-Na"s adalah satu sikap yang diajarkan Islam agar manusia mampu menjadi pribadi yang tidak selalu mengedepankan hawa na"su dan em!sinya dalam menjalani kehidupan. Akan tetapi, mampu mengendalikan em!si dan hawa na"sunya dengan selalu mengedepankan kejernihan hati dan pikiran serta perilaku mulia yang dapat meninggikan derajatnya di hadapan Allah swt.
Rasulullah saw. $ersabda yang artinya 6
“Orang yang cerdas adalah orang yang mampu mengendalikan dirinya dan beramal untuk kehidupan setelah mati” 2#.R. 1armid)i6 /7/3
&iantara tanda kecintaan se!rang hamba kepada Allah swt., yaitu dia yang mengutamakan perkara yang disukai-Nya daripada mengutamakan kehendak na"su pribadinya. 'rang-!rang yang sanggup melawan hawa na"su adalah mereka yang beriman
kepada Allah swt. dan hari akhir, inilah kekuatan yang ada dalam diri umat Islam. Rasulullah saw. $ersabda yang artinya 6
“Dan saya juga mendengar Rasulullah saw. Bersabda, “Mujahid adalah orang yang berjihad terhadap jiwanya” 2#.R. Ahmad3
Perang melawan hawa na"su merupakan jihad akbar, yang nilainya lebih utama dibanding jihad memerangi !rang-!rang ka"ir, yang sering disebut jihad kecil 2al jihad al asghar3 !leh Rasulullah saw.
Rasulullah saw. $ersabda yang artinya 6
“abi Muhammad saw. Bersabda! "elah kembalilah kita dari sebuah perlawanan yang kecil #perang Badar dengan orang $aum $a%ir &uraisy waktu itu', menuju peperangan yang agung, bertanyalah para sahabat! (a Rasulullah, apa yang engkau
maksudkan peperangan yang besar) Rasul menjawab! *erang melawan hawa na%su” 2. Peria!" #ang Men$er%in!an Si!a& M"'a(a)a( an-Na*+
a. $erpikir p!siti"
Selalu berpikir p!siti" dalam segala hal, tidak pernah mempunyai prasangka buruk terhadap apa pun dan siapa pun, tidak memiliki perasaan untuk merendahkan, atau bahkan menghina siapa pun yang ditemuinya. Ketika sese!rang memiliki perilaku berpikir p!siti", dia akan selalu mempertimbangkan setiap ucapan dan perilakunya
untuk memberikan man"aat kepada !rang lain. Rasulullah saw. $ersabda yang artinya 6
“Diriwayatkan dari +nas bin Malik r.a. bahwasanya abi Muhammad saw. Bersabda, “Demi at #+llah' yang jiwaku berada dalam genggaman-ya, tidaklah beriman seorang hamba dengan sempurna sehingga dia mencintai tetangganya atau saudaranya seperti halnya mereka mencintai dirinya sendiri”2#.R. uslim6 893 b. $ekerja keras, tuntas, dan ikhlas
c. 'ptimis dalam segala hal
Sikap !ptimis artinya keyakinan yang kuat bahwa kesungguhan dan kerja keras yang kita lakukan akan mendapatkan petunjuk dan pert!l!ngan dari Allah swt. dengan berbagai macam kemudahan.
Allah swt. ber"irman 6
::; < =::>?::@?:: B::C D::E BF ::G <::C <::E < ::::H< F ::J ::?:L < M::> <:: <:: O D:: D ::Q B:: D::> :: <:: T?:: B::> <:: E < M::> <=::U? FL::T D::V<M:W < :: ; <::X?::E F:L < Artinya 6
“Dan orang-orang yang berjihad untuk #mencari keridaan' $ami, $ami akan tunjukkan kepada mereka jalan-jalan $ami. Dan sungguh, +llah beserta orang-orang yang berbuat baik” #&.. +l-+nkabut #/0'! 10'
d. $ersyukur ketika mendapat keberhasilan e. $ersabar ketika mendapat kegagalan
Sese!rang yang memiliki sikap k!ntr!l diri akan bersabar dan menganggap bahwa setiap kegagalan dalam usahanya adalah ujian baginya untuk meningkatkan usaha dan d!anya lebih maksimal lagi di kemudian hari.
Allah swt. ber"irman 6
:: Y D ::Z <:::= B:: < ::[< :: \ D:::] ::? :::::H?F ::^?:L B::_ < :: ; B:::`? F::: D::Z <::= B:: < ::[<::L < ::\?::=::?:<:: L < :: < :: D :: D ::; B ::`? F:@ D::@ :: < ::f <::U < F::O D:: V<:: BF :: ::>?:: < M:: < ::J < L:: D::U?M:: <::E BF :: D:: B:: <:E BF :::[::? ::::H?F :: ^?:L B::_ < ::; B:: `? Artinya 6
“2ahai anak-anakku3 *ergilah kamu, carilah #berita' tentang (usu% dan saudaranya dan jangan kamu berputus asa dari rahmat +llah. esungguhnya yang berputus asa dari rahmat +llah, hanyalah orang-orang yang ka%ir.” #&.. (usu% #4/'! 56'
,. Hi!%a( ata" Man*aat )ari Si!a& M"'a(a)a( an-Na*+
a. enambah ketentraman hati dan pikiran
Sese!rang yang memiliki sikap k!ntr!l diri, hatinya akan merasa tenteram dan nyaman, tidak pernah berburuk sangka terhadap siapa pun yang ditemuinya, tidak mengucapkan sesuatu yang dapat merugikan !rang-!rang yang ada di sekitarnya. Rasulullah saw. $ersabda yang artinya 6
“esungguhnya dalam tubuh #manusia' itu terdapat segumpal daging, apabila segumpal daging itu baik maka baik pula seluruh tubuhya, akan tetapi apabila rusak segumpal daging itu maka rusak pulalah seluruh tubuhnya, ingatlah segumpal daging itu adalah hati.”
2#.R. $ukhari6 9 dan uslim6 oo83 b. endapatkan hasil yang memuaskan
Sese!rang yang dapat meng!ntr!l dirinya dari si"at malas dan menunda pekerjaan menggantinya dengan kerja keras, tuntas, dan ikhlas tentu akan mendapatkan hasil yang memuaskan.
Allah swt. ber"irman 6
:: <: < M::` < :::[::? ::J ?M::@ <::] B:::q B? ::E ? :: < :: = B:E < ::J B ::<:L < Artinya 6
&an bahwa manusia hanya memper!leh apa yang telah diusahakannya.( 2.S. An-Najm 29/36 /o3
c. emiliki kepercayaan diri yang tinggi
d. enambah ketawakalan kepada Allah swt. dalam menyerahkan semua urusan
ujahadah al-na"s merupakan perbuatan yang berat. eskipun berat Allah menjanjikan jalan keluar bagi !rang beriman yang bersungguh-sungguh berjuang mengendalikan na"sunya. Sebagaimana "irman Allah 6 6 'rang-!rang yang berjihad di
jalan Kami, pasti akan kami tunjukkan kepadanya jalan-jalan Kami( 2S al-Ankabut6 8o3.
Imam Ibn al-ayyim berkata6 Allah menggantungkan hidayah dengan laku jihad. aka !rang yang paling sempurna hidayah 2yang diper!leh3-nya adalah dia yang paling besar laku jihadnya. 5ihad yang paling "ardu adalah jihad melawan na"su, melawan syahwat, melawan syetan, melawan rayuan duniawi. Siapa yang bersungguh-sungguh dalam jihad melawan keempat hal tersebut, Allah akan menunjukkan padanya jalan ridha- Nya, yang akan mengantarkannya ke pintu surga-Nya. Sebaliknya, siapa yang
meninggalkan jihad, maka ia akan sepi dari hidayah(
&i ayat lain, Allah menjelaskan bahwa membebaskan na"su merupakan karunia Allah, sebagaimana "rimannya6“Dan aku tidak membebaskan na%s-ku, karena sesungguhnya na%s itu selalu sangat menyuruh kepada keburukan, kecuali na%s yang dirahmati "uhanku. esungguhnya "uhanku Maha *engampun lagi Maha *enyanyang .( 2S. vusu"6 9/3. Kalimat yang bergaris bawah menunjukkan bahwa kita tidak akan sanggup mengendalikan diri, kecuali mendapatkan rahmat dan kasih sayang Allah
. Cara M"'a(a)a( an na*+
Ada empat cara melakukan mujahadah an-na"s dalam kehidupan sehari-hari, yaitu6
a3 $ersabar atau menyisihkan waktu yang lebih lama untuk mengambil keputusan dari perbuatan yang akan dilakukan.
Ketika sese!rang atau umat Islam dihadapkan kepada banyak tantangan dan kesulitan atau berp!sisi min!ritas, hendaklah bersabar. Sikap sabar akan membuka pikiran jernih yang menjadi pembuka ide-ide brilian yang mengambil keputusan. b3 emikirkan akibat dari perbuatan yang kita lakukan.
$erpikir tentang akibat perbuatan yang akan dilakukan dapat meminimalisasi hal-hal negati" dan penyesalan yang akan ditimbulkan dari perbuatan tersebut. $ukankah setiap perbuatan sebenarnya akan kembali kepada pelakunya sendiri Allah Swt ber"irman6 5ika kamu berbuat baik, maka kamu berbuat baik kepada dirimu sendiri. 5ika kamu berlaku jahat, maka kamu berbuat jahat pada dirimu sendiri.( 2S Al-Isra6 x3. Sebagian ulama sala" mena"sirkan ayat ini dengan berkata6 Sesungguhnya amal kebaikan melahirkan cahaya di dalam kalbu, kesehatan pada badan, kecerahan pada wajah, keluasan pada ri)ki, serta kecintaan dari segala makhluk. Sedangkan kejahatan, sebaliknya, menciptakan kegelapan di hati, keringkihan di badan, kesuraman di wajah, kesempitan pada ri)ki, serta kebencian dari hati segala makhluk.(
c3 $erd)ikir kepada Allah
$erd)ikir merupakan cara untuk menyadarkan diri bahwa segala perbuatan kita dilihat dan dicatat !leh Allah untuk dipertanggungjawabkan di akhirat. &engan berd)ikir iman akan bertambah, membentengi g!daan setan dan menjadi penyelamat dari neraka. Sebagaimana sabda Nabi saw6
JM < = Bz EF ; <`? ; <{?| DL < } ?M~ <> •EF ; <`? \?€?F < <L < J ?MC <F Q D B‚? H?F Dƒ B? D7ikirullah itu #dapat membuka' pengetahuan tentang keimanan, pembebasan dari kemua%ikan, benteng dari syetan, dan penyelamat dari neraka.( 2i"tah al-Shudur3.
Ibnu Atha„illah al-Sakandari dalam al-#ikam-nya memberikan nasehat6
8anganlah engkau meninggalkan 7ikir karena engkau tidak hadir bersama +llah #tidak khusyuk', karena kelalaianmu sambil tidak ber7ikir itu lebih dahsyat daripada kelalaianmu sambil 7ikir kepada-ya.(
d3 $erd!a kepada Allah
&!a menjadi m!dal spritual ketika dalam kesulitan. Inilah yang dic!nt!hkan Rasulullah, ketika beliau dilempari batu dan diusir dari 1hai", justru beliau mend!akan penduduk thai" agar diberi hidayah !leh Allah.
B. HUSNUHAN
Kata husnu)an berasal dari bahasa Arab yang terdiri atas husnu dan a)h-)han. #usnu artinya bai dan a)h-)han artinya prasangka, jadi husnu)an artinya berprasangaka baik. Žawan dari husnu)an adalah suu)an, yang artinya berprasangaka buruk.
'rang yang husnu)an ialah !rang yang selalu ber"ikir p!siti" dan tidak pernah berburuk sangka terhadap apa yang dilakukan !rang lain. Sedangkan !rang yang suu)an ialah !rang yang selalu ber"ikiran negati" dan selalu berburuk sangka terhadap apa yang dilakukan !rang lain.
1. Pengertian H"+n"/an Ke&a)a Aa(
#usnu)an terhadap Allah artinya menerima semua yang menjadi takdir dan keputusan Allah. S. vunus ayat600 yang artinya6
esungguhnya +llah tidak berbuat aniaya kepada manusia sedikit pun, akan tetapi manusia itu sendiri berbuat anuaya kepada diri mereka sendiri.2S. vunus6 003
2. Si!a& H"+n"/an Ke&a)a Aa(
a. eyakini bahwa Allah aha sa 2tauhid3
&ijelaskan dalam S. Al-$a4arah 69 yang artinya6
+llah tidak menghukum kamu disebabkan sumpahmu yang tidak dimaksudkan #untuk bersumpah', tetapi +llah menghukum kamu disebabkan #sumpahmu' yang disengaja #untuk bersumpah' oleh hatimu. Dan +llah Maha *engampun lagi Maha *enyantujn #tidak segera menyiksa orang yang berbuat dosa'.2S. Al-$a4arah6 93
b. $erta4wa kepada Allah
&ejelaskan dalam S. Al #ujrat6 0 yang artinya6
9ai mnanusia, sesunggunhnya $ami menciptakan kamu seorang laki-laki dan seorang perempuan dan menjadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling mengenal. esungguhnya orang yang paling mulia di antara kamu di sisi +llah adalah orang yang paling takwa di antara kamu. esungguhnya +llah Maha Mengetahui lagi Maha Mengengal.2S. Al-#ujrat603
c. $erserah diri kepada Allah 2tawakal3
&ijelaskan dalam S. Al-$a4arah6 yang artinya6
Barang siapa yang menyerahkan diri kepada +llah, sedang ia berbuat kebajikan, maka baginya pahala pada sisi "uhan dan tidak ada kekhawatiran terhadap mereka dan tidak #pula' mereka bersedih hati.2S. Al-$a4arah63.
d. enerima dengan ikhlas semua keputusan Allah &ijelaskan dalam S. At-1aubah69o yang artinya6
8ika mereka sungguh-sungguh rida dengan apa yang diberikan +llah dan Rasul-ya kepada mereka, dan berkata! :ukuplah +llah bagi kami, +llah akan memberikan
kepada kami sebagian dari karunia-ya dan demikian #pula' Rasul-ya, sesungguhnya kami adalah orang-orang yang berharap kepada +llah. #"entulah yang
demikian itu lebih baik bagi mereka'.2S. At-1aubah69o3
. Hi!%a( H"+n"/an !e&a)a Aa(
Sikap husnu)an mempunyai hikmah yang besar. $erhusnu)an kepada Allah memiliki hikmah yang banyak, diantaranya seperti berikut.
a. Selalu !ptimis dalam meny!ngs!ng masa depan &ijelaskan dalam S. A)-‘umar690 yang artinya6
$atakanlah! “9ai hamba-hamba-$u yang emlampaui batas terhadap adiri mereka sendiri, janganlah kamu berputus asa dari rahmat +llah. esungguhnya +llah mengampuni dosa-dosa semuanya. esungguhnya Dia-lah yang Maha *engampun lagi Maha *enyayang”.
b. 1idak mudah putus asa
&ijelaskan dalam S. vusu"67x yang artinya6
8anganlah kamu berputus asa dari rahmat +llah. esungguhnya tiada berputus asa dari rahmat +llah, kecuali kaum yang ka%ir.
c. Selalu bersyukur kepada Allah
$ersyukur dapat dilakukan dengan cara mempertebal iman dan meningkatkan takwa. $erikut diantara ciri-ciri !rang bertakwa6
3 Surah al-$a4arah ayat -9 yaitu mempercayai yang ghaib, menegakan salat, mengeluarkan )akat dan sedekah, mempercayai kitab-kitab samawi, meyakini adanya hari akhir, dan mengikuti hidayah Allah. S. Al-$a4arah tersebut yang artinya6
$itab #+l-&ur;an' ini tidak ada keraguan padanya, petunjuk bagi mereka yang berta<wa #yaitu' mereka yang beriman kepada yang gaib, ayng mendirikan salat dan mena%kahkan sebagian re7eki yang $ami anugerahkan kepada mereka, #=' dan mereka yang beriman kepada $itab #+l-&ur;an' yang telah diturunkan kepadamu dan $itab-kitab yang telah dirurunkan sebelummu, serta mereka yakin akan adanya #kehidupan' akhirat. #>' mereka itulah yang tetap mendapat petunguk dari "uhan mereka, dan merekalah orang-orang yang beruntung.
3 Surah Ali-Imran ayat /0-/9 yaitu mampu berin"ak baik dalam keadaan sulit maupun l!nggar, mampu menahan marah, pemaa", selalu berbuat baik, jika berbuat salah sadar dan istig"ar serta tidak mengulangi.
Artinya6
Orang-orang yang mena%kahkan #hartanya', baik diwaktu lapang maupun sempit, dan orang-orang yang menahan amarahnya dan memaa%kan #kesalahan' orang. +llah menyukai orang-orang yang berbuat kebajikan. Dan #juga' orang-orang yang apabila menherjakan perbuatan keji atau menganiaya diri sendiri, mereka
ingat akan +llah, lalu memohon ampunan terhadap dosa-dosa mereka dan siapa lagi yang dapat mengambuni dosa selain +llah) Dan merekan tidak meneruskan perbuatan kejinya itu, sedangkan mereka mengetahui.
/3 Surah a)-‘ariyat ayat 8-, yaitu mengambil apa saja yang diberikan Allah kepadanya, selalu berbuat baik, di waktu malam sedikit tidurnya, istigh"ar di waktu sahur 2tahajud di waktu sepetiga akhir malam3, selalu sedekah dan )akat, mampu mengambil pelajaran apa yang ada di muka bumi.
ambil mengambil apa yang diberikan kepada mereka oleh "uhan mereka. esungguhnya mereka sebelum itu di dunia adalah orang-orang yang berbuat baik, #46' Mereka sedikit tidur di waktu malam #45'Dan di akhir-akhir malam mereka memohon ampun #kepada +llah'. #40' Dan pada harta-harta mereka ada hak untuk orang moskin yang meminta dan orang miskin yang tidak mendapat bagian. #/?' Dan di bumi itu terdapat tanda-tanda #kekuasan +llah' bagi orang-orang yang yakin.
03 #adis rasul untuk uads bin 5abal, beliau memberi nasihat tentang takwa, yaitu kata-kata jujur, menepati janji 2termasuk mengembalikan utang3, melaksanakan amanah 2tanggung jawab3, menjaga tetangga 2demi baiknya3, sayang kepada anak yatim, kata-katanay lemah lembut, selalu berbuat baik, berusaha mewujudkan
Sedangkan siapa yang menyangka, husnud)an kepada Allah 1a’ala tidak disertai amal apapun, maka ia salah besar dan tidak memahami ibadah agung ini sesuai dengan pemahaman yang benar. Sesungguhnya husnud)an tidak tegak dengan meninggalkan kewajiban-kewajiban dan menjalankan kemaksiatan-kemaksiatan. aka siapa yang berperasangka baik kepada Allah semacam itu, ia telah tertipu, berharap yang salah, berpaham murji’ah yang tercela, serta merasa amal dari siksa
Allah. Semua ini tercela dan membinasakan dirinya sendiri. Ibnul ayyim berkata,
0 3456 789:; 34< 3=> 3?:; @8:; 3=> 3?:; > :; > 4 O0Q 7Q 4: V4WX :Y Z:[5:; \]^; _ _X:; @8` 3=> 3?:; bc8:; 3 d Oc@ f<c : Z[:; ;f8c;h : 3 Z4:; bc@ V4WX 3j k]d l:[< bc@ Oc@ Z:[< f[m896 @8:;
“"elah nampak jelas perbedaan antara husnud7an dengan ghurur #tipuan'. +dapun 9usnu7an, jika ia mengajak dan mendorong beramal, membantu dan membuat rindu padanya! maka ia benar. 8ika mengajak malas dan berkubang dengan maksiat! maka ia ghurur #tipuan'. 9usnu7an adalah raja@ #pengharapan'. iapa yang pengharapannya mendorongnya untuk taat dan menjauhkannya dari maksiat! maka ia pengharapan yang benar. edangkan siapa yang kemalasannya adalah raja@ dan meremehkan perintah! maka ia tertipu.“ 2Al-5awab al-Kaa"i6 03
C. Mening!at!an H"+n")/an
Se!rang muslim hendaknya senantiasa berhusnud)an kepada 1uhan-Nya. Ini harus lebih meningkat dalam dua keadaan6
Pertama, saat dia menjalankan ketaatan. &iriwayatkan dari Abu #urairah Radhiyallahu @+nhu, Nabi hallallahu @+laihi 2asallam bersabda6 Allah 1a’ala ber"irman,
M] << T <> B‚? ; • ” < T?O B‚< ? M] <<L < \ D <` < F <? ]? <ƒ < < J B – ?U < ]? <ƒ < < U? \?@?~ B] < \ D D Bƒ < < U @?~ B] < J B ?L < ]? <ƒ < < U? —˜` < \ D D Bƒ < < U? —˜` < < ˜ = B Q B D> B`? J B?L < ™ < < < ˜ O Bz?O ?šE <? › D B < < \?= BE <? M‚œF_ <? J B?L < ™ < < < E <? M‚œF_ <? › D B < < \?= BE <? M‚œM < J B ?L < ]?M << z?C B < \ Df D= B << ž œE <L < BV<
“ +ku sesuai prasangka hamba-$u kepada-$u, dan +ku akan bersamanya selama ia mengingat-$u. 8ika ia mengingat-$u dalam dirinya maka +ku akan mengingatnya dalam diri-$u, jika ia mengingat-$u dalam sekumpulan orang maka +ku akan mengingatnya dalam sekumpulan yang lebih baik dan lebih bagus darinya. 8ika ia mendekat kepada-$u satu jengkal maka +ku akan mendekat kepada-ya satu hasta, jika ia mendekat kepada-$u satu hasta maka +ku akan mendekat kepadanya satu depa,
dan jika ia mendatangi-$u dengan berjalan maka +ku akan mendatanginya dengan berlari.“ 2#R. al-$ukhari dan uslim3
$erdasarkan hadits di atas, husnud)an kepada Allah memiliki hubungan kuat dengan amal shalih. Karena sesudahnya disebutkan anjuran untuk berd)ikir dan mendekatkan diri dengan amal ketaatan kepada-Nya@+77a wa 8alla. aka siapa yang berprasangka baik kepada Allah pasti ia terd!r!ng untuk berbuat baik.
Al-#asan al-$ashri berkata,
3j:; 3 => 3 o ?:; < o8< 3=>p :; o 8c9:; bQ 3 o ?:; < o8< bQp ŸCEF
“esungguhnya seorang mukmin selalu berhusnud7an kepada "uhannya lalu ia memperbagus amalnya. Dan sesungguhnya seorang pendosa berpesangka buruk kepada "uhannya sehingga ia berbuat yang buruk.“ 2&iriwayatkan Imam Ahmad dalam al-‘uhd, hal. 03
Kemudian Ibnul ayyim menjelaskan, siapa yang memperhatikan pers!alan ni dengan benar akan tahu, husnud)an kepada Allah adalah baiknya amal itu sendiri. Karena se!rang hamba terd!r!ng menjalankan amal baik karena ia berperasangka bahwa 1uhan-nya akan memberi balasan dan pahala atas semua amal-amal baiknya, serta menerimanya. #usnu)an-lah yang mend!r!ngnya beramal shalih. aka jika prasangkanya baik, baik pula amalnya. 5ika tidak, husnud)an bersamaan dengan
mengikuti hawa na"su adalah kelemahan.
Ringkasnya, husnud)an pasti disertai dengan menjalankan sebab-sebab menuju keselamatan. Sebaliknya, jika menjalankan sebab-sebab kehancuran, pasti ia tidak berperasangka baik. 2&isarikan dari al-5awab al-Kaa"i6 /-93
Abu al-Abbas al-urthubirahimahullah berkata, dikatakan, maknanya6 berperasangka 2yakin3 dikabulkan d!a saat berd!a, diterima saat bertaubat, diampuni saat istigh"ar, dan berperasangka akan diterima amal-amal saat menjalankannya sesuai dengan syarat-syaratnya ia berpegang teguh dengan &)at yang janji-Nya benar dan karunia-Nya melimpah. Aku katakan, ini dikuatkan !leh Sabda Rasulullah hallallahu @+laihi 2asallam, F‚D† BF H < F Q Bf D] B<L < J < > D¡?` D ž? <MW < M ?
“ Berdoalah kepada +llah sementara kalian yakin diijabahi.“ 2#R. Al-1irmidi dengan sanad shahih3. $agi !rang bertaubat dan beristigh"ar, juga !rang yang beramal agar bersungguh-sungguh dalam menjalankan niatan baiknya itu dengan disetai keyakinan bahwa Allah 1a’ala akan menerima amalnya dan mengampuni d!sanya. Karena Allah ubhanahu wa "a@ala telah berjanji akan menerima taubat yang jujur dan amal-amal yang shalih. Seandainya ia menjalankan amal-amal-amal-amal tersebut dengan keyakinan atau prasangka bahwa Allah tidak akan menerimanya dan amal-amal tersebut tak memberikan man"aat baginya, itu namanya putus asa dari rahmat Allah. Sedangkan berputus asa dari rahmat Allah termasuk d!sa besar. Siapa meninggal di atasnya, baginya apa yang diperasangkakannya. Adapun merasa mendapat ampunan dan rahmat dengan mengerjakan maksiat-maksiat6 itu adalah kejahilan dan tertipu. ereka itulah yang akan masuk dalam jeratan paham murji-ah.
Kedua,saat tertimpa musibah dan menghadapi kematian. &ari 5abir bin Abdillah Radhiyallahu @+nhu, ia berkata6 Aku mendengar Rasulullah hallallahu @+laihi 2asallam bersabda tiga hari menjelang wa"atnya,
[< ; <C D < Q Bƒ DT D| < < [? <VDL < ; D @? B D H ? M ? ; ¢ EF
“ 8anganlah salah seorang kalian meninggal kecuali ia berhusnu7an kepada +llah.“ 2#R. uslim3
&alam kitab Al-ausu’ah al-£i4hiyah 23 disebutkan, wajib atas se!rang mukmin berperasangka baik kepada Allah 1a’ala. 1empat yang lebih banyak diwajibkan berhusn)an kepada Allah6 Saat tertimpa musibah dan saat kematian. &ianjurkan berhusnud)an kepada Allah 1a’ala bagi !rang yang menghadapi kematian. 1erus memperbagus perasangka kepada Allah dan meningkatkannya walaupun itu terasa berat saat menghadapi kematian dan sakit. Karena seharusnya se!rang mukalla" senantiasa husnud)an kepada Allah.
&ari penjelasan di atas, husnu)an kepada Allah tidak terjadi dengan meninggalkan perkara wajib dan mengerjakan kemaksiatan. Siapa yang meyakini hal itu berman"aat baginya maka ia tidak menetapkan sebagian dari nama-nama, si"at-si"at, dan perbuatan Allah yang layak dan sesuai bagi-Nya. Sungguh ia telah mengelincirkan dirinya pada keburukan dan perangkap syetan. Sementara !rang-!rang beriman, secara bersamaan memperbagus amalnya dan memperbagus perasangkanya kepada Allah bahwa &ia akan menerima amal-amal shalihnya. &an saat menghadapi kematian, mereka berperasangka baik kepada Allah bahwa &ia memaa"kan kesalahan dan mengampuni d!sa-d!sanya serta merahmatinya. &iharapkan, Allah mewujudkan perangka baiknya tersebut kepada mereka sebagaimana yang sudah dijanjikan !leh-Nya.
D. H"+n"/an ter(a)a& Se+a%a Man"+ia
#usnu)an atau berbaik sangka terhadap sesama manusia, merupakan sikap mental terpuji, yang harus diwujudkan melalui sikap lahir, ucapan dan perbuatan yang baik, diridai Allah S¤1, dan berman"aat.
Sikap, ucapan, dan perbuatan baik, sebagai perwujudan dari husnu)an itu hendaknya diterapkan dalam kehidupan berkeluarga, bertetangga serta bermasyarakat
Ke(i)"&an Ber!e"arga
1ujuan hidup berkeluarga yang islami adalah terbentuknya keluarga yang memper!leh rida dan rahmat Allah S¤1,bahagia serta sejahtera baik di dunia maupun di akhirat.
Agar tujuan luhur tersebut dapat tercapai, diperlukan adanya prasangka baik antar angg!ta keluarga.
Ke(i)"&an Bertetangga
1etangga ialah !rang-!rang yang tempat tinggalnya berdekatan dengan tempat tinggal kita. Antara tetangga satu dengan yang lainnya hendaknya saling
berprasangka baik dan jangan saling mencurigai.
$erikut antara lain c!nt!h berperilaku husnu)an terhadap tetangga6 aling Menghormati
Antara tetangga yang satu dengan yang lainnya hendaknya saling mengh!rmati dan menghargai. ; B` < J < Mƒ < ; D `?¥ B D H ? M ? ? B= <E BFL < ? ?¦BF
; B@? B = D BU < E <?
…?_ ?MW <
$arangsiapa beriman kepada Allah dan hari akhir, hendaknya ia berbuat baik kepada tetangganya.( 2#R. uslim n!. 0x3
C. UKHUqAH
A. Pengertian U!("a( I+a%i#a(
enurut Al-„Allamah Ar-Raghib Al-Ash"ahani dalam u"adrat Al"a)hil ur„an, kata ukhuwah menurut bahasa berasal dari (akhun( yang berarti berserikat dengan yang lain karena kelahiran dari dua belah pihak, atau salah satunya atau karena persusuan.
[1]
Sedangkan dalam istilah, menurut Imam #asan Al-$anna rahimuhumullah, ukhuwah adalah mengikatnya hati-hati dan jiwa-jiwa dengan ikatan akidah, yang merupakan ikatan yang paling kukuh dan paling mahal mahal harganya. Al-$anna mengatakan bahwa ukhuwah adalah saudara keimanan.[2]
enurut K!!rdinat!r £!rum usyawarah *lama„ 2£*3 adura K#. Ali Karar Shinhaji, ukhuwah ialah ikatan atau jalinan persaudaraan. *khuwah yang sebenarnya ialah jalinan persaudaraan yang didasari dengan keimanan kepada Allah dan Rasul-Nya. *khuwah seperti itu dikenal dengan ukhuwah islamiyah, sebagaimana "irman Allah dalam S. Al-#ujurat6 .
#
Artinya6
! " # $%&'
( ) *'+,"
'-./
, 0) ) /,
“esungguhnya orang-orang mu@min adalah bersaudara karena itu damaikanlah antara kedua saudaramu dan berta<walah kepada +llah supaya kamu mendapat rahmat”. 2.S
Al-#ujurat63
&an dalam #R. $ukhari dari Abdillah bin *mar ra. Nabi uhammad SA¤ bersabda6
*';$
Artinya6
“Abnu mar meriwayatkan, Rasulullah saw. bersabda! “eorang muslim adalah saudara dari seorang muslim #lainya'C dan dia tidak akan memperlakukanya tidak adil, atau dia tidak meninggalkanya sendirian #menjadi korban ketidak adilan orang lain'C dan barang siapa memenuhi kebutuhan saudaranya, +llah akan memenuhi kebutuhanya”. 2#R $ukhari3.
&ari uraian di atas dapat disimpulkan bahwa ukhwah islamiyah adalah hubungan yang dijalanin !leh rasa cinta dan didasari !leh akidah dalam bentuk persahabtan bagaikan satu jasad satu yang atau satu bangunan yang k!k!h.
B. Ke"ta%aan U!("a( I+a%i#a(
Ada beberapa keutamaan dari ukhuwah yang terjalin antar sesama umat islam, diantaranya6
[3]
. *khuwah menciptakan wihdah 2persatuan3
Sebagai c!nt!h dapat kita lihat dalam kisah her!ik perjuangan para pahlawan bangsa negeri yang bisa dijadikan landasan betapa ukhuwah benar-benar mampu
mempersatukan para pejuang pada waktu itu. 1idak ada rasa sungkan untuk berjuang bersama, tidak terlihat lagi perbedaan suku, ras dan g!l!ngan, yang ada
hanyalah keinginan bersama untuk merdeka dan kemerdekaan hanya bisa dicapai dengan persatuan.
. *khuwah menciptakan 4uwwah 2kekuatan3
?@*- A
#*B
) ) #:
) < .' ) =>
G
2
% ' C D ' E D C')
C') *F
.BD H*IB A J*K>) @. L I@*- A ) #*B
Adanya perasaan ukhuwah dapat menciptakan kekuatan 24uwwah3 karena rasa persaudaraan atau ikatan keimanan yang sudah ditanamkan dapat menentramkan dan menenangkan hati yang awalnya gentar menjadi tegar sehingga ukhuwah yang telah terjalin dapat menimbulkan kekuatan yang maha dahsyat.
/. *khuwah menciptakan mahabbah 2cinta dan kasih sayang3
Sebuah kerelaan yang lahir dari rasa ukhuwah yang telah terpatri dengan baik pada akhirnya memunculkan rasa kasih sayang antar sesama saudara se-iman. vang dulunya belum kenal sama sekali namun setelah dipersaudarakan semuanya dirasakan bersama. Inilah puncak tertinggi dari ukhuwah yang terjalin antar sesama umat islam.
*khwah juga bukanlah sekedar persaudaraan akan tetapi dengan ukhwah ini juga akan menciptakan persaudaraan yang k!k!h, utuh, s!lid serta menciptakan kasih sayang di antara sesama.
C. Peran U!("a( )aa% I+a%
*khuwah membangun umat yang k!k!h. Ia adalah bangunan maknawi yang mampu menyatukan masyarakat manapun. Ia lebih kuat dari bangunan materi, yang suatu saat bisa saja hancur diterpa badai atau ditelan masa. Sedangkan bangunan ukhuwah islamiah akan tetap k!k!h. *khuwah merupakan karakteristik istimewa dari se!rang mukmin yang saleh. Peran ukhuwah islamiyah sangatlah penting untuk terwujudnya umat islam yang utuh dan bersatu padu dalam kek!mpakan serta kebersamaan.
Nabi bersabda6
NN$%
;TU*NN
0/ NN;'-
NNVW,
'
,
Artinya6
“perumpamaan orang-orang mukmin dalam saling mencintai, saling belas kasihan dan saling mengasihi yaitu seperti satu badan yang apabila satu anggotanya merasakan sakit maka anggota badan yang lain juga akan merasakan sakit dengan tidak bisa tidur
dan panas” 2#R. $ukhari dan uslim3
[4]
&an di hadits lain Nabi bersabda6
INNO P" =NNCQ) RNNS%
./
NN/ NN
$% &') RS%
) .;C
, )* =CQ) .X * ) =/! E
%&NN'
) %&NN') #,
*NNF
, NN
NN NN) , NN A
Y >$ , ) % A
ZTI%L 0 * > , O *E
( 0 E0 =
\ #* $>)*B
2 Artinya6
Abu Musa meriwayatkan, Nabi saw bersabda: “kaum mukminin
adalah bersaudara satu sama lain ibarat (bagian-bagian dari) suatu bangunan satu bagian memperkuat bagian lainya”. Dan beliau menyelibkan ari-ari di satu tangan dengan tangan yang lainnya agar
kedua tangannya tergabung2utta"a4un alaihi3
[5]
Saat ini ikatan agama telah pudar !leh kepentingan kekuasaan sehingga kewajibanpun telah terlupakan. Kehangatan persaudaraan semakin menipis karena desakan-desakan materialisme ataupun kepentingan prim!rdialisme. #al ini sering menimbulkan kecemburuan yang sangat p!tensial untuk mengundang suasana batin yang tidak menunjang tegaknya ukhuwah. &engan demikian, peran ukhwah dalam islam sendiri sangat saklar dalam menegakkan agama islam itu sendiri.
D. S#arat )an Ha! U!("a(
Ada beberapa syarat dan hak ukhwah dalam islam, antara lain 6
[6]
. #endaknya bersaudara untuk mencari keridhaan Allah, bukan kepentingan atau berbagai tujuan duniawi. 1ujuannya ridha Allah, meng!k!hkan internal umat Islam, berdiri tegar di hadapan k!nspirasi pemikiran dan militer yang menghujam agama dan
akidah umat. Rasulullah Saw. bersabda,!"esungguhnya amal itu tergantung niatnya...! 2#R. Imam $ukhari3.
. #endaknya saling t!l!ng-men!l!ng dalam keadaan suka dan duka, senang atau tidak, mudah maupun susah. Rasulullah Saw bersabda, “Muslim adalah saudara muslim, ia tidak mendhaliminya dan tidak menghinanya... tidak b#leh se#rang muslim bermusuhan dengan saudaranya lebih dari tiga hari, di mana yang satu berpaling dari yang lain, dan yang lain uga berpaling darinya. Maka yang terbaik dari mereka adalah yang
memulai mengu$apkan salam.! 2utta"a4un alaihi33.
/. emenuhi hak umum dalam ukhuwah Islamiah. Rasulullah Saw bersabda6 !%ak muslim atas muslim lainnya ada enam, yaitu ika berumpa ia memberi salam, ika bersin ia mend#akannya, ika sakit ia menenguknya, ika meninggal ia mengikuti ena&ahnya, ika bersumpah ia melaksanakannya.! 2#R. Imam uslim3.
E. Ha!e!at U!("a( I+a%i#a(
Adapun hakekat ukhwah islamiyah antara lain, adalah 6[7] . Nikmat Allah
Sebagaimana "irman Allah Swt di dalam Al-uran surat Al-Imran ayat / 6
NN
NNI$B P"
NN ) ^'0+ .BP F.
, T/ D *0
( '@ ) R> '_I
I$B *+(
I
b
(c=
%Y ` .T- *TO
#=I;/
, 0) /* b )
" I'0$
>
F
a),
Artinya6“Dan berpeganglah kamu semuanya kepada tali #agama' +llah, dan janganlah kamu bercerai-berai, dan ingatlah akan nikmat +llah kepadamu ketika dahulu #masa 8ahiliyah' bermusuh-musuhan, maka +llah mempersatukan hatimu, lalu menjadilah kamu karena nikmat +llah orang yang bersaudaraC dan kamu telah berada di tepi jurang neraka, lalu +llah menyelamatkan kamu daripadanya. Demikianlah +llah
menerangkan ayat-ayat-ya kepadamu, agar kamu mendapat petunjuk”. 2.S. Ali Imr!n6/3
. Perumpamaan tali tasbih
;E0
“"eman-teman akrab pada hari itu sebagiannya menjadi musuh bagi sebagian yang lain kecuali orang-orang yang berta<wa”. 2.S.A)-‘ukhru" 68x3
/. erupakan arahan Rabbani
)
Y > )dB *;$%Y Bd+ *$ , )
I , ') D," := e
` 0>)
Artinya6d
` f% bg h
) , )
;
F
^T), i%, *0
( '@ jh A *% ^T+ ) ;
Artinya6“Dan (ang mempersatukan hati mereka #orang-orang yang beriman'. 2alaupun kamu membelanjakan #kekayaan' yang berada di bumi, niscaya kamu tidak dapat mempersatukan hati mereka, akan tetapi +llah telah mempersatukan hati mereka. esungguhnya Dia Maha *erkasa lagi Maha Bijaksana”. 2.S. Al-An"al68/3
0. erupakan cermin kekuatan iman