• Tidak ada hasil yang ditemukan

KEPUTUSAN REKTOR UNIVERSITAS BILLFATH NOMOR: 109/ / PR/REKTOR/IX/2020

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "KEPUTUSAN REKTOR UNIVERSITAS BILLFATH NOMOR: 109/ / PR/REKTOR/IX/2020"

Copied!
60
0
0

Teks penuh

(1)
(2)

ii

UNIVERSITAS BILLFATH

SK. MENRISTEKDIKTI NOMOR: 426/KPT/I/2016

e-mail : [email protected], website : www.billfath.ac.id Alamat: Komplek PP. Al Fattah Siman Sekaran Lamongan Jawa Timur

Kode pos 62261 Telp. 0322 3385799 KEPUTUSAN REKTOR UNIVERSITAS BILLFATH

NOMOR: 109/07.1093/ PR/REKTOR/IX/2020 TENTANG

BUKU REVISI PEDOMAN AKADEMIK UNIVERSITAS BILLFATH LAMONGAN REKTOR UNIVERSITAS BILLFATH LAMONGAN

Menimbang : a. Bahwa dalam rangka penyelenggaraan pendidikan pada perguruan tinggi perlu adanya suatu Buku Pedoman Akademik Universitas Billfath Lamongan;

b. Bahwa di dalam Buku Pedoman Akademik Universitas Billfath Lamongan diantaranya tercantum peraturan dan prosedur akademik yang harus dipatuhi dan dilaksanakan sebagaimana mestinya; c. Bahwa sehubungan dengan butir a dan b di atas, perlu diterbitkan

Surat Keputusan Rektor tentang Buku Revisi Pedoman Akademik, sebagai pedoman pelaksanaan kegiatan akademik;.

Mengingat : 1. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tentang sistim Pendidikan Nasional (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2003 Nomor 78, tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2003 Nomor 4301);

2. Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2012 Nomor 158, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5336); 3. Peraturan Pemerintah Rerpublik Indonesia Nomor 4 tahun 2014 tentang

Penyelenggaraan Pendidikan Tinggi dan Pengelolaan Perguruan Tinggi (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2014 Nomor 16, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5500); 4. Peraturan Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi Republik

Indonesia Nomor 44 Tahun 2015 tentang Standar Nasional Pendidikan Tinggi (Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2015 Nomor 1952); 5. STATUTA Universitas Billfath

Memperhatikan : Rapat Pimpinan Universitas Billfath Lamongan, tanggal 24 Agustus 2020.

(3)

iii

MEMUTUSKAN

MENETAPKAN :

Pertama : Menetapkan berlakunya Buku Revisi Pedoman Akademik Universitas Billfath Lamongan, sebagai pedoman pelaksanaan kegiatan akademik; Kedua : Pedoman Akademik Universitas Billfath memuat pedoman pelaksanaan

kegiatan akademik di lingkungan Universitas Billfath.

Ketiga : Isi beserta uraian Pedoman Akademik Universitas Billfath sebagaimana pasal 2 (kedua) terdapat dalam lampiran keputusan ini dan menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari keputusan ini.

Keempat : Surat Keputusan ini berlaku sejak tanggal ditetapkan dengan ketentuan segala sesuatunya akan ditinjau kembali dan akan diperbaiki atau ditambahkan sebagaimana mestinya apabila dikemudian hari terdapat kekeliruan ataupun kekurangan.

Ditetapkan di Lamongan

Pada tanggal 29 September 2020 Rektor,

KHOLID NOVIANTO, S.S., ME. NIY. 016012291

Tembusan:

1. Kepala LLDIKTI Wilayah VII Surabaya 2. Ketua pengurus YPPF;

3. Para Wakil Rektor Universitas Billfath; 4. Para Kepala Bagian di Universitas Billfath; 5. Para Dekan Fakultas di Universitas Billfath: 6. Para Ketua Program Studi di Universitas Billfath

(4)

iv

KATA PENGANTAR

Puji syukur kehadirat Allah Swt atas segala limpahan rahmatnya, sehingga pedoman akademik Universitas Billfath Tahun Akademik 2020/2021 dapat disusun dan diterbitkan. Secara garis besar buku pedoman akademik ini berisi sejarah singkat Universitas Billfath, visi, misi, tujuan Universitas Billfath yang dilengkapi dengan kurikulum. Buku pedoman akademik ini bertujuan untuk memberikan tuntunan, pegangan dan gambaran bagi seluruh civitas akademika Universitas Billfath.

Dengan adanya buku pedoman akademik ini diharapkan kepada seluruh civitas akademika Universitas Billfath dapat meemperoleh gambaran tentang pendiikan di Universitas Billfath dari awal sampai akhir masa studinya, sehingga perencanaan pendidikan dapat dilakukan dengan baik. Buku pedoman akademik ini dikembangkan untuk memenuhi kebutuhan akademik di Universitas Billfath, sehingga terwujud manajemen pendidikan yang dicita-citakan.

Terima kasih kami ucapkan kepada seluruh pihak yang telah membantu dalam penyusunan Buku Pedoman Akademik ini. Semoga buku ini dapat digunakan dan bermanfaat dalam memperlancar penyelenggaraan pendidikan di lingkungan Universitas Billfath.

Lamongan, 29 September 2020 Tim Penyusun Pedoman Akademik

(5)

v DAFTAR ISI

Halaman Sampul ...i

Kata Pengantar ...ii

Daftar Isi ...iii

BAB 1 PENDAHULUAN ... 1

A. Sejarah Singkat Universitas Billfath ... 1

B. Visi, Misi, Tujuan, dan Tata Nilai Universitas Billfath ... 1

C. Indentitas Universitas Billfath ... 2

D. Susunan Personalia Universitas Billfafth ... 4

E. Struktur Organisasi Akademik Universitas Billfath ... 7

F. Program Pendidikan dan Gelar Akademik ... 9

BAB II PENYELENGGARAAN PENDIDIKAN ... 10

A. Program Pendidikan ... 10

B. Visi, Misi, Tujuan Program Studi ... 11

C. Penerimaan Mahasiswa Baru ... 15

D. Nomor Induk Mahasiswa ... 17

E. Beban Studi dan Masa Studi Program Pendidikan ... 18

F. Kurikulum ... 18

G. Pelaksanaan Kegiatan Belajar Mengajar ... 19

H. Tenaga Pengajar ... 19

I. Penasehat Akademik ... 20

J. Tahun Akademik ... 20

K. Sistem Kredit Akademik ... 20

L. Proses Pembelajaran ... 21

M. Administrasi Akademik ... 21

N. Pendaftaran Ulang Mahasiswa Lama ... 21

(6)

vi

P. Jenis-jenis Penilaian Hasil Belajar ... 23

Q. Penilaian Akhir Program Studi ... 24

R. Predikat Kelulusan Program Studi ... 24

S. Sebutan Lulusan ... 25

T. Wisuda Lulusan ... 25

U. Dies Natalis ... 26

V. Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat ... 26

BAB III PENYUSUNAN MATERI KULIAH DAN MONITORING PERKULIAHAN ... 27

A. Penyusunan Materi Kuliah ... 27

B. Team Teaching ... 27

C. Mekanisme Monitoring Perkuliahan ... 27

D. Monitoring Perkuliahan ... 28

BAB IV SARANA DAN PERASARANA ... 31

A. Sarana dan Prasarana ... 31

B. Fasilitas Program Studi ... 31

BAB V PERATURAN AKADEMIK ... 32

A. Hak Mahasiswa ... 32

B. Kewajiban Mahasiswa ... 32

C. Tata Kesopanan Mahasiswa ... 33

D. Pergaulan dan Tingkah Laku ... 33

E. Peraturan Akademik ... 33

F. Adminsitrasi Akademik ... 37

BAB VI KURIKULUM ... 38

(7)

1 BAB I PENDAHULUAN A. Sejarah Singkat Universitas Billfath

Universitas Billfath didirikan pada tahun 2016 oleh Yayasan Pondok Pesantren Al-Fattah Siman Lamongan dengaan SK MENRISTEKDIKTI Nomor: 426/KPT/1/2016 pada tanggal 23 September 2016. Sejak berdiri sampai saat ini, Universitas Billfath memiliki empat fakultas, yaitu Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Fakultas Teknik, dan Fakultas Hukum. Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan terdiri atas tiga program studi, yaitu Pendidikan Kimia, Pendidika Bahasa Indonesia, dan Pendidikan Bahasa Inggris. Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam terdiri atas tiga program studi, yaitu Matematika, Fisika, dan Biologi. Fakultas Teknik terdiri atas tiga program studi, yaitu Teknik Informatika, Teknik Mesin, dan Teknik Elektro. Fakultas Hukum terdiri atas satu program studi, yaitu Ilmu Hukum.

Universitas Billfath saat ini berada di Komplek PP Al Fattah Siman, Sekaran. Kampus Utama dibangun di Jalan Lintas Surabaya Babat. Saat ini Universitas Billfath dipimpin oleh Kholid Novianto, S.S.,M.E. dan dibantu oleh empat wakil rektor.

B. Visi, Misi, Tujuan, dan Tata Nilai Universitas Billfath 1. Visi

Menjadi Universitas Terkemuka di Bidang Riset Terapan yang dijiwai Nilai Kepesantrenan. (To be An Excellent University on Applied Research base on Indonesian Islamic Values)

2. Misi

Misi Universitas Billfath:

a. Menyelenggarakan pendidikan tinggi yang bemutu sehingga menghasilkan sarjan yang jujur, mandiri, berakhlak mulia, dan berkompeten.

b. Menyelenggarakan riset terapan yang berkesinambungan dalam rangka pengembangan dan penyebarluasan ilmu pengetahuan dan teknologi

c. Menyelenggarakan pengabdian masyarakat sebagai bentuk tanggungjawab mewujudkan peradaban masyarakat, bangsa dan negara yang unggul.

d. Mewujudkan nilai-nilai keislaman, kepesantrenan dan keindonesiaan dalam sikap, perilaku, tindakan dan proses penyelenggaraan tridarma perguruan tinggi.

(8)

2

e. Menyelenggarakan tatakelola universitas yang baik, efesien, transparan dan akuntabel serta bekerjasama dengan pelbagai institusi dalam rangka mewujudkan visi dan misi universitas.

3. Tujuan

Berdasarkan Visi dan Misi di atas, penyelenggaraan Universitas Billfath diarahkan pada pencapaian tujuan:

a. Menghasilkan lulusan yang memiliki profil jujur, mandiri dan berakhlak mulia. b. Menghasilkan lulusan yang terampil dalam riset terapan, dan memiliki kompetensi. c. Menghasilkan ilmu pengetahuan dan teknologi yang bermanfaat bagi masyarakat

untuk meningkatkan peradaban.

d. Menghasilkan kontribusi bagi masyarakat, bangsa dan negara.

e. Menghasilkan sinergi dengan berbagai institusi untuk meningkatkan mutu lulusan dan peran lembaga dalam pengembangan ilmu pengetahuan, teknologi dan peradaban. f. Mendapat pengakuan masyarakat (reputasi) dalam pengembangan ilmu pengetahuan

dan teknologi melalui penelitian terapan.

4. Tata Nilai Universitas Billfath

Universitas Billfath bertekad menanamkan nilai-nilai perjuangan K.H. Abdul Fattah, pendiri Pondok Pesantren Al Fattah, dalam segenap diri mahasiswa, alumni, dosen dan tenaga kependidikan. Nilai-nilai utama tersebut adalah

a. Gemar Menuntut Ilmu (tholabul ilmi) “ngaji kang... ngaji kang....” b. Tekun dan Disiplin (istiqomah)

c. Jujur dan berintegritas d. Ulet, tangguh dan mandiri

e. Gemar berbuat kebaikan (Khoirunnas, anfauhum linnas)

C. Identitas Universitas Billfath 1. Nama dan Tempat Kedudukan

Universitas Billfath disingkat Billfath, adalah usaha di bawah Yayasan Pondok Pesantren Al Fattah Siman yang didirikan pada tanggal 23 September 2016 dengan Keputusan Menristekdikti Nomor: 426/KPT/1/2016. Universitas Billfath berada di dalam Komplek PP Al Fattah Siman Kecamatan Sekaran Kaupaten Lamongan.

(9)

3 2. Lambang Universitas Billfath

Universitas Billfath memiliki lambang berbentuk; lingkaran segi lima, warna dasar hitam, di dalamnya tertera tulisan Universitas Billfath Lamongan, gambar bola dunia, kitab dan kalam. Makna lambang Universitas Billfath sebagai berikut :

Lingkaran segi lima : Melambangkan Rukun Islam, lima Asas Pancasila. dan lima nilai dasar (core velue) Universitas Billfath Warna dasar hitam,

emas, merah, biru, dan putih

: Melambangkan Kekokohan, Ilmu Pengeatahuan, keunggulan, Kebajikan dan spirituaitas

Bola dunia : Bumi, planet tempat manusia menghamba pada Allah Swt. sebagai khalifah-Nya, dengan menemukan dan

melaksanakan Hukum-Hukum-Nya demi

meningkatkan kesejahteraan manusia.

Kitab dan Pena : Sarana bagi sivitas akademika untuk mengembangkan keilmuan sesuai dengan wahyu Allah Swt. serta melalui kalam (alat tulis) mengembangkan dan menuangkan ilmu

3. Bendera Universitas Billfath

Universitas Billfath mempunyai bendera yang terdiri dari bendera universitas dan bendera Fakultas.

a. Bentuk Bendera

Bendera Universitas dan bendera fakultas-fakultas berbentuk persegi panjang dengan perbandingan panjang : lebar adalah 2 : 3.

b. Isi bendera

1) Di tengah-tengah bendera Universitas Billfath terdapat lambang Universitas Billfath

2) Di tengah-tengah bendera Fakultas terdapat lambang Universitas Billfath dan nama fakultas yang bersangkutan yang ditulis di bawah lambang Universitas Billfath

c. Warna Dasar Bendera

1) Warna dasar Bendera Universitas : Kuning keemasan

(10)

4 2) Warna dasar Bendera Fakultas Keguruan

dan Ilmu Pendidikan (FKIP)

: Hijau tua

Kode warna: C:73,M:26,Y:96,K:45

3) Warna dasar Bendera Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan (FMIPA)

: Biru muda

Kode warna: C:48, M:9, Y:14, K:2,

4) Warna dasar Bendera Fakultas Teknik (FT)

: Coklat

Kode wrana: C:21;M:56;Y:76; K:14

5) Warna dasar Bendera Fakultas Hukum (FH)

: Hitam

Kode warna: C:63;M:52;Y:51;K:98

D. Susunan Personalia Universitas Billfath 1. Susunan Senat Universitas Billfath

Susunan Senat Universitas Billfath, sebagai berikut:

No Nama Jabatan

1 Kholid Novianto, S.S., M.E. Ketua

2 Suprapto, M.Pd. Sekretaris

3 Sukiman, M.Pd. Anggota

4 Muhammad Sya’roni, M.S.I. Anggota 5 Vira Rahayu, S.Si., M.Si. Anggota 6 M. Qomaruddin, M.Kessos Anggota 6 Kriesna Kharisma Purwanto, M.Pd. Anggota 7 Rendy Priyasmika, M.Pd. Anggota

8 Fatayah, M.Pd. Anggota

9 Maulidia Tifani Alfin N.H., M.Pd. Anggota 10 Wilujeng Asih Purwani, S.Pd.,M.Pd. Anggota 11 M. Wahib, S.Si., M.M.Pd. Anggota 12 Nikmatin Sholichah, S.Si., M.Si. Anggota

13 Aris Alfan, M.Si. Anggota

14 Ulfa Mahfudli Fadli, S.Si., M.Si. Anggota 15 Inayah Fitri, S.Si., M.Si. Anggota

(11)

5

No Nama Jabatan

16 M. Fendy Kussuma HS., S.Pd.,M.T. Anggota 17 Isma’il Fahmi, S.Kom.,M.Kom Anggota 18 Iswanto, S.Kom., M.Kom Anggota 19 Eli Novita Sari, S.T.,M.T. Anggota 20 Bagiyo Herwono, S.T., M.T. Anggota

21 Anshori, SH.,MH. Anggota

22 Ependi, S.H., M.Kn. Anggota

23 Slamet Ifandi, S.Si., M.Si. Anggota 24 Ir.Syamsul Arifin, S.T.,M.T Anggota 25 Drs. Ali Fauzi, M.Pd. Anggota 26 Muh. Fauzi Soulton, S.T., M.T. Anggota

2. Susunan Pimpinan Universitas Billfath

Rektor : Kholid Novianto, S.S., M.E.

Sekretaris Perguruan Tinggi : Suprapto, M.Pd.

Wakil Rektor I Bidang Akademik : Sukiman, M.Pd.

Wakil Rektor II Bidang Keuangan dan Sarpras : Muhammad Sya‟roni, M.S.I. Wakil Rektor III Bid. Kemahasiswaan & Kepegawaian : Vira Rahayu, S.Si., M.Si. Wakil Rektor IV Bagian Kerjasama dan Humas : M. Qomaruddin, M.Kesos. 3. Susunan Pimpinan Administrasi / Biro, Pelaksana Penunjang dan Pelaksana Khusus

Universitas Billfath

a. Kepala BAAK : Kamim, S.Pd., M.Pd.

a) Bagian Administrasi Akademik : Meilinda Nurul Fajriya, S.Pd. b) Bagian Administrasi

Kemahasiswaan

: Nur Ilahin, M.Pd.

c) Bagian Administrasi Kepegawaian : Ahmad Jibril, S.H.

d) Pengelola SIAKAD : Moh. Achsanul Taqwim, S.Kom.

a. b. Kepala BAUK : Kamim, S.Pd., M.Pd.

a) Bagian Administrasi Umum : Abdullah Faizin, S.Pd. b) Bagian Administrasi Keuangan : Onik Hanifa, S.Pd.

(12)

6 c) Bagian Administrasi Sarana

Prasana

: Samsul Hadi, S.Pd.I.

d. Pengelola Web, Medsos, e-mail : Samsudin Habibullah, S.Kom. 4. Susunan Pimpinan Pelaksana Akademik Tingkat Fakultas

a. Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Dekan : Kriesna Kharisma Purwanto, M.Pd.

Wakil Dekan : Rendy Priyasmika, M.Pd.

Kaprodi Pend. Kimia : Fattayah, M.Pd.

Kaprodi Pend. Bahasa Indonesia : Maulidia Tifani A.N.H, M.Pd. Kaprodi Pend. Bahasa Inggris : Wilujeng Asih Purwani, S.Pd., M.A.

b. Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam

Dekan : H. M. Wahib, S.Si., M.M.Pd.

Wakil Dekan : Nikmatin Sholichah, S.Si., M.Si. Kaprodi Matematika : Aris Alfan, M.Si.

Kaprodi Fisika : Ulfa Mahfudli Fadli, S.Si., M.Si. Kaprodi Biologi : Inayah Fitri, S.Si., M.Si.

c. Fakultas Teknik

Dekan : M. Fendy Kussuma H.S., S.Pd., M.T.

Wakil Dekan : Ismail Fahmi, S.Kom.

Kaprodi Teknik Mesin : Eli Novita Sari, S.T., M.T. Kaprodi Teknik Elektro : Bagiyo Herwono, S.T., M.T. Kaprodi Teknik Informatika : Iswanto, S.Kom., M.Kom.

d. Fakultas Hukum

Dekan : Anshori, M.H.

Wakil Dekan : -

(13)

7

E. Struktur Organisasi Akademik Universitas Billfath

1. Rektor

Rektor melaksanakan dan memimpin penyelenggaraan pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat, membina dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, dan hubungan dengan lingkungan.

2. Sekretaris PT

Membantu rektor dalam penyelenggaraan pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat, membina dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, dan hubungan dengan lingkungan.

3. Wakil Rektor I

Mewakili Rektor dalam memimpin pengelolaan kegiatan tridharma perguruan tinggi pada bidang akademik penelitian dan pengabdian masyarakat serta pembinaan dosen.

4. Wakil Rektor II

Membantu Rektor dalam perumusan kebijakan umum, dan merumuskan kebijakan-kebijakan strategis di bidang perencanaan, keuangan, teknologi, dan sapras.

(14)

8 5. Wakil Rektor III

Membantu Rektor dalam perumusan kebijakan umum, dan merumuskan kebijakan-kebijakan strategis di bidang kemahasiswaan dan ketenagaan.

6. Wakil Rektor IV

Membantu Rektor dalam perumusan kebijakan umum, dan merumuskan kebijakan-kebijakan strategis di bidang kerja sama,inovasi, usaha hubungan masyarakat

7. Dekan

Merencanakan, mengkoordinasikan, melaksanakan dan mengevaluasi program pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat sesuai kebijakan Universitas. Billfath agar tercapai tujuan fakultas

8. Ketua Program Studi

Ketua Program Studi melaksanakan pendidikan akademik dan atau profesi dalam satu atau seperangkat cabang ilmu pengetahuan, teknologi dan/atau seni.

9. Pembimbing Akademik

Pembimbing akademik (PA) adalah bagian dari proses pembelajaran yang di dalam aktivitasnya, merupakan dialog yang dapat berlangsung setiap saat antara dosen PA dengan mahasiswa. Pendampingan akademik bertujuan meningkatkan kesadaran dan kemandirian mahasiswa, agar dapat menyelesaikan studinya dengan baik, sesuai dengan minat dan kemampuannya. Sebagai mahasiswa, perencanaan dan pilihan kegiatan akademik lebih merupakan inisiatif dan tanggung jawab mahasiswa. Meskipun demikian, mahasiswa memerlukan pembimbing, agar lebih optimal.

PA melakukan pendampingan tehadap mahasiswa pindahan (mutasi) selama 1 semester, dan kepada mahasiswa baru selama 2 semester. Mahasiswa yang mengalami masalah pribadi atau psikologi dapat memanfaatkan layanan konseling.

(15)

9 F. Program Pendidikan dan Gelar Akademik

Universitas Billfath memiliki empat Fakultas dengan sepuluh Program Studi, yakni: 1. Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP)

a) Program Studi Pendidikan Kimia, Sarjana Pendidikan (S.Pd.)

b) Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia, Sarjana Pendidikan (S.Pd.) c) Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris, Sarjana Pendidikan (S.Pd.) 2. Fakultas Teknik (FT)

a. Program Studi Teknik Mesin, Sarjana Teknik (S.T.) b. Program Studi Teknik Elektro, Sarjana Teknik (S.T.) c. Program Studi Teknik Informatika, Sarjana Teknik (S.T.) 3. Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA)

a. Program Studi Matematika, Sarjana Sain (S.Mat.) b. Program Studi Fisika, Sarjana Sain (S.Si.)

c. Program Studi Biologi, Sarjana Sain (S.Si.) 4. Fakultas Hukum (FH)

(16)

10 BAB II

PENYELENGGARAAN PENDIDIKAN

A. Program Pendidikan

1. Universitas Billfath yang terkait dengan sebutan sebagai penyelenggara program pendidikan adalah Program Sarjana (S1). Saat ini Universitas Billfath memiliki 10 Program Studi, yaitu:

1) Pendidikan Kimia

2) Pendidikan Bahasa Indonesia 3) Pendidikan Bahasa Inggris 4) Matematika 5) Biologi 6) Fisika 7) Teknik Informatika 8) Teknik Mesin 9) Teknik Elektro 10) Ilmu Hukum

2. Universitas Billfath sebagai perguruan tinggi dalam pelaksanaan Tridharma Perguruan Tinggi, yaitu melaksanakan proses pendidikan tinggi, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

1) Pendidikan tinggi bertujuan untuk menghasilkan manusia yang terdidik;

2) Penelitian bertujuan untuk menemukan kebenaran dan/atau menyelesaikan masalah dalam bidang pendidikan, sains, teknologi, dan sosial;

3) Pengabdian kepada masyarakat bertujuan untuk memanfaatkan ilmu pengetahuan dalam upaya memberikan sumbangan pemikiran dan kemampuan demi memajukan dan kesejahteraan masyarakat luas.

3. Perguruan tinggi menyelenggarakan pendidikan tinggi yang terdiri atas pendidikan akademik dalam sejumlah disiplin ilmu pengetahuan dan teknologi yang dibagi dalam masing-masin program studi.

4. Pendidikan akademik sebagai mana yang tersebut pada ayat (3) dilaksanakan secara tatapp muka.

5. Untuk memenuhi tuntutan pembangunan nasional, di luar pendidikan akademik, perguruan dapat menyelenggarakan berbagai bentuk pendidikan khusus, kursu, pelatihan atau pendidikan khusus lain dengan menerbitkan ijazah atau sertifikat kepada lulusan.

(17)

11 B. Visi, Misi, Tujuan Program Studi

1. Visi, Misi Program Studi Pendidikan Kimia Visi

Menjadi Program Studi Pendidikan Kimia yang berkualitas dalam bidang pendidikan kimia berbasis riset terapan yang dijiwai nilai-nilai keislaman, keindonesiaan, dan kepesantrenan.

Misi

1) Menyelenggarakan kegiatan pembelajaran kimia yang dijiwai oleh nilai-nilai keislaman, keindonesian, dan kepesantrenan.

2) Melaksanakan riset terapan dalam bidang pembelajaran kimia yang bermanfaat secara praktis maupun teoritis bagi perkembangan dunia kependidikan.

3) Menjalin kerjasama dengan instansi lain untuk melaksanakan kegiatan Tridharma Perguruan Tinggi, khususnya di bidang ilmu kimia dan pembelajarannya.

4) Menyelenggarakan tata kelola program studi yang efektif, efisien, akuntabel dan transparan yang menjamin kualitas secara berkelanjutan.

2. Visi, Misi, Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia Visi

Menjadi program studi berkualitas dalam bidang keguruan dan ilmu pendidikan bahasa, sastra Indonesia berbasis riset terapan dengan dijiwai nilai-nilai keislaman, keindonesian, dan kepesantrenan pada tahun 2027 di tingkat nasional.

Misi

1) Menyelenggarakan pendidikan berkualitas dalam bidang bahasa dan sastra Indonesia untuk menghasilkan sumber daya manusia (guru) yang profesional, baik dari segi kompetensi profesionalisme, kompetensi pedagogik, kompetensi sosial, dan kompetensi kepribadian dengan dijiwai nilai-nilai keislaman, keindonesian, dan kepesantrenan.

2) Menyelenggarakan penelitian berkualitas berbasis riset terapan dalam bidang pendidiikan bahasa dan sastra Indonesia.

3) Menyelenggarakan pengabdian kepada masyarakat di bidang pendidikan bahasa dan sastra Indonesia serta pendidikan pada umumnya dalam rangka mengimplementasikan IPTEK di masyarakat yang didasarkan pada prinsip kemandirian dan berwawasan ke depan.

4) Menyelenggarakan kerja sama dengan instansi lain untuk meningkatkan kualitas di bidang kependidikan, penelitian, dan pengabdian.

(18)

12

3. Visi, Misi Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris Visi

Menjadi Program Studi yang berkualitas dalam bidang pendidikan bahasa Inggris dan riset terapan yang dijiwai nilai-nilai keislaman, keindonesiaan, dan kepesantrenan pada tahun 2022 di tingkat regional.

Misi

1) Menyelenggarakan kegiatan pembelajaran bahasa inggris yang berorientasi pada pengembangan IPTEK yang dijiwai oleh nilai-nilai keislaman, keindonesian, dankepesantrenan;

2) Melaksanakan penelitian (riset terapan) di bidang kependidikan untuk pengembangan, dan penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi dalam bidang Bahasa Inggris;

3) Melaksanakan pengabdian kepada masyarakat sebagai wujud penerapan IPTEK dalam rangka meningkatkan kontribusi Program Studi Pendidikan Bahasa Inggrisuntuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat; dan

4) Menjalin kerjasama dengan perguruan tinggi lain, instansi terkait, dunia usaha dan industri dalam bidang Pendidikan Bahasa Inggris

4. Visi, Misi, Program Studi Matematika Visi

Menjadi Program Studi Matematika yang unggul di bidang keilmuan, penerapan, dan penelitian yang dilandasi nilai kepesantrenan.

Misi

1) Menyelenggarakan pendidikan tinggi yang profesional untuk membentuk sarjana matematika yang memiliki keluasan ilmu dan kematangan professional. 2) Melaksanakan penelitian yang diarahkan untuk mengembangkan dan

penerapan matematika.

3) Mengimplementasikan nilai-nilai keislaman, kepesantrenan, dan keindonesiaan dalam sikap, prilaku, dan proses penyelenggaraan Tri Dharma perguruan tinggi.

4) Memasyaraktkan matematika melalui kerjasama dengan fihak lain, publikasi hasil penelitian dan pengabdian pada masyarakat berbasis matematikan terapan.

5. Visi, Misi, dan Tujuan Program Studi Biologi Visi

Menjadi program studi yang unggul dalam bidang keilmuan biologi, riset terapan dan pengembangan IPTEK berbasis pemanfaatan sumberdaya alam hayati berwawasan lingkungan yang berlandaskan nilai keislama, kepesantrenan dan keindonesiaan pada tahun 2027

(19)

13 Misi

1) Menyelenggarakan pendidikan dan pengajaran untuk menghasilkan lulusan yang professional, berkarakter, inovatif dan religius berlandaskan nilai keislaman, kepesantrenan & keindonesiaan

2) Menyelenggarakan dan mengembangkan penelitian aplikatif dan inovatif berbasis pemanfaatan sumberdaya alam hayati dan biologi lingkungan berlandaskan nilai-nilai keislaman, kepesantrenan & keindonesiaan

3) Menyelengarakan pengabdian kepada masyarakat secara berkelanjutan dari hasil riset terapannya untuk kesejahtraan masyarakat.

6. Visi, Misi, Program Studi Fisika Visi

Menjadi program studi yang unggul dalam pengembangan ilmu pengetahuan untuk mendukung riset terapan di bidang Fisika yang mampu menghasilkan lulusan berkualitas dalam skala nasional yang dilandasi nilai-nilai keislaman, kepesantrenan, dan keindonesiaan yang diwujudkan pada tahun 2027.

Misi

1) Meningkatkan kualitas dan profesionalitas sumber daya melalui peningkatan sarana prasarana dan SDM.

2) Menyelenggarakan pembelajaran yang mampu menerapkan keilmuan Fisika dalam kehidupan sehari-hari.

3) Melaksanakan kajian dan penelitian berkesinambungan di bidang Fisika, sehingga mampu menghasilkan karya ilmiah dan produk teknologi di tingkat nasional dan internasional.

4) Mengimplementasikan nilai-nilai keislaman, kepesantrenan, dan keindonesiaan dalam sikap, prilaku, dan proses penyelenggaraan tri darma perguruan tinggi. 5) Mendukung manajemen dalam penguatan jejaring dan promosi baik di tingkat

nasional dan internasional.

7. Visi, Misi Program Studi Teknik Informatika Visi

Menjadi program studi yang unggul di bidang keilmuan, penerapan, dan penelitian informatika pada skala nasional yang dilandasi nilai keislaman, kepesantrenan, dan keindonesia pada tahun 2027.

Misi

1) Menyelnggarakan pendidikan tinggi yang professional untuk membentuk sarjana teknik informatika yang memiliki keluasan ilmu dan kematangan professional

(20)

14

2) Melaksanakan penelitian yang diarahkan untuk pengembangan dan penerapan teknik informatika

3) Memasyarakatkan teknik informatika melalui kerjasama dengan pihak lain, publikasi hasil penelitian dan pengabdian pada masyarakat berbasis teknik informatika terapan

4) Menanamkan nilai-nilai keislaman, keindonesian, dan kepesantrenan dalam sikap, perilaku, dan proses penyelenggaraan Tridharma perguruan tinggi. 8. Visi, Misi Program Studi Teknik Mesin

Visi

Menjadi Program Studi yang Unggul dalam Bidang Ilmu Rekayasa Teknologi Industri, serta Pengelolaan Kualitas Sumber Daya Manusia yang Profesional, Terkemuka dalam Riset Terapan yang Dijiwai dengan Nilai Keislaman, Keindonesiaan dan Kepesantrenan, Mandiri dan Berbudi Luhur pada tahun 2027. Misi

1) Menyelenggarakan pendidikan akademik yang profesional untuk pengembangan ilmu rekayasa teknologi bidang teknik mesin yang tepat guna. 2) Menghasilkan lulusan yang menguasai cabang ilmu teknik mesin dalam rangka

memenuhi kebutuhan atau kepentingan masyarakat, bangsa dan negara.

3) Membangun sinergi dengan berbagai institusi untuk meningkatkan mutu lulusan dan peran lembaga dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.

4) Menyelenggarakan dan mengembangkan kegiatan penelitian dan/atau hasil karya ilmiah dalam bidang teknik mesin yang inovatif dan relevan dengan kebutuhan masyarakat

5) Mengimplementasikan hasil rekayasa teknologi bidang teknik mesin dalam bentuk pengabdian kepada masyarakat.

6) Mengembangkan jiwa kewirausahaan dan kemandirian dalam bidang ilmu teknik mesin sesuai dengan kebutuhan pasar kerja.

7) Mengembangkan serta menjaga nilai etika akademis dan citra Prodi Teknik Mesin.

9. Visi, Misi Program Studi Teknik Elektro Visi

Menjadi Program Studi Teknik Elektro yang unggul dalam inovasi bidang Keilmuan Teknik Elektro, Riset Terapan dan Pengembangan IPTEK serta menghasilkan lulusan berdaya saing tinggi yang dijiwai nilai-nilai keislaman, kepesantrenan, dan keindonesian.

(21)

15 Misi

1) Menyelenggarakan pendidikan tinggi dalam bidang teknik elektro untuk menghasilkan lulusan memiliki kompetensi dan integritas serta mampu bersaing pada tingkat global.

2) Melakukan riset dasar dan terapan yang berkualitas dengan selalu memperkaya ilmu pengetahuan dan teknologi terkini.

3) Mengaplikasikan hasil riset dalam bentuk kegiatan pengabdian kepada masyarakat.

4) Mengembangkan kreativitas dan daya saing mahasiswa melalui keikutsertakan dalam kompetisi tingkat nasional dan internasional

10. Visi, Misi Program Studi Ilmu Hukum Visi

Menjadi program Studi Ilmu Hukum yang bermutu, unggul dan mampu berkompetisi dalam skala nasional dan gelobal di bidang ilmu hukum bebasis Riset untuk memenuhi kebutuhan hukum dalam masyarakat, berlandaskan keilmuan dan keislaman pesantren

Misi

1) Menyelenggarakan Pendidikan Tinggi Hukum sesuai dengan perkembangan Hukum Nasional dan Internasional;

2) Melaksanakan dan mengembangkan Penelitian serta Pengabdian Kepada Masyarakat;

3) Menyelenggarakan pengabdian dengan memanfaatkan ilmu hukum untuk mewujudkan masyarakat yang berkeadilan;

4) Memberikan landasan moral keagamaan terhadap pengembangan ilmu-ilmu Hukum dan penerapannya;

5) Menjalin kerjasama dengan berbagai lembaga untuk merealisasikan keunggulan kompetitif dalam persaingan global.

C. Penerimaan Mahasiswa Baru

Universitas Billfath dalam menerima calon mahasiswa baru tidak memandang suku, agama, ras, gender, atau status sosial. Untuk menjaring dan menyaring calon mahasiswa baru dengan cara mengadakan Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) yang dimulai dari bulan Maret sampai dengan awal September setiap tahunnya. Persyaratan bagi calon mahasiswa yang mengikuti PMB, yaitu:

1. Mengisi formulir pendaftaran yang diberikan oleh panitia PMB;

2. Menyerahkan fotokopi rapor semester 1 s/d 5 beserta piagam prestasi yang terlegalisir (jika ada);

3. Menyerahkan fotokopi ijazah SMA/Sederajat yang dilegalisir (2 lembar); 4. Menyerahkan fotokopi SKHUN yang dilegalisir (2 lembar);

(22)

16

6. Menyerahkan fotokopi Kartu Keluarga (KK) (2 lembar); dan 7. Menyerahkan fotokopi Akta Kelahiran (2 lembar).

8. Menyerahkan pas foto berwarna ukuran 3x4 (4 lembar)

Kriteria penerimaan mahasiswa baru Universitas Billfath dibagi dalam 4 (empat) kriteria atau jalur, yaitu:

1. Jalur regular: jalur ini diselenggarakan dengan cara menjaring calon mahasiswa baru secara terbuka untuk umum. Dalam pelaksanaannya, calon mahasiswa dapat mendaftar secara online maupun offline, selanjutnya Panitia Penerimaan Mahasiswa menyeleksi berkas calon mahasiswa baru, untuk kemudian dilanjutkan dengan tes tertulis sesuai jadwal. Adapun materi tes tertulis adalah Tes Potensi Akademik (TPA) dan Tes Kompetensi Bidang (TKB).

2. Jalur khusus: jalur ini dikhusukan bagi karyawan yang ingin kuliah, namun tetap bekerja. System seleksi jalur khusu, sama dengan jalur regular yang harus mengisi dan memenuhi beberapa persyaratan yang diwajibkan oleh Panitia Penerimaan Mahasiswa baru. Namun, pada jalur khusus tidak dilakukan system tes seperti jalur regular.

3. Jalur kemitraan: jalur ini diselenggarakan untuk masyarakat yang berdomisili di wilayah Kabupaten Lamongan. Jelur kemitraan ini diutamakan bagi calon mahasiswa tidak mampu yang dibuktikan dengan Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) disertai rekomendasi dari Ketua Ranting NU di kecamatan masing-masing. 4. Jalur prestasi: jalur ini diselenggarakan untuk siswa yang memiliki prestasi, baik

akademik maupun nonakademik.

Instrumen prosedur penerimaan mahasiswa baru adalah: 1. Kepanitian yang dibentuk dan diangkat melalui SK Rektor; 2. Dokumen persyaratan pendaftaran;

3. Dokumen soal ujian;

4. Cara penilaian dan pengambilan keputusan ditentukan berdasarkan jalur yang dipilih dalam penentuan kelulusan seleksi mahasiswa.

Sistem pengambilan keputusan dilaksanakan sebagai berikut:

1) Bagi jalur regular, penentuan peserta yang lulus tes didasarkan pada nilai yang telah dicapai oleh calon mahasiswa setelah mengikuti tes tulis.

2) Bagi jalur khusus, penentuan peserta yang lulus didasarkan pada hasil seleksi administrasi oleh Panitia Penerimaan Mahasiswa Baru.

3) Bagi jalur kemitraan, penentuan peserta yang lulus didasarkan pada kelengkapan berkas yang disyaratkan oleh Panitia Penerimaan Mahasiswa Baru.

4) Jalur prestasi, penentuan peserta didasarkan pada prestasi akademik dan nonakademik dan disesuaikan dengan kuota yang tersedia.

(23)

17

Mahasiswa PMB Yayasan

D. Nomor Induk Mahasiswa

1. Kepada mahasiswa baru dan pindahan yang telah memenuhi persyaratan diberikan nomor induk mahasiswa yang berlaku selama menjadi mahasiswa Universitas billfath.

2. Nomor terdiri atas 11 digit angka yang menunjukkan kode di program studi, tahun masuk, gelombang, dan nomor urut heregistrasi.

3. Kepada mahasiswa yang terdapat pada satu tahun akademik sesuai ketentuan yang berlaku diberikan kartu tanda mahasiswa. kartu tanda mahasiswa (KTM) wajib dibawa setiap kegiatan akademik. Kartu tanda mahasiswa dikatakan tidak aktif apabila yang bersangkutan melakukan perbuatan kriminal atau pidana.

4. Penjelasan ketentuan tentang beban studi mahasiswa, kalender akademik, dan pelaksanaan semester serta sistem kredit semester dan proses pembelajaran,

1

Registrasi

online/offline Seleksi berkas

Tes Tulis Pengumuman

peserta tes Pengumuman hasil tes Heregistrasi 1 Seleksi administrasi

(24)

18

penerimaan mahasiswa baru dan mahasiswa pindahan, pendaftaran ulang mahasiswa lama, mahasiswa cuti, dan Drop Out diatur dalam peraturan akademik. E. Beban Studi Dan Masa Studi Program Pendidikan

1. Beban studi semester merupakan satu paket program akademik yang akan ditempuh oleh mahasiswa dalam satu semester. Berdasarkan indeks prestasi semester setiap mahasiswa yang akan menempuh kegiatan akademik wajib menentukan seberapa besar beban studi yang akan diambil serta seberapa banyak kegiatan yang akan diikuti untuk satu semester tersebut.

2. Beban studi mahasiswa yang duduk di semester 1, ditetapkan berdasarkan paket yang ditawarkan di semester tersebut, dan beban studi semester berikutnya juga diambil berdasarkan paket yang ditawarkan di semester tersebut kecuali mahasiswa mengajukan permohonan tidak dapat mengikuti seluruh paket yang ditawarkan karena kemampuan terbatas dan atau pekerjaan yang tidak bisa ditinggalkan.

3. Bagi mahasiswa pindahan, beban studi semester pertama pada program studi yang ditempuh di perguruan tinggi didasarkan kepada indeks prestasi hasil konversi mata kuliah dari program studi asal dengan beban studi maksimal sebagaimana dimaksud pada poin 2.

4. Beban studi masa minimal dan maksimal penyelesaian program pendidikan diatur menurut peraturan perundang-undangan yang berlaku

5. Masa studi merupakan jumlah semester yang dijadwalkan dalam kurikulum untuk diikuti oleh mahasiswa dengan batas waktu masa studi minimal dan maksimal pada masing-masing program dan jenjang pendidikan.

6. Alih program ke program sejenis atau antar program, dapat dilakukan dengan menyesuaikan kurikulum melalui konferensi program sendiri.

F. Kurikulum

1. Penyelenggaraan pendidikan tinggi perguruan tinggi dilaksanakan dalam program studi atau program pendidikan atas dasar kurikulum.

2. Program pendidikan adalah kesatuan rencana belajar yang merupakan pedoman penyelenggaraan pendidikan akademik yang diselenggarakan atas dasar suatu kurikulum serta ditujukan agar Mahasiswa dapat menguasai pengetahuan, keterampilan, dan sikap sesuai dengan sasaran kurikulum

3. Kurikulum program studi terdiri atas kurikulum inti dan kurikulum institusional. Penyusunan dan perubahan kurikulum institusional berpedoman kepada kurikulum inti dengan memperhatikan visi dan misi perguruan tinggi, perkembangan lingkungan serta ilmu pengetahuan dan teknologi.

4. Kurikulum merupakan seperangkat rencana dan pengaturan mengenai isi maupun beban kajian dan pelajaran serta cara penyampaian dan penilaiannya yang digunakan sebagai pedoman penyelenggaraan kegiatan belajar mengajar

(25)

19

5. Kurikulum inti merupakan kelompok bahan kajian dan pelajaran yang harus dicapai dalam suatu program studi yang dirumuskan dalam kurikulum yang berlaku secara nasional.

6. Kurikulum institusional merupakan sejumlah bahan kajian dan pelajaran yang menjadi bagian dari kurikulum pendidikan tinggi, yang terdiri atas tambahan dari kelompok ilmu dalam kurikulum inti yang disusun dengan memperhatikan keadaan dan kebutuhan lingkungan serta ciri khas perguruan tinggi.

7. Kurikulum sebagaimana dimaksud pada ayat 3 pada masing-masing program studi meliputi kelompok mata kuliah pengembangan kepribadian, mata kuliah keilmuan dan keterampilan, mata kuliah keahlian berkarya, mata kuliah perilaku berkarya, dan mata kuliah kehidupan bermasyarakat.

8. Kurikulum inti program sarjana berkisar antara 40% sampai 50% dari jumlah SKS kurikulum program sarjana.

9. Kurikulum lengkap program studi ditetapkan oleh Rektor atas usul Wakil Rektor I bidang akademik setelah memperhatikan pertimbangan senat program studi. 10. Secara berkala perguruan tinggi, program studi, dan pelaksana melaku pening

sesuai dengan perkembangan serta kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi. G. Pelaksanaan Kegiatan Belajar Mengajar

1. Untuk pelaksanaan proses belajar-mengajar disusun RPS dan Konrak Kuliah. 2. Untuk pedoman pelaksanaan kegiatan belajar-mengajar dijabarkan ke dalam

rencana pelaksanaan pembelajaran yang disusun oleh dosen dengan memperhatikan kalender akademik.

3. Dalam pelaksanaan kegiatan belajar mengajar dosen wajib membuat laporan pelaksanaan pengajaran dengan mengisi berita acara mengajar.

4. Secara berkala evaluasi terhadap materi perkuliahan, RPS, dan Kontrak Kuliah dengan perkembangan lingkungan serta kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi.

5. Pelaksanaan kegiatan belajar mengajar selama satu semester didasarkan atas jadwal perkuliahan yang disusun berpedoman kepada kalender akademik dan kurikulum yang berlaku.

6. Pembinaan mata kuliah dilakukan oleh dosen pengasuh dan dosen penanggung jawab yang memenuhi kualifikasi menurut peraturan perundang-undangan yang berlaku.

H. Tenaga Pengajar

Proses belajar mengajar di Universitas Billfath didukung oleh tenaga pengajar yang berkualitas. Adapun tenaga pengajar yang berperan di dalam proses belajar mengajar di Universitas Billfath terdiri dari dosen dengan kualifikasi minimal Magister.

(26)

20 I. Penasehat Akademik

1. Untuk membantu mahasiswa dalam menempuh pendidikan perguruan tinggi diberikan bantuan pelayanan penasehat akademik. Penasehat akademik diberikan: a. Dengan maksud membantu mahasiswa melalui pelayanan pribadi agar

mencapai tahap perkembangan yang optimal baik secara akademik, psikologis maupun sosial.

b. Dengan sasaran pribadi mahasiswa secara perseorangan, dengan mengembangkan apa yang terdapat pada dirinya secara optimal agar dapat berguna bagi diri sendiri dan lingkungan masyarakat.

c. Membantu mahasiswa dalam memilih dan merencanakan program pendidikan serta dalam penyesuaian diri dengan lingkungan kehidupan kampus dan menyelesaikan masalah yang dihadapinya dalam kehidupan akademik.

2. Penasehat akademik diberikan selama masa studi mahasiswa, yang terdiri atas tiga tahapan, yaitu:

a. Tahap pertama, yaitu awal semester untuk penyusunan KRS.

b. Tahap kedua, yaitu diberikan pada pertengahan semester sebelum mengahadpi ujian tengah semester.

c. Tahap ketiga, yaitu diberikan pada akhir semester menjelang ujiang akhir semester.

3. Penasehat akademik ditunjuk pada awal tahun akademik, dimana mahasiswa terdaftar pada program studi yang ditentukan sampai mahasiswa tersebut menyelesaikan pendidikannya atau berhenti studi di Universitas Billfath.

J. Tahun Akademik

1. Tahun akademik penyelenggaraan pendidikan tinggi sesuai dengan peraturan pemerintah Yaitu dimulai pada bulan Juli dan berakhir pada bulan Juni dengan ketentuan bahwa persiapan dan penyelesaian administrasi Mahasiswa dapat dimulai pada bulan Mei.

2. Pelaksanaan ayat 1 dapat diundur Apabila ada hal-hal yang menyebabkan terpaksa diundur

3. Tahun akademik dibagi dalam dua semester yang masing-masing terdiri dari 16 minggu dan dipisahkan oleh masa libur selama 3 hingga 4 Minggu.

4. Kalender akademik ditetapkan oleh Rektor dengan memperhatikan pertimbangan dari Wakil Rektor, Dekan, dan Ketua Program Studi.

5. Ketentuan yang menyangkut point 1, 2, 3, 4 diatur oleh perguruan tinggi. K. Sistem Kredit Akademik

1. Administrasi akademik dan penyelenggaraan pendidikan tinggi dilaksanakan dengan menerapkan Sistem Kredit Semester (SKS).

(27)

21

2. Sistem Kredit Semester (SKS) merupakan suatu sistem penyelenggaraan pendidikan tinggi di mana beban studi mahasiswa, beban kerja dosen, dan beban penyelenggaraan program lembaga pendidikan dinyatakan dalam sistem kredit semester.

3. Satuan Kredit Semester (SKS) adalah takaran penghargaan terhadap pengalaman belajar yang diperoleh selama satu semester melalui kegiatan kerja 2 per minggu dalam bentuk tulisan atau praktikum atau kerja lapangan, yang diiringi oleh kegiatan terstruktur dan mandiri.

4. Semester adalah satuan waktu kegiatan yang terdiri atas 14 sampai 16 minggu kuliah atau kegiatan terjadwal lainnya termasuk satu sampai dua minggu kegiatan penilaian.

5. Program semester dalam Sistem Kredit Semester (SKS) terdiri atas kegiatan akademik selama satu semester yang berintikan kuliah di kelas, praktikum di laboratorium, kerja lapangan, dan penulisan skripsi yang meliputi kegiatan tatap muka terjadwal, kegiatan akademik terstruktur dan kegiatan akademis mandiri. 6. Program semester yang berintikan kerja lapangan, penulisan skripsi atau yang

sejenis dengan bobot 4 SKS selama satu semester dipakai waktu 4 jam sampai 5 jam setiap minggu atau 75 menit jam di lapangan yang dapat dipadatkan dalam satu bulan penuh masing-masing 3 jam sehari.

L. Proses Pembelajaran

1. Pendidikan tinggi diselenggarakan melalui proses pembelajaran yang mengembangkan kemampuan belajar mandiri pada mahasiswa, terutama dilakukan melalui kuliah sebagai proses belajar mengajar yang meliputi komunikasi langsung atau tidak langsung, praktikum, penyelenggaraan percobaan (praktikum), dan tugas akademik lain.

2. Sebagai kegiatan pendukung kuliah sebagaimana dimaksud pada poin 1 dapat dilakukan dalam bentuk seminar kelas, diskusi, workshop, praktikum, dan kegiatan ilmiah lain.

M. Administrasi Akademik

1. Administrasi akademik diselenggarakan dengan menerapkan Sistem Kredit Semester (SKS).

2. Pelaksanaan ketentuan pada nomor 1 diatur tersendiri dan disesuaikan dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

N. Pendaftaran Ulang Mahasiswa Lama

1. Mahasiswa yang telah menempuh pendidikan tetapi belum menyelesaikan beban studinya berdasarkan kurikulum yang berlaku, wajib mendaftar ulang pada awal tahun akademik menurut jadwal yang ditetapkan.

(28)

22

2. Mahasiswa menurut nomor 1 yang tidak mendaftar ulang tidak berhak atas status mahasiswa aktif dan pelayanan dari perguruan tinggi selama tahun akademik tersebut.

O. Berhenti Studi Sementara Dan Berhenti Studi Tetap 1. Berhenti studi sementara

Mahasiswa yang telah menempuh perkuliahan minimal 2 (dua) semester karena alasan tertentu tidak dapat melanjutkan perkuliahan untuk kurun waktu tertentu, dapat menjalani masa Berhenti Studi Sementara (BSS) atau cuti setelah memenuhi persyaratan.

2. Berhenti studi tetap karena tidak membayar SPP dua semester berturut-turut

Mahasiswa yang tidak membayar SPP selama dua semester berturut-turut dianggap mengundurkan diri dan dinyatakan berhenti studi tetap. Mahasiswa ini akan menerima: a) surat keterangan pernah terdaftar sebagai mahasiswa Universitas Billfath dan b) transkrip akademik selama menjadi mahasiswa Universitas Billfath. Apabila mahasiswa yang telah berhenti studi tetap tersebut ingin melanjutkan studi kembali di Universitas Billfath, maka ia harus mengajukan permohonan yang disetarakan dengan tata cara penerimaan mahasiswa pindahan.

3. Berhenti Studi Tetap Karena Mutasi

Mahasiswa yang telah dikabulkan permohonan mutasinya ke program studi lain di Universitas Billfath dinyatakan berhenti studi tetap dari program studi asal. Rektor mengeluarkan keputusan tentang mahasiswa yang mengundurkan diri karena mutasi. Mahasiswa tersebut akan menerima: a) surat keterangan pernah terdaftar di program studi asal dan b) transkrip akademik di program studi asal.

4. Berhenti Studi Tetap Karena Pindah ke Perguruan Tinggi Lain

Mahasiswa yang ingin pindah atau keluar dari Universitas Billfath harus mengisi formulir permohonan pindah dengan melengkapi lampiran sebagaimana dicantumkan pada formulir tersebut. Formulir tersebut dapat diminta di Biro Akademik. Rektor mengeluarkan keputusan tentang mahasiswa yang mengundurkan diri karena pindah ke perguruan tinggi lain. Mahasiswa tersebut akan menerima: a) surat keterangan pindah dan b) transkrip akademik selama menjadi mahasiswa Universitas Billfath.

5. Berhenti Studi Tetap Karena Evaluasi Studi

Mahasiswa yang tidak memenuhi syarat melanjutkan studi karena evaluasi tudi (evaluasi dua tahun pertama, evaluasi dua tahun kedua, atau evaluasi batas waktu studi) dinyatakan berhenti studi tetap. Mahasiswa tersebut akan menerima: a) surat keterangan pernah terdaftar sebagai mahasiswa Universitas Billfath dan b) transkrip akademik selama menjadi mahasiswa Universitas Billfath.

(29)

23 6. Berhenti Studi Tetap Atas Keinginan Sendiri

Mahasiswa yang karena suatu hal tidak dapat melanjutkan studi dan harus keluar dari Universitas Billfath (misalnya karena bekerja, pindah ke kota lain) dapat mengajukan permohonan BST dengan mengisi formulir yang disediakan di Biro Akademik. Rektor mengeluarkan keputusan tentang mahasiswa yang mengundurkan diri atas permintaan sendiri. Mahasiswa tersebut akan menerima: a) surat keterangan mengundurkan diri dan surat lain yang diperlukan mahasiswa sehubungan dengan statusnya sebagai mahasiswa Universitas Billfath dan b) transkrip akademik selama menjadi mahasiswa Universitas Billfath.

P. Jenis-Jenis Penilaian Hasil Belajar

Penilaian mata kuliah dilakukan dengan cara memberikan nilai akhir yang menunjukkan keberhasilan seorang mahasiswa dalam menempuh suatu mata kuliah dan dinyatakan dengan nilai huruf (NH): A, B+, B, C+, C, D, dan E. NH dihitung berdasarkan Nilai Akhir (NA) mahasiswa untuk setiap mata kuliah. NA adalah gabungan nilai kehadiran, nilai UTS, dan nilai UAS.

Nilai UTS dan UAS termasuk tugas, partisipasi, kuis dan komponen lain sesuai dengan kontrak kuliah antara dosen dengan mahasiswa di awal perkuliahan. Nilai Akhir Semester adalah nilai dengan range 0-100, yang merupakan gabungan nilai kehadiran, nilai UTS, dan nilai UAS. Proporsi nilai dapat dikecualikan pada mata kuliah tertentu tergantung kebutuhan kurikulum dari setiap program studi yang diberlakukan sama bagi semua mahasiswa pada mata kuliah tersebut.

Tabel 1: Konversi NA Menjadi NH, Bobot Nilai, dan Kategori Nilai Huruf Nila Akhir

(NA)

Nilai Huruf

(NH) Bobot Nilai Kategori Nilai Status Nilai

86 – 100 A 4 Istimewa lulus

76 – 85 B+ 3.5 Amat Baik lulus

66 – 75 B 3 Baik lulus

60 – 65 C+ 2.5 Cukup Baik lulus

55 – 60 C 2 Cukup lulus

40 – 49 D 1 Kurang Perbaikan

„< 40 E 0 Gagal Tidak lulus

Bila mahasiswa mengulang suatu mata kuliah yang telah ditempuh sebelumnya dengan NH> C, maka nilai yang diperhitungkan adalah nilai terakhir. Jika nilai sebelumnya adalah NH< C, maka nilai yang diperhitungkan adalah nilai terbaik.

(30)

24 Q. Penilaian Akhir Program Studi

Evaluasi keberhasilan studi seorang mahasiswa ditentukan oleh IPS, IPK dan jumlah sks yang berhasil diselesaikan. Pelaksanaannya dilakukan pada akhir tiap semester, dua tahun pertama, dua tahun kedua, dan pada batas waktu studi.

Evaluasi studi pada akhir semester digunakan untuk menentukan beban studi atau jumlah sks maksimal yang dapat diambil mahasiswa tersebut pada semester berikutnya. Perhitungan.

R. Predikat Kelulusan Program Studi

Lulusan program sarjana Universitas Billfath diberi predikat kelulusan berdasarkan IPK yang diperoleh dan lama masa studi. Predikat kelulusan program sarjana adalah:

Predikat Syarat IPK Syarat Masa Studi Maksimum

Cum laude 3,51 < IPK < 4,00 Masa Studi Normal ditambah 1 tahun

Sangat Memuaskan 3,01 < IPK < 3,50 Memuaskan 2,50 < IPK < 3,00 Cukup 2,00 < IPK < 2,51

Beban studi ini dilakukan berdasarkan IPS atau IPK terbaik dengan ketentuan sebagai berikut:

IPS atau IPK Jumlah SKS maksimal yang dapat diambil

> 3,00 24

2,50 - 2,99 22

2,00 - 2,49 20

1,50 - 1,99 16

< 1,50 14

Evaluasi ini pertama kali dilaksanakan pada akhir semester pertama untuk penentuan beban studi semester kedua. Beban studi semester pertama bagi mahasiswa baru ditentukan sebanyak jumlah SKS yang tercantum dalam program semester pertama atau sebagaimana ditetapkan setiap fakultas.

Evaluasi Batas Waktu Studi

Batas waktu studi adalah rentang waktu maksimum bagi seorang mahasiswa untuk dapat menempuh studi program sarjana di Universitas Billfath. Masa studi normal untuk program sarjana adalah 8 semester sedangkan batas waktu studi

(31)

25

untuk program sarjana adalah 14 semester. Mahasiswa yang belum dapat lulus sampai dengan batas masa studi dinyatakan tidak dapat melanjutkan studi.

S. Sebutan Lulusan

Seorang mahasiswa dinyatakan lulus dari suatu program studi tertentu di Universitas Billfath apabila:

1. berhasil menempuh sejumlah SKS kumulatif (Total SKS) tanpa nilai E sesuai kurikulum yang ditetapkan untuk program studi;

2. memiliki IPK > 2,50;

3. nilai D yang diperoleh maksimal 20% dari total SKS;

4. memperoleh nilai minimal B untuk Pendidikan Pancasila, Kewarganegaraan dan pendidikan Agama Islam;

5. telah ikut dan lulus kegiatan inisiasi dan program pengembangan lainnya yang diatur tersendiri melalui keputusan rektor;

6. menghasilkan 1 (satu) artikel ilmiah yang dibuktikan dengan surat keterangan dari dosen pembimbing atau bukti publikasi jika telah dipublikasikan;

7. memenuhi ketentuan akademik lain yang ditetapkan secara spesifik pada fakultas/jurusan/program studi.

T. Wisuda Lulusan

1. Pada akhir penyelenggaraan program pendidikan diadakan wisuda sebagai upacara akademik yang diselenggarakan untuk pelantikan, pengukuran dan pelepasan lulusan yang dilaksanakan dalam satu sidang terbuka senat Universitas billfath. 2. Wisuda diselenggarakan sekurang-kurangnya 1 kali dalam 1 semester akademik,

diikuti oleh lulusan yang telah memenuhi persyaratan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

3. Untuk pelaksanaan wisuda dibentuk panitia wisuda yang bertugas mempersiapkan dan melaksanakan wisuda.

4. Acara wisuda disusun dalam ketentuan protokoler yang ditetapkan oleh panitia wisuda.

5. Lulusan yang tidak atau belum mengikuti wisuda tidak diberikan ijazah sampai yang bersangkutan mengikuti wisuda yang diselenggarakan oleh Universitas Billfath pada periode berikutnya, kecuali bila lulusan yang bersangkutan meninggal dunia.

6. Jabaran ketentuan tentang penilaian ujian dan penilai penilaian akhir program studi, yudisium dan predikat kelulusan program studi diatur dalam peraturan akademik.

(32)

26 U. Dies Natalis

1. Dies Natalis jatuh pada tanggal 23 September setiap tahunnya.

2. Pelaksanaan Dies Natalis diperingati melalui upacara/kegiatan khusus, dapat

dilakukan secara terpisah atau bersamaan dengan kegiatan lainnya ditingkat institusi atau program studi.

V. Penelitian Dan Pengabdian Kepada Masyarakat

1. Penelitian dilakukan oleh dosen, mahasiswa dan atau dosen bersama mahasiswa baik secara perorangan maupun kelompok.

2. Pengabdian kepada masyarakat dilakukan oleh dosen dan/atau dosen bersama mahasiswa baik secara perorangan maupun kelompok.

(33)

27 BAB III

PENYUSUNAN MATERI KULIAH DAN MONITORING PERKULIAHAN A. Penyusunan Materi Kuliah

1. Materi kuliah disusun dalam rangka mencapai kompetensi lulusan yang ditergetkan;

2. Penyusunan materi dilakukan oleh dosen pengampu mata kuliah bersama dengan dosen penanggungjawab mata kuliah dengan memperhatikan:

1) Masukan mahasiswa

2) Masukan dari dosen lain yang serumpun 3) Masukan dari stakeholders

3. Pokok-pokok bahasan dan sub pokok bahasan dituangkan dalam RPS, RPP. Dan buku ajar

4. Materi perkuliahan setiap semester dilakukan peninjauan oleh team teaching B. TEAM TEACHING

Team teaching adalah kelompok keahlian dosen (KKD) yang dikelompokkan berdasarkan kompetensi dosen dan kurikulum program studi. Pengelompokan team teaching diatur/dibentuk oleh Ketua Program Studi dan diajukan ke Dekan/Wakil Dekan serta disetujui oleh Wakil Rektor 1 melalui SK Wakil Rektor. Team teaching terdiri dari satu orang koordinator KKD dan minimal 2 orang anggota. Team teaching bertugas:

1) Menyusun RPS, RPP, dan kontrak kuliah 2) Menyusu modul dan buku ajar

3) Meninjauan dan merubah modul dan buku ajar C. Mekanisme Monitoring Perkuliahan

1. Kehadiran doosen dan mahasiswa

1) Dosen melakukan pengisian daftar hadir pada buku kehadiran yang telah disediakan di fakultas masing-masing

2) Dosen mengisi daftar hadir mengajar pada buku kehadiran sebagai bukti bahwa telah melaksanakan tugas mengajar

2. Form kartu daftar hadir mahasiswa yang berisi: nama mahasiswa, tanda tangan mahasiswa, dan paraf dosen

3. Akhir perkuliahan, dosen memberikan bahan belajar bagi mahasiswa

4. Setelah perkuliahan berakhir, dosen mengisi form kehadiran yang berisi: nama dosen, nama mata kuliah, pertemuan ke, materi kuliah, dan tanda tangan dosen yang bersangkutan.

5. TU fakultas mendata kehadiran dosen, mahasiswa, serta materi perkuliahan dan ketepatan kehadiran dosen lalu setiap akhir pekan menyerahkan ke BAAK

(34)

28

6. BAAK membuat rekapan dari seluruh fakultas untuk selanjutnya dibuatkan laporan mingguan tentang kehadiran dan kedisiplinan dosen.

D. Monitoring Perkuliahan

1. Pengawasan terhadap RPS, RPP, dan Kontrak Kuliah

Pengawasan terhadap pelaksanaan RPS, RPP, dan Kontrak Kuliah pada kegiatan belajar mengajar dilakukan dengan:

1) Menyamakan RPS, RPP, dan Kontrak Kuliah dengan membentuk tim penyusun serta menugaskan seorang coordinator KKD bersama rekan-rekan serumpun.

2) Mensosialisasikan dan menetapkan keharusan menggunakan RPS, RPP, dan Kontrak Kuliah yang telah disusun.

3) Program Studi memberikan Berita Acara Meengajar untuk setiap mata kuliah pada setiap semester yang berisi kolom urutan, tanggal pertemuan, materi dan sub materi yang diajarkan, yang harus diisi dan ditandatangani oleh dosen yang bersangkutan.

2. Pengawasan tehadap kinerja dosen

Pengawasan terhadap kinerja dosen dilakukan dengan berbagai cara, yaitu;

1) Diawal penerimaan dosen, tim kepegawaian telah menyediakan peraturan dank ode etik dosen untuk dilihat dan disepakati oleh dosen yang bersangkutan.

2) Membuat daftar hadir dosen yang ditempatkan pada fakultas masing-masing dan dijadikan acuan untuk pemberian insentif transportasi bagi dosen

3) Mewajibkan dosen untuk:

a. Menyampaikan RPS, RPP, dan Kontrak Kuliah di depan kelas setiap awal semester

b. Menyampaikan unsur penilaian kepada mahasiswa di awal semester c. Mengarahkan mahasiswa agar dapat mematuhi aturan perkuliahan

d. Mempersiapkan, menguasai, dan menyampaikan materi dengan professional

e. Hadir 5 (lima) menit sebelum perkuliahan

f. Membuat artikel ilmiah 1 (satu) artikel setiap semester g. Mengisi berita acara mengajar

h. Mengajar dengan berpakaian rapai dan sopan

4) Ketua Program Studi memeriksa setiap berita acara yang telah diisi oleh dosen untuk memastika apakah dosen mengajar sesuai RPS dan RPP serta memunculkan jumlah pertemuan mengajar sesuai kalender akademik

5) Untuk mengendalikan/mengawasi proses belajar mengajar, setiap menjelang akhir semester memberikan angket yang berisikan tentang ketepatan jam masuk, materi yang diajarkan, kualitas materi, sarana pengajaran. Hasil angket dijadikan dasar penilaian kinerja dosen.

(35)

29

6) Memberikan sanksi kepada dosen yang melakukan kesalahan atau ketidakdisiplinan berupa:

a. Mengingatkan dosen yang indisipliner

b. Memberikan surat peringatan 1, 2, dan 3 kepada dosen yang melakukan kesalahan yang lebih berat

c. Mengurangi jam mengajar dosen yang memiliki kinerja yang kurang d. Menonaktifkan dosen yang melakukan kesalahan yang fatal dan berulang 3. Pengawas terhadap disiplin mahasiswa

Usaha yang dilakukan Program Studi untuk mencapai tingkat kedisiplinan yang tinggi dari mahasiswa adalah:

1) Membuat kontrak atau perjanjian dengan mahasiswa untuk menaati segala peraturan dari tata tertib di awal perkuliahan.

2) Tidak mengijinkan mahasiswa yang telambat lebih dari 20 menit masuk kelas. 3) Tidak mengijinkan mahasiswa yang jumlah absennya melebihi 3 kali.

pertemuan untuk mengikuti ujian tengah semester dan ujian akhir semester. 4. Pengawasan pembuatan soal ujian

Sosialisasi pembuatan soal dilaksanakan 1 bulan sebelum pelaksanaan ujian yang pengumpulannya 2 minggu sebelum ujian dilaksanakan, agar pelaksanaan ujian dapat dilaksanakan dengan tepat waktu. Ketua Program Studi mengevaluasi soal ujian yang dibuat dosen apakah telah sesuai dengan RPS dan RPP yang telah disepakati, jika belum, maka dosen bersangkutan diminta untuk memperbaikinya. 5. Pengawasan pelaksanaan ujian

Sebelum pelaksanaan ujian, seluruh dosen diwajibkan untuk mencukupkan pertemuan sesuai dengan RPS dan RPP. Di samping itu, dalam proses perkuliahan selama satu semester setiap dosen wajib memberikan kuis dan tugas masing-masing minimal 2 kali. Pada saat ujian, pegawai TU fakultas mengecek kartu ujian seluruh mahasiswa untuk menyaring mahasiswa yang dizinkan ataupun ditolak mengikuti ujian.

6. Standarisasi nilai mahasiswa

Dalam standarisasi nilai mahasiswa, maka Universitas Billfath menetapkan nilai baku, yaitu:

Nila Akhir (NA)

Nilai Huruf

(NH) Bobot Nilai Kategori Nilai Status Nilai

86 – 100 A 4 Istimewa Lulus

76 – 85 B+ 3.5 Amat Baik Lulus

66 – 75 B 3 Baik Lulus

60 – 65 C+ 2.5 Cukup Baik Lulus

55 – 59 C 2 Cukup Lulus

40 – 49 D 1 Kurang Perbaikan

(36)

30

Di mana nilai baku tersebut diperoleh dari hasil penjumlahan nilai keaktifan, tugas mandiri, tugas terstruktur, ujian tengah semester, dan ujian akhir semester dengan ketentuan yang telah ditetapkan oleh dosen bersama mahasiswa dalam kontrak kuliah. Contoh: Keaktifan : 25 % Tugas Mandiri : 20 % Tugas Terstruktur : 15 % UTS : 20 % UAS : 20 % NA = (25% x K) + (20%xTM) + (15%xTT) + (20%xUTS) + (20%xUAS) Keterangan: NA = Nilai Akhir K = Keaktifan

(jika aktif 14, maka 100) (jika aktif 13, maka 90) (jika aktif 12, maka 80) (jika aktif 11, maka 70) 7. Pembimbingan mahasiswa

Pengawasan pembimbingan mahasiswa dibagi dalam beberapa kategori 1) Pembimbingan proses belajar mengajar

(a) Pada awal semester, mahasiswa dibimbing untuk melakukan pengisian KRS dan melakukan wawancara singkat terkait kekampuan mahasiswa dengan beban SKS yang diambil.

(b) Pada tengah semester, mahasiswa dibimbing untuk menyiapkan keperluan ujian tengah semester, terkait pulan dengan biaya kuliah serta masalah perkuliahan

(c) Pada akhir semester, mahasiswa dibimbing untuk menyiapkan diri menghadapi ujian akhir semester serta menyelesaikan segala tugas kuliah 2) Selama proses belajar mengajar

Proses belajar mengajar dan prosedur penanganan keluhan mahasiswa dimonitoring oleh Dosen Penasihat Akademik.

3) Pembimbingan sebelum kerja praktek dan skripsi

(a) Pencarian dan pelaksanaan kuliah praktek lapangan dan praktek pengalaman lapangan ditangani oleh coordinator PKL dan PPL.

(37)

31 BAB IV

SARANA DAN PRASARANA A. Sarana dan Prasarana

Ketersediaan sarana pendukung proses pembelajaran maupun sarana penunjang kegiatan lainnya di Universitas Billfath sudah cukup memadai, dalam artian jumlahnya cukup memenuhi kebutuhan proses pembelajaran maupun kegiatan lainnya. Secara umum ketersedian sumberdaya sarana yang ada di Universitas Billfath disediakan berdasarkan kebutuhan pelaksanaan Tridharma Perguruan Tinggi yang berpedoman pada standar saran dan prasarana.

Prasarana yang ada di Universitas Billfath telah memenuhi syarat mutu yang ditetapkan BAN PT dari segi kepemilikan, gedung-gedung maupun prasarana lain berstatus milik sendiri (miliki Yayasan sebagai badan hukum penyelenggara Universitas Billfath). Ketersedian prasarana untuk mendukung kegiatan pembelajaran diadakan secara khusus, dengan memperhatikan:

1. Kecukupan ruang perkuliahan dan administrasi

2. Perpustakaan dengan informasi baik dalam bentuk hard copy maupun elektronik 3. Laboratorium

Untuk kebutuhan proses belajar mengajar, jumlah prasarana dinilai cukup memadai. Namun demikian, dari segi ruang akan kurang ke depannya, mengingat jumlah mahasiswa serta angkatan akan terus bertambah. Oleh karena itu, Universitas Billfath saat ini sedang berupaya untuk membangun gedung baru di Jalan Lintas Lamongan-Babat.

B. Fasilitas Program Studi

Untuk mendukung proses pembelajaran setiap program studi telah memiliki laboratorium sebagai pendukung. Adapaun fasilitas yang dimiliki oleh program studi, yaitu a. Laboratorium komputer b. Laboratorium bahasa c. Laboratorium microteaching d. Laboratorium kimia e. Laboratorium biologi f. Bengkel g. Perpustakaan digital h. E-journal i. Blog dosen

(38)

32 BAB V

PERATURAN AKADEMIK A. Hak Mahasiswa

1. Mahasiswa berhak memperoleh pengajaran dan layanan akademik serta mengikuti kegiatan sesuai dengan bidang minat bakat, kegemaran dan kemampuan.

2. Mahasiswa dapat memanfaatkan fasilitas yang ada dalam rangka kelancaran proses belajar sesuai dengan keadaan.

3. Mahasiswa mendapat bimbingan dan memperoleh layanan informasi berkaitan dengan program studi yang diikuti.

B. Kewajiban Mahasiswa

1. Mahasiswa dianjurkan untuk ikut berpartisipasi dalam kegiatan organisasi kemahasiswaan sesuai dengan peraturan yang berlaku.

2. Mahasiswa berkewajiban ikut menanggung biaya penyelenggaraan pendidikan sesuai dengan peraturan yang berlaku.

3. Mahasiswa berkewajiban mematuhi segala peraturan/ketentuan yang berlaku dan menjunjung tinggi serta menjaga nama baik almamater.

4. Mahasiswa pada awal semester wajib melakukan registrasi, pembimbingan KRS atau mengajukan cuti sementara, menurut peraturan yang berlaku.

5. Mahasiswa diwajibkan memiliki dan membawa Kartu Mahasiswa dalam mengikuti setiap kegiatan kurikuler/ekstra-kurikuler yang dilaksanakan baik di dalam maupun di luar kampus.

6. Mahasiswa diwajibkan berpakaian rapi dan sopan dengan memperhatikan norma-norma kesusilaan dalam mengikuti setiap kegiatan kurikuler/ekstra-kurikuler yang dilaksanakan baik di dalam maupun di luar kampus.

7. Mahasiswa wajib menghormati pimpinan Universitas/Fakultas, Dosen dan Karyawan serta menghargai sesama mahasiswa.

8. Mahasiswa wajib menjaga kerapian dan kebersihan lingkungan Kampus Universitas Billfath.

Mahasiswa yang nyata-nyata melanggar ketentuan-ketentuan di atas, dapat ditegur secara lisan maupun tulisan dan bisa dikenakan:

a. Sanksi administratif b. Skorsing

(39)

33 C. Tata Kesopanan Mahasiswa

Untuk mengembangkan diri kea rah terciptanya suasana kekeluarga antar sivitas akademika, maka diperlukan sikap untuk saling menghargai dan membantu dalam mewujudkan kepentingan bersama dengan menjunjung tinggi nilai-nilai intelektualitas. Setiap mahasiswa Universitas Billfath wajib:

1. Menyelesaikan administrasi akademik.

2. Menjunjung tinggi nama baik Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia Universitas Billfath

3. Menghormati dosen, karyawan, sesama mahasiswa, dan orang lain.

4. Menghormati dan menaati peraturan yang diberlakukan oleh Program Studi maupun Fakultas baik di dalam kampus maupun di masyarakat.

5. Menjaga kebersihan dan keindahan lingkungan Program Studi.

D. Pergaulan Dan Tingkah Laku

Melakukan pergaulan yang wajar antar mahasiswa dan mahasiswa dengan tetap menghormati nilai-nilai kesopnana dan kesusilaan serta bertanggungjawab atas akibat perilakunya. Berkembangnya sikap tersebut merupakan salah satu ciri intelektualitas mahasiswa. Ciri utama sikap intelektualitas adalah senantiasa mendahulukan komprehensif dalam menanggapi permasalahan.

Mahasiswa juga harus memiliki tingkah laku:

1. Mendukung suasana yang kondusif serta mendukung kelancaran kegiatan akademik dan non-akademik.

2. Menciptakan iklim yang baik guna pengembangan kepribadian mahasiswa. 3. Berpakaian pantas, sopan, dan rapi sesuai dengan kegiatan yang diikuti. 4. Membawakan diri secara sopan di dalam maupun di luar kampus. 5. Mahasiswa wajib proaktif dalam proses perkuliahan.

E. Peraturan Akademik 1. Batas masa studi

Masa studi ditetapkan

Batas studi untuk Program Strata 1 (S-1) adalah maksimal 8 (delapan) tahun atau 16 (enam belas) semester

2. Cuti studi

1) Persyaratan Cuti Studi:

a. Terdaftar sebagai mahasiswa pada semester sebelumnya dan telah memenuhi kewajiban administrasi dan keuangan serta tidak mempunyai tanggungan kewajiban pada perpustakaan dan laboratorium.

Gambar

Tabel 1: Konversi NA Menjadi NH, Bobot Nilai, dan Kategori Nilai Huruf   Nila Akhir

Referensi

Dokumen terkait

(1) Dalam hal seorang calon doktor tidak dapat memenuhi ketentuan pasal 24, maka masa studi calon doktor tersebut dapat diusulkan untuk diperpanjang oleh Direktur untuk

Honorarium Tenaga Pengajar/Dosen sebagaimana pada diktum kesatu di atas dibayarkan sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan; Apabila dikemudian hari tenyata terdapat

a) Program kewirausahaan mahasiswa hendaknya disusun pada tingkat perguruan tinggi, dengan menyusun silabus kegiatan wirausaha yang dapat memenuhi 20 SKS/semester

- Daftar Informasi Publik Sekretariat PPID Sekretariat PPID Februari 2020, Rektorat Unpad Softcopy dan hardcopy Sesuai dengan retensi arsip yang berlaku - Daftar Informasi

Keputusan Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia Nomor 732/KPT/I/2018 tentang Izin Penyatuan dan Perubahan Bentuk Beberapa Perguruan Tinggi

Keputusan Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia Nomor 732/KPT/I/2018 tentang Izin Penyatuan dan Perubahan Bentuk Beberapa Perguruan Tinggi

Keputusan ini berlaku terhitung mulai tanggal ditetapkan sampai dengan berlakunya Keputusan Menteri yang mengatur Organisasi dan Tata Kerja Unhas yang barn dengan ketentuan, bahwa

Keputusan Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia Nomor 732/KPT/I/2018 tentang Izin Penyatuan dan Perubahan Bentuk Beberapa Perguruan Tinggi