• Tidak ada hasil yang ditemukan

Analisis konsumsi energi protokol epidemic dan spray and wait di jaringan opportunistic

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Analisis konsumsi energi protokol epidemic dan spray and wait di jaringan opportunistic"

Copied!
71
0
0

Teks penuh

Loading

Gambar

Gambar  2.3 Fase Spray And Wait Binary mode
Gambar  2.4 Fase Spray And Wait Source mode
Table 3.1 Parameter Utama
Table 3.6 Penambahan Time To Live (TTL)
+7

Referensi

Dokumen terkait

Dari hasil penelitian ini setelah membandingkan beberapa kondisi skenario, Spray And Focus dengan pendekatan Frequency Encounter Transitivity berhasil meningkatkan kinerja pada

Skenario pada penelitian ini semua node dapat berperan sebagai publisher, subscriber maupun relay. Pemilihan pubsliher maupun subscriber akan dipilih secara acak,

Dari hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa pada skenario pertama Delivery Probabilitas tertinggi ada pada Mobilitas Open Shortest Path , hal ini dikarenakan Mobilitas

Nilai overhead ratio dalam penambahan buffer juga menjadi lebih baik, karena copy pesan lebih banyak ditampung dalam buffer, sehingga setiap node dapat memiliki copy

Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa protokol routing PA-AOMDV memiliki konsumsi energi yang lebih rendah dibandingkan dengan AOMDV standar pada skenario jumlah node 50 dan

Penambahan Lcopies dan Density Tabel 19 Lcopies dan density; delivery probability Delivery Probability Map Based Movement Shortest Path Map Based Movement 0,5983 0,9402