• Tidak ada hasil yang ditemukan

PEMBARUAN DATABASE SEKOLAH-SEKOLAH ANGGOTA PERSETIA FORM A

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "PEMBARUAN DATABASE SEKOLAH-SEKOLAH ANGGOTA PERSETIA FORM A"

Copied!
10
0
0

Teks penuh

(1)

Nama Sekolah : SEKOLAH TINGGI TEOLOGI BNKP SUNDERMANN Berdiri sejak tahun : 1999

Narasi singkat :

Berita Injil di Nias telah ada sejak 27 Sepetember 1865 yang kemudian dilembagakan menjadi BANUA NIHA KERISO PROTESTAN (BNKP). BNKP telah lama berupaya melakukan kegiatan kemandirian di bidang Teologi, Daya dan Dana. Salah satu bentuk pengembangan bidang Teologi dan Sumber daya adalah melalui pendidikan formal, baik sekolah umum (sekolah zending yang dibuka seiring dengan pembukaan pos pelayanan para missionaris), maupun pembinaan para pelayan: Guru jemaat dan Pendeta.

Dalam konsep Three-Self (Self propagading, Self-governing and Self-supporting), setelah kekristenan di Nias mulai bertumbuh, maka pada tahun 1906 dilatih seorang pendeta, dan dilanjutkan dengan membuka “Pendidikan Sinenge” yang telah dimulai pada tahun 1914 dan “Sekolah pendeta” yang dimulai pada tahun 1906 dan secara berkesinambungan mulai tahun 1914. Kedua program tersebut mengambil tempat di Seminari Ombolata. Program ini merupakan upaya untuk memenuhi tenaga pelayan, terutama di daerah yang belum dijangkau oleh Berita Injil, dan dalam rangka menggembalakan jemaat-jemaat yang telah tumbuh. Program ini berhenti pada waktu terjadi Perang Dunia Kedua.

Pada masa “Muratori”, gereja BNKP terpaksa menempat para pelayan, yakni para calon pendeta yang telah mengikuti pendidikan di Pearaja, tetapi kembali ke Nias pada masa perang. Kepada mereka diberi pendidikan lanjutan yang dibina oleh para Pendeta BNKP (Ono Niha), dan kemudian mereka ditahbiskan menjadi pendeta. Pola kursus kita merupakan strategi yang ditempuh pada waktu muratori.

Setelah memasuki era baru (tahun 1950-an), yakni gereja-gereja lokal tetap tumbuh atas kepempimpinan pelayan setempat telah memiliki hubungan kembali dengan badan zending, namun dalam pola “ibu/bapak – anak”. Artinya badan zending dari Eropa tetap berfungsi sebagai penasehat, pembina dan penopang gereja yang sedang berjuang untuk mandiri. Pada masa ini, tenaga kependetaan di BNKP dilaksanakan di luar Nias. BNKP mengutus para calon pelayannya untuk studi di STT-HKBP, STT Jakarta, UKDW, UKSW, UKIM, UKIT dan Ujung Padang. Hal ini berlanjut hingga tahun 1980-an. Setelah itu, latar-belakang pendidikan para pendeta di BNKP beragam atau yang dikenal dengan istilah “Pelangi”, sebab tidak lagi hanya diutus ke STT yang bergabung dalam wadah DGI/PGI, melainkan juga telah mengutus dan menerima lulusan sekolah-sekolah Injili, bahkan terakhir ini bercorak kharismatik.

(2)

Namun demikian, kebutuhan tenaga pendeta di BNKP terus berkekurangan. Hal ini disebabkan karena: (1) Ada yang sudah lulus bahkan telah menjali vikar dan ditahbiskan menjadi pendeta, tetapi meninggalkan BNKP dan bekerja di lembaga pemerintah atapun swasta. (2) Ada yang sudah lulus teologi, tetapi tidak mau kembali ke Nias, karena kondisi yang sulit. Bertolak dari kebutuhan tersebut, maka BNKP mulai mengembangkan program pendidikan para pelayan, sbb:

(1) Pada tahun 1982 BNKP membuka Program Khusus Pendidikan Pelayanan (PKPP) untuk mempersiapkan tenaga pendeta di BNKP. Program ini hanya untuk satu kali angkatan, sebanyak 21 orang.

(2) Tahun 1987 – 1997 dibuka Pendidikan Kader Guru Jemaat dan kemudian bernama Pendidikan Guru Jemaat (PGJ).

(3) Tetapi seiring dengan perkembangan jaman, warga jemaat mulai meminta agar yang ditempatkan kepada mereka adalah Pendeta dan jangan hanya Guru Jemaat. Oleh karena itu, maka pada tahun 1998/1999 dibuka sekolah pendeta dengan nama Sekolah Teologia BNKP, disingkat STB. Umumnya mahasiswanya dari lulusan PKGJ atau PGJ. Namun, setelah dilakukan pengkajian dengan seksama, maka disepakati agar program yang dibuka adalah Sekolah Tinggi Teologi. Pada tahun 1999 ditingkatkan status STB menjadi Sekolah Tinggi Teologia BNKP Sundermann, disingkat STT-BNKP Sundermann, dengan mengembangkan dua jurusan, yakni: (1) Pendidikan Pendeta Program S1 dan (2) Pendidikan Agama Kristen (PAK) Program S1. Program ini dilaksanakan atas izin prinsip dari Ditjend Bimas Kristen Departemen Agama Republik Indonesia, selanjutnya STT BNKP Sundermann terus berupaya meningkatkan mutu sehingga status Terdaftar menjadi Diakui dan kemudian pada tahun 2012 ke dua program Studi baik Prodi S1 Teologi dan S1 PAK STT BNKP Sundermann terakreditasi oleh Badan Akrediatsi Nasional Perguruan Tinggi (BAN PT). Dari ke dua program studi tersebut STT BNKP juga membuka program S2 PAK dengan ijin penyelengara dari Ditjen BIMAS Kristen Kementerian Agama RI. Dalam rangka meningkatkan mutu dan kualitas sesuai peraturan pemerintah yang ada, maka STT BNKP Sundermann telah mengajukan borang akreditasi Institusi dan Borang Akreditasi Prodi S2 PAK pada bulan Agustus 2014 yang lalu dan sedang menunggu visitasi dari BAN PT untuk akreditasi Institusi dan Prodi S2 PAK dengan harapan dapat terakreditasi pada tahun 2015.

(3)

LATAR BELAKANG PENDIRIAN STT-BNKP SUNDERMANN

(1) Landasan Teologis

Bahwa dalam rangka menyatakan Injil tentang berita kesukaan mengenai pertobatan dan pembaharuan yang tersedia bagi manusia (Mark. 1:15), untuk kebebasan, keadilan, kebenaran dan kesejahteraan yang dikehendaki Tuhan untuk dunia (Luk. 4:18-21) serta kekuatan Allah yang menyelamatkan (Rm. 1:16), maka perlu mempersiapkan para pekerja yang siap diutus dan melayani di dalam dunia guna memperlengkapi orang-orang kudus bagi pekerjaan pelayanan dan pembagunan tubuh Kristus (Ef. 4:11-16).

Bahwa untuk mengimplementasikan pembangunan tubuh Kristus menuju kedewasaan iman, maka merupakan hal yang urgen meyelenggarakan pendidikan sebagai proses pencerdasan dan persiapan para pelayan yang beriman, berkualitas, mandiri, kreatif, inofatif dan siap diutus melayani ke dalam dunia.

(2) Tuntutan Kebutuhan

Bahwa untuk peningkatan pelayanan kepada warga Jemaat, dibutuhkan tenaga pendeta yang memadai dari segi jumlah serta berkualitas dan beriman, yang dapat melayani mulai dari Aras Sinodal, Ressort, Distrik, jemaat dan unit pelayanan. Bila kita melihat data BNKP, yakni: ada 7 Ressort, 102 Distrik dan 901 jemaat dan jumlah warga Jemaat adalah 348.689 jiwa.

Bila dibandingkan pelayanan di BNKP, juga kebutuhan tenaga pelayan Pendeta di Gereja-gereja Anggota PGI di Nias, yakni Gereja AMIN, AFY, ONKP dan gereja Protestan lainnya di Kabupaten Nias. Pada pihak lain, untuk pendidikan keagamaan Kristen di Sekolah-sekolah juga sangat lamban karena kekurangan tenaga guru Agama, terlebih lulusan Perguruan Tinggi, baik program profesional (Diploma) maupun strata satu.

Mengatasi pergumulan tersebut maka timbul gagasan dan pemikiran baru untuk menyiapkan dan memberdayakan tenaga pelayanan yang dimulai dari Aras Jemaat sebagai basis pelayanan yang terendah di BNKP, maka pada tahun 1987 didirikan Pendidikan Kader Guru jemaat, kemudian berkembang dan ditingkatkan menajdi Pendidikan Guru jemaat sejak tahun 1997, setelah kebutuhan Guru jemaat hampir tertutupi/tersedia maka Pendidikan Guru Jemaat ini dikembangkan menjadi Pendidikan Pendeta Program strata Satu (S-1) serta membuka Program Pendidikan Agama kristen (PAK), baik Diploma maupun S1, serta untuk meningkatkan pengetahuan dan jenjang pendidikan para Guru Agama yang menjadi Pengawai Negeri, melalui program khusus yang dipercayakan oleh Dirjend Bimas Kristen-Jakarta, yakni Program Extension.

(3) Menuju kemandirian

Bahwa untuk peningkatan pelayanan dan kesaksian gereja-gereja di Kepulauan Nias dan Indonesia pada umumnya-menuju kemandirian Teologi, Daya, dan Dana, maka dipandang perlu menyelenggarakan pendidikan Tinggi Teologi di Gunungsitoli. Penyelenggaran Pendidikan Tinggi Teologi dimaksud, juga salah satu wujud peran serta gereja dalam pembangunan nasional sebagai pengamalan Pancasila.

(4)

Bahwa Pendidikan Tinggi Teologi dimaksud didirikan oleh Banua Niha Keriso Protestan (BNKP) dan didukung oleh gereja AMIN, ONKP dan AFY- dengan nama Sekolah Tinggi teologi BNKP Sundermann, disingkat STT BNKP Sundemann. Maka dengan memohon hikmat dari Allah, di dalam Yesus kristus dan persekutuan dengan Roh kudus, STT BNKP sundermann mengemban amanah serta kewajiban mempersiapkan para pelayan dengan menerapkan Tri-Darma Pergguruan Tinggi guna pencapaian prinsip Tinggi Ilmu, Tinggi Iman dan Tinggi Pengabdian.

A.1.Gereja-gereja pendukung

No Nama Gereja dan Sinode Alamat Sinode Keterangan

(tahun mulai mendukung)

1 ORAHUA NIHA KERISO PROTESTAN (ONKP)

Tugala Lahõmi, Kab. Nias Barat Tahun 2000 2 GEREJA ANGOWULOA MASEHI

INDONESIA NIAS (Gereja AMIN) Jl. Gereja AMIN No. 48 Tetehosi I Kec. Gunungsitoli Idanoi, Kota Gunungsitoli

Tahun 2001 3 GEREJA ANGOWULOA FA’AWOSA

KHO YESU (Gereja AFY) Hilibadalu, Kab. Nias Tahun 2001

A.2. Status Akreditasi

1. Prodi S1 Teologi Kependetaan

Akreditasi pertama berdiri : A / B / C (lingkari huruf) Akreditasi terakhir : A / B / C (lingkari huruf)

2. Prodi S1 Pendidikan Agama Kristen

Akreditasi pertama berdiri : A / B / C (lingkari huruf) Akreditasi terakhir : A / B / C (lingkari huruf)

A.3. Prodi Nama Program Studi Jumlah Mahasiswa Tahun

Pembukaan Akreditasi Visi dan Misi

Prodi S1 Teologi Kependetaan

116 1998 B Visi:

Terciptanya tenaga pelayan yang transformatif dan kontekstual Misi:

 Menyelenggarakan pendidikan yang menghasilkan tenaga pelayan yang beriman dan kreatif dan menjadi agen pembaharu melalui kegiatan pengajaran, pengkajian, pengabdian dan pembinaan yang siap melayani di

(5)

kota dan di desa

 Mengembangkan aktifitas akademik yang aktual dan kontekstual yang dilakukan dalam bentuk penelitian teologi dengan bertolak dari kondisi kepulauan Nias dan

mempertimbangkan konteks ke-Indonesiaan serta konteks global

Mengembangkan keaktifan dan kreatifitas civitas akademika STT BNKP Sundermann dalam

pembangunan gereja dan masyarakat Prodi S1

Pendidikan Agama Kristen

111 1999 C Visi:

Terwujudnya Program Studi PAK STT BNKP Sundermann yang mampu mengembangkan Pendidikan Agama Kristen yang kontekstual dan

menghasilkan sumber daya manusia pendidik/guru agama Kristen yang memiliki kompetensi sebagai agen pembaharu di sekolah, gereja dan masyarakat

Misi:

 Menyelenggarakan proses pembelajaran Pendidikan Agama Kristen yang berwawasan oikumenis secara khusus dalam konteks kepulauan Nias (lokal) Indonesia (Nasional) dan dunia secara umum  Mengkaji nilai-nilai kearifan lokal

dalam pengembangan PAK yang kontekstual

 Melakukan penelitian untuk mencapai pemahaman yang memadai mengenai peran, kehadiran, makna dan arah perkembangan Ilmu Pendidikan Agama Kristen di tengah-tengah masyarakat

 Mempersiapkan lulusan yang mampu mengabdi sebagai tenaga pendidik PAK profesional baik di sekolah, gereja maupun masyarakat Indonesia dan dunia yang majemuk.

(6)

A.4. Dosen biasa

No Nama Dosen Latar Belakang Pendidikan

Karya yang Dihasilkan (mis. Judul disertasi/buku) Foto Terakhir 1. Pdt. Alokasih Gulo, S.Th, M.Si  S1 di STT BNKP Sundermann Lulus tahun 2004  S2 di Universitas Kristen

Satya Wacana, Salatiga Lulus tahun 2012 2. Pdt. Yunelis Ndraha, M.Th  S1 di Universitas Kristen Indonesia Maluku Lulus Tahun 1998  S2 di Universitas Kristen Duta Wacana Lulus tahun 2008 3. Pdt. Elvilina Hulu, M.Th  S1 di STT Huria Kristen Batak Protestan, Siantar Lulus Tahun 1996  S2 di STT Jakarta Lulus Tahun 2009 4. Pdt. Nurcahaya Gea, M.Th  S1 di STT Jakarta Lulus Tahun 1990  S2 di STT Jakarta Lulus Tahun 2009 5. Pdt. Otoriteit Dachi, S.Th, M.Si  S1 di Universitas Kristen Indonesia Maluku Lulus Tahun 1991  S2 di Universitas Kristen

Satya Wacana Salatiga Lulus Tahun 2004 6. Pdt. Tuhoni

Telaumbanua, M.Si, Ph.D

 S1 di STT Huria Kristen Batak Protestan, Siantar Lulus Tahun 1988  S2 di Universitas Kristen

Satya Wacana Salatiga Lulus Tahun 1995

 S3 di Universiteit Utrecht Lulus Tahun 2007

Disertasi:

Cross and Adu: A Socio-Historical Study on the Encounter Between Christianity and the Indigenous Culture on Nias and the Batu Islands, Indonesia (1865-1965)

(7)

7. Pdt. Dorkas Orienti Daeli, M.Th  S1 di STT Jakarta Lulus Tahun 1997  S2 di STT Abdi Sabda Lulus Tahun 2007 8. Pdt. Fotani Ziliwu, S.Th, M.A  S1 di STT BNKP Sundermann Lulus Tahun 2007  S2 di Lutheran Theological Seminary, Hongkong Lulus Tahun 2012 9. Pdt. Dr. Dien Sumiyatiningsih, GD.Th, MA (Dosen Ahli)  S1 di Universitas Kristen Satya Wacana, Salatiga Lulus Tahun 1979; Ridley Theological College, University of Melbourne, Australia Lulus Tahun 1982  S2 di Union Theological

Seminary & Presbyterian School of Christian Education (PSCE), Richmond, Virginia, USA Lulus Tahun 1998  S3 di Universitas Negeri Semarang Lulus Tahun 2011 10. Pdt. Dr. Nieke Atmadja  S1 di STT Jakarta Lulus tahun 1970  S2 di SEAGST Lulus tahun 1974  S3 di Academia

Theologica Cui Nomen ‘de Johannes Calvijn-Stichting’, Protestansse Theologische Universiteit, Kampen, Nederland Lulus tahun 1989 Disertasi/buku: Dialog dan Edukasi

11. Pdt. Gustav Gabriel Harefa, M.Th  S1 di STT Huria Kristen Batak Protestan Lulus tahun 2001  S2 di STT Cipanas, Jakarta Lulus tahun 2013

(8)

12. Delipiter Lase, S.E, M.Pd  S1 di Universitas Ekasakti Lulus Tahun 1998  S2 di Univertas Kristen Indonesia Lulus Tahun 2004 13. Pdt. Devy Leonardo

Richard Souisa, S.Si

 S1 di Universitas Kristen Indonesia Maluku Lulus Tahun 1998  S2 di STT Huria Kristen Batak Protestan (sedang studi) 14. Pdt. Etty Destinawati Hulu, S.Si, M.Pd.K  S1 di STT Jakarta Lulus tahun 2003  S2 di STT BNKP Sundermann Lulus tahun 2014 15. Pdt. (Em) Td. Zandroto S1 di STT Indonesia Bagian Timur di Ujung Pandang Lulus Tahun 1979

16. Hiltje Veneman  S1 di CHN University, Leeuwarden Lulus tahun 1995  S2 di University of Groningen Lulus tahun 1998  S3 di University of Groningen Lulus tahun 2004 Disertasi:

Het gewicht van De Rugzak: Evaluatie van het beleid voor leerlinggebonden financiering 17. Amurisi Ndraha, M.Pd.K  S1 di STT BNKP Sundermann Lulus tahun 2006  S2 di STT Baptis, Medan Lulus tahun 2011 18. Tönazaro Gea, M.Pd  S1 di  S2 di 19. Siamalö Gulö, M.Pd.K  S1 di IAKM, Medan Lulus tahun 1996  S2 di STT Paulus, Medan Lulus tahun 2012 20. Pdt. Ana Telaumbanua, M.Th  S1 di STT Abdi Sabda Lulus tahun 2003  S2 di STT Abdi Sabda, Medan Lulus tahun 2013

(9)

21. Grace Aonan, M.Div  S1 di Siliman Univeristy  S2 di Siliman University

Lulus tahun 2001

A.5. Pusat-pusat studi yang dimiliki:

No Nama Pusat Studi (bengkel, atau pusat

pembelajaran tertentu) Organisasi atau bidang penggerak Aktif / tidak aktif 1 Laboratorium Musik dan Liturgi Prodi S1 Teologi

Kependetaan Aktif

A.6. Buku-buku Katalog

No Judul Buku Katalog Tahun terbit Tahun berakhir

1 Katalog STT BNKP Sundermann 2009 2013

A.7. Kemitraan dengan lembaga di dalam negeri

No Nama Mitra Organisasi Bentuk Kerjasama Tahun mulai

kerjasama Tahun berakhir kerjasama penting (Rp) Sumbangan 1 Kementerian Agama RI Beasiswa untuk Mahasiswa Peningkatan Kualifikasi S1 PAK 2008 2 GKY Pury Indah Beasiswa

A.8. Kemitraan dengan lembaga di luar negeri

No Nama Mitra Organisasi Bentuk Kerjasama Tahun mulai

kerjasama Tahun berakhir kerjasama 1 ICCO KIA Belanda  Beasiswa

 Bantuan Study lanjut untuk Dosen STT BNKP Sundermann  Bantuan untuk dana

untuk penelitian kontekstual Theologi 2013 2013 2014 2015 2015 2016 2 NLG Belanda  Beasiswa

3 UEM Jerman  Beasiswa

 Tenaga Co-Worker  Bantuan Pelayanan STT BNKP Sundermann 2005 2012 2013 2015 2017

(10)

A.9. LAIN-LAIN

Hal-hal lain yang ingin disampaikan oleh sekolah dan belum termasuk dalam borang A.1 – A.8

A.10. Foto-foto

Untuk melengkapi borang A.1 – A.8 harap dikirim dokumentasi foto yang dianggap dapat melengkapi keterangan dari borang. Kirimkanlah dalam bentuk file jpeg atau ttf (lampirkan melalui email)

Catatan : sekolah-sekolah anggota dapat mengirimkan bagian demi bagian– tak harus sekaligus; data yang masuk akan selalu di-update dan dimunculkan di website PERSETIA)

Referensi

Dokumen terkait

Visi: Menjadi program studi yang menamatkan teolog- teolog yang kritis, kreatif, memiliki integritas yang tinggi dan mampu berteologi secara mandiri dalam konteks gereja

24 Josia Pantja Paruntung M.Th Asisten Ahli III/B Pendidikan Agama Kristen 25 Sadrakh Sugiono M.Th Lektor III/C Design Pembelajaran 26 George Tapiheru M.Th Lektor III/C

Kemudian sejak tahun 2003, dengan dikeluarkanya Surat Keputusan Menteri Agama Republik Indonesia Nomor 474 Tahun 2003, maka STT GPI PAPUA secara sah telah

Visi: Menjadi Program Studi yang unggul dalam mengembangkan ilmu Pendidikan Afama Kristen yang kontekstual, oikumenis dan pluralis dalam Lembaga Pendidikan