Pengaruh Sistem Pengendalian Manajemen dan Gaya Kepemimpinan Terhadap Kinerja Perusahaan.

23 

Loading....

Loading....

Loading....

Loading....

Loading....

Teks penuh

(1)

vi

Universitas Kristen Maranatha

ABSTRAK

Sistem pengendalian manajemen adalah suatu mekanisme secara formal didesain untuk menciptakan kondisi yang mampu meningkatkan peluang dan pencapaian harapan serta memperoleh hasil (output) yang diinginkan, dengan memfokuskan pada tujuan yang akan dicapai oleh organisasi dan perilaku yang diinginkan partisipan

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penerapan sistem pengendalian manajemen dan gaya kepemimpinan terhadap kinerja perusahaan. Jenis penelitian ini berupa causal explanatory, dengan metode analitis data regresi linier berganda, dengan teknik pengumpulan data kuesioner.

Sistem pengendalian manajemen berpengaruh terhadap kinerja perusahaan. Hasil ini ditunjukkan oleh nilai sig. sebesar 0,045 lebih kecil dari tingkat signifikansi penelitian (0,05). Gaya kepemimpinan berpengaruh terhadap kinerja perusahaan. Hasil ini ditunjukkan oleh nilai sig. sebesar 0,000 lebih kecil dari tingkat signifikansi penelitian (0,05). Sistem pengendalian manajemen dan gaya kepemimpinan berpengaruh signifikan terhadap kinerja perusahaan. Hasil uji ini ditunjukkan oleh nilai sig. pada uji Anova sebesar 0,000 lebih kecil dari 0,05. Tingkat pengaruh yang dihasilkan oleh kedua variabel independen terhadap kinerja perusahaan adalah sebesar 37,7% dan sisanya dipengaruhi faktor-faktor lain

(2)

vii

Universitas Kristen Maranatha

ABSTRACT

Management control system is a formal mechanism designed to create conditions that will increase the opportunity and achievement expectations and get results (output) is desirable, with a focus on the objectives to be achieved by the organization and the desired behavior of participants

The purpose of this study was to determine the effect of the application of management control system and style of leadership to the company's performance. This type of research in the form of causal explanatory, with the analytical method of multiple linear regression data, and data collection with questionnaire.

Management control system affect the company's performance. These results indicated by sig. amounted to 0.045 less than the significance level studies (0,05). Leadership styles affect the performance of the company. These results indicated by sig. 0,000 less than the significance level studies (0,05). Management control system and style of leadership significantly influence the company's performance. The test results indicated by sig. at Anova 0,000 less than 0.05. The level of effects produced by the two independent variables on the performance of the company is 37.7% and the rest influenced other factors

(3)

viii

DAFTAR ISI

Halaman

HALAMAN JUDUL ... i

LEMBARPENGESAHAN ... ii

PERNYATAAN KEASLIAN TUGAS AKHIR ... iii

PERNYATAAN PUBLIKASI TUGAS AKHIR ... iv

KATA PENGANTAR ... v

1.1 Latar Belakang Penelitian ... 1

1.2 Identifikasi Masalah ... 5

1.3 Tujuan Penelitian ... 6

2.1.4 Sistem Pengendalian Manajemen ... 13

2.1.5 Kepemimpinan ... 15

2.1.6 Gaya kepemimpinan ... 17

2.1.7 Kinerja ... 22

2.1.7.1 Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kinerja ... 24

2.1.8 Kinerja Perusahaan ... 25

2.1.9 Pengukuran Kinerja ... 26

2.1.10 Ukuran Pengukuran Kinerja ... 27

2.1.11 Balance Scorecard ... 28

2.1.11.1 Perspektif dalam Balance Scorecard ... 34

2.1.11.1.1 Perspektif Keuangan ... 34

2.1.11.1.2 Perspektif Pelanggan ... 36

2.1.11.1.3 Perspektif Bisnis Internal ... 37

2.1.11.1.4 Perspektif Pertumbuhan dan Pembelajaran ... 40

2.2 Reranga Pemikiran ... 42

2.3 Pengembangan Hipotesis ... 42

2.3.1 Hipotesis ... 42

(4)

ix

2.3.1.2 Hubungan Gaya Kepemimpinan Terhadap Kinerja Perusahan.. 44

BAB III METODE PENELITIAN ……….. 47

3.1 Jenis Penelitian ……… 47

3.3.1.1 Sistem Pengendalian Manajemen ……… 49

3.3.1.2 Gaya Kepemimpinan ………... 51

3.3.2 Variabel Dependen (Terikat) ……….. 53

3.3.2.1 Kinerja Perusahaan ……….. 53

3.4.2.5 Uji Multikolinearitas ……… 59

3.4.2.6 Uji Heterokedastisitas ……….. 60

3.5 Pengujian Hipotesis ………. 60

BAB IV HASIL PENELITIAN ………..……….. 62

4.1 Hasil Penelitian ……… 62

4.1.1 Data Demografi Responden ……… 62

4.1.2 Hasil Tanggapan Responden ……….. 66

4.1.2.1 Responden Tentang Sistem Pengendalian Manajemen…… 66

4.1.2.2 Responden Tentang Gaya Kepemimpinan …... 75

4.1.2.3 Responden Tentang Kinerja Perusahaan ……… 81

4.1.2.3.1 Perspektif Keuangan ………. 81

4.1.2.3.2 Persepktif Pelanggan ………. 84

4.1.2.3.3 Perspektif Proses Bisnis Internal ……….. 87

4.1.2.3.4 Perspektif Pertumbuhan dan Pembelajaran …….. 90

4.1.3 Hasil Uji Validitas ……….. 93

4.1.4 Hasil Uji Realiabilitas ………. 98

4.1.5 Hasil Uji Asumsi Klasik ………. 99

4.1.5.1 Uji Normalitas ………. 99

4.1.5.2 Uji Multikolinearitas …... 100

4.1.5.3 Uji Heterokedastisitas…... 100

4.1.6 Teknik Analisis Data ……….. 102

4.1.6.1 Regresi Linear Berganda ………... 102

4.1.6.2 Uji Hipotesis Secara Parsial (Uji t)...104

(5)

x

4.2 Pembahasan ………. 107

BAB V PENUTUP ………...109

5.1 Kesimpulan ………...109

5.2 Saran………..110

DAFTAR PUSTAKA ………..111

LAMPIRAN ……….112

(6)

xi

DAFTAR GAMBAR

Halaman

Gambar 2.1 Elemen-Elemen Proses Kendali ... 11

Gambar 2.2 Pendekatan Balance Scorecard ... 30

Gambar 2.3 Balance Scorecard sebagai kerangka Kerja... 34

Gambar 2.4 Perspektif Proses Bisnis Internal ... 37

(7)

xii

DAFTAR TABEL

Halaman

Table 2.1 Riset Empiris ……… 46

Table 3.1 Table Rumah Sakit Di Cimahi ………. …….. 48

Table 4.1 Profil Responden Berdasarkan Jenis kelamin ………. 62

Table 4.2 Profil Responden Berdasarkan Usia ……… 63

Table 4.3 Profil Responden Berdasarkan Divisi ……….. …….. 63

Table 4.4 Profil Responden Berdasarkan Jabatan ……… 64

Table 4.5 Profil Responden Berdasarkan Lama Menjabat ……….. 64

Table 4.6 Profil Responden Berdasarkan Lama Bekerja ………. 65

Table 4.7 Profil Responden Berdasarkan Pendidikan Terakhir………. 65

Table 4.8 Tanggapan Responden Tentang Sistem Pengendalian Manajemen 1…... 66

Table 4.9 Tanggapan Responden Tentang Sistem Pengendalian Manajemen 2 ….. 67

Table 4.10 Tanggapan Responden Tentang Sistem Pengendalian Manajemen 3…. 67 Table 4.11 Tanggapan Responden Tentang Sistem Pengendalian Manajemen 4… 68 Table 4.12 Tanggapan Responden Tentang Sistem Pengendalian Manajemen 5… 68 Table 4.13 Tanggapan Responden Tentang Sistem Pengendalian Manajemen 6…. 69 Table 4.14 Tanggapan Responden Tentang Sistem Pengendalian Manajemen 7… 69 Table 4.15 Tanggapan Responden Tentang Sistem Pengendalian Manajemen 8… 70 Table 4.16 Tanggapan Responden Tentang Sistem Pengendalian Manajemen 9…. 70 Table 4.17 Tanggapan Responden Tentang Sistem Pengendalian Manajemen 10…71 Table 4.18 Tanggapan Responden Tentang Sistem Pengendalian Manajemen 11…71 Table 4.19 Tanggapan Responden Tentang Sistem Pengendalian Manajemen 12…72 Table 4.20 Tanggapan Responden Tentang Sistem Pengendalian Manajemen 13…72 Table 4.21 Tanggapan Responden Tentang Sistem Pengendalian Manajemen 14…73 Table 4.22 Tanggapan Responden Tentang Sistem Pengendalian Manajemen 15…73 Table 4.23 Tanggapan Responden Tentang Sistem Pengendalian Manajemen 16…74 Table 4.24 Tanggapan Responden Tentang Sistem Pengendalian Manajemen 17…75 Table 4.25 Tanggapan Responden Tentang Gaya Kepemimpinan 1………. 75

Table 4.26 Tanggapan Responden Tentang Gaya Kepemimpinan 2……… 76

Table 4.27 Tanggapan Responden Tentang Gaya Kepemimpinan 3………. 77

Table 4.28 Tanggapan Responden Tentang Gaya Kepemimpinan 4……….77

Table 4.29 Tanggapan Responden Tentang Gaya Kepemimpinan 5………..78

Table 4.30 Tanggapan Responden Tentang Gaya Kepemimpinan 6………..78

Table 4.31 Tanggapan Responden Tentang Gaya Kepemimpinan 7………..79

Table 4.32 Tanggapan Responden Tentang Gaya Kepemimpinan 8………..79

Table 4.33 Tanggapan Responden Tentang Gaya Kepemimpinan 9………..80

Table 4.34 Tanggapan Responden Tentang Gaya Kepemimpinan 10……….. 80

Table 4.35 Tanggapan Responden Tentang Perspektif Keuangan 1……….. 81

Table 4.36 Tanggapan Responden Tentang Perspektif Keuangan 2……….. 82

Table 4.37 Tanggapan Responden Tentang Perspektif Keuangan 3……… 82

Table 4.38 Tanggapan Responden Tentang Perspektif Keuangan 4………. 83

(8)

xiii

Table 4.40 Tanggapan Responden Tentang Perspektif Pelanggan 1……….. 84

Table 4.41 Tanggapan Responden Tentang Perspektif Pelanggan 2……….. 85

Table 4.42 Tanggapan Responden Tentang Perspektif Pelanggan 3……… 85

Table 4.43 Tanggapan Responden Tentang Perspektif Pelanggan 4………. 86

Table 4.44 Tanggapan Responden Tentang Perspektif Pelanggan 5………... ...86

Table 4.45 Tanggapan Responden Tentang Perspektif Proses Bisnis Internal 1……87

Table 4.46 Tanggapan Responden Tentang Perspektif Proses Bisnis Internal 2……88

Table 4.47 Tanggapan Responden Tentang Perspektif Proses Bisnis Internal 3….. 88

Table 4.48 Tanggapan Responden Tentang Perspektif Proses Bisnis Internal 4……89

Table 4.49 Tanggapan Responden Tentang Perspektif Proses Bisnis Internal 5……89

Table 4.50 Tanggapan Renponden Tentang Pertumbuhan dan Pembelajaran 1 ….. 90

Table 4.51 Tanggapan Renponden Tentang Pertumbuhan dan Pembelajaran 2 ….. 91

Table 4.52 Tanggapan Renponden Tentang Pertumbuhan dan Pembelajaran 3 ….. 91

Table 4.53 Tanggapan Renponden Tentang Pertumbuhan dan Pembelajaran 4 ….. 92

Table 4.54 Tanggapan Renponden Tentang Pertumbuhan dan Pembelajaran 5 ….. 92

Table 4.55 Hasil Uji Validitas Sistem Pengendalian Manajemen ... 93

Table 4.56 Hasil Uji Validitas Gaya Kepemimpinan... 95

Table 4.57 Hasil Uji Validitas Perspektif Keuangan... 96

Table 4.58 Hasil Uji Validitas Perspektif Pelanggan... 96

Table 4.59 Hasil Uji Validitas Perspektif Proses Bisnis Internal... 97

Table 4.60 Hasil Uji Validitas Perspektif Pertumbuhan dan Pembelajaran... 97

Table 4.61 Hasil Uji Validitas Sistem Pengendalian Manajemen ... 93

Table 4.62 Hasil Uji Reliabilitas Kuesioner Penelitian ... 98

Table 4.63 One Sampel Kolmogorov-Smirnov Test ... 99

Table 4.64 Hasil Uji Mulitikolinearitas ... 100

Table 4.65 Hasil Uji Heteroskedastisitas ... 101

Table 4.66 Hasil Uji Regresi Linear Berganda ... 102

Table 4.68 Hasil Statistik Uji t ... 104

(9)

1

BAB I

PENDAHULUAN

1.1Latar Belakang

Organisasi merupakan sebagai wadah satuan kerja yang terikat secara

formal dalam hirarki wewenang dan tanggung jawab maupun sebagai proses

kerjasama antar manusia (Sondang P,1997). Setiap anggota dari organisasi

tersebut akan di pimpin oleh manajer. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia

(KBBI) manajer adalah orang yang mengatur pekerjaan atau kerja sama di antara

berbagai kelompok atau sejumlah orang untuk mencapai sasaran; orang yang

berwenang dan bertanggung jawab membuat rencana, mengatur, memimpin, dan

mengendalikan pelaksanaannya untuk mencapai sasaran tertentu. Untuk mencapai

tujuan dibutuhkan kepemimpinan yang efektif yang dapat mengarahkan dan

membina perilaku organisasional dan administratif dari seluruh organisasi

sehingga terwujud perilaku yang kondusif untuk mengerahkan segala kemampuan

yang ada didalam diri masing-masing anggota organisasi untuk pencapaian tujuan

bersama. Salah satu alat organisasi yang penting untuk menunjang kinerja yang

optimal dari sebuah perusahaan adalah dibutuhkannya suatu sistem pengendalian

manajemen (Porporato, 2006).Untuk menentukan keberhasilan dan

pengembangan yang berkelanjutan, maka perusahaan saat ini harus memiliki

sistem yang baik dan tenaga kerja yang berkualitas. Sistem pengendalian

manajemen adalahsuatu mekanisme secara formal didesain untuk menciptakan

kondisi yang mampu meningkatkan peluang dan pencapaian harapan serta

(10)

BAB I PENDAHULUAN 2

yang akan dicapai oleh organisasi dan perilaku yang diinginkan partisipan

(Porporato, 2006)

Pengendalian manajemen menurut Anthony dan Govindarajan (2005)

merupakan proses dimana para manajer mempengaruhi anggota organisasi lainnya

untuk mengimplementasikan strategi organisasi agar tujuan dari organisasi

tersebut dapat berjalan dengan lancer. Oleh karena itu, dibutuhkan sistem

pengendalian yang didesain agar sesuai dengan yang dikehendaki oleh pemimpin

organisasi tersebut, sehingga terwujud dalam koordinasi yang baik, proses

pengambilan keputusan yang cepat, pendelegasian wewenang yang baik,

pembagian tugas yang jelas dan berfungsinya jalur komunikasi berdasarkan

hirarki sesuai dengan kebutuhan

Selanjutnya Anthony dan Govindarajan (2005) mengemukakan untuk

mencapai tujuan yang diharapkan, organisasi dituntut untuk memiliki sistem

pengendalian manajemen yang baik dan diharapkan dapat berkontribusi terhadap

pencapaian tujuan startegis organisasi. Karena sistem pengendalian manajemen

yang baik akan mampu memotivasi dan memberikan inspirasi kepada orang-orang

dalam suatu organisasi untuk melakukan aktivitas dalam organisasi tersebut yang

akan mendorong pada pencapaian organisasi.

Berhasil atau tidaknya pencapaian tujuan organisasi dapat diketahui dari

kinerja organisasi tersebut. Kinerja merupakan suatu hasil yang harus diketahui

dan dikonfirmasikan kepada pihak tertentu untuk mengetahui tingkat pencapaian

target suatu instansi dihubungkan dengan visi yang diemban suatu organisasi atau

perusahaan serta mengetahui dampak positif dan negatif dari suatu kebijakan

(11)

BAB I PENDAHULUAN 3

dapat dicapai atau dilanjutkan seorang atau sekelompok orang di dalam

pelaksanaan tugas, pekerjaan dengan baik. Artinya mencapai sasaran atau standar

kerja yang telah ditetapkan sebelum dan atau bahkan dapat melebihi standar yang

ditentukan oleh perusahaan pada periode tertentu (Handoko, 2009). Sementara

Mashun (2006) mendefiniskan kinerja sebagai sebuah gambaran mengenai tingkat

pencapaian pelaksanaan suatu kegiatan atau program atau kebijakan dalam

mewujudkan sasaran,tujuan, misi, dan visi organisasi yang tertuang dalam rencana

staregis suatu organisasi.

Peningkatan kinerja dalam sebuah perusahaan sangatlah penting,

karena akan berdampak positif bagi perusahaan dan diharapkan mampu untuk

meningkatkan keefektifan dan efisiensi perusahaan. Salah satu caranya

melalui penciptaan gaya kepemimpinan yang efektif. Kepemimpinan telah

didefiniskan dengan berbagai cara selama beberapa tahun. Kebanyakan definisi

mencerminkan bahwa kepemimpinan menyangkut sebuah proses mempengaruhi

sosial dengan pengaruh yang disengaja digunakan oleh seseorang terhadap orang

lain untuk menstuktur kegiatan-kegiatan dan hubungan-hubungan dalam sebuah

kelompok atau organisasi (Yukl, 1994). Sedangkan menurut Kartono (1994:48),

kepemimpinan itu sifatnya spesifik, khas, diperlukan bagi satu situasi khusus.

Sebab dalam suatu kelompok yang melakukan aktivitas-aktivitas tertentu, dan

mempunyai suatu tujuan serta peralatan-peralatan yang khusus. Pemimpin

kelompok dengan ciri-ciri karakteristik itu merupakan fungsi dari situasi khusus.

Gibson, et al. (1995) menjelaskan bahwa kinerja organisasi tergantung

pada kinerja pegawainya atau dengan kata lain kinerja pegawai akan memberikan

(12)

BAB I PENDAHULUAN 4

dibutuhkan pemimpin yang bisa mengendalikan dan mengerahkan sumber daya

manusia yang tersedia. Selain proses penerapan sistem pengendalian manajemen

yang mengarah pada peningkatan kinerja perusahaan, proses penerapan sistem

pengendalian manajemen pun tidak terlepas dari gaya kepemimpinan yang dianut

dalam sebuah organisasi yang membuat sebuah organisasi lebih terarah (Daft,

2007). Akan tetapi Hersey dan Blanchard (1992) dalam Muninjaya (2004)

menjelaskan bahwa tidak ada satupun gaya kepemimpinan yang ada di dalam diri

pemimpin yang dapat menentukan gaya kepemimpinan seseorang jika ia

berinteraksi dengan bawahannya. Sehingga, dengan adanya kepemimpinan yang

handal dapat mempengaruhi orang lain. Menurut White dan Harbani (2008) gaya

kepemimpinan terdiri dari tiga macam yaitu gaya kepemimpinan otokratis, gaya

kepemimpinan demokrasi, dan gaya kepemimpinan Laissez Faire atau kendali

bebas. Menurut Jewell dan Siegall (1998) salah satu model kepemimpinan yang

populer adalah kepemimpinan demokratik. Pada umummya gaya kepemimpinan

yang efektif, tepat dan dapat diterima oleh bawahan adalah gaya kepemimpinan

yang demokratik, dimana pemimpin membantu dan mendorong bawahan untuk

membicarakan dan memutuskan semua kebijakan.

Dengan adanya kepemimpinan berarti menciptakan budaya dan nilai

bersama, mengkomunikasikan tujuan di seluruh organisasi, dan memberikan

masukan kepada perusahan agar memiliki kinerja dengan tingkat yang lebih tinggi

(Daft, 2007). Alasan pengambilan rumah sakit sebagai sampel dikarenakan,

organisasi yang unik dan kompleks terdapat di dalam rumah sakit karena banyak

institusi yang padat karya dengan berbagai sifat, ciri, serta fungsi yang khusus

(13)

BAB I PENDAHULUAN 5

profesi dalam pelayanan rumah sakit (Boekitwetan, 1997). Berbagai kelompok

profesi ini akan menghasilkan perilaku individu dan perilaku kelompok yang pada

akhirnya menghasilkan perilaku organisasional dalam melaksanakan tugas dan

fungsinya (Lumbanraja, 2006). Dengan demikian rumah sakit dihadapkan pada

upaya mampu melakukan pengelolaan terhadap sumber daya manusia yang ada

karena sumber daya ini semakin besar peranannya bagi kesuksesan organisasi dan

merupakan pelaku dari semua kegiatan dan aktivitas yang nyata. Upaya

pengelolaan yang dilakukan rumah sakit dapat dilakukan dengan memberikan

pemahaman terhadap sumber daya manusia yang ada di rumah sakit yang

membentuk nilai, kepercayaan, dan sikap-sikap individual untuk menyesuaikan

diri dengan perubahan dan perkembangan eksternal dan integrasi terhadap

kekuatan internal rumah sakit (Muluk, 1999). Sehingga rumah sakit sangat

membutuhkan pengendalian dan kepemimpinan agar dapat mencapai kinerja

organisasi yang baik dan juga untuk menghadapi persaingan dalam menghadapi

era globalisasi ini, adanya perubahan dalam berbagai bidang akan mendorong

permintaan masyarakat terhadap pelayanan kesehatan yang terutama dilakukan

oleh rumah sakit. Adanya permintaan ini membuat rumah sakit pun berusaha

untuk memperbaiki kinerjanya (silva dan Prochnik, 2005).

Kesuksesan suatu organisasi khususnya rumah sakit di wilayah kota

Cimahi sangat bergantung pada penerapan sistem pengendalian manajemen dan

gaya kepemimpinan yang dianut organisasi tersebut. Jika kedua faktor ini tidak

diperhatikan dengan baik, maka pelayanan kesehatan akan menurun dan

kebutuhan masyarakat tidak terpenuhi secara maksimal. Peneliti mengganggap

(14)

BAB I PENDAHULUAN 6

akan mengambil beberapa sampel rumah sakit yang ada di Kota Cimahi, dan

menuangkannya ke dalam skripsi yang berjudul “Pengaruh Sistem Pengendalian

Manjemen dan Gaya Kepemimpinan Terhadap Kinerja Perusahaan”.

1.2Identifikasi Masalah

Berdasarkan latar belakang yang telah dikemukakan sebelumnya, maka

penulis mengidentifikasi masalah dalam penelitian ini adalah :

1. Apakah sistem pengendalian manajemen berpengaruh terhadap kinerja

perusahaan ?

2. Apakah gaya kepemimpinan berpengaruh terhadap kinerja perusahaan ?

3. Apakah ada pengaruh dari penerapan sistem pengendalian manajemen dan

gaya kepemimpinan terhadap kinerja perusahaan?

1.3Tujuan Penelitian

Tujuan dari penelitian ini adalah :

1. Untuk mengetahui pengaruh sistem pengendalian manajemen terhadap kinerja

perusahaan.

2. Untuk mengetahui pengaruh gaya kepemimpianan terhadap kinerja perusahaan.

3. Untuk mengetahui pengaruh sistem pengendalian manajemen dan gaya

kepemimpinan terhadap kinerja perusahaan.

1.4 Manfaat Penelitian

Penelitian ini diharapkan dapat memberikan manfaat baik secara langsung

(15)

BAB I PENDAHULUAN 7

1. Bagi penulis

Penelitian ini digunakan sebagai syarat untuk menempuh Ujian Sidang Akhir

di Fakultas Ekonomi Jurusan Akuntansi Universitas Kristen Maranatha. Di

samping itu juga dapat menambah wawasan tentang pengaruh sistem

pengendalian manajemen dan gaya kepemimpinan terhadap kinerja

perusahaan.

2. Bagi Akademisi

Penelitian ini diharapkan memberikan kontribusi pada pengembangan literatur

dan implikasi penting terkait penerapan sistem pengendalian manajemen dan

gaya kepemimpinan terhadap kinerja perusahaan khususnya Rumah Sakit.

3. Bagi Rumah Sakit

Hasil penelitian ini diharapkan dapat berguna bagi manajemen Rumah Sakit

terutama dalam pengambilan keputusan dan kebijakan serta evaluasi penerapan

sistem pengendalian manajemen dan gaya kepemimpinan di Rumah Sakit yang

bersangkutan.

4. Bagi pihak lain

Penelitian ini juga diharapkan dapat memberikan tambahan wawasan, materi

pembanding ataupun sebagai bahan referensi untuk penelitian lebih lanjut

khususnya berkaitan dengan pengaruh sistem pengendalian manajemen dan

(16)

110 Universitas Kristen Maranatha

BAB V

PENUTUP

5.1 Kesimpulan

Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan pada bab sebelumnya

tentang “Pengaruh Sistem Pengendalian Manjemen dan Gaya Kepemimpinan

Terhadap Kinerja Perusahaan”, maka penulis menarik beberapa kesimpulan:

1. Sistem pengendalian manajemen berpengaruh terhadap kinerja perusahaan.

Hasil ini ditunjukkan oleh nilai sig. sebesar 0,045 lebih kecil dari tingkat

signifikansi penelitian (0,05). Dengan demikian hipotesis penelitian diterima.

Hasil ini didukung oleh penelitian Haidi (2015). Sistem pengendalian

manajemen Rumah Sakit yang handal akan memberikan dorongan agar terus

mencapai tujuan organisasi terutama meningkatkan kinerja pelayanan

kesehatan sesuai dengan keinginan masyarakat.

2. Gaya kepemimpinan berpengaruh terhadap kinerja perusahaan. Hasil ini

ditunjukkan oleh nilai sig. sebesar 0,000 lebih kecil dari tingkat signifikansi

penelitian (0,05). Sehingga hipotesis penelitian diterima. Hasil ini didukung

oleh penelitian Zitaria (2013). Dalam hal ini, gaya kepemimpinan bisa

membangun komunikasi yang lebih baik secara langsung maupun tidak

langsung sehingga setiap personil dalam organisasi bisa bertindak sesuai

wewenangnya dan tanggung jawabnya masing-masing tanpa adanya

pelanggaran etika.

3. Sistem pengendalian manajemen dan gaya kepemimpinan berpengaruh

(17)

BAB V PENUTUP 111

Universitas Kristen Maranatha sig. pada uji Anova sebesar 0,000 lebih kecil dari 0,05. Tingkat pengaruh

yang dihasilkan oleh kedua variabel independen terhadap kinerja perusahaan

adalah sebesar 37,7% dan sisanya dipengaruhi faktor-faktor lain yang tidak

diteliti, misalnya good corporate governance.

5.2 Saran

Sehubungan dengan hasil-hasil yang telah diperoleh, maka penulis

mencoba memberikan saran-saran, antara lain:

1. Rumah Sakit yang ada khususnya di daerah Cimahi perlu mempertahankan

penerapan sistem pengendalian manajemen dan gaya kepemimpinan yang

sudah berjalan karena sudah terbukti berpengaruh signifikan dalam

meningkatkan kinerja organisasi.

2. Indikator nomor 12 tentang sistem pengendalian manajemen perlu

ditingkatkan. Dalam hal ini, perlu adanya evaluasi perencanaan anggaran

yang lebih akurat agar sesuai dengan realisasinya. Indikator nomor 2 tentang

gaya kepemimpinan juga perlu diperhatikan. Dalam hal ini, pengambilan

keputusan di dalam organisasi sebaiknya tidak dilakukan sendiri oleh

pemimpin, tetapi juga melibatkan partisipasi atau mempertimbangkan

masukan dari karyawan-karyawan perusahaan.

3. Peneliti selanjutnya disarankan untuk menggunakan teknik analisis jalur

untuk meneliti hubungan antara gaya kepemimpinan terhadap kinerja

perusahaan, dengan menggunakan sistem pengendalian manajemen sebagai

variabel mediasi. Selain itu bisa menambahkan variabel lain misalnya good

(18)

BAB V PENUTUP 112

Universitas Kristen Maranatha pemangku kepentingan baik internal dan eksternal perusahaan akan lebih

terlihat.

5.3 Keterbatasan

Penelitian ini juga masih memiliki beberapa keterbatasan, antara lain:

1. Sampel responden yang digunakan masih kurang dilihat dari tingkat

pengembalian kuesioner.

2. Tingkat pengaruh yang dihasilkan variabel independen belum cukup besar.

(19)

PENGARUH SISTEM PENGENDALIAN MANAJEMEN

DAN GAYA KEPEMIMPINAN TERHADAP

KINERJA PERUSAHAAN

TUGAS AKHIR

Diajukan untuk memenuhi salah satu syarat menempuh

Sidang Sarjana Strata 1 (S-1)

Oleh

JIMMY

1254008

PROGRAM STUDI AKUNTANSI

FAKULTAS EKONOMI

UNIVERSITAS KRISTEN MARANATHA

BANDUNG

(20)

THE INFLUENCE OF MANAGEMENT CONTROL

SYSTEM AND LEADERSHIP STYLE ON THE

PERFORMANCE OF THE COMPANY

A Thesis

In partial Fulfillment of The Requirements for The Degree Of

Bachelor Of Science in Accounting

By

JIMMY

1254008

BACHELOR PROGRAM IN ACCOUNTING

FACULTY OF ECONOMICS

MARANATHA CRISTIAN UNIVERSITY

BANDUNG

(21)

v

KATA PENGANTAR

Puji syukur kepada Tuhan Yesus karena penelitian yang berjudul “Pengaruh Sistem Pengendalian Manajemen dan Gaya Kepemimpinan Terhadap Kinerja Perusahaan telah terselasikan, penelitian ini memiliki tujuan mengetahui apakah adanya pengaruh sistem pengendalian manajemen dan gaya kepemimpinan terhadap kinerja perusahan di rumah sakit, sehingga kinerja perusahaan dapat di ukur dan ditingkatkan.

Penulis menyadari bahwa tugas akhir ini masih jauh dari sempurna dan masih terdapat kekurangan. Oleh karena itu, penulis sangat berterima kasih terhadap saran dan kritik membangun yang diberikan guna perbaikan di masa yang akan datang.

Selama masa penyusunan tugas akhir ini, penulis telah mendapat bimbingan, saran, dan bantuan dari berbagai pihak, karena itu penulis ingin menyampaikan rasa terima kasih yang sangat mendalam kepada:

1. Keluarga tercinta Kung-Kung, Papi, Mami, Ko Rudi, Yohannes, Yuli yang selalu mendukung, mendoakan dan kasih sayang yang tidak pernah habis diberikan kepada penulis.

2. Om dan Tante terkasih Josef Abednego dan Ursula Atmadja, atas doa dan dukungan moril maupun materiil yang diberikan selama ini.

3. Ibu Hanny, S.E., M.Si., Ak., CA. Selaku dosen wali penulis yang mendengarkan keluh kesah penulis serta memberikan dukungan dan petunjuk yang diberikan selama penulis belajar di Universitas Kristen Marantha

4. Bapak Candra Sinuraya, S.E., M.Si., Selaku dosen pembimbing penulisan akhir yang telah menberikan petunjuk dan ilmu yang diberikan agar penulis dapat menyelesaikan karya ilmiah ini.

5. Branch Manager Amidis Jawa Barat Ibu Efie Emilia, dan HRD PT Ayoetex Bapak Danny Wantouw yang telah membantu penulis untuk membuka jalan agar penyebaran kuesioner berjalan dengan lancar.

6. Bapak/ Ibu Pimpinan RS. Dustira, RS. Cibabat, RS. Mitra Kasih, RS. Masih Bunda, RS. Mitra Anugrah Lestari yang telah mengijinkan penulis menyebarkan kuesioner sehingga penulis dapat menyelesaikan tugas akhir ini.

7. Seluruh Bapak dan Ibu Dosen Fakultas Ekonomi Universitas Kristen Marantha yang telah memberikan ilmu selama penulis belajar di Universitas, sehingga penulis dapat menyelesaikan penulisan tugas akhir.

8. Teman Seperjuangan dan sahabat Novita Sari Zai yang selalu memberikan motivasi dan semangat untuk menyelesaikan penulisan tugas akhir ini.

9. Sahabat terkasih, Jeffry Steven, Fifi Anggraeni, Wiwik S.E., Grecia Priskila S.E., Zindy Amalia, S.E., Kiki Meilina, S.E., yang selalu mendukung dan mendoakan penulis untuk menyelesaikan Tugas Akhir ini.

Akhir kata, semoga Tuhan selalu melimpahkan kasih dan berkatNya kepada semua pihak atas semua kebaikan dan bantuan yang telah diberikan. Semoga tuags akhir ini dapat berguna dan memberi nilai tambah serta wacana bagi semua pihak yang membacanya. Tuhan Membekati.

(22)

DAFTAR PUSTAKA

Abdul, Halim. (2013). Sistem Pengendalian Manajemen. Yogyakarta: UPP AMP YPKN.

Anthony, Robert N., Govindarajan Vijay. (2005). Management Control System, Edisi 11. Alih Bahasa Kurniawan Tjakrawala, Jakarta: Salemba Empat.

Azwar Saifudin. (2010). Reliabilitas dan Validitas. Yogyakarta: Pustaka Belajar.

Halim, Abdul,Tjahjono, Achmad, dan Muh. Fakhri Husein. (2010). Sistem Pengendalian Manajemen. Edisi Revisi, Yogyakarta: UPP AMP YPKN. Handoko, H.T. (2001). Manajemen personalia dan Sumber Daya Manusia, cetakan

keempat belas, Yogyakarta: BPFE.

Handoko, H.T. (2009). Manajemen personalia dan Sumber Daya Manusia, cetakan ketujuh belas, Yogyakarta: BPFE.

Hasibuan, Malayu. (2003). Organisasi dan Motivasi. Jakarta: Bumi Aksara.

Jogiyanto, H.M. (2014). Metodologi Penelitian Bisnis (Salah Kapra dan Pengalaman-pengalaman), Edisi 6. Yogyakarta: BPFE.

Kaplan, Robert S, dan Norton, David P. (2007). Balanced scorecard: Menterjemakan Stategi Menjadi Aksi, Ahli Bahasa: Peter R. Yosi Pasla, 2000. Jakarta: Erlangga.

Kaplan, Roberth S. dan David P. (2000). Menerapkan Startegi Menjadi Aksi Balanced Scorecard. Jakarta: Erlangga.

Lekatompessy, Jantje Eduard. (2012). Peranan Sistem Pengendalian Manajemen Dalam Meningkatkan Kinerja Perusahan: Analisis Kontijensi dan Resource Based View. 50-70. Disertasi.

Mangkunegara, A,P. (2010). Manajemen Sumber Daya Manusia. Bandung: Remaja Rosdakarja.

Moch.Nazir. (2005). Metode Penelitian,Cetakan Kelima, Jakarta: Ghalia Indonesia.

Mulyadi. (2010). Akuntansi Manajemen (Konsep, Manfaat, dan Rekayasa). Yogyakarta: Salemba Empat.

(23)

Robbins, Lippt. (1992). Human Resources Development. New York: John Willey dan Sons.

Robbins, Stepen P. (2007). Organizational Behavior. Jakarta: Salemba Empat.

Robbins, Stephen P, dan Mary Coulter. (2007). Manajemen, Edisi 8, Terjemahan Harry Slamet. Jakarta: Indeks.

Robbins, Stephen P, dan Mary Coulter. (2007). Manajemen, Edisi delapan, terjemahan Harry Slamet, Jakarta: Indeks.

Sipayung, Friska. (2009). Balanced Scorecard: Pengukuran Kinerja Perusahaan dan Sistem Manajemen Startegis. 2(1).8-10.

Suadi, Arief. (2001). Sistem Pengendalian Manajemen, Edisi Pertama Cetakan ketakan kelima, Yogyakarta: BPFE.

Sugiyono. (2013). Statistika untuk Penelitian. Bandung: Alfabeta.

Suliyanto. (2009). Metode Riset Bisnis. Yogyakarta: CV Andi Offset.

Sunarto, Djumadi Purwoarmodjo. (2011). Pengaruh Gaya Kepemimpinan Kepala Sekolah, Manajemen Berbasis Sekolah (MBS) dan Iklim Organisasi Terhadap Kepuasan KErja dan Kinerja Guru SMP di Wilayah SUB Rayon 04 Kabupaten Demak. 5(1).2-4.

Supriyobo, R.A. (2009). Sistem Pengendalian Manajemen, Edisi 1, Yogyakarta: BPFE.

Figur

Gambar 2.4 Perspektif Proses Bisnis Internal ..........................................................
Gambar 2 4 Perspektif Proses Bisnis Internal . View in document p.6

Referensi

Memperbarui...