PEMBERIAN KREDIT PERBANKAN DENGAN DEBITUR YANG BERITIKAD TIDAK BAIK DIKAITKAN DENGAN PRINSIP KEHATI-HATIAN BANK.

Loading.... (view fulltext now)

Teks penuh

(1)

iv

PEMBERIAN KREDIT PERBANKAN DENGAN DEBITUR YANG BERITIKAD TIDAK BAIKDIKAITKAN DENGAN

PRINSIP KEHATI-HATIAN BANK

ABSTRAK

Trioputra Citra Miranandaditama 110110110418

Pada zaman sekarang banyak mulai terjadi kredit macet dalam usaha perbankan. Perbankan membutuhkan manajemen risiko untuk mengendalikan risiko yang akan dialami oleh bank untuk mengelolah dana yang disalurkan kepada masyarakat. Hal ini untuk menghindari nasabah yang beritikad tidak baik terhadap Bank. Tujuan dilakukannya penelitianan ini adalah untuk mengkaji dan menganalisis prinsip kehati-hatian dalam memberikan fasilitas kredit kepda debitur oleh Bank dan untuk mengetahui dan menganalisa penyelesaian terhadap kredit macet yang diajukan dengan menggunakan Akta Jual Beli (AJB) berdasarkan KUHPerdata dan UU Perbankan, serta ketentuan-ketentuan perbankan lainnya.

Penulisan skripsi ini dikaji berdasarkan metode pendekatan yuridis normatif dan metode deskriptif analitis, yaitu menitikberatkan pemecahan masalah berdasarkan data yang diperoleh kemudian dianalisis berdasarkan ketentuan dalam perundang-undangan terkait Kitab Undang-Undang Hukum Perdata dan Undang-Undang-Undang-Undang Perbankan, literatur, serta bahan lain yang berhubungan dengan penelitian dan penelitian lapangan untuk memperoleh data primer melalui wawancara untuk selanjutnya dianalisis secara yuridis kualitatif.

Figur

Memperbarui...

Referensi

Memperbarui...