Progres Kegiatan PN September 2021
Pengembangan Baterai Litium Berlisensi Indonesia
Kelompok Penelitian Baterai Litium dan Superkapasitor Pusat Riset Fisika
Badan Riset dan Inovasi Nasional
Pengembangan Baterai LiFePO
4Peta Jalan
2020 2021 2022 2023 2024
▪ Bahan aktif LiFePO4 hasil sintesis dengan kemurnian 100%
▪ Sifat dan performa elektrokimia baik
▪ Prototipe sel baterai 18650 & pouch dengan menggu- nakan anoda grafit komersil
▪ Prototipe sel baterai dengan katoda LiFePO4 & anoda grafit hasil PN & PRN Baterai 2021
▪ Prototipe sel baterai LiFePO4 dengan menggunakan
prekursor hasil PRN Bahan Baku
▪ Produk sel baterai silinder 18650 dan pouch dengan bahan baku dari sumber alam Indonesia dan bahan aktif hasil sintesis
Keunggulan Baterai LiFePO4
▪ Kerapatan daya yang tinggi sekitar 200 W/kg
▪ Performa keselamatan yang baik
▪ Masa pakai yang lama antara 2000 – 12000 siklus
▪ Efisiensi charging dan discharging yang tinggi
▪ Rentang suhu kerja yang lebar antara-20C – +75C, dengan ketahanan suhu tinggi yang baik
▪ Ramah lingkungan Aplikasi
Penyimpan energi stasioner, kendaraan listrik, peralatan penggerak motor portabel, sistem sensor industry, dan penerangan jalan.
Prototipe Baterai LiFePO4 Sel Silinder 18650
Katoda: LiFePO4
Anoda: Modified Graphite Target Spesifikasi
▪ Kapasitas: 900 – 1200 mAh
▪ Tegangan nominal: 3.2 V
▪ Masa pakai: 500 siklus
▪ Retensi kapasitas: > 90%
Kegiatan Pengembangan Baterai LiFePO
4• Modifikasi grafit dilakukan dengan variasi
konsentrasi KOH 0,75; 1;
dan 1,25 M
• LiFePO4dengan
kemurnian tinggi >99%
• Kapasitas spesifik 120 – 160 mAh/g
• Retensi kapasitas >95%
setelah 100 siklus Sintesis dan karakterisasi bahan aktif katoda LiFePO4/C
Modifikasi bahan anoda grafit dengan KOH
Optimasi lembaran elektroda LiFePO4 dan Grafit
Asembli baterai LiFePO4 sel silinder 18650
• Tahap uji coba parameter coating dengan
menggunakan grafit komersial
• Asembli sel silinder
terkendala alat ultrasonic welding yang perlu
perbaikan. Pengecekan alat sedang dilakukan.
Modifikasi Grafit dengan KOH
Tujuan: memperluas area permukaan melalui
pembentukan pori untuk memfasilitasi pergerakan ion Li saat terjadinya litiasi dan delitiasi.
Grafit modifikasi KOH Grafit
Eksperimen
1. Grafit sebanyak 2 g ditambahkan ke dalam 200 mL larutan kalium hidroksida (KOH, 85%) dengan variasi konsentrasi KOH 0,75; 1; dan 1,25 M
2. Campuran diaduk selama 2 jam dan dicuci dengan air DI sekali.
3. Grafit disaring dan dikeringkan pada suhu 80°C.
4. Bubuk kering dianil dalam tungku tubular pada 800°C selama 2 jam dalam gas nitrogen.
5. Spesimen yang dihasilkan dicuci dengan akuades dan larutan HCl 1 M beberapa kali sampai pH mencapai 7.
6. Bahan aktif anoda grafit di-asembli dalam koin sel setengah dengan logam Li sebagai reference electrode.
Hasil Uji Cyclic Voltammetry (CV)
• Pengujian CV dilakukan dengan scan rate 0,1; 0,2; 0,5; 1; 2; 5; 10 mV/s
• Koefisien difusi ion Li dihitung dengan menggunakan persamaan Randles- Sevcik
• Grafit modifikasi KOH 0,75 M memiliki nilai koefisien difusi yang lebih baik yaitu 1,689 x 10-5 cm2/s saat oksidasi dan 1,6795 x 10-5 cm2/s saat reduksi.
Grafit modifikasi KOH 0,75 M Grafit modifikasi KOH 1,25 M
Uji Coba dan Perbaikan Alat
Pembuatan lembaran grafit dengan
menggunakan mesin coating MSK-AFA-E300
Pemeriksaan komponen pada alat ultrasonic welding
Terima kasih
PENGEMBANGAN TEKNOLOGI GRAPHITISASI CARBON TEMPERATUR RENDAH UNTUK ANODA BATTERY
(
Develompent of low temperature Synthetic Graphite for Battery Anode)PENANGGUNG JAWAB KEGIATAN
Dr. Nono Darsono M.Sc (P2MM – LIPI)
Anggota
Dr.rer.nat Yudi Nugraha Thaha (P2MM-LIPI) Dr. Murni Handayani (P2MM-LIPI) Dr. Agus Wahyudi S.Si (P2 Tekmira)
Dipl. Ing Pichiato S.T (P2 Tekmira) Dr. Abdulloh Rifai S.T., M.Eng. (P2Fisika)
Eni Febriana M.T (P2MM-LIPI)
Nurhayati Indah Ciptasari M.T (P2MM-LIPI) Hendrik M.Sc (P2MM-LIPI)
Dedi Pria Utama (P2MM – LIPI) Rahadian Roberto (P2MM – LIPI)
LAPORAN KEMAJUAN PN CLUSTER BATTERY
Jadwal dan progress
No. Kegiatan
Bulan
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12
1. Perencanaan Penelitian 2. Persiapan Alat dan Bahan 3. Percobaan Proses di Laboratorium
4. Pengujian
5. Analisis dan evaluasi
6. Pembuatan Laporan
Realisasi sampai juni 70% dengan rincian progress 1. Draft KTI
2. Draft Perjanjian Kerjasama
MENUNGGU ttd PIHAK P2FISIKA
Persiapan Bahan dan Karakterisasi
• Sumber Bahan CTP (Coal Tar Pitch):
a.
d.
b.
e.
c.
f.
Durasi4 jamDurasi12 jam
5 µm 5 µm 5 µm
5 µm 5 µm 5 µm
Mozaik
Flow Domain
Type Shape/size Index
Mozaik <10 µm 1
Small domain 10-60 µm 5
Domain >60 µm 50
Flow domain >60 µm long, >10 µm wide
100
• Optical Texture Index (OTI) digunakan untuk menentukan tingkat kecenderungan karbon padat pada batubara menjadi kokas
• Adopsi OTI untuk menentukan kemudahan karbon anisotropik menjadi grafit atau graphitizability
• Pemilihan tipe Mesophase berdampak pada suhu dan rendemen grafitisasi
OTI = σ 𝑓𝑖 𝑂𝑇𝐼 𝑖
HASIL Durasi perlakuan panas menentukan tipe Mesophase
yang dihasilkan oleh Tekmira
Pre-eliminary study
MWCNTs on Quartz MWCNTs on Alumina
Persiapan Fluidized Bed
• Reactor fluidized bed- grafitisasi
Outlet gas intlet gas
Fluidized Chamber gas
Syringe system
Menunggu pengadaan system control
Display + control Syringe
Syringe System
Karakterisasi MWCNts yang dihasilkan melalui dari precursor CTPs
polycyclic aromatic hydrocarbons C6-C28 are presence in coal tar distillate
FTIR wave number 500-1500, indicated variation of C-N, C- O, C_X fungsional group on the produced MWCNTs
MWCNTs derived from CTPs precursor
Sole MWCNTs decorated agglomerated MWCNTs was observed in MWCNTs produce from 2% FeCp2, Agglomerated of MWCNTs was observed on MWCNTs produced from 5% FeCp2. MWCNTs produced from 5% FeCp2 exhibits
denser structure compared MWCNTs produced from 2% FeCp2 and2% FeCp2.
TG-DTA from MWCNTs derived from CTPs precursor
It appear that agglomerated MWCNTs exhibit higher thermal oxidation than sole structure
Electrode Solution (0.1 M) Contact angle/°
1% FeCp2 Citric acid 157.8445
Malonic acid 150.8735
Boric acid 149.439
3% FeCp2 Citric acid 144.9635
Malonic acid 145.49
Boric acid 149.7225
5% FeCp2 Citric acid 142.9695
Malonic acid 144.513
Boric acid 149.6755
It appear that wet ability of boric acid seems to be independent of MWCNTs composition. MWCNTs with superhydrophobic properties were observed in MWCNTs produced by decomposition heavy fraction coal ter l in 1 % FeCp2
Uji Coba Pemilihan Suhu yang lebih rendah dari
1000
oC
Tidak terjadi grafitisasi pada suhu di bawah 900
oC
Experiment lanjutan
• Penggunaan Fluidized bed, dengan menggunakan Carbonized CTPs product + Catalyst untuk menghasilkan grafit yang diharapkan
• T=900oC, 1000oC
• Katalis = Ferrocene, AlNitrate, Boric Acid , Graphene Oksida, TCP (Phosphate) + Al
• Gas = Argon
• Tindak lanjut Kerjasama LIPI-Tekmira-ITERA
• Proses skala lebih banyak dengan menggunakan Karbon yang berasal dari CTPs yang telah diberikan katalis
• Kunjungan ke pilot plant untuk menghasilkan CTPs di Palimanan → penjadwalan dikarenakan pandemic
Uji Coba Pemilihan Suhu yang lebih tinggi dari 900
oC
420 420
35 35
700 700
1200 1200
0 35 200 400 600 800 1000 1200 1400
0 5 10 15 20 25 30
Total (jam)
Karbonisasi
Grafitisasi katalitik
Impregnasi basah katalis Perlakuan panas
2 jam
8 jam
4 jam
Katalis Ferrocene
Katalis FeCl3
Katalis FeCl3
Perubahan berat terhadap suhu grafitisasi untuk mengukur loss diakibatkan oleh Oksidasi
Data Karakterisasi:
1. XRD → sedang menunggu proses analisa
HFB 5 GT – Ferrocene – 1000
oC
CTP - HFB 5 GT Catalyst: Ferrocene Sintering To: 1000oC
Magnification: (a) 500 ; (b) 2000 ; (c) 3000; (d) 10,000 X; (e) 20,000
(a) (b) (c)
(d) (e)
HFB 5 GT – Ferrocene – 1100
oC
CTP - HFB 5 GT Catalyst: Ferrocene Sintering To: 1100oC
Magnification: (a) 500 X; (b) 2000 X; (c) 3000; (d) 10,000 X; (e) 20,000
(a) (b) (c)
(d) (e)
HFB 5 GT – FeCl
3– 1000
oC
CTP - HFB 5 GT Catalyst: FeCl3
Sintering To: 1000oC
Magnification: (a) 500 X; (b) 2000 X; (c) 3000; (d) 10,000 X; (e) 20,000
HFB 5 GT – FeCl
3– 1100
oC
CTP - HFB 5 GT Catalyst: FeCl3
Sintering To: 1000oC
Magnification: (a) 500 X; (b) 2000 X; (c) 3000; (d) 10,000 X; (e) 20,000
REJECTED PAPER
Pengalihan ke Jurnal lain
Pending dengan menambahkan data terbaru
1. RAMAN 2. TEM
DRAFT
UJI EFISIENSI ANODA
• Kendala di Vacuum Box untuk storage Lithium Foil
• Solusi: Pembuatan Vacuum storage
Tindak lanjut dan Rencana
• Proses grafitisasi dengan menggunakan
• TSP (Triple Super Phosphate) + Al → menurunkan temperature Karbonisasi
• Meningkatkan kristalinitas dari Carbon saat proses grafitisasi pada suhu 1000 oC, 1200
oC, 1300oC
• Pengkuran electrokimia
• Pengukuran konduktifitas
Kendala dan kebutuhan urgent
• Gas Argon 2 buah untuk proses lebih lanjut
• Vacuum box storage untuk lithium foil
Heat Pipe berbasis Nano-fluida (Fe
3O
4dan air) sebagai Pendingin Pasif pada Baterai Lithium Pack
Penanggung Jawab : Anggito P. Tetuko, Ph.D Anggota : Nining S. Asri, M.Sc
Eko A. Setiadi, M.Sc
Prof. Perdamean Sebayang Prof. Masno Ginting
Dr. Witha. B.K. Putri Ir. Muljadi, M.Sc
Lukman F. Nurdiyansah, S.T
Pusat Penelitian Fisika-LIPI
Research Group: Advanced and Magnetic Materials
Agustus 2021
Kegiatan yang dilakukan: Karakterisasi sudut kontak metal foam sebagai wick structure di heat pipe
Treatment
Sudut Kontak (°)
Hari-1 Hari-2 Hari-5 Hari-10 Hari-15
No Coating 95 126 133 145 157
Acetone Coating - - - - 107
Superhydrophobic 1 Layer Coating 132 146 149 150 150
Superhydrophobic 2 Layers Coating 147 150 151 159 162
Capaian: 60%
Hambatan: belum ada
Kegiatan selanjutnya: karakterisasi metal foam lainnya, seperti: densitas, porositas, SEM-EDX, FTIR, dll
Gambar 1. Contact angle sebagai fungsi watu
PROGRAM PRIORITAS NASIONAL 2021
PENGEMBANGAN MATERIAL BERBASIS GRAPHENE SEBAGAI KOMPONEN ANODA BATERAI ION LITHIUM
PENANGGUNGJAWAB: ANDRI HARDIANSYAH, Ph.D PUSAT PENELITIAN FISIKA
LEMBAGA ILMU PENGETAHUAN INDONESIA
Agenda
40
❑ Pendahuluan
❑ Kegiatan
❑ Bahan dan Preparasi Material
❑ Evaluasi dan Karakterisasi Struktur dan Morfologi Material
❑ Produksi Baterai Koin Lithium
❑ Evaluasi Performansi Baterai Koin Lithium
PENDAHULUAN
41
Prioritas Nasional Baterai Lithium 2021 Penelitian Pengembangan Produksi Bahan Aktif Sel Baterai
PENDAHULUAN : LATAR BELAKANG-IDENTIFIKASI MASALAH-SOLUSI
Lithium Ion Battery
Anoda
Katoda
Electrolyte
1. Luas permukaan spesifik tinggi dan permukaan terbuka besar sehingga menawarkan lebih banyak saluran penyisipan lithium
2. Perubahan volume rendah selama proses penyisipan / desersi ion Li yang penting untuk stabilitas siklus yang baik
3. Ukuran pori besar dan jalur pendek untuk difusi ion litium cepat dengan kecepatan tinggi, yang sangat penting untuk good rate capability
4. Resistansi internal rendah yang mengarah pada pengisian dan pemakaian cepat
5. Potensi interkalasi rendah untuk Li 6. Harga rendah
7. Ramah lingkungan
Persyaratan untuk Anoda yang ideal
Seleksi Material Anoda Elektrokimia
Reaksi Redoks
Material Aktif
1. Carbon-based 2. Silicon-based 3. Transition Metal
Oxide Diperlukannya basis data
kuantitatif dari material anoda, katoda dan elektrolit baterai ion lithium.
43
KEGIATAN RISET
KEGIATAN RISET
1. Material aktif 2. Elektroda 3. Pembuatan Koin Sel
1. Pembuatan Material Berbasis Graphene a. Pembuatan Material
Graphene Oxide
b. Pembuatan Material
Reduced Graphene Oxide c. Optimalisasi Material
RGO/NRGO
2. Pembuatan electrode (slurry) &
pelapisan pada coil
a. Pencampuran bahan aktif
b. Pelapisan
3. Assembly Koin Sel
4. Karakterisasi 5. Pengujian Baterai & Optimasi a. SEM
b. Raman c. XRD d. UV VIS
a. EIS b. CV c. CD Januari-Juni
Juli-Agustus September-Desember
BAHAN DAN PREPARASI MATERIAL
45
No Bahan Spesifikasi Status
1 Sulfuric Acid (H2SO4) 258105-2.5L KONFIRM ganti kode 1.12080.2500
Sudah Dipakai dalam pereaksian pembuatan prekursor Graphene Oxide 2
Phosphoric acid
(H3PO4), ACS Reagent,
>85%wt.%in H2O (695017-500 mL)
695017-500mL
Sudah Dipakai dalam pereaksian pembuatan prekursor Graphene Oxide
3
Potassium
permanganate (KMnO4) (223468-500G)
223468-500G Alternatif merck 1.05082.1000
Sudah Dipakai dalam pereaksian pembuatan prekursor Graphene Oxide
Bahan dan Preparasi Material
46
No Bahan Spesifikasi Status
4 Iron (III) Chloride, FeCl3 157740-1KG
Sudah Dipakai dalam pereaksian pembuatan prekursor Graphene
Oxide-Fe 5
Hydrothermal Autoclave Reactor Teflon Chamber Synthesis 100ml
Hydrothermal Autoclave Reactor
Teflon Chamber Synthesis 100ml
Sudah Dipakai dalam pereaksian pembuatan prekursor Reduced
Graphene Oxide
6
100 ml PTFE Chamber chamber for 100ml Hydrothermal Autoclave Reactor
100 ml PTFE Chamber for 100ml Hydrothermal Autoclave Reactor
Sudah Dipakai dalam pereaksian pembuatan prekursor Reduced
Graphene Oxide
7
Isopore Polycarb 0,4 micrometer (μm) PC membrane , Model HTTP 04700, Brand : MERCK
Isopore 0,4 micrometer PC membrane , HTTP
04700
Sudah Dipakai dalam pereaksian pembuatan prekursor Graphene
Oxide
8
Nylon Net Filter 180 micrometer (μm), Model : NY8H04700, Brand : MERCK
180 micrometer Nylon Net, REF: NY8H04700
Sudah Dipakai dalam pereaksian pembuatan prekursor Graphene
Oxide
9 Manganese(II) sulfate
monohydrate M7634-500G
Sudah Dipakai dalam pereaksian pembuatan prekursor Graphene
Oxide-Mn
10 Quartz cuvette/ Kuvet kuarsa / Kuvet spektrofotometer UV Vis
Kuvet kuarsa / Kuvet spektrofotometer UV
Vis
Sudah Dipakai dalam identifikasi absorbance UV material GO, RGO800
dan NRGO800
11
Graphene oxide, powder, 15- 20 sheets, 4-10% edge- oxidized
796034-1G
Sudah Dipakai sebagai standar material GO
200 400 600
Intensity (a.u)
Wavelength (nm)
NRGO
RGO
GO
Analisis Struktur dan Morfologi GO, RGO and NRGO
47
SEM
Samples 2θ d(Å) (hkl)
Graphite 26.58 3.35 002 44.54 2.03 311 54.7 1.67 004 GO 10.36 8.53 001 42.4 2.13 002 RGO 26.19 3.4 002 43.1 2.1 004 NRGO 26.14 3.41 002 43.27 2.09 004
XRD
Analisis Struktur dan Morfologi GO, RGO and NRGO
48
Band
GO RGO NRGO
Position (cm-1)/Intensity (a.u.) D 1351/1814 1352/452 1358/280 G 1586/1596 1588/368 1597/204 D* 1493/559 1489/159 1503/107 D” 1181/211 1232/91 1233/71 D' 1609/404 1603/90 1614/41 2D 2688/84 2676/8 2661/2 D+G 2940/78 2923/11 2894/11 ID/IG 1.14 1.23 1.37 I2D/ID+G 1.07 0.73 0.15
Raman Deconvolusi Raman
200 400 600
Intensity (a.u)
Wavelength (nm)
NRGO
RGO
GO
UV-VIS
49
Produksi Baterai berbasis Anoda Graphene (GO, RGO & NRGO)
50
Analisis Data : Electrochemical Impedance Spectroscopy (EIS)
0 200 400 600 800 1000 1200 0
50 100 150 200 250 300
-Z'' (Ohm)
Z' (Ohm) GO
0 20 40 60 80 100 120 140 160 180 200 220 0
20 40 60 80 100 120 140 160 180
-Z'' (Ohm)
Z' (Ohm) RGO
0 20 40 60 80 100 120 140 160 180 200 0
20 40 60 80 100 120 140
-Z'' (Ohm)
Z' (Ohm) NRGO
❑ Terdapat perbaikan sifat konduktivitas setelah material GO ditransformasi
menjadi RGO dan NRGO
❑ Terdapat potensi penggunaan material anoda berbasis graphene (nitrogen- doped reduced graphene oxide)
Investigator Graphene Type Resistance (Rct)(Ohm) Peng Guo et al, 2009 Graphene Nano
Sheets
320
Feng-Xia Xin et al,
2015 RGO-Fe0.74Sn5 310
EdreeseAlsharaeh et
al, 2016 RGO 400
Yige Sun et al, 2017 RGO (Randomly
oriented) 312
Xin et al, 2017 Graphene aerogel 305.8
This Work NRGO 140
RGO NRGO
0.0 1.0x10-11 2.0x10-11 3.0x10-11 4.0x10-11 5.0x10-11 6.0x10-11
7.0x10-11 6.83 x 10-11
Lithium ion diffusion (cm2S-1)
3.79 x 10-11
51
Specific capacity of RGO and NRGO
0 5 10 15 20 25 30 35
0.00 0.05 0.10 0.15 0.20 0.25
Unit Charge Capacity (Ahr) Unit Discharge Capacity (Ahr)
Cycle
Unit Charge Capacity (AHr/g)
0.00 -0.05 -0.10 -0.15 -0.20 -0.25
Unit Discharge Capacity (AHr/g)
0 5 10 15 20 25 30 35
0.00 0.05 0.10 0.15 0.20 0.25
Unit Charge Capacity (Ahr) Unit Discharge Capacity (Ahr)
Cycle
Unit Charge Capacity (AHr/g)
0.00 -0.05 -0.10 -0.15 -0.20 -0.25
Unit Discharge Capacity (AHr/g)
Battery Performance Test
Terima Kasih
Pengembangan magnetite Fe
3O
4nanowire sebagai elektroda baterai Lithium
PJ: Witha
Periode Laporan (08.10.2021)
1. Capaian:
❖ Sintesis Pelarut DMAC + PVDF + Fe3O4 dengan hasil serat terbentuk dari proses electrospinning.
❖ Serat yang dihasilkan lebih tipis dan uniform daripada jika hanya dengan PVDF dan DMAC saja.
❖ Dengan adanya Fe3O4 serat yang terbentuk semakin tipis dan uniform.
Capaian: 60 %
PVDF + DMAC +Fe3O4 (Sigma Aldrich, size > 50 nm)
3. Lampiran Hasil
Nanopartikel Fe3O4 yang digunakan berbentuk serbuk komersil Sigma Aldrich. Terlihat dengan perbesaran berbeda, serat dihasilkan tipis dan adanya daerah yang ditutupi sebaran putih yang diduga adalah kumpulan nanopartikel Fe3O4. Bisa disimpulkan bahwa analisis unsur dari hasil serat yang dihasilkan diperlukan untuk mengetahui persebaran antara masing-masing bahan pembentuknya.
3. Lampiran Hasil
PVDF + DMAC
Dengan adanya Fe3O4 nanopartikel di dalam larutan PVDF + DMAC, terlihat serat yang dihasilkan semakin kecil dan tipis. Namun, Fe3O4 nanopartikel belum dapat menyatu dengan seratnya.
PVDF + DMAC + Fe3O4
Perbandingan hasil Ketika sebelum ditambahkan Fe3O4 dan Ketika sudah ditambahkan Fe3O4.
3. Rencana Kegiatan Selanjutnya
❖ Sintesis dan analisis nanofiber dari Pelarut Dmac + PVDF + Fe3O4 (komersil dengan ukuran nanopartikel 20 nm).
❖ Sintesis dan analisis nanofiber dari Pelarut Dmac + PVDF + Fe3O4 (Homemade dari pasir besi < 50 nm).
Recovery of Critical Elements (Li, Co and Ni) from Spent Batteries Using Green and Sustainable Processing to Support Advance
Material and Battery Development in Indonesia (Progress Report September 2021)
Balai Penelitian Teknologi Mineral Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia
Erik Prasetyo, Ph.D. (PI) Dr. Muhammad Al Muttaqii
Dr. Sudibyo Fathan Bahfie, ST Muhammad Amin, ST
Kegiatan yang dilakukan
No Target Progress Keterangan
1 Optimasi proses ekstraksi Co dan Li menggunakan green
chemical 100% Sudah dilakukan menggunakan tannic acid
dan monosodium glutamate
2 Pemisahan dan pemurnian Co 60%
Pemisahan dan pemurnian Co dengan metode solvent extraction sudah selesai dilakukan dengan skala lab dari hasil leaching menggunakan tannic acid
3 Pemisahan dan pemurnian Li 20% Baru dimulai (bahan kimia baru diterima)
Persentase progress kegiatan terhadap target tahunan: 70%
Hambatan
• -
• -
Solusi
Pengadaan Bahan Kimia
No Nama Bahan Spec/Merk/No Catalog Kuantitas Satuan Urgensi Status
1 DEHPA Sigma 237825-500G 1 Botol Pemisahan/pemurnian Co (solvent
extraction) Selesai
2 Tributylhexadecylphosphonium
bromide Sigma 276200-100G 2 Botol Pemisahan/pemurnian Li (solvent
extraction) Selesai
3 Kerosene Sigma 329460-3.8L 1 Botol Pemisahan/pemurnian Co-Li (diluent) Selesai
4 Toluene 2.5 L Emsure Merck
1.08325.2500 1 Botol Pemisahan/pemurnian Co-Li (diluent) Selesai
5 Trihexyltetradecylphosphonium
chloride Sigma 89744-50G-F 2 Botol Pemisahan/pemurnian Li (solvent
extraction) Selesai
6 Mextral 54-100 extractant Copperchem 1L 1 kg Pemisahan/pemurnian Co (solvent
extraction) Selesai
7 Mextral 301P Copperchem 1L 1 kg Pemisahan/pemurnian Li (solvent
extraction) Selesai
8 Argon Gas UHP UHP 6 m3 5 Tabung Analisis kimia Co dan Li Selesai
Progress Output
No Target Realisasi
1
HKI di Jurnal Iternasional Bereputasi
Accepted 1 Under Review (round 1) Journal of Material Cycles and Waste Management
Submitted 1 Draft (rencana submit bulan Nov)
2
Hak Kekayaan Intelektual
Paten Terdaftar 1
2 Paten Terdaftar P00202106559
METODE PEROLEHAN UNSUR-UNSUR KRITIKAL DARI SUMBER SEKUNDER BATERAI BEKAS MELALUI PELINDIAN MENGGUNAKAN MONONATRIUM GLUTAMAT DAN NATRIUM SULFIT
S00202106558
METODE PEROLEHAN UNSUR-UNSUR KRITIKAL DARI SUMBER
SEKUNDER BATERAI BEKAS MELALUI PELINDIAN MENGGUNAKAN ASAM TANAT ATAU TANIN
Heat Pipe berbasis Nano-fluida (Fe
3O
4dan air) sebagai Pendingin Pasif pada Baterai Lithium Pack
Penanggung Jawab : Anggito P. Tetuko, Ph.D Anggota : Nining S. Asri, M.Sc
Eko A. Setiadi, M.Sc
Prof. Perdamean Sebayang Prof. Masno Ginting
Dr. Witha. B.K. Putri Ir. Muljadi, M.Sc
Lukman F. Nurdiyansah, S.T
Pusat Penelitian Fisika-LIPI
Research Group: Advanced and Magnetic Materials
Oktober 2021
Kegiatan yang dilakukan: Perancangan dan pembuatan set-up eksperimen uji kinerja heat pipe
Figure 1. Set-up eksperimen uji kinerja heat pipe
Capaian: 80%
Hambatan: belum ada
Kegiatan selanjutnya: Uji kinerja heat pipe dengan variasi panas input, wick structure dan dan fluida kerja
Figure 2. Detail dan spesifikasi heat pipe
Update
PN BATERAI IPT
(September 2021)
Pemanfaatan limbah air kelapa (nata de coco) sebagai
nanofibrous selulosa untuk
membran elektrolit padat baterai lithium
PENANGGUNG JAWAB :
QOLBY SABRINA (P2 FISIKA LIPI)
TEAM :
CHRISTIN RINA RATRI S.T., M.SC.
DRA. TITIK LESTARININGSIH, M.T
NURHALIS MAJID
Lampiran hasil kegiatan
Proses penyusunan koin sel baterai dengan
elektroda komersial dan membran BC
sebagai solid polimer elektrolit pengganti
separator dan elektrolit cair didalam sistem
baterai.
Lampiran hasil pengukuran
Linier sweep voltammetry (LSV)
Pengukuran LSV dilakukan untuk mengetahui electrochemical stability window dari membran SPE BC yang sudah dibuat.
Dari hasil dapat disimpulkan metode pengeringan freeze dry dapat meningkatkan stabilitas baterai, pada metode pengeringan ini lebar tegangan kerja baterai lebih lebar,
>3.5 volt dibandingan bc dengan metode
pengeringan oven dry <3.0 volt sudah terjadi
raksi lonjakan arus yang mengindikasikan
pada tegangan tersebut kestabilan baterai
sudah terganggu.
Kendala
kondisi sample membran tersimpan cukup lama akibat aktivitas lab yang dibatasi (PPMKM),
Sample harus dibuat ulang, sementara alat proses
pengeringan freeze drying tidak bs menggunakan alat di dalam instansi (LIPI) sehingga harus mencari ke instansi lain yaitu BPPT dan pengujian berbayar menggunakan dana
pribadi.
Telah didapatkan 70 % hasil dari target membran
solid polimer elektrolit 2021
Rencana Kegiatan Selanjutnya
Electrochemical characterization
Untuk mengetahui performa elektrolit padat berbahan dasar membran selulosa saat diaplikasikan pada sel baterai lithium.
Pengujian performa baterai yang selanjutnya akan dilakukan:
Uji Cyclic voltammetry dan pengukuran Galvanostatic charge-
discharge
POLIMER ELEKTROLIT PADAT RAMAH LINGKUNGAN BERBASIS AIR UNTUK APLIKASI BATERAI LITIUM-ION
LAPORAN PN IPT GEL. 2
CHRISTIN RINA RATRI – PUSAT RISET FISIKA
1. Kemajuan Kegiatan
• Penambahan ionic liquid 1-hexyl-1methylimidazolium iodide (HMII) terbukti dapat menaikkan konduktivitas ionic polimer elektrolit padat (solid polymer electrolyte/SPE)
• Dibuat eksperimen dengan variasi konsentrasi HMII yang ditambahkan sebesar 2, 20, 50, 100, 150, dan 200% (w/w) dari berat PVA
• Lembaran yang diperoleh transparan, free-standing, fleksibel, dan dapat di-assembly menjadi sel baterai tanpa mengalami kerusakan secara visual dan mekanis
2a. EIS (Uji Impedansi)
0E+00 1E-04 2E-04 3E-04 4E-04 5E-04
0 50 100 150 200
Ionic Conductivity, S/cm
% Ionic liquid
Sample Rb L A % ionic liq ionic cond
AL00WI 10870 0,0147 0,028353 0 4,77E-05 AL02WI 6250 0,0172 0,028353 2 9,71E-05 AL20WI 9470 0,0212 0,028353 20 7,90E-05 AL50WI 6314 0,0106 0,028353 50 5,92E-05 AL100WI 4846 0,014 0,028353 100 1,02E-04 AL150WI 1779 0,0169 0,028353 150 3,35E-04 AL200WI 1713 0,0224 0,028353 200 4,61E-04
2b. Assembly Full Cell dan pengujian
-500000 0 500000 1000000 1500000 2000000
0 2000000 4000000 6000000 0
2000000 4000000 6000000 8000000 10000000 12000000 14000000 16000000
0 10000000 20000000 30000000
0 10000 20000 30000 40000 50000 60000
0 50000 100000 150000
0 5000 10000 15000 20000 25000
0 20000 40000 60000 80000
% ionic liquid OCV, V
20 0.13
50 0.03
150 0.01
200 0.01
20 50
150 200 Koin sel baterai padat dengan
katoda LiFePO4 dan anoda carbon
• OCV masih terlalu rendah, harusnya initial voltage >3V jika menggunakan katoda LFP
• Konduktivitas ionik mungkin masih bisa dinaikkan dengan penambahan konsentrasi
• Target konduktivitas ionik minimal 10-3 S/cm
3. Perbandingan Hasil Kegiatan dengan Target
4. Kendala yang Dihadapi dan Usulan Solusi
• Sel baterai padat tanpa intervensi pelarut karbonat maupun elektrolit cair masih mengalami konduktivitas di bawah harapan
• OCV yang masih rendah mungkin disebabkan karena proses aging yang kurang lama, perlu didiamkan lebih lama atau dipancing dengan potentiostat
• Perlu dicoba metode immersion seperti pada eksperimen sebelumnya
5. Rencana Kegiatan Selanjutnya
• Rencana menggunakan metode immersion sebelum assembly cell
• Pengujian CV/CD setelah aging selama 4-5 hari
PUSAT PENELITIAN BIOMATERIAL – LEMBAGA ILMU PENGETAHUAN INDONESIA
Ketua : Resti Marlina, M.Si.
PENGEMBANGAN ELEKTRODA KOMPOSIT KARBON BERBASIS BIOMASSA UNTUK APLIKASI HYBRID
SUPERCAPBATTERIES SEBAGAI PERANGKAT PENYIMPANAN ENERGI
PRIORITAS NASIONAL (PN)
DIPA ILMU PENGETAHUAN TEKNIK (IPT) TAHUN ANGGARAN 2021
Anggota: Prof. Subyakto (P2 Biomaterial) Prof. Yudi Darma (Fisika-ITB)
Dr. Eka Nurfani (Fisika-ITERA) Dr. Ismail Budiman (P2 Biomaterial) Achmad Subhan, M.T. (P2 Fisika) Ismadi, M.T. (P2 Biomaterial)
Yeyen Nurhamiyah, S.Si (P2 Biomaterial) Deni Purnomo, S.T. (P2 Biomaterial)
LAPORAN KEMAJUAN (September 2021)
Tahapan Kegiatan: 1. Persiapan Bahan Baku
2. Pembuatan sampel karbon aktif dan komposit metal oksida
3. Karakterisasi material
4. Pembuatan prototipe elektroda
Dari keseluruhan bahan baku dan kimia semua sudah diterima → hanya 1 bahan kimia yang belum
90 %
Target karakterisasi di bulan ke-5-6
KEMAJUAN KEGIATAN
Sintesis karbon aktif → sudah dilakukan pada sampel cangkang dan tandan kosong kelapa sawit dgn KOH Sintesis komposit karbon aktif-metal oksida → sudah dilakukan untuk CKS, dan TKKS
Karakterisasi struktur dan morfologi → XRD, Raman, SEM, sudah dilakukan Karakterisasi elektrokimia → sedang dalam antrian pengerjaan di Fisika
Pembuatan elektroda slurry → sudah dilakukan untuk 3 sampel Pembuatan coin cell
Target prototipe elektroda di bulan ke-6-7 Target optimasi material
di bulan ke 1-4 100 %
90 %
80%
OVERALL PROGRESS
Output Kegiatan: prototipe coin cell, publikasi internasional (25%)
85 %
Hasil pengukuran CV-GCD (14 September 2021)
Hasil pengukuran CV-GCD (14 September 2021)
Hasil pengukuran CV-GCD (18 September 2021)
Seminar Internasional IUMRS-ICA 2021
Presentasi online di acara seminar internasional IUMRS-ICA 2021
Kendala Yang Dihadapi dan Update Kondisi
Rencana Kegiatan Selanjutnya
• Kondisi PPKM sangat mempengaruhi aktivitas kerja di lab sehingga kegiatan lab sangat terbatas
• Membuat prototipe koin sel dan melakukan pengujian performa sel superkapasitor (diharapkan tengah september sudah mendapatkan hasil)
• Meyelesaikan draft publikasi/paten → IUMRS-ICA 2021 (Korea)
PUSAT PENELITIAN BIOMATERIAL - LEMBAGA ILMU PENGETAHUAN INDONESIA