PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN DAN TIPE KEPRIBADIAN TERHADAP HASIL BELAJAR STRATEGI BELAJAR MENGAJAR MAHASISWA FAKULTAS BAHASA DAN SENI UNIVERSITAS NEGERI MEDAN.

31  12 

Loading.... (view fulltext now)

Loading....

Loading....

Loading....

Loading....

Teks penuh

(1)
(2)
(3)
(4)

i ABSTRAC

Rosdiana Siregar. 081188210066, The Effect of Learning Strategy and

Personality Type on Student Achievement of Teaching and Learning Strategy at Faculty of Art and Linguistic State University of Medan.

Medan

This study is aimed to determine: 1) the students achievement who were taught by collaborative learning strategy is higher than that taught by expository learning strategy, 2) the students achievement who have sanguine personality type higher than that having phlegmatic personality type, (3 ) The interaction between learning strategy and personality type of student achievement.

The population in this study were all of Bahasa Indonesia students at sixth semester of academic year 2012/2013 which consists of two regular classes and two ectensions classes totaling 141. The sampling technique used was cluster random sampling technique. The samples were 80 students in which 40 students as the experimental group was taught by collaborative learning strategy and 40 people as a group was taught by expository learning strategy.

Data collection instrument used in the form of 40 multiple-choice questions. To determine the personality type of student personality questionnaire instrument was used alone. The research method used was quasi experiment with 2 x 2 factorial design. Technique analyse data use the two way ANAVA testing at significance 0.05

(5)

ii ABSTRAK

Rosdiana Siregar. 081188210066. Pengaruh Strategi Pembelajaran dan

Kepribadian Terhadap Hasil Belajar Strategi Belajar Mengajar Mahasiswa Fakultas Bahasa dan Seni Universitas Negeri Medan. Medan

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) perbedaan hasil belajar mahasiswa yang dibelajarkan dengan strategi pembelajaran kolaboratif dan mahasiswa yang dibelajarkan dengan strategi pembelajaran ekspositori, 2). perbedaan hasil belajar mahasiswa yang memiliki kepribadian sanguin dan mahasiswa yang memiliki kepribadian phlegmatis, 3) interaksi antara strategi pembelajaran dan kepribadian terhadap hasil belajar mahasiswa.

Populasi pada penelitian ini adalah seluruh mahasiswa Jurusan Bahasa Indonesia VI Tahun Akademik 2012/2013 yang terdiri dari dua kelas reguler dan dua kelas ekstensi berjumlah 141. Teknik penarikan sampel yang digunakan adalah teknik cluster random sampling. Sampel penelitian berjumlah 80 mahasiswa dimana 40 siswa sebagai kelompok eksperimen yang dibelajarkan dengan strategi pembelajaran kolaboratif dan 40 orang sebagai kelompok yang dibelajarkan dengan strategi pembelajaran ekspositori.

Instrumen pengumpul data yang digunakan berbentuk pilihan berganda sebanyak 40 soal. Untuk mengetahui kepribadian mahasiswa digunakan instrumen angket kepribadian. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen semu dengan disain faktorial 2 x 2. Teknik analisa data menggunakan anava dua jalur pada taraf signifikansi 0,05.

(6)

KATA PENGANTAR

Puji syukur penulis panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa, atas rahmat dan rahimNya sehingga penulis dapat menyelesaikan tesis ini dengan judul

“Pengaruh Strategi Pembelajaran dan Tipe Kepribadian Terhadap Hasil Belajar Strategi Belajar Mengajar Mahasiswa Fakultas Bahasa dan Seni Universitas Negeri Medan” sebagai salah satu persyaratan untuk memperoleh gelar Magister Pendidikan pada Program Studi Teknologi Pendidikan Universitas Negeri Medan.

Dalam menyelesaikan tesis ini, penulis telah banyak menerima bantuan dari berbagai pihak sehingga pada akhirnya penulisan tesis ini dapat diselesaikan. Oleh karena itu, dengan segala kerendahan hati penulis menyampaikan terima kasih kepada :

1. Rektor Universitas Negeri Medan Prof. Dr. Ibnu Hajar, M. Pd, Direktur Program Pascasarjana Universitas Negeri Medan Prof. Dr. Muin Sibuea, M. Pd, Ketua dan Sekretaris Program Studi Teknologi Pendidikan Universitas Negeri Medan Prof. Dr. Harun Sitompul, M. Pd dan Dr. R. Mursid, ST, M. Pd , beserta staf yang telah memberikan kesempatan dan bantuan untuk kelancaran studi selama mengikuti perkuliahan di Program Pascasarajana Universitas Negeri Medan.

2. Bapak dan Ibu Dosen Program Studi Teknologi Pendidikan yang telah memberikan ilmu pengetahuan yang bermanfaat bagi penulis selama mengikuti perkuliahan.

3. Pembimbing I Prof. Dr. Binsar Panjaitan, M. Pd, dan pembimbing II Prof. Dr. Julaga Situmorang, M. Pd yang telah banyak memberikan bimbingan kepada peneliti sehingga tesis ini rampung dikerjakan.

4. Penguji I Prof. Dr. Efendi Napitupulu, M. Pd, penguji II Prof. Dr. Abdul Hamid K, M. Pd dan penguji III Prof. Dr. Sahat Siagian, M. Pd yang telah banyak memberikan saran dan masukan untuk perbaikan tesis ini.

(7)

6. Keluarga tercinta, suamiku Drs. Syahnan Daulay, M. Pd, ananda Ibrahim RS Daulay, SE, M. Anggie J. Daulay, SS, M. Hum, Zulkarnain H Daulay, SH, dan Dian RB Daulay, S. Pd serta kakak-kakakku Hj. Rosmaliana Siregar dan Hj. Rozainun Siregar, terima kasih atas segala doa dan dukungan yang selalu diberikan kepada penulis.

7. Rekan-rekan mahasiswa Pascasarjana Program Studi Teknologi Pendidikan secara khusus Angkatan XIV yang telah bersama-sama berbagi asah, asih dan asuh serta berbagi suka dan duka selama perkuliahan

8. Kepada seluruh pihak yang tidak disebutkan namanya satu persatu, terimakasih atas segala bantuan dan dukungannya sehingga penyusunan tesis ini dapat terlaksana dengan lancar.

Penulis menyadari masih banyak kekurangan dan kelemahan dalam tesis ini, untuk itu penulis mengharapkan sumbangan pemikiran, kritik dan saran untuk kesempurnaanya. Akhirnya penulis berharap semoga tesis ini dapat bermanfaat dalam menambah khasanah ilmu pengetahuan bagi dunia pendidikan.

Medan, Juli 2013 Penulis

(8)

i

BAB II Kajian Teoretis, Penelitian Relevan dan Hipotesis ... 13

A. Kajian Teoretis ... 13

1. Hakikat Hasil Belajar Strategi Belajar Mengajar ... 13

2. Hakikat Strategi Pembelajaran... 18

3. Hakikat Kepribadian ... 37

B. Penelitian Relevan ... 46

C. Kerangka Berpikir ... 48

D. Hipotesis Penelitian ... 58

BAB III Metode Penelitian ... 59

A. Tempat dan Waktu Penelitian ... 59

B. Populasi dan Sampel ... 59

C. Metode dan Desain Penelitian ... 60

D. Variabel dan Defenisi Operasional ... 61

E. Prosedur dan Pelaksanaan Penelitian ... 63

F. Pengontrolan Perlakuan... 64

G. Teknik Pengumpulan Data ... 67

H. Uji Coba Instrumen ... 69

I. Hasil Uji Coba Instrumen ... 72

J. Teknik Analisa Data ... 74

BAB IV Pembahasan ... 76

(9)

ii

B. Pengujian Persyaratan Analisis ... 88

C. Pengujian Hipotesis ... 94

D. Pembahasan ... 100

E. Keterbatasan Penelitian ... 115

BAB V Simpulan, Implikasi dan Saran 117

A. Simpulan ... 117

B. Implikasi ... 117

C. Saran ... 120

(10)

iii

DAFTAR TABEL

Tabel hal

1.1. Nilai Mata Kuliah Strategi Belajar Mengajar Mahasiswa Jurusan Bahasa Indonesia Fakultas Bahasa dan Seni UNIMED

... 6

2.1. Strategi Pembelajaran dalam Kegiatan Pembelajaran di Kelas ... 22

2.2. Strategi Pembelajaran Kolaboratif ... 31

2.3. Strategi Pembelajaran Ekspositori ... 36

2.4. Keunggulan dan Kelemahan Strategi Pembelajaran EKspositori ... 36

3.1. Rancangan Eksperimen Disain Faktorial 2 x 2 ... 60

3.2. Tahapan Pembelajaran Kolaboratif ... 64

3.3. Tahapan-Tahapan Pembelajaran Ekspositori ... 64

3.4. Kisi – Kisi Tes Hasil Belajar Strategi Belajar

4.1. Distribusi Frekuensi Hasil Belajar Strategi Belajar Mengajar Untuk Perlakuan Strategi Pembelajaran Kolaboratif ... 76

4.2 Distribusi Frekuensi Hasil Belajar Strategi Belajar Mengajar Untuk Perlakuan Strategi Pembelajaran Ekspositori ... 78

4.3. Distribusi Frekuensi Hasil Belajar Strategi Belajar Mengajar Untuk Mahasiswa Yang Memiliki Kepribadian Sanguin ... 79

4.4. Distribusi Frekuensi Kelompok Hasil Belajar Strategi Belajar Mengajar Yang Memiliki Kepribadian Phlegmatis ... 81

4.5. Distribusi Frekuensi Hasil Belajar Strategi Belajar Mengajar Mahasiswa Strategi Pembelajaran Kolaboratif Yang Memiliki Kepribadian Sanguin ... 82

4.6. Distribusi Frekuensi Hasil Belajar Strategi Belajar Mengajar Mahasiswa Untuk Strategi Pembelajaran Kolaboratif Yang Memiliki Kepribadian Phlegmatis ... 84

4.7. Distribusi Frekuensi Hasil belajar Strategi belajar mengajar Mahasiswa Untuk Strategi Pembelajaran Ekspositori Yang Memiliki Kepribadian Sanguin ... 85

(11)

iv

Ekspositori Yang Memiliki Kepribadian Phlegmatis 4.9. Hasil Pengujian Normalitas Data Untuk Strategi

Pembelajaran

... 88

4.10. Hasil Pengujian Normalitas Data Untuk Kelompok Kepribadian

... 89 4.11. Hasil Pengujian Normalitas Data Untuk Strategi

Pembelajaran Dengan Kepribadian

... 90 4.12. Rangkuman Hasil Pengujian Homogenitas Varians

Antar Kelompok Sampel Strategi pembelajaran kolaboratif Dan Strategi Pembelajaran Ekspositori

... 91

4.13. Rangkuman Hasil Pengujian Homogenitas Varians Antar Kelompok Sampel Kepribadian Sanguin Dan Kepribadian Phlegmatis Dengan Uji Fisher Pada

... 92

4.14. Rangkuman Hasil Pengujian Homogenitas Varians Sampel Dengan Uji Bartlet Pada Taraf Signifikansi

... 93

4.15. Ringkasan Hasil Statistik Deskriptif Data Perhitungan

... 94 4.16. Rangkuman Hasil Anava Secara Keseluruhan

Terhadap Hasil belajar Strategi belajar mengajar

(12)

v

DAFTAR GAMBAR

Gambar hal

2.1. Perbandingan sifat empat kepribadian Galen ... 42 4.1. Histogram Hasil Belajar Strategi Belajar

Mengajar Mahasiswa yang Diajarkan Dengan Strategi Pembelajaran Kolaboratif

... 77

4.2. Histogram Hasil Belajar Strategi Belajar Mengajar Untuk Perlakuan Strategi Pembelajaran Ekspositori

... 78

4.3. Histogram Hasil Belajar Strategi Belajar Mengajar Kelompok Mahasiswa yang Memiliki Kepribadian Sangui

... 80

4.4. Histogram Hasil Belajar Strategi Belajar Mengajar Mahasiswa yang Memiliki Kepribadian Phlegmatis

... 81

4.5. Histogram Hasil Belajar Strategi Belajar Mengajar Kepribadian Untuk Perlakuan Strategi Pembelajaran Kolaboratif

... 83

4.6. Histogram Hasil Belajar Strategi Belajar Mengajar Kepribadian Phlegmatis Untuk Perlakuan Strategi Pembelajaran

Kolaboratif

... 84

4.7. Histogram Hasil Belajar Strategi Belajar Mengajar Kelompok Kepribadian Sanguin Untuk Perlakuan Strategi Pembelajaran Ekspositori

... 86

4.8. Histogram Hasil Belajar Strategi Belajar Mengajar Kelompok Kepribadian Phlegmatis Untuk Perlakuan Strategi Pembelajaran Ekspositori

... 87

4.9. Strategi Interaksi Antara Strategi

Pembelajaran dan Kepribadian Terhadap Hasil belajar Strategi belajar mengajar Mahasiswa

(13)

vi

DAFTAR LAMPIRAN

Lampiran hal

SAP ... 123

Tes Hasil Belajar ... 147

Angket ... 152

Validitas Butir Tes Hasil Belajar ... 157

Distribusi Frekuensi Data Penelitian ... 165

Perhitungan Statistik Dasar ... 174

Perhitungan Uji Normalitas Data ... 181

Perhitungan Uji Homogenitas ... 187

(14)

1

BAB I

PENDAHULUAN

A. Latar Belakang Masalah

Pendidikan merupakan faktor utama yang berpengaruh penting untuk perkembangan generasi muda sebagai penerus bangsa.Pendidikan merupakan usaha untuk menyiapkan peserta didik yang dapat berperan dalam masyarakat, baik sebagai individu maupun sebagai warga masyarakat. Pendidikan juga merupakan kebutuhan setiap warga negara yang selalu mendambakan peningkatan kualitas sumber daya manusia sebagai unsur pokok dalam pembangunan negara.

Pendidikan nasional suatu negara mempunyai tujuan tertentu termasuk pendidikan di Indonesia. Tujuan pendidikan di Indonesia tertuang dalam Undang-undang sistem pendidikan pasal 3 tahun 2003 yang berbunyi: “Pendidikan nasional berfungsi mengembangkan kemampuan dan membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa, bertujuan untuk berkembangnya potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap kreatif, mandiri, dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab” (DEPDIKNAS : 2003)

Miarso (2005) mengemukakan bahwa “sumber daya manusia merupakan

modal dasar pembangunan terpenting”. Lebih lanjut dijelaskan pendidikan untuk

pembangunan kualitas manusia meliputi segala aspek perkembangan manusia dalam harkatnya sebagai makhluk yang berakal budi, sebagai pribadi, sebagai

(15)

2

masyarakat dan sebagai warga negara. Pendidikan harus mencerminkan proses memanusiakan manusia dalam arti mengaktualisasikan semua potensi yang dimilikinya menjadi kemampuan yang dapat dimanfaatkan dalam kehidupan sehari-hari di masyarakat luas. Sedangkan Budiningsih (2005) mengemukakan bahwa sumber daya manusia ditentukan oleh karakteristik manusia dan masyarakat masa depan yang dikehendaki seperti kemandirian, tanggung jawab terhadap resiko dalam mengambil keputusan dan mengembangkan segala aspek potensinya.

Pendidikan yang berhasil berawal dari keberhasilan pembelajaran di ruang kelas. Proses pembelajaran yang efektif dan menyenangkan merupakan kunci keberhasilan pencapaian tujuan pembelajaran yang ditetapkan, sehingga hasil belajar yang diperoleh peserta didik juga dapat dimaksimalkan. Keberhasilan proses pembelajaran di kelas sangat tergantung kepada pendidik. Pendidik memiliki tanggungjawab untuk menciptakan kondisi belajar, memilih strategi pembelajaran dan memfasilitasi peserta didik untuk mencapai tujuan pembelajarannya.

(16)

3

termotivasi dan tidak dapat belajar dengan baik. Untuk menciptakan suasana yang menyenangkan dan kondusif bagi peserta didik untuk belajar, maka pendidik perlu memiliki pengetahuan tentang pendekatan, strategi, metode dan teknik-teknik pembelajaran dengan memahami teori-teori belajar dan teknik-teknik mengajar yang baik dan tepat.

Pembelajaran yang terjadi sekarang ini secara umum menunjukan bahwa banyak peserta didik yang datang ke sekolah atau ke kampus secara terpaksa. Mereka lebih suka “nongkrong”atau “ngobrol” dengan teman-teman daripada

belajar di kelas. Mereka merasa sangat senang kalau kebetulan guru/dosen berhalangan hadir untuk mengajar. Peserta didik kelihatan lebih bersemangat ketika tidak sedang belajar di luar kelas daripada ketika harus belajar di dalam kelas. Hal ini diduga karena sistem pembelajaran selama ini cenderung menggunakan sistem yang mengikat. Suasana belajar membosankan, peserta didik belajar seperti tidak punya tujuan, aktivitas di kelas juga terkesan monoton dan itu-itu saja. Oleh karena itu perlu adanya upaya perubahan lembaga-lembaga pendidikan seperti sekolah dan perguruan tinggi untuk memperbaiki kualitas pembelajaran di kelas.

(17)

4

bagaimana materi bisa disampaikan dan diterima dengan baik oleh peserta didik. Dengan kata lain, pendidik bukan hanya bisa mengajar lebih dari itu pendidik harus bisa membuat peserta didik belajar.

Lembaga Pendidikan Tingkat Keguruan (LPTK) sebagai lembaga pencetak guru memiliki tanggung-jawab paling besar dalam usaha mencetak guru-guru yang profesional. LPTK bertanggungjawab membekali calon-calon guru-guru dengan pengetahuan dan keterampilan untuk menjadi seorang guru yang profesional dibidangnya. Sehingga setelah lulus, calon guru tersebut mampu menjalankan perannya sebagai guru sesuai dengan fungsinya yaitu sebagai fasilitator, motivator, informator, komunikator, transformator, agen perubah, inovator, konselor, evaluator, dan administrator (Soewondo, dalam Arifin 2000).

Universitas Negeri Medan (Unimed) sebagai salah satu LPTK juga mempunyai tugas yang sama. Unimed secara terus menerus melakukan perbaikan dan pembaharuan demi meningkatkan kualitas lulusan-lulusannya. Sejak tahun 2005 Unimed melaksanakan pembaharuan dan implementasi kurikulum baru. Pembaharuan tersebut tidak saja meliputi perubahan susunan mata kuliah, tetapi juga perencanaan pengembangan matakuliah, model dan metode pembelajaran hingga sistem penilaiannya seiring dengan perubahan tujuan program pembelajaran/standar kompetensi yang ditetapkan pada masing-masing mata kuliah.

(18)

5

dan pengabdian kepada masyarakat, mengembangkan Unimed menjadi teaching

and research institution yang unggul, mengembangkan budaya kewirausahaan,

menumbuhkan budaya ilmiah dikalangan warga Unimed dan membina suasana akademik dan iklim organisasi yang sehat.

Unimed berusaha membekali mahasiswa keguruan tidak hanya dengan mata kuliah di bidang yang ditekuni tetapi juga dengan mata kuliah pendidikan yang tujuannya membekali mahasiswa keguruan dengan pengetahuan, keterampilan dan sikap mengajar yang baik dan benar. Mata kuliah yang diajarkan salah satunya adalah mata kuliah Strategi Belajar Mengajar. Mata kuliah ini membekali mahasiswa dengan pengetahuan, keterampilan dan sikap bagaimana seharusnya seorang pendidik mengajar di kelas, bagaimana menciptakan suasana yang kondusif untuk belajar, bagaimana memotivasi peserta didik, bagaimana memilih strategi pembelajaran yang tepat dan sesuai dengan karakteristik peserta didik, dan hal-hal lain yang berhubungan dengan proses pembelajaran di dalam kelas.

Pada kenyataannya, selama ini hasil belajar mahasiswa pada mata kuliah strategi belajar mengajar pada umumnya belum maksimal dan memuaskan. Pembelajaran strategi belajar mengajar selama ini masih sangat jauh dari yang diharapkan. Penyampaian materi cenderung menggunakan kebiasaan-kebiasaan yang lama (secara ekspositori) yaitu dengan menyampaikan materi perkuliahan secara bertutur baik lisan (ceramah) ataupun diskusi tanpa menguraikan lebih mendalam materi yang dipelajari. Dosen mengajar cenderung text – book oriented

(19)

6

Sehingga sebagai akibatnya muncul kebosanan dan kejenuhan dari mahasiswa untuk belajar lebih baik. Hal tersebut terjadi karena selama ini materi yang dipelajarinya tidak menyentuh kebutuhan mereka atau dengan kata lain materi yang dipelajari tidak relevan dengan pengalaman mereka sehari-hari sehingga dianggap kurang menantang, sehingga berpengaruh pada hasil belajarnya. Berdasarkan hasil survey awal nilai yang didapatkan dari DPNA mahasiswa Jurusan Bahasa Indonesia Universitas Negeri Medan mulai Tahun Akademik 2009/2010 sampai Tahun Akademik 2011/2012 untuk mata kuliah Strategi Belajar Mengarajar tertera pada tabel 1 berikut ini :

Tabel 1.1. Nilai Mata Kuliah Strategi Belajar Mengajar Mahasiswa Jurusan Bahasa Indonesia Fakultas Bahasa dan Seni UNIMED

Tahun Akademik Nilai Terendah Nilai Tertinggi Rata-rata

2009/2010 6,30 8,20 7,25

2010/2011 6,65 8,50 7,57

2011/2012 6,50 8,30 7,40

(20)

7

hal belajar mahasiswa. Peranan dosen diharapkan mampu mengembangkan seluruh potensi yang ada dalam diri mahasiswa.

Dosen di perguruan tinggi sebagai penanggung jawab pembelajaran dalam institusi, perguruan tinggi harus membuat terobosan-terobosan pengajaran untuk memecahkan problematika belajar para mahasiswanya. Setelah itu pendidik memberikan teknik-teknik belajar kepada mahasiswa tentang bagaimana cara belajar yang baik. Dan dapat menciptakan suasana belajar yang menyenangkan serta menyenangkan bagi para mahasiswa, maka para pendidik diharapkan dapat menggunakan metode-metode belajar yang sesuai. Dengan demikian perlu bagi para pendidik mengadakan perbaikan dalam proses belajar mengajar agar pengajaran dan pendidikan mencapai sasaran yang tepat sesuai dengan yang diinginkan.

(21)

8

Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan hasil belajar adalah meningkatkan kualitas pembelajaran dengan penerapan strategi pembelajaran yang lebih baik. Kegiatan pembelajaran merupakan inti dari kegiatan pendidikan itu sendiri yang tidak terlepas dari peranan dosen. Kemampuan dosen menguasai teknologi pembelajaran untuk merencanakan, merancang, melaksanakan dan mengevaluasi serta melakukan feedback menjadi faktor penting guna mencapai tujuan pembelajaran. Kemampuan dosen menguasai materi pembelajaran, gaya mengajar, penggunaan media, penentuan strategi dan pemelihan metode pembelajaran merupakan suatu usaha guna melancarkan proses pembelajaran dan meningkatkan hasil belajar.

Penerapan strategi pembelajaran yang tepat menjadi pilihan bila menginginkan pembelajaran menjadi efektif dan efisien, sebagaimana diungkapkan Slameto (1995) agar mahasiswa dapat belajar dengan baik maka strategi pembelajaran dilakukan secara efektif dan efisien. Dikatakan efektif bila strategi pembelajaran tersebut menghasilkan sesuai dengan yang diharapkan atau dengan kata lain tujuan tercapai. Dikatakan efisien bila strategi pembelajaran yang diterapkan relatif menggunakan tenaga, usaha, biaya dan waktu yang digunakan seminimal mungkin.

(22)

9

pembelajaran yang dapat digunakan adalah strategi pembelajaran kolaboratif.Strategi pembelajaran inimenekankan interaksi antar peserta didik dalam kelompok atas dasar rasa saling ketergantungan yang positif, rasa tanggung jawabpribadi dan kelompok dengan demikian masing-masing peserta didik dapat memaksimalkan potensinya baik bagi kepentingan pribadinya maupun bagi kepentingan kelompok.

Selain strategi pembelajaran yang merupakan faktor dari luar yang mempengaruhi hasil belajar, ada faktor yang berasal dari dalam diri peserta didik yang berpengaruh terhadap hasil belajar yaitu karakteristik peserta didik. Salah satu karateristik mahasiswa yang dapat berpengaruh terhadap hasil belajar adalah kepribadian. Kepribadian berkaitan dengan sifat khas individu yang mempengaruhi cara berprilaku, cara berpikir, cara mengolah informasi dan cara berinteraksi dengan lingkungan.

B. Identifikasi Masalah

(23)

10

karakteristik mahasiswa mempengaruhi hasil belajar? (7) apakah kepribadian mempengaruhi hasil belajar mahasiswa? (8) apakah terdapat perbedaan hasil belajar yang diperoleh mahasiswa yang memiliki kepribadian sanguin dan phlegmatis? (9) apakah penerapan strategi pembelajaran kolaboratifdan kepribadian berinteraksi dalam mempengaruhi hasil belajar mahasiswa?

C. Pembatasan Masalah

Banyak faktor yang mempengaruhi hasil belajar mahasiswa, sehingga perlu adanya pembatasan masalah dalam penelitian ini agar penelitian lebih terarah dan mendalam. Permasalahan yang akan dikaji dalam penelitian ini dibatasi pada penerapan strategi pembelajaran kolaboratif dan ekspositori. Karakteristik mahasiswa yang diperhitungkan dalam penelitian ini dibatasi pada kepribadiansanguinis dan kepribadian phlegmatis.Pengaruh penerapan strategi pembelajaran dan kepribadian dilihat terhadap hasil belajar yang dibatasi pada hasil belajar mata kuliah Strategi Belajar Mengajar mahasiswa jurusan Bahasa Indonesia Fakultas Bahasa dan Seni Universitas Negeri Medan.

D. Rumusan Masalah

Berdasarkan latar belakang, identifikasi dan batasan masalah maka dapat dirumuskan permasalahan sebagai berikut :

(24)

11

2. Apakah terdapat perbedaan hasil belajar mahasiswa yang memiliki kepribadian sanguinis dan mahasiswa yang memiliki kepribadian phlegmatis? 3. Apakah terdapat interaksi antara strategi pembelajaran dan kepribadian

terhadap hasil belajar mahasiswa?

E. Tujuan Penelitian

Berdasarkan rumusan masalah dapat dikemukakan tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui:

1. Perbedaan hasil belajar mahasiswa yang dibelajarkan dengan strategi pembelajaran kolaboratif dan mahasiswa yang dibelajarkan dengan strategi pembelajaran ekspositori

2. Perbedaan hasil belajar mahasiswa yang memiliki kepribadian sanguin dan mahasiswa yang memiliki kepribadian phlegmatis

3. Interaksi antara strategi pembelajaran dan kepribadian terhadap hasil belajar mahasiswa

F. Manfaat Penelitian

Hasil penelitian ini diharapkan akan memberikan manfaat secara teoritis dan praktis. Secara teoretis penelitian ini bermanfaat antara lain :

1. Memperkaya dan menambah khasanah ilmu pengetahuan guna meningkatkan kualitas pembelajaran khususnya yang berkaitan dengan strategi pembelajaran kolaboratif dan kepribadian

(25)

12

lebih dalam tentang pengaruh strategi pembelajaran dan kepribadian terhadap hasil belajar.

Sedangkan manfaat praktis dari penelitian ini antara lain :

1. Sebagai bahan pertimbangan dan alternatif bagi dosen untuk memilih dan merancang strategi pembelajaran yang dapat meningkatkan hasil belajar mahasiswa

(26)

117

BAB V

SIMPULAN, IMPLIKASI DAN SARAN

A. Simpulan

Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan dapat dikemukakan kesimpulan sebagai berikut :

1. Strategi pembelajaran kolaboratif berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar Strategi Belajar Mengajar mahasiswa dimana hasil belajar Strategi Belajar Mengajar mahasiswa yang dibelajarkan dengan strategi pembelajaran kolaboratif lebih tinggi dibandingkan mahasiswa yang dibelajarkan dengan strategi pembelajaran ekspositori.

2. Tipe kepribadian berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar Strategi Belajar Mengajar mahasiswa dimana hasil belajar mahasiswa yang memiliki tipe kepribadian sanguin lebih tinggi dibandingkan mahasiswa yang memiliki tipe kepribadian phlegmatis.

3. Terdapat interaksi antara strategi pembelajaran dan tipe kepribadian dalam mempengaruhi hasil belajar Strategi Belajar Mengajar mahasiswa.

B. Implikasi

Berdasarkan simpulan pertama dari hasil penelitian ini yang menyatakan bahwa mahasiswa yang dibelajarkan dengan strategi pembelajaran kolaboratif memperoleh hasil belajar Strategi Belajar Mengajar lebih tinggi dibandingkan mahasiswa yang dibelajarkan dengan strategi pembelajaran ekspositori. Dengan demikian para dosen di Jurusan Bahasa Indonesia boleh mempertimbangkan untuk menggunakan strategi pembelajaran kolaboratif dalam upaya untuk

(27)

118

meningkatkan hasil belajar mahasiswanya. Oleh karena itu, sebelum menerapkan strategi pembelajaran, para dosen harus mempunyai pengetahuan dan pemahaman serta wawasan yang luas dalam memilih dan menyusun strategi pembelajaran, khususnya strategi pembelajaran yang akan diterapkan pada mata kuliah Strategi Belajar Mengajar. Dengan memiliki pengetahuan dan wawasan, dosen mampu merancang suatu desain pembelajaran mata kuliah Strategi Belajar Mengajar yang akan memaksimalkan pencapaian hasil belajar mahasiswa.

Penggunaan strategi pembelajaran kolaboratif mampu meningkatkan hasil belajar mahasiswa. Strategi pembelajaran kolaboratif melatih mahasiswa untuk memecahkan permasalahan dengan cara berdiskusi dan bekerjasama. Dengan cara melibatkan mahasiswa lebih aktif di dalam kelas, mahasiswa diberi kesempatan untuk menemukan dan mengembangkan pengetahuan yang dimilikinya secara mandiri, sehingga pembelajaran menjadi lebih bermakna.

Oleh karena perlu adanya diadakan seminar-seminar dan pelatihan untuk meningkatkan wawasan dan keterampilan para dosen dalam menggunakan strategi pembelajaran berbasis kolaboratif dalam upaya meningkatkan hasil belajar mahasiswa di kelas.

(28)

119

Hasil belajar optimal akan diperoleh apabila beragam perbedaan seperti kebiasaan, minat, dan gaya belajar pada peserta didik diakomodasi oleh dosen melalui pilihan strategi mengajar dan materi ajar yang sesuai dengan kepribadian peserta didik. Pengajaran bidang studi apapun, hanya bisa ditingkatkan kualitasnya, apabila dosen memahami karakteristik peserta didik dengan baik termasuk kepribadian mereka.

Berdasarkan simpulan kedua yang memperlihatkan bahwa ada perbedaan hasil belajar di antara mahasiswa yang memiliki tipe sanguin dan phlegmatis. Mahasiswa sanguin memperoleh hasil belajar yang lebih unggul dibandingkan dengan mahasiswa yang memiliki tipe phlegmatis.

Perbedaan hasil belajar yang diperoleh berdasarkan perbedaan tipe kepribadian ini dapat dijadikan pertimbangan oleh dosen dalam merancang strategi pembelajaran dan membangun suasana kelas yang menyenangkan untuk kedua tipe kepribadian. Sehingga dosen hanya perlu sedikit memberi variasi pada strategi pembelajaran untuk dapat tetap mempertahankan konsentrasi dan minat mereka untuk belajar.

(29)

120

C. Saran

Berdasarkan hasil penelitian, simpulan, dan keterbatasan penelitian, maka dikemukakan saran-saran sebagai berikut:

1. Disarankan bagi dosen khususnya dosen mata kuliah Strategi Belajar Mengajar untuk menggunakan strategi pembelajaran kolaboratif untuk meningkatkan hasil belajar mahasiswa.

2. Disarankan bagi dosen untuk mengetahui dan mengakomodasikan tipe kepribadian ke dalam pembelajaran, sehingga dosen dapat merancang pembelajaran yang mampu memaksimalkan potensi dan meningkatkan hasil belajar mahasiswa.

3. Diadakan pelatihan-pelatihan kepada dosen untuk memperkenalkan dan memberikan keterampilan dalam menggunakan strategi pembelajaran kolaboratif sebagai alternatif untuk meningkatkan hasil belajar mahasiswa 4. Karakteristik mahasiswa yang dijadikan variabel moderator dalam penelitian

(30)

121

DAFTAR PUSTAKA

Apriono, Djoko. 2011. Pengaruh Pembelajaran Kolaboratif Terhadap Hasil Belajar Pendidikan Pancasila dan Keterampilan Kerjasama pada Mahasiswa yang Memiliki Tingkat Motivasi Belajar Berbeda. Desertasi. Program Pasca Sarjana Universitas Negeri Malang

Arends, Richard I. (2008). Learning To Teach. Jakarta. Pustaka Belajar Budiningsih, C, A. 2005. Belajar dan Pembelajaran. Jakarta : Rineka Cipta Bruner, J. (1996). The Cultural Of Education. London : Harvard Univercity press. Campbell, D.T. Stanley, J.C. (1996). Experimental and Quasy Experimental

Design For Research. USA: Rand Mc Nally & Company Chicago

Dahar, Ratna Wilis. 1989. Teori-Teori Belajar. Jakarta : Erlangga

Depdiknas. 2003. Undang-Undang Nomor : 20 Tahun 2003 Tentang Sistem

Pendidikan Nasional, Jakarta

Dimyati dan Mudjiono. (2006). Belajar dan Pembelajaran. Jakarta: Rineka Cipta Gagne and Briggs (1977). Principles of Instruction Design. New York. Holt

Rinehart and wiston.

Lie, Anita. (2008). Cooperative Learning. Jakarta. Grasindo

Joyce Bruce and Weil Marsha, (1986). Models Of Teaching. New Delhi. Prentice Hall.

Miarso, Yusuf Hadi. 2005. Menyemai Benih Teknologi Pendidikan. Jakarta : Prenada Media

Nasution, S. (2006). Kurikulum dan Pengajaran. Jakarta: Bumi Aksara.

Panjaitan, B. (2006). Karateristik Pebelajar Dan Konstirbusinya Terhadap Hasil

Belajar. Medan : Penerbit Poda.

Reigeluth, C.M. (1983). Instructional Design Theory And Models. An Overview of Their Current Status. London: Prentice Hall

(31)

122

Romizwoski, A.J. (1981). Instructional Design System, Decision Making in

Course Planning and Curriculum Design. London: Kogan

Sanjaya, Wina. 2006. Strategi Pembelajaran. Jakarta : Kencana Sudjana. (2002). Metode Statistika, Bandung: Tarsito.

Slameto. 1995. Belajar dan Faktor-Faktor yang Mempengaruhinya. Jakarta : Rineka Cipta

Slavin, Robert E. (1995). Cooperative Learning: Teory, Research and Praktice (2 ed). Boston: Allyn and Bacon Piblicher

Winkel, W.S. (1991). Psikologi Pengajaran. Jakarta. Gramedia.

Figur

Tabel
Tabel . View in document p.10
Gambar
Gambar . View in document p.12
Tabel 1.1. Nilai Mata Kuliah Strategi Belajar Mengajar Mahasiswa Jurusan Bahasa Indonesia  Fakultas Bahasa dan Seni UNIMED
Tabel 1 1 Nilai Mata Kuliah Strategi Belajar Mengajar Mahasiswa Jurusan Bahasa Indonesia Fakultas Bahasa dan Seni UNIMED . View in document p.19

Referensi

Memperbarui...

Related subjects :