• Tidak ada hasil yang ditemukan

UJI KERJA ALAT PENGGILING TYPE PALU (HAMMER MILL) DENGAN BEBERAPA JENIS BAHAN PAKAN SEBAGAI BAHAN UJI

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "UJI KERJA ALAT PENGGILING TYPE PALU (HAMMER MILL) DENGAN BEBERAPA JENIS BAHAN PAKAN SEBAGAI BAHAN UJI"

Copied!
9
0
0

Teks penuh

(1)

UJI KERJA ALAT PENGGILING TYPE PALU (HAMMER MILL) DENGAN BEBERAPA JENIS BAHAN PAKAN SEBAGAI BAHAN UJI

Sudigdo, J. Nulik, P. Th. Fernandes, Ati Rubiati Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) NTT

ABSTRAK

Penggilingan pakan merupakan salah satu alternatif untuk meningkatkan pemanfaatan pakan yang melimpah pada musim penghujan serta daya guna bahan limbah pertanian yang ada.

Uji Kerja Penggiling type Palu telah dilakukan di KP – Lili BPTP NTT selama tahun 2003 dengan beberapa jenis bahan pakan seperti Jagung , Gaplek, Putak, Daun Gamal dan Jerami padi sebagai bahan Uji untuk mengukur Kemampuan dan Kapasitas Kerja Penggiling Pakan type Palu hasil modifikasi.

Perlakuan dalam pengujian ini adalah waktu giling dengan menggunakan mesin penggerak berkekuatan 7.5 HP pada putaran mesin 1500 rpm. Dengan 5 x ulangan untuk masing-masing bahan.

Dari Pengujian di hasilkan Kapasitas Kerja Alat 900 kg/jam dengan Efisiensi 93.3 untuk Jagung Pipil, 440.4 kg/jam dan 98 % untuk Jagung Tongkol, 580.8 kg/jam dan 94 % untuk Putak, 800 kg/jam dan 99 % untuk Gaplek, 55..34 kg/jam dan 86.8 % untuk Daun Gamal, serta 51.5 kg/jam dan 93.1 % untuk Jerami padi.

Dari hasil pengujian dapat disimpulkan bahwa: Kaktor-faktor yang mempengaruhi Kemampuan Kerja Alat adalah Jenis bahan, Dimensi alat (ukuran diameter silinder dan jumlah palu) , Diameter lubang saringan, Ketrampilan Operator dan Kecepatan putaran mesin (rpm). Kata Kunci: Penggiling tipe Palu. Uji kerja, bahan dan kapasitaslu,

PENDAHULUAN Latar Belakang.

Kendala utama dalam pengembangan peternakan di Nusa Tenggara Timur adalah kelangkaan pakan pada musim kemarau baik kuantitas maupun kualitasnya. Salah satu cara untuk mengatasinya adalah deversifikasi dan pengembangan pakan ternak dengan optimalisasi pemanfaatan hasil dan limbah pertanian maupun bahan pakan yang tersedia.

Alat pembuat pakan ternak olahan terdiri dari 1). Alat penggiling bahan 2). Alat Pencampur bahan (mixer) 3). Alat pencetak dan 4). Alat Pengering.

Penggilingan adalah salah satu cara untuk memecah dan memperkecil partikel bahan sehingga volumenya menjadi lebih kecil untuk mempermudah penyimpanan dan pengemasan ,serta diharapkan bisa meningkatkan daya guna dan manfaat bahan. Dengan metode penggilingan diharapkan dapat dihasilkan bahan awetan dan bahan baku untuk pengolahan pakan sehingga dapat mengatasi ketersediaan pakan sampai akhir musim kemarau. Perumusan Masalah

Ada beberapa masalah sebagai bahan pertimbangan yakni

1 Produktivitas hijauan pakan melimpah pada musim penghujan sedang kualitasnya cepat menerun.

2 Daun gamal dan lamtoro berproduksi tinggi dalam musim hujandan dimusim kemarau, karena itu perlu dilakukan pengawetan selama produksi hijauan tinggi yaitu selama musim hujan.bahan

(2)

4 Pola pemeliharaan ditingkat petani pada umumnya masih tradisional/semi intensif, dengan adanya teknologi pengolahan pakan diharapmampu memperbaiki produktifitas ternak dengan pola pemeliharaan yang lebih baik.

Kegunaan dan Tujuan Khusus:

1. Mendapatkan Alat Penggiling Pakan Ternak serbaguna tipe palu dengan kapasitas kerja yang memadai.

2. Mendapatkan Bahan pakan dan Pakan olahan dengan kualitas yang memadai. METODOLOGI

Waktu dan Lokasi

Penelitian telah dilaksanakan di bengkel Kebun Percobaan Lili- BPTP-NTT dan terbagi dalam beberapa tahapan

1. Perencanaan

2 . Rekayasa (Pembuatan Alat) 3 Uji Kerja Komponen

1. Uji Kerja Alat

Waktu penelitian selama dua tahun yaitu bulan Maret 2002-Desember 2003. Kegiatan penelitian pertama adalah pembuatan alat Uji Kerja komponen, serta Uji Kerja Alat dengan beberapa jenis bahan uji yang masih tersedia. Uji Kerja lanjutan serta analisis dilaksanakan pada tahun kedua untuk mengetahui kapasitas kerja alat yang dihasilkan dengan menggunakan motor penggerak berkekuatan 7,5 HP.

Perlakuan

Pengujian dilakukan terhadap faktor yang berpengaruh pada kapasitas kerja alat yaitu waktu (menit) dengan putaran mesin pada 1500 rpm. sedang yang digunakan dalam pengujian adalah : Jagung pipil, Jagung tongkol, Putak, Gaplek, Jerami dan daun Gamal-masing 5x ulangan).

Pengamatan

Parameter yang diamati dalam penelitian ini adalah variable yang berhubungan dengan kapasitas kerja alat.;

Kapasitas Kerja Teoritis

Kapasitas Kerja Teoritis merupakan jumlah bahan digiling dalam satuan waktu BD

KT = t

Kapasitas Kerja Aktual

Kapasitas Kerja Aktual adalah merupakan jumlah bahan tergiling dalam satuan waktu. BT

KA = t

Kapasitas Kerja Efisien (Efisiensi)

Efisiensi alat merupakan kapasitas kerja teoritis disbanding kapasitas kerja aktual dikali 100 %

BT

(3)

BD Dimana >

KT > Kapasitas Kerja Teoritis ( kg/jam ) KA > Kapasitas Kerja Aktual ( kg/jam ) BD > Jumlah Bahan yang digiling (kg ) BT > Jumlah Bahan yang tergiling ( kg ) t > Waktu ( jam )

Analisis

Data dianalisa seacara matematik dengan menggunakan uji rerata HASIL DAN PEMBAHASAN

Rancangan alat Penggiling Pakan Ternak Tipe Palu

Secara Fungsional Penggiling tipe Palu terdiri dari beberapa komponen 1. Rangka, Untuk menunjang berdirinya alat dan enjin

2. Silinder Giling, Ruang giling dimana penggilingan berlangsung 3. Hopper, Corong pengumpan bahan yang akan digiling

4. Out let, Corong pengeluar hasil giling (tepung) 5. Palu, Alat penumbuk bahan

6. Sumbu, Tempat dudukan Palu

7. Bantalan Putar, Tempat dudukan sumbu palu 8. Pulley, Roda Penghantar daya (putaran) 9. Saringan

10. Sabuk “ V “, Sabuk pemindah daya (putaran) Cara Kerja Alat

Penggilingan terjadi didalam ruangan silindris oleh palu yang terpasang pada sumbu. Sumbu beserta palu berputar dengan kecepatan tinggi sehingga melumatkan bahan dimana putaran sumbu ditransfer dari putaran enjin.

Dari hasil pengujian alat dengan berbagai jenis bahan pakan dapat dihasilkan Kapasitas Kerja Alat sebagai berikut

(4)

Tabel 1.(Hasil Pengujian pada beberapa jenis bahan.) No. Nama Bahan Kapasitas Kerja Teoritis (kg/Jam)

Kapasitas Kerja Aktual (kg/Jam) Kapasitas Kerja Efisien ( % ) 1. Putak 580.8 546 94 2. Jagung pipil 900 840 93.3 3. Jagung tongkol 440.4 432 98.1 4. Gaplek 800 792 99 5. Daun Gamal 55.344 48.048 86.8 6. Jerami Padi 51.528. 48 93.1

Dari pengujian dapat di hasilkan kapasitas kerja yang berbeda yaitu: 1. Untuk Putak 580.8 kg/jam dengan kapasitas efisiensi 94 %.

2. Jagung pi[il 900 kg/jam dengan kapasitas efisiensi 93.3 % 3. 440.4 kg/jam jagung tongkol dengan kapasitas efisien 98.1%. 4. 800 kg/jam untuk gaplek dengan kapasitas efisien 99 % 5. Daun gamal 55. 344 kg/jam dengan kapasitas efisien 86.8 %

6. Sedang untuk jerami padi kemampuan giling nya 51.528 kg/jam dengan kapasitas efisien 93/1 %.

KESIMPULAN

Dari hasil penghitungan tersebut di atas dapat disimpulakan bahwa, jenis bahan merupakan salah satu faktor yang berpengaruh terhadap kemampuan kerja alat selain ketrampilan operator, kecepatan putaran mesin (rpm), ukuran alat dan diameter lubang saringan, serta keuntungan penggunaan Penggiling Type Palu adalah hampir semua jenis bahan pakan bisa digiling, benda asing dalam ruang giling tidak mempengaruhi kemampuan giling dan konstruksi alat sederhana sehingga diharapkan bengkel setempat bisa memperbaiki dan membuat sendiri komponen alat penggiling tersebut.

DAFTAR PUSTAKA

Annonym, 1990. Gewang Tumbuh-tumbuhan Serbaguna, Balitka Manado. Annonym, Hay Maker Hand Book, Sperry New Holand Pensylvania, 1975.

Bambang Prastowo dkk. Perencanaac dan Pengembangan Prototype Mesin Penggiling Pada Skala Pedesaan Laporan Hasil Penelitian Pasca Panen Dan Mekanisasi Pertanian Balai Penelitian Tanaman Jagung dan Serealia, Tahun IV 1994-1995.

Beattie B.R dan C.R. Taylor, Ekonomi Produksi, Gadjah Mada University Press,1996. Edy Widayati dan Yanti Widalestari, Limbah Untuk Pakan Ternak, Trubus Agrisarana, 1996. Suparlan dkk. Rancang Bangun Mesin Pengering Untuk Buah Nangka, Buletin Enjiniring

Pertanian, p. 15-28, Vol. IV No. 2 Maret 1998. Balai Besar Pengembangan Alat dan Mesin Pertanian Serpong-Indonesia.

Sudigdo, Uji Kerja Alat Penggiling Putak Type Palu dengan Model Palu Yang Berbeda, Tesis SI. Fakultas Pertanian UKAW. Kupang 2000.

(5)

Lampiran : Hasil Pengujian

1. Bahan : 50 kg. Putak Waktu : 5(lima) menit Putaran mesin : 1500 rpm Tabel 2. . Hasil Uji Kerja Alat

Ulangan BahanTergiling (kg) Bahan Hasil giling (kg)

I 48.3 45.2 II 48.4 44.7 III 48.6 46.2 IV 48.2 45.3 V 48.5 46.1 Jumlah 242 227.5 Rata-rata 48.4 45.5

Kapasitas Kerja Teoritis 60 ÷ 5 x 48.4 =.580.8 Kg/Jam Kapasitas Kerja Aktual

60 ÷ 5 x 45.5 = 546 Kg/Jam Kapasitas Kerja Efisien 546 ÷ 580.9 x 100% = 94 %

2. Bahan : 20 kg. Jagung Pipil Waktu : 1(satu) menit Putaran mesin : 1500 rpm Tabel 3. Hasil Kerja Alat

Ulangan BahanTergiling (kg) Bahan Hasil giling (kg)

I 15.4 14.8 II 15.2 14.7 III 14.9 14.7 IV 14.8 14.5 V 14.7 14.3 Jumlah 75 70 Rata-rata 15 14 Kapasitas Kerja Teoritis

60 x 15 =.900 Kg/Jam Kapasitas Kerja Aktual 60 x 14 = 840 Kg/Jam Kapasitas Kerja Efisien 840 ÷ 900 x 100% = 93.3 %

(6)

3. Bahan : 50 kg. Jagung Tongkol Waktu : 5(lima) menit

Putaran mesin : 1500 rpm Tabel 4. Hasil Kerja Alat

Ulangan BahanTergilingg (kg) Bahan Hasil giling (kg)

I 35.6 35 II 38.3 37.3 III 36 35.3 IV 36.2 36 V 37.4 36.2 Jumlah 183.5 180 Rata-rata 36.7 36

Kapasitas Kerja Teoritis 60 ÷ 5 x 36.7 =.440.4 Kg/Jam Kapasitas Kerja Aktual

60 ÷ 5 x 36 = 432 Kg/Jam Kapasitas Kerja Efisien

432 ÷ 440.4 x 100% = 98.1 % 4. Bahan : 50 kg. Gaplek Waktu : 3(tiga) menit Putaran mesin : 1500 rpm Tabel 5. Hasil Kerja Alat

Ulangan BahanTergilingg (kg) Bahan Hasil giling (kg)

I 35 34.6 II 40 39.6 III 45 44.4 IV 37.5 37.3 V 42.5 42.1 Jumlah 200 198 Rata-rata 40 39.6

Kapasitas Kerja Teoritis 60 ÷ 3 x 40 = 800 Kg/Jam Kapasitas Kerja Aktual 60 ÷ 3 x 39.6 =.792 Kg/Jam Kapasitas Kerja Efisien 792 ÷ 800 x 100% = 99 %

(7)

5. Bahan : 5 kg. Daun Gamal (kering) Waktu : 5(lima) menit

Putaran mesin : 1500 rpm Tabel 6. Hasil Kerja Alat

Ulangan BahanTergilingg (kg) Bahan Hasil giling (kg)

I 4.56 3.96 II 4.64 4.12 III 4.62 3.98 IV 4.58 3.96 V 4.66 4 Jumlah 23.06 20.02 Rata-rata 4.612 4.004

Kapasitas Kerja Teoritis

60 ÷ 5 x 4.612 =.55.344 Kg/Jam Kapasitas Kerja Aktual

60 ÷ 5 x 4.004 = 48.048 Kg/Jam Kapasitas Kerja Efisien

48.948 ÷ 55.344 x 100% = 86.816 %

6. Bahan : 5 kg. Jerami Padi (kering) Waktu : 5(lima)menit

Putaran mesin : 1500 rpm Tabel 7. Hasil Kerja Alat

Ulangan BahanTergilingg (kg) Bahan Hasil giling (kg)

I 4.37 4.02 II 4.27 3.92 III 4.30 4.06 IV 4.25 4.10 V 4.28 3.90 Jumlah 21.47 20 Rata-rata 4.294 4 Kapasitas Kerja Teoritis

60 ÷ 5 x 4.294 =.51.528 Kg/Jam Kapasitas Kerja Aktual

60 ÷ 5 x 4 =.48 Kg/Jam Kapasitas Kerja Efisien

(8)

Tabel 8. Hasil Uji terhadap Putak Ulangan (kg/5mnt)KT (kg/5mnt)KA kg Serat % (kg/5mnt)HT I 48.3 45.2 6.04 12.5 39.16 II 48.4 44.7 5.95 12.3 38.75 III 48.6 46.2 6.12 12.6 40.08 IV 48.2 45.3 6.17 12.8 39.13 V 48.5 46.1 5.97 12.3 40.13 Jumlah 242 227.5 30.25 30.25 197.25 Rata - rata 48.4 45.5 6.05 12.5 39.45

Tabel 9. Hasil Uji Kerja Alat pada Jagung pipil Ulangan (kg;menit)KT (kg/menit)KA

Hasil Giling < 1 mm

(kg.menit) (kg/menit)2<1 mm (kg/menit)<3mm (kg/menit)4<3 mm

I 15.4 14.8 11.3 2.2 0.6 0.35 II 15.2 14.7 11.2 2,1 0.5 0.25 III 14.9 14.7 11.25 2.2 0.7 0.15 IV 14.8 14.5 10/85 2.3 0.2 0.04 V 14.7 14.3 10.7 2.15 0.2 0.25 Jumlah 75 70 55.3 10.95 2.2 1.07 Rata-rata 15 14 11.06 2.19 0.44 0.214

Tabel 10. Hasil Uji kerja alat terhadap Jagung tongkol

Ulngan KT

(kg/5menit) KA (kg/5menit) Hasil Giling (kg/5menit) 1< mm 2<1 mm) 3<2mm I 35.6 35 31.4 1.2 2.4 II 38.3 37.5 33.7 1.3 2.5 III 36 35.3 31.5 ¼ 2.4 IV 36.2 36 31.8 1.3 2.9 V 37.4 36.2 32.5 1.2 2.5 Jumlah 183.5 180 160.9 6.4 12.7 Rata-rata 36.7 36 32.18 1.28 2.54 Tabel 11. Hasil Uji kerja alat pada Gaplek

Ulangan

KT (kg/3menit) KA (kg/3menit) Hasil Giling (kg/3menit) 1 < mm 2 < 1 mm 3 < 2 mm I 35 34.6 32.3 1.3 1.1 II 40 39.6 37.3 1.4 0.9 III 45 44.4 42.1 1.5 0.8 IV 37.3 37.3 34.5 1.7 1.1 V 42.5 42 39.3 1.8 0.9 Jumlah 200 198 185.5 7.7 4.8 Rata-rata 40 39.6 37.1 1.54 0.96

(9)

Tabel 12. Hasil uji kerja terhadap daun Gamal

Ulangan KT (kg/5menit KA (kg/5menit) Hasil Giling (kg/5menit) 1 < mm 2 < 1 mm 4 < 2 mm I 4.56 3/96 3.45 0.31 0.2 II 4.64 3.12 3.8 0.21 0.11 III 4.62 3.98 3.5 0.3 0.18 IV 4.58 3.96 3.4 0.28 0.28 V 4.66 4 3.65 0.23 0.12 Jumlah 23.06. 20.02 17.80 1.33 0.89 Rata-rata 4.612 4.004 3.56 0.266 0.178 Tabel 13. Hasil Uji kerja Alat pada Jerami

Ulangan KT

(kg/5menit (kg/5menKA it)

Hasil Giling (kg/5menit)

1 < mm 2 < 1 mm 3 < 2 mm 4 < 3 mm I 4.37 4.02 3.3 0.42 0.2 0.1 II 4.27 3.92 3.1 0.39 0.29 0.14 III 4.30 4.06 3.4 0.29 0.21 0.16 IV 4.25 4.10 3.5 0.25 0.25 0.1 V 4.28 3.90 3.2 0.37 0.15 0.18 Jumlah 21.47 20 16.5 1.72 1.10 0.68 Rata-rata 4.494 4 3.3 0.344 0.22 0.135

Gambar

Tabel 9. Hasil Uji Kerja Alat pada Jagung pipil
Tabel 13. Hasil Uji kerja Alat pada Jerami

Referensi

Dokumen terkait

Adapun deskripsi hasil penelitian yang telah dilakukan maka didapat hasil proses pembelajaran pendidikan jasmani olahraga dan kesehatan berdasarkan persepsi siswa dalam mengikuti

“Administrasi adalah keseluruhan proses pelaksanaan kegiatan yang dilakukan oleh dua orang atau lebih yang terlibat dalam suatu bentuk usaha kerja sama demi

Dalam Undang-undang No 37 Tahun 2004 tentang Kepailitan dan Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (UUK- PKPU), yang dimaksud dengan pengadilan ditegaskan bahwa lembaga yang

Kegiatan operasional merupakan kegiatan yang harus kita rancang sebelum memulai suatu usaha, ada beberapa hal yang harus dipersiapkan sebelumnya, yaitu kegaiatan pra

proses, benda nyata tepat untuk pengajaran yang menunjukkan pro- ses dan tidak sekedar benda; 3) men- jawab pertanyaan; 4) melengkapi perbandingan, dan (5) unit akhir atau

• Saya merasa tidak bersemangat untuk bekerja, karena gaji yang saya terima kurang sesuai dengan jabatan saya. Tunjangan masa kerja yaitu proses memadukan kegiatan dalam memahami

SWT yang telah melimpahkan Taufik dan HidayatNya, sehingga penulis dapat menyelesaikan skripsi ini yang berjudul: Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Tea Party

Berdasarkan pada hasil penelitian yang telah dilakukan, untuk variabel bebas yaitu komunikasi pemasaran dalam hasil dari pembagian kuesioner mengenai tanggapan terhadap