BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang Masalah. Perekonomian dan perdagangan saat ini telah berkembang pesat.

Teks penuh

(1)

BAB I PENDAHULUAN

A. Latar Belakang Masalah

Perekonomian dan perdagangan saat ini telah berkembang pesat. Perkembangannya semakin terasa membaik di segala bidang. Dengan perubahan ekonomi secara global ini, perusahaan perlu melakukan pembenahan pada segala bidang termasuk meningkatkan kualitas informasi agar lebih efektif, tepat, dan cepat.Informasi merupakan salah satu sumber daya yang penting bagi suatu perusahaan. Informasi yang efektif dapat mempengaruhi daya saing perusahaan dengan didukung sistem penjualan dan manajemen yang profesional, serta teknologi memadai.

Untuk menjadi perusahaan asuransi yang berdaya saing tinggi, maka Asuransi Jasindo yang merupakan perusahaan asuransi kerugian Badan Usaha Milik Negara (BUMN), memerlukan sistem yang baik dalam mengolah data Polis Asuransi, dimana sistem yang dibuat haruslah dapat menghasilkan informasi yang tepat dan akurat serta dapat memberikan kemudahan dan kecepatan dalam pengolahan data. Informasi ini dalam bentuk dokumen-dokumen yang disusun secara rapi. Akseptasi Polis pada suatu perusahaan asuransi disamping untuk memudahkan dalam pengambilan keputusan oleh pihak-pihak di dalam perusahaan/instansi yang terkait, juga merupakan alat bukti adanya suatu perjanjian asuransi. Sehingga perlu adanya pengolahan data Akseptasi Polis secara akurat guna mendukung program

(2)

melatar belakangi perlunya perancangan suatu sistem informasi yang baik. Sistem itu sendiri yang berkaitan dengan perusahaan asuransi yaitu adanya proses akseptasi didalam asuransi dan proses klaim asuransi. Mekanisme terjadinya transaksi asuransi banyak memberikan peluang dan kesempatan untuk memanipulasi fakta yang terkait dengan obyek asuransi baik dari segi kualitas, kuantitas maupun aspek hukum yang menyertainya. Pada saat klaim muncul dan perusahaan asuransi harus merealisasikan pengambilalihan risiko kerugian atas obyek asuransi akan tidak mudah dalam memperoleh referensi untuk mengetahui kebenaran suatu klaim.

Aspek  bisnis  di  bidang  asuransi  juga  dapat  memberi  peluang  munculnya  kejahatan  asuransi.  Pada  beberapa  kasus  pihak  asuradur/perusahaan  asuransi  membayar klaim tanpa didasarkan fakta‐fakta yang mendukung kebenaran klaim  tetapi  disebabkan  oleh  pertimbangan‐pertimbangan  bisnis.  Perusahaan  asuransi  sangat  menghindari  terjadinya  sengketa  dengan  Tertanggung  muncul  ke  publik  karena  dianggap  dapat  memberi  citra  buruk  terhadap  perusahaan  asuransi  bersangkutan,  selanjutnya  dengan  mudah  klaim  dapat  dipenuhi  atau  dibayar.  Contoh  lainnnya  adalah  bila  broker  atau  tertanggung  merasa  telah  membayar  premi  relatif  besar  biasanya  klaim‐klaim  dari  tertanggung  bersangkutan  lebih  mudah  dipenuhi  dengan  meninggalkan  obyektifitas  kebenaran  klaim.Kualitas  tindak  kejahatan  asuransi  semakin  meningkat.  Pada  berbagai  kasus  terindikasi  adanya  kejahatan  yang  secara  sistematis  dan  profesional  serta  menggunakan  kaidah‐kaidah  hukum  formal  sehingga  apabila  terjadi  sengketa  klaim  yang  tidak  wajar yang terlihat adalah sengketa perdata.  

(3)

Pelaku  kejahatan  asuransi  di  Indonesia  cenderung  belum  berisiko  besar.  Indikasi  tersebut  dapat  dilihat  dari  rendahnya  tingkat  penyidikan  dan  pengungkapan tindak kejahatan asuransi yang pelakunya memperoleh vonis atau  hukuman oleh pengadilan. Setiap perusahaan asuransi sebaiknya memiliki suatu  pedoman bagaimana menetapkan keputusan atas persetujuan klaim yang benar.   Dalam perjanjian Asuransi, tertanggung diwajibkan untuk memberitahukan segala  sesuatu  yang  diketahuinya,  mengenai  objek  atau  barang  yang  dipertanggungkan  secara  benar,  termasuk  memberikan  segala  keterangan  dan  fakta  yang  berhubungan  dengan  terjadinya  suatu  kerugian.    Kerugian  yang  diderita  oleh  tertanggung akan diganti oleh pihak asuransi, jika kerugian tersebut  diakibatkan  oleh bahaya atau risiko yang ditanggung didalam polis. 

Berdasarkan  hasil  uraian  diatas,  maka  peneliti  tertarik  untuk  melakukan  penelitian  dengan  judul  “ANALISIS  FAKTOR‐FAKTOR  YANG  MEMPENGARUHI  INTERNAL CONTROL DALAM PROSES AKSEPTASI DAN KLAIM  PADA PT.ASURANSI  JASA INDONESIA “ 

 

B. Masalah Penelitian

Perumusan masalah dalam penelitian ini adalah sebagai berikut :

1. Apakah proses akseptasi dalam asuransi mempunyai pengaruh terhadap kinerja SIA ?

(4)

C. Tujuan Penelitian

Sesuai dengan masalah penelitian yang telah diuraikan sebelumnya, maka tujuan dari penelitian ini adalah :

1. Untuk dapat memberikan bukti empiris mengenai faktor-faktor yang mempengaruhi kinerja SIA pada perusahaan asuransi Jasindo seperti proses akseptasi asuransi dalam pengembangan SI dan proses klaim asuransi dalam SI. 2. Untuk dapat memberikan bukti empiris mengenai hubungan antara proses

akseptasi dengan kepuasan pelanggan.

3. Untuk dapat memberikan bukti empiris mengenai hubungan antara proses klaim asuransi dengan kepuasan pelanggan.

D. Manfaat Penelitian

Adapun manfaat yang penulis harapkan dalam penelitian ini, yaitu : 1. Bagi pihak organisasi

Diharapkan dengan adanya penelitian ini maka bagi pihak organisasi dapat memberikan masukan dan dukungan dari sektor formal dan individu itu sendiri mengenai faktor-faktor yang mempengaruhi efektivitas kinerja SIA pada PT.Asuransi Jasa Indonesia.

2. Bagi penulis

Untuk meneliti pengaruh proses akseptasi asuransi dalam pengembangan SI, proses klaim asuransi dalam SI, dan keterlibatan fungsi jabatan dalam proses akseptasi dan klaim terhadap SI.

(5)

3. Bagi penelitian selanjutnya

Penulis berharap penelitian ini dapat mendukung penelitian-penelitian sebelumnya yang berkaitan dengan faktor-faktor yang mempengaruhi efektivitas kinerja SIA pada PT.Asuransi Jasa Indonesia dan dapat digunakan sebagai dasar untuk penelitian yang selanjutnya, serta memberikan kesempatan bagi peneliti berikutnya untuk mengembangkan penelitian ini.

4. Bagi pihak lain

Sebagai referensi dan bahan masukan yang diharapkan dapat bermanfaat bagi penelitian selanjutnya dan dapat memberikan wawasan tentang faktor-faktor yang mempengaruhi efektivitas kinerja SIA pada PT.Asuransi Jasa Indonesia.

E. Sistematika Pembahasan

Untuk mendapatkan gambaran secarakeseluruhan mengenai apa yang akan dibahas dalam skripsi ini, maka penyusunan skripsi ini akan dibagi dalam 5 bab yang terdiri dari :

BAB I PENDAHULUAN

Dalam bab ini diuraikan latar belakang penelitian,masalah penelitian,tujuan penelitian,manfaat penelitian, serta sistematika pembahasan skripsi.

BAB II KERANGKA TEORITIS DAN PENGEMBANGAN HIPOTESIS Bab ini menguraikan teori-teori yang merupakan uraian rinci hasil penelitian sebelumnya dan teori-teori yang berhubungan dengan

(6)

masalah penelitian, serta perumusan hipotesis yang merupakan jawaban sementara terhadap permasalahan yang diteliti.

BAB III METODOLOGI PENELITIAN

Dalam bab ini akan diuraikan secara rinci mengenai rancangan atau metodologi penelitian yang digunakan oleh penulis, objek penelitian, defenisi operasional variabel, tekhnik pengumpulan data, dan metode analisis data yang akan digunakan dalam penelitian.

BAB IV ANALISA DAN PEMBAHASAN

Dalam bab ini berisi statistik deskriptif yang memuat deskripsi statistik mengenai sampel penelitian dan demografi responden, uji kualitas data, uji asumsi klasik, serta pengujian hipotesis.

BAB V KESIMPULAN DAN SARAN

Dalam bab ini penulis mengemukakan kesimpulan mengenai hasil dari pembahasan pada bab sebelumnya dan saran yang berisi masukan untuk penelitian selanjutnya.

Figur

Memperbarui...

Referensi

Memperbarui...

Related subjects :