BAB I PENDAHULUAN
1.1 Gambaran Umum Objek Penelitian
Roti Gempol dan Kopi Anjis berdiri pada tahun tanggal 28 Februari 2013 di Jl. Surya Sumantri yang lebih sering disebut sebagai Roti Gempol dan Kopi Anjis Marnat (Maranata). Latar belakang dari berdirinya Roti Gempol dan Kopi Anjis ini karena pemilik Roti Gempol dan Kopi Anjis merasa kebutuhan para kawula muda untuk berkumpul, sekedar ngopi, ataupun ngopi sambil mengerjakan tugas di kota Bandung sangat terbatas. Bahkan coffee shop yang menawarkan harga terjangkau masih sangat minim sehingga muncul ide kreatif dari Bapak Eka Setiadharma (owner) untuk mendirikan tempat ngopi ini.
Pada bulan Agustus 2014 sebelum lebaran Roti Gempol dan Kopi Anjis mulai membuka cabang keduanya di Jl. Bengawan, no.34. Tak lama kemudian di tahun 2015 Roti Gempol dan Kopi Anjis membuka dua cabang baru yaitu di Jl. Telaga Bodas, no. 46 dan di Jl. Terusan Jakarta, no. 319. Dan pada tanggal 01 Februari 2016 kemarin telah membuka cabang kelimanya di Jl. Eyckman, no. 2 Cihampelas. Hal ini bertujuan untuk memperluas pangsa pasar dan meningkatkan pendapatan Roti Gempol dan Kopi Anjis.
Roti Gempol dan Kopi Anjis ini merupakan dua perusahaan yang berbeda yaitu Kopi Anjis dan Roti Gempol, dimana Kopi Anjis ini adalah perusahaan coffee shop dan Roti Gempol adalah perusahaan roti yang terkenal dengan roti gempolnya. Kedua perusahaan ini awalnya saling bekerja sama untuk memasarkan produknya. Namun pada tahun 2016 ini Roti Gempol dan Kopi Anjis sudah resmi beganti nama menjadi Kopi Anjis. Hal ini terjadi karena permintaan konsumen akan roti gempol yang dijual oleh Kopi Anjis semakin meningkat, akan tetapi perusahaan Roti Gempol tidak bisa memenuhi permintaan dari Kopi Anjis akhirnya keduanya bersepakat untuk memutuskan ikatan kerja sama yang telah dibangun sejak tahun 2013 yang lalu.
Kata “Anjis” dalam bahasa sunda berkesan kalimat negatif, namun Bapak Eka Setiadharma (owner) berusaha untuk mengedukasi para pelanggannya bahwa makna sebenarnya dari kata ”Anjis” ini adalah kata seruan atau kata ajakan untuk
ngopi bersama, bukanlah kata kasar/ negatif. Sehingga nama Kopi Anjis mempunyai maksud dan tujuan untuk mengajak ngopi seperti “mari kita ngopi”
Kopi Anjis memiliki tiga varian kopi yang khas, yang pertama yaitu Kopi Hitam Original (kopi hitam yang aromanya sangat khas), Kopi Sanger (kopi yang dicampur dengan susu yang menghasilkan kopi susu dengan rasa yang enak) dan yang terakhir adalah Kopi Sanger Nutella (kopi sanger ditambahkan coklat nutella yang menghasilkan cita rasa yang khas dan nikmat).
Dalam menjalankan usahanya, Kopi Anjis mempunyai visi dan misi yang digunakan untuk memajukan bisnisnya, berikut adalah visi dan misi Kopi Anjis: Visi: menjadi sebuah unit usaha yang bermanfaat bagi semua stakeholder dan shareholder, dengan bertanggungjawab secara penuh yaitu secara vertical (Tuhan Yang Maha Esa) dan secara horizontal (stakeholder dan shareholder), dengan tidak mengesampingkan keuntungan financial.
Misi: profesional dan pelayanan yang baik menjadi prinsip yang utama, membina seluruh karyawan menjadi sumber daya manusia yang unggul dengan berbagai macam pelatihan yang telah diberikan, terus melakukan aktivitas yang bermanfaat bagi karyawan, keluarga karyawan, dan juga anak yatim dan rumah tahfidz, menjaga kualitas produk dari hulu ke hilir dan menghasilkan keuntungan financial yang terbaik kepada stakeholdernya.
GAMBAR 1.1 Logo Kopi Anjis
1.2 Latar Belakang
Persaingan dalam industri bisnis saat ini semakin menantang, hal ini membuat para pelaku bisnis harus mulai memikirkan strategi pemasaran yang baik dan berorientasi kepada konsumen sehingga mampu menarik dan memenuhi keinginan konsumen selain itu perusahaan juga mampu memenangkan persaingan dan bertahan menghadapi persaingan hingga masa yang akan datang. Keadaan seperti ini membuat para perusahaan harus lebih aktif dalam mengimplementasikan bauran pemasaran seperti meningkatkan kualitas maupun jenis dari produk yang dijual, memberikan harga yang bisa dijangkau oleh target pasar yang telah ditentukan, mempergencar promosi penjualan agar brand semakin dikenal oleh masyarakat, dan proses pendistribusian yang mudah dijangkau oleh target pasar agar target penjualan perusahaan bisa terpenuhi dan perusahaan dapat mempertahankan pangsa pasarnya.
Pasar kopi domestik terus mengalami peningkatan seiring dengan meningkatnya pendapatan perkapita individu di Indonesia dan juga dengan trend gaya hidup (life style) dimana bermunculan coffee shop yang menjamur di mana-mana. Berikut ini adalah tabel dari peningkatan konsumsi kopi per kapita dari tahun 2011 sampai 2015:
TABEL 1.1
Konsumsi Kopi di Indonesia No. Tahun Jumlah Penduduk Kebutuhan Kopi
dalam Negeri (Kg) Konsumsi Kopi per Kapita (Kg/Kapita/Tahun) 1. 2011 241.000.000 210.000.000 0.87 2. 2012 245.000.000 230.000.000 0.94 3. 2013 249.000.000 260.000.000 1.04 4. 2014 253.000.000 300.000.000 1.19 5. 2015 257.000.000 350.000.000 1.36 Sumber: www.vibiznews.com, 2016
Dari tabel diatas dapat dilihat bahwa sejalan dengan bertambahnya jumlah penduduk di Indonesia dari 241 juta di tahun 2011 menjadi 257 juta di tahun 2015, meningkat juga kebutuhan kopi dalam negeri dari 210 juta Kg di tahun
2011 menjadi 350 juta di tahun 2015. Selain meningkat dalam kebutuhan dalam negeri secara aggregate, konsumsi kopi per kapita juga meningkat dengan meningkatnya pendapatan per kapita dan bertumbuhnya industri olahan kopi serta menjamurnya coffee shop dimana-mana (www.vibiznews.com, 2016).
Seiring dengan berkembangnya zaman, masyarakat kota saat ini mengalami perubahan gaya hidup (life style). Salah satu wujud perubahan gaya hidup saat ini adalah kebiasaan suatu kelompok masyarakat tertentu yang nongkrong di kafe/ coffee shop. Bahkan saat ini coffee shop telah mengalami perkembangan yang sangat pesat dikota-kota besar seperti Jakarta, Bandung dan Jogjakarta (www.vivalife.com, 2016).
Kopi yang ditawarkan juga memiliki banyak jenisnya sehingga konsumen mempunyai banyak pilihan untuk menikmati kopi sesuai dengan kebutuhan dan keinginannya. Coffee shop tidak hanya dijadikan sebagai tempat untuk menikmati kopi melainkan untuk tempat nongkrong, meeting bahkan tempat untuk mengerjakan tugas oleh para pelajar ataupun mahasiswa, apalagi hampir diseluruh coffee shop memiliki fasilitas wifi gratis yang bisa dinikmati sepuasnya. Hal ini didukung oleh pendapat Renald Kasali seorang pakar di bidang pemasaran mengemukakan “ngopi kini bukan lagi sekedar untuk menghilangkan rasa kantuk, tapi sebagian gaya hidup (life style) dimana coffee shop menjadi tempat bersantai yang sangat diminati”.
Seiring berkembangnya kota Bandung sebagai daerah wisata kuliner, kota ini tampaknya juga mulai mengembangkan usaha coffee shop. Selama tiga tahun terakhir, dari sejumlah usaha kuliner yang berkembang cepat di Bandung adalah coffee shop. Melihat keadaan ini masyarakat mulai memanfaatkannya sebagai peluang bisnis baru bagi sejumlah kalangan di Bandung, yang selama ini dikenal banyak terdapat aneka makanan dan minuman unik yang banyak diburu wisatawan asal Jakarta dan lain-lain (www.pikiranrakyat.com, 2016).
Kopi Anjis merupakan coffee shop pendatang baru di Bandung, tetapi dalam kurun waktu dua tahun Kopi Anjis telah memiliki lima cabang. Dengan membuka cabang atau melakukan ekspansi dalam waktu yang terbilang cepat tentunya Kopi Anjis memiliki alasan tertentu seperti ingin memperluas pangsa pasar dan meningkatkan laba. Dengan bertambahnya cabang yang telah dibuka Kopi Anjis harus benar-benar memiliki strategi pemasaran yang baik sehingga
apa yang menjadi target perusahaan bisa tercapai secara maksimal dan bisa bersaingan dengan para coffee shop lainnya. Berikut merupakan beberapa daftar coffee shop yang menawarkan produk serupa seperti yang ditawarkan oleh Kopi Anjis:
TABEL 1.2
Daftar Kafe Bertema Kopi di Kota Bandung
No Nama Coffee Shop Lokasi
1 Kopi Anjis Jl. Surya Sumantri, no. 25, Bandung Jl. Bengawan, no. 34, Bandung Jl. Telaga Bodas, no. 24, Bandung Jl. Terusan Jakarta, no. 319, Bandung Jl. Eyckman, no. 2 Cihampelas, Bandung 2 Noah’s Barn Coffenery Jl. Dayang Sumbi ,no. 2,Bandung
3 Two Hand’s Full Jl. Sukajadi, no. 206, Bandung 4 Yellow Truck Jl. Linggawastu, no.11, Bandung
Jl. Patuha, no. 29, Bandung 5 Jack Runner Roastery Jl. Ciumbuleuit, no. 42, Bandung 6 Blue Doors Jl. Gandapura, no. 61, Bandung 7 Rumah Kopi Jl. Terusan Ranca Kendal, no. 9,
Bandung
8 Cups Coffe and Kitchen Jl. Trunojoyo, no. 25, Bandung 9 Kopi Lamping Jl. Lamping, no. 14, Bandung
10 Lancamera Coffe Jl. Naripan, no. 79 Asia Afrika Bandung 11 Two Cents Jl. Cimanuk, no. 2, Bandung
12 Kopi Selasar Sunaryo Jl. Bukit P``akar Timur, no. 100, Bandung
13 Kopi Gesang Coffe Jl. Cemara, no. 58B Setiabudhi, Bandung 14 Kedai Kopi Mata Angin Jl. Bengawan, no. 52, Bandung
15 Kopi Ireng Jl. Ciburial, no. 1, Bandung 16 Coffe and John Jl. Naripan, no. 99, Bandung
Sumber: infobdg.com, 2016
Dari tabel diatas, terlihat Kopi Anjis memiliki banyak pesaing, untuk itu Kopi Anjis mulai melakukan kegiatan promosi pada tahun 2013. Cara promosi Kopi Anjis yaitu dengan menerapkan promotion mix yang meliputi: Advertising , Personal Selling, Sales Promotion, Public Relation, Word Of Mouth, dan Direct Marketing.
Advertising yang dilakukan oleh Kopi Anjis yaitu melalui radio 99ERS dan melalui website resmi di www.kopianjis.com. Personal Selling, untuk strategi promosi ini Kopi Anjis tidak menerapkannya karena Kopi Anjis merupakan sebuah coffe shop sehingga tidak memungkinkan untuk menerapkan strategi promosi ini.
Sales Promotion dengan cara pemberian potongan harga 10% kepada pelanggan regular dan kontes wefie selfie yaitu follow instagram dan twitter Kopi anjis di @thekopianjis, foto dengan karyawan Kopi Anjis cabang manapun kemudian mempostingnya di instagram dengan hastag yang telah ditentukan dan tag akun instagram dan twitter. Postingan yang unik dan memiliki banyak like/re-tweet akan dipilih menjadi pemenang yang dipilih setiap minggunya dua pemenang dan berhak mendapatkan voucher makan di Kopi Anjis senilai Rp. 50.000,-.
Public Relation yang dilakukan oleh kopi Anjis dengan cara mensponsori acara-acara dan melakukan kegiatan pelayanan masyarakat, adapun beberapa kegiatan pelayanan masyarakat yang dilakukan oleh Kopi anjis adalah sebagai berikut:
1. Rabu ibu yaitu semua karyawan Kopi Anjis memakai seragam Rabu Ibu dimana hal ini ditujukan kepada anak-anak perantuan yang ketika mereka datang ke Kopi Anjis dan melihat seragam yang dipakai karyawannya ia akan ingat ibunya dan kemudian mereka (konsumen) akan menghubungi ibunya, selain itu pada hari Rabu lagu-lagu yang diputar juga lagu-lagu tertentu yang bertemakan ibu.
2. Jum’at sedekah yaitu memberikan 10% dari total transaksi di Kopi Anjis akan disedekahkan di Panti Asuhan, Panti Jompo, dan pembelian kain kafan untuk disumbangkan.
3. Berbagi Nasi yaitu program yang dilaksanakan dengan membagikan makanan berupa nasi dan lauk yang akan diberikan di Rumah Sakit kelas
tiga kepada para penunggu/ keluarga yang sedang menunggu pasien sehingga tidak perlu mengeluarkan biaya untuk membeli makanan yang biasa dilakasanakan pada hari Jum’at juga.
4. Rumah Cemara yaitu dengan kegiatan yang dilakukan Kopi Anjis untuk mensosialisasikan tentang hidup yang sehat dengan mengusung slogan “love for life”.
5. Drop Buku Cerita yaitu kegiatan yang dilakukan Kopi Anjis dengan menyediakan drop box di semua cabangnya guna untuk mengumpulkan buku-buku cerita yang sudah bekas yang akan disumbangkan di sedekah buku ataupun dijual dan hasilnya akan disumbangkan juga.
6. Rumah Bintang yaitu memberikan kegiatan edukasi untuk para anak-anak yang dititipkan, sehinggan setelah anak-anak selesai sekolah ia tidak menganggur melainkan diajari untuk menggambar, membuat ketrampilan dan diajarkan ilmu pengetahuan lainnya.
Word Of Mouth yang dilakukan oleh Kopi Anjis adalah dengan cara konsumen yang telah mengunjungi Kopi Anjis dan merasa puas, ia akan memberitahu kepada keluarga dan temanya atau bahkan datang kembali dengan membawa kerabatnya tersebut setelah memberitahu informasi mengenai Kopi Anjis.
Direct marketing , untuk strategi promosi ini Kopi Anjis belum bisa menerapkannya karena masih berfokus pada beberapa promosi dan sedang memperbarui tempat dan program lainnya yang akan dilaksanakan dalam beberapa waktu mendatang.
Promosi merupakan salah satu variabel dari bauran pemasaran yang penting dilaksanakan oleh perusahaan untuk memasarkan dan memperkenalkan produk atau jasanya karena promosi merupakan alat komunikasi pemasaran yang bertujuan untuk memberi informasi tentang keberadaan dan keunggulan-keunggulan yang dimiliki produk atau jasa, mempengaruhi dan membujuk masyarakat tentang produk atau jasa yang dihasilkan perusahaan.
Dari paparan diatas dapat disimpulkan bahwa promosi merupakan hal yang sangat penting dalam kelangsungan hidup suatu perusahaan dimana dengan adanya aktivitas promosi target penjualan perusahaan bisa tercapai selain itu kegiatan promosi juga bisa membangun citra perusahaan agar menjadi lebih baik.
Kopi Anjis membidik kawula muda terutama pelajar dan mahasiswa sebagai target pasarnya dengan mengusung slogan “ Belum ke Kopi Anjis Belum Gaul”. Dalam dunia pemasaran, komunikasi pula yang memegang peranan penting untuk meningkatkan penjualan. Dari sisi konsumen, komunikasi sangat membantu konsumen dalam membuat keputusan pembelian, karena tanpa memperoleh informasi yang memadai, konsumen akan sangat sulit untuk mengambil keputusan untuk melakukan pembelian produk atau jasa (Afriansyah, 2012:5).
Dari hasil wawancara dengan pihak Human Resource Development (HRD) Kopi Anjis yaitu Ibu Virna pada hari Kamis tanggal 24 Maret 2016 diperoleh beberapa data bahwa cabang yang paling sepi adalah cabang Kopi Anjis yang berlokasi di Jl. Eyckman, no. 2 Cihampelas, Bandung akan tetapi berhubung cabang tersebut baru dibuka pada 01 Februari 2016, penulis belum bisa melakukan penelitian karena cabang tersebut kurang dari satu tahun akhirnya Ibu Virna menyarankan untuk melakukan penelitian di Kopi Anjis cabang Telaga Bodas karena cabang tersebut merupakan cabang nomor dua yang dinilai sepi setelah cabang Cihampelas. Selain itu penulis juga mendapatkan data jumlah pengunjung di Kopi Anjis cabang Telaga Bodas pada tahun 2015-2016. Berikut merupakan data pengunjung Kopi Anjis Cabang Telaga Bodas tujuh bulan terakhir:
TABEL 1.3
Data pengunjung Kopi Anjis cabang Telaga Bodas
Periode Jumlah Pengunjung
Agustus 2015 5.290 September 2015 5.520 Oktober 2015 5.060 November 2015 5.290 Desember 2015 5.520 Januari 2016 5.520 Februari 2016 4.600
Berdasarkan data diatas dapat dilihat bahwa jumlah pengunjung Kopi Anjis cabang Telaga Bodas mengalami kenaikan dan penurunan. Pada bulan Februari 2016 terjadi penurunan yang signifikan. Melihat hal tersebut sebaiknya Kopi Anjis mengevalusi sistem kerja maupun strategi pemasaran yang digunakan agar penjualan mengalami peningkatan, salah satu caranya adalah dengan meningkatkan aktivitas promosinya agar target penjualan dapat tercapai dengan baik dan tujuan perusahaan bisa tercapai.
Gabungan dari berbagai jenis promosi yang ada untuk suatu produk yang sama agar hasil dari kegiatan promosi yang dilakukan dapat memberikan hasil yang maksimal disebut dengan bauran pemasaran/promotion mix. Menurut Lupiyoadi (2013:178), Kegiatan promosi bukan saja berfungsi sebagai alat komunikasi antar perusahaan dan konsumen, melainkan juga sebagai alat untuk mempengaruhi konsumen dalam keputusan pembelian atau penggunaan jasa sesuai dengan keinginan dan kebutuhannya.
Berdasarkan uraian tersebut maka penulis tertarik untuk melakukan penelitian mengenai bauran promosi Kopi Anjis dengan mengambil judul : “Pengaruh Bauran Promosi Terhadap Keputusan Pembelian di Kopi Anjis Cabang Telaga Bodas“.
1.3 Rumusan Masalah
Berdasarkan latar belakang tersebut, maka rumusan masalah dalam penelitian ini adalah:
a. Bagaimana bauran promosi di Kopi Anjis cabang Telaga Bodas? b. Bagaimana keputusan pembelian di Kopi Anjis cabang Telaga Bodas? c. Seberapa besar pengaruh bauran promosi terhadap keputusan pembelian
di Kopi Anjis cabang Telaga Bodas?
1.4 Tujuan Penelitian
Adapun tujuan penelitian ini berdasarkan rumusan masalah diatas adalah: a. Untuk mengetahui bagaimana bauran promosi di Kopi Anjis cabang
Telaga Bodas.
b. Untuk mengetahui bagaimana keputusan pembelian di Kopi Anjis cabang Telaga Bodas.
c. Untuk mengetahui seberapa besar pengaruh bauran promosi terhadap keputusan pembelian di Kopi Anjis cabang Telaga Bodas.
1.5 Manfaat Penelitian
Adapun manfaat yang diperoleh dalam penelitian ini adalah: a. Kegunaan dari sisi praktis
Penelitian ini diharapkan dapat menyumbangkan gagasan pemikiran dan digunakan oleh perusahaan sebagai bahan masukan dan pertimbangan dalam mengembangkan dan menyempurnakan pengimplementasian strategi promosi yang dilakukan oleh perusahaan.
b. Keugunaan dari sisi pengembangan ilmu
Penelitian ini diharapkan dapat menambah wawasan pengetahuan penulis pada bidang pemasaran, khususnya mengenai permasalahan yang diteliti. Selain itu memberikan kontribusi sebagai referensi untuk penelitian sejenis.
1.6 Sistematika Penelitian
Untuk memberikan gambaran yang jelas mengenai penelitian yang dilakukan, maka disusunlah suatu sistematika penulisan yang berisi informasi mengenai materi dan hal yang akan dibahas dalam tiap-tiap bab. Adapun sistematika penulisan dalam penelitian ini adalah sebagai berikut:
Bab I Pendahuluan. Pada bab ini berisi tinjauan objek penelitian, latar belakang masalah, perumusan masalah, tujuan pemecahan masalah, ruang lingkup pembahasan dan sistematika pembahasan.
Bab II Tinjauan Pustaka. Pada bab ini berisi landasan teori dimana menjelaskan tentang teori dan model yang digunakan untuk pemecahan masalah.
Bab III Metode Penelitian. Pada bab ini berisi uraian mengenai metode yang digunakan dalam melakukan penelitian, variabel yang digunakan, skala pengukuran, jenis data, teknik pengumpulan data, dan teknik analisis data.
Bab IV Hasil dan Pembahasan. Pada bab ini berisi uraian analisis dan pembahasan dari hasil pengumpulan dan pengolahan data yang terdapat pada bab sebelumnya.
Bab V Penutup. Pada bab ini berisi kesimpulan jawaban atas permasalahan yang telah dirumuskan dari hasil analisis yang ada pada bab sebelumnya.