Nomor Sifat Lampiran Hal 900/-1. 711.534 1 (satu) berkas
Penyempurnaan Surat Iz;in Penunjukan Penggunaan Tanah (SIPPT)
Jakarta, 2 Septem':>er 2015 Kepada
Yth. Direktur PT Grage Trimitra Usaha Talavera Office Park Lt. 12th Jalan TB Simatuparig Kav. 22-26 Kota Administrasi Jakarta Selatan
Sehubungan dengan surat Saudara tanggal 20 November 2014 Nomor 328/GTU-Eks/XI/2014 hal Permohonan Penyempumaan Surat Izin Penunjukan Penggunaan Tanah (SIPPT), dengan memperhatikan :
a. Surat Gubernur Propinsi Daerah· Khusus Ibukota Jakarta tanggal 15 Juni 2005 Nomor 1505/-1.711.534 hal Surat Izin Penunjukan Penggunaan Tanah (SIPPT) guna pensertifikatan hak atas tanah, atas nama Direktur PT Andhika Primantara;
b. Akta Penglepasan Hak Nomor 5 tanggal 3 Juni 2005 yang dibuat di hadapan H. Abu Jusuf, S.H:, Notaris PPAT di Jakarta, antara PAM JAYA (pihak pertama) dengan PT Andhika Primantara (pihak kedua) atas bidang tanah dengan totai luas
2:
2.807 m2;c. Surat Komandan Pangkalan TNI Angkatan Udara Halim Perdana Kusuma tanggal 15 Agusfus 2011 Nomor B/1 072-09/21/05/Halimhal Rekomendasi Ketinggian Bangunan, atas nama Direktur Utama PT Andhika Primantara; d. Surat Gubernur Provinsi Daerah Khusus Ibukota Jakarta tanggal 13 Februari
2012 Nomor 180/-1.711.533 hal Surat Persetujuan Prinsip Pembebasan Lokasi/Lahan (SP3L), atas nama Direktur PT Grage Trimitra Usaha;
e. Surat Kepala Dirias Pekerjaan Umum Provinsi DKI Jakarta tanggal 15 Mei 2012 Nomor 3595/-1.793.1 kepada Direktur PT Grage Trimitra Usaha hal Rekomendasi Sistem Tata Air Kawasan Simatupang Mixed Use;
f. Surat Gubernur Provinsi Daerah Khusus IbUkota Jakarta tanggal 26 September 2012 Nomor 1397/-1 :711.534 hal Surat Izin Penunjukan Penggunaan Tanah (SIPPT), atas nama Direktur Utama PT Grage Trimitra Usaha; . g. Surat Gubernur Provinsi Daerah Khusus Ibukota Jakarta tanggal 27 Oktober
2014 Nomor 2435/-1.711.5 hal Persetujuan Pdnsip Penggunaan Perhitungan IntEmsitas Pemanfaatan Ruang Berdasarkan Daerah Kepemilikan Lahan, atas nama Direktur Utama PT Grage Trimitra Usaha;
h. Surat Kepala Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional Provinsi DKI Jakarta tanggal12 Maret 2015 Nomor 650/12-31-400/111/2015 hal Pertimbangan Teknis
Pertanahan Dalam Rangka Permohbnan Penerbitan Surat Izin Penunjukan . Penggunaan Tanah (SIPPT) atas bidang tanah yang terletak di Jalan
TB SimatupangKav. 16-17, Kelurahan Cilandak Barat dan Kelurahan Cilandak Timur, Kecamatan Cilandak dan Kecamatan PasarMinggu, Kota Administrasi Jakarta Selatan, atas nama PT Grage Trimitra Usaha;
i. Surat Gubernur Provinsi DKI Jakarta tanggal 7 Januari 2014 Nomor
22/-1.711.534 hal Konversi Kewajiban Rumah Susun Murah/Sederhana atas
nama PT Grage Trimitra Usaha; .
j.Surat Tanda Setor tanggal 28 Januari 2014 senilai Rp .1.380.332.090,00 (satu miliar tiga ratus delapan puluh juta tiga ratus tiga puluh dua ribu sembilan puluh rupiah) N.omor Validasi 2014PBKT040000640, atas nama
PT Grage Trimitra Usaha; dan·
k. Hasil Rapat Pimpirian Gubernur tanggal 18 Februari 2015;
diberitahukan bahwa· pada prinsipnya saya dapat meny.etujui permohonan Saudara untuk mempergunakan tanah seluas ± 35.907 m2 (Iebih kurang tiga puluh lima. ribu sembilan ratus tujuh meter persegi) yang terletak di Jalan
TB Simat\.lpang,· Kelurahan Cilandak Barat dan Kelurahan Cilandak Timur, Kecamatan Cilandak dan KecamataQ. Pasar Minggu, Kota Administrasi Jakarta Selatan, sesuai peta Nomor Usulan 23/SIPPT/PPRlDPKlJSIII1I15 sebagaimana tercantum dalam lampiran surat Gubernur ini, dalam rangka kegiatan Perkantoran dan Apartemen (Rumah Susun) be.serta fasilitasnya dengan ketentuan sebagai berikut ;
1. Bidang tanah yang Saudara mohonsesuai dengan Peta Situasi Pengukuran dari Suku Dinas Tata Ruang Kota Administrasi Jakarta Selatan Nomor 31.74.06.14.10.0156, Ketetapan Rencana Kota (KRK) Nomor 1119/GSB/JSI CLlXI/2014 :
Luas hasil ukur..' ;...
±
Bidang tanah yang termasuk blok lain... ±Jumlah : ±
Dengan zonasi bidang tanah :
- Sub Zona Perkantoran KDB Rendah(K.3.b)
±
- Sub Zona Rumah VertikalKDB Rendah(R.10.b)
±
- Sub Zona Jalur Hijau (HA)...
±
- Sub Zona Jalur Hijau (HA.b)...±
- Sub Zona Terb\.lka Biru (B.1 )...±
- Prasarana Jalan... ± Jumlah : :... ± 36.203 m2 296 m2 -35.907 m2 12.169 m2 100484m2 502 m2 2.791 m2 2.691 m2 7.270 m2 + 35.907 m2 .2. Sesuai Peraturan Daerah Nomor 1 Tahun 2014 tentang Rencana Detail Tata Ruang dan Peraturan Zonasi, kegiatan Perkantoran pad a sub zona Perkantoran KDB Rendah (K.3) merupakan kegiatan pemanfaatan ruang yang diizinkan, sedangkan sesuai ketentuan dalam Pasal 609 ayat (2) huruf x kegiatan Rumah Susun/Apartemen pada sub zona Rumah Vertikal KDB Rendah (R.10) merupakan kegiatan pemanfaatan ruang yang diizinkan bersyarat. dengan syarat harus memenuhi ketentuandalam Pasal 633 dan Pasal 634 yaitu :
a. lebar muka bidang tanah paling kurang 20 m (dua puluh meter);
b. berada pada rencana jalan palingkurang 15 m (lima belas meter) dengan lebar jalan yang ada paling kurang 12 m (dua belas meter);
c.. Iahan perencanaan pad a PSL tidak padat paling kurang 15.000 m2 (lima belas ribu meter persegi); dan
d. intensitas pemanfaatan lahan sebagai berikut :. Koefisien Oasar Bangunan (KOB) paling tinggi 30% (tiga puluh persen), Koefisien Lantai Bangunan (KLB) paling tinggi 3,5 (tiga koma lima) dan ketinggian bahgunan paling tinggi 16 (enam belas) lantai.
3. Sesuai surat Gubernur tanggal 27 Oktober 2014 Nomor 2435/-1.711.5, Saudara diperkenankan menggunakan perhitungan Koefisien Lantai Bangunan (KLB) berdasarkan Oaerah Kepemilikan Lahan (OKL) sesuai Peraturan Gubernur Nomor 27 Tahun 2012 tentang Insentif Pemanfaatan Ruang Berupa Perhitungan Intensitas Ruang. berdasarkan Oaerah Kepemilikan Lahan (OKL) secara proporsional pada daerah perencanaan Saudara sesuaisurat Gubernur tanggal 26 September 2012 Nomor 1397/ -1.711.534 yaitu seluas :t 33.953 m2 (Iebih kurang tiga puluh tiga ribu sembilan ratus lima puluh tiga meter persegi), yang perhitungannya akan ditetapkan lebih lanjut dalam Rencana Tata LetakBangunan (RTLB).
4. Terhadap bidang tariah sub zona Jallir Hijau (HA) seluas:t 502 m2(Iebih kurang lima ratus dua meter persegi), Jalur Hijau (H.4.b) seluas.:t 2.791 m2(Iebih kurang dua ribu tujuh ratus sembilan puluh satu meter persegi), Terbuka Biru (B.1) seluas :t 2.691 m2•(Iebih kurang dua ribu enam ratus sembilan puluh satu meter
persegi) dan Prasarana Jalan seluas :t 7.270 m2 (Iebih kurang tujuh ribu dua ratus tujuh puluh meter persegi) kepemilikan tanahnya wajib diserahkan kepada Pemerintah Provinsi OKI Jakarta berikut konstruksinya tanpa ganti rugi, sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan dan sambil menunggu pelaksanaan tersebut agar Saudara mengamankan bidang tanah dimaksud dari para pehggarap maupun penghuni liar.
5. Terhadap bidang tanah sub zona Terbuka Biru (B.1) seluas:t 2.691 m2 (Iebih kurang dua ribu enam ratus sembilan puluh satu meter persegi) terdapat kewajiban untuk normalisasi Kali Krukut section GTU dengan lebar 20 m (dua puluh .meter)· dan membanguh kolam tampungan (pond) dengan kapasitas minimal 42.000 m3(empat puluh dua ribu meter kubik) sebagai kolam tampungan (pond) pengendali banjir sesuai surat Kepala Oinas'Peke~aan Umum Provinsi OKI Jakarta tanggal15 Mei 2012 Nomor 3595/-1.793.1 hal Rekomendasi Sistem Tata Air Kawasan Simatupang Mixed Use, untuk itu agar Saudara berkoordinasi dengan Oinas Tata Air Provinsi OKI Jakarta.
6. Terhadap kewajiban yang belum dilaksanakan atau harus diserahkan kepada Pemerintah Provinsi OKI Jakarta sesuai surat Gubernur Propinsi OKI Jakarta tanggal 15 Juni 2005 Nomor 1505/-1.711.534 seluas:t 30.072 m2 (Iebih kurang tiga puluh ribu tujuh puluh dua meter persegi) yang terletak di Jalan TB Simatupang,. Kelurahan Cilandak Barat/Timur, Kecamatan Cilandak/Pasar Minggu, .Kotamadya Jakarta Selatan guna pensertifikatan hak atas tanah atas nama PT Andhika Primantara berupa penyelesaian ganti rugi terhadap aset PAM Jaya seluas :t 2.807 m2 (Iebih kurang dua ribu delapan ratus tUjuh meter persegi), maka selanjutnya menjadi kewajiban
PT Grage Trimitra Usaha. .
7. Terhadap penambahan bidang tanah seluas :t 2.250 m2 (Iebih kurang dua ribu dua ratus lima puluh meter persegi) hanya dapat dimanfaatkan sesuai dengan ketentuan dan intensitas pemanfaatan ruang berdasarkan Peraturan Oaerah Nomor 1 Tahun 2014 tentang Rencana Detail Tata Ruang dan Peraturan Zonasi 8tau sebagai fasilitas Perkantoran dan Rumah Susun (Apartemen).
8. Saudara diwajibkan membangun akses jembatan di atas prasarana yang menghubungkan sub zona Perkantoran KOB Rendah (K.3.b) dan sub zona Rumah Vertikal KOB Rendah (R.10.b) dan agar Saudara berkoordinasi dengan Oinas Bina Marga Provinsi OKI Jakarta.
9. Saudaradiwajibkan menyediakan kantin yang diisi oleh Pedagang Kaki Lima secara selektif, di bawah pembinaan Walikota Jakarta Selatan dan lokasinya ditetapkan dalam Rencana Tata Letak Bangunan (RTLB).
10. Oalam rangka pelaksanaan pembangunan Apartemen beserta fasilitasnya, Saudara diwajibkan menyediakan kebutuhan prasarana dan sarana kota sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan, yang lokasinya ditetapkan dalam Rencana Tata Letak Bangunan (RTLB).
11. Oalam rangka membangl.ln Perkaritoran dan Apartemen (Rumah Susun) beserta fasilitasnya, Saudara wajib :
a. menyediakan, jaringan utilitas pipa gas pada bangunan gedung berdasarkanlnstruksi Gubernur Nomor 68 Tahun 2015 tentang Penyediaan Jaringan Utilitas Gas pada Bangunan Gedung dan untuk . pelaksanaannya agar berkoordinasi dengan Oinas Perindustrian dan
Energi Provinsi OKI Jakarta;
b. menyediakan sumur resapan dan/atau kolam resapan berdasarkan Peraturan Gubernur Nomor 20 Tahun 2013 tentang Sumur Resapan; c. menyediakan Ruang Terbuka Hijau yang dilaksanakan sesuai ketentuan
peraturan perundang-undangan dan lokasinya ditetapkan dalam Rencana Tata Letak Bangunan (RTLB); .
d. menyediakan lahan/ruang dengan luasan .:!:: 1.000 m2 (Iebih kurang seribu meter persegi) s.d . .:!:: 2.000 m2 (Iebih kurang dua ribu meter persegi) yang digunakan sebagai lokasi gardu induk PLN pada lahan terbuka atau ruang basement gedung yang lokasinya ditetapkan dalam Rencana Tata Letak Bangunan (RTLB).
e.. menggunakan bahan porous dalam melaksanakan pembangunan prasarana dan sarana guna peningkatan daya serap tanah terhadap air permukaan dan untuk p.elaksanaannya agar berkoordinasi dengan SKPO/UKPO terkait di Iingkungan Pemerintah Provinsi OKI Jakarta; .
f. menyediakanlahan untuk memb1lngun sarana dan prasarana pemilahan sarnpah yang' ramah Iingkungan, berkoordinasi dengan Oinas Kebersihan Provinsi OKI Jakarta;
g. mendapatkan' rekomendasi ketinggian tanah terhadap peil banjir dari Oinas Tata Air Provinsi OKI Jakarta.
h. merealisasikan perencanaan instalasi pengolahan air limbah yang dibuat ramah Iingkungan dan nantinya dapat terkoneksi dengan sistem jaringan perpipaan air Iimbah, sehingga dapat dimanfaatkan kembali dan membuat Kajian Amdal atau UKLIUPL, berkoordinasi dengan Badan Pengelola Lingkungan Hidup Oaerah Provinsi OKI Jakarta;
i. membuat Kajian Manajemen dan RekayasaLalu Lintas oleh Konsultan Independen dengan mendapat rekomendasi dari Oinas. Perhubungan dan Transportasi Provinsi OKI Jakarta;
j. menerapkan konsep zero run off untuk pengendalian air hujan dan menyelesaikCjn sistem tata air sebelum melaksanakan pembangunan, berkoordinasi dengan Oinas Tata Air Provinsi OKI Jakarta;
k. melunasi Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) sesuai dengan tanda bukti setoran dari Unit Pelayanan Pajak Oaerah Kota Administrasi Jakarta Selatan berdasarkan SPPT tahun berjalan;
I. mengajukan permohonan Ketetapan Rencana KotaiRencana Tata Letak Bangunan kepada SKPOiUKPO.terkait paling lama 3 (tiga) bulan setelah
terbitnya SIPPT ini;
m. membuat KPlTitik Tetap di lapangan sebanyak 2 (dua) buahisepasang pada setiap' hektar. lahan dan pemasangannya dilakukan setelah keadaan lapangan siap bangun, dengan terlebih dahulu berkonsultasi dengan instansi. terkait c.q. Oinas Penataan Kota Provinsi OKI Jakarta;
dan .
n. memberi izin untuk memasuki lokasi areal kerja, apabila sewaktu-waktu diperlukan dalam hal pemeriksaan KPlTitik Tetap oleh petugasiinstansi terkait.
.12. Pemenuhan kewajiban sebagaimana dimaksud pada angka 4 sampai dengan angka 11, agar Saudara tindak lanjuti dengan Akta Perjanjian yang dibuat secara Notarial Akta antara Pihak Saudara dengan Pemerintah Provinsi OKI Jakarta yang sifatnya eksekuterial atas beban biaya Saudara dan sudah harus diselesaikan paling lama 6 (enam) bulan terhitung sejak SIPPT ini terbit berdasarkan Akta Pernyataan Nomor 83 tanggal 26 Maret 2015 yang dibuat di hadapan Jose Oima Satria, S.H., M.Kn., Notaris di Jakarta. Untuk menindaklanjuti hal terse but agar Saudara menghubungi Biro Penataan Kota dan Lingkungan Hidup Setda Provirisi OKI Jakarta.
13. Selain kewajiban sebagaimana dimaksud pada angka 11, Saudara wajib segera mengajukan permohonan Izin Mendirikan Bangunan (1MB) denganmengikuti prosedur yang berlaku setelah memiliki Ketetapan Rencana Kota (KRK) dan Rencana Tata Letak Bangunan (RTLB) dari SKPOiUKPO terkait dan gambar rencana bangunan harus mendapat pertimbangan dari Tim Ahl.i Bangunan Gedung (TABG).
14.
Izin Mendirikan Bangunari (1MB) dapat diterbitkan apabila Saudara telah menandatangani Akta Perjanjian sebagaimana dimaksud pad a angka 12. 15. Sertifikat Laik Fungsi (SLF) dapat diterbitkan, apabila Saudara telahmenyelesaikan kewajiban yang tertuang dalam Akta Perjanjian sebagaimana dimaksud pada angka 12.
16. Bidang tanah yang telah diberikan SIPPT dan kewajibannya menjadi beban Saudara harus segera :
a. dilakukan pemagaran berkoordinasi dengan Oinas Penataan Kota Provinsi OKI Jakarta;
b. dibangun sesuai izin yang diberikan dan tidak boleh diterlantarkan; dan c. ditanami pohon pelindung berkoordinasi dengan Oinas Pertamanan dan
Pemakaman Provinsi OKI Jakarta.
17. Apabila terdapat prasarana maupun utilitas umulTi baik di atas ataupun di bawah tanah, agar Saudara memperbaiki daniatau memindahkan daniatau membangun bqruagar tetap berfungsi dengan menghubungi instansi terkait dan tetap berpedoman pada ketentuan peraturan perundang-undangan.
18. Saudara wajib mengajukan permohonan hak atas tanah yang telah dibelil dibebaskan kepada Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional Provinsi OKI Jakarta sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan termasuk bidang'tanah yang harus diserahkan kepada Pemerintah Provinsi OKI Jakarta berdasarkanpeta lampiran SIPPT ini Nomor Usulan 23/SIPPTI PPRJOPKlJS/III/15..
19. Peralihan hak dan kewajiban yang timbul dari SIPPT ini dan/atau pembuatan perjanjian antaraSaudara dan pihak lain sehubungan dengan pemberian SIPPT ini baru dapat dilakukan setelah mendapat persetujuan tertulis dari Gubernur Provinsi OKI Jakarta. .
20. Pelaksanaan ketentuan dan persyaratan dalam SIPPT ini secara keseluruhan termasuk pembangunan fisiknya di lokasi tersebut harus sudah diselesaikan paling lama 3 (tiga) tahun sejak tanggal SIPPT ini terbit, apabila jangka waktu tersebut terlampaui sedangkan Saudara belum dapat merealisasikan pembangunan serta memenuhi ketentuan dan persyaratan dalam SIPPT ini, maka SIPPT ini akan ditinjau kembali.
21. Apabila dalam lokasi terse but terdapataset Pe.merintah Pusat dan/atau Pemerintah Provinsi .OKIJakarta dan/atau pihak lain, Saudara wajib membebaskan dan menyelesaikan terlebih dahulu sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
22. Apabila ada gugatan. dan/atau tuntutan yang diajukan oleh pihak ketiga mengenai kepemilikan tanahnya maupun penerbitan SIPPT ini, hal terse but sepenuhnya nienjadi tanggung jawab Saudara dan agar diselesaikan sebagaimana mestinya sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
23. Terhadap perbedaan luas antara Pertimbangan Teknis Pertanahan Kepala Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional Provinsi OKI Jakarta tanggal 12 Maret 2015 Nomor 650/12-31-40011I1/2015 seluas
±
36.542 m2(Iebih kurang tiga puluh enam ribu lima ratus empat puluh dua meter persegi) yang dipergunakan untuk mengajukan permohonan Surat Izin Penunjukan Penggunaan Tanah (SIPPT) dengan peta lam~iran SIPPT ini Nomor Usulan 23/SIPPT/PPRlOPKlJS/III/15 seluas.:!: 35.907 m (Iebih kurang tiga puluh lima ribu sembilan ratus tujuh meter persegi) maka perbedaan seluas .:!: 635 m2 (Iebih kurang enam ratus tiga puluh lima meter persegi) sepenuhnya menjadi. tanggung jawab Saudara. .
24. Saudara wajib melaksanakan dan memenuhi seluruh ketentuan dalam SIPPT ini sesuai dengan pernyataan kesanggupan Saudara berdasarkan Akta Pernyataan Nomor 83 tanggal 26 Maret 2015 yang dibuat di hadapan Jose Oima Satria, S.H., M.Kn., Nbtaris di Jakarta, yang merupakan bagian tidak terpisahkan ~an menjadi pertimbangan diterbitkannya SIPPT ini.
25. Berkenaan dengan status tanah yang dimohonkan SIPPT terdapat catatan Hak Tanggungan berdasarkan pertimbangan teknis pertanahan Kanwil Badan Pertanahan Nasional Provinsi OKI Jakarta tanggal 12 Maret 2015 Nomor 650/12-31-400/111/2015 dan pernyataan tidak keberatan untuk diterbitkan SIPPT atas tanah yang sedang menjadi hak tanggungan tanggal 19 Mei' 2015 Nomor 30285/GBKl2015 dari Grup Head dan Relationship Manager PT Bank Central Asia, Tbk, maka apabila terjadi eksekusi terhadap hak tanggungan dimaksud, terhadap kewajiban fasos/fasum yang kepemilikan tanahnya diserahkari kepada Pemerintah Provinsi OKI Jakarta dan berada dalam sertifikat yang menjadi hak tanggungan, harus terlebih dahulu Saudara selesaikan.
26. Apabila dala pendukung yang dijadikan dasar unluk penerbilan SIPPT ini lerbukti lidak benar dan Saudara melakukan pelanggaran lerhadap kelenluan dalam SIPPT ini, maka SIPPT ini menjadi balal demi hukum dan segala risikonya menjadi beban dan langgung jawab Saudara lermasuk kewajiban yang harusdiserahkan kepada Pemerinlah Provinsi OKI Jakarta.
27. Oengan dilerbilkannya sural Gubernur ini, maka lerhadap kewajiban yang lertuang dalam sural Gubernur langgal 15 Juni 2005 Nomor 1505/-1.711.534 hal Sural Izin Penunjukan Penggunaan Tanah (SIPPT) guna pensertifikalan hak alaslanah alas nama PT Andhika Primanlara menjadi kewajiban PT Grage TrirnilraUsaha kecuali kewajiban yang lelah diluangkan dalam sural Gubernur ini. .
28. Oengan dilerbilkannya sural Gubernur ini, maka sural Gubernur langgal 26 Seplember 2012 Nomor 1397/-1.711.534 hal Sural Izin Penunjukan Penggunaan Tanah alas nama Oireklur Ulama PT Grage Trimilra Usaha, dicabul dan dinyalakan lidak berlaku.
Oemikian per.selujuan ini agar Saudara pergunakan sebagaimana meslinya.
Tembusan:
v6L(DErrnl:Jr,.provinsi Oaerah Khusus
V
"y-_..;.;,Ibukola Jakarta, / "I
.//!\0./1J;"><\\
(\
.":j\.. ,:
\ ". ' . . • 1l "91" ". ' f . 1". , ' . . Basukl T. Purnama " " . ... - - _ h ~._.1. Wakil Gubernur Provinsi OKI Jakarta 2. Sekrelaris Oaerah Provinsi OKI Jakarta
3. Asislen Pemerinlahan Sekda Provinsi OKI Jakarta 4. Asislen Pembangunan dan Lingkungan Hidup
Sekda Provinsi OKI Jakarta 5. Inspeklur Provinsi OKI Jakarta
6. Kepala Kanlor Wilayah Badan Pertanahan Nasional Provinsi OKI Jakarta
7. Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Oaerah Provinsi OKI Jakarta
8. Kepala Badan Pengelola Lingkungan Hidup Oaerah Provinsi OKI Jakarta
9. Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Asel Oaerah Provinsi OKI Jakarta
10. Kepala Badan Pelayanan Terpadu Salu Pinlu Provinsi OKI Jakarta·
11. Walikota Jakarta Selalan
12.. Kepala Oinas Penalaan Kola Provinsi OKI Jakarta 13. Kepala Oinas Bina Marga Provinsi OKI Jakarta. 14. Kepala Oinas Tala Air Provinsi OKI Jakarta
15. Kepala Oinas Pertamanandan Pemakaman Provinsi OKI Jakarta 16. Kepala OinasPelayanan Pajak Provinsi OKI Jakarta
17. Kepala Oinas Perhubungan dan Ttansportasi Provinsi OKI Jakarta 18. Kepala Oinas Perumahan dan Gedung Pemerinlah Oaerah
Provinsi OKI Jakarta
19. Kepala Biro Hukum Selda Provinsi OKI Jakarta 20. Kepala Biro Penalaan Kola dan Lingkungan Hidup
Setda Provinsi OKI Jakarta
21. Kepala Suku Oinas Penalaan Kola Kola Adminislrasi
Jakarta Selatan .