SEAMEO REGIONAL CENTRE FOR QITEP IN
MATHEMATICS
Pasttita Ayu Laksmiwati, M.Pd.
Yogyakarta, 12 Juli 2018
PEMBELAJARAN
TERPADU?
PEMBELAJARAN
Pendidikan STEM adalah
integrasi berbagai disiplin
ilmu (science, technology,
engineering, mathematics)
dalam memecahkan
masalah kehidupan nyata
1,2.
Istilah STEM pertama kali digunakan oleh National Science
Foundation di awal era 1990-an
Awalnya merujuk pada kebijakan publik yang terkait dengan keempat bidang tersebut.
Kompetensi Inti
KOMPETENSI INTI Berpikir kritis Problem solving Kreativitas Komunikasi Kolaborasi Literasi Data Literasi DigitalSejauh mana siswa diberi
kesempatan untuk
mengembangkan
kompetensi abad 21 yang
diperlukan untuk bersaing di
lapangan kerja.
STEM Perspectives (1)
Silos and post holes
Separate disciplines of science and mathematics
STEM Perspectives (2)
A house with separate rooms that are used when needed
Science incorporating Technology, Engineering, and Mathematics
M
T
E
Science
1. Kidman, Gillian. (2018) Inquiry-based Practices for the Teaching of STEM: Teacher STEM Literacy for Transdisciplinary Teaching. Keynote presented at 7th CoSMED, Penang, Malaysia.
STEM Perspectives (3)
Shopping centre with department stores and specialty shops
Science and Mathematics connected by Technology and Engeneering
S
T/E
STEM Perspectives (4)
Coordination of resources among building sub-contractors for building
houses
e.g Graphing is introduced in math when it will be needed in an engineering
course
S
T
M
E
1. Kidman, Gillian. (2018) Inquiry-based Practices for the Teaching of STEM: Teacher STEM Literacy for Transdisciplinary Teaching. Keynote presented at 7th CoSMED, Penang, Malaysia.
STEM Perspectives (5)
Creating a new product by combining other products (S+T+E+M = STEM)
e.g create a new course on science and technology, where both disciplines have
equal emphasis
T
Science & Technology
STEM Perspectives (6)
Overlapping problems and investigations through disciplines
1. Kidman, Gillian. (2018) Inquiry-based Practices for the Teaching of STEM: Teacher STEM Literacy for Transdisciplinary Teaching. Keynote presented at 7th CoSMED, Penang, Malaysia.
STEM Perspectives (7)
Quartet of musicians playing together
Transdisciplinary-Sustainable Society Course provided by school
STEM
Identifikasi dilakukan terhadap Kompetensi Dasar (KD) pada
ranah pengetahuan dan keterampilan yang berkaitan dengan kegiatan perancangan baik itu berupa proses, sistem,
maupun produk
Identifikasi kegiatan-kegiatan yang sesuai pada keempat
ranah sains, teknologi,
engineering (rekayasa), dan
matematika.
Merumuskan indikator pencapaian kompetensi (IPK) sebagai penanda pencapaian
KD yang dapat
diukur/diobservasi yang menjadi acuan penilaian mata
pelajaran.
Kriteria Indikator Pencapaian Kompetensi
Desain pembelajaran
DESAIN
PEMBELAJARAN
Pedagogi berbasis riset Integrasi konten STEM Aplikasi kehidupan nyata Berbasis masalah atau proyek Scaffolding Asesmen Proses enjiniring Integrasi teknologiPembelajaran berbasis
riset dan sistem yang
terpadu dari tujuan dan
perangkat pembelajaran.
Penelitian terbaru tentang project based learning menyatakan bahwa proyek dapat
meningkatkan minat siswa pada sains, teknologi, rekayasa dan matematika (STEM) karena
melibatkan siswa dalam menyelesaikan masalah, bekerja sama, dan membangun solusi
real.
(Fortus, Krajcikb, Dershimerb, Marx, & Mamlok-Naamand, 2005)
Integrasi STEM dalam Pembelajaran
Sanders (2009) menyatakan bahwa hal itu tidak akan mungkin bisa berjalan dengan baik.
Salah satu alasannya adalah guru harus memiliki pengetahuan yang benar dan tepat baik pengetahuan mengenai materi dan pedagogi.
Treacy and O’Donoghue (2014) menyatakan bahwa apabila ada pengetahuan yang tidak tepat pada area tertentu, maka akan berpotensi memberikan dampak yang negatif pada pembelajaran.
Contoh Aktivitas STEM di Kelas
(SEAQiM’s Experiences)
Pembuatan Parabolic Solar Heater
Siswa diajak untuk membuat parabolic solar heater dengan menggunakan bahan sederhana yaitu wajan aluminium sebagai representasi dari parabolic solar
heater. Topik yang diajarkan ini merupakan topik
parabola yang ada pada mata pelajaran matematika. Aktivitas ini merupakan contoh aktivitas STEM yang dapat dilakukan di kelas, di mana siswa tidak hanya belajar tentang topik parabola tetapi juga belajar tentang science, engineering dan technology.
Contoh Aktivitas STEM di Kelas
(SEAQiM’s Experiences)
Mendesain Mini Waterwheel (Kincir Air)
Pada aktivitas ini siswa diajak untuk mendesain
mini waterwheel yang mampu menghasilkan
energi listrik. Siswa mendesain sendiri bilah kincir
air dengan mempertimbangkan bentuk, luas
penampang dan banyaknya bilah kincir air
sehingga mampu menghasilkan energi listrik.
Aktivitas Pelatihan STEM
Catapult Project
Guru mencoba secara langsung aktifitas
Catapult Project. Guru mencoba untuk
mendesain ketapel dengan menggunakan bahan-bahan sederhana dari stik bamboo, dan karet gelang. Tantangan yang diberikan adalah untuk mendesain ketapel yang dapat berdiri sendiri tanpa bantuan penopang dari bahan yang disediakan.
Kemudian hasil desain diujicobakan dengan menembakkan ke sasaran.
Konsep sudut digunakan sebagai pertimbangan dalam mendesain ketapel tersebut.
Selain itu konsep jarak dan kecepatan juga dieksplor melalui aktifitas ini.
AKTIVITAS
EKSPLORASI AKTIVITAS STEM PADA MATERI
FUNGSI LINEAR
Akt
ivi
ta
s
Topik
K
ompete
nsi
Dasar
IPK
Anal
isis
Prosed
ur
Akt
ivi
ta
s
Topik
K
omp
et
ensi
Dasa
r
IPK
Anal
isis
Prosed
ur
Terjun Lenting
(Bungee Jump)
Penggunaan konteks terjun lenting
yang merupakan tugas proyek untuk
siswa Kelas VIII
Alat dan bahan:
• 30 Karet gelang
• Boneka/Pemberat
(sebagai objek)
• Meteran
Akt
ivi
ta
s
Topik
K
omp
et
ensi
Dasa
r
IPK
Anal
isis
Prosed
ur
Terjun Lenting
(Bungee Jump)
Penggunaan konteks terjun lenting
yang merupakan tugas proyek untuk
siswa Kelas VIII
TOPIK?
KD?
IPK?
PENDEKATAN?
MODEL?
METODE?
Akt
ivi
ta
s
Topik
K
ompete
nsi
Dasar
IPK
Anal
isis
Prosed
ur
FUNGSI LINEAR, dimana materi pokoknya mencakup
Persamaan Garis Lurus:
• Kemiringan
• Persamaan garis lurus
• Titik potong garis
Akt
ivi
ta
s
Topik
K
ompete
nsi
Da
sar
IPK
Anal
isis
Prosed
ur
3.4 menganalisis fungsi linear (sebagai persamaan
garis lurus) dan menginterpretasikan grafiknya
yang dihubungkan dengan masalah kontekstual.
4.4 menyelesaikan masalah kontekstual yang
berkaitan dengan fungsi linear sebagai persamaan
garis lurus.
Akt
ivi
ta
s
Topik
K
omp
et
ensi
Dasar
IPK
Anal
isis
Prosedur
1. Mengidentifikasi konsep garis selidik dalam persamaan
garis lurus.
2. Mengidentifikasi hubungan antar dua variabel.
3. Membuat grafik berdasarkan data yang diperoleh.
4. Menganalisis data hasil percobaan.
5. Menganalisis hubungan antar variabel dalam fungsi
linear.
6. Menerapkan konsep fungsi linear untuk memprediksi
jarak jatuh berdasarkan banyaknya karet yang
digunakan.
7. Mengkomunikasikan hasil percobaan dan diskusi.
Indikator Pencapaian
Kompetensi
Akt
ivi
ta
s
topi
k
K
ompete
nsi
Dasar
IPK
Anal
isis
Prosedu
r
SAINSKonsep gaya pegas pada terjun lenting.
TEKNOLOGI
1) Menggunakan alat-alat teknologi untuk mengumpulkan data.
2) Mempelajari teknologi terkini pada terjun lenting.
ENGINEERING (REKAYASA)
1) Mendesain, merekayasa dan
menggunakan model terjun lenting. 2) Mengujicoba, melakukan perbaikan,
dan mengkomunikasikan hasil dari proyek terjun lenting.
MATEMATIKA
1) Menerapkan konsep hubungan
antara dua besaran.
2) Menerapkan hubungan dalam grafik antara fungsi linear.
3) Menginterpretasikan fungsi linear dalam grafik.
PENDEKATAN
: STEM
MODEL
: Project Based Learning
Akt
ivi
ta
s
Topik
K
ompete
nsi
Dasar
IPK
Anal
isis
Prosed
ur
Pada aktivitas ini siswa akan bekerja dalam kelompok. Pada kegiatan ini siswa akan membuat simulasi kegiatan bungee jumping dan mengeksplor hubungan tali yang digunakan dengan jarak jatuh yang terjadi.
Alat dan bahan yang digunakan: • Karet gelang
• Boneka (sebagai objek)/ Pemberat • Meteran
• Gawai (smartphone)
Secara garis besar siswa diminta untuk melakukan kegiatan pembelajaran sebagai berikut.
• Siswa berdiskusi dalam kelompok.
• Siswa diminta untuk mendesainh rancangan terjun lenting/bungee jumping.
• Siswa diminta untuk memprediksi hubungan antara jumlah karet dan jarak jatuh dengan ketinggian tertentu.
• Selanjutnya siswa diminta untuk menjawab tantangan dengan menentukanbanyak karet gelang yang dibutuhkan sebagai tali sehingga objek tetap aman ketika bermain bungee jumping di ketinggian 395 cm.