ANALISIS DAN PERANCANGAN APLIKASI PENGELOLAAN OBAT PUBLIK DI PUSKESMAS BANYUDONO 1 BOYOLALI NASKAH PUBLIKASI

15 

Loading....

Loading....

Loading....

Loading....

Loading....

Teks penuh

(1)

ANALISIS DAN PERANCANGAN APLIKASI PENGELOLAAN

OBAT PUBLIK DI PUSKESMAS BANYUDONO 1

BOYOLALI

NASKAH PUBLIKASI

diajukan oleh

Abdurrahman Ragum Zuhair Yazid

10.11.3981

kepada

SEKOLAH TINGGI MANAJEMEN INFORMATIKA DAN KOMPUTER

AMIKOM YOGYAKARTA

YOGYAKARTA

2014

(2)

NASKAH PUBLIKASI

ANALISIS DAN PERANCANGAN APLIKASI PENGELOLAAN

OBAT PUBLIK DI PUSKESMAS BANYUDONO 1

(3)

ANALYSIS AND DESIGN OF PUBLIK DRUG APPLICATION MANAGEMENT IN PUSKESMAS BANYUDONO 1 BOYOLALI

ANALISIS DAN PERANCANGAN APLIKASI PENGELOLAAN OBAT PUBLIK DI PUSKESMAS BANYUDONO 1 BOYOLALI

Abdurrahman Ragum Zuhair Yazid Anggit Dwi Hartanto Jurusan Teknik Informatika STMIK AMIKOM YOGYAKARTA

ABSTRACT

Computers are a tool used to help job or even replace human work with a variety of applications that have been available. Along the development of technology, computers are now able to connect with each other to form a network. In an agency or a company computer has an important roles in their performance.

Applications needed also vary, making this application is computerized from a job that had been done manually by employees and agencies that work with Puskesmas Banyudono 1. In this application will include a recap of medication monitoring, reporting prescribing indicators.

And with web-based, then the application can be interconnected between the employees and the agencies that work with Puskesmas Banyudono 1 which not in the same place. This can help in improving performance and efficiency in work.

(4)

1. Pendahuluan

Komputer merupakan sebuah sarana yang digunakan untuk membantu pekerjaan atau bahkan menggantikan pekerjaan manusia dengan berbagai aplikasi yang telah tersedia. Seiring berkembangnya dunia teknologi informasi sekarang ini, membuat aplikasi sendiri bukanlah hal yang terlalu sulit dan dengan adanya internet, aplikasi dapat dibuat sedemikan rupa hingga aplikasi tersebut bisa saling berkomunikasi meskipun berada ditempat yang berjauhan.

Puskesmas Banyudono 1 adalah instansi pemerintah yang bergerak dalam bidang pelayanan kesehatan masyarakat. Dalam pelayanan kesehatan pengelolaan obat sangat penting agar pasien tidak kehabisan stok obat yang ada di Puskesmas. Pengelolaan obat di Puskesmas Banyudono 1 meliputi informasi stok obat, laporan indikator peresepan, laporan monitoring dan pada akhirrnya dijadikan satu pada laporan pemakaian dan lembar permintaan obat. Selama ini dalam pengelolaan obat di Puskesmas Banyudono 1 untuk mengetahui stok obat masih dengan manual mengetik satu-satu menggunakan Ms.Excel sehingga asisten apoteker yang bertugas melakukan pengelolaan harus mengerjakan pekerjaan yang sama hingga lebih dari satu kali. Hal tersebut menimbulkan data yang kurang tepat dan tidak akurat, sebagai contoh adalah dalam pembuatan laporan indikator peresepan yang seharusnya dalam satu hari terdapat data yang lebih dari satu, asisten apoteker hanya menuliskanya satu data saja.

Informasi Stok obat bertujuan untuk menjaga ketersediaan obat yang dibutuhkan pasien sehinggaapabila terjadi kekurangan obat, pemeriksa bias mengganti dengan obat lain yang memiliki fungsi yang sama.

Puskesmas Banyudono 1 sebenarnya sudah dibuatkan sebuah aplikasi pengelolaan namun hanya pada bagian laporan pemakaian dan lembar permintaan obat saja, sehingga asisten apoteker tidak memakainya karena pembuatan aplikasi tersebut dinilai kurang tepat sebab bagi asisten apoteker pembuatan pengelolaan obat yang sulit adalah yang selain itu.

(5)

2. Landasan Teori

2.1 Pengertian Obat Publik

Obat publik dalam hal ini dapat diartikan sebagai sesuatu yang dipakai untuk menyembuhkan penyakit bagi orang banyak atau masyarakat umum yang berkunjung, dalam hal ini ke tempat pelayanan masyarakat (Puskesmas).

2.1.1 Tujuan Pengelolaan Obat Publik

Pelayanan obat publik di Puskesmas bertujuan untuk menjamin kelangsungan ketersediaaan dan keterjangkuan pelayanan obat yang efektif, efisien dan rasional sehingga kepentingan masyarakat yang berobat terpenuhi.

2.2 Pengertian Sistem

Secara sederhana sistem dapat diartikan sebagai suatu kumpulan atau himpunan dari insur, komponen, atau variable yang terorganisasi, saling berinteraksi, saling tergantung satu sama lain terpadu.1

2.3 Pengertian Informasi

Informasi adalah data yang diolah menjadi bentuk yang lebih berguna dan lebih berarti bagi yang menerimanya. Menurut Bruch dan Gary Grundnifshi mendefinisikan bahwa informasi adalah data yang diletakkan dalam konteks yang lebih berarti dan berguna yang dikomunikasikan kepada penerima untuk digunakan dalam pengambilan keputusan.

Untuk memahami sistem informasi, harus dilihat keterkaitan antara data dan informasi sebagai entitas penting pembentuk sistem informasi. Data merupakan nilai, keadaan atau sifat yang berdiri sendiri lepas dari konteks apapun.2

2.4 Pengertian Sistem Informasi

Sistem Informasi adalah suatu sistem didalam suatu organisasi yang mempertemukan kebutuhan transaksi harian, mendukung operasi bersifat manajerial dan kegiatan strategi dari suatu organisasi dan menyediakan pihak luar tertentu dengan laporan-laporan yang diperlukan.3

1 Sutabri, Tata, analisis Sistem Informasi (2012), Andi Yogyakarta. Hal 3

2 Hanif Al Fatta, Analisis dan Perancangan Sistem Informasi untuk Keunggulan Bersaing

Perusahaan dan Organisasi Modern (Cet l;Yogyakarta:Penerbit Andi,2007), h.9

3 Robert A. Leith/K. Roscoe Davis, Accounting Information System (New Jersey:

(6)

2.5 Analisis Sistem

Analisa sistem adalah4 penguraian dari suatu sistem informasi yang utuh kedalam

bagian-bagian komponennya dengan maksud untuk mengidentifikasikan dan mengevaluasi permasalahan-permasalahan, kesempatan-kesempatan, hambatan-hambatan yang terjadi dan kebutuhan yang diharapkansehingga dapat diusulkan perbaikan.

2.5.1 Analisis PIECES

Untuk mengidentifikasi masalah, dapat menggunakan salah satu panduan yang sering kita sebut dengan analisa PIECES5 (performance, information, economy, control,

efficiency, dan services).

2.5.1.1 Analisis Kinerja (Performance)

Kinerja sistem dapat diukur dengan jumlah produksi dan waktu tanggap. Jumlah produksi adalah jumlah pekerjaan yang dapat diselesaikan dalam jangka waktu tertentu. Waktu tanggap adalah keterlambatan rata-rata antara suatu transaksi dengan tanggapan yang diberikan pada transaksi tersebut.

2.5.1.2 Analisa Informasi (Information)

Informasi merupakan komoditas krusial bagi pengguna akhir. Evaluasi terhadap kemampuan sistem informasi dalam menghasilkan informasi yang bermanfaat perlu dilakukan untuk menyikapi peluang dan menangani masalah yang muncul.

2.5.1.3 Analisa Ekonomi (Economy)

Ekomoni menjadi salah satu alasan yang paling umum bagi suatu proyek. Pijakan dasar bagi kebanyakan orang ialah biaya atau rupiah. Dimana biaya yang lebih ekonomis akan mendapatkan pendukungan terbanyak.

2.5.1.4 Analisa Keamanan (Control)

Keamanan menjadi salah satu faktor sistem yang baik. Kontrol sebagai salah satu cara untukmengamankan informasi/data, meningkatkan kinerja sistem, mencegah, atau mendeteksi kesalahan sistem.

2.5.1.5 Analisa Efisiensi (Efficiency)

Efisiensi termasuk dalam bagaimana menghasilkan output sebanyak-banyaknya dengan input yang sekecil mungkin.

4 Susana, Enny. Konsep Sistem Informasi Lanjut. Ppt. Slide 18 5Al Fatta, Hanif. op. cit., h. 51

(7)

2.5.1.6 Analisa Layanan (Services)

Adapun parameter yang dapat kita gunakan untuk menentukan suatu sistem dikatakan buruk, yakni:

a. Sistem menghasilkan produk yang tidak akurat. b. Sistem menghasilkan produk yang tidak konsisten. c. Sistem menghasilkan produk yang tidak dipercaya. d. Sistem tidak mudah dipelajari.

e. Sistem tidak mudah digunakan. f. Sistem canggung untuk digunakan. g. Sistem tidak fleksibel.

2.5.2 Analisis Permasalahan, Peluang dan Kebutuhan

Pada tahap analisis inikita menganalisis permaslahan, penyebab masalah dan peluang yang dapat kita ambil dari permaslahan tersebut, serta menentukan kebutuhan dari peluang sistem yang kita buat.

2.6 Analisis Kelayakan Sistem

Analisa kelayakan sistem digunakan untuk menjustifikasi apakah kebutuhan sistem yang dibuat layak untuk dilanjutkan menjadi sistem atau tidak.

2.6.1 Kelayakan Teknis

Kelayakan sistem yang ditinjau dari kebutuhan sistem yang telah disusun dari aspek teknologi yang akan digunakan.

2.6.2 Kelayakan Operasional

Suatu sistem dapat dikatakan layak secara operasional jika memenuhi beberapa kategori berikut:

1. Usulan kebutuhan sistem harus dapat menyelasaikan masalah yang ada di sisi pemesanan sistem informasi.

2. Informasi yang dihasilkan merupakan informasi yang dibutuhkan oleh pengguna, tepat pada saat pengguna menginginkannya.

2.6.3 Kelayakan Ekonomi

Kelayakan ekonomi menjadi salah satu kelayakan yang paling dominan dari suatu sistem. Dalam sebuah perusahaan maupun instansi, pengembangan motivasi dalam pengembangan sistem ialah keuntungan sehingga aspek untung rugi menjadi pertimbangan utama.

2.6.4 Kelayakan Hukum

Sistem dikatakan layak seccara hukum apabila sistem trsebut tidak disalah gunakan sehingga tidak melanggar peraturan yang ada. Selain itu sistem juga diharuskan untuk tidak menimbulkan masalah dikemudian hari.

(8)

2.7 Perancangan Sistem 2.7.1 Usecase Diagram

Use Case Diagram digunakan untuk menggambarkan konteks sistem yang akan dibangun dan fungsionalitas yang disediakan oleh sistem itu. Use Case Diagram juga menggambarkan siapa (atau apa) berinteraksi dengan sistem.

2.7.2 Activity Diagram

Activity diagram mirip dengan flowchart, menggambarkan langkah-langkah, keputusan, dan mempunyai cabang. Setiap kegiatan direpresentasikan oleh persegi panjang dengan sisi yang bundar, lebih lonjong dibandingkan dengan pada state diagram. Activity diagram menggunakan simbol yang sama dengan statediagram untuk titik awal dan titik akhir.

2.7.3 Sequence Diagram

Sequence diagram adalah suatu diagram yang menggambarkan interaksi antar objek dan mengindikasikan komunikasi diantara objek-objek tersebut. Sequence diagram digunakan untuk menunjukkan skenario atau rangkaian langkah-langkah yang dilakukan sebagai respon dari sebuah event untuk menghasilkan output tertentu. Diawali dari apa yang men-trigger aktifitas tersebut, proses dan perubahan apa saja yang terjadi secara internal dan output apa yang akan dihasilkan.

2.7.4 Class Diagram

Class Diagram adalah suatu diagram yang memperlihatkan atau menampilkan struktur dari sebuah sistem. Class diagram menggambarkan struktur dan deskripsi class, package dan objek beserta hubungan satu sama lain seperti containment, pewarisan, asosiasi, dan lain-lain.

2.7.5 ERD

ERD adalah model konseptual yang menunjukan informasi dibuat, disimpan, dan digunakan dalam sistem bisnis. Entitas biasanya menggambarkan jenis informasi yang sama. Pada akhirnya ERD bisa juga digunakan untuk menjukan aturan-aturan bisnis yang ada pada sistem informasi yang akan dibangun.

Sesuai dengan namanya ada dua komponen utama pembentuk Model Entity Relationship, yaitu Entitas (Entity) dan Relasi (Relation). Kedua komponen ini dideskripsikan lebih lanjut melalui sejumlah atribut/properti.

2.8 Software yang Digunakan 2.8.1 Netbeans IDE 7.4

NetBeans IDE 7.4 adalah perangkat lunak yang bisa digunakan untuk berbagai jenis sistem operasi (Multiplatform) seperti Mac OS X, Windows, Linux. Selain itu NetBeans

(9)

IDE didistribusikan di bawah lisensi GNU General Public License (GPL) v2, sehingga Anda dapat mendownload dan menggunakannya secara gratis untuk penggunaan umum. 2.8.2 Glassfish V36

GlassFish merupakan open-source, tersedia secara bebas, server aplikasi Java EE. GlassFish berlisensi rangkap di bawah Common Development and Distribution License (CDDL) dan GNU Public License (GPL) versi 2. GlassFish dapat didownload dari https://glassfish.dev.java.net

Saat server aplikasi masih cukup baru, GlassFish telah digunakan oleh sejumlah besar pengembang dan perusahaan. Tidak hanya itu glassfish juga digunakan untuk teknologi Java EE, dan juga bisa didapatkan ketika men-download Java EE SDK. Aplikasi server GlassFish dapat dinggunakan untuk aplikasi produksi kritis (critical production applications).Adobe Photoshop CS 6

2.8.3 PostgreSQL7

PostgreSQL adalah database server SQL tingkat lanjut, tersedia di berbagai platform. Salah satu manfaat yang paling jelas dari PostgreSQL adalah aplikasi ini open source, yang berarti bahwa kita memiliki lisensi yang sangat permisif untuk menginstal, menggunakan, dan mendistribusikan PostgreSQL tanpa membayar biaya atau royalti. Di atas semua itu, PostgreSQL dikenal sebagai database yang tetap untuk waktu yang lama, dan membutuhkan sedikit atau bahkan tidak ada pemeliharaan dalam banyak kasus. Secara keseluruhan, PostgreSQL menyediakan total biaya yang sangat rendah.

2.8.4 Java

a. JasperReports

JasperReport8 hampir merupakan icon reporting dalam java, powerful untuk membuat laporan dalam bentuk PDF, HTML, XLS, RTF, ODT, CSV, TXT, dan XML.

b. iReport

iReport 9 adalah tool yang digunakan untuk membuat design laporan pada JasperReports dengan fasilitas drag and drop.

6 Goncalves, Antonio, Beginning JavaTM EE 6 Platform with GlassFishTM 3, Apress, hal.

34

7 Simon Rigge dan Hannu Krosing, PostgreSQL 9 Administration Cookbook (Birmingham:

PACKT, 2010), h.8

8 M. Huda dan B. Nugroho. Membuat Aplikasi Pengajian dengan Java & MySQL. Hal. 13 9 Ibid.

(10)

3. Tinjauan Umum

3.1.1 Tentang Puskesmas Banyudono 1

Puskesmas Banyudono I berada dikecamatan Banyudono yang membawahi 9 desa meliputi : Banyudono, Batan, Bangak, Denggungan, Trayu, Tanjung sari, Ketaon, Bendan, dan Ngaru-aru..

3.1.2 Sistem Penysunan Laporan Obat Publik

Sistem penyusunan laporan obat publik di Puskesmas Banyudono 1 selama ini masih dilakukan secara manual yakni dengan microsoft excel.

3.2 Analisis Kebutuhan Sistem 3.2.1 Analisis Kebutuhan Fungsional

Setelah mengetahui permasalahan, penyebab serta peluang dari sistem lama, maka data tersebut dapat kita manfaatkan untuk menentukan kebutuhan-kebutuhan fungsional yang dibutuhkan, yakni:

1) Admin

a) Admin memiliki hak penuh atas sistem

b) Admin dapat menentukan user dan hak akses masing-masing c) Admin mampu memasukkan data dokter

d) Admin mampu memasukkan data klinik e) Admin mampu memasukkan jenis penyakit 2) User

a) User sebagai pendaftar, dapat melakukan input data pasien, input tipe pasien, dan input pendaftaran

b) User sebagai dokter, dapat melakukan input pengobatan dan diagnosis pada pasien

c) User sebagai asisten apoteker, dapat mencetak laporan pengelolaan obat dan olah data obat

3) Sistem harus bisa melakukan input data pasien dan pendaftaran, user sebagai pendaftar, dapat melihat dan mengubah data pasien dan melakukan pendaftaran bila pasien telah terdaftar.

4) Sistem harus bisa melakukan input data diagnosis dan treatment, user sebagai dokter, dapat menginputkan diagnosis dan treatment pada pasien.

5) Sistem harus dapat melakukan pencetakan laporan obat yang dibutuhkan, user sebagai asisten apoteker dapat melihat dan mencetak data pengelolaan obat.

(11)

3.2.2 Analisis Kebutuhan Non Fungsional 3.2.2.1 Perangkat Keras

1. Spesifikasi perangkat keras yang digunakan untuk pembuatan sistem: a. Processor : Intel Core i5

b. RAM : DDR 4GB

c. Motherboard : Lenovo Inc. d. Harddisk : 500 GB

e. VGA : AMD Radeon 2GB

f. LCD : 14 inch

2. Spesifikasi perangkat keras minimal yang dibutuhkan untuk penerapan sistem: a. Processor : Intel Core i3

b. RAM : 4 GB

c. Harddisk : 500 GB d. Monitor : 19 inch 3.2.2.2 Perangkat Lunak

1. Perangkat lunak yang dibutuhkan untuk pembuatan sistem: a. Windows 8 sebagai sistem operasi.

b. Netbeans IDE 7.4. c. Glassfish v3. d. PostgreSQL.

e. Google Chrome, Firefox, IE

2. Software yang dibutuhkan untuk penerapan sistem: a. Windows 7 sebagai sistem operasi.

b. Glassfish v3. c. PostgreSQL..

3.2.3 Analisis Kelayakan Sistem 3.2.3.1 Kelayakan Teknik

Secara teknik, sistem ini layak digunakan karena sistem dibangun mudah digunakan serta ketersediaan perangkat yang memenuhi mudah untuk didapatkan. 3.2.3.2 Kelayakan Hukum

Suatu sistem dinyatakan legaljika tidak disalahgunakan sehingga tidak melanggar aturan dan undang-undang yang berlaku. Sistem sebaiknya dijalankan pada perangkat lunak yang memiliki lisensi resmi sehingga tidak akan menimbulkan masalah dikemudian hari.

(12)

3.2.3.3 Kelayakan Operasional

Sistem ini digunakan untuk mempermudah dalam pengelolahan data obat dalam penyusunan laporannya. Dan dengan pelatihan terlebih dahulu akan mempermudah pengguna dalam menjalankan aplikasi. Poin ini menguatkan sistem ini untuk dinyatakan dalam kategori sistem yang layak dioperasikan.

3.2.3.4 Kelayakan Ekonomi

Setiap sistem dibangun diharapakan dapat memberikan keuntungan (benefit) bagi penggunanya. Sistem dianggap sebagai investasi yang akan memberikan keuntungan yang dapat diukur dengan adanya return of investment atau waktu yang diperlukan untuk balik modal.

4. Implementasi dan Pembahasan

Implementasi merupakan tahapan setelah melakukan analisis dan perancangan sistem pada siklus rekayasa perangkat lunak dimana aplikasi siap dioperasikan pada keadaan yang sebenarnya sehingga dari sini akan diketahui apakah program atau aplikasi atau sistem yang telah dibuat benar-benar dapat menghasilkan keluaran yang sesuai dengan tujuan yang diinginkan.

4.1 Implementasi Basis Data

Seluruh data yang telah dibuat terintegrasi ke dalam sistem yang disebut basis data. Pada aplikasi ini basis data dibuat dengan menggunakan PostgreSQL. Berikut adalah langkah dalam pembuatan basis data:

1. Download aplikasi PostgreSQL di www.postgresql.org/download/. 2. Instal aplikasi

3. Create database dengan menggunakan aplikasi psql dari PostgreSQL dengan query berikut:

a) Untuk membuat database gunakan query create database <nama database>;

b) Untuk membuat role gunakan query create role <nama role> login password ‘<password>’;

c) Untuk membuat hak akses gunakan query grant all privileges ondatabase <nama database> to <nama role> with grant option.

(13)

4.2 Implementasi Server

Pada aplikasi ini menggunakan server yakni Glassfish v3 yang bisa di download di www.glassfish.java.net/downloads/ .

1. Kemudian install aplikasi

2. Buka browser dan ketikkan pada bagian address http://localhost:4848/ 3. Konfigurasi glassfish agar sesuai dengan kebutuhan

4.3 Implementasi Antarmuka 1. Halaman Login

Tampilan halaman login adalah halaman awal yang diperlukan sebelum pengguna dapat memakai aplikasi.

2. Halaman Utama

Halaman utama adalah halaman yang akan muncul setelah user atau pengguna berhasil melakukan login. Terdapat beberapa menu yang dapat dipilih oleh user, yaitu pendaftaran, pelayanan, apotek, setting, dan system.

3. Halaman Pengobatan

Pada halaman ini user sebagai dokter dapat mengakses dan menggunakannya untuk menginputkan data pengobatan pasien.

4. Halaman Stok Obat

Pada halaman ini menampilkan sisa stok obat yang ada dan juga terdapat laporan-laporan yang dibutuhkan.

5. Pengujian Sistem

Pengujian sistem dilakukan untuk memeriksa kekompakan antar komponen sistem implementasi. Tujuan utama dari pengujian sistem ini adalah untuk memastikan bahwa komponen-komponen dari sistem telah berfungsi sesuai dengan yang diharapkan. Pengujian perlu dilakukan untuk mencari kesalahan-kesalahan atau kelemahan-kelemahan yang mungkin masih terjadi. Pada pengujian program, masing-masing program yang telah berjalan dengan benar dan baik bukan berarti program tersebut juga akan dapat berjalan dengan program lainnya dalam sistem dengan baik. Kumpulan dari program yang telah diintegrasikan perlu dites kembali untuk melihat apakah suatu program dapat menerima input dengan baik, dapat memprosesnya dengan baik dan dapat memberikan output kepada program lainnya. Berikut ada 2 jenis pengujian sistem yaitu uji black box dan uji white box.

5.1 Uji Black Box

Pada pengujian dilakukan testing yang berfokus pada benar tidaknya fungsi aplikasi yang dijalankan. Apakah pemasukan data telah berjalan dengan sebagaimana yang seperti diharapkan oleh pemakai.

(14)

5.2 Uji White Box

Uji white box menggunakan struktur kontrol rancangan untuk memperoleh test case. Tes ini dimaksudkan untuk mengetahui cara kerja perangkat lunak secara rinci karena jalur logika perangkat lunak akan dites dengan menyediakan test case yang akan mengerjakan kumpulan kondisi dan perulangan secara fisik.

5.3 Pemeliharaan Sistem

Uji coba white box testing merupakan pengujian dengan melihat kedalam modul untuk meneliti kode-kode program yang ada, dan menganalisis apakah ada kesalahan atau tidak.

Uji white box menggunakan struktur kontrol rancangan untuk memperoleh test case. Tes ini dimaksudkan untuk mengetahui cara kerja perangkat lunak secara rinci karena jalur logika perangkat lunak akan dites dengan menyediakan test case yang akan mengerjakan kumpulan kondisi dan perulangan secara fisik.

6. Penutup

6.1 Kesimpulan

Berdasarkan dari pembahasan bab sebelumnya tentang “Analisa dan Perancangan Aplikasi Pengelolaan Obat Publik di Puskesmas Banyudono 1 Boyolali” maka dapat diambil kesimpulan sebagai berikut:

a) Aplikasi ini dapat digunakan untuk mempercepat pengerjaan laporan pengelolaan obat public.

b) Hasil laporan bias lebih akuran dengan menggunakan aplikasi ini, karena dikerjakan oleh mesin.

c) Dengan aplikasi ini keamanan data dapat lebih terjaga, karena adanya pengaturan hak akses sehingga tidak semua orang dapat masuk ke aplikasi ini.

d) Dalam mencetak laporan dapat dilakukan dengan cepat karena cukup meneka tombol “print/cetak” tanpa harus melakukan copy-paste form laporan yang diperlukan.

6.2 Saran

Berdasarkan dari hasil yang telah diperoleh maka untuk pengembangan

selanjutnya agar aplikasi menjadi lebih baik, adapun saran berikut perlu dilakukan. Yakni, menambahkan jenis-jenis laporan lain selain laporan pengelolaan obat, sehingga dapat mencakup seluruh elemen di Puskesmas.

(15)

DAFTAR PUSTAKA

Sutabri, Tata, analisis Sistem Informasi (2012), Andi Yogyakarta.

Hanif Al Fatta, Analisis dan Perancangan Sistem Informasi untuk Keunggulan Bersaing Perusahaan dan Organisasi Modern (Cet l;Yogyakarta:Penerbit Andi,2007).

Robert A. Leith/K. Roscoe Davis, Accounting Information System (New Jersey: prentice-Hall, 1983).

Susana, Enny. Konsep Sistem Informasi Lanjut.

Goncalves, Antonio, Beginning JavaTM EE 6 Platform with GlassFishTM 3, Apress. Simon Rigge dan Hannu Krosing, PostgreSQL 9 Administration Cookbook (Birmingham: PACKT, 2010).

Figur

Memperbarui...

Related subjects :